Lepas Purna Tugas ASN Kalsel, Ini Pesan Gubernur Muhidin
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dedikasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas pada tahun 2025.
Apresiasi tersebut disampaikan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, saat menghadiri kegiatan Pelepasan Purna Tugas Anggota KORPRI Provinsi Kalsel yang digelar di Ruang H Maksid Setdaprov Kalsel, Rabu (26/11).
Dalam kesempatan itu, Syarifuddin mengatakan, bahwa pelepasan ASN purna tugas bukan hanya sebagai seremoni rutin, tetapi merupakan bentuk penghormatan resmi pemerintah kepada para abdi negara yang telah memberikan tenaga, waktu, dan pemikiran terbaiknya demi pembangunan Banua.
Menurutnya, kontribusi para ASN selama menjalankan tugas telah menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan di Kalimantan Selatan,. Mulai dari sektor pelayanan publik, administrasi pemerintahan, hingga berbagai program prioritas daerah yang terus berkembang.

“Pengabdian dan loyalitas para ASN yang purna tugas hari ini adalah fondasi keberlanjutan pelayanan pemerintah. Mereka telah memberikan kontribusi nyata selama bertahun-tahun sehingga berbagai program pembangunan bisa berjalan dengan baik,” ucap Syarifuddin.
Syarifuddin menegaskan bahwa kinerja para ASN purna tugas harus menjadi contoh bagi ASN yang masih aktif, terutama dalam hal integritas, komitmen, serta etika pengabdian. Menurutnya, keberhasilan pelayanan publik hari ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi para ASN yang pernah bertugas di masa lalu.
Ia menambahkan, bahwa pemerintah provinsi terus berupaya memperkuat kualitas aparatur pemerintahan, sehingga regenerasi ASN dapat berjalan lebih baik dan mampu menjawab tantangan perubahan zaman.
“ASN hari ini dituntut profesional, adaptif, dan kompeten. Teladan dari para senior yang kini purna tugas menjadi modal penting bagi generasi ASN berikutnya,” lanjut Syarifuddin.

Meski secara resmi telah mengakhiri masa tugas, Syarifuddin memastikan, bahwa para ASN purna tugas tetap dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Pengalaman panjang mereka dinilai sangat berharga dan masih dibutuhkan sebagai masukan dalam berbagai program pembangunan.
Ia berharap, para pensiunan ASN tetap aktif memberikan ide, saran, maupun pandangan konstruktif bagi kemajuan daerah, baik melalui organisasi masyarakat, lembaga sosial, maupun ruang-ruang diskusi yang terbuka bagi masyarakat luas.
“Purna tugas bukan berarti berhenti mengabdi. Pemerintah tetap membuka diri bagi masukan dan pikiran-pikiran dari para senior ini. Mereka punya pengalaman panjang yang sangat berharga,” tutup Syarifuddin. (MRF/RIW/RH)
