Gelar GPM Jelang Iduladha, Upaya DPKP Jaga Stabilitas Harga Pangan
Banjarbaru – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah, dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, mulai Rabu (20/5) hingga Kamis (21/5) tersebut, berlangsung di Kios Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau dibanding harga pasar,l. Diantaranya beras, gula pasir, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, hingga sejumlah komoditas pangan lainnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman mengatakan, gerakan pangan murah diselenggarakan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus menjaga kestabilan pasokan pangan di tengah meningkatnya permintaan menjelang Hari Raya Iduladha.
Menurutnya, jelang hari besar keagamaan biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat yang berdampak terhadap kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan langkah antisipasi melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah.
“Program ini dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar,” ujarnya.
Syamsir menambahkan, gerakan pangan murah juga merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, agar pemerintah daerah terus hadir menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan nasional.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen menjaga inflasi daerah tetap terkendali melalui berbagai program stabilisasi pangan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga distribusi dan ketersediaan pasokan pangan di pasaran agar tetap aman dan terkendali,” lanjutnya.
Masyarakat yang datang terlihat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dalam jumlah cukup banyak, terutama komoditas yang mengalami kenaikan harga di pasar, menjelang Hari Raya Iduladha.
Syamsir berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, khususnya menjelang hari besar keagamaan dan momentum tertentu yang berpotensi memicu kenaikan harga pangan.
“Melalui gerakan pangan murah ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus mampu menekan laju inflasi dari sektor pangan di Banua,” tutup Syamsir. (MRF/RIW/EPS)
