Dari Lampu Jalan hingga UMKM, Aspirasi Reses Alpiya Rakhman di Tanbu
Suasana Reses di beberapa wilayah Kabupaten Tanah Bumbu
Tanah Bumbu – Sejumlah aspirasi mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, pemberdayaan UMKM, hingga perbaikan fasilitas umum, disampaikan melalui aspirasi oleh masyarakat di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Alpiya Rakhman.
Aspirasi ini disampaikan pada reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel VI, yang meliputi Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu, sejak 13 hingga 20 Mei 2026.

Alpiya mengatakan, reses menjadi momentum untuk kembali hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dua arah, untuk menyerap aspirasi secara langsung.
Dalam pelaksanaannya, Ia mengunjungi sejumlah titik dan menggelar dialog terbuka bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga kelompok masyarakat lainnya.
“Kami apresiasi, banyak warga menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan masing – masing. Diantaranya, kebutuhan alat dan bantuan pertanian, perbaikan infrastruktur jalan, hibah untuk majelis taklim serta kegiatan sosial keagamaan, hingga penanganan banjir yang kerap terjadi,” katanya.
Disampaikan Alpiya, dari berbagai masukan ini, seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD, baik dalam fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan.
Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada.
“Kita mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan persoalan yang dihadapi demi mendorong percepatan pembangunan daerah,” jelasnya.

Alpiya mengatakan, melalui reses ini, baik unsur pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan masa sidang II tahun 2026, merasa terbantu dengan adanya berbagai aspirasi, masukan, serta kebutuhan masyarakat, yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan, program pembangunan, dan penganggaran yang tepat sasaran untuk kemajuan di Kalsel.
“Terkait usulan lain juga pihaknya meneruskan kepada pemerintah Kabupaten, agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme proposal dari masyarakat maupun lembaga seperti mushalla dan masjid,” ungkapnya.
Lebih lanjut Alpiya menambahkan, sebagian besar warga ingin diberikan bantuan permodalan bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil.
Pihaknya berupaya mencarikan solusi dalam menunjang perekonomian masyarakat, khususnya kaum ibu. Ia menyebut akan mendorong kerja sama dengan dinas terkait, untuk menghadirkan pelatihan keterampilan yang dapat membantu menopang ekonomi keluarga.
Selain persoalan ekonomi, warga mengeluhkan banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam ada sekitar 2.000 titik lampu jalan yang padam.
Kemudian meminta program bedah rumah bagi salah satu warga kurang mampu melalui mekanisme proposal bantuan.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, akan ditampung bersama anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, untuk selanjutnya diperjuangkan ke tingkat yang lebih tinggi agar dapat direalisasikan,” tutupnya. (ADV-NHF/RIW/EPS)
