Resmi Berakhir, Kalsel Raih Peringkat 6 Nasional Kejurnas Tenis Meja 2025
BANJARMASIN – Kontingen Kalimantan Selatan berhasil menorehkan pencapaian membanggakan, dengan menembus 10 besar klasemen akhir perolehan medali pada Kejurnas Tenis Meja 2025 di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin, yang berlangsung sejak 23-30 November 2025.

Penyerahan medali dilakukan langsung Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, yang diwakili Kepala Dispora Kalsel, Perbiadin Hapiz.
Perbiadin Hapiz menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalsel, Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, atas dukungan penuh, sehingga Kejurnas tahun ini dapat terselenggara dengan sukses.

“Beliau memberikan dukungan sehingga kami bisa men-support kegiatan dari pengurus provinsi PTMSI Kalimantan Selatan untuk menyelenggarakan Kejurnas tenis meja tahun 2025,” ungkap Pebriadin, kepada sejumlah wartawan.
Pebriadin menilai, capaian Kalsel pada Kejurnas ini menjadi modal berharga menuju ajang PON mendatang.
“Untuk cabang-cabang bergengsi, kita hampir semuanya masuk final. Ini kalau kita seriusi, puncaknya nanti adalah untuk PON yang akan datang. Kita berharap prestasi bisa ditorehkan pada kesempatan tersebut,” ujar Pebriadin.
Pada kesempatan ini, Perbiadin juga menyampaikan, Provinsi Kalsel mendapatkan tiga slot masuk ke pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dengan pembiayaan langsung dari Ketua Umum PB PTMSI Indonesia, Peter Layardi Lay.
“Ini memotivasi kita untuk mengasah keterampilan dan kemampuan teknik agar mampu menorehkan prestasi lebih baik di masa mendatang,” ucapnya.
Sehingga, tambah Pebriadin, kejurnas ini menjadi momen bersejarah, mengingat terakhir kali pelaksanaan Kejurnas tenis meja digelar di Kalsel adalah 49 tahun lalu.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejurnas Tenis Meja 2025 Ahmad Faridi menilai, penyelenggaraan Kejurnas di Kalsel berlangsung sangat sukses. Tercatat 23 provinsi mengikuti kejuaraan dengan 17 kategori pertandingan.
“Antusias peserta luar biasa. Ini menunjukkan tingginya minat para atlet dari berbagai provinsi untuk bertanding di Kalsel,” ungkap Ahmad Faridi.
Karena itu, PTMSI Kalsel mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalsel serta sponsor sehingga event berjalan lancar dan dinilai terbaik.
“Panitia pusat menilai Kejurnas tahun ini merupakan yang paling sukses dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.
Ahmad Faridi berharap, kejurnas dapat kembali digelar di Kalsel pada tahun-tahun mendatang dengan prestasi yang semakin meningkat.
Berdasarkan data resmi pelaksana, Kalsel menempati peringkat 6 dengan mengoleksi 2 medali perak dan 1 medali perunggu, sehingga total mengumpulkan 3 medali.
Sementara itu, Jawa Tengah keluar sebagai juara umum dengan total 19 medali, disusul Jawa Barat dan DKI Jakarta yang masing-masing meraih 9 medali. (SRI/RIW/RH)
