28 April 2026

Kenalkan Kuliner Banjar, Anjungan Kalsel TMII Gelar Icip Icip Tiap Dua Pekan

JAKARTA – Dalam rangka melaksanakan arahan Gubernur Kalsel Muhidin, untuk terus berkegiatan di Anjungan Kalsel Taman Mini Indonesia Indah (TMII), untuk menarik minat pengunjung, maka Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Selatan, melaksanakan program icip icip kuliner khas Banjar, untuk pengunjung Anjungan Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (2/11).

Kepala Badan Penghubung Kalsel Sulikah, diwakili Plt Kasubid Promosi dan Anjungan Daerah Badan Penghubung Kalsel, Iris Sandy Winata Nasution mengatakan, icip icip kuliner khas Banjar ini, merupakan program andalan Anjungan Kalsel di TMII, yang dilaksanakan setiap dua pekan sekali setiap bulannya.

Plt Kasubid Promosi dan Anjungan Daerah Badan Penghubung Kalsel Iris Sandy Winata Nasution

“Icip icip kuliner Banjar ini, salah satu program andalan Badan Penghubung Kalsel di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Minggu (2/11).

Untuk pekan ini, icip icip kuliner Banjar, mengenalkan mie habang, bubur gunting serta sirup habang, dengan mendatangkan langsung bahan bakunya dari Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk kuliner khas Banjar ini, bahan baku kami langsung mendatangkan dari Kalsel,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Iris, kuliner yang disajikan benar benar memiliki rasa otentik khas Banjar.

“Kuliner Banjar yang disajikan ini memiliki rasa yang sama seperti yang ada di Kalsel, tidak ada bedanya,” ucap Iris.

Program icip icip ini, mendapat sambutan positif dari pengunjung TMII, yang sengaja singgah ke Anjungan Kalsel.

“Apabila tidak dilaksanakan maka pengunjung akan bertanya, berarti program ini sudah mendapatkan perhatian dari masyarakat di Jakarta, dan daerah lainnya,” ungkapnya lagi.

Selain itu, tambah Iris, Badan Penghubung Kalimantan Selatan terus memperkenalkan Budaya Banjar di Taman Mini Indonesia Indah ini.

“Anjungan Kalimantan Selatan merupakan salah satu tempat untuk mempromosikan, potensi serta pagelaran seni budaya di Jakarta, sehingga lebih dikenal masyarakat luas,” jelasnya.

Promosi yang sudah dilakukan, diantaranya mengenalkan musik panting, kuliner Banjar, produk produk UMKM seperti sasirangan dan aksesoris.

“Produk yang ditampilkan di Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah tersebut, merupakan hasil kerajinan dari kabupaten kota di Banua,” ucapnya.

Oleh karena itu, Badan Penghubung Kalsel di Jakarta, mengajak pemerintah daerah 13 kabupaten kota di Banua, agar turut mendukung serta meramaikan Anjungan Kalsel, dengan produk produk andalan masing masing daerah. (SRI/RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.