14 Januari 2026

Angkat Semangat Keberagaman dan Kreativitas, Gila Marketing Unity Festival 2025 Resmi Dibuka

Salah satu tim tari saat unjuk gigi dalam lomba tari tradisional

BANJARBARU – Gila Marketing Unity Festival 2025 resmi dibuka di halaman Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pancasetia (STIEPAN) Banjarbaru, Sabtu (26/7) malam.

Pembukaan festival dilakukan Wakil Ketua II Bidang Administrasi Aset dan Pengembangan SDM STIE Pancasetia, Asruni.

Wakil Ketua II Bidang Administrasi, Aset dan Pengembangan SDM STIEPAN Banjarmasin, Asruni saat menyampaikan sambutan

Asruni mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merayakan keberagaman, sekaligus memperkuat semangat persatuan di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.

Ia juga menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan perwujudan nyata dari semangat kebersamaan dan inklusivitas yang harus terus dirawat.

“Karena di kampus kita ini memiliki latar belakang yang berbeda baik dari suku, agama, budaya, maupun minat,” ujarnya.

Asruni mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan festival ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa saling pengertian, serta membangun hubungan harmonis yang inklusif di lingkungan kampus maupun masyarakat.

“Kepada seluruh panitia, kami atas nama sivitas akademika STIE Pancasetia mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasinya dalam mempersiapkan acara ini. Semoga festival berjalan lancar dan sukses,” tambahnya.

Ketua pelaksana Unity Festival 2025, Dera Jelita, menyampaikan, bahwa acara tahun ini mengusung tema “Crazy For Creativity! One Festival, Infinite Expressions!” yang mencerminkan semangat untuk merayakan keberagaman melalui kreativitas dan kolaborasi antar generasi muda.

Festival diselenggarakan selama dua hari, yakni 26–27 Juli 2025, dengan menghadirkan tiga cabang lomba utama. Yakni vocal solo, tari kreasi tradisional, dan turnamen e-sport Mobile Legends.

Selain itu, tersedia pula bazar UMKM kampus yang diikuti oleh 20 kelompok praktik bisnis dari program Gila Marketing STIE Pancasetia.

“Untuk lomba vocal solo diikuti 25 peserta, tari kreasi tradisional sebanyak 7 tim, sementara turnamen Mobile Legends diikuti 22 tim,” bebernya.

Jelita berharap Unity Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga wadah mengekspresikan bakat, mempererat persaudaraan, serta memperkuat kolaborasi antarpeserta maupun penyelenggara. (SYA/RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.