Pemprov Kalsel Dorong Pengembangan Koperasi Melalui Digitalisasi
Banjarbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, terus mendorong pelaku koperasi untuk meningkatkan kualitas produk mereka melalui digitalisasi.
Terdapat sebanyak 3.088 koperasi yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut koperasi binaan pemerintah provinsi sebanyak 180 koperasi. Unit tersebut akan terus didorong untuk menjadi koperasi modern dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai menyampaikan, pihaknya mengupayakan agar pelaku koperasi terus meningkatkan mutu dan kualitas produk lokal, sehingga mampu bersaing di pasar, baik nasional maupun internasional.
“Penguatan koperasi dan UMKM sebagai pilar utama dalam membangun perekonomian daerah sangatlah penting,” ungkap Rifai, baru – baru tadi.

Rifai melanjutkan, pentingnya digitalisasi dan pengawasan dalam modernisasi koperasi. Dengan penerapan sistem digital, koperasi diharapkan semakin transparan dan profesional dalam pengelolaannya.
“Kami terus mencari model utama koperasi di berbagai sektor, seperti perkebunan, produsen, jasa, dan syariah,” tutup Rifai. (MRF/RIW/RSI)
