Dinas PMD Kalsel, Bantu Peningkatan Kegiatan Ekonomi BUMDesMa 2026

BANJARBARU – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu lembaga ekonomi milik desa yang dapat melakukan peningkatan kesejahteraan masyarakat antar desa. Untuk itu, perlu adanya perhatian serius dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten pada setiap BUMDes yang ada.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama, mengungkapkan bahwa Dinas PMD Kalsel mengharapkan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa) yang tergabung dalam kawasan perdesaan prioritas yang ditetapkan oleh kementerian Desa, yakni Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tabalong, bisa menyiapkan masing – masing BUMDesMa dalam rangka penyediaan makan bergizi gratis (MBG).

“Keberadaan BUMDesMa sebagai lembaga perekonomian antar desa ini sangat penting dengan menyertakan modal mereka ke dalam BUMDesMa dapat menggerakkan perekonomian dengan meningkatkan pendapatan masyarakat dalam MBG,” ungkap Andie, Selasa (15/4).

Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama

Dampaknya adalah, ketika masyarakat mendapatkan bantuan MBG, maka pengelola BUMDesMa juga akan mendapatkan kesejahteraan dengan mendapatkan penghasilan dari pengelolaan gagasan MBG.

Pengemasan Beras hasil pertanian pada Kawasan Perdesaan Agropolitan Tanah Bumbu, oleh Bumdesma Agro Gemilang Kusan Tengah

“Kalau untuk BUMDesMa yang dibina oleh Pemerintah Provinsi Kalsel ada 3 Kabupaten dan 3 BUMDesMa yang tergolong dalam kawasan perdesaan prioritas. Yaitu BUMDesMa Agrowisata Hortikultura Kabupaten Tabalong, BUMDesMa Agropolitan Tanah Bumbu, dan BUMDesMa Agromina Politan Kabupaten Banjar,” tutup Andie. (MRF/RDM/RH)

Pertengahan Mei 2025, POPDA Kalsel Mulai Digelar

BANJARMASIN – Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan digelar pada 15 sampai 22 Mei 2025.

Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel melalui Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto menjelaskan, saat ini Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan sedang mempersatukan, untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami sudah mengirim surat pemberitahuan untuk waktu pelaksanaan POPDA Kalsel pada 15 sampai 22 Mei 2025, di Kota Banjarmasin,” ungkap Heru.

Saat ini, lanjutnya, untuk pendaftaran atlet masih berlangsung melalui sistem online.

“Sedangkan untuk kesiapan pelaksanaan saat ini sudah siap, tinggal menunggu keabsahan atlet pelajar yang mengikuti POPDA Tahun 2025 di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Pada pelaksanaan POPDA Tahun 2025 ini akan dipertandingkan pada 11 Cabang Olahraga (Cabor) siap dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar (POPDA) Kalimantan Selatan Tahun 2025.

“Pada POPDA Kalsel akan diikuti 11 cabang olahraga, diantaranya, gulat, karate, judo, panjat tebing, panahan, atletik, angkat besi, dayung, menembak, taekwondo, serta renang,” jelas Heru.

Untuk Cabor Gulat meski tidak dipertandingkan tingkat nasional tetapi karena cabang olahraga unggulan Kalsel maka di pertandingan pada POPDA Kalsel.

“Pertandingan popda ini untuk membibitan atlet junior Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Heru. (SRI/RDM/RH)

Taman Budaya Kalsel akan Gelar Aruh Teater

BANJARMASIN – Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan menjalin kolaborasi dengan Forum Komunikasi Pekerja Seni Kampus (FKPSK) Kalsel, menggelar Aruh Teater.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, baru-baru tadi mengatakan, gelaran Aruh Teater ini dalam rangka memperingati Hari Teater Sedunia, dengan berbagai pementasan mengangkat tema “Lokalitas Kalimantan Selatan” dan akan diikuti seniman dari 13 Kabupaten/Kota.

“Aruh Teater akan kita gelar mulai 16 hingga 19 April 2025, dipusatkan di Taman Budaya Kalsel,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, selama 4 hari nanti, akan dilaksanakan berbagai pertunjukan, workshop dan Bazar UMKM. Pihaknya juga melibatkan generasi Z, untuk melakukan promosi di media sosial beserta organisasi yang mendukung komunitas teater tersebut.

“Berbagai lomba seni antar Pelajar dengan tiga cabang, pertama menyanyi vokal solo, kedua membaca puisi dan ketiga bakisah bahasa banjar. Dan juga workshop kesenian, penulisan naskah teater serta tentang keaktoran,” jelas Yanti

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, selama ini untuk seni drama di Kalimantan Selatan sudah banyak peminatnya di kalangan pelajar maupun masyarakat umum. Oleh karena itulah, Aruh Teater dapat menjadi wadah mengembangkan kreativitas, berlatih komunikasi, dan membangun hubungan interpersonal.

“Masyarakat dapat berkunjung untuk memeriahkan Aruh Teater. Dimana, tidak hanya disuguhkan berbagai pertunjukan seni, juga dapat membeli makanan dan minuman di Bazar UMKM,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Syukuri Usia 61 Tahun, Bank Kalsel Gelar Donor Darah

BANJARMASIN – Setiap 25 Maret, diperingati sengaja Hari Ulang Tahun Bank Kalsel, bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Perayaan HUT ke-61 tahun ini, tidak berhenti pada hari H, berupa buka puasa bersama di rumah kediaman Gubernur Kalsel, Muhidin pada Ramadhan lalu. Tetapi juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan sosial, salah satunya donor darah yang dilaksanakan pada Selasa (15/4) di kantor cabang pusat Bank Kalsel, di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Suasana donor darah di Bank Kalsel

Hadir pada donor darah ini, sejumlah kepala daerah di Kalimantan Selatan. Termasuk unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, dan sejumlah pimpinan lembaga vertikal yang ada di Kalsel.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menjelaskan, donor darah ini merupakan wujud kepedulian sosial Bank Kalsel, terhadap masyarakat Banua, dan juga merupakan salah satu komitmen Bank Kalsel, untuk memberikan sumbangsih kepada sesama yang membutuhkan pertolongan.

“Donor darah ini merupakan program rutin, yang dilakukan dalam rangkaian HUT Bank Kalsel setiap tahunnya. Diharapkan, kegiatan ini dapat lebih meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama. Karena setitik darah kita dapat menolong orang yang sangat memerlukan,” ujar Fachrudin.

Fachrudin juga berharap, agenda donor darah ini terus berkelanjutan dan dilaksanakan oleh berbagai pihak. Sehingga masyarakat tidak kesulitan pada saat memerlukan pertolongan.

Pada rangkaian HUT ke-61 dengan tema “Working Together Embracing Everyone” ini, Bank Kalsel bekerjasama dengan PMI kota Banjarmasin menargetkan sebanyak 500 kantong darah dapat terkumpul. (ADV-RIW/RDM/RH)

Gubernur Muhidin Pastikan Peringatan Hari Jadi di Perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin memastikan, penyelenggaraan puncak hari jadi (Harjad) ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 ini dilangsungkan di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Suasana coffee morning yang dipimpin Gubernur Kalsel

Pelaksanaan puncak peringatan hari jadi setiap tanggal 14 Agustus ini merupakan kali pertama dilakukan di Kota Banjarbaru, setelah ditetapkan sebagai ibukota provinsi.

“Kalau biasanya peringatan hari jadi di Kantor Gubernur di Banjarmasin, tahun ini kita laksanakan di ibukota provinsi di Banjarbaru,” ujar Gubernur, Muhidin usai memimpin pertemuan/coffee morning di ruang Idham Khalid Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, pada Senin (14/4).

Rencana pelaksanaan peringatan hari jadi juga dibahas dalam coffee morning yang diikuti para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel itu.

Tidak saja peringatan puncak, dijadwalkan juga akan digelar beberapa event yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi, seperti pameran pembangunan, panggung hiburan untuk masyarakat dan sebagainya.

“Kalau sudah ada rangkaian peringatan hari jadi seperti pameran dan hiburan, jadi puncak hari jadi singkat saja,” ujar Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Taufik Hidayat mengusulkan dalam pertemuan.

Gubernur, Muhidin memimpin rapat didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, serta para asisten.

Dalam arahannya, Gubernur, Muhidin ingin agenda tahun ini digelar secara sederhana, tetapi meriah dan melibatkan masyarakat umum. Tidak kalah penting, melibatkan pelaku UMKM.

Dalam kesempatan itu juga dibahas penetapan pakaian seragam yang akan digunakan pada hari jadi tersebut. Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda akan mengenakan baju adat Banjar berwarna biru muda dan untuk Forkopimda Kalsel mengenakan warna hitam, sementara SKPD Kalsel memakai warna biru dongker.

Pada kegiatan coffee morning itu juga diserahkan penghargaan kenaikan pangkat yang diterima sejumlah pejabat Eselon II. Seperti Pj. Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, Kepala Bapenda Subhan Nor Yaumil, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono dan Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandi Noora. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta RSUD Sultan Suriansyah Tingkatkan Kinerja

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin menyarankan, Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah, tahun 2025 ini dapat semakin meningkatkan kinerjanya.

Suasana rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2024, di ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin Masriyah, usai rapat pada Senin (14/4) mengatakan, dari hasil pemaparan yang disampaikan oleh Direktur dan jajaran Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah melalui pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2024, untuk pelayanan sudah bagus, dengan demikian harus semakin ditingkatkan lebih lagi di tahun 2025 ini.

“Kami selalu dukung penuh untuk kemajuan di RSUD Sultan Suriansyah,” ucapnya

Masriyah berharap, masyarakat Banjarmasin dapat memanfaatkan Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah, baik pemeriksaan kesehatan dan berobat, karena tidak hanya melayani pasien umum juga BPJS Kesehatan. Apalagi ditunjang dengan berbagai sarana dan prasarana yang mumpuni, seperti peralatan memadai, sumber daya manusia (SDM) profesional hingga ruang rawat inap standar dan VIP.

“2025 ini RSUD Sultan Suriansyah akan melakukan pelayanan cuci darah,” jelasnya

Sementara itu, Direktur RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Muhammad Syaukani menambahkan, sebagai Rumah Sakit milik kota pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan akan terus berbenah untuk mengembangkan lebih baik lagi di tahun 2025 ini.

Direktur RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Muhammad Syaukani, saat memberikan komentarnya

“Kami apresiasi kunjungan setiap tahun selalu mengalami peningkatan,” tutupnya

Untuk diketahui, Komisi IV DPRD kota Banjarmasin mengelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah tahun 2024, dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listriani, didampingi Wakil dan Sekretaris beserta Anggotanya. Dihadiri Direktur Rumah Sakit Sultan Surianyah Muhammad Syaukani dan juga jajarannya, bertempat di Ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pekan Kedua April, Inflasi Kalsel Masih Terkendali

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang digelar oleh pemerintah pusat, bertempat di Command Center Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (14/4).

Suasana Rakor Pengendalian Inflasi yang diikuti Pemprov Kalsel

Rapat ini menjadi momen penting untuk merumuskan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga di daerah pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Sutikno, menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Kalsel masih dalam batas aman dan terkendali di pekan kedua Bulan April, meskipun mengalami kenaikan pasca lebaran.

“Hingga saat ini, inflasi Kalsel tercatat sebesar 1,13 persen secara bulanan (month-to-month) dan 0,76 persen secara tahunan (year-on-year),” ungkap Sutikno.

Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebab meningkatnya inflasi adalah tidak berlanjutnya pemberian diskon listrik bagi pengguna daya 900 watt ke bawah yang sebelumnya berlaku pada Januari hingga Maret.

“Pencabutan diskon listrik ini cukup mempengaruhi daya beli masyarakat, namun secara keseluruhan inflasi Kalsel masih di bawah rata-rata nasional,” jelasnya.

Sutikno juga mengungkapkan dua daerah di Kalsel yang mencatatkan lonjakan inflasi cukup tinggi, yakni Kabupaten Tanah Laut sebesar 2,2 persen dan Kabupaten Tabalong sebesar 1,31 persen.

Kendati demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan bijak dalam menghadapi situasi ini.

“Tidak perlu panik, ketersediaan bahan pokok saat ini mencukupi. Hindari aksi borong yang justru bisa memicu kelangkaan dan lonjakan harga,” pungkasnya. (BDR/RDM/RH)

Di Banjarmasin Ada Layanan Ambulans Gratis 24 Jam

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin meluncurkan Program Layanan Ambulans Gratis 24 jam, untuk warga Kota tersebut.

Peluncuran ini dilakukan Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Ananda, di Puskesmas Cemara, Kayu Tangi, Senin (14/4).

Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin

Yamin menjelaskan, Pemerintah Kota Banjarmasin Meluncurkan 100 Hari Program Kerja Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin menuju Banjarmasin Sejahtera, berupa pelayanan mobil ambulans 24 jam serta Parkir Gratis di seluruh Puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin.

“Alhamdulillah saat ini telah diluncurkan layanan ambulans gratis 24 jam untuk warga,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Menurut Yamin, ini untuk memberikan kemudahan bagi warga Kota Banjarmasin, mendapatkan layanan kesehatan.

“Sehingga kedepannya tidak ada lagi alasan terlambat mendapatkan layanan kesehatan akibat terkendala angkutan seperti ambulans,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan, Program Layanan Parkir Gratis di seluruh Puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin.

“Mulai saat ini di seluruh Puskesmas tidak dikena bayar parkir atau gratis,” ucap Yamin.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin Slamet Bedjo menjelaskan, dengan adanya peluncuran layanan parkir gratis di Puskesmas. Maka, untuk parkir di 28 Puskesmas di Kota Banjarmasin tidak dikenakan tarif parkir atau gratis.

“Di puskesmas tidak ada lagi pungutan parkir,” ujarnya.

“Kami mempersilahkan kepada Puskesmas untuk melakukan pengaturan parkir mereka, untuk kenyamanan pengunjung Puskesmas tersebut,” ucap Slamet. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Motor Roda Tiga, untuk Kelompok Tani

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel telah menyerahkan bantuan motor roda tiga kepada kelompok tani di tujuh Kabupaten/Kota se-Kalsel.

Penyerahan bantuan ini berlangsung dalam kegiatan Apel Gabungan Pemprov Kalsel di Kantor Setda Banjarbaru yang serahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan melalui Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifudin, mewakili Gubernur Kalsel, H. Muhidin, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, menjelaskan bahwa bantuan motor roda tiga ini bertujuan untuk memacu semangat para petani dalam mengangkut hasil panen mereka.

“Dengan nilai per unit sebesar Rp40 juta, bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, terutama dalam pengangkutan hasil pertanian melalui jalan usaha tani,” ungkap Syamsir, usai menghadiri apel awal bulan April 2025, bertempat di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Senin (14/4).

Lebih lanjut, Syamsir menjelaskan bahwa untuk daerah yang jauh, motor roda tiga akan dirakit langsung di kabupaten tersebut.

“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan semangat petani dalam memproduksi berbagai komoditas, termasuk padi, jagung, sayuran, dan buah-buahan,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Amir Sahlan, menyampaikan rasa syukur atas penyerahan bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, melalui pak Sekda, pemerintah Provinsi Kalsel menyerahkan bantuan motor roda tiga untuk gabungan kelompok tani di tujuh kabupaten, yaitu Tanah Bumbu, Tanah Laut, Barito Kuala, Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Tapin, dan Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa bantuan ini bertujuan untuk mempermudah petani dalam melakukan usaha pertanian, baik dalam mengangkut hasil produksi maupun pekerjaan lainnya yang terkait dengan sektor pertanian.

“Bantuan ini akan disalurkan sesuai dengan anggaran dan usulan dari kelompok tani yang memenuhi syarat teknis,” jelasnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pertanian di Kalimantan Selatan, serta memperkuat ketahanan pangan di daerah. (MRF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Imbau Pegawai Fokus Berkerja dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

BANJARBARU – Pada apel gabungan ASN Pemerintah Provinsi Kalsel di Kantor Gubernur Kalsel pada Senin, (14/4), Gubernur Kalsel Muhidin menegaskan pentingnya penyelenggaraan pemerintahan terutama terkait dengan efisiensi anggaran pelaksanaan program Pemerintah Pusat yang dilaksanakan di daerah, termasuk memastikan visi dan misi BEKERJA bisa diterjemahkan secara tepat dan dirasakan manfaat oleh masyarakat.

Gubernur Kalsel (tengah) bersama Wakil Gubernur Kalsel (kiri) dan PJ Sekdaprov Kalsel (Kanan)

Muhidin menyampaikan, seiring dengan berakhirnya cuti bersama sejak tanggal 8 April kemarin, dirinya meminta kepada seluruh pejabat dan semua pegawai, agar lebih fokus dan memperhatikan secara cermat, dinamika yang berkembang dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama terkait dengan efisiensi anggaran.

“Demi kelancaran tertib administrasi dan realisasi program kerja dilingkup Pemprov Kalsel, juga diharapkan agar diperhatikan dalam penyusunan rencana kerja perangkat Daerah,” ungkap Muhidin, usai menghadiri apel gabungan ASN Pemerintah Provinsi Kalsel di Kantor Gubernur Kalsel pada Senin, (14/4).

Dilanjutkan beliau, dirinya meminta kepada semua kepada SKPD agar bisa mengolah anggaran sebaik mungkin, agar jangan sampai karena efisiensi anggaran pelayanan publik menjadi tidak maksimal.

“Pada intinya kita ingin masyarakat hidup lebih sejahtera aman dan damai serta mendapatkan pelayanan yang maksimal di semua sektor pelayanan publik,” tutup Muhidin. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version