23 Januari 2026

Gubernur Muhidin Resmi Lantik dan Kukuhkan 1.234 CPNS dan PPPK Pemprov Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin secara resmi melantik dan mengukuhkan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2024, pada Kamis (24/4) di Gedung Idham Chalid Banjarbaru.

Gubernur Kalsel, Muhidin saat melantik dan mengukuhkan para CPNS dan PPPK

Pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 1.234 CPNS dan PPPK ini turut disaksikan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Pj. Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, serta Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Gubernur Kalsel, Muhidin saat menyerahkan SK kepada CPNS dan PPPK

Dalam sambutan Gubernur Kalsel yang dibacakan Pj. Sekdaprov, M. Syarifuddin, menyampaikan bahwa penambahan jumlah CPNS dan PPPK ini diharapkan mampu memperkuat roda pemerintahan dan mempercepat pembangunan daerah.

“Kesempatan terpilih sebagai ASN maupun calon ASN adalah sebuah anugerah yang wajib disyukuri. Hari ini, kalian adalah pemenang dari ribuan orang yang berharap bisa bekerja di dunia pemerintahan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa menjadi ASN bukan hanya soal pekerjaan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan integritas.

“Saya minta para CPNS dan PPPK dapat menunjukkan kinerja terbaik, terus bekerja dan menyesuaikan diri dengan nilai-nilai ASN, dan sekali lagi saya ucapkan selamat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel, Dinansyah menjelaskan, bahwa jumlah peserta yang dilantik sebanyak 1.234 orang, terdiri dari 100 formasi CPNS ditambah 4 CPNS dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), serta 1.130 formasi PPPK.

“Untuk PPPK, terdiri dari 733 formasi guru, 79 formasi tenaga kesehatan, dan 318 formasi tenaga teknis,” jelasnya.

Dinansyah juga berharap para CPNS dan PPPK yang baru dilantik dapat menunjukkan kinerja yang profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN seperti integritas, nasionalisme, etika publik, kualitas pelayanan dan akuntabilitas.

“Dengan semangat baru ini, kami berharap kehadiran mereka bisa memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.