Pemprov Kalsel Gelar Workshop Teater Tradisi Mamanda
Foto bersama
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Seksi Kesenian menggelar Workshop Teater Tradisi Mamanda.

Kegiatan diselenggarakan selama tiga hari sejak Rabu 19 – 21 Maret 2025, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.
Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan, Muhammadun, diwakili Kabid Kebudayaan Raudati Hildayati, Rabu (19/3) sore mengatakan, Workshop Teater Tradisi Mamanda, merupakan salah satu media pendidikan bagi masyarakat banjar. Cerita yang disajikan tentang sejarah kehidupan, tauladan yang baik, kritik sosial atau sindiran yang bersifat membangun, serta demokratis. Selain itu, pertunjukan teater tradisional berbagai daerah di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri, bahkan setiap pertunjukan diiringi dengan musik daerah, diselipkan berbagai nyanyian dan tarian khas daerah masing-masing.

“Mamanda ini pada tahun 2016 lalu, telah memperoleh sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kalimantan Selatan,” ucapnya
Sementara itu, Kepala Seksi Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan, Sunjaya Adhiarsho menambahkan, Workshop Teater Tradisi Mamanda ini merupakan salah satu upaya pelestarian terhadap warisan budaya, bentuk pembinaannya menciptakan tenaga pendidik yang aktif, kreatif dan inovatif untuk memberikan pelatihan bimbingan kepada para siswa serta siswi di sekolah.
“Workshop ini dapat memberi semangat dan motivasi berkarya, agar peserta tidak hanya diberi teori,,” jelasnya.
Sunjaya menambahkan, dalam kegiatan menghadirkan narasumber berkompeten yakni Irwan Budiman, Bayu Bastari Setiawan, Abdurrahman dan Fierhansyah, dengan menyampaikan materi Sejarah dan Eksistensi Teater, Tradisi Mamanda, Penulisan Naskah Cerita, Unsur-Unsur Teater Tradisi Mamanda serta Teknik Pementasan Teater Tradisi Mamanda.
“Akhir kegiatan kita akan gelar prakter secara langsung,” tutupnya
Untuk diketahui, Workshop Teater Tradisi Mamanda dibuka secara resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan Muhammadun, diwakili Kabid Kebudayaan Raudati Hildayati, dihadiri Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti. Diikuti 70 peserta guru SMA bidang Study Seni, dari kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala. (NHF/RDM/RH)
