Hadiri Munas, KADIN Kalsel Siap Mendukung Program Ketua KADIN Baru

BANJARMASIN – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) baru saja menggelar Munas, pada Kamis (16/1), disalah satu hotel berbintang di Jakarta. Pada acara ini, Anindya Novyan Bakrie, dikukuhkan Presiden, Prabowo Subianto sebagai Ketua KADIN yang baru, menggantikan Ketua KADIN periode sebelumnya, Arsjad Rasjid. Hadir pada Munas ini, perwakilan KADIN seluruh Indonesia, termasuk KADIN Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepada Abdi Persada FM pada Senin (20/1), Ketua Umum KADIN Provinsi Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Anindya Novyan Bakrie sebagai ketua KADIN yang baru, dan berharap kepemimpinannya dapat melanjutkan tradisi baik yang telah dibangun.

“Kami yakin, di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie, dan dukungan Ketua Dewan Pertimbangan, pak Arsjad, KADIN Indonesia akan semakin solid dan mampu berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” harapnya.

Shinta menekankan, pentingnya soliditas organisasi dalam mendukung dunia usaha dan memperkuat kepercayaan investor. Oleh karena itu, KADIN Indonesia harus tetap menjadi mitra strategis pemerintah demi menjaga stabilitas dan kepastian usaha.

“Kami percaya, KADIN sebagai mitra strategis, dapat meningkatkan kepercayaan investor dan dunia internasional, sehingga dunia usaha semakin maju dan berdaya saing. Dengan begitu, target ekonomi sebesar delapan persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai,” tambah Shinta.

Tidak lupa, Shinta mewakili seluruh jajaran pengurus KADIN Provinsi Kalsel, mengucapkan terima kasih atas dedikasi Arsjad Rasjid selama ini, yang sudah membukukan banyak prestasi.

“Salah satu kontribusi penting KADIN di bawah kepemimpinan pak Arsjad, adalah pelaksanaan program Vaksinasi Gotong Royong dan Rumah Oksigen Gotong Royong saat pandemi COVID-19 tahun 2021. Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara KADIN, pemerintah, dan dunia usaha”, urai Shinta.

Selanjutnya menurut Shinta, tahun 2022, KADIN Indonesia juga berhasil menjadi tuan rumah G20, dan memainkan peran strategis dalam memajukan agenda ekonomi internasional. Selanjutnya, pada tahun 2023, KADIN memimpin ASEAN Business Advisory Council sekaligus menyusun peta jalan Indonesia Emas 2045, yang telah diserahkan kepada pemerintah sebagai panduan pembangunan jangka panjang.

Pada 2024, KADIN melanjutkan perannya dengan menyelenggarakan dialog calon presiden (capres) untuk membahas kebijakan ekonomi. Selain itu, KADIN menyusun White Paper Arah Kebijakan Pembangunan Bidang Ekonomi 2024-2029 sebagai panduan untuk pemerintahan baru. (RIW/RDM/RH)

Menpan RB Terbitkan Aturan Baru, Tenaga Honorer akan Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

BANJARBARU – Pemerintah Pusat melalui Kementerian PAN-RB menerbitkan aturan baru yakni Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu.

Keputusan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 itu ditandatangani Menteri PANRB, Rini Widyantini pada 13 Januari 2025. Isi keputusannya terkait penetapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

PPPK Paruh Waktu adalah pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dan diberikan upah sesuai dengan ketersediaan anggaran instansi pemerintah. Skema ini disiapkan sebagai alternatif untuk membantu menyelesaikan penataan pegawai non ASN alias honorer di tahun ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Dinansyah yang diwakili Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Mashudi mengatakan seluruh tenaga non-ASN alias honorer yang tidak lulus seleksi CASN, baik CPNS atau PPPK, tetap akan diangkat jadi ASN. Mereka otomatis menjadi PPPK Paruh Waktu bagi yang memenuhi syarat sesuai ketentuan Keputusan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, BKD Kalsel, Mashudi

“Yang pasti berdasarkan aturan tersebut, tenaga non-ASN yang tidak memenuhi syarat pada seleksi CPNS dan PPPK, serta tidak mendapatkan formasi maka mereka akan menjadi PPPK paruh waktu”, ucapnya, Kamis (16/1).

Lebih jauh, Mashudi mengatakan, saat ini BKD Kalsel masih menunggu bagaimana teknis kerja PPPK paruh waktu ini khususnya terkait jam kerjanya.

“Untuk jam kerja kita masih menunggu dari pusat. Sementara untuk penggajian tetap dianggarkan disesuaikan dengan gaji yang ada saat ini pada SKPD masing-masing dan sesuai dengan kemampuan keuangan masing-masing Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, penetapan PPPK paruh waktu ini diprioritaskan bagi tenaga non-ASN yang terdata di Database BKN dan mereka yang tidak lulus atau tidak memenuhi syarat pada tahapan seleksi CPNS dan PPPK.

“Sesuai dengan peraturan KemenPAN-RB saat ini yang diprioritaskan adalah mereka yang terdata di database BKN,” tegasnya.

Mashudi mengungkapkan untuk tahapan seleksi PPPK masih tetap mengikuti surat Plt. Kepala BKN Nomor: 6610/B-KS.04.01/SD/E/2024 tanggal 27 September 2024 perihal jadwal seleksi pengadaan PPPK TA 2024.

“Untuk pelaksanaan seleksi sampai saat ini masih belum ada perubahan yakni tanggal 17 April hingga 16 Mei 2025,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II Kembali Diperpanjang Hingga 20 Januari

BANJARBARU – Pemerintah pusat resmi kembali memperpanjang pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap ke II yang sebelumnya berakhir pada 15 Januari, kini hingga 20 Januari 2025.

Pemantauan Verifikasi Seleksi Administrasi PPPK Pemprov Kalsel oleh BKD Kalsel

Keputusan perpanjangan waktu pendaftaran PPPK tersebut tertulis dalam surat keputusan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Nomor 1291/B- KS.04.01/SD/K/2025 Tanggal 15 Januari 2025 Tentang Perpanjangan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Dinansyah diwakili Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian Dan Informasi Kepegawaian BKD Kalsel, Mashudi didampingi Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian, Muhammad Randi mengatakan selain masih banyaknya tenaga non-ASN di daerah yang belum mendaftar, perpanjangan ini juga sebagai bentuk perhatian Pemerintah Pusat untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada tenaga non-ASN.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, BKD Kalsel, Mashudi (kanan) dan Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian, M. Randi

“Untuk kriteria pendaftar PPPK tahap dua ini telah diatur dalam peraturan KemenPAN-RB nomor 364 tahun 2024 sebagai berikut yakni pelamar berstatus tenaga non-ASN yang terdaftar dalam database BKN, pelamar tidak lulus atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada tahap seleksi administrasi penerimaan PPPK tahap pertama maupun penerimaan CPNS,” kata Mashudi, Kamis (16/1).

Selain persyaratan diatas, KemenPAN-RB juga menambahkan dua persyaratan baru terkait kriteria peserta pendaftaran PPPK Tahap II ini yaitu, tenaga non-ASN yang terdata di Database BKN yang tidak hadir pada seleksi CPNS dan PPPK Tahap I lalu bisa mendaftar kembali di seleksi PPPK Tahap II.

“Selain itu, tenaga non-ASN yang terdata di database BKN namun tidak lulus SKD dan SKB pada seleksi CPNS kemarin mereka bisa dipertimbangkan untuk ditetapkan sebagai PPPK paruh waktu. Silahkan peserta yang terdata di Database dan sesuai kriteria tersebut bisa log in ulang di website ssacn untuk mendaftar di seleksi PPPK tahap II,” ujarnya.

Ia menambahkan, terkait formasi yang tersedia di Pemprov Kalsel pada seleksi penerimaan PPPK tahap I ini masih sama dengan formasi pada Tahap I.

“Pada tahap II ini, Pemprov Kalsel kembali membuka 1.493 formasi, termasuk tambahan formasi baru bagi tenaga Non-ASN dengan pendidikan SD atau SMP sederajat sebagai Pengelola Layanan Operasional,” imbuhnya.

Lebih jauh Mashudi menjelaskan bahwa salah satu syarat TKK agar bisa dipertimbangkan menjadi PPPK paruh waktu yakni mereka yang telah mengikuti tahapan seleksi penerimaan PPPK baik itu tahap I ataupun tahap II.

Untuk itu, ia mengimbau agar seluruh tenaga non-ASN atau TKK di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel bisa segera melakukan pendaftaran seleksi penerimaan PPPK tahap kedua ini.

“Kami mengimbau bagi TKK yang telah memenuhi syarat sesuai dengan peraturan KemenPAN-RB diharapkan segera mendaftar, karena tanpa ikut seleksi bisa menutup kesempatan untuk menjadi PPPK penuh waktu ataupun paruh waktu” tutupnya.

Sebagai informasi, per 16 Januari 2025, BKD Kalsel telah mencatatkan jumlah tenaga non-ASN atau TKK di lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel yang telah melakukan pendaftaran seleksi penerimaan PPPK tahap ke II yakni PPPK Guru sebanyak 241 orang, PPPK Nakes sebanyak 91 orang, dan PPPK Teknis sebanyak 2.653 orang. (BDR/RDM/RH)

Perbaikan Kawasan Perdesaan di Banua, Terus Dilakukan Melalui TMMD

BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Pengembangan Kawasan Perdesaan sedang mempersiapkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk tahun 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalsel dan TNI untuk pembangunan sarana dan prasarana kawasan pedesaan.

Kepala Dinas PMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama menjelaskan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk menciptakan sinergi antara pemerintah dan TNI, serta mendukung program TMMD yang dilaksanakan setiap tahunnya.

Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama

“Pada tahun 2025, direncanakan ada delapan lokasi yang akan menjadi fokus TMMD, dibagi dalam empat angkatan yaitu TMMD 123, 124, 125, dan 126,” ucap Andie, baru – baru tadi.

Ditambahkan Andie, TMMD angkatan 123
akan dilaksanakan di Kabupaten Kotabaru. TMMD 124 mencakup dua kabupaten, yaitu Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tanah Laut. TMMD 125 direncanakan untuk triwulan III di Kodim Banjar dan Kota Banjarmasin. TMMD 126 akan berlangsung pada triwulan terakhir di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kodim Barito Kuala (Batola). Adapun proses persiapan TMMD mencakup survei lokasi desa dan penentuan sasaran kegiatan. TNI juga akan menyusun paparan untuk pimpinan mereka serta mengadakan diskusi dan sharing untuk memastikan kesiapan pelaksanaan TMMD.

“Setelah kegiatan berlangsung selama satu bulan, akan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara bersama-sama dengan Mabes TNI,” lanjut Andie.

Selain itu, Sarana dan prasarana yang didukung melalui TMMD yaitu pembuatan MCK untuk meningkatkan sanitasi di desa yang masih ODF (Open Defecation Free), rehabilitasi tempat ibadah, dan penyediaan air bersih melalui sumur bor.

“Dengan dukungan ini, diharapkan masyarakat desa dapat menikmati fasilitas yang lebih baik dan mendukung kesehatan serta kesejahteraan masyarakat pedesaan,” tutup Andie. (MRF/RDM/RH)

Atlet SOIna Kalsel Wakili Indonesia Pada Spesial Olympic World Games di Italia

BANJARMASIN – Atlet Sport Dance Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Kalimantan Selatan atas nama Siti Nazwa mewakili Indonesia bertanding pada ajang Internasional Spesial Olympic World Winter Games Tahun 2025 di Italia.

Pelatih Soina Kalsel Rima Lutfiyanti menjelaskan, tahun 2025 ini satu atlet Sport Dance SOIna Kalsel akan mengikuti pertandingan tingkat internasional di Italia.

Pelatih Sport Dance SOIna Kalsel Rima Luthfiyanti dan atlet Siti Nazwa

“Provinsi Kalimantan Selatan mengirim 1 atlet sport dance ke Italia,” ungkapnya, Jumat (17/1).

Karena itu, lanjut Rima, pihaknya terus melakukan latihan secara rutin untuk dapat menghasilkan prestasi terbaik, apa ajang tersebut.

“Latihan terus dilaksanakan di daerah, sebelum para atlet masuk latihan nasional dua minggu sebelum waktu keberangkatan ke Italia,” ucapnya.

Pada pertandingan olahraga internasional tersebut, atlet sport dance akan menampilkan tarian Dayak serta Papua.

“Karena berasal dari Kalsel maka tarian yang akan ditampilkan salah satunya tarian Dayak,” ujarnya.

Sedangkan, waktu pelaksanaan pertandingan di Italia pada Maret 2025 mendatang.

“Kalsel mengirimkan tiga orang terdiri dari pelatih, tenaga medis, serta atlet,” jelasnya.

Diikutsertakan tenaga medis tersebut, sebagai salah satu persyaratan karena di Italia sedang musim dingin saat ini.

“Sehingga kemungkinan terserang hypothermia bisa saja terjadi, karena itu tenaga medis diperlukan, ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora dengan SOIna telah berkolaborasi untuk peningkatan prestasi atlet disabilitas.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Saat ini telah banyak kegiatan pembinaan yang telah dilakukan oleh Dispora Kalsel, untuk atlet disabilitas dibawah binaan SOIna Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Dukungan yang diberikan oleh Dispora Kalsel dengan pemberian dana hibah, serta kegiatan tahunan pekan olahraga Soina di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada kegiatan tahunan tersebut diikuti oleh seluruh SOIna di seluruh kabupaten/kota di Kalsel,” ucap Budiono.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya berharap, peningkatan prestasi atlet SOIna Kalsel akan terus meningkat. (SRI/RDM/RH)

Sekretariat Dispar Kalsel Gelar Evaluasi Kinerja

BANJAR – Jajaran Sekretariat Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Rapat Evaluasi Kinerja. Kegiatan digelar, Kamis (16/1).

Suasana Rapat Evaluasi Kinerja Dinas Pariwisata Kalsel

Plh. Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, sekaligus Sekretaris Dispar Kalsel, Tanwiriah, melalui rilisnya mengatakan, pesan yang selalu ditekankan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Muhammad Syarifuddin, untuk selalu meningkatkan kinerja. Apalagi tugas pokok dan fungsi dari sekretariat merupakan penunjang utama kegiatan di seluruh bidang Dinas Pariwisata.

Plh. Kadispar yang juga Sekretaris Dinas Pariwisata, Tanwiriah, saat memimpin Rapat Evaluasi Kinerja

“Pelayanan sekretariat itu baik keuangan, perencanaan aset dan umum serta kepegawaian harus selalu ditingkatkan, karena berdampak terhadap kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi di masing-masing bidang teknis,” ucapnya

Disampaikan Tanwiriah, dari konsolidasi dengan Bappeda Kalsel, hasil Survei kepuasan terhadap pelayanan Kesekretariatan sudah cukup baik. Namun, tetap harus selalu dibuktikan melalui kinerja terbaik, agar hasil penilaian benar-benar dapat semakin dipertanggungjawabkan kualitasnya. Dimana, menjadi salah satu target penilaian realisasi rencana kerja Dinas Pariwisata.

“Mari bersama-sama kita ditingkatkan keberhasilan tahun 2025 ini,” pintanya

Lebih lanjut Tanwiriah menambahkan, selama Rapat Evaluasi Kinerja, pihaknya juga melaksanakan diskusi seluruh pegawai di Sekretariat, terkait beberapa permasalahan dalam pelaksanaan tugas. Dimana, sebelumnya dikomunikasikan bersama-sama untuk dicarikan formulasi penyelesaiannya. Selain itu, beberapa inovasi yang telah dikerjakan yaitu tentang pelayanan kepegawaian dan wadah peningkatan kompetensi melalui Internal Corporate University.

“Kami minta untuk di-share kepada seluruh Pegawai dan dimaksimalkan pemanfaatannya,” tutupnya

Untuk diketahui, Rapat ini dipimpin Plh. Kadispar yang juga Sekretaris Dinas Pariwisata, Tanwiriah, didampingi Kasubbag Umpeg, Sofya Rizky Destiana, Plh. Kasubbag PKA, Hafizi. Dalam rapat diikuti oleh seluruh pegawai lingkup Sekretariat, baik dari Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, maupun dari Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset bertempat di Aula Rapat Dinas Pariwisata Kalsel. (DISPAR.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Kunjungan Masyarakat ke Perpustakaan Palnam Meningkat Setiap Tahun

BANJARMASIN – Kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Palnam milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengalami peningkatan setiap tahun.

Kunjungan pelajar ke Perpustakaan Palnam

Ha itu disampaikan Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina kepada wartawan, di ruang kerjanya, pada Jum’at (10/01).

Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina

Adethia mengatakan, berdasarkan data statistik, baik melalui sistem maupun manual, Dispersip Kalsel mencatatkan tingkat kunjungan masyarakat naik sekitar 2 sampai 3 persen di tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. Menurutnya, kunjungan didominasi oleh pemustaka dari rentang usia remaja (10-18 tahun) hingga dewasa awal (20-40 tahun).

“Kita bisa berbangga namun juga masih perlu peningkatan agar tingkat kunjungan masyarakat ke layanan perpustakaan bisa terus meningkat,” katanya.

Adethia menjelaskan, tingkat kunjungan yang meningkat ini memberikan dampak positif terhadap Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kalsel pada 2024 lalu yakni sebesar 81,16 poin dan ini diatas dari target nasional.

“Jadi kita berbangga karena di tahun 2024 nilai IPLM masuk zona hijau dan diatas target nasional. Secara peringkat kita berada pada peringkat 5 nasional naik dari peringkat tahun sebelumnya yang berada pada peringkat 13,” tuturnya.

Nilai IPLM yang tinggi ini, lanjut Adethia, menunjukan bahwa peran pemerintah daerah telah optimal dalam memenuhi sarana dan prasarana, serta penyusunan program peningkatan literasi masyarakat.

Peningkatan IPLM inipun juga diiringi dengan peningkaran Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Provinsi Kalsel yang naik pada posisi sedang dengan nilai diatas target nasional.

“Ini juga kita patut berbangga dan diharapkan pada tahun ini TGM Provinsi Kalsel bisa masuk zona hijau atau diatas 80 poin,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Wisuda ASMI Citra Nusantara, Gubernur Kalsel Dorong Lahirkan Lulusan Berkualitas dan Profesional

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khotimah menghadiri Wisuda XV Program Diploma 3 Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia Citra Nusantara (ASMI CINUS) pada Kamis (16/1), di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Staf Ahli Pemprov Kalsel saat mewakili Gubernur menghadiri wisuda ASMI CINUS

Muhidin dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, ucapan selamat dan sukses dan mengharapkan para wisudawan dapat tumbuh menjadi SDM yang berkualitas.

“Ilmu yang diperoleh menjadi tantangan besar bagi kalian untuk tumbuh menjadi SDM yang berkualitas untuk Banua yang kita cintai ini,” ucap Muhidin.

Muhidin mengatakan, di negara dan bangsa manapun, pendidikan selalu menjadi ujung tombak kemajuan dan perubahan. Setiap agama juga memandang pendidikan sebagai kebutuhan yang tidak boleh diabaikan.

“Dalam konteks inilah, Pemerintah Provinsi Kalsel terus berupaya secara maksimal untuk memajukan pendidikan. Khusus pendidikan tinggi, dukungan dari perguruan tinggi sangatlah dibutuhkan untuk mensukseskan pembangunan pendidikan,” jelas Muhidin dalam sambutan tertulisnya.

Maka dari itu, Muhidin berharap, seluruh perguruan tinggi di Kalsel tanpa kecuali ASMI CINUS Banjarmasin, dapat lebih banyak lagi melahirkan lulusan yang berkualitas dan profesional, dengan membangun suasana akademis dan arah pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Keberadaan perguruan tinggi dengan para lulusannya menjadi tumpuan yang diharapkan dalam membangun SDM yang berkualitas. Dan mereka yang mendapat gelar kelulusan, hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kemegahan pribadi dan institusi, tetapi juga menjadi individu yang kita harapkan dapat mengembangkan keilmuan dan intelektual. Serta menjadi orang yang mampu memberdayakan dirinya sendiri dan memberikan sumbangan pemikiran bagi kemajuan daerah, nusa dan bangsa terutama Banua Kalsel,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur ASMI CINUS, Chandra Hariandi dalam sambutannya menyampaikan, dalam wisuda kali ini pihaknya akan mewisuda sebanyak 53 orang.

Dirinya juga menyampaikan harapan agar para wisudawan/wisudawati dapat menggunakan ilmu yang telah didapatkan sebagai bekal untuk menghadapi tantangan kedepan.

“Semoga segala ilmu yang didapatkan bermanfaat sebagai bekal untuk menghadapi tantangan baru. Pergunakan bekal yang sudah didapat semasa berkuliah di ASMI CINUS sebagai modal dalam menghadapi semua tantangan dengan kerja keras,” ungkapnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Kapolres Banjarbaru Gelar Coffe Morning dengan Awak Media

BANJARBARU – Polres Banjarbaru menggelar silaturahmi dan coffee morning bersama awak media, yang bertempat di Aula Joglo Polres Banjarbaru, Jum’at (17/1).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, didampingi para PJU dan Kapolsek jajaran, serta para awak media di Kota Banjarbaru.

“Setelah seminggu resmi menjabat, Alhamdulillah Kapolres Banjarbaru mengajak kami beramah tamah. Kami awak media sangat senang dengan silaturahmi ini, semoga kerjasama dan koordinasi antar awak media dan Polres Banjarbaru dapat berlangsung baik,” ucap salah satu awak media yang kerap disapa Rini.

“Harapan kami semoga kedepannnya Kapolres Banjarbaru dapat merespon cepat terkait informasi yang diinginkan awak media. Baik terkait kamtibmas serta hal-hal lain yang merupakan kewenangan Kepolisian di kota ini,” ujar wartawan LPPL Abdi Persada FM ini.

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh awak media yang dapat berhadir pada undangan kami dalam rangka silaturahmi dan tatap muka hari ini.

“Tentunya dalam momentum ini kita dapat saling kenal sehingga ke depannya kita dapat mudah menjalin komunikasi untuk bertukar informasi, dan mudah – mudahan kegiatan silaturahmi ini ke depan dapat dilakukan secara kontinyu, baik secara formal maupun informal,” tutupnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini kemitraan yang dalam hal ini Polres Banjarbaru dan para awak media di Kota Banjarbaru dapat terjalin dengan baik dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. (POLRES.BJB/RDM/RH)

Persiapan Haji Hampir Selesai, Jemaah Indonesia Tidak Tempati Mina Jadid

JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, persiapan layanan haji di Arab Saudi hampir selesai. Sejumlah persiapan seperti layanan konsumsi, pemondokan, transportasi, hingga penyiapan layanan Masyair sudah memasuki tahap final. Hal ini disampaikan Menag Nasaruddin setibanya di Bandara Soekarno-Hatta usai kunjungan kerjanya ke Arab Saudi dalam rangka persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M.

“Kami baru saja turun dari pesawat setelah menyelesaikan tugas negara, yaitu melakukan lobi-lobi dan penandatanganan MOU dengan pemerintah Arab Saudi. Alhamdulillah, semua target yang kami bawa ke sana tercapai. Bahkan, kunjungan ini kami persingkat demi penghematan dan karena banyak urusan lain yang harus diselesaikan di Tanah Air,” ujar Menag di Gedung VVIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (16/1/2025).

“Secara umum, semua sudah selesai, tinggal menyelesaikan beberapa detail kecil. Selanjutnya kita akan berfokus pada persiapan di tanah air,”imbuh Menag yang juga didampingi Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Hilman Latief.

Menag menuturkan, salah satu kabar baik yang diperoleh dari kunjungannya ke Arab Saudi adalah kepastian lokasi penempatan jemaah haji di Mina. “Kami juga mengajukan permintaan (kepada Pemerintah Arab Saudi) agar jemaah haji Indonesia ditempatkan tidak di lingkungan Mina Jadid, untuk menghindari perdebatan terkait masalah khilafiah. Walaupun secara mazhab modern tidak ada masalah, kami tetap meminta penempatan di Mina sebagai prioritas,” jelasnya.

Sebagaimana tahun sebelumnya, pada musim haji yang akan datang jemaah haji Indonesia rencananya akan menempati zona 3 dan 4 yang berada dalam wilayah Mina.

Menag juga berkomitmen untuk menjalankan penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M secara profesional. Ia juga memastikan tidak ada praktik-praktik yang menyimpang. “Kami berusaha memenuhi harapan masyarakat dan konstitusi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa,” lanjutnya

“Terkait harapan Presiden agar biaya haji lebih murah dan pelayanan lebih baik tahun ini, Insya Allah dapat terwujud,” tambahnya.

Siapkan Fisik dan Pelajari Manasik

Empat bulan menjelang keberangkatan ibadah haji 2025, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyampaikan tiga pesan penting kepada calon jemaah haji.

Pertama, Menag mengingatkan agar jemaah haji dapat menyiapkan kondisi fisiknya untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan di Arab Saudi. Perubahan cuaca menjadi tantangan sendiri dalam pelaksanaan ibadah haji.

Kedua, Menag juga menekankan pentingnya mematuhi arahan petugas haji, terutama terkait barang bawaan. “Saya mohon kepada para jemaah untuk mengikuti imbauan petugas haji, terutama terkait barang bawaan. Fokuskan niat hanya untuk beribadah, bukan untuk hal-hal lain,” tegasnya.

Ketiga, dalam upaya meningkatkan pemahaman jemaah, Menag menyatakan bahwa pemerintah telah memperbarui materi manasik haji. “Insya Allah, kami akan memperbaiki manasik haji dengan menambahkan nilai filosofis, tasawuf, dan fikih, sekaligus informasi teknis yang perlu diingat oleh jemaah. Dengan demikian, pelaksanaan ibadah haji tahun ini diharapkan melahirkan haji yang mabrur,” tuturnya. (KEMENAG.RI/RDM/RH)

Exit mobile version