Banjarmasin Kini Miliki 39 Kampung Bermain

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kota Banjarmasin yang telah berperan aktif dalam pengembangan fasilitas rekreasi berbasis permainan tradisional tersebut.

“Saat ini, Banjarmasin telah memiliki 39 kampung bermain yang tersebar di berbagai wilayah, yang baru diresmikan Kamber Seberang Masjid,” ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, belum lama tadi.

Walikota berharap, kehadiran kampung bermain ini tidak hanya memperkuat misi Banjarmasin sebagai Kota Layak Anak, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya tradisional.

Kampung bermain di Kota Banjarmasin menjadi salah satu solusi tempat bermain anak pada saat libur sekolah.

Sekretaris Kormi Kota Banjarmasin Fahmi Idris Tanjung menjelaskan, keberadaan kampung bermain di Kota Banjarmasin ini menjadi solusi bagi anak anak untuk tetap aktif bermain di alam terbuka.

Sekaligus menjaga kebugaran fisik dan mempererat hubungan sosial antar warga di Kampung bermain.

“Kami meminta kepada ketua kampung bermain untuk dapat memaksimalkan kegiatan pada masing masing Kamber tersebut,” ujarnya.

Agar dapat, lanjut Fahmi, berfungsi menjadi tempat pusat kegiatan positif yang bermanfaat untuk anak-anak dan warga sekitar. (SRI/RDM/RH)

Kapolda Kalsel Apresiasi Masyarakat Ciptakan Perayaan Pergantian Tahun yang Aman dan Damai

BANJARBARU – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga situasi aman, damai, dan kondusif selama perayaan malam pergantian tahun di wilayah Kalimantan Selatan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan

Hal ini disampaikan Kapolda melalui Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi. Dalam pernyataannya pada Rabu (1/1) menyebut, keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama yang solid antara jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta dukungan penuh dari masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh jajaran kepolisian yang telah bekerja keras mengamankan malam pergantian tahun. Berkat kerjasama yang baik, kita berhasil menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Kabid Humas.

Beliau juga memuji kesadaran masyarakat yang ikut berpartisipasi menjaga ketertiban, termasuk mematuhi aturan dan himbauan selama perayaan.

“Kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban sangat membantu kami. Kami berharap kerjasama seperti ini terus terjaga, sehingga Kalimantan Selatan dapat menjadi contoh wilayah yang aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya.

Perayaan malam pergantian tahun di Kalimantan Selatan berjalan lancar tanpa insiden besar. Sejumlah titik keramaian, seperti lapangan terbuka, tempat ibadah, dan pusat kota, diawasi ketat oleh petugas keamanan. Polri bersama TNI dan elemen masyarakat juga menggelar patroli gabungan untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel berharap semangat kolaborasi ini dapat terus berlanjut di tahun 2025 untuk mendukung stabilitas dan kemajuan Kalimantan Selatan. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Tinjau Pembangunan Jembatan Batulicin- Kotabaru, Gubernur Muhidin Targetkan 3 Tahun Selesai

KOTABARU – Gerak cepat pembangunan untuk kepentingan warga Banua terus dilakukan Gubernur Kalsel, Muhidin. Salah satunya adalah pembangunan jembatan penghubung Batulicin – Kotabaru.

Gubernur, Muhidin didampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH) Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq melakukan peninjauan kawasan pembangunan proyek Jembatan Pulau Laut di Tanjung Serdang Desa Salino, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kotabaru pada Rabu (1/1) pagi.

Momen peninjuan Gubernur Muhidin ke lokasi pembangunan jembatan Pulau Laut

Peninjauan infrastruktur strategis jalan dan jembatan di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu diusulkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Jembatan sepanjang 3,75 kilometer dan paling dalam kurang lebih 20 centimeter.

Dalam peninjauan ini, Muhidin turut didampingi Sekdaprov, Roy Rizali Anwar beserta jajaran pejabat Eselon II seperti Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Isharwanto, Kadishub Kalsel, Muhammad Fitri Hernadi, Kepala Bapenda, Subhan Nor Yaumil, Kadisbunnak Kalsel, Suparmi dan Plt. Kadis PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib, Kadis Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana dan Kadishut, Fathimatuzzahra.

“Hari ini kita mengontrol atau meninjau Jembatan Pulau Laut antara Batulicin-Kotabaru. Dan hari ini masih dikerjakan, tetapi sebenarnya sudah habis waktu maka denda hingga harus selesai sampai 50 hari. Semoga, tahun depan bisa segera tuntas dilaksanakan cepat,” sampai Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi Menteri LH RI, Hanif Faisol Nurofiq di lokasi.

Tahap awal ini dilakukan pembangunan pondasi, Muhidin menjelaskan akan dikerjakan sekitar 350 meter dan telah dikerjakan sebelumnya 400 meter. Sehingga total 750 meter yang sudah dibangun dalam pengejaran proyek jembatan Pulau Laut.

Gubernur, Muhidin berharap pengerjaan jembatan ini tidak ada hambatan dalam pembangunan infrastrukturnya.

“Saya berharap ini bisa cepat selesai. Target 3 tahun jembatan Pulau Laut sudah bisa dinikmati masyarakat Kalsel,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri LH RI, Hanif Faisal Nurofiq menegaskan, bahwa jembatan Pulau Laut ini sangat penting digarap untuk masyarakat Kalimantan Selatan, bahkan regional di pulau Kalimantan. Menurutnya, ini menjadi pintu masuk dan keluarnya lintas perdagangan ke depannya.

“Kalau sungai di Banjarmasin itu telah terlaporkan bahwa sedementasi hampir 400 meter per kubik dan per harinya. Dan dikerjakan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui PT. Ambapers itu hanya mampu 100 ton per hari, jadi masih tersisa 300 ton per kubiknya itu,” beber Hanif.

Pendangkalan Sungai Barito itu menjadi masalah dalam perairan di pelabuhan Banjarmasin. Hanif menyebut pemulihan itu relatif lama, sehingga diperlukan jembatan Pulau Laut ini disegerakan.

Hanif mengatakan, Jembatan Pulau Laut sebagai alternatif dalam meningkatkan sektor perekonomian warga Kalsel. Sebab, kedalaman air di pulau ini sangat mampu menampung sejumlah kapal-kapal industri.

“Kita bisa membayangkan, kalau ini jadi Jembatan Pulau Laut maka pintu masuk dan keluarnya terjadi di sini. Dan Pemprov Kalsel telah mendesain sedemikian rupa, tinggal eksekusi saja lagi,” ungkap Hanif.

Sedangkan Plt. Kadis PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib menjelaskan bahwa pembiayaan pengerjaan proyek Jembatan Pulau Laut ini akan diambil alih oleh Pemerintah Pusat, sebab telah diusulkan menjadi PSN. Tahun 2024 ini telah dianggarkan 200 milyar dari sisi Batulicin, kemudian sisi Kotabaru sekitar 300 milyar.

“Tahun 2025, telah kita anggarkan 300 milyar sisi Batulicin dan 450 milyar sisi Kotabaru, jadi total 1,2 triliun. Sementara diperlukan 5.9 triliun, sehingga kita perlu lagi sekitar 4,7 Triliun,” ungkap Yasin Toyib.

Dalam hal itu, Yasin Toyib menerangkan bahwa sebenarnya dengan target penyelesaian infrastruktur pembangunan Jembatan Pulau Laut ini dapat dikerjakan 2 tahun saja. Lantaran, menurutnya karena pembiayaan yang cukup besar tadi maka menjadi pertimbangan hingga 3 tahun.

“Insya Allah, 2029 akan selesai Jembatan Pulau dan dapat dinikmati masyarakat. Tentunya kawasan ini akan menjadi pelabuhan besar nanti,” tandasnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Bank Kalsel Serahkan Hadiah Undian Simpeda ASN 2024

BANJARBARU – Setelah dilaksanakan pengundian SIMPEDA tahunan khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) periode X tahun 2024 pada 31 Oktober 2024 lalu, sebanyak 151 pemenang telah diumumkan. Dari total tersebut, terdapat 21 pemenang dari lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang menerima hadiah secara simbolis, dalam kegiatan Apel Gabungan di Kantor Setda Provinsi Kalsel, Kota Banjarbaru, pada Senin (30/12). Penyerahan hadiah dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Penyerahan ini turut disaksikan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, serta jajaran pimpinan lainnya, termasuk Dewan Komisaris Bank Kalsel Rizal Akbar Sarupi, Kepala Divisi Dana dan Digital Banking, Iwan, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Firmansyah, dan Kepala Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin, Suriadi.

Acara ini juga dihadiri seluruh kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan peserta upacara Apel Gabungan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pengundian SIMPEDA ASN yang menjadi salah satu bentuk perhatian Bank Kalsel kepada para ASN di Kalimantan Selatan.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen yang membahagiakan bagi para pemenang, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan budaya menabung. Kami berharap kolaborasi antara Pemprov Kalsel dan Bank Kalsel terus berlanjut untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujar Roy.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyerahan hadiah SIMPEDA ASN tersebut.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang yang telah menerima hadiah secara simbolis. Bank Kalsel pun berharap seluruh ASN dapat terus meningkatkan saldo tabungannya karena peluang untuk memenangkan hadiah menarik setiap tahunnya sangat besar. Selain itu, Bank Kalsel juga mengajak seluruh ASN untuk memanfaatkan fitur AKSEL by Bank Kalsel, yang dirancang untuk memberikan kemudahan transaksi digital dengan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan,” tutur Fachrudin.

Sebagai Informasi, Bank Kalsel terus memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan layanan perbankan yang terbaik dan mendukung program pembangunan di Kalimantan Selatan. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version