Gubernur Kalsel Sampaikan Pokok-Pokok Penjelasan Empat Raperda Usulan Eksekutif

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin memberikan penjelasan mengenai empat usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (19/6).

Sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemprov Kalsel Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Pada Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian tersebut, diterangkan sejumlah alasan ataupun tujuan yang mendasari diusulkannya empat Raperda yang diajukan oleh pihak eksekutif tersebut.

Paman Birin menjelaskan empat Raperda usulan Pemprov tersebut yaitu Raperda tentang Perubahan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Kalsel Menjadi Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Kalsel Perseroda, Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Kalsel Kepada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Kalsel Perseroda.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor Menyampaikan 4 Raperda Usulan Pemprov

“Kemudian, Raperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah, dan Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Kalsel Tahun 2025-2045. Adapun naskahnya telah kami sampaikan kepada DPRD Provinsi Kalsel melalui surat nomor 100.3.2/586.1/kum/2024 tanggal 16 Mei 2024,” jelasnya.

Untuk Raperda Perubahan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Kalsel menjadi Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Kalsel Perseroda adalah untuk memenuhi amanat ketentuan pasal 402 ayat (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mewajibkan Badan Usaha Milik Daerah yang telah ada untuk menyesuaikan bentuk hukumnya paling lama 3 (tiga) tahun sejak Undang-Undang ini diundangkan.

“Selain itu, Raperda ini diharapkan menjadi landasan hukum dalam mendorong optimalisasi pengelolaan dan peningkatan kapasitas badan usaha milik daerah dalam menjalankan misi badan usaha milik daerah. Salah satunya, sebagai agent of development melalui kegiatan pemberian jaminan kredit kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, serta meningkatkan pendapatan asli daerah, pertumbuhan ekonomi, pendapatan masyarakat dan penyerapan tenaga kerja,” jelas Gubernur Kalsel.

Kemudian, mengenai Raperda kedua, yakni tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Kalsel Kepada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Kalsel Perseroda, diharapkan Raperda ini dapat mengoptimalisasi pendapatan daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam membantu dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan pembangunan daerah disegala bidang.

Lebih lanjut, berkenaan dengan Raperda yang ketiga, yaitu tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah. Paman Birin membeberkan empat tujuan utama dari pengusulan Raperda tersebut.

“Pertama, memberikan landasan hukum yang jelas dan terinci mengenai pengelolaan pendapatan daerah yang berasal dari sumber-sumber di luar pajak dan retribusi; kedua, mendorong optimalisasi pengelolaan aset dan potensi ekonomi daerah guna meningkatkan pendapatan daerah secara berkelanjutan; ketiga, memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan pendapatan daerah untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat; dan yang keempat ialah menjamin keberlanjutan pendapatan daerah dalam jangka panjang melalui diversifikasi sumber pendapatan dan pengelolaan yang efisien,” papar Paman Birin.

Terakhir, Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Kalsel Tahun 2025-2045, Paman Birin berharap ini akan menjadi pedoman bagi pembangunan Kalsel selama 20 tahun ke depan, yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah bersama dengan unsur non pemerintah daerah lainnya.

“Raperda ini diharapkan dapat menjadi pedoman seluruh pihak terkait, untuk dapat berkolaborasi dan bersinergi yang berkelanjutan untuk mewujudkan visi rencana pembangunan jangka panjang daerah Provinsi Kalsel 2025-2045, yakni Kalsel Sebagai Gerbang logistik Kalimantan yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan Menuju Babussalam,” ucap Paman Birin.

Menindaklanjuti pokok-pokok penjelasan Gubernur Kalsel tersebut, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK mengatakan pihaknya akan memproses sesuai dengan prosedur yang berlaku yaitu pandangan fraksi-fraksi pada Rapat Paripurna selanjutnya.

“Kami menyambut baik sejumlah penjelasan dan tujuan dari diusulkannya empat Raperda tersebut. Segala bentuk kebijakan yang berorientasi pada kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, harus didukung melalui kolaborasi semua pihak,” tegasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Fase Mina Selesai, Jemaah Bersiap Tawaf Ifadhah

ARAB SAUDI – Hingga Rabu (19/6) atau 13 Zulhijah 1445 Hijriah, jemaah haji Indonesia sudah mengambil Nafar Tsani, melakukan lontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Sesuai jadwal lontar jumrah yang telah ditetapkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), jemaah melakukan lontar jumrah pada pukul 05.00 – 17.00 WAS.

Jemaah haji Indonesia usai menyelesaikan wukuf Arafah

Sebelumnya, pada 12 Dzulhijjah, jemaah yang mengambil pilihan Nafar Awal telah meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam dan kembali ke hotel masing-masing di Mekah.

Suasana di Masjidil Haram

Anggota Media Center Kementerian Agama, Widi Dwinanda, dalam siaran persnya Rabu (19/6) mengatakan, setelah menyelesaikan fase mabit di Mina dan melontar jumrah, jemaah akan melakukan tawaf Ifadhah dan Sa’i sebagai rangkaian rukun haji.

“PPIH mengimbau agar jemaah dapat memulihkan kondisi dan stamina fisik terlebih dahulu sebelum pelaksanaan tawaf Ifadhah dan ibadah lainnya,” kata Widi.

Disampaikan Widi, Masjidil Haram saat ini juga kondisinya padat jemaah dari berbagai belahan dunia yang akan tawaf Ifadhah. Karenanya, kata dia, jemaah harus mempertimbangkan kondisi kepadatan Masjidil Haram saat akan tawaf Ifadhah.

“Tidak perlu tergesa-gesa untuk langsung tawaf Ifadhah setelah dari Mina, dengan stamina prima fisik setelah istirahat, jemaah dapat menjalankan tawaf dan ibadah lainnya dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, tawaf Ifadhah dilaksanakan setelah bus shalawat yang akan mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya kembali beroperasi. Bus Shawalat kembali beroperasi pada 14 Dzulhijjah, atau Kamis (20/6) mulai pukul 00.30 Waktu Arab Saudi.

“Selama tidak ada layanan bus shawalat, jemaah dapat menjalankan salat 5 waktu di masjid sekitar hotel sembari mempersiapkan diri untuk tawaf Ifadhah dan tawaf Wada,” ucapnya.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pukul 13.17 WIB, jemaah haji Indonesia yang wafat berjumlah 165 orang. Sedangkan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin yang meninggal dunia, terdata 4 orang. Yakni:

  1. Sirun Mucheri Sarkawi (79 thn) Kloter 7 Barito Selatan – Kalteng, Wafat pada Sabtu 8 Juni 2024 di RS Mekah, Pukul 13:14 WAS, Penyebab, (Infeksi Paru dan Gangguan Jantung).
  2. Hidayatussibyan (50 thn) Kloter 18 Tabalong – Kalsel, Wafat Pada Jumat 14 Juni 2024, di RS Arafah, Pukul 18:15 WAS, Penyebab (Syok Kardiogenic, Heart Failure, Hipertensi, DM Non Insuli)
  3. H. Supian Suri Syarkawi (57 thn) Kloter 14 Hulu Sungai Selatan – Kalsel, Wafat Pada Minggu 16 Juni 2024 di Mina, Pukul 06.00 WAS, Penyebab (Cardiac Arrest).
  4. Ristina Ahmadsyah Aun (57th) kloter 15 Kabupaten Tapin – Kalsel. Wafat pada Senin,17 Juni 2024 di Mina, pukul 11.30 WAS, Penyebab shock cardiogenic.
    (KemenagRI-RIW/RDM/RH)

Hari Kedua Idul Adha 1445 H, Paman Yani Bagikan Empat Sapi Kurban Untuk Masyarakat

BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi bersama saudaranya yang juga Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan istri, Raudatul Jannah yang akrab disapa Acil Odah menjalankan tradisi keluarga besar dengan menyelenggarakan ibadah kurban di kediaman mereka di kawasan Sungai Jingah, Banjarmasin Utara, pada Selasa (18/6) pagi.

Prosesi Akad dan Serah Terima Parang dari yang berkurban kepada penyembelih

Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini mengungkapkan ada empat ekor sapi dikurbankan di tahun ini dan dibagikan kepada lebih dari 500 masyarakat yang membutuhkan.

Pembagian daging kurban oleh Anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi kepada masyarakat setempat

“Alhamdulillah di hari kedua Idul Adha ini, kami kembali dapat melaksanakan ibadah kurban. Jumlahnya ada empat ekor, yaitu satu ekor dari Pak Gubernur Paman Birin, dua ekor dari istri beliau Acil Odah, dan satu ekor lagi dari kami dan keluarga,” katanya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, lanjut Paman Yani, tradisi yang tidak pernah ditinggalkan oleh keluarga ini adalah melempar pinduduk berisi beras, gula merah dan kelapa, dan menyiram air kembang kepada hewan sebelum disembelih.

“Harapannya agar hewan yang dikurbankan dalam keadaan tenang saat dieksekusi,” jelasnya.

Sebelum penyembelihan, juga dilakukan akad yang diwakili Paman Yani, serta serah terima parang dari yang berkurban kepada penyembelih.

Tahun ini, jumlah paket daging kurban yang dibagikan kepada warga kawasan Sungai lebih banyak. Menyusul sapi yang dikurbankan, jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya. Satu warga mendapatkan jatah setengah kilogram daging sapi.

Selain di Banjarmasin, Paman Yani yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanah Bumbu ini juga berkurban dua ekor sapi di Kabupaten Tanah Bumbu yang penyembelihan dilaksanakan di hari yang sama.

“Itu juga diserahkan kepada masyarakat sekitar,” ucapnya.

Paman Yani berharap semangat berkurban di Hari Raya Idul Adha ini membawa kebahagiaan dan kebaikan bagi masyarakat Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Sholat Ied di Sabilal Muhtadin, Paman Birin Didampingi Acil Odah Serahkan 5 Sapi Kurban

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor beserta istri, Raudatul Jannah melaksanakan sholat Idul Adha di masjid raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, pada Senin (17/6). Turut sholat di tempat yang sama, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar dan sejumlah unsur Forkopimda Provinsi, serta kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalsel. Termasuk diantaranya Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi, drh. Suparmi dan Kepala Biro Adpim Pemprov Kalsel, Berkatullah.

Gubernur Kalsel bersama ustadz Fikri Haikal MZ dan Ketua DPRD Provinsi menuju masjid raya Sabilal Muhtadin

Sholat Ied di masjid kebanggaan Kalimantan Selatan ini, dilaksanakan jam 07.15 WITA, dengan imam Guru Ahmad Mulkani. Sedangkan khatib, didatangkan khusus dari Jakarta, ustadz Fikri Haikal MZ.

Gubernur Kalsel saat melaksanakan sholat Ied

Usai sholat bersama ribuan jemaah dari kota Banjarmasin dan sekitarnya, Paman Birin (sapaan khas Gubernur) dan Acil Odah (sapaan Ketua TP PKK Provinsi), langsung menuju belakang gedung serba guna masjid raya Sabilal Muhtadin, untuk prosesi penyerahan sapi kurban.

Tercatat ada 5 ekor sapi kurban yang disumbangkan Gubernur kepada pengelola masjid raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Dimana satu diantaranya memiliki bobot 816 kilogram, dari jenis Brahman yang dibeli dari peternak SISKA KUINTIP di Tanah Bumbu.

“Mudah – mudahan hewan kurban tahun ini, dapat dibagikan kepada lebih banyak warga, sehingga momen Idul Adha dapat dirayakan dengan penuh kegembiraan,” ujar Paman Birin dalam sambutannya usai penyerahan sapi kurban.

Sapi kurban pemberian Paman Birin bersama puluhan sapi kurban lainnya, akan disembelih pada Selasa (18/6) di rumah potong hewan (RPH) Basirih Banjarmasin. Sedangkan distribusi daging mulai dilakukan pada siang harinya.

Sementara itu, usai sholat Ied, ribuan jemaah langsung dijamu Paman Birin dan Acil Odah menjamu masyarakat dengan jamuan ribuan porsi makanan. Diantaranya nasi goreng, nasi kuning, lontong, bakso, sate, soto Banjar dan juga rawon. (RIW/RDM/RH)

Paman Birin Sambut Peserta Bhayangkara Adventure Offroad 4×4, Berikan Hadiah 40 Juta

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, menyambut kehadiran peserta Bhayangkara Adventure Off Road 4×4 dalam rangka Bakti Sosial Pilkada Damai Tahun 2024 dan HUT ke-78 Polri, di Markas Komando Kepolisian Daerah (Mako Polda) Kalimantan Selatan, kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel Banjarbaru pada Minggu (16/6) pagi.

Kehadiran Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto menggunakan motor off road saat melintasi garis finish disambut Gubernur Paman Birin bersama Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Penyambutan itu tampak meriah dengan barisan jajaran Polda Kalsel bertepuk tangan.

Tiba di acara pembagian hadiah pemenang peserta Bhayangkara Adventure Off Road 4×4 dilakukan undian berhadiah oleh Kapolda Kalsel, Gubernur Kalsel dan Ketua DPRD Kalsel, serta jajaran lainnya.

Kegiatan yang mengambil tema : Menuju Indonesia Emas Tranformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” itu dIlaksanakan selama 2 hari, 15-16 Juni 2024.

Untuk Bhayangkara Adventure Off Road 4×4 itu puluhan motor off road melintasi rute dan lokasi di kawasan perkebunan karet, sehingga peserta menjelajahi alam liar dengan kondisi medan yang sarat tantangan.

Mulanya, rombongan start di Mapolres Tala dan finish di Kecamatan Bati-Bati.

Kegiatan ini didukung penuh himpunan motor off road yang terdiri dari Indonesia Off Road Federation (IOF) Pengda Kalimantan Selatan dan Banua Bhayangkara JIP Community (BBJC).

Saat pembacaan undian hadiah dari Gubernur Paman Birin yang menghadiahi uang tunai senilai Rp40 juta rupiah, terpilih atas nama Ibenk Oto dari tim Polresta Banjarmasin.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Paman Birin menyampaikan walau perjalanan off road terbilang pendek hanya 2 hari saja, tetapi peserta telah menempuh jalur medan yang cukup berat di lintasan hutan Kalsel. Dirinya pun terkesima melihat sederet motor off road penuh lumpur, serta pakaian para driver yang becek maka artinya mereka telah mampu melewati medan terjal tersebut.

“Luar biasa Bapak Kapolda Kalsel. Tidak hanya mobilnya yang kotor, tetapi bajunya juga kotor. Saya selalu mengingat bahwa apabila baju telah kotor maka dianggap sebagai tanda bekerja,” ucap Paman Birin.

Paman Birin merefleksikan HUT ke-78 Polri yang kian dewasa dalam menapaki lembaganya sebagai institusi kepolisian untuk negara tercinta. Setiap perjalanan yang mengawal bangsa ini, dirinya berharap agar aparat kepolisian dapat menjalankan tugas yang baik, serta menyertai kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya melihat persiapan perlu matang terkait logistik dan peralatan lain, dengan motor yang tangguh ini maka sangat hebat para offroader kita dapat melintasi kawasan hutan. Etape (langkah) yang dilaluinya, tentu luar biasa dalam kondisi sehat dan bugar,” tuturnya.

Paman Birin juga mengapresiasi atas langkah Polda Kalimantan Selatan yang telah melakukan bakti sosial dalam kegiatan ini. Dia menilai, acara ini bermanfaat sekali dirasakan masyarakat di Banua.

Sementara itu, Ketua IOF Pengda Kalsel, Haryadi menjelaskan, tujuan kegiatan ini selain merayakan HUT Bhayangkara Polri ke-78 adalah menyatukan para Offroader Banua dengan jajaran tim aparat Polda Kalsel dengan cara bakti sosial tersebut.

Kemudian selama perlintasan di hutan, dirinya mengaku sulit mencari kawasan medan yang berat karena infrastruktur telah diperbaiki Paman Birin.

“Karena teman-teman di gunung merasa jalan dibagusin semua oleh Bapak Gubernur, Paman Birin. Namun hal itu sangat baik, mungkin paman nanti memberikan solusinya ke kami,” sampai Haryadi

Singkatnya, Haryadi sangat berterima kasih atas keterlibatan pihaknya dari IOF Pengda Kalimantan Selatan diikutsertakan dalam giat ini oleh Polda Kalsel.

Adapun pemenang undian, sosok raider off road asal Banjarmasin yakni Ibenk Oto. Ia merupakan tim Polresta Banjarmasin di bawah komando Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito. Dirinya berhasil karena nomor punggungnya disebutkan oleh Paman Birin adalah 205.

“Alhamdulillah, terima kasih Paman Birin atas pemberian hadiah undian berupa uang tunai Rp40 juta buat kami. Hadiahnya digunakan buat memperbaiki motor yang rusak,” ujarnya.

Lantas, Ibenk merasa bantuan Gubernur Kalimantan Selatan ini sangat bermanfaat bagi timnya untuk melakukan perbaikan motor offroad tersebut. Ia bercerita, trek awalnya motor rekannya yang rusak kemudian disusul timnya dari kelompok Komunitas Club Skin Kalsel dan Team Polresta Banjarmasin yang mengalami kendala tersebut.

“Akhirnya, kita evakuasi dengan Bapak Sabana Atmojo, Om Yuda dan rekan lain. Kemudian saat jalur terjun ke air, para raider offroad mengalami trouble (masalah). Sampai patah kipas radiatornya itu,” terangnya.

Dari Kiram, tim Ibenk Oto akhirnya menarik motor offroad itu bersama rekan lain ke Mako Polda Kalsel. Sekitar 5 kilometer, pihaknya tempuh agar sampai ke garis finish tersebut.

“Yang lepas tadi seperti alat bearingnya dan radiator tadi. Dengan dapatnya hadiah dari Paman Birin ini, kita gunakan buat memperbaiki. Saya ucapkan lagi terimakasih,” ungkap Ibenk, penuh semangat.

Diakhir, Ibenk juga mengucapkan selamat HUT ke-78 Bhayangkara Polri, agar kiranya lembaga kepolisian di Kalsel semakin solid dan mencapai prestasi dalam menjaga keamanan daerahnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Sambut Idul Adha, Paman Birin Serahkan Sapi Bantuan Presiden RI

BANJAR – Setiap tahun, Presiden RI, Joko Widodo memberikan bantuan kemasyarakatan dalam rangka Hari Raya Idul Adha, berupa satu ekor sapi untuk setiap provinsi di Indonesia. Termasuk Provinsi Kalimantan Selatan, rutin mendapatkan sapi bantuan Presiden ini.

Untuk tahun ini, sapi bantuan Presiden disalurkan ke masjid agung Al Karomah Martapura Kabupaten Banjar. Sapi dengan bobot 1 ton 80 kilogram ini, diserahkan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor kepada pengelola masjid agung Al Karomah, Minggu (16/6).

Gubernur Kalsel menyerahkan secara simbolis sapi kurban bantuan Presiden kepada pengelola masjid agung Al Karomah

Turut hadir pada acara penyerahan bantuan kemasyarakatan Presiden RI ini, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, dan sejumlah kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi, termasuk Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, drh. Suparmi.

Kepada wartawan usai penyerahan, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Presiden, Joko Widodo, yang setiap tahun menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi untuk setiap provinsi di Indonesia.

“Tahun ini Kalsel mendapatkan sapi dengan bobot 1 ton lebih. Ini yang paling besar di regional Kalimantan,” ujar Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel).

Lebih lanjut Gubernur berharap, sapi kurban bantuan Presiden ini bermanfaat bagi warga kota Martapura, terutama yang berdekatan dengan masjid agung Al Karomah.

Selain menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI, Gubernur Kalsel juga melepas tim pemeriksa kesehatan hewan kurban kabupaten kota tahun 2024. Tim yang terdiri dari dokter hewan se Kalsel ini, sudah bekerja dua pekan sebelum Idul Adha, hingga 3 hari setelah hari raya. Tim ini berkerja, untuk memastikan, seluruh hewan kurban yang disembelih tahun ini dalam kondisi sehat, termasuk daging yang akan dibagikan kepada masyarakat. (RIW/RDM/RH)

BP-Perda DPRD Kalsel Perdalam Perannya Sebagai AKD ke DPRD DIY

DIY – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP-Perda) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan studi banding ke DPRD Derah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam rangka memperdalam perannya sebagai salah satu Alat Kelengkapan Dewan (AKD), pada Jum’at (14/06).

Pertemuan BP Perda DPRD Kalsel dan DPRD DIY

Selaku pimpinan rombongan, Ketua BP-Perda DPRD Provinsi Kalsel, Hormansyah, mengatakan kegiatan tersebut didasari oleh Peraturan DPRD Provinsi Kalsel Nomor 1 Tahun 2023 yang mengamanatkan bahwa BP-Perda untuk melakukan kajian terhadap perda.

Hormansyah mengaku pihaknya mendapatkan banyak masukan dari studi banding ke DPRD DIY yang dapat diterapkan dan diadaptasi di Banua guna untuk mengoptimalkan perda itu sendiri demi kesejahteraan rakyat dan pesatnya pembangunan.

*Tentu di sini baik sekali ya, setelah perda itu disahkan, kemudian dibuatkan juga peraturan gubernur (pergub), sehingga penerapan perda tersebut bisa optimal di masyarakat. Inilah tentunya kita akan perbaiki dan memikirkan apa yang harus kita lakukan di Kalsel,” katanya.

Hormansyah mengungkapkan program pembentukan perda (propemperda) dilakukan dengan sangat sistematis di DPRD DIY karena SOP rencana prompemperda lima tahunan, tiga tahunan dan tahunan sudah disiapkan terlebih dahulu sehingga ketika propemperda disepakati maka naskah akademik sudah siap.

“Apabila ada dinamika dalam perjalan pemerintahan daerah maka propemperda dapat diubah dengan kesepakatan antar Gubernur dan Pimpinan DPRD dan anggota DPRD. Misal pada tahun 2024 ini di DPRD DIY ada dua kali perubahan Propemperda yang dilakukan,” tambahnya.

Dari pertemuan tersebut diungkapkan beberapa kendala yang dialami dalam implementasi Perda, salah satu disebabkan oleh perubahan peraturan perundang-undangan di level pusat, seperti UU tentang Cipta Kerja. Menyikapi hal ini maka yang dilakukan adalah mengevaluasi dan kajian untuk melihat seluruh Perda yang ada di DIY mana yang harus disesuaikan atau bahkan dilakukan pencabutan.

Secara koordinatif DIY mengikut sertakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM untuk mengatasi persoalan dinamika perundang-undangan dalam pembentukan produk hukum daerah. Menurut Hormansyah, langkah konkret dan sistematis ini tentunya perlu juga untuk diterapkan.

Kunjungan dari BP-Perda DPRD Provinsi Kalsel ini diterima oleh perwakilan DPRD DIY, Marlina Handayani. Ia menyatakan secara prinsip, DPRD DIY akan selalu siap dan terbuka menerima kunjungan dari siapapun guna sama-sama meningkatkan wawasan dan sharing keadaan serta kondisi masing-masing.

“Tentunya dengan kunjungan ini kami sangat mengapresiasi dan sangat berbahagia karena DPRD Kalsel sudah memilih DIY sebagai tujuan dari studi banding ini. Dan apa yang diperoleh dalam diskusi pada pagi hari ini bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi Provinsi Kalsel,” pungkas kabag humas protokol ini. (ADV-NRH/RDM/RH)

LPPL Abdi Persada FM Terima Kunjungan LPPL Suara Tabalong

BANJARBARU – LPPL Radio Abdi Persada FM kembali mendapat kunjungan dari LPPL lain di Kalimantan Selatan, kunjungan kali ini dilakukan oleh LPPL Radio Suara Tabalong yang rombongannya dipimpin oleh Kepala Stasiun Radio Suara Tabalong Rina Rapita Sari, dan disambut langsung Oleh Dewan Pengawas beserta Direktur LPPL Radio Abdi Persada FM Syarifah Norhani dan jajarannya, Jum’at (14/6).

Kepala Stasiun Radio Suara Tabalong Rina Rapita Sari menyampaikan, kunjungan tersebut dalam rangka melaksanakan studi tiru, sehubungan dengan semakin berkembang dan bervariatifnya program, serta banyaknya prestasi yang didapat serta sistem manajemen yang baik pada LPPL Radio Abdi Persada.

“Tujuan kami berkunjung ke LPPL Abdi Persada FM Kalsel yakni yang paling utama untuk silaturahmi, serta ingin belajar banyak tentang pengelolaan radio penyiaran publik, khususnya LPPL Abdi Persada FM Kalsel,” ungkap Rina.

Pihaknya merasa LPPL Radio Abdi Persada FM, pantas dikunjungi dikarenakan memiliki sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana yang sangat luar biasa, bahkan dapat dibilang bahwa Radio Abdi Persada FM adalah salah satu Radio terbaik di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Direktur LPPL Radio Abdi Persada FM Syarifah Norhani mengapresiasi atas kunjungan yang dilakukan LPPL Radio Suara Tabalong, yang menjadikan LPPL Abdi Persada sebagai referensi untuk memperbaiki pusat informasi.

“Kami terbuka menerima segala bentuk koordinasi, yang artinya kegiatan seperti ini kegiatan silaturahmi antara sesama radio untuk berbagi informasi terkait keorganisasian maupun administrasi,” ungkap Syarifah.

Untuk diketahui, pada kunjungan LPPL Radio Suara Tabalong di LPPL Radio Abdi Persada, tim Radio Suara Tabalong berkesempatan melihat-lihat kegiatan di studio Abdi persada FM, dan juga melakukan siaran singkat di radio milik pemerintah provinsi Kalimantan Selatan ini. (MRF/RDM/RH)

Kayu Meranti Jadi Primadona Ilegal Logging Di Kalsel

BANJARMASIN – Kayu Meranti menjadi primadona untuk kejahatan ilegal logging di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kabid Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Pantja Satata menjelaskan, untuk Hutan Kalimantan Selatan saat ini masih didominasi oleh kayu Meranti, dan rimba campuran.

Kabid PKSDAE Dishut Kalsel Pantja Satata

“Karena harga kayu Meranti cukup mahal di pasaran kayu saat ini. Membuat kayu tersebut sering diselundupkan oleh para pelaku ilegal logging,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis (13/6).

Untuk diketahui, harga di pasaran untuk kayu Meranti berkisar 4 sampai 5 juta per kubik.

“Harga kayu Meranti jika sudah sampai di Pulau Jawa cukup mahal bekisar 4 sampai 5 juta per kubik,” ujarnya.

Sedangkan, untuk dapat melakukan penebangan pohon Meranti diperlukan surat izin.

“Begitu juga untuk perdagangan Kayu Meranti harus dilengkapi dengan surat izin,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pantja juga mengatakan, Dinas Kehutanan Kalsel memperketat pengawasan jalur masuk dari ilegal logging tersebut.

“Dengan adanya pengungkapan kegiatan ilegal logging yang masuk ke Provinsi Kalimantan Selatan, maka Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan akan meningkatkan pengawasan pada jalur jalan masuknya kayu kayu ilegal tersebut,” tutur Pantja lebih lanjut.

Untuk di Provinsi Kalimantan Selatan jalan masuk kayu ilegal tersebut melalui jalur sungai dan darat.

“Untuk jalur perairan kami bekerjasama dengan Polairud Polda Kalsel, sedangkan pada jalur darat bekerjasama dengan Polsek dan Polres yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Pantja. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Berikan Beberapa Catatan Penting Ke Pemko Terkait APBD 2023

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif memberikan beberapa catatan penting ke Pemerintah Kota, dalam Rapat Paripurna Penetapan Pertanggungjawaban APBD Tahun 2023.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (13/6) sore mengatakan, ada beberapa catatan dari kalangan legislatif menjadi bahan perbaikan bagi Pemerintah Kota Banjarmasin, baik melalui APBD Perubahan 2024 dan perencanaan di 2025 mendatang, dalam rangka mengembangkan pembangunan lebih terarah dan maju terdepan.

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat diwancara awak media

“Adanya Refocusing di tahun 2023 lalu, hendaklah tidak lagi terulang di tahun 2024 ini,” pintanya

Disampaikan Harry, pihaknya akan terus mendukung upaya Pemerintah Kota dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui peningkatan jalinan komunikasi dan koordinasi di lapangan, apalagi sebagai pintu gerbang Ibukota Nusantara (IKN).

“Kami ingin penggunaan anggaran sesuai perencanaan dan program,” katanya

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, menambahkan, dalam rapat paripurna pihaknya menyampaikan, saat ini terjadi Silpa yang kecil, yakni hanya sebesar Rp18, 119 juta rupiah. Di mana, ini merupakan pertama kalinya di bawah 100 miliar, karena biasanya selalu di atas 100 miliar. Ia menilai, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran yang kecil dapat digambarkan sebagai hasil dari efesiensi dan efektifitas penganggaran, artinya proses penganggaran tepat sasaran dan pagu tidak jauh meleset.

“Berdasarkan hasil audit yang diterima oleh Pemerintah Kota, telah menunjukkan prestasi luar biasa dengan mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya, kita berupaya akan semakin meningkatkan kinerja,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna penetapan penanggungjawaban APBD 2023, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya didampingi Wakil Ketua Matnor Ali, Tugiatno dan Sekretaris Dewan Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, beserta kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version