Peringati Hari Disabilitas Internasional, PLDPI Kalsel Gelar Lomba dan Senam Bersama

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Pusat Layananan dan Disabilitas Pendidikan Inklusi (PLDPI) Provinsi Kalimantan Selatan, memperingati Hari Disabilitas Internasional dengan menggelar Senam Bersama dan Berbagai Lomba, bagi para peserta didik.

Kepada wartawan Kepala Seksi Intervensi Terpadu PLDPI Kalsel Slamet Riadi, disela kegiatan pada Rabu (11/12) mengatakan, peringatan Hari Disabilitas Internasional 2024 ini mengangkat tema “Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Dimana, bertujuan tentang pentingnya peran aktif penyandang disabilitas untuk terlibat langsung dalam setiap aspek kehidupan.

Kepala Seksi Intervensi Terpadu PLDPI Kalsel Slamet Riadi, saat memberikan komentarnya

“Ini merupakan momen untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas serta memperjuangkan hak-hak mereka,” ucapnya

Disampaikan Slamet, Hari Disabilitas Internasional memiliki latar belakang yang kuat, diantaranya tercermin dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 yang mengatur tentang penyandang disabilitas di Indonesia. Mengajarkan untuk tidak melihat fisik seseorang, karena setiap orang memiliki peran masing-masing.

“Tugas kita bersama untuk mengasah potensi, agar menjadi pribadi mandiri dan produktif,” pinta Slamet

Sementara itu, Sekretaris Forum Orang Tua Anak PLDPI Kalsel Amalia Karinah menambahkan, kegiatan ini tentu sangat menyenangkan seluruh orang tua karena anak-anak ini diberikan hak yang sama dengan anak pada umumnya, tanpa ada perbedaan. Pihaknya bersama orang tua lain sangat berterimakasih dan bersyukur dengan pelayanan yang diberikan oleh PLDPI Kalsel, melalui berbagai terapis yang diberikan selama ini.

Sekretaris Forum Orang Tua Anak PLDPI Kalsel Amalia Karinah, saat diwancara

“Kegiatan diawali senam bersama peserta didik, orang tua dan seluruh Jajaran PLDPI Kalsel. Dilanjutkan peserta didik mengikuti berbagai lomba diantaranya memasukkan bola ke dalam keranjang, mewarnai dan memasang puzzle estafet,” tutupnya

Untuk diketahui, pemenang Lomba memasukan bola dalam keranjang Juara Satu Raisa Putri Adhany, sedangkan memasang puzzle estafet Juara Pertama dari Qolbun Salim Al Musawa dan Nadine Nur Aulia Putri dan untuk mewarna Juara Satu Alisa Nurmedina, gelaran dipusatkan bertempat di halaman kantor PLDPI Kalsel berlokasi Jalan Perdagangan Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Plt Gubernur Kalsel Minta ASN Kembangkan Potensi Demi Dukung Pelayanan Publik

BANJARBARU – Plt Gubernur Kalsel Muhidin berpesan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingungan Pemprov Kalsel, untuk selalu mengembangkan potensi demi mendukung pelayanan publik yang maksimal.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Ahmad Bagiawan melepaskan tanda keikutsertaan peserta

Pernyataan itu disampaikan Muhidin melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Ahmad Bagiawan, saat memimpin upacara penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan XII Lingkup Pemprov Kalsel, di Aula BPSDMD Kalsel, Banjarbaru, Rabu (11/12).

“Seluruh aksi perubahan yang dipelajari selama pelatihan setiap peserta harus dikelola secara berkelanjutan dan memberikan terobosan serta manfaat,” katanya.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Ahmad Bagiawan memberikan selamat kepada peserta PKP Angkatan XII

Ia juga meminta seluruh peserta untuk menjadi pemimpin yang lebih baik secara gagasan dan kedisiplinan. Sebab sebagai Pintu Gerbang IKN, Kalsel menurutnya sangat memerlukan peningkatan kinerja organisasi. Baik dari aspek perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan.

“Semoga dari seluruh peserta PKP lahir pejabat-pejabat yang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, sekaligus dapat diandalkan untuk memantaskan provinsi kita sebagai gerbang IKN,” harapnya.

Diketahui peserta PKP Angkatan XII lingkup Pemprov Kalsel tahun 2024, menjalani pelatihan mulai 13 Agustus hingga 11 Desember 2024.

Dari sebanyak 40 orang peserta, 1 diantaranya masih ditunda kelulusan akibat mengalami sakit parah saat pelatihan. Sementara 39 orang lainnya dinyatakan lulus dengan hasil memuaskan. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Minta Pemerintah Daerah Waspada Bencana La Nina

BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan meminta Pemerintah Daerah untuk waspada ancaman La Nina dengan melakukan mitigasi bencana di daerah masing masing.

Kabid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Bambang Dedi Mulyadi menjelaskan, saat ini Provinsi Kalimantan Selatan tengah menghadapi ancaman musibah La Nina, seperti angin kencang atau puting beliung, banjir, serta tanah longsor.

Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi

“Karena itu BPBD Provinsi Kalimantan Selatan mengeluarkan himbauan kepada Bupati dan Walikota, agar waspada didaerah masing masing terhadap ancaman musibah La Nina tersebut,” ungkap Bambang, pada saat menjadi narasumber Topik Kita Hari Ini (TKHI) di Radio Abdi Persada FM, edisi Selasa (10/12).

Menurutnya kondisi curah hujan tinggi berpotensi membawa bencana, diprediksi berlangsung hingga April 2025 mendatang.

“Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan mitigasi bencana di daerah masing masing,” ujarnya.

Masyarakat juga diingatkan agar turut waspada terhadap ancaman bencana La Nina tersebut. Dengan menyiapkan tas siaga bencana.

“Pada saat menghadapi prediksi adanya ancaman musibah La Nina di Provinsi Kalimantan Selatan khususnya pada rawan bencana banjir, angin puting beliung, serta tanah longsor,” tuturnya.

Masyarakat diminta untuk mempersiapkan tas siaga bencana di tempat tinggal masing masing.

“Tas siaga bencana tersebut, dapat berisi surat surat penting, makanan ringan secukup, minuman, obat obatan, serta lainnya,” ucapnya.

Sehingga pada saat bencana terjadi maka warga tinggal mengangkat tas siaga bencana tersebut. (SRI/RDM/RH)

Pelayanan Publik Pemprov Kalsel Masuk 10 Besar Terbaik Nasional

BANJARMASIN – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalsel, Muhidin menghadiri acara Penganugerahan Predikat Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik pada Pemerintah Daerah, Kepolisian Resor, dan Kantor Pertanahan (Kantah) di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024.

Suasana Penyerahan Penghargaan Kepada Pemda di Kalsel

Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalsel bertempat di salah satu hotel berbintang, Rabu (11/12).

Pada kesempatan itu, diumumkan hasil penilaian terhadap Pemprov Kalsel untuk tingkat kepatuhan pelayanan publik yang berada di zona hijau dengan nilai 94,48. Nilai ini pula menjadikan Provinsi Kalsel masuk 10 Nasional (Top Ten) di tahun 2024 ini.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Kalsel, Muhidin menyampaikan terima kasih kepada Kanwil Perwakilan Ombudsman RI Kalsel atas penilaian ini terhadap Pemprov dan pihak lainnya di Kalsel. Namun, Gubernur Kalsel terpilih Pilkada 2024 ini tetap dengan lapang dada, menerima segala arahan dan masukan untuk perbaikan pelayanan kedepannya sehingga bisa lebih meningkatkan mutu pelayanan di berbagai sektor.

Pemprov Kalsel, lanjut Muhidin, berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan mendukung setiap upaya menciptakan pelayanan publik yang lebih baik.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemda, polri, dan seluruh ASN yang telah berdedikasi dalam masalah ini,” ujarnya

Tak lupa Muhidin menyampaikan harapan, anugerah yang diterima ini memberikan motivasi semua penerima untuk terus meningkatkan pelayan publik.

“Mari kita ‘Bekerja Bersama, Merangkul Bersama’ untuk Kalsel yang lebih baik,” ajaknya.

Muhidin menambahkan para kepala SKPD dan jajaran lingkup Pemprov Kalsel sudah diminta untuk bekerja lebih optimal dan mempersilahkan mereka yang tidak bisa dengan komitmen itu.

“Jangan ada lagi orang yang minta izin itu dipersulit,” tegasnya

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalsel, Hadi Rahman mengatakan, penganugerahan ini selain penilaian, diharapkan juga berdampak secara kualitatif dan dirasakan masyarakat.

Beberapa catatan penting yang disampaikan Rahman, selain Pemprov Kalsel yang masuk 10 nasional di tahun ini, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meraih posisi pertama untuk lokus Pemda selama dua tahun berturut-turut yaitu 95,07 di tahun 2023 dan 96,52 di tahun 2024, serta terjadi kenaikan nilai tertinggi di Pemkab Kotabaru sebesar 22,30 poin dari 71,67 di 2023 menjadi 93,97 di 2024.

Suasana Penyerahan Penghargaan kepada Polres/ta di Kalsel

Resume yang didapat juga, Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Laut mendapat nilai tertinggi yakni 99,57 tidak hanya untuk kategori Kantah, tetapi untuk seluruh lokus di Kalsel yang berjumlah 135, sekaligus bertahan 3 tahun berturut-turut. Sementara, seluruh jajaran Polres/ta di Kalsel mendapat nilai di atas poin 90 dengan nilai rata-rata tertinggi 93,89, turut berkontribusi pada capaian Polri tahun 2024 yang masuk Zona Hijau dengan nilai 80,87 (B).

Hasil baik ini, lanjut Hadi Rahman, bukan hasil cepat yang bisa didapat, tapi melalui proses panjang dan banyak tenaga, ditambah peran kepala daerah dan unsur terkait lainnya.

“Penilaian ini juga tantangan bagi kita karena ekspektasi masyarakat begitu tinggi atas pelayanan publik yang disediakan,” tuturnya.

Penyerahan piagam penghargaan untuk 10 Pemerintah Kabupaten/Kota dengan nilai tertinggi dilakukan Plt Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra dan Kepala Kanwil Ombudsman Provinsi Kalsel, Hadi Rahman.

Sedangkan piagam untuk 10 Polres dan 10 Kantor Pertanahan dengan nilai tertinggi, dilakukan Kepala Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman didampingi Plt Gubernur Kalsel, Muhidin. (NRH/RDM/RH)

Muhidin dan Fathul Jannah Disambut Antusias Warga, Bagikan 59.000 Wadai dan Buka Expo Tapin 2024

TAPIN – Disambut ceria dan antusias oleh warga, Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin menyambangi Expo Tapin dalam rangka Harjad ke-59 Kabupaten Tapin, di halaman Siring Rantau Baru, kawasan Pendopo Galuh Bastari, pada Selasa (10/12) siang.

Plt Gubernur didampingi istri, membagikan kue kepada warga Tapin

Kedatangan Muhidin dan istri, membuat warga yang sejak pagi menanti mendekat untuk bersalaman.

Memasuki stand expo yang menyajikan 59 jenis wadai dengan total 59.000 kue/wadai, Muhidin dan Fathul Jannah secara bergantian membagikan kue-kue kepada warga.

Kue-kue yang dibagikan diantaranya bingka, bingka barandam, kararaban, kikicak, bulungan hayam, kelalapon, cingkarok batu, wajik, apam, untuk-untuk, sarimuka, wadai balapis, cincin, cucur, lamang, gagatas, gaguduh dan sebagainya.

Sepanjang tenda yang menyiapkan aneka wadai, sepanjang itu pula Muhidin dan Fathul Jannah dengan sabar membagikan kepada warga.

Selepas membagikan wadai, Muhidin meresmikan Expo Tapin 2024 dengan pemotongn pita didampingi istri Fathul Jannah, Pj. Bupati Tapin serta Wakapolda Kalsel.

Expo Tapin 2024 Kegiatan yang digelar sejak 10-18 Desember 2024 untuk memeriahkan hari jadi Bumi Ruhui Rahayu tersebut. Warga telah memadati di kawasan Siring Tapin tersebut.

“Kita hari ini memperingati Harjad Kabupaten Tapin yang ke-59. Alhamdulillah, kegiatan ini sangat meriah yang dihadiri oleh unsur pemerintah dan masyarakat sekitar,” kata Muhidin.

Ia pun menyempatkan mengunjungi berbagai stand Expo Tapin 2024. Diantaranya stand TP PKK Kabupaten Tapin, kemudian mengisi tanda kehadiran. Lalu, orang nomor 1 di Kalsel itu menuju stand dinas dan UMKM lainnya.

“Alhamdulilah. Kabupaten Tapin semakin maju dan berkembang. Pembangunan terus meningkat dan akan terus kita tingkatkan seperti infrastruktur,” ungkap Muhidin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Gelar Rakor IP ASN 2024, Pemprov Kalsel Berikan Penghargaan kepada SKPD

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengukuran Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN) Pemprov Kalsel Tahun 2024, di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (10/12).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan IP ASN kepada Biro, SKPD, Satuan Pendidikan dan UPTD di lingkup Pemprov Kalsel.

Staf Ahli Gubernur Kalsel, Husnul Hatimah saat membuka sekaligus memberikan sambutan Rakor IP ASN 2024

Dalam sambutannya Husnul mengatakan, IP ASN tidak hanya mencerminkan tingkat kompetensi, tetapi juga etika kerja, integritas, serta kemampuan dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Melalui pengukuran ini, kita dapat mengetahui sejauh mana kompetensi dan integritas ASN di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien,” ucap Husnul.

Lebih jauh ia mengatakan, peningkatan profesionalitas ASN harus dilakukan secara holistik. Oleh sebab itu, diperlukan koordinasi serta kolaborasi antara Pemprov Kalsel, Pemkab/Pemkot se-Kalimantan Selatan.

“Hal ini dikarenakan ASN bekerja pada berbagai tingkatan pemerintahan. Oleh sebab itu, mari kita tingkatkan sinergi untuk mewujudkan ASN Kalimantan Selatan yang profesional dan berkualitas,” kata Husnul.

Husnul juga memberikan apresiasi kepada seluruh SKPD, Biro pada Sekertariat Daerah, UPTD/UPPD serta satuan pendidikan yang telah memberikan hasil yang maksimal terhadap nilai IP ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Komitmen saudara-saudara sekalian sangat penting dalam rangka meningkatkan motivasi dalam peningkatan IP ASN di lingkungan Pemprov Kalsel,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kalsel, Dinansyah melalui Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, Lily Hidayat menjelaskan IP ASN ini merupakan tolak ukur yang menggambarkan keprofesionalitasan ASN di lingkungan Pemprov Kalsel berdasarkan indikator seperti kualitas pendidikan, kompetensi, kinerja, dan kedisiplinan.

“Pada tahun ini ada sejumlah kategori instansi yang kita lakukan penilaiannya diantaranya SKPD lingkup Pemprov Kalsel, Biro-Biro Sekretariat Daerah Kalsel, UPTD/UPPD, dan satuan pendidikan di Kalsel,” kata Dayat.

Dayat menambahkan melalui Rapat Koordinasi dan pemberian penghargaan ini juga menandakan bahwa IP ASN di Provinsi Kalsel terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dimana pada 2024 ini IP ASN Provinsi Kalsel sebesar 80,73 persen.

“Ini merupakan capaian yang sangat baik bagi Provinsi Kalsel, dan ini kita harapkan di tahun-tahun akan datang akan terus meningkat, tentunya dengan dukungan dari semua pihak,” tegasnya.

Pada kesempatan ini ia juga mengucapkan terima kasih kepada Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin yang berkomitmen memberikan dukungannya terhadap peningkatan IP ASN di Provinsi Kalsel.

“Kita harapkan kedepan dukungan-dukungan seperti ini bisa terus menjadi atensi pimpinan untuk mendukung peningkatan IP ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi yang saat ini terus mengalami peningkatan,” tutupnya.

Diketahui, Adapun SKPD yang menjadi tiga besar peraih penilaian tertinggi IP ASN oleh BKD Kalsel ini antara lain, peringkat pertama Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, disusul Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalsel, serta Badan Kepegawaian Daerah Kalsel.

Selanjutnya untuk kategori Biro peraih IP ASN tertinggi yakni peringkat pertama Biro Pengadaan Barang dan Jasa, disusul Biro Organisasi, dan Biro Administrasi Pembangunan.

Sedangkan untuk kategori UPTD/UPPD diisi oleh UPTD Balai Latihan Kerja sebagai peringkat pertama, disusul UPPD Rantau, dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Kab. Tanah Laut.

Dan terakhir untuk kategori satuan pendidikan peringkat pertama IP ASN terbaik diraih oleh SMKN 2 Sungai Pinang Kab. Banjar, SMKN 1 Binuang Kab Tapin, dan SMAN 1 Batu Ampar Kab. Tanah Laut. (BDR/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Festival Tradisi Lisan Tingkat Pelajar

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menggelar Festival Tradisi Lisan Tingkat Pelajar SMA/SMK 2024, se Kabupaten/Kota, bertempat di Gedung Balairung Sari Taman Budaya Kalsel.

Foto Bersama : Sekretaris Disdikbud Kalsel, Kepala UPTD Taman Budaya, Jajaran Kebudayaan Kalsel serta para peserta Lomba

Kepada sejumlah wartawan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Hadeli Rosyadi usai kegiatan pada Selasa (10/12) sore mengatakan, Tradisi Lisan memegang peran penting dalam melestarikan keberagaman Budaya Indonesia, Cerita Rakyat, Lagu Daerah, Pantun, Mitos dan Legenda yang tidak hanya menghibur, tetapi menyampaikan pesan moral dan mengajarkan nilai-nilai Budaya. Dengan demikian, melalui Festival Tradisi Lisan Tingkat Pelajar sebagai upaya melestarikan tidak hanya generasi muda juga kepada masyarakat luas.

Sekretariat Disdikbud Kalsel Hadeli Rosyadi, saat diwancara

“Festival Tradisi Lisan Tingkat Pelajar SMA/SMK, digelar selama tiga hari dari tanggal 10 hingga 12 Desember 2024,” ucapnya

Disampaikan Hadeli, Festival Tradisi Lisan Tingkat Pelajar SMA/SMK ini mengangkat tema “Merayakan Tradisi Lisan, Melestarikan Bahasa Banjar”. Dimana, ada 4 Lomba yang dilaksanakan yaitu, Beturai Pantun, Madihin, Membaca Puisi Bahasa banjar, dan Bakisah bahasa Banjar. Kegiatan dipusatkan di Taman Budaya Kalsel yakni Gedung Warga Sari, Gedung Bengkel Tari Gumilang Kaca dan Gedung Balairung Sari, berlokasi di Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin.

“Ini merupakan amanah Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” jelasnya

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Festival Tradisi Lisan Kalsel Risa Lisdariani menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih Festival Tradisi Lisan Tingkat Pelajar SMA/SMK ini didukung penuh oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, melalui Bidang Kebudayaan khususnya di Seksi Kesenian. Dimana, bertujuan untuk memperteguh identitas daerah dan memperkokoh karakter, sebagai upaya pembangunan meningkatkan citra daerah yang menjadi citra bangsa.

“Jumlah peserta yang ikut dari lomba ini ada sebanyak 131 peserta tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota,” tutupnya

Untuk diketahui, Festival Tradisi Lisan Tingkat Pelajar SMA/SMK, dibuka secara resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Muhammadun, diwakili Sekretaris Disdikbud Kalsel Hadeli Rosyadi, didampingi Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, Kasi Kesenian Sunjaya Adhiarso, Ketua Asosiasi Tradisi dan jajaran Bidang Kebudayaan Kalsel. (NHF/RDM/RH)

2025, BPSPTPH Kalsel akan Kembali Gelar Pelatihan Manajemen Alsintan

BANJARBARU – Ditahun 2025 mendatang, Balai Pengelolaan Sarana dan Prasarana Tanaman Pangan dan Holtikultura (BPSPTPH) Provinsi Kalimantan Selatan, akan mengadakan pelatihan kepada kelompok tani, terkait pengaturan manajemen. Hal ini juga bertujuan dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga BPSPTPH Kalsel siap meminjamkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada para petani di banua.

Kepala BPSPTPH Kalsel, Wahdah, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan, agar para petani dapat mengenal alat mesin pertanian (alsintan), sehingga mereka dapat melakukan perbaikan secara mandiri. Alsintan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Kalimantan Selatan.

Kepala BPSPTPH Kalsel, Wahdah

“Penggunaan Alsintan dapat menghemat biaya produksi, mengurangi waktu kerja, dan meminimalkan kerugian dari hasil panen,” ungkap Wahdah, baru – baru tadi.

Wahdah menambahkan, pihaknya menargetkan Pelatihan tersebut akan diselenggarakan sebanyak 3 kali, dengan sasaran sebanyak 90 petani yang mengikuti pelatihan ini. Selain itu pula, pada tahun 2024 ini, BPSPTPH Provinsi Kalsel telah melaksanakan 3 pelatihan pengelolaan operator usaha pelayanan jasa Alsintan.

“Dengan banyaknya pelatihan yang pihaknya laksanakan, diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan para petani, terutama terkait dengan perkembangan teknologi pertanian, ” lanjut Wahdah.

Dengan menerapkan tekonologi pada saat bertani, maka akan memberikan dampak besar, seperti meningkatnya hasil panen dan meminimalisir terbuangnya waktu. (MRF/RDM/RH)

Pengerjaan Jembatan Titian Gusti Galuh Banjarmasin Rampung

BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perkimnya telah menyelesaikan perbaikan Jembatan Titian Gusti Galuh.

Kepala Dinas Perkim Kota Banjarmasin Chandra Iriandi Wijaya menjelaskan, pihaknya bersyukur dapat menyelesaikan pekerjaan Jalan Titian Galuh tersebut.

Kadis Perkim Banjarmasin Chandra Iriandi Wijaya

“Alhamdulillah Jembatan Titian Gusti Galuh sudah dapat diselesaikan,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Selasa (10/12).

Sehingga, lanjutnya, warga dapat menggunakan Jembatan Titian Gusti Galuh ini.

“Pemko Banjarmasin meminta warga untuk menjaga fasilitas Jembatan Titian Gusti Galuh, jangan sampai dirusak serta lainnya,” ujarnya.

Jembatan Titian Gusti Galuh ini akan diserahterimakan lagi kepada Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin.

“Sehingga untuk menambahan lainnya seperti JPU serta Dermaga Sungai,” ucapnya.

Chandra menjelaskan, anggaran pembuatan Jembatan Titian Gusti Galuh ini sebesar 2,7 Miliar dari APBD Kota Banjarmasin.

Jembatan Titian Gusti Galuh ini dibuat sepanjang 260 meter, dengan kontruksi sekitar 60 meter dengan beton ditengahnya, dengan lebar 1,5 meter.

“Setelah pekerjaan Jembatan Titian Gusti Galuh ini, kedepannya kami akan melakukan pembangunan di daerah lainnya di Kota Banjarmasin,” ucap Chandra. (SRI/RDM/RH)

Dinsos Kalsel Salurkan Bantuan Pemprov Untuk Korban Banjir Rob di Kintap

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial memberikan bantuan tanggap darurat bagi penyintas bencana air pasang laut (ROB) yang terjadi pada Senin (9/12) pukul 20.33 wita di desa Muara Kintap Rt. 11 Dusun 2 Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut.

Bantuan logistik tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Desa Muara Kintap di Kantor Balai Desa setempat, pada Selasa (10/12).

Penyerahan Bantuan Pemprov Kalsel Kepada Korban Banjir Rob di Muara Kintap

Plt Kepala Dinsos Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifa’i diwakili Kepala Bidang Penanganan Bencana, Achmadi menyampaikan korban bencana yang berjumlah 21 Kepala Keluarga atau 84 jiwa sudah mengungsi ke tempat yang aman terhadap banjir rob tersebut.

“Saat ini, korban banjir rob sudah mengungsi ke tempat keluarganya masing-masing,” katanya.

Achmadi menjelaskan bantuan Pemprov Kalsel yang disalurkan kepada korban bencana tersebut berupa lauk pauk, makanan siap saji, sandang, dan peralatan keluarga.

“Bantuan akan didistribusikan sesuai data yang diterima aparat desa setempat ke pihak Dinsos,” jelasnya.

Achmadi menambahkan bantuan yang diberikan itu sebagai bentuk perhatian Pemprov Kalsel ke warga terdampak yang diharapkan dapat membantu meringankan beban penyintas bencana air pasang laut di Kintap. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version