Resmi Berganti, Paman Birin Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi Bersama Kakanwil Kemenkumham Kalsel

BANJARMASIN – Setelah menjabat selama 5 bulan, terhitung sejak 27 Maret 2024, Taufiqurrahman dipindahtugaskan dari Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalimantan Selatan, menjadi Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Selatan. Serah terima jabatan dengan pejabat pengganti, Jumadi, dilakukan pada Selasa (27/8) di kantor Kanwil Kementerian Hukum dan Provinsi, di kawasan Kayutangi Banjarmasin. Malamnya, pisah sambut dilakukan di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, atas undangan langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Staf Ahli Pemprov Kalsel menjabat tangan Taufiqurrahman yang bertugas di tempat baru

Hadir pada malam pisah sambut ini, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Adi Santoso, serta sejumlah unsur Forkopimda Provinsi Kalsel. Diantaranya Ketua DPRD Provinsi, Supian HK, Danrem 101/Antasari, Ari Aryanto serta Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Didik Kusyanto.

Dalam sambutannya didampingi istri, Taufiqurrahman, yang kini menjabat sebagai Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Sulsel itu, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalsel, yang sudah secara khusus membuat acara pisah sambut ini. Meskipun orang nomor satu di Kalsel itu tidak dapat berhadir, karena bertakziah ke rumah sahabatnya, Rusbandi, yang berpulang secara mendadak di hari yang sama.

“Banyak orang mengatakan, sinergi dan kolaborasi itu mudah untuk diucapkan namun sulit untuk diterapkan. Namun hal itu tidak berlaku di Kalsel. Sinergi dan kolaborasi yang ditunjukkan Paman Birin dan juga unsur Forkopimda di Kalsel, sangat luar biasa,” paparnya yang disambut tepuk tangan para tamu dan undangan yang hadir.

Menanggapi hal ini, Jumadi, pejabat pengganti Taufiqurrahman pun memastikan, bahwa dirinya akan melanjutkan sinergi serat kolaborasi yang sudah terjalin dengan sangat baik sampai saat ini.

“Saya akan melanjutkan program kerja yang sudah dijalankan sebelumnya, termasuk sinergi dan kolaborasi bersama unsur Forkopimda Kalsel,” ujar Jumadi saat memberikan sambutan ditemani sang istri.

Sementara itu, dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Provinsi Kalsel, Adi Santoso, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada Taufiqurrahman yang sudah bertugas selama 5 bulan di Kalsel. Paman Birin juga mengucapkan selamat datang kepada Jumadi, sebagai Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM yang baru.

“Apresiasi dan penghargaan setinggi- tingginya, saya sampaikan kepada Taufiqurrahman, atas dedikasi dan kerja keras saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM,” ujar Paman Birin.

Gubernur meyakini, tidak sedikit terobosan dan inovasi yang sudah diberikan Taufiqurrahman, selama menjabat sebagai Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Kalsel. Dimana diharapkan, hal positif ini dapat dilanjutkan pejabat pengganti, Jumadi.

Pisah sambut Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Kalsel, ditutup dengan penyerahan cenderamata dari Gubernur Kalsel dan Ketua DPRD Provinsi serta Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Kalsel, kepada Taufiqurrahman yang akan bertugas di tempat baru. (RIW/RDM/RH)

Buka Pekan Olahraga Korpri Kalsel, Gubernur : Ajang Membangun Sportivitas dan Silaturahmi ASN

BANJARMASIN – Pekan Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024 dengan tema “Korpri Hebat, Indonesia Maju” resmi dibuka oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang ekonomi dan pembangunan, Agus Dyan Nur.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Pembukaan yang ditandai dengan penendengan bola ke arah gawang itu digelar di Gedung Olahraga Hasanuddin HM, Banjarmasin, Selasa (27/8).

Pembukaan Secara Simbolis Pekan Olahraga Korpri Provinsi Kalsel Tahun 2024

Dalam sambutannya Gubernur mengatakan selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga merupakan momen yang penting untuk membangun silaturahmi dan kebersamaan serta dapat mengembangkan potensi SDM di bidang olahraga, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Selain itu, dapat membangun semangat sportivitas, disiplin dan kerjasama tim yang sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas dan fungsi kita, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” katanya.

Ia percaya bahwa melalui kompetisi yang sehat dan berintegritas dapat melahirkan atlet unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik tetapi juga mental yang kuat serta semangat juang.

“Hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini kita junjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari sebagai anggota Korpri, bahwa peran olahraga dalam membentuk karakter bangsa sangatlah besar,” ucap Agus membacakan gubernur.

Ia berharap, ajang ini tidak hanya mempersatukan tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda khususnya di Kalsel untuk terus mengembangkan potensi bidang olahraga maupun kehidupan bermasyarakat.

“Kita harus menjadi contoh bagi mereka, bahwa dengan semangat dan kerja keras dapat meraih prestasi serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan negara,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pekan Olahraga Korpri Kalsel, Gusti Yanuar Nor Rifa’i menjelaskan ajang tersebut juga merupakan upaya untuk menjaring atlet daerah untuk dipersiapkan pada Pekan Olahraga Korpri Nasional ke-XVII Tahun 2025 di Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

“Peserta terdiri dari 600 orang ASN dari instansi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalsel,” ungkapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari dari 27-29 Agustus 2024 ini mempertandingkan 6 cabang olahraga diantaranya Futsal yang digelar di GOR Hasanuddin, Bulutangkis yang dilaksanakan di lapangan Zamrud, Tenis Lapangan dilaksanakan di Dharma Praja, Tenis Meja dilaksanakan di Gedung Kompeten, Gateball dilaksanakan di lapangan Kayu Tangi dan Catur dilaksanakan di SKB Mulawarman. (BDR/RDM/RH)

Optimalisasi KCKR, Dispersip Kalsel Sosialisasikan UU Nomor 13/2018

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 yang bertempat di salah satu hotel berbintang, Selasa (27/8).

Sosialisasi UU Nomor 13 Tahun 2018

Kegiatan yang dibuka Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan, Muhammad Hanafi diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari perwakilan Dispersip Tingkat Kabupaten/Kota di Kalsel, partisipan Lomba Film Pendek, Penulis, Penerbit dan lain-lain.

Kabid Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Kalsel, Muhammad Hanafi mengatakan bahwa para penerbit dan produsen memiliki kewajiban untuk menyerahkan hasil karyanya, baik berupa karya cetak maupun karya rekam sebagai koleksi perpustakaan nasional dan perpustakaan daerah.

“Penyerahan hasil karya cetak dan karya rekam ini dalam rangka pelestarian ilmu pengetahuan dan hasil budaya bangsa agar tetap dapat dinikmati oleh generasi di masa mendatang,” jelasnya.

Hanafi mengungkapkan sudah banyak Karya Cetak dan Karya Rekam yang diserahkan ke perpustakaan, tidak hanya berupa buku, juga ada karya ilmiah, tulisan, sambutan dan lain-lain.

“Ada 8 lebih kriterianya. Para mahasiswa pun setelah menuliskan karya ilmiahnya, sebenarnya diwajibkan menyerahkan hasil karyanya. Tetapi prosesnya lewat perguruan tinggi masing-masing. Kami menerimanya,” terangnya.

Sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 yang mengangkat tema “Optimalisasi Penciptaan Karya Rekam” menghadirkan dua narasumber yaitu Produser Film Pendek di salah satu televisi, HS Hudang yang memiliki nama lengkap Wirayanto Hadisucipto dan Adi Hidayat.

“Diharapkan para peserta dapat memahami bagaimana membuat karya rekam yang sesuai dengan kaidah,” tuturnya. (NRH/RDM/RH)

Pekan Kreativesia 2024 Digelar di Kalsel

BANJARMASIN – Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativesia) Tahun 2024 digelar di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi menjelaskan, Kreativesia 2024 ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi

“Bertujuan untuk memfasilitasi, mempromosikan, dan mendukung inovasi serta kreativitas para pemuda Indonesia di bidang Teknologi, seni, budaya, dan sosial,” ungkap Rokhyatin, saat menjadi Narasumber pada Program TKHI di Radio Abdi Persada FM, Selasa (27/8).

Tentunya, lanjut Rokhyatin, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Disporanya mendukung sukses pelaksanaan Pekan kreativitas pemuda Indonesia yang digelar di Kalsel ini.

“Pelaksanaan Pekan kreativitas pemuda Indonesia tahun 2024 dilaksanakan pada tanggal 28 sampai 31 Agustus 2024 di Komplek Kawasan Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan,” jelasnya lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Rokhyatin mengatakan, sampai saat ini sudah ada 32 Provinsi di Indonesia telah mengkonfirmasi keikutsertaan pada Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia Tahun 2024 di Kalsel.

“Sampai saat ini provinsi yang telah menyatakan keikutsertaan pada Pekan Kreativesia sebanyak 32 provinsi,” ucapnya.

Sedangkan, 2 provinsi yang tidak ikut tersebut kemungkinan dengan alasan jauhnya jarak tempuh antara daerah mereka dengan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Saat ini peserta mulai berdatangan di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Peduli Pelestarian Budaya Jukung Tradisional Masyarakat Pesisir Sungai

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan peduli terhadap pelestarian budaya jukung tradisional masyarakat pesisir sungai di Banua.

Plt Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Rusdi Hartono pada Sabtu (24/8),
mengatakan, lomba jukung tradisional ini sebagai bentuk perhatian Gubernur Sahbirin Noor serta Ketua TP PKK Kalsel Raudatul Jannah.

Plt Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekdaprov Kalsel Rusdi Hartono

“Paman Birin dan Acil Odah memberikan keperdulian terhadap pelestarian budaya jukung tradisional tersebut,”Ungkap Rusdi, di sela sela acara Lomba Perahu Tradisional, di Sungai Mantuil, Kota Banjarmasin.

Karena, lanjutmya, jukung tradisional ini sebagai ciri khas warga di Kalimantan Selatan, dan sebagai moda transportasi yang dimiliki sejarah yang cukup tinggi.

“Para pejuang kita dulu juga menggunakan jukung tradisional dalam berjuang,” ucap Rusdi.

Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak seluruh masyarakat di Banua untuk menjaga kelestarian jukung tradisional tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Rusdi juga mengajak warga pesisir sungai, untuk tidak membuang sampah di sungai.

“Kami mengajak seluruh masyarakat yang ada di Banua khususnya yang tinggal dikawasan pesisir, untuk tidak membuang sampah di Sungai,” tutur Rusdi.

Masyarakat, tambahnya, jangan membuang sampah sembarangan serta jangan menggunakan racun kimia pada saat mencari ikan di sungai.

“Karena Sungai dan air untuk kehidupan anak, cucu kita selanjutnya,” ujar Rusdi. (SRI/RDM/RH)

804 ASN Pemprov Kalsel Akan Terima SLKS

BANJARBARU – Sebanyak 804 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menerima Anugerah Satya Lencana Karya Satya (SLKS). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para ASN dalam melaksanakan tugas pengabdian selama 10, 20, dan 30 tahun.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel, Dinansyah melalui Kasubbid Penghargaan, Kartika Kumala mengungkapkan penyerahan Anugerah SLKS tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada 29 Agustus 2024 di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Kasubbid Penghargaan, BKD Provinsi Kalsel, Kartika Kumala

“Pada kesempatan tersebut Pemprov Kalsel akan menyerahkan Anugerah SLKS ini kepada 804 ASN dengan rincian pengabdian, 30 tahun sebanyak 147 orang, 20 tahun ada 144 orang dan 10 tahun sebanyak 513 orang,” ungkapnya. Senin (26/8).

Kartika menambahkan penyerahan Anugerah SLKS tahun ini merupakan hasil usulan pada 2023 lalu.

“Mengingat proses SLKS ini cukup panjang harus melalui Kemendagri dan Sekretariat Militer Presiden, sehingga prosesnya itu perlu waktu selama satu tahun lebih,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk mendapatkan anugerah SLKS ini ada sejumlah berkas yang harus disiapkan oleh para ASN.

“Sebelum pengajuan penerima penghargaan tersebut, ASN harus melengkapi berkas diantaranya daftar riwayat hidup, SK CPNS, SK jabatan terakhir, SK pangkat terakhir dan surat keterangan tidak dijatuhi hukuman disiplin,” katanya.

Kartika berharap penghargaan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi tetapi juga dapat mendorong semangat para ASN untuk berkontribusi secara positif dalam memberikan pelayanan publik melalui pengabdian dan inovasi dalam bekerja.

“Selain itu juga diharapkan dapat memotivasi ASN lainnya yang belum mendapatkan penghargaan ini,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Ambapers Gelar FGD Transformasi Sungai Barito Jadi Destinasi Wisata Terdepan di Kalsel

BANJARMASIN – PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Transformasi Sungai Barito Menjadi Destinasi Wisata Terdepan di Kalimantan Selatan”, yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Senin (26/8).

Suasana FGD yang diselenggarakan PT Ambapers

Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur menghadirkan Keynote Speaker Direktur Utama PT Ambapers, Zulfadli Ghazali, tiga narasumber yaitu Dosen Pasca Sarjana IPDN, Alma Arif, Staf Ahli Kemenparekraf Him’awan dan Tenaga Ahli Perencana Badan Pengelolaan Geopark Meratus, Resita Rahmitiasari.

Selain itu, hadir juga empat Panelis yaitu Kepala Biro Perekonomian Provinsi Kalsel, M. Farhanie, Kepala KSOP Kelas 1 Banjarmasin, Samsudin, Direktur PT Ambapers, Marolop Alfred dan Direktur Akademi Maritim Nusantara, Moch Nurdin dengan Moderator Direktur Pasca Sarjana IPDN, Prof. Muhammad Ilham.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, mengatakan transformasi sungai Barito menjadi destinasi wisata terdepan adalah sebuah langkah yang sangat tepat dan relevan untuk mengangkat potensi daerah sekaligus memperkuat ekonomi berbasis pariwisata.

“Dalam rangka merealisasikan transformasi ini, diperlukan kerjasama dari berbagai pihak. FGD ini adalah wujud dari komitmen bersama untuk mendengarkan ide, masukan dan strategi dari berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan konsep dan rencana yang matang sehingga pengembangan sungai Barito dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Gubernur Kalsel yang akrab Paman Birin berharap forum ini dapat menghasilkan persamaan persepsi, pemikiran dan juga dapat memperkuat komitmen serta kolaborasi diantara semua pihak demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan di Banua Kalsel.

Sementara itu, Direktur Utama PT Ambapers, Zulfadli Ghazali selaku Keynote Speaker, mengatakan bahwa FGD yang dilaksanakan sebagai salah satu respon cepat atas perkembangan IKN yang secara paralel akan terus bersolek hingga 2045.

Dirut PT Ambapers, Zulfadli Gazali selaku Keynote Speaker

“Jika kita jeli melihat peluang ini maka Kalsel dapat dibranding sebagai perusahaan terdepan dibidang logistik serta primadona dalam wisata bahari,” terangnya.

Zulfadli menuturkan, industri wisata sungai mengalami kemajuan yang signifikan. Banyak negara menggunakan subjek wisata sungai untuk menarik wisatawan ke negaranya, seperti sungai Chao Phraya di Bangkok, Thailand.

“Hal ini mengingat bahwa pariwisata menjadi salah satu faktor penyumbang devisa terbesar untuk dapat bersaing dengan negara lain, serta mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke negara tersebut,” katanya.

Sungai Barito sendiri, lanjut Zulfadli, merupakan salah satu lokasi wisata yang potensial dan dapat dimanfaatkan dengan berbagai jenis atraksi.

Melihat potensi tersebut, PT Ambapers pun berencana menawarkan paket wisata dengan kapal pesiar menyusuri Sungai Barito.

“Daya tarik wisata yang ditawarkan oleh kapal pesiar sungai ini adalah keindahan alam, budaya, aktivitas masyarakat setempat, serta menikmati hidangan ringan baik makanan maupun minum sampai berfoto. Destinasi wisata lain meliputi Pelabuhan, Jembatan Barito, Pulau Bakut, Taman Wisata Alam Pulau Kembang dan prasarana pendukung lainnya,” jelasnya.

Lebih jauh dalam mengembangkan konsep sungai sebagai daya tarik wisata ini, PT Ambapers pun mengharapkan keterlibatan stakeholder dan pemerintah dalam pengembangannya terutama di muara sungai.

“Apabila sungai yang akan dijadikan sebagai daya tarik wisata dapat dikembangkan secara terpadu dan holistik mulai dari hulu hingga hilir dapat menjadi pengembangan yang maksimal,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)

80 Pejabat Eselon Empat di Lingkup Pemprov Kalsel, Jalani Pelatihan di BPSDMD Kalsel

BANJARBARU – Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VIII dan IX tahun 2024, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel, resmi dibuka, Senin (26/8).

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, menyampaikan pelatihan bagi pejabat pengawas ini sangat strategis, karena dirancang untuk membekali para aparatur dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi kompleksitas tugas pemerintahan.

“Melalui pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan para pejabat pengawas yang adaptif, inovatif dan berorientasi pada hasil,” katanya.

Melalui pelatihan itu, Gubernur juga berharap peserta dapat mengembangkan mindset digital dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi.

“Misalnya pemahaman tentang data dan teknologi terkini lainnya yang sangat membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat dan akurat,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPSDMD Kalsel, Ahmad Bagiawan, mengatakan PKP angkatan VIII dan IX diikuti sebanyak 80 orang ASN Pemprov Kalsel.

Plt Kepala BPSDMD Kalsel mengalungkan tanda keikutsertaan peserta PKP.(foto : Humas-BPSDMD)

Pelatihan digelar selama 3 bulan, terhitung sejak 22 Juli hingga 14 November 2024. Selama masa tersebut, peserta menjalani berbagai pelatihan seperti pelatihan klasikal di BPSDMD Kalsel, studi lapangan ke luar daerah, hingga membuat rancangan aksi perubahan.

Foto bersama peserta PKP Angkatan VIII dan IX beserta Plt Kepala BPSDMD Kalsel dan Widyaiswara Kalsel

“Rancangan aksi perubahan atau inovasi ini dalam rangka mempermudah masyarakat. Karena mereka para pejabat pengawas ini tujuannya adalah terdepan dalam hal pelayanan,” tuturnya.

Pria akrab disapa Gia itu berharap, seluruh peserta dapat lulus dalam pelatihan, untuk mempertanggungjawabkan jabatan yang mereka emban.

“Karena cita-cita Gubernur untuk menjadikan Kalsel semakin maju, salah satunya ada di pundak para peserta pelatihan ini,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Festival Gerbang Nusantara

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel menggelar Kick Off Festival Gerbang Nusantara. Kegiatan ini bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI, melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan dan Lembaga Kebudayaan, Senin (26/8) bertempat di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Dalam laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammaddun, yang dibacakan Sekretaris Disdikbud Kalsel Hadeli Rosyaidi, mengatakan momentum ini sebagai titik awal untuk terus menjaga, mengembangkan dan memperkenalkan kekayaan budaya kota kepada dunia. Dimana, Festival Gerbang Nusantara, merupakan Festival terintegrasi jalur rempah Nasional menampilkan kekayaan dan keragaman Budaya Indonesia dari berbagai daerah.

Sekretaris Disdikbud Kalsel Hadeli Rosyaidi, saat memberikan sambutan

“Beragam pertunjukan seni tradisional seperti tarian, seni rupa, musik dan teater serta kekayaan kuliner khas banua dari seluruh Nusantara,” ucapnya

Disampaikan Hadeli, dalam gelaran itu sekaligus juga Peluncuran Kamus Digital Bahasa Banjar, bekerjasama dengan BASAKalimantan Wiki didukung Kedutaan Amerika Serikat guna revitalisasi Bahasa Ibu, agar bahasa Banjar bukan hanya alat komunikasi, tetapi membawa nilai-nilai luhur dan kearifan lokal sebagai warisan turun temurun dengan diperkenalkan ke panggung global.

“Festival ini dibagi 3 venue diadakan di tempat dan waktu yang berbeda, seluruhnya secara gratis untuk masyarakat, dalam rangka menyambut HUT RI ke 79 dan Harjad Provinsi Kalsel ke 74,” ungkapnya

Sekretaris Disdikbud Kalsel (ditengah) didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel Husnul Khatimah menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi melalui gelaran ini telah memperlihatkan kepada dunia bahwa keberagaman adalah kekuatan bergerak bersama, berkarya, berbudaya dalam kebhinekaan. Selain itu, Kamus Digital Bahasa Banjar sebagai langkah yang besar dalam upaya pelestarian bahasa daerah di era digital.

“Peran serta seluruh lapisan masyarakat sangatlan penting, mulai dari Pemerintah, Akademisi, Seniman, Budayawan hingga generasi muda, memiliki tanggung jawab untuk melestarikan kekayaan budaya lokal di Banua,” tutupnya

Untuk diketahui, gelaran ini dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel Husnul Khatimah. Dihadiri oleh Kedutaan Amerika Serikat, Kemendikbudristek RI Direktorat Jenderal Kebudayaan Lembaga Kebudayaan, SKPD di lingkup Pemprov Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Jelang Pilkada, Pemko Banjarmasin Gelar Apel Pasukan Satlinmas

BANJARMASIN – Jelang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Apel Gelar Pasukan Satuan Pelindung Masyarakat (Satlinmas), di Kantor Satpol PP Kota Banjarmasin, Senin (26/8), bertindak sebagai Pembina Apel adalah Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Dalam sambutannya Ibnu Sina menyampaikan pesan terhadap petugas Satlinmas yang bertugas dalam turut serta menjaga keamanan selama Pilkada berlangsung.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina (Tengah)

Ia berharap, petugas Satlinmas dapat terus berkoordinasi dengan pihak lainnya dalam bersama bersama menjaga suasana kondusif di Kota Banjarmasin.

“Sehingga seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada dapat terlaksana dengan baik di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin mengatakan, saat ini pihaknya telah mempersiapkan anggota Satlinmas untuk membantu keamanan selama berlangsungnya Pilkada Tahun 2024 di Kota Banjarmasin.

“Kesiapan tersebut dengan dilaksanakan Apel Kesiapsiagaan Satlinmas dalam menjalankan tugas menjaga suasana kondusif selama berlangsungnya Pilkada mendatang,” ungkapnya.

Serta, lanjut Muzaiyin, pada apel ini diperkenalkan seragam baru Satlinmas.

“Pada saat menjalankan tugas seluruh anggota Satlinmas di Kota Banjarmasin sudah menggunakan seragam baru yang telah dikeluarkan oleh Kemendagri,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version