Syarifah Norhani Resmi Jadi Dewan Direksi LPPL Abdi Persada

BANJARBARU – Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada, Anisya resmi melantik Syarifah Norhani sebagai Dewan Direksi LPPL Abdi Persada periode 2024-2029.

Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada, Annisa (mic) saat mengambil sumpah Dewan Direksi LPPL Abdi Persada

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat Pemprov Kalsel, di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Banjarbaru, Rabu (29/5).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Adi Santoso berharap melalui pelantikan ini LPPL Abdi Persada semakin kuat baik dalam sisi manajemen maupun SDM dan kualitas siaran.

Apalagi era digitalisasi saat ini, menurutnya, mengharuskan LPPL Abdi Persada menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam menyampaikan sosialisasi, edukasi dan hiburan yang berkualitas.

“Semoga dilantiknya Dewan Direksi terpilih ini bisa membawa angin segar dan inovasi yang akan semakin memajukan LPPL Abdi Persada,” harapnya.

Menurut Gubernur, LPPL kebanggaan Pemprov Kalsel ini juga memiliki peran vital untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sebab itu, seluruh SDM dituntut menjaga integritas dan profesionalitas dalam bekerja, serta memberikan kualitas layanan terbaik kepada masyarakat.

“Apalagi LPPL Abdi Persada diharapkan bisa menjangkau lebih banyak pendengar. Termasuk juga kita ingin lembaga ini bisa menjadi stasiun TV kebanggan milik Pemprov Kalsel,” ungkapnya.

Foto Dewan Pengawas dan jajaran Direksi LPPL Abdi Persada bersama tamu VIP

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Muslim menilai SDM LPPL Abdi Persada sudah sangat baik. Tinggal bagaimana mewujudkan seluruh informasi mengenai kinerja pemerintah bisa tersampaikan kepada publik

“Oleh karena itu kita akan mendukung perluasan jangkauan siaran LPPL Abdi Persada agar bisa didengar seluruh kabupaten/kota,” ungkapnya.

Dewan Direksi terpilih LPPL Abdi Persada periode 2024-2029, Syarifah Norhani mengaku siap membawa LPPL Abdi Persada semakin maju dan semakin lebih baik selama masa jabatannya.

“Segala hal baik yang sudah ada dari Dewan Direksi sebelumnya akan saya pertahankan, dan apa saja yang masih kurang akan coba saya perbaiki dan saya optimis LPPL Abdi Persada akan semakin maju,” ujarnya.

Dewan Direksi LPPL Abdi Persada, Syarifah Norhani (mic) saat mengambil sumpah jajaran Direksi

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pelantikan dan penandatanganan fakta integritas kepada jajaran Direksi LPPL Abdi Persada meliputi Kepala Studio, Kepala Sekretariat, hingga Kepala Bidang. (SYA/RDM/RH)

Tingkatkan Pelayanan, Kecamatan Banjarmasin Utara Gelar Publik Hearing

BANJARMASIN – Guna meningkatkan standar pelayanan minimal (SPM), Kecamatan Banjarmasin Utara menggelar Publik Hearing, kegiatan dibuka secara resmi Camat Banjarmasin Utara, Norrahmawati, didampingi jajaran Kecamatan Banjarmasin Utara, bertempat di Aula Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (28/5).

Penandatangan Fakta Integritas oleh Ketua PKK Kecamatan Banjarmasin Utara

Kepada Abdi Persada FM, Camat Banjarmasin Utara, Norrahmawati, usai acara mengatakan, kegiatan forum dialog tentang Standar Pelayanan Kecamatan dan Kelurahan dimaksudkan untuk meningkatkan standar pelayanan minimal (SPM) kepada publik semakin berkualitas. Dengan menghadirkan dua Narasumber yaitu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat kota Banjarmasin, Machli Riyadi, memberikan materi Optimalisasi Pelayanan Publik melalui Fasilitas Penerapan Standar Pelayanan Minimal, dan Asisten Ombudsman Republik Indonesia Kalimantan Selatan, Zayanti Mandasari.

“Hasil ini dapat semakin memajukan pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.

Foto bersama

Disampaikan Norrahmawati, untuk standar pelayanan di Kecamatan ada sebanyak 12 buah diantaranya Registrasi Surat Penyataan Waris, Legalitas Surat Pengantar Perkawinan, serta Rekomendasi Operasional Sekolah.

Sedangkan Standar Pelayanan di Kelurahan ada sebanyak 16 buah, diantaranya Registrasi Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Sebidang Tanah, Legalisasi Berkas Usulan Pensiun dan Surat Pengantar Kawin.

“Selama ini di Kecamatan Banjarmasin Utara lebih banyak melayani warga tentang Surat Pernyataan Nikah dan Surat Pengantar Waris,” jelasnya

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat kota Banjarmasin, Machli Riyadi, menilai, kegiatan ini sangat tepat dalam rangka perbaikan mutu layanan sebagai bagian dari transformasi dan reformasi tata kelola di Pemerintahan. Apalagi melibatkan semua elemen diantaranya Kepala BPN kota Banjarmasin, Kepala KUA Banjarmasin Utara, Kepala Puskesmas dan Lurah se Kecamatan Banjarmasin Utara, serta perwakilan tokoh masyarakat.

“Kami apresiasi digelar kegiatan ini secara terbuka,” ungkapnya

Hal senada juga disampaikan, Asisten Ombudsman Republik Indonesia Kalimantan Selatan, Zayanti Mandasari. Menurutnya,
forum dialog ini sangat penting, karena sebagai Kelurahan dan Kecamatan merupakan ujung tombak Pemerintah. Ia berharap, setelah digelarnya kegiatan ini, dapat semakin memberikan pelayanan yang nyaman dan memudahkan bagi masyarakat di kota seribu sungai.

“Kita sering monitoring dan berkoordinasi dengan Kecamatan Banjarmasin Utara, untuk konsep sudah bagus dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni tertata kelola yang baik dan terpublikasi, maka ke depan dapat lebih ditingkatkan lagi,” tutupnya

Untuk diketahui, dalam Kegiatan Forum Dialog Konsultasi Publik (Publik Hearing) tentang Standar Pelayanan Kecamatan dan Kelurahan, juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama oleh seluruh peserta. (NHF/RDM/RH)

Jaga Lingkungan, Pemprov Kalsel Berikan Penghargaan Perkantoran Ramah Lingkungan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel melaksanakan penyerahan penghargaan Perkantoran Ramah Lingkungan di Lingkup Pemprov Kalsel Tahun 2023, bertempat di Gedung Idham Chalid di Banjarbaru, Selasa (28/5).

Penyerahan kepada peraih penghargaan Perkantoran Ramah Lingkungan di Lingkup Pemprov Kalsel

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Provinsi Kalsel menyampaikan apresiasi kepada sejumlah SKPD atas keberhasilan dalam meraih penghargaan tersebut sehingga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi SKPD dalam menjaga lingkungan terlebih lagi di tempat kawasan perkantoran.

Gubernur Kalsel diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso saat membacakan sambutan

“Lingkungan hidup yang sehat dan lestari adalah salah satu pilar penting dalam perwujudan kesejahteraan, kantor-kantor yang telah diberikan penghargaan hari ini tidak hanya berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan tetapi dapat juga memberikan contoh yang baik bagi instansi lainnya dan masyarakat,” ucapnya.

Adi juga mengajak untuk menjadikan lingkungan bersih dan sehat sebagai bagian dari budaya kerja dan budaya kepribadian, dengan hal itu tidak hanya menjaga lingkungan untuk generasi kini tetapi juga untuk generasi yang akan datang.

“Semoga pencapaian ini menjadi langkah-langkah besar lainnya, dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, sehingga dapat memacu semangat kita semua untuk terus berinovasi dan berkontribusi positif terhadap lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Provinsi Kalsel, Hanifa Dwi Nirwana mengungkapkan, penilaian perkantoran ramah lingkungan mendorong setiap SKPD melakukan aksi nyata dalam mendukung penyerapan karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Kriteria penilaian terdiri dari enam komponen yaitu kebijakan dan dukungan pimpinan, pengelolaan sampah, efisiensi energi, ruang terbuka hijau, kenyamanan keindahan estetika, dan pengadaan barang atau peralatan kantor ramah lingkungan serta penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),” ungkapnya.

Untuk diketahui, peraih peringkat pertama dalam penghargaan tersebut yakni Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel dengan nilai 75,57 kategori baik, peringkat kedua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalsel dengan nilai 60,81 kategori Cukup Baik, kemudian peringkat ke tiga Dinas Pekerjaan Umum dan Penanta Ruang Provinsi Kalsel dengan nilai 60,46 kategori Cukup Baik, serta pada kegiatan tersebut juga DLH Provinsi Kalsel turut membagikan tanaman anggrek kepada sejumlah SKPD yang mengikuti kegiatan untuk ditanam diwilayah perkantoran masing-masing. (BDR/RDM/RH)

Hewan Ternak Untuk Ibadah Kurban, di RPH Banjarmasin Kosong

BANJARMASIN – Saat ini hewan ternak untuk kebutuhan ibadah kurban, belum masuk ke Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banjarmasin.

Kepala UPT Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banjarmasin Dokter Hewan Annang Dwijatmiko menjelaskan, tiga pekan sebelum pelaksanaan ibadah kurban mendatangkan, untuk hewan ternak seperti sapi masih kosong di tempat penampungan mereka.

Kepala UPT RPH Kota Banjarmasin drh Annang Dwijatmiko

“Untuk saat ini hewan ternak untuk kebutuhan ibadah kurban masih kosong di RPH,” ungkap Annang, kepada sejumlah wartawan, Selasa (28/5).

Menurut Annang, yang ada saat ini hewan ternak, untuk kebutuhan sehari hari warga Kota Banjarmasin.

“Stok hewan ternak sapi yang ada saat ini, untuk kebutuhan sehari hari warga Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Annang mengatakan, kosongnya hewan ternak tersebut, menurut pelaku usaha berdasarkan arus lalulintas dokumen dari hewan ternak tersebut, sehingga terjadi keterlambatan masuknya hewan ternak di RPH Kota Banjarmasin.

“Saat ini ada perubahan dokumen arus lalulintas hewan ternak, sehingga terjadi keterlambatan,” ucap Annang. (SRI/RDM/RH)

Ormas Dimotivasi Agar Berperan Dalam Penanggulangan Bencana di Kalsel

BARITO KUALA – Organisasi kemasyarakatan (ormas) dimotivasi agar turut berperan dalam penanggulangan bencana di Provinsi Kalimantan Selatan. Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin saat melaksanakan sosialisasi Perda Provinsi Kalsel Nomor 12 Tahun 2011 di kawasan Handil Bakti Kecamatan Barito Kuala.

Lutfi menjelaskan dalam Perda tersebut disebutkan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kalsel dilakukan oleh Pemerintah Daerah dengan membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Lebih lanjut diterangkan pula dalam perda ini bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) mendapatkan kesempatan untuk berperan dalam penyelengaraan penanggulangan bencana, baik secara sendiri maupun secara bersama dengan pihak lain. Oleh karena itu, pada sosper kali ini Bang Lutfi mengundang salah satu organisasi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin sebagai peserta.

“Kita harapkan nanti peran serta organisasi kemasyarakatan ini dalam hal pencegahan atau penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan, belajar dari bencana yang pernah kita alami pada saat banjir besar beberapa tahun yang lalu, dimana masyarakat kita, ormas-ormas kita, gotong royong melakukan kegiatan sosial, kita harapkan ini bisa lebih lagi mendapat pembinaan,” harapnya, Selasa (28/5).

Dalam kesempatan itu, Lutfi juga menerima aspirasi para peserta yang mengharapkan adanya pelatihan dan bantuan sarana yang ditempatkan kepada organisasi-organisasi kemahasiswaan untuk memudahkan mereka memberikan pertolongan bagi masyarakat yang terkena bencana. (ADV-NRH/RDM/RH)

Rachmah Dorong Keterlibatan Perempuan Tanamkan Ideologi Pancasila

BANJARMASIN – Menyikapi perkembangan keberagaman di Provinsi Kalimantan Selatan yang hari ini sudah semakin majemuk, baik suku, budaya, adat istiadat, bahkan bahasa, dibutuhkan penanaman konsep Pancasila untuk menciptakan persatuan serta menghindari gesekan di masyarakat. Oleh karena itu, Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) masih terus digalakkan oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Rachmah Norlias.

Dalam kegiatan sosrev yang dihadiri para perempuan yang tergabung dalam organisasi Aisyiyah serta warga sekitar lingkungan sekolah yang dilaksanakannya baru-baru tadi, Rachmah mengingatkan kembali tentang pentingnya berpegang teguh pada nilai bangsa yang tercantum pada Pancasila dalam menghadapi arus globalisasi saat ini.

“Ada beberapa hal yang kita tekankan dengan peserta, karena penanaman pancasila ini sangat penting sekali terutama untuk akhlak dan perilaku anak-anak usia dini hingga remaja,” tuturnya, Selasa (28/5).

Selain itu, Rachmah juga mengajak para perempuan tersebut aktif terlibat dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter pancasila demi kemajuan bangsa dan negara serta menyebarluaskannya kepada masyarakat di sekitar tempat tinggal maupun sekolah tempat bekerja.

“Kita mengajak ibu-ibu yang hadir untuk aktif terlibat dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter pancasila demi kemajuan bangsa dan negara,” harapnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Pajak Alat Berat Kembali Jadi Wewenang Daerah, Paman Yani : Ini Kabar Baik Untuk PAD Kita

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya membayar pajak dan retribusi demi kemajuan pembangunan.

“Seperti kita ketahui pajak dipungut oleh pemerintah. Pajak yang dihimpun seluruhnya nanti masuk kas daerah yang bertujuan untuk pembangunan di daerah kita,” kata Yani Helmi, usai menggelar Sosialiasi Peraturan Daerah (Sosper) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, di Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Senin malam (27/5).

Suasana Sosper Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Gedambaan, Kotabaru

Wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu juga menginformasikan tentang kebijakan pungutan pajak alat berat yang sejak awal tahun 2024 kembali diserahkan ke daerah.

“Tentu saja ini menjadi kabar baik, karena akan lebih meningkatkan pendapatan kita,” tutur Paman Yani.

Paman Yani berharap sosialisasi tentang adanya pungutan pajak tentang alat berat ini juga diterapkan oleh Pemprov Kalsel karena memiliki potensi yang cukup besar untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terlebih, menurut Paman Yani, Daerah Pemilihan (Dapil) yang menjadi konstituennya yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru bisa menjadi lumbung PAD dalam hal pungutan pajak alat berat.

“Potensinya cukup bagus karena banyak perusahaan dan pekebun yang tentu saja mereka memakai alat berat. Saya rasa sangat bagus untuk pendapatan di alat berat,” ungkap Paman Yani.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Kotabaru, Indra Husnul Huda mengaku telah melakukan pendataan dan sosialisasi bertahap ke perusahaan terkait kebijakan pungutan alat berat.

“Terkait berapa persen pajak yang dibebankan ke setiap jenis unit alat berat, kita masih menunggu peraturan pemerintah pusat,” ungkap Indra. (SYA/RDM/RH)

Dampingi Ketua KPU RI, Paman Birin Luncurkan Maskot dan Jingle Pilgub dan Wagub Kalsel 2024

BANJARBARU – Ribuan masyarakat yang memadati lapangan Murjani Banjarbaru, pada Senin (27/5) malam, menjadi saksi peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Tahun 2024, sekaligus pengenalan perdana maskot dan jingle Pilkada serentak. Hadir langsung pada acara yang digelar KPU Provinsi Kalsel ini, Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel, Aries Mardiono, yang didapuk bersama Ketua KPU Provinsi Kalsel, Andi Tenri Sompa, untuk meluncurkan program secara simbolis.

Jajaran tamu kehormatan saat peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel pada Senin (27/5) malam

Hadir pula jajaran Forkopimda Provinsi Kalsel, diantaranya Kajati Kalsel, Danrem 101/Antasari, Kepala BIN, serta Walikota Banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin. Termasuk seluruh jajaran komisioner KPU Provinsi serta kabupaten kota se Kalimantan Selatan.

Momen peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel di Banjarbaru pada Senin (27/5) malam

Turut memeriahkan gelaran akbar ini, band For Twenty dan Armada yang berhasil membius dan menghibur ribuan penonton dengan lagu – lagi hits mereka, hingga selesainya acara pada Selasa (28/5) dinihari. Tampil pula seniman Madihin Banua, Anang Syahrani dan juga tarian Galuh Bajapin.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyampaikan, bahwa pesta demokrasi harus dibarengi dengan kegembiraan. Sehingga, setiap warga yang memilih dapat menentukan pemimpin yang terbaik.

“Pilkada adalah pesta demokrasi. Mestinya membawa kegembiraan, betul apa betul? Sehingga pelaksanaan pemilu harus dengan suasana gembira,” ungkap Paman Birin (sapaan akrab gubernur), penuh semangat.

Menurut Paman Birin, pelaksanaan pemilu yang digelar dengan penuh suka cita, akan melahirkan pemimpin yang juga membawa kegembiraan.

“Warga Kalimantan Selatan yang ulun banggakan. Pemimpin adalah rakyat dan rakyat adalah pemimpin, maka tidak ada pemimpin tanpa rakyat. Tidak terjadi pemimpin tanpa pilihan rakyat,” seru Paman Birin, yang disambut tepuk tangan gemuruh penonton.

Diakhir sambutan, Paman Birin mengingatkan masyarakat, untuk turut berpartisipasi mengawal demokrasi di Indonesia, khususnya di Kalsel. Keterlibatan masyarakat, menurutnya membuat kontestasi semakin terjaga dengan baik.

Sementara itu, Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari mengungkapkan, bahwa keberhasilan pemilu serentak Februari lalu, menjadi modal untuk menyongsong Pilkada pada 27 November 2024 mendatang.

Oleh karena itu, Hasyim mengajak partisipasi warga untuk terlibat penuh dalam pemilihan nanti. Dimana dengan mencoblos, menurutnya, suara rakyat akan terwakilkan dengan baik untuk menentukan pemimpin daerah.

“KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota nanti akan mendatangi rumah bapak dan ibu sekalian untuk pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam laporannya, Ketua KPU Provinsi Kalsel, Andi Tenri Sompa mengenalkan jingle pemilu “Ayo Memilih” dan maskot Si Botan (Bocah Bekantan).

“Kita bersyukur, seluruh proses tahapan pilkada serentak sampai saat ini berjalan dengan lancar. Insya Allah, November mendatang juga akan disukseskan. Mudah – mudahan mendapat pemimpin daerah terbaik,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Bank Kalsel Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Jalan Veteran Banjarmasin

BANJARMASIN – Sebagai wujud komitmen Bank Kalsel dalam membantu masyarakat yang terkena musibah kebakaran di Kota Banjarmasin, bantuan terus diberikan diantaranya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel, bantuan disalurkan kepada Kepala Keluarga (KK) dengan total 18 jiwa yang terdampak kebakaran di Jalan Veteran Gang 9 RT 19, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin. Kebakaran terjadi pada Minggu (12/5) dinihari.

Secara simbolis penyerahan bantuan dilakukan Direktur UPZ Bank Kalsel, Muhammad Fajri Muhtadi kepada Dewi Nurdiani Rahmi, perwakilan korban kebakaran, bertempat di Balai Kelurahan Kuripan, Kota Banjarmasin, pada Senin (27/5).

Lurah Kuripan, Yoyok Hardiyanto, menyampaikan terima kasih kepada Bank Kalsel, melalui UPZ yang telah memberikan bantuan langsung kepada korban kebakaran di wilayah kelurahannya.

“Saya memberikan apresiasi sebesar – besarnya kepada Bank Kalsel, khususnya UPZ Bank Kalsel, yang telah memperhatikan masyarakat yang terkena musibah kebakaran, khususnya di Kelurahan Kuripan,” ucap Yoyok.

Sementara itu, perwakilan warga terdampak kebakaran, Dewi Nurdiani Rahmi menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan Bank Kalsel.

“Alhamdulillah, sangat membantu untuk warga yang rumahnya habis terbakar. Jadi bisa untuk sewa rumah sementara dan untuk kebutuhan yang lain,” ungkap Dewi.

Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi mengajak warga yang terdampak akibat kebakaran untuk sabar menghadapi ujian ini dan tetap optimis dalam melanjutkan kehidupan agar lebih baik ke depannya, karena bantuan yang disalurkan berupa uang tunai.

“Diharapkan melalui bantuan ini, Bapak dan Ibu dapat memanfaatkannya untuk keperluan sehari-hari maupun untuk sewa rumah sementara proses pembangunan ulang rumah tersebut berlangsung dan dalam kesempatan ini juga mengimbau agar masyarakat bisa lebih waspada akan musibah kebakaran dan diharapkan kita bersama-sama menjaga lingkungan tempat tinggalnya,” pungkas Fajri.

Sebagai Informasi, bantuan yang diberikan sebagian besar berasal dari zakat yang disisihkan para pegawai Bank Kalsel setiap bulannya dan dana yang terkumpul dan disalurkan kembali kepada 8 golongan orang yang berhak menerima zakat. Selain itu, bagi donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya, bisa berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi Bank Kalsel melalui rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel dan untuk konsultasi dan konfirmasi transfer bisa melalui WA Center UPZ Bank Kalsel di nomor 0811505153. (ADV-RIW/RDM/RH)

Kejurnas Pencak Silat PPLP Resmi Digelar di Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor secara resmi membuka, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat antar Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) dan Pusat Pengembangan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) serta Sekolah Khusus Olahraga (SKO) se-Indonesia resmi digelar di Gor Paman Birin Banjarbaru, Senin (27/5).

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan atrasi pencak silat oleh puluhan pelajar di Kalsel serta penyerahan golok oleh perwakilan perguruan silat.

Dalam sambutannya Gubernur mengucapkan, selamat datang di Bumi Antasari, Bumi Babussalam.

“Kami berharap melalui Kejurnas ini nantinya dapat melahirkan atlet silat tebaik nasional dan berkompeten khususnya di Kalsel,” ungkap Sahbirin Noor.

Sahbirin yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalsel berpesan kepada para peserta agar menjunjung tinggi sportifitas dalam bertanding.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu juga meminta para wasit dan juri dalam pertandingan agar berlaku jujur dan adil.

“Saya mengharapkan kegiatan ini berjalan sukses dan lancar, sebagai tuan rumah ini modal dasar kita semakin terlatihnya atlet pencak silat banua,” ujarnya.

Kejurnas ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kalsel setelah berhasil memecahkan rekor muri menghadirkan10.000 pesilat, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel Hermansyah mengatakan, bahwa penyelenggaraan Kejurnas Pencak Silat ini menjadi ajang bagi para atlet menampilkan kemampuan terbaiknya untuk meraih prestasi yang gemilang.

“Kami harap Kejurnas ini dapat melahirkan atlet atlet pencak silat terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama bangsa,” ucapnya.

Kejurnas Pencak Silat ini diikuti 27 provinsi dengan total sebanyak 282 atlet terdiri dari 20 PPLP, 18 PPLPD tingkat kabupaten/kota dan 5 SKO.

Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 27 Mei – 1 Juni 2024 dengan mempertandingkan 43 kelas pertandingan dari berbagai kategori baik putra dan putri. (DISPORA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Exit mobile version