18 Juli 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Peringati Hari Dongeng Sedunia, Dispersip Kalsel Hadirkan Pendongeng Nasional, Kak Iman Surahman

2 min read

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Dongeng Sedunia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel menghadirkan Pendongeng Nasional, Kak Iman Surahman.

Melalui kegiatan “Perpus Palnam Berdongeng”, Kak Iman turut menghibur ratusan anak yang merupakan perwakilan dari 19 Taman Kanak-kanak yang ada di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar di aula Dispersip Kalsel, Senin (19/2) pagi.

Suasana Perpustakaan Palnam Berdongeng bersama Pendongeng Nasional, Kak Imam Surahman

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pelayanan, Pembinaan Perpustakaan, Adethia Hailina menyampaikan pada kegiatan mendongeng ini, pihaknya sengaja memilih peserta usia didik TK karena pada usia tersebut anak-anak masih relatif mudah untuk ditanamkan nilai-nilai moral dan membangun karakter mereka.

“Sesuai dengan tema yang ditetapkan komunitas dongeng sedunia, tema tahun ini adalah membangun jembatan. Dengan kegiatan dongeng ini diharapkan bisa membangun jembatan komunikasi lewat anak-anak usia dini, agar kedepan mereka bisa menghadapi perbedaan tanpa perpecahan,” jelasnya.

Sementara itu, Pendongeng Nasional sekaligus Founder Komunitas Dongeng Ceria Management, Kak Iman Surahman menjelaskan, dongeng merupakan salah satu cara alternatif untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, dan tidak memberi tekanan kepada mereka.

“Pada prinsipnya berdongeng ini merupakan suatu wadah berkomunikasi kepada anak secara massal, untuk menyelesaikan makna dari pesan atau cerita dongeng,” terangnya.

Dalam berdongeng, lanjut Kak Iman, ada beberapa hal yang harus diperhatikan salah satunya yakni pendongeng harus bisa menyamakan frekuensi anak-anak yang hadir.

“Jika mereka sudah satu frekuensi dan siap menerima pesan, baru kita bisa sampaikan pesan dari dongeng, jika tidak dikhawatirkan pesan yang kita sampaikan nanti akan mental lagi,” tambahnya.

Selain “Perpus Palnam Berdongeng”, Kak Iman juga berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam Workshop “Mendidik dan Menasehati Anak Lewat Bercerita” pada Senin (19/2) siang, yang diikuti kalangan guru dan orang tua. (NRH/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.