Harga Beras Lokal Tinggi, Pemko Banjarmasin Gelar Pasar Murah

BANJARMASIN – Harga beras lokal di Kota Banjarmasin, pada awal tahun ini kembali mengalami kenaikan.

Pengusaha Beras di Kota Banjarmasin Dani mengatakan, untuk harga beras lokal saat ini berangsur mulai mengalami kenaikan kembali.

“Kenaikan tersebut karena saat ini stok beras lokal mulai menipis,” ungkap Dani, kepada Abdi Persada FM, Selasa (30/1).

Selain itu menurutnya, kenaikan tersebut karena adanya gagal panen di beberapa daerah di Kalimantan Selatan.

Penyuluh Perdagangan Disperdagin Banjarmasin Ibrahim

Sementara itu, Penyuluh Perdagangan Disperdagin Kota Banjarmasin Ibrahim mengakui, adanya kenaikan harga beras lokal tersebut.

“Karena sampai saat ini harga jual beras lokal dikisaran 17.500 sampai 20.000 rupiah perliternya,” ucapnya.

Menurut Ibrahim, harga beras lokal tetap bertahan tinggi bahkan mengalami kenaikan hingga 10 persen di pasaran.

Untuk mengimbangi adanya kenaikan tersebut, maka Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Pasar Murah Beras Tahun 2024, di Kelurahan Sungai Andai.

“Digelarnya pasar murah ini, dalam rangka pengendalian inflasi di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dengan komoditi yang disediakan berupa, beras SPHP sebanyak 150 sak, minyak goreng kemasan 120 liter, serta gula pasir sebanyak 200 kilogram.

“Komoditi yang dijual dengan harga dibawah harga di pasaran saat ini,” ujar Ibrahim.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Nur Inayah mengatakan, pasar murah yang dilaksanakan saat ini, untuk umum atau tanpa kupon. Sehingga, bagi semua warga yang ingin membeli dipersilahkan.

“Kami bersyukur dengan dilaksanakan kegiatan pasar murah ini, yang tentunya membantu warga Kelurahan Sungai Andai,” ucap Nur Inayah. (SRI/RDM/APR)

Peringati HUT SMAN 3 Banjarbaru ke 26, Gubernur Kalsel : Jaga Tunas Bangsa

BANJARBARU – Bertempat di halaman sekolah, SMA Negeri 3 Banjarbaru memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 26 dengan tema Beuturaly, Senin (29/1).

Dalam peringatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Husnul Khatimah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Hadeli Rosyadi, serta beberapa Kepala SMA yang ada di banua.

Husnul Khatimah, Staf ahli Kemasyarakatan dan SDM membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan

Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan oleh staf ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Husnul Khatimah menyampaikan, dalam peringatan HUT SMA Negeri 3 Banjarbaru yang ke 26 ini diharapkan agar apa yang telah dilakukan menjadi pembelajaran untuk lebih baik lagi kedepannya.

“Sebagai wujud rasa syukur atas segala perjuangan yang telah dilakukan selama kurun waktu tersebut, kiranya pertambahan usia ini dapat dijadikan momen untuk melakukan kilas balik atas segala kelebihan dan kekurangan untuk melangkah lebih baik lagi dimasa depan,” ucapannya.

Paman Birin juga mengajak kepada semua lapisan masyarakat, orang tua maupun tenaga pendidik untuk terus menanamkan pendidikan dan menjaga agar anak bangsa bisa berpotensi dimasa depan.

“Saya mengajak kepada semua yang hadir hari ini untuk bersama-sama menjaga tunas-tunas harapan bangsa ini dengan segenap upaya dan doa sebagai antisipasi demi menjaga mental mereka agar tidak merusak orientasi masa depannya. Selain itu, guru sebagai sosok yang ditiru harus memberikan teladan sehingga menjadi motivasi bagi anak didik,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Banjarbaru Rahmah menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjalanan 26 tahun tersebut, diharapkan 26 tahun ini menjadi pembelajaran yang berharga.

“Alhamdulillah dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua yang terlibat di sekolah ini, Bukan tahun-tahun berjalan yang diperhitungkan tetapi bagaimana langkah-langkah kita di kehidupan untuk kedepannya lebih baik lagi,” tuturnya

Foto bersama usai pelepasan balon udara peringatan HUT ke 26 SMAGA Banjarbaru

Rangkaian acara tersebut juga dilakukan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon udara sebagai simbol rasa syukur atas 26 tahun yang sudah dilalui oleh SMA Negeri 3 Banjarbaru, kemudian juga dimeriahkan dengan pertunjukan yang dipersembahkan oleh siswa dan siswi SMA Negeri 3 Banjarbaru seperti pencak silat, tari tradisional banjar dan seni teater. (BDR/RDM/RH)

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Pemprov Kalsel Gelar Rakor Pemasaran

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pariwisata Kalsel, menggelar Rapat Koordinasi Pemasaran, bertempat di salah satu Hotel Berbintang di Banjarmasin, Senin (29/1)

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, diwakili Kepala Bidang Pemasaran, Muhammad Noor, mengatakan, rapat koordinasi ini sangat penting, untuk melakukan sinkronisasi, dalam strategi produk pemasaran, bersinergi di 13 belas Kabupaten dan Kota, agar tercipta konsep produk pemasaran wisata dan destinasinya, guna mewujudkan untuk terus berkesinambungan serta berkelanjutan.

Kabid Pemasaran Dispar Kalsel, Muhammad Noor, saat diwancara

“Kami apresiasi Rakor Pemasaran ini dihadiri seluruh Kabupaten dan Kota,” ucapnya

Ia menjelaskan, dengan adanya sinergisitas dan sinkronisasi strategi produk pemasaran di tahun 2024 ini, baik berupa brosur, pamflet, foto, pencetakan dan media elektronik / media sosial, tentunya berharap dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banua. Kedepan akan dibahas melalui Rakornis bidang pemasaran wisata se Indonesia, yang direncanakan akhir Februari tahun 2024 mendatang di Provinsi Kalimantan Barat.

” ini akan berdampak kemajuan bagi pelaku usaha, pengelola wisata, destinasi wisata dan ekonomi kreatif,” jelas Muhammad Noor.

Foto bersama Dinas Pariwisata Kalsel dan Dispar Kabupaten Kota

Lebih lanjut Muhammad Noor menambahkan, kegiatan Rakornis bidang pemasaran se Indonesia, juga akan melakukan pemetaaan dan pengukur nilai jual ekonomi wisata, dan destinasi. Sehingga, menjadi unggulan dan prioritas oleh Pemerintah Daerah, terutama di sektor Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional. Dinas Pariwisata Kalsel selaku regulasi dan koordinator dalam penjualan dalam bentuk wisata budaya, panorama, keindahan dan petualangan ke masyarakat.

“Bentuk paket wisata, seperti wisata terusan, liburan maupun paket edukasi,” tutupnya

Untuk diketahui, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Bidang Pemasaran, menggelar Rapat koordinasi pemasaran. Rapat dipimpin Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, melalui Kabid Pemasaran Muhammad Noor, didampingi Kepala Seksi Promosi Wisata, Kasi Kerjasama dan Kemitraan, serta Kasi Data dan Informasi. dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata 13 Kabupaten dan Kota. (NHF/RDM/RH)

Warga Banjarmasin Diingatkan Untuk Tidak Parkir Atau Berhenti di Jalan A Yani

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mengingatkan pengguna jalan A Yani (Nasional) tidak boleh digunakan untuk parkir atau tempat berhenti.

Seperti yang diungkapkan Kepala UPTD Parkir Dishub Kota Banjarmasin Umar, Senin (29/1).

Kepala UPTD Parkir Dishub Banjarmasin Umar

“Terkait aktivasi masyarakat disepanjang Jalan A Yani, Kota Banjarmasin, berdasarkan undang undang lalulintas, untuk parkir dan berhenti di kawasan jalan nasional tersebut tidak diperbolehkan,” ungkap Umar.

Menurutnya, pihaknya telah membuat aturan atau rambu rambu peringatan dilarang parkir ataupun berhenti di kawasan tersebut.

“Kami berharap warga Kota Banjarmasin dapat mematuhi aturan tersebut,” ucap Umar.

Dalam kesempatan tersebut, Umar juga mengungkapkan, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin masih menemukan adanya praktek parkir liar dikawasan Jalan A Yani.

“Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin sampai saat ini terus melakukan patroli, agar meminimkan praktek parkir liar dikawasan Jalan A Yani tersebut,” ungkap Umar lagi.

Namun, lanjutnya, masih saja pihaknya mendapatkan laporan dari warga, adanya praktek parkir liar di jalan nasional tersebut.

“Apabila kami menemukan adanya praktek parkir liar tersebut, maka langsung diberikan peringatan serta lainnya,” ujar Umar. (SRI/RDM/RH)

Kunjungi Balangan, Gatriwara Kalsel Dilatih “Public Speaking”

BALANGAN – Mengawali Tahun 2024 ini, Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadiri Temu Silaturahmi Arisan yang bertempat di aula Gedung Mayang Maurai, Sabtu (27/1).

Selain ajang silaturahmi, acara ini juga diisi dengan Seminar yang mengangkat tema “Public Speaking, Branding Personality, And Attitude” dengan menghadirkan pembicara yaitu Mr. Dian Hasrie.

Dalam sambutannya, Ketua Gatriwara Kabupaten Balangan, Hidayah Fauzan mengatakan seminar ini bertujuan agar istri-istri anggota Dewan tersebut dapat menjadi pendamping yang sepadan bagi suami-suami mereka sebagai wakil rakyat yang menampung dan memperjuangkan aspirasi dari masyarakat.

“Selain itu, kemampuan “Public Speaking ” ini penting dimiliki agar menjadi diri yang terampil di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Gatriwara Kalsel, Emilda Khairani Iskandar Zulkarnain memberikan apresiasi kepada Gatriwara Balangan yang telah menjadi Tuan Rumah Temu Silaturahmi Arisan. Ia juga mengaku materi seminar yang diberikan sangat bermanfaat. Tidak lupa, Emilda juga berharap agar silaturahmi tetap terjaga di masa-masa mendatang.

“Temu silaturrahmi arisan Gatriwara di Balangan ini merupakan pertemuan terakhir 13 Kabupaten Kota Periode 2019-2024. Mudah-mudahan silaturrahmi seperti ini tetap berkesinambungan untuk Gatriwara periode yang akan datang,” harapnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Masyarakat Tabalong Minta Penambahan PJU dan Perbaikan Tempat Ibadah

TABALONG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK telah menyerap aspirasi masyarakat pada kegiatan resesnya di 11 desa di Kabupaten Tabalong, terhitung dari tanggal 21 – 28 Januari 2024.

Supian HK menjelaskan dari hasil kegiatan resesnya tersebut, masyarakat di beberapa desa mengharapkan adanya penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta perbaikan tempat ibadah yaitu mushola dan mesjid.

“Dari hasil reses kita kali ini, banyak desa di Kecamatan Banua Lawas Tabalong yang meminta PJU ditambah serta perbaikan mushola dan mesjid,” jelasnya, Minggu (28/01).

Selain di Tabalong, Supian HK juga menyerap aspirasi masyarakat di lima desa di kabupaten Balangan yaitu desa Batu Mandi, desa Teluk Mesjid, desa Kasai, desa Pelajau, desa Bungur.

Suasana Reses Ketua DPRD Kalsel, Supian HK di Kabupaten Tabalong dan Balangan

Dari beberapa pertemuan tersebut , lanjutnya, warga di Balangan mengusulkan adanya perbaikan infrastruktur sekolah dan madrasah serta perbaikan jalan longsor.

“Terhadap aspirasi masyarakat tersebut, kita akan pilah-pilah dulu, mana yang menjadi wewenang kami di provinsi dan yang menjadi wewenang kabupaten, akan kami upayakan koordinasi dengan pemerintah kabupaten,” ungkap Supian HK.

Sementara, Kepala Desa Hariang Kecamatan Banua Lawas, Sugianor mengaku senang atas kedatangan salah satu tokoh Kalsel ini. Dirinya berharap dengan kedatangan Ketua DPRD Kalsel ini, permasalahan yang ada di desanya dapat terselesaikan.

“Mudah-mudahan Pak Ketua Dewan bisa memperjuangkan aspirasi kami,” harapnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Hadiri Syukuran Hari Jadi ke-13, Ini Janji Paman Birin Untuk SMA Negeri Banua Kalsel

BANJAR – Pemotongan tumpeng, menjadi puncak acara syukuran hari jadi ke-13 SMA Negeri Banua Kalimantan Selatan, pada Senin (29/1). Istimewanya lagi, pemotongan tumpeng dilakukan langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi, Raudatul Jannah dan Kepala Disdikbud Provinsi, Muhammadun. Potongan tumpeng pertama, diserahkan Gubernur Paman Birin kepada putrinya, yang bersekolah di SMA Negeri Banua, yang kemudian diteruskan kepada Kepala SMA Negeri Banua, Risa Lisdariani.

Gubernur didampingi Ketua TP PKK Kalsel saa tiba di SMA Negeri Banua untuk syukuran hari jadi ke-13 pada Senin (29/1).

Usai acara, kepada wartawan, Paman Birin mengaku sangat bangga dengan prestasi yang sudah ditorehkan SMA Negeri Banua, hingga usianya memasuki 13 tahun pada 2024 ini.

“Pemerintah provinsi akan meningkatkan fasilitas pendidikan di SMA Banua untuk mendukung prestasi yang semakin meningkat,” ujar Paman Birin.

Gubernur didampingi Ketua TP PKK Kalsel menyerahkan piala dan hadiah Banua Mathematic Olympiad 2024 di SMA Negeri Banua

Menanggapi pernyataan Paman Birin ini, Kepala SMA Negeri Banua, Risa Lisdariani mengaku sangat senang, bahwa prestasi yang ditorehkan para anak didiknya, mendapat perhatian dari orang nomor satu di Kalimantan Selatan. Dia berharap, SMA Negeri Banua akan terus memberikan prestasi terbaiknya untuk Banua.

Sementara terkait komitmen Paman Birin untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di SMA Negeri Banua, Risa mengatakan ada dua prioritas yang akan diajukan kepada pemerintah provinsi tahun ini.

“Perbaikan gedung aula atau balairung mendesak untuk dilakukan. Karena keberadaan gedung ini sangat bermanfaat bagi siswa, dan juga dapat dipakai instansi pemerintah hingga masyarakat umum,” jelasnya.

Risa memaparkan, gedung aula berkapasitas sekitar 500 orang itu, sudah mengalami kerusakan atap sejak tahun 2018 lalu, akibat diterjang angin puting beliung.

“Kami juga mengusulkan pengolahan lahan rawa disekitar sekolah. Karena kemarin sempat mengalami kebakaran hutan dan lahan di sini,” tutupnya.

Pada kesempatan ini, Paman Birin juga didaulat menyerahkan piala serta hadiah, bagi pemenang Banua Mathematic Olympiad 2024, yang digelar SMA Negeri Banua bagi siswa SMP sederajat se Kalimantan Selatan. (RIW/RDM/RH)

Dalam Reses, Paman Yani Langsung Telepon Dirut Bank Kalsel dan Kepala Bappeda Untuk Sampaikan Keinginan Warga

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, membuktikan tidak hanya menampung, namun juga menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Ini dibuktikan Wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu saat menggelar reses di Desa Sukadamai, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (28/1).

Bagaimana tidak, saat ada masyarakat menyampaikan aspirasinya untuk adanya Kantor Samsat Pembantu, Kantor Cabang Bank Kalsel, serta destinasi wisata di desa tersebut.

Dihadapan ribuan warga yang hadir, Paman Yani langsung menghubungi Dirut Bank Kalsel melalui telepon dan meminta aspirasi masyarakat Desa Sukadamai langsung direalisasikan.

Sama halnya dengan pengembangan destinasi wisata di desa itu. Paman Yani langsung meminta Kepala Bappeda Kalsel untuk menyusun perencanaan pembangunan destinasi wisata yang layak.

“Kalau kantor Samsat pembantu di Mantewe sudah kita realisasikan dan saat ini sudah dalam proses pembangunan,” ungkap Paman Yani, saat reses di Desa Sukadamai,

Paman Yani menilai, adanya kantor bank Kalsel di Desa Sukadamai akan menggeliatkan ekonomi masyarakat. Bahkan turut berimbas pada pembangunan daerah melalui PAD yang dihasilkan.

Di samping itu, Mantewe yang menjadi jalur lintas Banjarbakula dan Banua Anam ke Tanah Bumbu melalui jalan bypass, menurutnya juga harus dimanfaatkan untuk pengembangan wisata dan UMKM.

“Nah ini yang dikehendaki masyarakat, kemajuan daerah melalui aspirasi,” tutur Paman Yani.

Tidak hanya Desa Sukadamai, keseriusan Paman Yani dalam menjemput aspirasi juga dirasakan oleh hampir seluruh masyarakat di daerah konstituennya yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Di beberapa desa yang menjadi lokasi reses, tidak sedikit masyarakat yang berterimakasih karena telah dibantu melalui alat mesin pertanian (alsintan), perlengkapan nelayan hingga pembangunan sekolah.

“Kita bekerja untuk kepentingan masyarakat, melayani masyarakat. Jabatan ini apapun namanya itu di gaji dari uang rakyat, sewajarnya kita melayani masyarakat. Wajar jika masyarakat meminta hasil dari yang kita kerjakan,” pungkas Paman Yani.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukadamai, Budi Sriyanto, menilai Paman Yani merupakan sosok wakil rakyat yang tidak hanya mendengar aspirasi masyarakat, tetapi juga merealisasikannya.

“Sejauh ini hanya kepada Paman Yani kami bisa menyuarakan aspirasi langsung secara tatap muka. Saya rasa Paman Yani selalu membawa desa dan masyarakat menjadi lebih maju lagi,” ungkapnya. (SYA/RDM/RH)

Warga Antusias Saksikan Lomba Jukung Tradisional Piala Paman Birin 2024

BANJAR – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin membuka secara resmi Lomba Jukung Tradisonal Formasi B6 Piala Paman Birin Tahun 2024 yang digelar di Wisata Khatulistiwa, Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Minggu (28/1).

Paman Birin dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memelihara budaya lokal.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya, jukung merupakan bagian dari budaya kita karena kita hidup di Kalimantan Selatan yang kaya akan sungai,” ujar Paman Birin.

Selain itu, gubernur berharap pentingnya menjaga nilai-nilai tradisional sambil mendorong pertumbuhan prestasi atletik lokal.

“Saya berharap lomba ini dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan prestasi olahraga dayung di Kalimantan Selatan,” harapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Paman Birin mengumumkan bahwa enam tim juara akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 10 juta rupiah, disamping hadiah lain yang telah disiapkan oleh panitia.

Lomba yang diinisiasi oleh Paman Birin ini diikuti oleh lebih dari 80 tim dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, dengan total hadiah mencapai 55 juta rupiah.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono menjelaskan, kegiatan ini diadakan rutin setiap tahun dalam rangka mempromosikan wisata sungai serta mencari bibit bibit atlet dayung.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Dalam formatnya yang khas, lomba jukung tradisional ini menggunakan jukung formasi B6, dimana satu jukung ditempati oleh 6 orang dengan jarak perlombaan mencapai 400 meter, dengan menerapkan sistem gugur untuk menentukan pemenang,” ujar Budiono.

Masyarakat yang menyaksikan pun sangat antusias. Tak hanya dari warga sekitar, namun juga datang dari berbagai wilayah di luar Kabupaten Banjar, seperti Banjarmasin maupun Banjarbaru. (BIRO.ADPIM/SRI/RDM/RH)

Paman Yani Minta Pemprov Kalsel Berikan Alsintan Sesuai Kontur Lahan

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, melanjutkan kegiatan reses hari ketujuh, di Tanah Bumbu, Sabtu (27/1).

Kegiatan menyerap aspirasi masyarakat kali ini kembali digelar di dua lokasi yakni Desa Api-Api dan Desa Sepunggur, Kecamatan Kelumpang Hilir.

“Ternyata banyak permintaan masyarakat di Tanah Bumbu dan Kotabaru termasuk di lokasi ini adalah alsintan (alat mesin pertanian),” kata Yani Helmi di sela kegiatan.

Alsintan yang dibutuhkan, menurutnya tentu saja yang sesuai dengan kontur lahan garapan. Seperti di Desa Sepunggur, traktor apung sangat dibutuhkan mengingat kontur tanah yang berair.

“Traktor apung ini bekerja fleksibel, jadi bisa dipakai untuk lahan kering maupun basah,” terang wakil rakyat akrab disapa Paman Yani.

Paman Yani berharap keinginan para petani itu dikabulkan oleh Pemprov Kalsel. Terlebih ada belasan Gabungan Kelompok Pertanian (Gapoktan) di Desa Sepunggur.

“Ini yang kami dan gapoktan inginkan. Kami juga selaku anggota DPRD akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat bisa terpenuhi sesuai keinginan,” tuturnya.

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu mengungkapkan alasannya fokus pada sektor pertanian lantaran inflasi beras yang terus meningkat.

“Daripada uangnya untuk beli beras luar, lebih baik kita gunakan untuk mensejahterakan petani kita disini. Tentu saja dampaknya kita juga bisa menekan inflasi,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version