Paman Birin Silaturahmi ke Syekh Mahlayan bin Thoha di Mekkah Al Mukarromah

ARAB SAUDI – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin beserta keluarga melaksanakan ibadah umrah.

Selama berada di kota Mekkah, Paman Birin dan keluarga beserta rombongan pun melakukan rangkaian Rukun Umroh dan kegiatan ibadah lainnya.

Selain itu, Paman Birin pun menyempatkan untuk bersilaturahmi ke kediaman Syekh Mahlayan bin Thoha pada Minggu (24/12) malam.

Syekh Mahlayan Bin Thoha yang juga merupakan Masyaikh di Mekkah Al Mukaromah, adalah salah satu ulama besar yang kerap selalu mendapatkan kunjungan dari para jamaah dari Indonesia bahkan negara lain.

Rombongan Gubernur Kalsel berfoto bersama Syekh Mahlayan

Tiba di kediaman Syekh Mahlayan, Paman Birin dan rombongan disambut hangat.

Dihadapan Syekh, Paman Birin bersyukur bisa langsung silaturahmi dengan Syekh Mahlayan dan keluarganya.

Paman Birin berharap dan berdoa, pertemuan ini mempererat silaturahmi dan membawa keberkahan dari Allah SWT.

“Alhamdulilah. Ulun bersyukur, malam ini bisa bertemu dan bertatap langsung dengan Syekh Mahlayan. Pertemuan atas izin Allah SWT dan semoga membawa keberkahan dari Allah SWT untuk kita semua dan warga Banua,” ungkap Paman Birin.

Sementara itu, Syekh Mahlayan juga menyampaikan rasa senang atas kunjungan Gubernur Kalsel Paman Birin dan rombongan.

Syekh Mahlayan pun mendoakan, rangkaian ibadah umrah berjalan lancar serta mendapatkan ridho Allah SWT.

Pada silaturahmi itu, dipimpin Syekh Mahlayan juga disampaikan pembacaan maulid yang diikuti secara khusyuk Paman Birin dan rombongan.

Istimewanya lagi, pada kesempatan silaturahmi itu, Paman Birin juga mendapatkan kitab dari Syekh Mahlayan.

Pada kesempatan itu pula, Paman dan rombongan menyempatkan foto bersama dengan Syekh Mahlayan, serta seluruh keluarganya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

BWS Kalimantan III Bantu Kapal Weed Harvester Ke Pemko Banjarmasin

BANJARMASIN – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III memberikan bantuan Kapal Weed Harvester atau pemanen gulma, kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, Jumat (22/12).

Bantuan tersebut diserahkan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan Selatan I Putu Eddy Purna Wijaya kepada Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina (Tengah)

Eddy mengatakan, saat ini Kapal Weed Harvester telah sampai di Kota Banjarmasin, dan diuji coba pada Sungai Martapura tepatnya di depan Balaikota Banjarmasin.

“Bantuan ini dari Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan III diberikan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin.

” Tujuan bantuan ini, untuk membersihkan sampah organik seperti eceng gondok di sungai yang ada di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Eddy berharap, bantuan berupa pinjam pakai ini dapat membantu Pemerintah Kota Banjarmasin, dalam membersihkan sungai di kota tersebut.

“Balai Wilayah Sungai Kalimantan III memberikan bantuan kapal pembersih eceng gondok dan excavator mini kepada Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucap Eddy.

Pada penyerahan bantuan tersebut, Kapal Weed Harvester langsung diujicoba untuk mengangkut dan membersihkan sungai dari Eceng Gondok. Disaksikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bersama Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Kadis PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, serta lainnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, dengan adanya bantuan Kapal Weed Harvester ini, dapat memudahkan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam membersihkan dan mengangkut gulma di Sungai.

“Kapal ini untuk menarik Eceng Gondok di sungai, bahkan cara kerjanya bagus bisa memotong dan mecincang,” ujar Ibnu.

Sampah Eceng Gondok ini, lanjutnya, akan diolah di Pusat Daur Ulang (PDU) yang ada di Kota Banjarmasin.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadyah menjelaskan, setelah menerima bantuan dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan III ini, maka Pemko. Banjarmasin melakukan pengoperasian dan pemeliharaan terhadap aset milik Balai Wilayah Sungai Kalimantan III tersebut.

“Untuk pengoperasian dan pemeliharaan PUPR Kota Banjarmasin telah menyiapkan segalanya,” ucap Suri Sudarmadyah. (SRI/RDM/APR)

Libur Panjang, Pemprov Kalsel Imbau Wisatawan Taati Rambu Berwisata

BANJARMASIN – Memasuki Libur Panjang menjelang akhir tahun 2023, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau
kepada para wisatawan yang mengunjungi ke daerah ini, dapat mentaati rambu-rambu wisata.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, ditemui di ruang kerjanya, pada Jumat (22/12) menjelaskan, guna mencegah terjadinya kecelakaan dalam berwisata baik di sungai, di darat maupun di laut, seluruh wisatawan hendaklah mentaati rambu-rambu wisata, agar selama menikmati ke destinasi di Banua, akan mendapatkan kenangan yang indah dan membahagiakan.

“Bagi yang membawa anak dibawah umur, diminta harus ekstra menjaga,” pintanya

Disampaikan Syarifuddin, para pengelola wisata dapat semakin menerapkan Sapta Pesona, di seluruh Kabupaten dan Kota, agar memberi kesan yang terbaik dari wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Ia menilai, beberapa tempat wisata pasti akan ramai dikunjungi diantaranya wisata religi, alam dan buatan.

“Libur panjang ini lumayan lama hampir dua mingguan,” ungkapnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, saat ini CHSE telah menjadi standar protokol kesehatan dunia di sektor pariwisata, dengan demikian juga harus diterapkan, yaitu mencakup semua hal dalam pelayanan kepariwisataan, seperti kenyamanan, keselamatan, kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Mari kita tingkatkan kunjungan wisatawan ke seluruh destinasi di Banua,” tutupnya yang kini juga menjabat sebagai Pj Bupati Tapin. (NHF/ RDM/APR)

Paman Yani Pastikan Kesetaraan Kesehatan Bisa Merata Ke Seluruh Masyarakat

Tanah Bumbu – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di daerah konstituennya Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (22/12).

Berpusat di Desa Pandansari, Kecamatan Karang Bintang, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu menyampaikan tentang perhatian pemerintah terhadap kesetaraan tingkat kesehatan di masyarakat melalui Perda No 01 Tahun 2021 tentang Kesehatan.

Perda Kesehatan tersebut, menurut Paman Yani, perlu dipahami oleh masyarakat. Agar mereka memahami bahwa tidak semua layanan kesehatan harus berbayar.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kiri) saat menyerahkan bingkisan kepada salah seorang warga

“Misalnya vaksin COVID-19 kemarin kan gratis, vaksin anak-anak dan balita juga gratis, ada yang berbayar ya seperti barangkali sakit-sakit yang agak berat dan memang butuh layanan kesehatan di rumah sakit mungkin berbayar,” jelas Paman Yani.

Selain itu, Perda Kesehatan, lanjutnya, dibentuk oleh anggota dewan untuk menekan tarif melalui subsidi yang disalurkan lewat BPJS Kesehatan.

Bahkan, Paman Yani menegaskan, bahwa layanan yang didapatkan tidak akan berbeda dibanding yang berbayar.

“Jadi mau pakai BPJS atau berbayar secara langsung layanan tetap sama. Kalaupun misalnya ada layanan yang mungkin melebihi dari tarif yang sudah di sepakati dalam Perda silakan laporkan ke saya,” tegasnya.

Hal itu bertujuan agar kesetaraan kesehatan di Kalsel khususnya Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru benar-benar bisa terwujud.

“Petugas medis atau layanan rumah sakit tidak boleh menolak pasien. Semua mesti harus tunduk dan taat dengan Perda ini,” terang Paman Yani.

Suasana Sosper Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Pandansari, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu

Kepada masyarakat, Ia berharap agar senantiasa menjaga kesehatan di lingkungan keluarga, serta memanfaatkan seluruh fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah.

“Layanan kesehatan selalu terbuka, barangkali walaupun tidak 24 jam kalau kita di daerah puskesmas tapi kalau di rumah sakit Insyaallah 2 kali 24 jam kita pastikan mereka bisa melayani kita warga masyarakat di Kalimantan Selatan,” tutup Paman Yani.(SYA/RDM/APR)

DPRD Kalsel Setujui Rencana Hibah Alkes dari Pemprov Kalsel ke Pemkab Tanbu

Banjarmasin – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyetujui permintaan hibah alat-alat kesehatan (Alkes) dari Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo, usai menggelar rapat bersama stakeholder terkait, baru-baru tadi, dalam rangka menyampaikan hasil rapat internal DPRD Provinsi Kalsel berkenaan dengan permintaan hibah alkes tersebut pada November lalu.

“Komisi II sepakat menyetujui hibah peralatan kesehatan dari Pemprov Kalsel kepada Pemkab Tanah Bumbu. Kami menilai hal ini sebagai salah satu upaya untuk memudahkan masyarakat Tanah Bumbu dan sekitarnya untuk pengobatan yang memerlukan alat yang dihibahkan tersebut yaitu untuk CT Scan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas terkait permintaan hibah Asrama Mahasiswa Tapin “Candi Laras” milik Pemprov Kalsel yang ada di Banjarbaru kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin.

Berbanding terbalik dengan nasib dengan permintaan hibah sebelumnya, Komisi II DPRD Kalsel memutuskan untuk tidak menyetujui permintaan hibah lahan asrama tersebut. Dengan pertimbangan bahwa Dewan menilai lahan tersebut akan memberikan manfaat lebih baik jika tetap dimiliki oleh Pemprov Kalsel.

“Alih-alih untuk satu kabupaten saja, teman-teman di Komisi II berpikir bahwa lahan tersebut bisa dijadikan asrama dari seluruh kabupaten yang ada di Kalsel, terlebih mengingat Banjarbaru ditetapkan sebagai ibu kota provinsi,” terang Imam. (NRH/RDM/APR)

Serahkan Alsintan, Paman Yani : Tanbu Bisa Jadi Penyangga Kebutuhan Pangan IKN

Tanah Bumbu – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, mengapresiasi Pemprov Kalsel yang telah memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Kabupaten Tanah Bumbu.

Apresiasi disampaikan Paman Yani (sapaan akrabnya), saat secara simbolis menyerahkan sejumlah alsintan kepada sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), di Kantor Desa Pakatellu, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (22/12).

“Mudah-mudahan Kabupaten Tanah Bumbu bisa menjadi penyangga pangan di Kalsel termasuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” kata Paman Yani.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (topi) saat secara simbolis menyerahkan bantuan traktor roda empat

Beberapa jenis alsintan yang diserahkan antara lain mesin penyemprot elektrik, genset, serta traktor roda 4. Kendati begitu, ada sejumlah alat yang tidak sesuai dengan kondisi geografis di Kusan Tengah.

“Ini perlu diperhatikan supaya alsintan yang dikirim sesuai dengan kondisi geografis. Sekarang yang datang untuk dataran tinggi, kalau dipakai disini tidak sesuai karena dataran rendah dan berair. Tetapi kami tetap berterimakasih,” ujar Paman Yani.

Diketahui, alsintan diterima oleh kurang lebih 40 Gapoktan dari 25 Desa di Kecamatan Kusan Tengah. Dengan begini, menurut Paman Yani, kesejahteraan petani di Tanah Bumbu lebih terjamin. Bahkan bisa membantu mengendalikan inflasi di Kalsel.

“Bukan hanya pertanian, tetapi juga sektor perkebunan dan hortikultura,” tutur Paman Yani.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (topi) saat menyampaikan sambutan

Apalagi, Paman Yani menilai potensi pertanian di Tanah Bumbu sangat besar. Tinggal bagaimana konsistensi Pemkab dan Pemprov untuk terus berkolaborasi dalam memaksimalkan lahan pertanian serta membantu segala kebutuhan petani.

“Makanya saya juga minta agar lahan tidur bisa digarap kembali agar Tanah Bumbu ini mudah-mudahan bisa jadi penyangga pangan IKN,” tutup Paman Yani.(SYA/RDM/APR)

Peringati Hari Ibu, Samsat Banjarmasin I Berikan Souvenir Bagi Wajib Pajak

Banjarmasin – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Banjarmasin I menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke 95.

Kepala UPPD Samsat Banjarmasin I, Anni Hanisyah mengatakan beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu kegiatan donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Kota Banjarmasin untuk memfasilitasi Wajib Pajak (WP) yang ingin mendonorkan darahnya.

“Selain itu, kami juga menyajikan makanan tradisional khas Banjar seperti Kue Serabi dan Kue Petah yang bisa dinikmati para Wajib Pajak yang datang ke sini,” jelasnya.

Ditambahkan Anni, pihaknya juga memberikan souvenir menarik bagi WP yang datang untuk mengurus pembayaran pajak di kantor Samsat Banjarmasin I.

“Pemberian souvenir bagi WP ini akan dilaksanakan sampai akhir Desember mendatang,” terangnya.

Terkait capaian penerimaan pajak di Samsat Banjarmasin 1, Anni menerangkan, bahwa dari target yang ditetapkan pada tahun 2023 telah tercapai sekitar 100,6 persen atau Rp107 miliar lebih.

Suasana Pelaksanaan Beberapa Kegiatan di Samsat Banjarmasin I Untuk Memperingati Hari Ibu

“Penerimaan pajak ini dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Air Permukaan (PAP),” jelasnya.

Anni mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada WP yang telah melaksanakan kewajibannya membayar pajak tepat waktu.

Sementara, salah seorang Wajib Pajak, Aulia menyatakan menyambut baik kegiatan ini. Ia mengaku sangat terkesan dengan pelayanan yang diberikan para petugas di Samsat Banjarmasin I.

“Ini pertama kali, saya datang bayar pajak ke sini dan luar biasa pelayanannya sangat ramah,” tuturnya. (NRH/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Gelar Pergelaran Seni Budaya Di Anjungan TMII

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, menggelar Pergelaran Seni Budaya, pada Rabu (20/12).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, melalui pesan WhatsAppnya, pada Kamis (21/12) mengatakan, guna memperkenalkan dan menumbuhkan minat untuk mempelajari seni budaya di Kalsel, sebagai salah satu upaya pelestarian, pihaknya menggelar Seni Budaya dalam Rangkaian Pekan Kebudayaan Bersama Bubuhan Banjar, bertempat di Anjungan Kalsel TMII, Jakarta Timur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun (ditengah)

“Dalam pagelaran ini ditampilkan beberapa kesenian khas Kalimantan Selatan, yaitu Tari Dayak Bapalas Banua dan Tari Japin Rantauan,” ujarnya

Disampaikan Raudati, dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, Pergelaran Seni Budaya ini, merupakan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mempromosikan seni dan budaya ke masyarakat secara luas. Ia berharap, dapat digelar seriap satu bulan sekali, karena Kalsel memiliki berbagai tarian yang bagus serta beragam budaya.

“Anjungan ini sangat berperan terhadap keilmuan dan pengetahuan tentang budaya,” ungkapnya

Lebih lanjut Raudati menambahkan, selain menampilkan Tarian juga menghidangkan makanan tradisional Kalsel, yakni soto Banjar. Dimana, Pergelaran Seni Budaya ini, dapat semakin meningkatkan tali silaturahim dan akan terus menerus dilakukan dengan menjalin kerjasama berbagai pihak, dalam pengembangan seni dan budaya Kalsel.

“Pergelaran Seni Budaya, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel beserta jajaran Disdikbud Kalsel, Kepala Anjungan Kalsel, Koordinator Anjungan Daerah TMII, Ketua Forum Komunikasi Kepala Anjungan, Mahasiswa, Pelajar, Seniman dan orang banjar yang bertempat tinggal di Jakarta,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

TNI AU Berhasil Juarai Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin

Banjarmasin – Tim Bola Voli Forkopimda TNI AU berhasil merebut juara 1 pada Festival Bola Voli forkopimda Piala Paman Birin Tahun 2023.

Keberhasilan tersebut diraih setelah Tim Bola Voli TNI AU mengalahkan Tim Bola Voli Forkopimda Kabupaten Banjar, di Gelanggang Remaja Olahraga (GOR) Hasanuddin HM, Kamis (21/12).

Pelatih Sadewo

Pelatih Tim Bola Voli TNI AU Sadewo mengatakan, dari awal pihaknya memang menargetkan dapat menjuarai Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin Tahun 2023 ini.

“Keberhasilan ini tentu kami syukuri,” ucap Sadewo.

Sadewo mengatakan, prestasi yang telah berhasil diraih ini, akan dipertahankan pada pelaksanaan di tahun mendatang.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjadikan Festival Bola Voli forkopimda Piala Paman Birin menjadi agenda tahunan.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Fajar Desira

Seperti yang disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira.

“Pada Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin ini, diikuti peserta dengan antusias,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Fajar, Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin ini, akan digelar setiap tahunnya.

Dengan tujuan untuk menambahkan keakraban dan jalinan silaturahmi antar Forkopimda Se Kalimantan Selatan tersebut.

“Jika pada Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin Tahun ini, hanya untuk tim putra, maka para tahun depan akan ditambah dengan tim bola voli putri,” ungkap Fajar.

Pemenang Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin Tahun 2023.

Juara 1 diraih Tim Bola Voli Forkopimda TNI AU
Juara 2 diraih Tim Bola Voli Forkopimda Kabupaten Banjar
Juara 3 diraih Tim Bola Voli Forkopimda Korem Antasari
Juara 4 diraih Tim Bola Voli Forkopimda Polda Kalsel. (SRI/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Ingin Universitas Ahmad Yani Banjarmasin Lahirkan SDM Berkualitas

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi pelaksanaan dies natalis dan wisuda Universitas Achmad Yani yang ke 35 sarjana (S-1) tahun 2023 dengan total 267 wisudawan dan wisudawati.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, melalui Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Husnul Khatimah menyampaikan, wisuda ini adalah akhir dari proses pembelajaran di jenjang sarjana, namun ini adalah awal dari tantangan baru untuk para wisudawan maupun wisudawati

Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Husnul Khatimah

“Dunia kerja akan sangat berbeda dengan dunia pendidikan. Mulai hari ini, kalian semua akan memasuki dunia kerja yang penuh dengan tantangan dan persaingan karena kalian tidak lagi berada di zona nyaman yaotu kampus,” ungkap Husnul, usai menghadiri acara dies natalis dan wisuda Universitas Ahmad Yani, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, Kamis (21/12).

Husnul menambahkan, sebagai fresh graduate (lulusan yang baru lulus), wisudawan dan wisudawati dituntut untuk dapat mengenali minat dan keahlian diri serta peluang karir yang ada di pasar kerja.

“Sehingga harus dapat bersikap professional dan kompetitip, serta terus meningkatkan keahlian agar tidak tertinggal dengan kemajuan zaman,” lanjut Husnul.

Para wisudawan dan wisudawati ini merupakan generasi muda yang saat ini menjadi tumpuan besar masyarakat kalimantan selatan dalam membangun Daerah. Saat ini pemprov kalsel sedang mengembangkan berbagai program dalam rangka peningkatan kualitas SDM maupun pengembangan potensi ekonomi khususnya bagi pelaku usaha baru.

“Semoga momentum ini makin menegaskan Universitas Ahmad Yani Banjarmasin sebagai Universitas di Kalsel yang telah berhasil melahirkan SDM yang berkualitas dengan menguasai keterampilan dan keahlian yang dibutuhkan banua dengan mengedepankan nilai – nilai keimanan dan ketaqwaan,” tutup Husnul. (MRF/RDM/APR)

Exit mobile version