Polda Kalsel Gelar Baksos Hosana 91 dan Oikoumene Aksi Kemanusiaan

BANJARMASIN – Pada Perayaan Natal, dalam semangat kebersamaan untuk menebarkan kebaikan kepada yang membutuhkan Hosana 91 dan Oikoumene Polda Kalsel menggelar Bakti Sosial dengan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu, Kamis (28/12). Dipimpin oleh Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Turman Sormin Siregar, didampingi istri Fania Turman.

Acara Bakti Sosial ini, Irwasda Polda Kalsel beserta rombongan Hosana 91 dan Oikoumene Polda Kalsel berbagi dengan para penghuni Panti. Mereka menyediakan bantuan dan mengadakan serangkaian kegiatan yang menghibur untuk mempererat ikatan antara Polda Kalsel dengan penghuni Panti.

“Ini bukan hanya tentang memberi bantuan, tetapi juga tentang menyebarkan kehangatan dan kebersamaan di musim Natal. Melihat senyuman mereka adalah hadiah terindah bagi kami,” ungkap Turman.

Pada kegiatan tersebut, Hosana 91 dan Oikoumene Polda Kalsel bergotong-royong menyalurkan 100 paket sembako, 200 Bingkisan Natal, 50 Koli Perlengkapan Panti, 200 Mainan Edukasi, serta Bantuan Pemeriksaan Kesehatan dan Obat-obatan.

Dalam kesempatan tersebut Polda Kalsel juga menggelar acara khusus yang diisi dengan berbagai permainan dan hiburan untuk anak-anak di beberapa daerah.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Dir Lantas, Kabid Propam, Ka SPN, para Pamen Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel dan personil Polda Kalsel mendatangi Panti Wreda Suaka Kasih Bati-Bati, Panti Disabilitas Kristen Bhakti Luhur Suaka Insan Banjarmasin, Panti Asuhan Sentosa Banjarmasin, Panti Rumah Harapan, Panti Asuhan Intan Sari dan Panti Asuhan Ashhabul Khafi. (POLDA-KALSEL/SRI/RDM/RH)

Paman Birin Apresiasi Tangkapan Narkoba Polda Kalsel

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menghadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkoba jenis sabu seberat 26,62 kilogram, 579,5 butir ekstasi dan 6.969 butir obat jenis Carisoprodol, oleh Polda Kalimantan Selatan bersama unsur Forkopimda, di Aula Mathilda Polda Kalsel, Kamis (28/12). 

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Polda dalam menggagalkan peredaran narkoba di Banua,” ungkap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin. 

Keberhasilan tersebut, lanjutnya, diharapkan terus ditingkatkan untuk menyelamatkan generasi muda di Kalimantan Selatan dari bahaya narkoba. 

“Yang pasti adalah narkoba musuh kita bersama, yang harus dicegah dan diperangi agar generasi muda kita terhindar dari bahaya,” ujarnya. 

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto mengatakan, pemusnahan narkoba ini merupakan barang bukti yang berasal dari tangkapan selama periode 29 September sampai 13 Desember 2023.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto

Jumlah tersangka yang diamankan selama periode tersebut sebanyak 64 orang. Yakni 54 laki-laki dan 10 perempuan. 

“Kita selalu melakukan pemantauan dan penyelidikan untuk mengetahui dari mana masuknya barang narkoba tersebut,” ucap Winarto. 

Menurutnya, ada berbagai modus yang dilakukan para pelaku untuk meloloskan masuknya barang haram ke wilayah Kalsel ini. 

“Polda Kalsel terus bekerja keras dalam upaya pencegahan peredaran narkoba di Banua ini,” ucap Winarto. 

Ketika ditanya adanya keterlibatan jaringan internasional dalam kasus ini, Kapolda Kalsel tidak menampik hal tersebut. Khususnya, pada jaringan Fredy Pratama yang saat ini masih menjadi buronan. 

“Dari hasil tangkapan ini nilai barang bukti yang disita mencapai 27 Miliar, dan menghemat uang negara untuk rehabilitasi pecandu narkoba hingga mencapai 570 Miliar,” ucap Winarto. (POLDA.KALSEL-SRI/RDM/RH)

Paman Birin Resmikan Tebing Ponpes Darussalam Martapura

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan,  Sahbirin Noor atau Paman Birin meresmikan tebing siring Pondok Pesantren Darussalam Martapura, di Kabupaten Banjar, pada Kamis (28/12) siang.

Gubernur Kalsel menerima pengalungan bunga dari pimpinan ponpes Darussalam

Tebing siring Pondok Pesantren Darussalam ini memiliki panjang 137 meter dengan lebar 6 meter, dan kedalaman 111 meter.

Peresmian ditandai penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalimantan Selatan, didampingi Pimpinan Ponpes Tahfidzul Al-Quran Darussalam Martapura KH Muhammad Wildan Salman, serta Pimpinan Ponpes Darussalam KH Hasanuddin.

Para santri yang menghadiri momen peresmian siring ponpes Darussalam

Lantunan salawat Nabi Muhammad SAW pun menggema mengiringi peresmian pembangunan tebing siring yang memakan waktu selama 195 hari.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin bersyukur karena tebing siring Ponpes Darussalam telah selesai dibangun.

Menurut Paman Birin, Ponpes Darussalam telah berusia lebih dari satu abad atau tepatnya 109 tahun tentunya telah banyak melahirkan ulama yang tersebar di Banua hingga dunia.

“Ponpes ini telah berusia 109 tahun tentunya telah melahirkan ulama yang ada di Banua hingga dunia, ulun semalam tetamu di Mekkah ternyata lulusan Darusaalam,” ucap Paman Birin.

Paman Birin juga menyebut akan membangun kelas di Ponpes Darussalam sesuai harapan dari pihak ponpes. Hal ini mengingat ruang kelas lebih sedikit jika dibandingkan dengan murid yang banyak.

“Ulun minta Kepala Dinas PUPR untuk bisa menindaklanjuti pembangunan ruang kelas,” katanya.

Paman Birin berharap dengan pembangunan tebing siring ini membuat proses belajar mengajar menjadi lebih aman dan nyaman.

Pimpinan Ponpes Darussalam KH Hasanuddin mengucapkan terima kasih kepada Paman Birin yang telah membangun siring untuk menahan bangunan Ponpes Darussalam agar tidak roboh.

Guru Hasanuddin menceritakan pembangunan siring ini bermula ketika Ponpes Darussalam mulai miring dan santri takut ruangan belajar akan roboh.

Kemudian dirinya melaporkan ke gubernur dan langsung direspons positif.

“Lalu kemudian dibangun siring dan pondasi ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan Ahmad Solhan mengatakan, pembangunan tebing siring ini menggunakan nilai kontrak sebesar Rp 17.318.928.665 dan dibangun selama 195 hari.

Menurutnya, pembangunan tebing siring ini sudah didambakan selama 30 tahun lamanya oleh pihak ponpes. Hingga akhirnya pada era Gubernur Kalsel Paman Birin bisa terealisasi.

Dirinya juga bersyukur karena pembangunan tebing siring dapat selesai tepat waktu untuk menahan terjadinya longsor yang dapat berakibat penurunan bangunan Ponpes Darussalam. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Nominator Anugerah Nirwasita Tantra 2023, Paman Birin Ekspos Pengelolaan Lingkungan Hidup

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan,  Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, mengikuti wawancara dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) secara daring di Command Center Kantor Gubernur di Banjarbaru, pada Kamis (28/12).

Wawancara khusus bersama Ketua DPRD Kalsel secara terpisah ini dalam rangka penilaian penghargaan Nirwasita Tantra 2023 dari Kementerian LHK RI.

Paman Birin dalam paparannya menjelaskan isu-isu strategis Pemerintah Provinsi Kalsel yakni degradasi lahan, bencana banjir, pengelolaan sampah, rendahnya kualitas air sungai, pengelolaan sampah dan limbah, dan dampak perubahan iklim.

“Komitmen kami untuk menjaga kualitas air sungai agar tetap asri, apalagi ciri khas Kalsel adalah banyak memiliki sungai”, papar Paman Birin.

Ditanya tindakan ke depan, ditegaskan bahwa, akan terus dilanjutkan gerakan Revolusi Hijau agar memperbaiki tutupan lahan, penurunan lahan kritis serta memperbaiki kualitas air serta kualitas udara.

Sementara itu, dalam paparannya, Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana mengawalinya dengan penayangan video singkat tentang pengelolaan lingkungan hidup di Kalsel.

Selanjutnya dijelaskan seputar gerakan Revolusi Hijau yang bertujuan meningkatkan tutupan lahan bervegetasi, menurunkan tingkat lahan kritis.

Ekspos lainnya berkenaan dengan berbagai kajian hingga implementasi pembuatan sejumlah embung, lanjut ke program Sungai Martapura ASRI, Program Merdeka Sampah dan pemberian penghargaan, hingga bantuan pengelolaan sampah, serta penjelasan tentang Geopark Meratus.

Turut menyampaikan penjelasan kepada para panelis yang diketuai  Soeryo Adiwibowo ini, Ketua DPRD Kalsel,  Supian HK yang menyebut, mendukung diberikan pihaknya mulai penganggaran dana dan bantuan sosialisasi soal lingkungan hidup, sampai persetujuan beberapa produk hukum untuk optimalisasi pengelolaan lingkungan hidup, serta dukungan dalam hal pengawasan.

Selanjutnya dalam sesi wawancara, salah satu panelis menanyakan tindakan Pemerintah Daerah di Kalsel saat terjadi banjir. Hal ini pun dijelaskan secara detil oleh Hanifah dan Supian HK.

Penghargaan Nirwasita Tantra adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada Kepala Daerah yang dalam kepemimpinannya, dianggap berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup didaerahnya.

Sedangkan wawancara dimaksudkan sebagai bentuk optimalisasi kinerja dalam pengelolaan lingkungan hidup yang bertujuan untuk melihat harmonisasi relasi eksekutif dan legislatif, yang sangat penting dalam menjaga stabilisasi pemerintahan yang menentukan bagaimana fungsi lingkungan hidup dan kebutuhan publik lainnya.

Wawancara langsung ini untuk mengetahui bagaimana pimpinan DPRD dalam menyerap dan mengartikulasikan kepentingan masyarakat seperti dalam pembuatan Peraturan Daerah, pengawasan anggaran, serta menjalankan otoritas fungsi legislatif dalam meningkatkan kinerja lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam yang berkembang di daerah.

Melalui pemberian penghargaan Nirwasita Tantra, KLHK berharap akan terwujud pengelolaan lingkungan hidup yang semakin baik di daerah, sehingga kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Selain itu, pemerintah melalui Nirwasita Tantra ingin mendorong munculnya Green Leadership, dimana tidak hanya kepala daerah, namun juga para wakil rakyatnya menjadi semakin peduli dengan lingkungan hidup, dan ikut berperan dalam pembangunan di daerahnya sesuai dengan kewenangannya.

Dasar pemberian penghargaan Nirwasita Tantra ini dinilai dari Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) yang disusun setiap tahun provinsi, kabupaten/ kota. DIKPLHD disusun Tim yang dibentuk Kepala Daerah, yang  keanggotaannya melibatkan unsur-unsur Organisasi Perangkat Daerah terkait, Perguruan Tinggi, dan Lembaga Masyarakat.

Tim tersebut harus dikukuhkan dengan Surat Keputusan Kepala Daerah. Setelah melalui penilaian dari dokumen yang dikirim daerah, Tim Penilai kemudian melaksanakan wawancara kepada kepala daerah yang dinilai telah layak untuk mendapatkan anugerah Nirwasita Tantra, berdasarkan dokumen yang dikirimkan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Jelang Akhir Tahun 2023, Ini Realisasi Belanja dan Pendapatan di Kalsel

BANJARMASIN – Jelang akhir tahun 2023, Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar media briefing dikantornya, kawasan malam D.I Panjaitan Banjarmasin, pada Rabu (27/12). Media briefing dengan agenda penyampaian realisasi belanja dan pendapatan APBN serta APBD di provinsi Kalsel tahun 2023 ini, dihadiri seluruh pimpinan kantor perwakilan Kementrian Keuangan RI di Kalsel.

Suasana media briefing Desember di kantor Kanwil DJPb Kalsel

Yakni Kakanwil Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) Kalselteng, Kusumawardhani, Kakanwil Ditjen Pajak (DJP) Kalselteng, Syamsinar, Kabid Kepabeanan dan Cukai Kanwil Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) Kalbagsel, Rudie Bayu, serta tuan rumah acara, Kakanwil DJPb Provinsi Kalsel, Syafriadi. Turut hadir sejumlah jurnalis dari media cetak dan elektronik di Kalimantan Selatan.

Dalam paparannya, Syafriadi menyampaikan, bahwa memasuki periode akhir tahun, kinerja APBN di wilayah Kalimantan Selatan hingga 30 November 2023, menunjukkan peningkatan. Dimana realisasi belanja meningkat sebesar 9, 25 persen dibanding periode Oktober 2023, dan tumbuh 9,27 persen dibanding Oktober 2022. Yakni sebesar 29,34 triliun atau 90,91persen, terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar 7,29 triliun (82,84 persen) dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar 22,04 triliun (93,94 persen).

“Peningkatan ini seiring dengan realisasi penyelesaian pekerjaan belanja infrastruktur”, ujarnya.

Dari sisi pendapatan negara, menurut Syafriadi, realisasinya telah mencapai 21,28 triliun atau sebesar 114,42 persen, tumbuh 23,35 persen dari periode yang sama tahun lalu.

“Kontribusi terbesar dari pendapatan negara tersebut berasal dari penerimaan perpajakan terutama PPN dan PPh,” tambahnya.

Sementara itu,
total penerimaan negara yang dipungut Direktorat Jenderal Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan sampai dengan 30 November 2023, sebesar 5,60 triliun. Penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar R420,58 miliar dan penerimaan lainnya 5,6 triliun.

Masih menurut Syafriadi, yantangan yang dihadapi terkait penerimaan dari perdagangan internasional adalah turunnya volume ekspor komoditas CPO dan turunannya.

“Meski begitu neraca perdagangan masih surplus sebesar US$1.097,99 juta, meningkat 40,80 persen. Kenaikan ekspor ini terjadi karena adanya kenaikan volume ekspor dari produk batu bara”, paparnya.

Disisi lain, kinerja APBD regional Kalimantan Selatan sampai dengan 30 November 2023, untuk realisasi pendapatan daerah mencapai 32,28 triliun atau sekitar 106,21 persen dari target. Angka ini meningkat sebesar 25, 03 persen dibanding tahun lalu. Pendapatan daerah ini terdiri dari Pendapatan asli daerah sebesar 7,17 triliun, pendapatan transfer 25,02 triliun.

“Pendapatan transfer sebesar 25,02 triliun ini memberikan kontribusi sebesar 77,49 persen terhadap Pendapatan APBD”, tambahnya.

Sedangkan dari sisi belanja daerah, telah terealisasi sebesar 83,97 persen atau sebesar 26,57 triliun. Yakni belanja pegawai telah terealisasi sebesar 8,05 triliun, belanja barang/jasa sebesar 7,41 triliun, belanja modal telah terealisasi sebesar 5,03 triliun.

“Peningkatan paling tinggi pada belanja modal yaitu mencapai 78%, sedangkan belanja barang/jasa meningkat 27 persen, dan belanja pegawai hanya meningkat 4 persen dibanding tahun lalu,” tutup Syafriadi. (RIW/RDM/RH)

Gelar Pers Release, BNNP Kalsel Ungkap Capaian Tahun 2023

BANJARMASIN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Kalimantan Selatan(Kalsel) menggelar Pers Release Tahun 2023 di aula kantor BNNP Kalsel. Kegiatan yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media, baik media cetak, elektronik dan online dan dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol. Wisnu Andayana didampingi jajarannya, Rabu (27/12).

Dalam kegiatan tersebut, Wisnu Andayana menyampaikan bahwa data atau penanganan BNNP Kalsel banyak mengalami peningkatan, terutama kesadaran masyarakat yang semakin meningkat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Suasana Press Release BNNP Kalsel Tahun 2023

Hal ini, menurutnya, terbukti dari banyaknya permintaan tes urine pada tahun 2023 kalau dibandingkan pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, jumlah instansi pemerintah, swasta dan masyarakat yang melakukan deteksi dini/tes urine di Kalsel pada tahun 2022 sebesar 10.020 orang. Sedangkan tahun 2023 sebesar 19.839 orang atau ada peningkatan sebesar 54,6 persen.

“Pada tahun sebelumnya permintaan tes urine tidak banyak, mungkin ada kekhawatiran kalau ada yang hasil tesnya positif akan disidik. Lalu kita jelaskan melalui sosialisasi, kalau ada hasil tes positif belum tentu yang bersangkutan sebagai tersangka, bisa jadi dia adalah korban yang perlu direhabilitasi,” jelasnya.

Sementara, untuk realisasi anggaran BNNP Kalsel sebesar Rp11.300.795.772,00 atau 99,21 persen dari pagu anggaran sebesar Rp11.390.843,00 pada tahun 2023.

Untuk kawasan rawan narkoba, lanjut Wisnu, ada penurunan dari kategori bahaya menjadi waspada sebanyak 19 desa/kelurahan pada tahun 2022, menjadi 14 desa/kelurahan pada tahun 2023, setelah dilakukan intervensi oleh BNNP Kalsel dan jajaran.

Wisnu menambahkan BNNP Kalsel telah bersinergi dengan seluruh stakeholder di Kalsel untuk melakukan upaya P4GN dalam mewujudkan Kalsel bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Kami telah melaksanakan MoU dan PKS Tahun 2023 terdiri dari 2 MoU dan 12 PKS, diantaranya adalah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Kelurahan Mantuil, DP3AKB, Dispersip Kalsel, Kemenkumham Kalsel dan 8 Lembaga Rehabilitasi di Kalsel,” tuturnya.

Selain itu, BNPP Kalsel juga mendapatkan beberapa penghargaan di tahun 2023 ini, yaitu Terbaik I pada Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2023 Kategori Kementerian/Lembaga Pagu Sedang Lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel.

“Dan berdasarkan surat dari Kementerian PAN-RB RI pada bulan Agustus 2023, BNNP Kalsel termasuk dalam 17 satker yang dipilih untuk diusulkan mendapatkan predikat Zona Integritas sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” lanjutnya. (NRH/RDM/RH)

Banmus DPRD Banjarmasin Agendakan Rapur

BANJARMASIN – Badan Musyawarah DPRD Banjarmasin, mengagendakan Rapat Paripurna, Rabu (27/12).

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, usai rapat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, dari hasil rapat Banmus telah diagendakan Rapat Paripurna Perihal Tutup Masa Sidang tahun 2023 dan Buka Masa Sidang tahun 2024 pada tanggal 2 Januari 2024 mendatang. Ia berharap, kegiatan berjalan lancar, melalui kehadiran seluruh anggota DPRD Banjarmasin.

“Rapur ini merupakan agenda rutin tahunan,” ucapnya

Matnor menjelaskan, dalam Rapat Paripurna akan disampaikan laporan kinerja ditahun 2023, dan rancangan program tahun 2024. Sekaligus diajukan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah, yaitu Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Hiburan dan Rekreasi, Penyelenggara Kearsipan dan Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Ketiga Raperda ini merupakan inisiatif DPRD Banjarmasin,” jelasnya

Lebih lanjut Matnor menambahkan, dengan disampaikan semua agenda dan program kerja, dapat terlaksana sesuai rencana dan maksimal nantinya, untuk bersama-sama memajukan Kota Seribu Sungai serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

“Kita benahi kinerja lebih baik lagi, tentunya bersama-sama pemko,” tutup Matnor. (NHF/RDM/RH)

KORMI Kota Banjarmasin Penyumbang Atlet Berprestasi Untuk Banua

BANJARMASIN – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin menggelar Gathering dan Silaturahmi Pengelolaan Kampung Bermain, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Rabu (27/12). Dihadiri langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada pengelola Kampung Bermain (Kamber) di Kota Banjarmasin, atas kerja keras, yang telah membangun kamber,” ungkap Ibnu.

Sehingga, lanjutnya, kamber di Kota Banjarmasin menjadi tempat bermain untuk anak anak di Kota Banjarmasin.

“Silaturahmi ini dilakukan untuk menambah jalinan silaturahmi antar pengelola kamber di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Banjarmasin bangga atas capaian prestasi yang telah diraih, karena Kota Banjarmasin sebagai penyumbang atlet berprestasi untuk Provinsi Kalimantan Selatan.

“KORMI merupakan wadah dari olahraga masyarakat menjadi olahraga berprestasi, yang memiliki kegiatan festival olahraga masyarakat yang dilombakan pada setiap tahunnya, dari tingkat daerah, provinsi, hingga nasional,” tutur Ibnu.

Seperti festival kampung bermain tingkat Kota Banjarmasin, serta Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional, dan lainnya.

“Dimana atlet Kota Banjarmasin turut menyumbangkan prestasi terbaiknya, untuk provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat nasional,” ucap Ibnu.

Ibnu berharap, pada tahun 2024 mendatang prestasi KORMI Kota Banjarmasin akan lebih meningkat lagi.

Pada kegiatan ini juga diserahkan penghargaan Kamber Terbaik, kepada Kamber Demang Berlaga Belitung Darat, kamber Bahagia Pemurus dalam, kamber Pendamai Telawang, serta kamber Bios Altra Alalak Utara. (SRI/RDM/RH)

PWI Kotabaru Gelar UKW Angkatan Pertama di Bumi Saijaan

KOTABARU – Bekerjasama dengan PWI Provinsi Kalimantan Selatan, PWI Kotabaru menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XXI dari 27 hingga 28 Desember 2023 yang dikuti 9 orang peserta. Kegiatan tersebut digelar di Operation Room Kantor Pemerintah Daerah Kotabaru.

Dalam sambutannya Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie memberikan apresiasi kepada pengurus PWI Kotabaru yang berhasil menggelar UKW pertama di Kabupaten Kotabaru.

Ujar Helmie, UKW bukan hanya akan memberikan dampak kepada para jurnalis yang mengikutinya, namun juga akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Selain itu, ia pun memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan para mitra kerja yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

Di waktu yang sama Bupati Kotabaru, Sayed Jafar Alaydrus melalui sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Said Akhmad Assegaf menyampaikan, wartawan punya andil besar untuk membangun daerah. Untuk itu ujarnya, uji kompetensi ini merupakan momen penting bagi wartawan untuk menunjukkan keahlian dan kemampuan dalam dunia jurnalistik yang semakin kompleks dan serba cepat.

Uji kompetensi wartawan bukan hanya sekedar proses evaluasi, tetapi juga merupakan pijakan fundamental dalam membangun jurnalisme yang berintegritas dan bermartabat. Melalui uji kompetensi wartawan ini, ia berharap dapat merangkul masa depan yang lebih cerah bagi profesi jurnalistik, khususnya di kabupaten Kotabaru

” Saya berharap melalui kegiatan ini dapat menambah wawasan dan kompetensi jurnalis, membentuk wartawan idealis, mampu memberikan berita bermutu dan berkualitas. Sehingga fungsi serta peran pers dapat dirasakan oleh publik,” ucapnya, Rabu (27/12).

Ia pun berpesan kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bersungguh-sungguh. Karena momen ini dapat mengukur pengetahuan, sikap, perilaku dan keterampilan wartawan.

“Semoga dengan uji kompetensi wartawan ini dapat membentuk pondasi yang kuat jurnalisme yang lebih profesional, akurat dan bertanggung jawab,” tutupnya.

Sementara itu Ketua PWI Kotabaru Akhmad Nurahsin , menyebut UKW merupakan kebutuhan bagi wartawan. Pasalnya kegiatan ini akan melahirkan wartawan yang profesional dan bermoral. Selain itu, UKW telah menjadi keharusan sebagaimana edaran yang dikeluarkan oleh Dewan Pers.

” Saya atas nama pengurus dan anggota PWI Kotabaru mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah kerjasama penyelenggaraan UKW yang pertama kalinya diselenggarakan,” pungkasnya.

Hadir sebagai penguji nasional, Toto Fachrudin dan Zainal Helmie yang melakukan Uji Kompetensi Wartawan jenjang muda. (PWI.KALSEL-RDM/RH)

Sambut Pesta Demokrasi, Paman Yani : Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, meminta masyarakat terus menjaga kesatuan dan persatuan ditengah tahun politik saat ini. 

Permintaan itu disampaikan wakil rakyat akrab disapa Paman Yani, saat menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kotabaru, Senin (25/12). 

“Masyarakat kami minta tetap hidup tanpa ada gesekan apapun. Jangan sampai perbedaan pilihan malah memecah bangsa,” ujarnya. 

Terlebih di Desa Teluk Aru yang sebagian besar masyarakatnya berasal dari berbagai suku, ras dan agama. Tentu sangat mudah bagi oknum untuk memecah belah mereka dengan mengatasnamakan politik. 

Di sisi lain, Paman Yani berharap perbedaan itu justru menjadi warna dalam menjaga semangat persatuan dan kesatuan. 

“Karena semangat persatuan dan kesatuan bangsa terus menjadi kekuatan sosial, kekuatan politik dalam rangka membangun Kalsel semakin maju,” tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Aru Jalamin, mengaku selama ini warganya memang selalu hidup rukun meskipun masih ada beberapa konflik kecil yang terjadi. 

“Bahkan dengan desa-desa lain pun kami disini tetap rukun. Ini tidak lain juga berkat Paman Yani yang sejak 2015 sudah sering kesini untuk memberikan pengetahuan semacam ini kepada kami,” bebernya. 

Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat setempat, Ismail menyebut Paman Yani sudah seperti keluarga yang dinantikan oleh warga Desa Teluk Aru. Kedatangan Paman Yani, selalu disambut antusias oleh warga. 

“Kami sangat berterimakasih kepada Paman Yani. Karena memang beliau sangat peduli kepada kami disini. Semoga kedepannya warga disini lebih mengerti bagaimana menyambut pesta demokrasi yang tertib dan aman,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version