Paman Yani : Yang Penting Berbuat Baik Dulu, Masyarakat Bisa Menilai

TANAH BUMBU – Guna menjaring aspirasi masyarakat serta mengetahui secara pasti keinginan konstituennya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, Muhammad Yani Helmi (Paman Yani) kembali melaksanakan reses di Kabupaten Tanah Bumbu, tepatnya di Jalan Annur, Gang Bahagia 3, RT.05, serta di Kantor Desa Pejala Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (13/6).

Antusiasme masyarakat begitu terlihat sejak awal kedatangannya. Hal ini terbukti dengan banyaknya warga yang meminta foto bersama sebelum dan sesudah pelaksanaan reses.

Suasana Reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi

Beberapa hal menjadi bahan yang disampaikan Paman Yani, seperti menjaga persatuan menjelang pemilihan umum, serta kriteria memilih pemimpin yang mengerti dan mau mendengarkan aspirasi masyarakatnya.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali berada di tengah masyarakat. Karena memang sebagai wakil rakyat, saya harus datangi mereka dalam setiap kondisi. Tidak pada saat hendak minta dipilih saja. Karena bagi saya, jabatan adalah amanah,” paparnya.

Paman Yani juga menyebut aspirasi masyarakat yang telah dan akan dilakukan pengawalan pada prosesnya, yakni pembangunan SMA di Batulicin. Ini sesuai dengan permintaan masyarakat pada penjaringan masyarakat beberapa waktu lalu.

Sementara itu, beberapa aspirasi masyarakat juga dijaring dalam reses ini. Seperti keinginan masyarakat yang notabenenya warga pesisir untuk dapat meningkatkan kualitas alat tangkap ikan.

“Karena mereka ini rata-rata nelayan. Tentu aspirasinya tidak jauh dari alat tangkap modern. Sehingga bagi pemerintah daerah, apabila dapat membantu sesuai dengan ketersediaan keuangan, maka diharapkan bisa dibantu,” harapnya.

Paman Yani pun mengaku akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat tanpa embel-embel politik, mengingat amanah yang harus dilaksanakan.

“Saya sering melihat di desa-desa. Kadang sedih dan prihatin. Mereka memilih tapi tidak pernah didatangi oleh wakilnya. Saya saat menjabat dan dilantik, saya tidak menghiraukan. Mau memilih atau tidak mereka tetap masyarakat kami. Yang penting pembangunan di daerah ini jangan tertinggal. Mudahan hatinya terbuka. Yang penting berbuat baik dulu. Masyarakat bisa saja menilai,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Pejala, Ahmadi, yang menyebut banyak melihat bantuan di beberapa tempat hasil dari inisiasi Paman Yani. Padahal menurutnya, ia telah melakukan pendataan, ada beberapa desa tersebut bukan basis ataupun pemilih Paman Yani.

“Bagi kami, Paman Yani adalah sosok yang betul betul memegang amanah. Ada beberapa wilayah dan desa bahkan suaranya tidak ada. Tapi tetap diperjuangkan dan dibantu. Bersyukur dan terimakasih karena beliau mau membantu. Beliau tidak memandang adanya basis atau tidak. Tapi dalam hati beliau bahwa ini dibawah naungan saya. Wilayah perlu dikembangkan semua,” ucapnya. (ASC/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Siap Berikan Anggaran RSUD Sultan Suriansyah

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif siap memberikan penyediaan Anggaran untuk kemajuan Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah. Hal itu disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Yamin, kepada wartawan, di ruang kerjanya pada Selasa (13/6)

Yamin mengatakan, sejak diresmikan pada 24 September 2019 lalu, saat ini memang masih banyak kekurangannya, terutama dari segi sarana dan prasarana. Sehingga, pihaknya akan terus mensupport guna kemajuan RSUD Sultan Suriansyah.

“Kami pasti sangat mendukung kelanjutan pembangunan Rumah Sakit milik Pemko,” katanya

Yamin menjelaskan, RSUD Sultan Suriansyah berlokasi di Jalan RK Ilir Kecamatan Banjarmasin Selatan, selama ini untuk fasilitas ruang rawat inap masih minim, kemudian peralatan kesehatan juga perlu dilakukan penambahan.

“Ruang rawat inap ini sangat penting, selain pemenuhan tenaga kesehatan,” jelasnya

Lebih lanjut Yamin menambahkan, Direksi dan jajaran rumah sakit ini, hendaklah memiliki inovasi dan kreatif, agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan bermutu kepada masyarakat di kota seribu sungai.

“Kemajuan RSUD Sultan Suriansyah menjadi pokok pikiran bersama, dalam memberikan pelayanan kesehatan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Keberhasilan Atlet NPC Asal Banua Pada Asean Para Games di Kamboja

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya mengapreasi keberhasilan, 15 atlet Nasional Paralympic Commite (NPC) asal Kalsel, yang telah berhasil menorehkan prestasi, pada ajang Asean Para Games Tahun 2023 di Kamboja.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah menjelaskan, dari 15 atlet NPC Kalsel yang mengikuti, ajang Asean Para Games di Kamboja tersebut, semua atlet mendapatkan medali.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Semua atlet NPC Kalsel memperoleh medali, tentunya keberhasilan tersebut membanggakan Banua ini,” ungkap Herman, kepada sejumlah wartawan, Selasa (13/6).

Sehingga, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan arahan Gubernur Sahbirin Noor, melakukan penjemputan atas kedatangan para atlet tersebut, di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, pada Senin Sore 12 Juni 2023.

“Kami langsung melakukan penjemputan terhadap atlet atlet yang telah membawa nama harum provinsi ini,” ujarnya.

Sedangkan, tambah Herman, untuk pemberian bonus kepada para atlet tersebut, akan dibicarakan bersama Gubernur Sahbirin Noor.

“Insyaallah akan ada bonus, yang akan dibicarakan dengan Gubernur,” ucap Herman.

Sementara itu, Kabid Pembudayaan Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Budiono mengatakan, pada pelaksanaan Asean Para Games di Kamboja, ada 15 atlet asal NPC Provinsi Kalimantan Selatan yang turutserta menyumbang medali.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

Atlet tersebut terdiri dari, 6 orang atlet atletik, 5 orang atlet renang, serta 4 orang atlet sepakbola.

“Mereka berhasil menyumbangkan 5 medali emas, 15 medali perak, serta 9 medali perunggu,” jelas Budi.

Untuk medali emas tersebut, disumbangkan dari cabang olahraga atletik serta renang. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Siap Dorong Akselarasi Pengembangan KBLBB

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mendukung penuh seluruh program Pemerintah Pusat, termasuk dalam mendorong akselarasi pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Usai menghadiri rapat sosialisasi KLBB secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru, Selasa (13/6), Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan menyebut Pemprov Kalsel terus mensosialisasikan penggunaan KBLBB untuk menciptakan kualitas udara bersih dan ramah lingkungan di jalan.

Upaya itu sejalan dengan Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan saat memberi keterangan kepada wartawan

“Kita akan tingkatkan lagi sosialisasinya agar penggunaan kendaraan listrik di Kalsel semakin meningkat,” ujarnya.

Seluruh Pemerintah Daerah diwajibkan untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas. Agar mampu mendorong keberlanjutan alam dengan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Demi mewujudkan hal itu, Sulkan mengaku Pemprov Kalsel dalam waktu dekat akan melakukan rapat koordinasi bersama stakeholder terkait untuk memastikan jumlah anggaran dan sebagainya.

“Ini tentu perlu persiapan, yang pasti kita akan segera lakukan rapat,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Terima Sertifikat Kekayaan Intelektual Sasirangan Komunal

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima sertifikat dan plakat Kekayaan Intelektual Sasirangan Komunal dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Sertifikat dan plakat tersebut diserahkan langsung oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Lucky Agung Binarto kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam acara pembukaan Mobile IP Clinic di salah satu hotel berbintang, Selasa (13/6).

Suasana Pembukaan Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin menyampaikan terimakasih atas dicatatnya kain Sasirangan sebagai kekayaan intelektual Kalsel. Menurutnya, Kalsel memiliki budaya, tradisi, kuliner, karya dan inovasi dari masyarakat yang beragam.

“Ini perlu pencatatan sebagai kekayaan intelektual sehingga karya, kreativitas dan inovasi masyarakat Kalsel bisa dilindungi Undang-Undang,” katanya kepada wartawan.

Oleh karena itu, Paman Birin berharap agar kolaborasi dan sinergitas antara pihak-pihak terkait seperti Pemerintah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalsel, Kemenkumham serta pihak swasta dapat terjalin dengan baik dalam rangka perlindungan hukum serta peluang pengembangan usaha

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan beberapa penyerahan sertifikat, antara lain penyerahan 23 sertifikat merek IKM binaan dari Dinas Perindustrian Kalsel, penyerahan surat pencatatan ciptaan aplikasi Banjarmasin Pintar milik Pemko Banjarmasin, penyerahan Paten Granted sebanyak 23 permohonan yang terdiri dari 20 paten sederhana dan tiga paten biasa dari Universitas Lambung Mangkurat dan lain-lain. (NRH/RDM/RH)

Pergub Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan Disosialisasikan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya, menggelar Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Rencana Aksi Daerah Penyelenggaraan Kepemudaan, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, pada Selasa (13/6). Sosialisasi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, Politik Setdaprov Kalsel Sulkan mewakili Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar.

“Kegiatan ini merupakan hal positif dan mendasar sebagaimana yang disampaikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, bahwa pemuda adalah penggerak pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Sulkan.

Staf Ahli Gubernur Setdaprov Kalsel Sulkan (Mengenakan Topi) bersama Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah mendukung kegiatan untuk pelaksanaan peningkatan peranan pemuda dalam pembangunan tersebut.

“Pembangunan Pemuda saat ini, sudah masuk kedalam rencana aksi pembangunan pemuda, dengan adanya peraturan gubernur tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi mengatakan, digelarnya acaranya ini, untuk bersama sama meningkatkan peranan pemuda di Banua.

“Dengan adanya peraturan gubernur atau pergub tentang penyelenggaraan pelayanan kepemudaan. Sebelumnya, untuk pembangunan pemuda tersebut, dilaksanakan secara masing masing. Maka, kini pembangunan dapat dilakukan bersama,” ungkap Rokhyatin.

Dimana, lanjutnya, seluruh SKPD Dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan diminta untuk turut berperan aktif. Agar pembangunan pemuda dapat tercapai di Banua ini.

“Salah satunya, untuk peningkatan nilai Indeks Pembangunan Pemuda atau IPP di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya

Acara ini diikuti oleh perwalian 25 SKPD Dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, diantaranya Diskominfo Kalsel yang diwakili oleh Kabid Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel Jajang Markoni, Kabid Informasi Publik dan Media Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel Tarwin Patik Mustafa, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Paman Yani : Kolaborasi Pemerintah dan Wajib Pajak Perusahaan Penting, Untuk Membangun Banua

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yani Helmi (Paman Yani) kembali menekankan tentang pentingnya membangun kolaborasi yang baik antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten kota se-Kalsel.

Hal ini diungkapkan anggota legislatif dari Dapil VI ini usai menghadiri rapat evaluasi pendapatan terhadap realisasi pajak daerah TA 2023 dan pencanangan zona integritas, yang digelar oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan, di salah satu hotel di Tanah Bumbu, Senin (12/6).

“Kebetulan Bapenda menggelar rapat di Kabupaten Tanah Bumbu yang merupakan Dapil saya. Sehingga diundang,” ujarnya.

Adapun kolaborasi yang dimaksud politisi Golkar ini adalah untuk capaian target pendapatan daerah, terutama pajak air permukaan. Yang mana dalam beberapa tahun terakhir secara konsisten menyuarakan agar pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota serta wajib pajak yang notabenenya adalah perusahaan untuk duduk bersama sehingga target-target dapat tercapai.

“Para wajib pajak perusahaan harus dikumpulkan dan disosialisasikan bahwa kita satu semangat membangun Banua,” terangnya.

Adapun terkait rapat evaluasi ini, Paman Yani menyebut, merupakan langkah yang sangat baik yang dilakukan oleh Kepala Badan, agar kinerja dan langkah yang terukur untuk bisa dilaksanakan semaksimal mungkin dalam pencapaian target realisasi pendapatan.

“Melalui rapat ini, siapa tahu barangkali dalam pelaksanaannya terjadi sumbatan. Maka bisa dicairkan sumbatan tadi, sehingga monitoring perlu terus dilakukan, tutupnya. (ASC/RDM/RH)

Kerja Nyata, Paman Yani Bangga Batulicin Kini Miliki SMA Sendiri

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, Muhammad Yani Helmi (Paman Yani) kembali melaksanakan reses guna menjaring aspirasi masyarakat, di Kabupaten Tanah Bumbu, tepatnya di Gang Karya Budaya RT. 06, Kelurahan kampung baru serta Jalan Gang Yudistira RT.13, Senin (12/6).

Foto Bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi usai reses

Ratusan masyarakat pun begitu antusias untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh politisi partai Golkar ini.

Dalam paparannya Paman Yani berbicara banyak hal tentang beberapa keberhasilan yang telah dicapai selama menjabat sebagai anggota DPRD Prov. Kalsel.

“Alhamdulillah berkat inisiasi, kerja nyata dan tidak hanya di belakang meja, Batulicin kini mempunyai SMA sendiri,” paparnya.

Diketahui sebelumnya di ibukota kabupaten Tanah Bumbu ini belum memiliki SMA bahkan sejak dilakukan pemekaran dari Kabupaten Kotabaru 18 tahun silam.

Selain itu, Paman Yani juga memberikan informasi mengenai adanya adanya pembebasan pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat yang akan dilangsungkan selama tiga bulan terhitung sejak Juli hingga September mendatang.

Kemudian dalam menghadapi musim kemarau ini, Paman Yani juga menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah bagi masyarakat agar tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Turut serta dalam pelaksanaan reses ini pejabat dilingkungan Pemprov Kalsel, seperti Kepala UPPD Samsat Batulicin, Kepala UPPD Samsat Kotabaru, Kepala Pelabuhan Batulicin, Kepala Pelabuhan Kotabaru, Direktur Abdi Persada FM serta lainnya. (ASC/RDM/RH)

Jelang Idul Adha, Inflasi Kalsel Turun Jadi 4,74 Persen

BANJARBARU – Inflasi di Kalsel pada Juni 2023 mengalami penurunan, dari sebelumnya sebesar 5,47 persen kini berada dikisaran 4,74 persen.

Turunnya inflasi di Kalsel tersebut, disampaikan langsung Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Suparmi, saat mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi yang digelar secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Repulik Indonesia, di Command Center (CC) Setdaprov Kalsel, pada senin (13/6).

Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Suparmi

Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian ini diisi dengan paparan dari sejumlah sektor terkait, yang membahas tentang kenaikan harga barang dan komoditas yang memerlukan perhatian menjelang hari raya Idul Adha pada Kamis (29/6) mendatang.

Saat memimpin rakor, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan, menjelang hari raya Idul Adha, pihaknya menghimbau agar masing-masing daerah dapat memonitor kenaikan harga bahan-bahan pokok. Serta melaksanakan antisipasi akan kemungkinan kebutuhan pangan yang akan naik, termasuk hewan qurban.

“Tolong monitor daerah masing-masing, terutama yang harganya terlalu tinggi, agar dapat distabilkan,” ucap Tito.

Sementara itu, Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Suparmi menyampaikan, inflasi bulanan Kalsel berada di angka 4,74 persen dan untuk nasional tetap di angka 4 persen. Dan penyumbang inflasi di Kalsel sama dengan di tingkat nasional yaitu daging dan telur ayam ras dan bawang merah.

“Alhamdulillah inflasi bulanan Kalsel kita berada di angka 4,74 dan untuk nasional tetap di angka 4,” ungkap Suparmi.

Ia melanjutkan, langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam pengendalian inflasi telah dilakukan, termasuk gerakan menanam cabai yang sudah berlangsung, termasuk dalam bentuk lomba menanam cabai tingkat SKPD.

“Kami berharap minggu ketiga dan keempat sampai dengan awal Juli inflasi di Kalsel dapat terus terkendali,” tutup Suparmi. (MRF/RDM/RH)

Rumah Hingga Alat Bantu Berjalan Jadi Hadiah Peringatan HLUN ke 27 di Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, turut memberikan perhatian kepada lanjut usia (lansia) pada momen peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 27. Alat bantu berjalan hingga rumah layak huni menjadi bingkisan bagi mereka.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat bercengkrama bersama lansia saat peringatan HLUN ke 27 di PPRSLU Budi Sejahtera Kalsel, Landasan Ulin, Lianganggang, Banjarbaru

“Semoga dengan diberikannya ini menjadi sebuah perhatian. Karena kita ketahui pemerintah juga berperan atau mempunyai kewajiban untuk memberikan perlindungan,” ungkapnya usai mengikuti peringatan HLUN ke 27, di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Kalsel, Senin (12/6).

Saat penyerahan bantuan kepada lansia dimomen peringatan HLUN ke 27

Orang nomor satu di Kalsel itu juga menilai keberadaan lansia tak hanya dilingkungan panti saja melainkan juga banyak terdapat di luar. Sehingga, perlu menjadi perhatian seluruh lapisan baik ditingkat pemerintah daerah atau masyarakat.

“Kita ketahui bersama masyarakat Banjar sangat menghormati orang tua. Maka dari itu, mereka harus terus mendapat perhatian dari kita semua termasuk yang berada di luar lingkungan panti,” ucapnya.

Sebagai implementasi, ia meminta agar Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Kalsel dapat memberikan pelayanan terbaik kepada lansia.

“Terutama yang perlu diperhatikan adalah kesehatan dan makanannya,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kalsel, Slamet Riyadi, menuturkan, selain merayakan hari lansia secara nasional itu tentu pihaknya tidak lupa untuk ikut turut berbagi kepada mereka.

“Jadi, selain kami memberikan pembinaan kepada lansia baik dilingkungan panti atau pun di luar panti. Tentu berbagi bantuan juga turut menjadi perhatian serius Dinsos Kalsel,” ungkapnya.

Menindaklanjuti arahan Gubernur Sahbirin Noor, dia membeberkan, Dinsos baik ditingkat provinsi atau pun kabupaten/kota juga sudah menerapkan layanan-layanan terbaiknya kepada lansia.

“Nah, selain membina di dalam panti kami juga turut memberikan perhatian kepada lansia yang berada di luar seperti home care dan lain-lain,” tuturnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version