Sambut IKN, Kalsel Petakan Sektor Industri 2024

BANJARMASIN – Sektor pertambangan, sampai saat ini memang masih menjadi andalan provinsi Kalimantan Selatan, meraup pendapatan untuk pembangunan daerah. Namun tidak lama lagi, sektor ini akan ditinggalkan, seiring cadangan batubara yang semakin menipis.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2022-2026, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, sudah merencanakan sejumlah sektor prioritas, yang akan menggantikan peran sektor pertambangan. Salah satunya adalah sektor perindustrian.

Plt Ass. II Pemprov Kalsel (tengah) berfoto bersama dengan narasumber rakernis (baju batik)

Hal ini disampaikan Plt Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, usai menggantikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor membuka rapat koordinasi teknis (rakernis) bidang perindustrian tahun 2023, disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada Selasa (21/2).

“Sasarannya tidak hanya industri besar, tapi juga industri kecil, yang kedepannya diharapkan dapat menggantikan sektor pertambangan,” ujarnya kepada wartawan.

Karena alasan itulah, maka menurut Fajar, rakernis bidang perindustrian ini perlu digelar untuk kesiapan perencanaan dan pemetaan tahun 2024. Dimana melalui rakernis ini, diharapkan akan ada masukan dari para pengusaha, pemerintah daerah 13 kabupaten kota dan juga Kementrian Perindustrian.

“Rakernis ini perlu membahas sektor perindustrian ini secara mendetail. Termasuk dari segi kebutuhan tenaga kerja, dan kesiapan SDM di Kalimantan Selatan memenuhi kebutuhan tersebut. Ditambah, sebentar lagi ibukota pindah ke Kalimantan Timur. Kita tentunya tidak ingin menjadi penonton saja, dan bersiap menghadapi pembangunan ekonomi baru Indonesia di pulau Kalimantan ini,” tambahnya.

Fajar juga berharap, adanya peran serta dari perguruan tinggi di Kalsel untuk mencetak SDM berkualitas dengan membuka jurusan baru dan diperlukan untuk kemajuan sektor perindustrian.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Mahyuni mengatakan, selaras dengan tema rakornis “Diversifikasi Produk dan Standardisasi Industri untuk Penguatan Daya Saing Industri Daerah”, maka diperlukan pemetaan yang tepat dan akurat terkait potensi diversifikasi di Kalsel.

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel

“Rakornis ini bertujuan untuk sinkronisasi, keselarasan dan sinergitas penyusunan program kegiatan bidang oerindustrian antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, pemprov Kalsel berkomitmen membuat strategi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas yang diekspor, tidak lagi berwujud bahan baku mentah, tetapi sudah menjadi barang setengah jadi.

“Saat ini pemanfaatan bahan bakar dengan menggunakan energi baterai sudah menjadi tren baru, dan bahan bakunya ada di tempat kita. Jika industri ini berjalan, maka akan sangat luar biasa dampaknya untuk Kalimantan Selatan, terutama terkait penyerapan tenaga kerja,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Pengadilan Agama Banjarbaru Gelar Sidang Isbat Nikah

BANJARBARU – Pengadilan Agama Kota Banjarbaru menggelar isbat nikah terpadu tahun 2023 di Gedung Bina Satria Kota Banjarbaru pada Selasa (21/2). Isbat nikah ini merupakan kerjasama Pengadilan Agama Banjarbaru bersama Kementerian Agama Kota Banjarbaru, Pemerintah kotq Banjarbaru, yang dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru dan BAZNAS Kota Banjarbaru. Pada Isbat nikah terpadu ditahun 2023 ini, 147 Pasangan Suami Istri (Pasutri) telah mendaftar ke Pengadilan Agama Banjarbaru agar bisa mengikuti sidang isbat. Namun hanya terdapat 27 pasangan yang dinyatakan memenuhi syarat, dan bisa mengikuti sidang isbat nikah terpadu di Gedung Bina Satria Kota Banjarbaru.

Kepala pengadilan Agama Banjarbaru Lia Auliyah menyampaikan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru, yang telah menyediakan fasilitas untuk mengadakan sidang isbat nikah terpadu. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi para pasangan suami istri yang sudah menikah secara siri, untuk disahkan secara undang-undang dasar.

Kepala pengadilan Agama Banjarbaru Lia Auliyah

“Seperti undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 2019, sudah diatur usia boleh menikah minimal 19 tahun, ” Ucap Lia.

Dilanjutkan Lia, syarat bagi pasangan suami istri (Pasutri) untuk bisa mengikuti sidang isbat, di antaranya syarat rukun nikah terpenuhi, dan tidak melanggar undang-undang.

“Pasangan yang mengikuti sidang isbat sebelumnya sudah melalui sejumlah rangkaian verifikasi ketat, yang melibatkan Kemenag, Disdukcapil, sehingga yang memenuhi syarat hanya 27 pasangan,” lanjut Lia.

Sementara itu, Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin yang diwakili Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah menyampaikan, sidang isbat nikah tahun 2023 ini diharapkan dapat mencatatkan, para pasangan yang menikah secara siri, agar legal secara undang – undang. Dengan adanya kerjasama dengan pengadilan Agama Banjarbaru, diharapkan dapat menuntaskan pen Catatan administasi para pasangan yang sudah menikah secara siri.

“Kepada yang belum mencatatkan pernikahannya agar mencatatkan di sidang isbat yang sedang diadakan ini, karena ini penting untuk anak-anaknya kedepan,” tutup Said Abdullah. (MRF/RDM/RH)

HPSN 2023, Sekdakab Banjar : Bank Sampah Solusi Tangani Sampah

BANJAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2023, di Bank Sampah Sekumpul, Selasa (21/2).

Mengusung tema “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat”, peringatan juga bertepatan dengan HUT ke 12 Bank Sampah Sekumpul yang berlokasi di Jalan Pendidikan, Kecamatan Martapura.

Mewakili Bupati Banjar Saidi Mansyur, Sekdakab Banjar Muhammad Hilman mengutarakan pentingnya HPSN untuk diperingati setiap tahunnya. Sebab menurutnya peduli terhadap sampah adalah tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sekdakan Banjar, Muhammad Hilman saat memberikan sambutan

Tema yang diusung tahun ini, pun menurutnya, mengingatkan bahwa kelola sampah yang baik dan benar dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, terutama untuk menjaga lingkungan hidup yang sehat dan bersih.

“Hari ini kita juga merayakan HUT ke 12 Bank Sampah Sekumpul, dimana Bank Sampah merupakan solusi yang tepat dalam menangani masalah sampah seperti menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi serta membantu mengurangi jumlah sampah di lingkungan kita,” ucapnya.

Hilman juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadi agen perubahan untuk pengelolaan sampah yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan yang baik serta sehat.

Sementara itu, Direktur Bank Sampah Sekumpul Dewi Heldayati mengungkapkan, memasuki usia ke 12 ini, pihaknya berkomitmen melakukan peningkatan nasabah dan mitra dalam bekerja sama seperti BUMN, BUMD dan perusahaan daerah lainnya.

Direktur Bank Sampah Sekumpul, Dewi Heldayati, saat wawancara dengan awak media

“Ada dua kategori nasabah Bank Sampah Sekumpul yakni layanan angkutan sebanyak 2.424 rumah dan tabungan sebanyak 1.067 nasabah,” paparnya.

Dewi menuturkan, mulai 22 Februari 2023 pihaknya akan memulai penjemputan sampah ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Banjar. Sembari mengedukasi serta sosialisasi secara bergantian kepada masing-masing sekolah tentang memilah sampah yang baik dan benar.

“Kami akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, supaya menghidupkan kembali bank sampah yang ada disekolah,” ungkapnya.

Kegiatan dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada 5 nasabah dengan jumlah tabungan sampah terbanyak Bank Sampah Sekumpul.

Hadir pula pada dikegiatan tersebut unsur Forkopimda Banjar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah, Kepala DPRKPLH Mursal,  Lurah Sekumpul Gusti Marhusin dan sejumlah undangan lain.(SYA/RDM/RH)

RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Gencar Promosi ke Masyarakat

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, terus gencar melakukan promosi ke seluruh lapisan masyarakat. Hal itu disampaikan, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, Teguh Hadianto, pada Selasa (21/2).

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, bersama Kepala SMA GIBS, Muhammad Rijali Riyadi

Teguh menjelaskan, bentuk promosi yang dilakukan pihaknya, melalui Bakti Sosial di satuan Pendidikan, dan mengawali tahun 2023 ini diselenggarakan bagi siswa siswi SMP dan SMA Global Islamic Boarding School (GIBS) di Kabupaten Barito Kuala, selama dua hari, pada 21 – 22 Februari 2023.

“Kami gelar penyuluhan pada kalangan pelajar, kemudian dilakukan pemeriksaan gigi,” ungkapnya

Disampaikan Teguh, dalam kegiatan Bakti Sosial ini dilaksanakan beberapa dokter gigi umum, dokter gigi spesialis, kedokteran gigi anak, perawat gigi, serta diikuti Jajaran Direksi Bidang Pelayanan dan bagian Promosi Kesehatan Rumah Sakit RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan. Ia berharap kalangan pelajar sejak dini menjaga gigi dan mulut, tidak hanya bersih juga sehat.

“Baksos dilakukan untuk memperluas wawasan tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut. selain kita promosi di media sosial,” katanya

Hal senada juga disampaikan, Kasi Pelayanan dan Penunjang Medik RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, Mashuda.

Kasi Pelayanan dan Penunjang Medik RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Mashuda

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan bagi kalangan pelajar SMA Global Islamic Boarding School, rata – rata kondisi giginya masih bagus, meski ada beberapa yang mengalami gigi berlubang dan karang gigi, sehingga direkomendasikan agar diperiksa lebih lanjut dari orangtua ke dokter gigi.

“Besok Rabu 22 Februari, kami akan beri penyuluhan dan pemeriksaan gigi bagi pelajar SMP GIBS,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan bakti sosial di satuan pendidikan salah satunya di SMP dan SMA GIBS, berlokasi di Jalan Trans Kalimantan KM.12, Sungai Lumbah Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. (NHF/RDM/RH)

Tim Bola Voli Putri SMKN I Kandangan dan Putra SMKN I Binuang Juara 1 Piala Paman Birin

BANJARMASIN – Festival Bola Voli Piala Paman Birin Tahun 2023 telah menghasilkan juara, setelah dengan sukses penyelesaian semua babak pertandingan, di GOR Bola Voli Mulawarman, Kota Banjarmasin, Senin (20/2).

Kabid Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Budion mengatakan, pihaknya baru saja menyelesaikan Festival Bola Voli Piala Paman Birin, juara 1 diraih Tim Bola Voli Putri SMKN 1 Kandangan dan Putra SMKN 1 Binuang.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Pada Festival Bola Voli Piala Paman Birin tahun ini, peserta memiliki kekuatan merata, tidak terfokus pada satu daerah saja,” ungkap Budiono.

Maka dengan begitu, lanjutnya, untuk pembinaan cabang olahraga bola voli di Provinsi Kalimantan Selatan sudah cukup baik.

“Mengingat, peserta pada Festival Bola Voli Piala Paman Birin ini, merupakan atlet pelajar dari perwakilan sekolah di 13 Kabupaten dan kota di Kalsel,” ucap Budiono.

Sementara itu, Tim Bola Voli Putri SMKN 1 Kandangan tidak menyangka dapat meraih juara 1 Festival Bola Voli Piala Paman Birin Tahun 2023 ini.

Seperti yang disampaikan Pelatih Tim Bola Voli Putri SMKN 1 Kandangan Hamlani.

Pelatih Tim Bola Voli Putri SMKN 1 Kandangan Hamlani

“Kami hanya menargetkan dapat masuk semifinal, sedangkan menjadi juara 1 Festival Bola Voli Piala Paman Birin, diluar ekspektasi,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut Hamlani, melihat dari skema pertandingan lawan dari daerah lainnya, cukup kuat. Seperti dari Tim Bola Voli SMAN Kotabaru serta lainnya.

“Kami bersyukur dapat terus melaju sehingga berhasil meraih juara 1, setelah berhasil mengalahkan Tim Bola Voli SMKN 1 Belawang pada babak final,” ucapnya.

Untuk diketahui, berikut Daftar Juara Festival Bola Voli Piala Paman Birin Tahun 2023.

Juara 1 Tim Bola Voli Putri SMKN 1 Kandangan, Juara 2 Tim Bola Voli Putri SMKN 1 Belawang, Juara 3 Tim Bola Voli SMAN 2 Kotabaru, serta Juara 4 Tim Bola Voli SMAN 2 Banjarmasin.

Sedangkan Juara 1 Tim Bola Voli Putra SMKN 1 Binuang, Juara 2 Tim Bola Voli Putra SMAN 3 Banjarbaru, Juara 3 Tim Bola Voli SMKN 2 Pelaihari, serta Juara 4 Tim Bola Voli SMKN 1 Telagasari Kotabaru. (SRI/RDM/RH)

Kembangkan Basis Inklusi Sosial, Dispersip Kalsel dan Dispersip Banjar Gelar Pelatihan Arguci

BANJAR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali melaksanakan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di Kabupaten Banjar. Tema pada kegiatan ini disesuaikan dengan potensi wilayah pelaksana kegiatan, kali ini mengangkat tema “Pelatihan sulam Arguci Budaya Terjaga Masyarakat Sejahtera di Kabupaten Banjar”. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Ahyar, Senin (20/2) kemarin.

Suasana Pelatihan Sulam Arguci

Dalam sambutannya, Wildan mengatakan bahwa pelatihan ini adalah kegiatan Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang kedua dari lima kegiatan di tahun 2023 yang pelaksanaannya memang ditempatkan di kabupaten/kota di Kalsel.

“Kegiatan adalah bagian dari kolaborasi dalam penguatan sinergi mencapai suatu tujuan bersama untuk mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat”, katanya.

Sementara, Kepala Bidang Perpustakaan Dispersip Kabupaten Banjar, Noor Aida mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Dispersip Kalsel untuk melaksanakan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Menurutnya, kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai kalangan.

“Peserta kegiatan ini berasal dari PKK Kabupaten, PKK Kecamatan, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kabupaten Banjar, serta para pengelolaan perpustakaan desa di Kabupaten Banjar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pengrajin Sulam Arguci dari Pasayangan Kabupaten Banjar, yang juga merupakan Binaan dari Disperindag Kabupaten Banjar, Yuliati menjelaskan Sulam Arguci merupakan salah satu kerajinan tangan bahari (tua/lama) khas Banua Banjar yang telah populer sejak ratusan tahun silam.

“Menurut kisah dalam budaya tutur masyarakat Banjar yang secara turun-temurun terus dijaga, konon arguci merupakan simbol kemewahan pembesar kesultanan Banjar dan para pagustian (bangsawan/keluarga kerajaan)”, jelasnya.

Yuliati menambahkan bahwa pada kejayaan kesultanan Banjar, keindahan Sulam Arguci yang rata-rata dikerjakan oleh anak perempuan dan ibu-ibu rumah tangga ini telah menghias baju-baju kebesaran yang dipakai oleh raja-raja Banjar.

“Selain juga mempercantik dinding-dinding istana, bahkan sampai ranjang para sultan juga tidak luput dari sentuhan arguci dengan motif beragam yang umumnya mempunyai pakem yang melekat,” terangnya.

Setelah menyampaikan materi singkat tentang Sulam Arguci, Yuli langsung membagi peserta menjadi 5 Kelompok yang beranggotakan 10 peserta, masing-masing peserta dipersilahkan membuat pola kedaerahan seperti Pola Rumah Banjar Bubungan Tinggi, Tulisan Allah Muhammad, dan Pola batu permata (Intan) serta pola lain yang diinginkan peserta.

Melihat hasil Sulaman Arguci yang sangat indah ini dari peserta pelatihan, membuat kebanggaan tersendiri Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani. Ia berharap keterampilan yang didapat dapat bermanfaat untuk para peserta untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Ini salah satu maksud tranformasi. Perpustakaan tidak hanya tempat membaca dan meminjam buku, namun juga untuk mengembangkan keterampilan untuk menunjang kesejahteraan,” katanya.

Ditambahkan Nurliani, program yang berasal dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ini bertujuan memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga kemampuan literasi menguat, yang berujung pada peningkatan kreativitas masyarakat. (HUMASDISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif Tingkat Provinsi Kalsel Dilaksanakan Lebih Awal

BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2023.

Pemilihan ini dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Selasa (21/2). Dibuka Plt Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Plt Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira

Dalam sambutannya, meminta kepada seluruh peserta pasangan muda ini, agar dapat menjadi pelopor, bagi pasangan muda lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pasangan muda tersebut dapat memberikan inspirasi kepada pasangan muda lainnya, agar dapat memberikan prestasi terbaiknya untuk pembangunan pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Fajar mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga, dapat melakukan pembinaan terhadap pasangan muda ini, dengan memberikan pengetahuan mengenai bagaimana berumah tangga, memberikan ilmu kesehatan bagi keluarga, serta ilmu pengetahuan terkini. Agar pasangan muda yang dihasilkan memiliki wawasan yang luas, serta lainnya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi Tingkat Provinsi Kalsel Denny Saputera mengatakan, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan sengaja melaksanakan pemilihan ini, pada awal tahun 2023.

Panitia Pemilihan Denny Saputera

“Pada pelaksanaan pemilihan pasangan muda inspiratif dan berprestasi di tahun 2022 lalu, kami terlambat melaksanakan, sehingga tidak bisa mengikuti pemilihan tingkat nasional, yang digelar Kementrian Pemuda dan Olahraga,” jelasnya.

Denny berharap, dengan dilaksanakan pada awal tahun ini, maka pemenang pasangan muda inspiratif dan berprestasi tingkat provinsi Kalsel dapat mewakili pada ajang nasional tersebut. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version