Harga Cabai di Kalsel Masih Tinggi

BANJARBARU – Harga cabai di Kalsel masih relatif tinggi. Komoditi ini berada dikisaran Rp95 ribu – Rp100 ribu per kilogramnya.

Kondisi ini pun tak dapat dipungkiri mulai keluhan dari pedagang hingga pembeli. Bahkan, saat ini masih dialami sejumlah pasar tradisional termasuk di Ibu Kota Kalsel, Banjarbaru.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Bauntung Banjarbaru, Yayu mengatakan, sebelumnya cabai rawit yang sempat dia jajakan di pasar tradisional itu mampu menyentuh harga Rp120 ribu per kilogramnya dari Mei – Juli 2022.

“Sebelumnya sempat segitu, tapi, harga sekarang sudah berada sekirar Rp100 ribu untuk cabai berjenis rawit,” ungkapnya, kepada Abdi Persada FM, Senin (8/8) siang.

Meski dianggap telah turun. Namun tetap saja, ungkap Yayu, sejumlah pembeli yang datang kedagangannya itu masih tetap mengeluhkan harganya yang relatif cukup tinggi.

“Iya, mahal sekali katanya,” katanya sambil menirukan gaya bicara pembeli.

Kendati begitu, ia menyebut, cabai rawit tanjung lokal yang dijual di pasar Banjarbaru ini sebelumnya pernah dihargai sekitar Rp100 ribu lebih. Tetapi, kini mulai berangsur mengalami penurunan.

“Meski tak begitu jauh turunnya, saat ini sudah sekitar Rp95 ribu,” tuturnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Fathurrahman, mengakui, bahwa komoditi cabai seperti merah dan rawit yang tercatat pada pekan pertama Agustus tahun 2022 masih mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Fathurrahman, saat menjelaskan harga cabai rawit dan merah.

“Untuk rawit itu masih bertahan dikisaran harga R95 ribu per kilogramnya dan cabai merah itu sekitar Rp75 ribu,” bebernya.

Sebelumnya, ia sempat menjelaskan, kenaikan ini terjadi akibat cuaca yang tak mendukung. Sehingga banyak petani mengalami gagal panen dan berujung merugi. Bukan hanya Kalsel, luar daerah seperti Jawa pun ikut terdampak.

“Kita ketahui pulau Jawa yang juga penghasil ikut terkena imbasnya. Bahkan, sempat permintaan cabai tinggi, tetapi, karena kondisi tadi stok pangan ini pun tak mencukupi hingga berujung pada kenaikan harga,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin Sebut Pentingnya Peran APIP Meningkatkan PAD

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyebut peran dan fungsi Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dalam melaksanakan pengendalian internal sangat penting.

Hal itu disampaikan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu, melalui Sekdaprov Roy Rizali Anwar, pada Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Daerah Tahun 2022, Senin (8/8) di Banjarmasin.

Paman Birin menyebut, salah satu peran APIP terutama untuk menjaga momentum perbaikan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah di Kalimantan Selatan.

“Peran APIP sangat penting, terutama untuk memaksimalkan kapasitas pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy M. Harahap mengatakan, implementasi P3DN diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan positif di Kalimantan Selatan.

“Sesuai dengan Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Selatan yang diterbitkan oleh Bank Indonesia, perekonomian Kalimantan Selatan pada triwulan I tumbuh 3,49 persen (Year On Year) dan prospek secara keseluruhan tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan diperkirakan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2021,” jelas Rudy.

Di sisi lain, untuk meningkatkan belanja P3DN, pemerintah daerah membutuhkan kapasitas fiskal yang memadai. Dalam rangka mendukung kemandirian fiskal daerah di wilayah Kalimantan Selatan, BPKP telah melaksanakan pengawasan atas Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (OPAD).

BPKP juga menemukan Pajak Air Permukaan (PAP) dapat berkontribusi sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pada tahun 2021, Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan juga telah melaksanakan Evaluasi Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai salah satu langkah mendukung kemandirian fiskal,” imbuh Rudy.

Pajak Daerah di Kalimantan Selatan merupakan potensi besar yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan dari sektor perpajakan untuk mengurangi ketergantungan fiskal terhadap dana transfer pusat. Namun, untuk mampu mengoptimalkan potensi tersebut, pemerintah daerah di Kalimantan Selatan harus menjalankan action plan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Setujui Usulan NPC Banjarmasin Pada APBD-P 2022

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, menyetujui usulan pengajuan APBD Perubahan National Paralympic Committee Kota Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah, pada Senin (8/8) mengatakan, pihaknya menggelar audiensi dengan National Paralympic Committee Kota Banjarmasin, bersama Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Banjarmasin, terkait usulan pengajuan anggaran di perubahan tahun 2022 ini untuk persiapan Pekan Paralympic Provinsi. Rencananya Peparprov akan digelar November mendatang, yang berlokasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah

“Kita sepakat di APBD Perubahan 2022 sebesar 1,6 miliar rupiah,” ucapnya.

Disampaikan Awan, dalam kegiatan Peparprov ada sebanyak 90 atlet yang akan bertanding nanti, ia berharap dengan anggaran ini dapat mengakomodir dan mampu meraih juara umum. Mengingat selama ini para atlet National Paralympic Committee Kota Banjarmasin patut dibanggakan.

“Tahun 2021 lalu mampu mencapai peringkat ke-4 dalam Peparnas di Papua di tingkat Nasional,” jelasnya

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee Banjarmasin Mohammad Husaini, menyampaikan, dengan disetujui anggaran itu, pihaknya mengapresiasi dan berupaya memberikan hasil terbaik untuk persiapan kontingen dalam pertandingan di kejuaraan Pekan Paralympic Provinsi. Karena tahun 2017 lalu menjadi juara umum saat Peparprov digelar di Kabupaten Tabalong.

Ketua NPC Banjarmasin Mohammad Husaini, didampingi Wakilnya Jumri (ki-ka)

“Dari 90 orang atlet yang ikut, ada 11 cabang olahraga, diantaranya atletik, judo, catur, badminton, renang, panahan, dan menembak sert tenis meja,” tutupnya

Untuk diketahui, audiensi National Paralympic Committee Banjarmasin, berlangsung di ruang Komisi II DPRD Banjarmasin, dipimpin Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Awan Subarkah, didampingi seluruh anggota Komisi II, dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Iwan Fitriady dan Ketua NPC Banjarmasin, Mohammad Husaini, serta pengurus NPC Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Bagikan 3.000 Porsi Bubur Asyura Untuk ASN dan Warga Sekitar

BANJARBARU – Momen peringatan 10 Muharram 1444H, dimanfaatkan oleh Pemprov Kalsel melalui Biro Kesejahteraan (Kesra) Setdaprov Kalsel untuk mempererat tali silaturahmi kepada seluruh ASN lingkup Pemprov Kalsel, dengan membagikan 3.000 porsi bubur Asyura.

Suasana pembagian bubur Asyura kepada ASN lingkup Pemprov Kalsel

Berpusat di halaman Kantor Setdaprov Kalsel, Senin (8/8), hadir langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, untuk membantu proses pembuatan bubur hingga matang.

“Ini kan momen peringatan hari Asyura yang diperingati setiap 10 Muharram, jadi kita bagikan bubur Asyura ini kepada karyawan dan karyawati lingkup Pemprov Kalsel, agar mempererat tali silaturahmi antar pimpinan dan seluruh staf,” ucap Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Ahmad Solhan di sela kegiatan.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Ahmad Solhan

Selain dibagikan kepada ASN, Solhan mengaku, bubur tersebut nantinya juga akan dibagikan kepada warga sekitar Perkantoran Pemprov Kalsel.

“Nanti akan kita antarkan langsung ke warga di sekitar jalan Trikora,” ungkapnya.

Seperti diketahui, bubur Asyura merupakan masakan khas umat muslim untuk memperingati hari Asyura setiap tanggal 10 Muharram tahun Hijriah.

Bubur ini terdiri dari campuran 41 jenis bahan. Mulai dari sayuran, kacang-kacangan, sampai daging. (SYA/RDM/RH)

Pasokan Ikan di UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dipastikan Cukup

BANJARMASIN – Untuk pasokan ikan laut di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mencukupi, hal ini terlihat banyaknya kapal nelayan yang sadar di pelabuhan milik Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut, Senin (8/8).

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani Yusuf mengatakan, untuk pasokan ikan saat ini di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mencukupi. Mengingat, saat ini untuk wilayah tangkapan ikan sudah mendekati wilayah Kalimantan Selatan. Sehingga, ikan yang ditangkap sudah semakin banyak.

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani Yusuf

“Oleh karena itu hasil tangkapan ikan sudah mulai banyak, sehingga mencukupi kebutuhan ikan untuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya,” jelasnya.

Namun, tambah Nurbani, meski tangkapan ikan mengalami peningkatan, namun untuk harga masih belum stabil.

“Harga ikan masih belum mengalami penurunan. Seperti harga ikan peda masih berada dikisaran 40 ribu rupiah per kilo,” ucapnya.

Sebelumnya, lanjut Nurbani, harga ikan peda hanya dikisaran Rp35.000 per kilo.

“Kami berharap harga ikan laut akan semakin stabil di Kota Banjarmasin dan sekitarnya,” ucap Nurbani. (SRI/RDM/RH)

Cegah Intoleransi, Polda Kalsel Gelar Seminar Wasbang di Lingkungan Sekolah

BANJARMASIN – Dalam rangka mencegah intoleransi, paham radikalisme dan terorisme dilingkungan sekolah, maka Polda Kalsel melalui Dit Intelkam menggelar seminar wawasan kebangsaan di SD IT Insanurahman Banjarbaru, akhir pekan tadi.

Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Kompol Paryoto (Baju Putih)

Direktur Intelkam Polda Kalsel yang diwakili Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Kompol Paryoto menyampaikan, kegiatan ini dilakukan guna menjaga dan menguatkan situasi kondusif dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), serta mengajak peserta seminar untuk menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme serta terorisme khususnya dilingkungan sekolah.

“Kita mengajak adik-adik kita memiliki pemahaman yg sama terhadap penyebaran paham radikal di wilayah Kalsel,” ujarnya.

Sementara itu dari perwakilan Bakebangpol Kota Banjarbaru Siti Zainab berpesan, lembaga pendidikan dapat berperan sebagai salah satu pencegahan intoleransi dan paham radikalisme.

“Kami berharap sekolah dapat menjadi salah satu tempat pencegahan intoleransi serta paham radikalisme,” ucapnya.

Sedangkan, perwakilan dari Kemenag Kota Banjarbaru Abdul Karim mengatakan, para guru dapat memberikan pencerahan kepada murid dengan menanamkan akidah yang baik.

“Guru diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada para siswa dengan menanamkan akidah yang baik,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SD IT Insanurahman Saparudin mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut, materi yg disampaikan dari para narasumber bisa menjadi wawasan bagi para guru dalam mendidik anak – anak di sekolah.

Kegiatan sosialiasi ini diakhiri dengan penyerahan cindera mata dari para narasumber kepada Kepala Sekolah dan guru di SD IT Insanurahman. (POLDA. KALSEL/SRI/RDM/RH)

Laksanakan Soswasbang, Paman Yani Ingatkan Bahaya Hoaks dan Pentingnya Menjaga Keberagaman

KOTABARU – Keberagaman latar belakang serta pemanfaatan teknologi menjadi titik fokus yang disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi dalam kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pembinaan Ideologi Pancasila, di SMA Negeri 1 Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru, Senin (8/8).

Pelaksanaan yang diikuti oleh tenaga pengajar dan peserta didik ini menghadirkan narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Selatan, yakni Kasubbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Harry Widhiyatmoko, serta Kapolsek Pulau Laut Barat, Ramli Aziz.

“Sosialisasi Wasbang kepada pelajar ini tentu sangat baik. Karena mereka masih muda-muda dan perlu diberikan pemahaman untuk menghargai perbedaan dan mencintai kebersamaan,” ujar Yani Helmi, yang akrab disapa Paman Yani ini.

Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat kembali menumbuhkan semangat persatuan dalam bingkai NKRI terlebih di Kalsel.

“Toleransi di daerah sini perlu untuk terus dipertahankan. Apalagi disini dekat sekali dengan perusahaan besar. Sehingga diharapkan saat memasuki dunia kerja mereka mampu menghargai perbedaan tersebut,” katanya.

Legislator yang akrab disapa Paman Yani ini juga memaparkan akan pentingnya untuk menjaga keragaman ini. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi yang positif.

“Banyak sekali beredar berita bohong atau hoaks ditengah masyarakat. Sangat diharapkan anak muda ini mampu untuk menelusuri terlebih dahulu kebenaran berita tersebut sebelum menyebarkan atau menerimanya,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Harry Widhiyatmoko, menyampaikan pentingnya menjaga persatuan di tengah kemajemukan bangsa di Kalsel.

“Toleransi berbangsa di Kalsel harus terus dijaga,” ujarnya.

Sementara itu, potensi perpecahan diakui Kapolsek Pulau Laut Barat, Ramli Aziz, memang selalu ada. Namun selama bertugas di wilayah ini ujar Aziz, belum pernah menemui adanya konflik yang berarti.

“Toleransi masyarakat di sini sangat kuat. Terlebih dengan adanya perusahaan disini, maka masyarakat lebih banyak berfokus pada peningkatan perekonomian,” terangnya. (ASC/RDM/RH)

BUMDes Diharapkan Dapat Berikan Kontribusi Signifikan Bagi Kemajuan Ekonomi Kalsel

BANJARMASIN – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan ekonomi. Hal itu disampaikan Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar kepada wartawan, usai membuka acara Expo BUMDes 2022, Sabtu (6/8).

Menurutnya, kegiatan Expo BUMDes Tahun 2022 ini sebagai bentuk upaya Pemprov Kalsel dalam mendorong dan memberikan ruang kepada BUMDes agar menampilkan produk unggulannya masing-masing sehingga produk tersebut lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas.

“Promosi dalam bentuk expo ini juga membuka peluang untuk membangun kemitraan dengan pihak lain, seperti perbankan, investor dan stakeholder lainnya,” katanya.

Disisi lain, lanjut Roy, penghargaaan terhadap BUMDes berprestasi juga relevan diberikan sebagai wujud perhatian dan kepedulian Pemprov Kalsel terhadap BUMDes yang memiliki andil besar dalam membangun desa.

Suasana Pembukaan Expo BUMDes Kalsel Tahun 2022

Sementara, Kepala Dinas PMD Kalsel Faried Fakhmansyah menyampaikan Expo BUMDes 2022 ini sebagai upaya promosi dan temu bisnis antara pengelola BUMDes dengan perbankan, BUMN dan pebisnis yang berminat.

Dalam kegiatan ini, juga diberikan penghargaan BUMDes terbaik tingkat Kalsel tahun 2022 yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada BUMDes agar terus aktif menjalankan usaha yang dimiliki. Selain itu, meningkatkan kapasitas kelembagaan BUMDes sehingga dapat menghasilkan performa yang lebih baik.

“Pemberian penghargaan kepada BUMDes yang telah aktif juga dalam rangka peningkatan perekonomian desa,” jelasnya.

Ke depan, Faried berharap agar BUMDes dapat benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta dapat menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan usaha-usaha yang ada di desa.

Untuk diketahui, Gubernur Kalsel diwakili Sekdaprov Kalsel membuka Expo BUMDes 2022 di salah satu pusat perbelanjaan di Banjarmasin yang dilaksanakan selama dua hari yaitu 6 dan 7 Agustus 2022. Pembukaan ditandai dengan prosesi “Tepuk Mayang” oleh Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar dengan didampingi Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kalsel, Faried Fakhmansyah.

Dalam kesempatan itu, juga diberikan penghargaan kepada enam BUMDes terbaik, diantaranya BUMDes Maju Jaya Desa Padang Panjang Kabupaten Tabalong meraih Penghargaan BUMDes Terbaik Pertama Tingkat Provinsi Tahun 2022. Disusul BUMDes Makmur Jaya Abadi Sentosa Desa Ayunan Papan Kabupaten Tapin meraih penghargaan terbaik kedua dan BUMDes Tirta Jaya Desa Mekar Jaya Kabupaten Tanah Bumbu meraih penghargaan terbaik ketiga. (NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Ekonomi Desa, Bank Kalsel Siapkan Program Terobosan

BANJARMASIN – Sebagai upaya mendorong dan memberikan ruang kepada para pelaku Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), mampu menampilkan produk unggulannya masing – masing sehingga produk tersebut lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan BUMDes EXPO 2022 yang diikuti perwakilan BUMDes Se-Kalimantan Selatan, pada 6-7 Agustus 2022 di pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin.

Kehadiran BUMDes diharapkan dapat meningkatkan perekonomian tingkat desa. Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, saat membuka kegiatan pada Sabtu (6/8).

Gubernur menyampaikan, bahwa BUMDes adalah salah satu program prioritas pemerintah dalam memajukan desa. Dimana dengan hadirnya BUMDes, diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi tingkat desa sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam pemerataan pembangunan ekonomi di daerah.

“Hadirnya BUMDes diharapkan benar-benar dapat menjadi lokomotif pembangunan ekonomi lokal di tingkat desa,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya menuturkan kegiatan ini merupakan program economy recovery milik Pemprov Kalsel yang melibatkan seluruh Kabupaten/Kota sehingga Bank Kalsel bisa melakukan sinergitas dengan para UMKM. Selain itu atas terselenggaranya kegiatan ini, Bank Kalsel juga memberikan dukungan dengan menjadi salah satu sponsor.

“Bagi Bank Kalsel hal ini sangat strategis dimana Bank Kalsel berkepentingan untuk meningkatkan peranan BUMDes melalui pembiayaan/kredit Bank Kalsel,” ungkap Hana.

Untuk meningkatkan ekonomi di desa Bank Kalsel juga tengah menyiapkan sebuah program terobosan dengan menggunakan Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai). Laku Pandai merupakan Program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penyediaan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain (agen bank) dan didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.

“Jadi nantinya BUMDes akan menjadi mitra atau agen Bank Kalsel untuk mengakses UMKM yang di kecamatan/desa, selain bisa mendapatkan nasabah dan melakukan aktivitas perbankan tentunya BUMDes juga dapat meningkatkan perekonomian di desanya,” pungkasnya.

Selain itu, pada gelaran ini Bank Kalsel melalui Kantor Cabang Rantau didapuk penghargaan atas dukungan dan pembinaan kepada BUMDes Tapin yang menjadi salah satu terbaik pada penilaian BUMDes se-Kalimantan Selatan Tahun 2022. (ADV-RIW/RDM/RH)

Bank Kalsel Optimalkan Layanan Digital Perbankan

BANJARMASIN – Peningkatan mutu kinerja pelayanan merupakan salah satu upaya industri perbankan dalam mempertahankan nasabah dan memenangkan persaingan karena tingkat loyalitas nasabah akan semakin meningkat, apabila bank mampu memberikan kinerja pelayanan yang optimal.

Layanan perbankan digital merupakan salah satu cara yang dikembangkan oleh industri perbankan untuk memudahkan transaksi para nasabahnya. Dengan penggunaan teknologi digital yang kian meningkat, nasabah akan disuguhkan dengan layanan yang mudah, cepat dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Bank Kalsel tak mau ketinggalan dalam meningkatkan pelayanan terbaiknya melalui layanan keuangan berbasis teknologi digital. Transformasi Core Banking System (CBS) Bank Kalsel menjadi Temenos T24 mampu memperluas layanan digital banking, sehingga dapat mengakomodir kebutuhan nasabah dalam bertransaksi dimanapun dan kapanpun. Transformasi CBS T24 berpengaruh positif terhadap peningkatan jumlah nasabah. Hal ini dapat dibuktikan dari data aktivitas e-channel Bank Kalsel yang terus mengalami peningkatan baik dari jumlah pengguna maupun jumlah transaksinya.

Berdasarkan data yang dihimpun, pengguna yang aktif pada e-channel Bank Kalsel konvensional periode Januari 2022 sebanyak 67.602 pengguna dengan 384.374 jumlah transaksi.

Jumlah ini terus meningkat menjadi 87.924 pengguna (tumbuh 30,06 persen) dengan 546.495 jumlah transaksi (tumbuh 42,18 persen) per Juni 2022. Begitu pula pada e-channel Bank Kalsel syariah per Januari 2022 tercatat 11.049 pengguna dengan 60.034 transaksi, yang terus mengalami peningkatan menjadi 12.656 pengguna (tumbuh 14,54 persen dengan 60.963 transaksi (tumbuh 1,55 persen) per Juni 2022. Hal ini menunjukkan transformasi CBS T24 ini berpengaruh positif secara signifikan terhadap meningkatnya kepercayaan dan loyalitas nasabah kepada bank.

Hadirnya teknologi ini juga diimbangi dengan kualitas layanan yang diberikan. Hal ini terbukti dengan ditetapkannya Bank Kalsel dalam kategori 5 (lima) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik dengan Pelayanan Prima Tahun 2021-2022 versi Infobank 19th Banking Service Excellence Awards 2022 yang diselenggarakan bersama dengan Marketing Research Indonesia (MRI).

Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, menegaskan, Bank Kalsel akan terus berkomitmen dalam memberikan layanan terbaik baik itu secara digital maupun individual.

“Industri perbankan merupakan industri yang sangat inovatif, maka dari itu untuk menjaga kualitasnya tetap prima dibutuhkan inovasi dari berbagai macam aspek. Fokus kami saat ini menciptakan layanan perbankan berbasis digital yang dapat memenuhi semua keperluan nasabah serta senantiasa menciptakan pelayanan prima. Sebagaimana tajuk kami, Setia Melayani Melaju Bersama,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version