Muhidin Hadiri Puncak Hari Jadi HST ke-63

HULU SUNGAI TENGAH – Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menghadiri puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke -63 Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Plh Gubernur Kalsel hadiri Hari Jadi HST

Muhidin didampingi Bupati HST H Aulia Oktafiandi, saat memasuki lapangan Dwi Warna, disambut tarian adat dan kesenian daerah di Lapangan Dwi Warna, Barabai, pada Kamis (22/12) pagi.

Plh Gubernur Kalsel Muhidin mengatakan, kabupaten HST memiliki banyak potensi yang bisa terus dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat.

Diapun menyatakan bangga dengan masyarakat Kabupaten HST khususnya para pedagang, yang senantiasa menjaga ketakwaan dan ajaran Islam.

“Terbukti saat waktu salat dan azan berkumandang, toko-toko di pasar pada tutup dan buka kembali setelah waktu salat. Mereka meyakini rezeki Allah yang memberi dan tak akan kemana sekalipun ditinggal salat,” kata H Muhidin.

Sebelumnya, Bupati Hulu Sungai Tengah H Aulia Oktafiandi bersyukur dan bangga, Bumi Murakata yang berdiri pada1959 ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu.

“Momen ini menjadi motivasi kita bersama untuk untuk terus berkarya dan berprestasi,” katanya.

Menurutnya, Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) ke-63 merupakan momen silaturahim.

Kebersamaan yang terjalin, yaitu antara Kabupaten HST dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, DPRD HST dan pemerintahan daerah se Kalsel dalam rangka mempercepat pelaksanaan program pembangunan.

Sesuai tema Banua Lestari, Mangariau Razaki, Kabupaten HST, kata Bupati H Aulia, berupaya bangkit dari pandemi dan pemulihan pasca pandemi melalui program ekonomi kreatif berwawasan lingkungan.

“Suatu keharusan beradaptasi dengan kondisi saat ini,” katanya.

Bupati juga membeberkan prestasi sepanjang 2022. Pada 2022, Kabupaten Hulu Sungai Tengah meraih juara PK2D, yaitu Desa Baru Batu Benawa berhasil bangkit pasca banjir besar 2021.

Kemudian, meraih kategori A pada evaluasi pelayanan publik di Dinas Dukcapil, Akreditasi Paripurna untuk RSU H Damanhuri dengan standar kementerian kesehatan.

Selanjutnya, meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori pratama dua tahun berturut-turut, meraih predikat wajar tanpa pengecualian untuk pengelolaan keuangan daerah melalui hasil audit BPK RI Perwakilan Kalsel.

Juga, melaksanakan program 1.000 Tahfiz Al-Qur’an dengan program beasiswa untuk tahfiz Al-Qur’an.

“Kami juga banyak melakukan peningkatan di berbagai bidang pariwisata, seni, budaya yang meningkat secara kualitas dan kuantitas,” kata Bupati H Aulia pada momen Hari Jadi Kabupaten HST tersebut.

Selain itu, lanjut dia, Pemkab HST senantiasa memastikan pembangunan ekonomi berbasis lingkungan dan kelestarian alam. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

PHI ke 94, UPPD Banjarmasin I Beri Penghargaan Kepada Karyawan Terbaik

BANJARMASIN – Unit Pelayanan dan Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarmasin I menggelar apel pagi sekaligus Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 94 di halaman kantor UPPD Banjarmasin I, Kamis (22/12). Acara tersebut dipimpin oleh Kepala UPPD Banjarmasin I, Anni Hanisyah dan diikuti seluruh jajaran dan pegawainya.

Penyerahan Buket Bunga Dari Perwakilan Pegawai Kepada Kepala UPPD Banjarmasin I, Anni Hanisyah (kiri)

Kepala UPPD Banjarmasin I, Anni Hanisyah mengajak agar PHI ke 94 itu dijadikan momen untuk mengingat kembali perjuangan dan pengorbanan seorang ibu ketika menjalani perannya dalam membangun peradaban bangsa.

“Pada PHI ini, saya ingin mengingatkan kembali bagaimana pengorbanan seorang ibu dalam berjuang mendidik anak-anak mereka,” katanya kepada wartawan.

Oleh karena itu, Anni mengimbau kepada seluruh pegawainya untuk menghormati dan berbakti kepada kedua orang tuanya, khususnya ibu.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pemberian penghargaan kepada karyawan terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan loyalitas mereka. Anni berharap hal ini bisa memberikan motivasi kepada karyawan yang lainnya untuk memberikan pelayanan terbaik di UPPD Banjarmasin I.

“Pemberian penghargaan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun,” jelasnya.

Adapun karyawan UPPD Banjarmasin I yang mendapatkan penghargaan yaitu pegawai ASN terbaik, Puti Saptiya Damayanti, Tenaga Honorer Terbaik, Hendra Widiawan Tenaga Keamanan Terbaik, Wawan dan Tenaga Kebersihan Khairil. Mereka mendapatkan piagam penghargaan dan uang tunai.

Pemberian Hadiah Kepada Warga Yang Membayar Pajak

Acara PHI ke 94 ini, selain berjalan tertib dan khidmat, juga berlangsung secara meriah dengan diisi berbagai macam kegiatan, diantaranya donor darah, tukar kado antar pegawai, makan bersama dan pemberian hadiah kepada warga yang datang membayar pajak di UPPD Banjarmasin I. (NRH/RDM/RH)

Jelang Nataru dan Libur Sekolah, Dispar Kalsel Imbau Jaga Keindahan Destinasi Wisata

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, mengimbau seluruh pengunjung menjaga keindahan dan kebersihan seluruh destinasi wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, kepada Abdi Persada FM pada Rabu (21/12) sore mengatakan, saat ini sudah memasuki masa liburan sekolah, dan akan berjalan selama dua pekan kedepan, bahkan menjelang Natal dan Tahun Baru 2023, sehingga berdampak dengan banyaknya destinasi wisata yang dikunjungi.

“Kami imbau para pengunjung, dapat terus mengutamakan keindahan, kebersihan dan protokol kesehatan, meski pandemi mulai melandai,” katanya

Syarifuddin menjelaskan, Kalimantan Selatan memiliki berbagai destinasi wisata yang beragam, mulai dari pariwisata alam, kuliner, dan wisata religi serta buatan, yang tersebar di tiga belas Kabupaten dan Kota. Hal itu tidak kalah bersaing dengan Provinsi besar lain di Indonesia.

“Pariwisata bangkit, perekonomian akan semakin maju di Banua,” jelas mantan Pjs Bupati Kotabaru ini.

Syarifuddin menambahkan, untuk semakin meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal, luar daerah dan mancanegara. Selain Duta Pariwisata Kalimantan Selatan, pihaknya menggunakan media sosial dalam rangka mempromosikan destinasi wisata, karena sekarang zaman digital.

“Peran media massa baik elektronik, online, serta cetak, juga sangat besar dalam promosi destinasi wisata,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Gelar Mukerda, MUI Kalsel Bahas Masalah Keagamaan dan Umat

BANJARMASIN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) mulai 21 – 22 Desember 2022, disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin. Pembukaan Mukerda dilakukan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan, pada Rabu (21/12) sore.

Suasana pembukaan Mukernas MUI Kalsel

Gubernur Sahbirin Noor dalam sambutan tertulisnya menyebutkan, penguatan peran MUI harus senantiasa dilakukan agar organisasi ini bisa lebih banyak lagi memberikan kontribusi kepentingan masyarakat terutama umat Islam.

Apalagi tantangan yang dihadapi umat Islam akhir-akhir ini cukup kompleks dan beragam. Tentu saja hal ini membuat tugas dan peran MUI ke depan semakin bertambah berat.

Namun diingatkan, tugas dan peran yang semakin bertambah berat tersebut tidak perlu membuat lemah, tapi sebaliknya membuat semakin bersemangat untuk menjawab dan menyelesaikannya, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat akan eksistensi MUI.

“Pemerintah siap bergandengan tangan dengan MUI untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi saat ini,” ungkap Paman Birin.

Lebih lanjut disebutkan, MUI sebagai wadah tempat berkumpulnya para ulama dan intelektual muslim, memiliki arti sangat penting bagi Pemerintah Provinsi Kalsel yakni mitra untuk membantu pemerintah melaksanakan kegiatan pembangunan khususnya dalam bidang keagamaan.

Agama tak bisa dipisahkan dari negara, agama merupakan aspek fundamental yang tumbuh dan mengakar dalam kehidupan manusia. Agama menjadi sumber inspirasi dan pedoman bagi masyarakat dalam bersikap dan berperilaku hampir di semua gerak dan perjalanan kehidupan manusia.

Disebutkan juga, dalam satu dekade terakhir di Indonesia banyak persoalan yang muncul ke permukaan, memiliki keterkaitan atau hubungan dengan masalah-masalah agama.

Pemerintah dalam hal ini tidak bisa berdiam diri dan berlepas tangan karena persoalan itu menyebabkan masyarakat banyak yang notabene adalah tanggung jawab dan peran pemerintah di dalamnya untuk ikut terlibat penanganannya.

Sehubungan dengan itu pemerintah memerlukan bantuan dan kerjasama dan berbagai pihak, termasuk MUI dan ormas-ormas keagamaan lainnya sehingga berbagai persoalan bisa diselesaikan dengan baik dan optimal.

Sementara itu, Ketua MUI Kalsel, KH Husin Nafarin dalam sambutannya berharap, peserta yang terlibat, mengikuti jalannya kegiatan dengan serius dan bisa memberikan sumbang pikiran yang berguna bagi kemaslahatan umat.

Ketua MUI Kalsel

“Yang dibahas macam-macam, semua bidang di komisi-komisi MUI,” ujarnya kepada wartawan usai pembukaan Mukernas.

Turut diundang sebagai pemateri, dari pengurus Baznas Kalsel, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Kalsel, dan pihak pengelola keuangan haji, yang selanjutnya akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan MUI. (RIW/RDM/RH)

BLAS Festival, Paman Birin: Bentuk Kontribusi Membangun SDM Untuk Banua

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira menghadiri sekaligus membuka Being Impactful As Sociopreneur (BLAS) Festival 2022 di Wetland Square Banjarmasin pada Rabu (21/12).

Suasana BLAS di Banjarmasin

Turut hadir, Ketua umum Hasnur Center Nila Susanti Sulaiman, Eksekutif Direktor Yayasan Hasnur Center, Zulfikar Alimuddin, Mantan Rektor ULM, Sutarto Hadi, anggota DPRD Kalsel Hasanuddin Murad, dan undangan lainnya.

Gubernur mengapresiasi penyelenggaraan BLAS Festival yang diselanggarakan Hasnur Center yang dinilai sebagai bentuk kontribusi aktif dalam membangun SDM di Banua.

BLAS Festival diakui mampu menjembatani para pemuda dalam mengembangkan kompetensi diri, meningkatkan keahlian di bidang wirausaha, mengasah jiwa kompetitif, serta memperluas wawasan seputar skill yang relevan dengan zaman sekarang.

Event ini diyakini dapat menumbuhkan literasi kewirausahaan di kalangan generasi muda, bagaimana membangun karakter positif seorang wirausaha, menyiapkan strategi untuk bersaing di era global, dan skill apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang kesuksesan dalam berwirausaha.

Motivasi dan brainstorming akan menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri bagi mereka yang baru hendak terjun ke dunia usaha. Sementara bagi mereka yang telah menjalankan kegiatan usaha, terutama di sektor UMKM, literasi dan pengalaman dari ahli sedikitnya dapat membantu mengelevasi performa dan daya juang mereka.

“Saya juga mendukung rangkaian gelaran BLAS yang dapat menumbuhkan literasi di dunia kerja,” ujar gubernur.

Tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing memiliki mindset dan karakter yang kompetitif, adaptif, namun juga mengedepankan nilai-nilai humanis. Tenaga kerja profesional memiliki peran penting dalam pembangunan daerah maupun pembangunan nasional.

Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, banyak skill- skill baru yang dibutuhkan sesuai dengan relevansi kebutuhan dunia industri. Hal itu kiranya dapat dibedah lebih jauh dan diedukasikan kepada calon angkatan kerja di Kalsel.

Sementara itu, Eksekutif Direktor Yayasan Hasnur Center, Zulfikar Alimuddin menyebutkan, BLAS Festival turut mendorong pelaku UMKM di Kota Banjarmasin.

Event ini ujar Zulfikar, direncanakan jadi agenda tahunan dan membawa misi kegiatan ke tingkat nasional. Festival ini dirangkai dengan kegiatan edukasi yang berlangsung 19 – 21 Desember, kemudian kegiatan profesional berupa expo dan job fair yang melibatkan puluhan perusahaan, dan interpreneur yang melibatkan para pelaku UMKM di Kota Banjarmasin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version