Rawan Kriminalitas, Warga Minta DPRD Kalsel Bina Para Pemuda

BATOLA – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan meminta Wakil Rakyat agar membina para pemuda di daerah-daerah yang rawan kriminalitas. Di samping itu, mereka juga meminta agar Dewan menggalakkan kegiatan karang taruna untuk merangkul para pemuda berkegiatan positif.

Permintaan tersebut disampaikan salah satu warga Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur, Syamsul Arifin kepada wartawan, usai mengikuti sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Haryanto di salah satu rumah makan di kawasan Handil Bakti, Minggu (6/11).

Warga Kelayan Tengah, Ahmad Bahrani (kiri) dan Warga Pekapuran Raya, Syamsul Arifin

“Kami sangat berterimakasih dengan adanya sosialisasi ini sehingga mendapatkan pengetahuan dan bisa berdiskusi dengan anggota dewan mengenai pembinaan para pemuda sehingga permasalahan yang terjadi di wilayah kami seperti narkoba, miras dan sebagainya bisa berkurang,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan warga Kelayan Tengah, Ahmad Bahrani. Menurutnya pembinaan terhadap para pemuda itu penting agar mereka tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif.

“Mudah-mudahan wakil rakyat bisa menyampaikan kepada pihak-pihak terkait untuk membina para pemuda karena kalau dibiarkan kasihan anak-anak di lingkungan sekitar bisa jadi terpengaruh dan ikut-ikutan,” harapnya.

Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel, Haryanto menuturkan, selain ke daerah yang rawan angka kriminalitas, sosialisasi juga kerap menyasar kalangan pelajar yang termasuk diantaranya adalah remaja. Hal itu, lanjutnya, bertujuannya agar generasi muda menguasai makna dari Pancasila dan mengamalkannya dalam kegiatan sehari hari

Anggota DPRD Kalsel, Haryanto

“Saya pikir ini masukan yang bagus dari teman-teman di lapangan. Insha Allah kedepan kita akan banyak agenda-agenda, baik kegiatan sosialisasi seperti ini maupun kunjungan di lapangan, terutama pemberdayaan pemuda di karang taruna atau pembinaan pemuda di lingkungan sekitar.

Dalam sosialisasinya, Haryanto menghadirkan dua anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PKS yakni Awan Subarkah dan Aliansyah. (NRH/RDM/RH)

Ujung Tombak Keamanan, Rachmah Bekali Wasbang Kepada Satpol PP

BANJARMASIN – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias membekali anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin mengenai ideologis Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan itu dilaksanakan di Rumah Alam Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (6/11).

Suasana Sosialisasi Wasbang oleh Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias

Rachmah mengungkapkan dirinya sengaja mengundang anggota Satpol PP tersebut menjadi peserta kegiatan sosialisasi karena tugas dan fungsi mereka sangat penting, diantaranya membantu aparat kepolisian dalam pemeliharaan ketentaman dan ketertiban umum.

Oleh karena itu, menurutnya penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bagi mereka sangat diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tupoksinya.

“Alhamdulillah mereka menyambut baik dan antusias dalam mengikuti materi-materi yang disampaikan oleh narasumber dalam sosialisasi ini,” ungkapnya.

Selain anggota Satpol PP, Rachmah juga mengundang Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kota Banjarmasin. Ia berharap dengan adanya sosialisasi ini, mereka dapat meningkatkan pengamalan dan kecintaannya terhadap Pancasila dan menyebarluaskan ke orang-orang sekitarnya. (NRH/RDM/RH)

Raperda Pajak Daerah, DPRD Banjarmasin Sederhanakan Jadi 5 Item Penarikan Pajak

BANJARMASIN – Pembahasan Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah DPRD Banjarmasin, kini disederhanakan menjadi 5 (lima) item pajak.

Ketua Pansus Raperda Pajak Daerah DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada wartawan baru baru tadi menjelaskan, sebelumnya dilakukan pembahasan ada 9 (sembilan) item pajak daerah yaitu pajak restoran, rumah makan, sarang burung walet, reklame, parkir, pajak hiburan malam dan pajak bumi bangunan.

Namun sekarang menyesuaikan dengan Undang Undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah menjadi 5 item pajak, diantaranya pajak makan dan minum, hiburan, restoran serta rumah makan.

“Untuk tarif ada perbedaan bagi rumah makan dan pelaku UMKM pendapatan yang dibawah Rp5 juta perbulan tidak dikenakan pajak,” ucapnya

Disampaikan Bambang, rencananya Pajak untuk restoran, hiburan dan tontonan di kota Banjarmasin akan dinaikan, 40 – 50 persen, meski sebelumnya 30 persen, dengan tujuan untuk menambah pendapatan Asli Daerah (PAD). Beberapa anggota pansus masih belum sepakat, sehingga akan dibahas lebih detail lagi sebelum finalisasi.

“Kita upayakan dua kali pembahasan akan selesai,” kata politisi Demokrat DPRD Kota Banjarmasin.

Lebih lanjut Bambang menambahkan, dalam pembahasan panitia khusus juga akan mengatur bagi warga Banjarmasin, yang melakukan pemesanan makanan secara online, akan dikenakan pajak 10 persen,untuk penarikan pajak bekerjasama dengan Bank Kalsel.

“Ini khusus pajak makanan, sedangkan pembelian berupa produk barang akan dibahas ke tahap berikutnya,” tutup Bambang.

Untuk diketahui, Raperda Pajak Daerah ini merupakan usulan dari Pemerintah Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Turdes 1.000 KM, Gubernur Kalsel Pecahkan Rekor MURI

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Gubernur turun ke desa dengan jarak terjauh mengendarai motor trail.

Rekor MURI didapatkan usai Gubernur Kalsel berhasil menyelesaikan rute sepanjang 1.000 kilometer mengelilingi 13 Kabupaten/Kota se Kalsel pada kegiatan turun ke desa (turdes) yang dilaksanakan sejak 3 – 7 November 2022.

“Ini salah satu rekor terbaru di Indonesia, sebelumnya ada aksi serupa oleh Kapolda Sumut tetapi menggunakan jet ski,” ujar Customer Relation Director MURI, Andre Purwandono, di Desa Kiram, Kabupaten Banjar, Senin (7/11).

Andre pun mengapresiasi ketangguhan Gubernur Kalsel menempuh perjalanan yang penuh tantangan dengan kondisi yang tetap sehat hingga akhir.

“Motor trail ini diibaratkan sebagai cara menjangkau daerah yang sulit dijangkau, semoga cara ini dapat menjadi inspirasi bagi Kepala Daerah lain, dan kami harap Pak Gubernur dapat terus memberikan manfaat untuk rakyatnya di masa yang akan datang,” terangnya.

Sementara itu Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor berterimakasih kepada MURI yang sudah memberi apresiasi terhadap programnya ini bersama seluruh rombongan yang sudah berjuang untuk mengunjungi desa-desa.

“Perjalanan kita cukup jauh, kita jalan terus, alhamdulillah sampai hari ini tidak ada laporan yang kecelakaan dan lain sebagainya. Kita berterima kasih, kawan-kawan di jalan pengendalian dirinya luar biasa, sehingga kita selamat sampai finish,” ucapnya.

Tujuannya sendiri diakui Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini adalah untuk menggali aspirasi dan memberikan sesuatu yang dapat bermanfaat untuk masyarakat, terlebih ditengah tingginya inflasi saat ini.
 
“Yang banyak kita dapatkan, aspirasi infrastruktur, jalan, jembatan yang di desa yang mereka butuh dibantu,” ungkapnya.

Desa Kiram merupakan tujuan akhir dari kegiatan Turdes ke 8 yang diawali di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, pada Kamis (3/11). Rute yang dilewati kurang lebih sebanyak 154 Kecamatan serta ribuan Desa dan Kelurahan.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengaku hasil dari turdes ini nantinya akan berguna dalam Musrenbang Pemprov Kalsel bersama DPRD, untuk lebih memajukan pembangunan di Banua.

“Dengan turun langsung ke lapangan seperti ini akan diketahui pendanaan pembangunan nanti akan masuk ke ranah mana, kalau perlu dana dari Pusat nanti bisa kita ajukan ke Pusat, agar pembangunan Kalsel jadi merata,” tuturnya. (SYA/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Beri Penghargaan RTKD Untuk Walikota Banjarmasin

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor memberikan Penghargaan Dokumen Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD) kepada Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Penyerahan Penghargaan untuk Walikota Banjarmasin

Penyerahan penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan Noor Arifin, mewakili Gubernur Sahbirin Noor yang diterima langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, di ruang kerjanya, Senin (7/11).

“Penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan ini, karena Kota Banjarmasin turutserta mengerjakan pembuatan dokumen RTKD tersebut,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Noor Arifin, target Gubernur Kalimantan Selatan tercapai, untuk pembuatan RTKD di 13 Kabupaten dan kota di provinsi ini.

“Pembuatan dokumen RTKD ini merupakan salah satu indikator kinerja Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina memberikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Selatan yang telah memberikan, penghargaan pembuatan Dokumen Rencana Tenaga Kerja Daerah kepada Kota Banjarmasin.

“Kami mengucapkan terima kepada Gubernur Kalimantan Selatan yang telah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kota Banjarmasin, terkait penyusunan dokumen Rencana Tenaga Kerja Daerah,” ungkapnya.

Menurut Ibnu, penyelesaian pembuatan RTKD ini, merupakan prestasi yang luar biasa dari Gubernur Kalimantan Selatan, yang telah memberikan pembinaan sehingga 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi ini memiliki dokumen RTKD tersebut.

“Dengan adanya dokumen ini membantu Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Paman Yani Tanamkan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di SMA Negeri 1 Kusan Hilir

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menanamkan sikap cinta tanah air dan bela negara kepada peserta didik SMA Negeri 1 Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Suasana Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di SMA Negeri 1 Kusan Hilir Tanah Bumbu

“Kami harapkan materi yang disampaikan dapat diserap dengan baik agar sekolah ini bisa mencetak generasi dengan SDM luar biasa dengan menjunjung tinggi Ideologi Pancasila serta empat pilar di dalamnya dan harus tertanam diri kita,” ujarnya kepada awak media, Senin (7/11), di aula utama SMA Negeri 1 Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui kegiatan bertemakan pendidikan bela negara, legislatif dari Fraksi Golkar yang akrab disapa Paman Yani juga mengajarkan bagaimana mengelola media sosial dengan baik dan bijak agar tak mudah tersentuh hal negatif yang dapat membawa dampak buruk terhadap masa depan generasi muda.

“Maka dari itu, kami berpesan kepada generasi yang disebut milenial ini bisa cerdas dalam menangkal informasi belum tentu kebenarannya dan bagaimana menjaga marwahnya NKRI,” jelasnya.

Selanjutnya, ia berpesan kepada generasi muda Kalimantan Selatan terkhusus di Tanah Bumbu agar dapat merawat kesatuan negara yang sekaligus menjaga toleransi. Selain itu, diharapkan implementasi dari sosialisasi ini setidaknya mampu berdampak positif terhadap kemajuan daerah.

“Jangan sampai negara ini kembali terjajah. Mereka harus mampu mempertahankan negara ini minimal cerdas dalam mengembangkan diri agar lebih baik lagi karena generasi muda adalah harapan bangsa Indonesia selanjutnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Subbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Badan Kesbangpol Kalsel, Harry Widhiatmoko menuturkan, adanya wawasan kebangsaan bagi generasi muda setidaknya implementasi dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mampu terarah. Bahkan, paham radikalisme dapat dicegah.

“Yang jelas dengan adanya materi ini dapat menumbuhkan sikap tangguh serta mampu memberikan kontribusi agar tak mudah terintimidasi soal perkara radikalisme,” paparnya.

Di lokasi yang sama, Kepala SMA Negeri 1 Kusan Hilir, Wahidah mengharapkan, diberikannya pendidikan khusus terkait Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini tentu secara tak sadar mampu menumbuhkan sikap bela negara serta informasi yang menimbulkan kekacauan bisa ditangkal.

“Kami merasa terhormat atas kedatangan Paman Yani ke sini sekaligus materi yang disampaikan mudah-mudahan peserta didik SMA Negeri 1 Kusan Hilir bisa mengimplementasikan betapa pentingnya menjaga kesatuan bangsa,” tuturnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version