TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Kecamatan Jorong

TANAH LAUT – TNI AL bersama Lanal Banjarmasin kembali menggelar serbuan vaksinasi maritim untuk dosis pertama dan kedua di Desa Sebuhur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut untuk para pekerja salah satu perusahaan setempat, serta juga diikuti warga sekitar, Senin (13/12). Vaksinasi ini bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam rangka mempercepat penanggulangan pandemi COVID-19 secara totalitas di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL – Lanal Banjarmasin berkerjasama bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Selatan. Untuk memvaksin Masyarakat, lanal Banjarmasin telah menyediakan Vaksin jenis Sinovac, serta melibatkan 17 Tenaga Kesehatan (Nakes) gabungan yang berasal dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Ditempat terpisah, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla mengatakan, pemerataan Vaksinasi Masyarakat Maritim secara massal ini akan terus digencarkan guna membantu dan mensukseskan program pemerintah sampai mencapai target yang maksimal, sehingga laju penyebaran wabah COVID-19 dielemen masyarakat dapat dicegah dan segera berakhir, supaya masyarakat dapat beraktivitas dengan sehat dan normal.

“Besar harapan, dengan adanya Vaksinasi Massal ini dapat bermanfaat dengan baik, kepada warga jangan takut ataupun ragu-ragu untuk mendatangi tempat Vaksinasi yang sudah ditentukan dan lebih patuh terhadap protokol kesehatan, supaya dampak musim Pandemi ini segera berakhir dengan tuntas,” ungkap Herbiyantoko.

Danlanal Banjarmasin menambahkan,  kunci salah satu untuk mengurangi dan meminimalisir penyebaran Virus Corona yaitu tetap jaga kesehatan dan disilplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kepada warga yang belum terjamah, jangan merasa khawatir ataupun ragu untuk bervaksin demi menjaga kesehatan, supaya musim pandemi ini segera berlalu dan berakhir dengan tuntas, menuju tatanan kehidupan yang baru dan normal,” tutup Herbiyantoko.

Sementara itu dilokasi Vaksinasi, ketua penyelenggara Mayor Laut (K/W) dr. Meutia Indrasakti menyampaikan, fenomena masyarakat tentang Vaksin sudah tidak nampak lagi, terbukti saat ini masih banyak warga yang antusias untuk mendapatkan suntikan Vaksin.

“Bagi segenap masyarakat jangan merasa takut ataupun ragu – ragu untuk mendatangi tempat Vaksinasi yang sudah ditentukan karena Vaksin tersebut sudah sehat teruji dan efektif digunakan sebagai Herd Immunity guna menghindari serangan Virus,” ucap dr. Meutia.

Untuk diketahui, vaksinasi maritim yang ke 64 kali ini, Lanal Banjarmasin telah berhasil memvaksin sebanyak 20.081 warga. Adapun warga yang bervaksin pada vaksinasi maritim ke 64 kali ini berjumlah 148 peserta. (TNI.AL-MRF/RDM/RH)

Dispar Kalsel Dukung Anggrek Langka Dikembangbiakkan

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, mendukung keinginan DPD Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kalimantan Selatan, mengkembangbiakkan tanaman anggrek langka.

suasana event Meratus Orchid Show (MOS) ke-9 tahun, di Halaman eks Kantor Gubernur Kalsel, Banjarmasin, Sabtu sore (11/12)

Menurut Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan setelah membuka Meratus Orchid Show (MOS) ke-9 tahun di Halaman eks Kantor Gubernur Kalsel, Banjarmasin, Sabtu sore (11/12), wacana akan dikembangbiakkan anggrek langka pihaknya mendukung penuh, karena berpotensi menjadi destinasi wisata. Apalagi dimilikinya lahan yang berada di komplek perkantoran Setda Provinsi Kalsel kota Banjarbaru.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, didampingi Ketua DPD Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kalimantan Selatan, Aida Muslimah Rosehan

“Kami akan komunikasikan dengan pimpinan,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, event Meratus Orchid Show (MOS) ke-9 tahun, salah satu bentuk kebangkitan dari kepariwisataan di Kalsel, setalah hampir dua tahun terpuruk akibat pandemi COVID-19. Dengan demikian dapat menjadi penggerak roda perekonomian, khususnya bagi pecinta anggrek, karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

“Warga bisa memanfaatkan selain hobi bertanam, anggrek dikembangbiakkan secara profesional, mempunyai nilai ekonomis,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kalimantan Selatan, Aida Muslimah Rosehan mengatakan, ke depan dengan adanya taman anggrek, PAI Kalsel berupaya melakukan konservasi terhadap spesies anggrek yang saat ini mulai langka.
Salah satu spesies anggrek yang sudah langka yaitu anggrek berjenis gigantea, sekarang ini sulit ditemukan di Kalsel, dan hanya ada terdapat di Kalimantan Timur.

“Kita berharap, akan terealisasi taman anggrek dalam waktu dekat ini, agar bisa segera melestarikan spesies anggrek asli Kalsel,” pintanya

Lebih lanjut Aida menambahkan, event Meratus Orchid Show (MOS) ke-9 tahun ini, pihaknya mengenalkan berbagai macam jenis spesies anggrek asal Kalimantan Selatan, baik hasil silangan, maupun anggrek yang sudah langka. Selain itu sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Pariwisata Kalsel.

“Kami berkomitmen mengkembangbiakkan anggrek silangan putri junjung buih, agar bisa menjadi ikon pencinta anggrek Banua,” tutupnya.

Untuk diketahui, event Meratus Orchid Show (MOS) ke-9 tahun, merupakan hasil kolaborasi antara Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kalimantan Selatan dengan Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, diikuti masing-masing kabupaten/kota, ada sebanyak 50 stand berpartisipasi dalam pameran dan lomba, selama tiga hari mulai 10 – 12 Desember 2021. (NHF/RDM/RH)

Torehkan Banyak Prestasi, Danrem Apresiasi Prajurit Korem 101/Antasari

BANJARBARU – Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, menggelar apel pagi dan pemberian penghargaan kepada Prajurit Jajaran Korem 101/Antasari, yang memperoleh prestasi berbagai bidang, di Lapangan Wiratama Yonif 623/Bhakti Wira Utama, pada Senin (13/12).

Danrem 101/Antasari saat memberikan penghargaan kepada prajurit berprestasi

Deretan prestasi yang diperoleh diantaranya, Juara 1 Lomba Menembak Kategori 100 Meter Logam dalam rangka HUT Brimob Polri ke-76 tingkat Polda Kalsel yang diraih oleh Pratu Al Hidayat dari Yonif 623/BWU, Juara 2 Lomba Menembak Kategori 100 Meter Logam dalam rangka HUT Brimob Polri ke-76 tingkat Polda Kalsel oleh Kopda Bambang Arianto  dari Yonif 623/BWU, Juara 3 Lomba Menembak Kategori 100 Meter Logam dalam rangka HUT Brimob Polri ke-76 tingkat Polda Kalsel yang diraih oleh Pratu Kukung Febriyanto dari Yonif 623/BWU.

Selanjutnya, Juara 3 Video Profil Satuan Se-Jajaran Pussenif oleh Yonif 623/BWU, Juara 3 Lomba MTQ Se-Kodam VI/Mulawarman oleh Pelda Amad Rodin dari Kodim 1010/Tapin, Juara 4 Lomba MTQ Se-Kodam VI/Mulawarman oleh PNS Ahmadi Dari Kodim 1007/Banjarmasin, Juara 1 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Terbaik Lomba Binsat HUT Kesad ke-76 oleh Denkesyah 06.04.02 Banjarmasin Kesdam VI/Mulawarman, dan Juara 2 Rumah Sakit Tingkat III Terbaik Lomba Binsat HUT Kesad ke-76 oleh RS TK.III DR. R. Soeharsono Banjarmasin Kesdam VI/Mulawarman.

“Kita melaksanakan apel pagi ini untuk memberikan penghargaan kepada Satuan dan Prajurit yang patut dibanggakan. Penghargaan ini semoga bisa menjadi motivasi dan dorongan untuk terus maju”, ujar Danrem 101/Antasari dalam sambutannya.

Tak lupa Danrem 101/Antasari memberikan pesan kepada seluruh prajurit untuk tetap dapat memelihara kondisi fisik.
Yakni agar program latihan jangan hanya lewat saja, tetapi di setiap kesempatan harus punya tolok ukur dan sasaran yang mampu dicapai.

“Saya bangga dengan kalian yang sudah bisa memperbaiki diri dan menunjukkan prestasi. Terkait pergantian pimpinan, tentu ada kebijakan baru yang harus ditaati. Sehingga seluruh prajurit dan satuan harus bisa menyesuaikan,” tambahnya.

Firmansyah juga mengingatkan, jika ada pelanggaran tentu akan ditegur, dan apabila ada prestasi harus mendapat apresiasi dan diberikan penghargaan. Tujuannya adalah sebagai motivasi bagi seluruh Prajurit.

“Jadikan ini sebagai motivasi untuk menjadi yang terbaik. Ini adalah upaya menghargai setiap prestasi yang diperoleh. Tetap semangat, disiplin dan tingkatkan jiwa korsa,” pungkasnya.

Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Danrem 101/Antasari, dan disaksikan oleh Kasrem 101/Antasari, Para Kasi Korem 101/Antasari, Dandim 1007/Banjarmasin, Dandim 1010/Tapin, Danyonif 623/BWU, Para Dan/Ka Balak Aju Wilayah Korem 101/Antasari, dan Dan/Ka Balak Korem 101/Antasari. (PENREM-RIW/RDM/RH)

Polda Kalsel Gelar Bimtek dan Uji Konsekuensi Informasi Publik

BANJARMASIN – Sebagai badan publik, Polri berkewajiban memberikan informasi publik yang telah diatur dalam Undang – Undang nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Untuk memenuhi kewajiban memberikan layanan informasi kepada masyarakat atau badan hukum, Polri dalam hal ini Divisi Humas Polri menggelar Uji Konsekuensi Daftar Informasi Publik untuk klarifikasi info yang dikecualikan pada satuan kerja Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i menyampaikan, Humas memiliki peran yang penting sebagai penyedia layanan informasi bagi publik.

Namun lanjutnya, dalam pasal 17 UU KIP telah mengatur informasi yang dikecualikan atau tidak dapat diakses oleh publik.

“Informasi dikecualikan ini perlu dilaksanakan uji konsekuensi oleh pejabat pengelola Informasi dan dokumentasi,” ucap Kabid Humas saat membacakan sambutan Kapolda Kalsel saat pembukaan Bimtek di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Senin (13/12).

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, hal ini bertujuan untuk melindungi dokumentasi yang bersifat rahasia dan bukan untuk konsumsi umum.

Mengakhiri sambutannya, Kabid Humas menyampaikan pesan Kapolda Kalsel kepada peserta untuk mengikuti kegiatan dan mampu menyerap materi yang diberikan sehingga tidak terjadi sengketa informasi.

Sementara itu Kabag Anev Biro PID Div Humas Polri Kombes Pol Sugeng Hadi Sutrisno menyampaikan, daftar informasi yang dikecualikan berfungsi sebagai dasar hukum bagi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) dalam menolak permohonan informasi.

“Karena informasi (dikecualikan) tersebut memiliki konsekuensi yang negatif. Disamping itu juga ini (uji konsekuensi) sebagai langkah awal untuk menghindari sengketa informasi,” ucapnya.

Kegiatan pembinaan teknis dan uji konsekuensi informasi yang dikecualikan dihadiri oleh Tamliha Harun selaku Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalsel / Pemateri, para PPID semua satuan kerja yang ada di Polda Kalsel sesuai dengan protokol kesehatan. (POLDA.KALSEL-RIW/RDM/RH)

Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak, Mulai Digelar Besok

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak 2021 untuk pelajar SMA sederajat.

Plt Kasi Pengembangan Olahraga Rekreasi Tradisional dan Layanan Khusus Dispora Kalsel Budiono mengatakan, rencana akan digelar Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak Se Kalimantan Selatan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, yang pelaksanaan dimulai pada Selasa 14 Desember 2021.

“Pada tanggal 14 tersebut akan dilakukan technical meeting serta uji lapangan,” ungkapnya.

Sedangkan, lanjut Budiono, untuk pembukaan festival bola voli Paman Birin Cup Bergerak pada Rabu 15 Desember 2021.

“Pada festival bola voli tersebut akan diikuti oleh pelajar SMA sederajat,” ucapnya.

Pada Kejuaraan Bola Voli tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan total hadiah sebesar Rp40 juta, untuk pemenang pada Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak 2021.

Budiono mengatakan, pada pelaksanaan Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak ini, atlet-atlet bola voli pelajar akan mewakili sekolah bukan dari Pemerintah Daerah.

Oleh karena itu, lanjutnya, tidak ada batasan peserta yang mewakilinya daerah.

“Sedangkan hadiah yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupa uang pembinaan dengan total sebesar 40 juta rupiah,” ujarnya.

Menurut Budiono, pada Pelaksanaan Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak 2021 tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

“Pada Kejuaraan Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak ini, tentunya menerapkan protokol kesehatan COVID-19, sehingga untuk peserta akan dibatasi,” ucap Budiono. (SRI/RDM/RH)

Tindak Lanjuti Raperda RPJMD, DPRD Bentuk Empat Pansus

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membentuk empat panitia khusus (pansus) untuk menindak lanjuti rancangan peraturan daerah (raperda) Provinsi Kalsel tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021–2026.

Hal tersebut ditetapkan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Karmila di “Rumah Banjar” pada Senin, (13/12) yang didampingi langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila

Empat pansus tersebut terdiri atas Pansus 1, yang fokus membidangi tentang hukum dan pemerintahan, Pansus 2 yang fokus pada bidang ekonomi dan keuangan, Pansus 3 yang fokus dalam sektor pembangunan dan infrastruktur dan Pansus 4 yang membidangi terkait kesejahteraan rakyat.

“Sebagai proses selanjutnya, kami telah menyampaikan kepada pimpinan fraksi masing-masing, untuk mengususlkan perwakilannya dalam keanggotaan pada empat pansus yang disebutkan di atas,” ucap Karmila.

Dilanjutkan srikandi DPRD Provinsi Kalsel asal partai PAN tersebut, bahwa setelah Rapat Paripurna ini dilaksanakan, masing-masing pansus akan pangsung melaksanakan rapat untuk memilih pimpinan pansus sekaligus menyusun jadwal kegiatan pansus itu sendiri.

Di sisi lain, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam jawabannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar berharap kelak perda ini dapat dioptimalkan oleh seluruh SKPD terkait meski dalam tangangan pandemi COVID-19.

Sekretaris DPRD Kalsel, Roy Rizali Anwar

“Pembangunan yang berkelanjutan harus kita prioritaskan agar seimbang antara pembangunan yang bersifat sosial, ekonomi dan lingkungan yang kemudian diwujudkan dalam program-program, sehingga dapat mewujudkan tujuan pembangunan yang dicita-citakan,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Kejuaraan Nasional Binaraga Layak Dipertandingkan di Kalsel

BANJARMASIN – Perkumpulan Binaraga dan Fitness Seluruh Indonesia (PBFI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Kejuaraan Binaraga Dan Men’s Physique PBFI Kalimantan Selatan Tahun 2021, di salah satu hotel berbintang, di Kota Banjarmasin, Minggu (12/12).

Para atlet Binaraga saat memamerkan kemampuannya dihadapan juri

Wakil Ketua Pengprov PBFI Kalimantan Selatan Yudha Pribadi mengatakan, untuk kejuaraan binaraga se Kalimantan Selatan ini, merupakan kejuaraan pertama yang mereka laksanakan.

“Pada Kejuaraan Binaraga dan Men’s Physique PBFI Kalsel ini, merupakan pertandingan pertama yang kami gelar,” ungkapnya.

Menurut Yudha, ia melihat para peserta antusias mengikuti kejuaraan tersebut. Dan, pihaknya berterimakasih kepada sejumlah pengurus cabang PBFI yang ada di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang telah meramaikan kejuaraan tersebut.

“Kami melihat peserta begitu antusias mengikuti kejuaraan ini, dan kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengcab PBFI di Kalsel,” ujar Yudha.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Binaraga dan Fitness Seluruh Indonesia (PFBI) Irwan Alwi menanggapi positif Kejuaraan Binaraga di Kalsel tersebut.

Menurut Irwan, setelah melihat Kejuaraan Binaraga Se Kalimantan Selatan di Kota Banjarmasin ini. Maka, pihaknya menilai untuk pertandingan tingkat nasional layak dilaksanakan di Kota Banjarmasin atau di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami melihat Kota Banjarmasin atau Provinsi Kalimantan Selatan layak dilaksanakan Kejuaraan Binaraga tingkat nasional,” ungkapnya.

Menurut Irwan, pihaknya berharap dalam waktu dekat ini, PFBI Kalimantan Selatan dapat merealisasikan pelaksanaan Kejuaraan Binaraga tingkat nasional di provinsi ini.

“Kami berharap pelaksanaan Kejurnas Binaraga di Kalsel dapat segera dilaksanakan,” ucapnya.

Irwan mengatakan, dengan adanya pelaksanaan kejuaraan nasional di Provinsi Kalimantan Selatan, maka akan dapat menambah jam terbang pertandingan para atlet binaraga di Provinsi ini.

Hadir pada pembukaan Kejuaraan Binaraga Se Kalimantan Selatan tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat PBFI Irwan Alwi, Perwakilan KONI Provinsi Kalimantan Selatan Muklis Muchtar, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Milad ke-2 Ponpes RMA, Gubernur Borong Barang Lelang

BANJARBARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor turut membantu percepatan pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Muta’alimin Annahdliyah (RMA) melalui kegiatan saprah amal yang digelar di Majelis Ponpes RMA, kota Banjarbaru, Sabtu (11/12) sore.

Kegiatan saprah amal ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Milad ke-2 Ponpes RMA. Tak tanggung tanggung, barang lelang berupa sarung, sorban, sembako dan lainnya, ditawar dengan harga tinggi oleh Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.

“Semoga pembangunan Ponpes RMA dapat segera selesai, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendidik para santri agar kelak dapat menjadi pendidik dan guru agama,” harap Paman Birin.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an RMA, Muhari menyampaikan terima kasih kepada Paman Birin atas bantuan yang diberikannya melalui lelang ini.

“Semoga beliau diberikan kekuatan dan kesehatan, dana hasil lelang akan kita gunakan untuk kelanjutan pembangunan ponpes,” ucap Ustadz yang disapa Gus Muha ini.

Ia berharap, Pemprov dapat merealisasikan bantuan bagi pembangunan Ponpes Tahfidzul Qur’an RMA yang sempat tertunda karena adanya refocusing anggaran akibat adanya pandemi.

“Kita targetkan tahun depan pembangunan Ponpes ini dapat rampung jika bantuan dari Pemprov dapat turun,” harapnya.

Selain saprah amal, kegiatan juga dirangkai dengan Tabligh Akbar yang rutin dilakukan setiap Sabtu di Majelis RMA.

“Nanti di tanggal 25 Desember kita akan datangkan ulama terkenal, Habib Mustafa Al-Hadad,” pungkasnya. (TR21-01/RDM/RH)

Pemerintah Perlu Perhatikan Nasib UMKM Terkait Syarat Legalitas dan Pembinaan

TANAH BUMBU – Pemerintah perlu memperhatikan nasib pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan yang kini mulai diminati. Terlebih, soal rumitnya persyaratan legalitas.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanudin, mengungkapkan, setidaknya dalam rangka mendukung efektifitas geliat pertumbuhan perekonomian pasca pandemi ini khususnya di sektor UMKM, kekurangan-kekurangan yang masih bisa dikondisikan harusnya tidak menjadi persoalan.

Burhanudin (sasirangan kuning) saat diwawancarai wartaan, terkait masih banyaknya kendala UMKM terkait syarat.

“Melihat di Tanah Bumbu, kalau usaha tersebut diakui mampu berjalan sangat baik. Tapi, terkadang ada beberapa syarat yang membuat rumit sehingga minat masyarakat melanjutkan usahanya. Nah, kekurangan-kekurangan yang ada Pemda setempat bisa membantu,” ujarnya kepada wartawan, usai melaksanakan Kunkernya di Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu, Jumat (10/12).

Terlebih, dirinya melihat potensi produk-produk yang dihasilkan pelaku UMKM di Tanah Bumbu diakui mempunyai potensi besar terhadap pemulihan perekonomian.

“Yang penting bagaimana caranya usaha daripada rakyat ini dapat terus menggeliat dan berjalan dengan baik serta lancar,” bebernya.

Bahkan, menurut Burhan, ruwetnya permasalahan yang dialami oleh para pelaku UMKM ini ternyata juga menjadi sorotan yang cukup serius oleh Komisi II DPRD Kalsel. Yang mana, ekonomi dan keuangan menjadi pekerjaan mereka sehari-hari.

“Selain itu, ada hal-hal yang harus dikerjasamakan karena ini juga merupakan program dari Pemprov dan Pemkab hingga pusat yang pasti demi meningkatkan ekonomi lokal di Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten Tanbu,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menyampaikan, terkait persoalan yang sering dialami pelaku UMKM di Kalsel khususnya di Tanah Bumbu adalah persyaratan. Terlebih, permodalan untuk kembali menggeliatkan pertumbuhan ekonomi melalui sektor dari bisnis tersebut.

“Kami selalu mendorong dan mendukung. Ketika, di Komisi II DPRD Kalsel melakukan sharing dengan Bank Kalsel selalu ditekankan untuk dipermudah karena apabila tidak didukung dengan permodalan yang cukup saya rasa akan susah untuk berkembang,” imbuhnya.

Dia menilai apabila Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) ini tidak didukung penuh dengan bantuan permodalan. Justru, membuat efektifitas pertumbuhan terhadap ekonomi yang digarap melalui sektor ini dipastikan menurun.

“Dengan dibantu permodalan dan angka kreditnya juga tidak menyusahkan. Jelas, harus dipermudah jangan malah nantinya dipersulit,” ucapnya orang akrab yang disapa Paman Yani itu.

Apalagi, diakui Paman Yani, masa pandemi ini harusnya bisnis di sektor UMKM perlu mendapat dorongan penuh. Sehingga, dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat mampu terjamin pasti.

“Sebelumnya, kami juga sempat membicarakan hal ini dengan bank berskala nasional. Yang tentu, diharapkan bunganya juga kecil,” ungkap Wakil Ketua Fraksi dari Partai Golkar di DPRD Kalsel tersebut.

Terkait akan hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu, Avian Noor, menuturkan, selama ini pihaknya hanya bisa membina UMKM yang terbentuk dari awal. Namun, ia akan berusaha membimbing sektor lainnya untuk bisa mendapatkan pengakuan.

Kadis Nakertrans, Koperasi dan UM Tanbu, Avian Noor (kaos putih) saat menjabarkan jumlah UMKM aktif.

“Kami sempat menganggarkan untuk kembali melakukan pendataan ulang berapa sebetulnya jumlah pelaku usahanya. Tetapi, karena ada refocusing (pemangkasan) maka tidak bisa secara keseluruhan melaksanakan pendataan,” paparnya.

Untuk memaksimalkan upaya peningkatan disektor itu agar legalitas dan pembinaan bisa didapatkan. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu akan kembali melakukan pendataan.

“Hasil diskusi yang telah disampaikan oleh Komisi II DPRD Kalsel tadi. Kami sangat tersanjung atas dukungan untuk pelaku UMKM. Sebelum pandemi COVID-19, dari kecamatan juga telah sempat mendata. Tetapi, kami belum yakin apakah itu masih aktif atau tidak,” tutupnya.

Untuk diketahui, data sementara menunjukkan total keseluruhan UMKM di Tanah Bumbu, Kalsel, mencapai hampir 10.000 pelaku. Namun, diprakirakan hanya aktif sekitar 1.000 lebih. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin Minta Para Atlet Gulat U-15 Jaga Sportifitas

BANJARMASIN – Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin, meminta kepada seluruh atlet Gulat yang bertanding pada Kejuaraan Gulat U-15 dapat menjaga sportifitas.

Pesan Paman Birin ini disampaikan Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Provinsi Kalimantan Selatan Zakli Asswan, saat membuka Kejuaraan Gulat Antar Wilayah Open Tournment U-15 se Kalimantan Selatan digelar di GOR Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Jumat Siang (10/12).

Ketua PGSI Kalsel Zakli Asswan

Zakli mengatakan, digelarnya Kejuaraan gulat U-15 ini karena anak anak selama pandemi COVID-19 tidak melaksanakan pertandingan. Oleh karena itu, lanjutnya, digelarnya pertandingan ini dalam rangka mencari bibit bibit atlet di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kejuaraan U-15 ini diikuti oleh anak anak SD serta SMP,” ucap Zakli.

Dalam pelaksanaan Kejuaraan Gulat U-15 ini, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

“Pada pertandingan ini, seperti pesan Paman Birin agar semua atlet yang bertanding agar dapat menjaga sportifitas,” ujarnya.

Sedangkan, tambahnya, pada kejuaraan ini memperebutkan medali, uang tunai, serta lainnya.

“Kejuaraan Gulat U-15 ini diikuti 111 atlet putra dan putri,” ucap Zakli. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version