28 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Serahkan DIPA dan TKDD 2022, Paman Birin Minta Anggaran Diserap Maksimal Untuk Rakyat

2 min read

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Isian Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2022. Alokasi anggaran  sebesar Rp25,07 triliun diserahkan kepada pejabat berwenang Kementerian/Lembaga dan Bupati/Wali kota, Jumat (3/12) di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Gubernur Kalsel didampingi Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel saat memberikan TKDD kepada Bupati Tabalong

Anggaran yang bersumber dari APBN Tahun 2022 tersebut terdiri atas Belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp8,18 triliun dan Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp16,8 triliun.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dalam sambutannya mengingatkan, dalam penggunaan APBN melalui DIPA dan TKDD 2022 tersebut agar sejalan dengan program pemulihan ekonomi yang dijalankan pemerintah pusat sesuai arahan Presiden RI Jokowi.

“Saya berharap seluruh dana dapat segera berjalan dan tepat sasaran, serta dapat terserap secara maksimal sesuai tugas pokok dan fungsi masing masing”, sebutnya.

Dengan demikian tujuan dari pelaksanaan APBN dan APBD dapat dimanfaatkan sebesar besarnya untuk kepentingan rakyat dapat tercapai.

Paman Birin, berpesan kepada Bupati/Wali Kota dan Pimpinan satuan kerja SKPD, segera lakukan langkah-langkah optimalisasi penyerapan  anggaran sesuai dengan rencana kegiatan dan rencana yang telah disusun.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulaimansyah mengatakan, alokasi dana APBN untuk provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2022 berjumlah sebesar Rp25.07 tnliun dengan rincian untuk belanja pemenntah pusat sebesar Rp8,18 triliun dan belanja TKDD sebesar Rp16,89 triliun.

Sulaimansyah, mengungkapkan, dukungan pemerintah pusat kepada Kalsel stabil walau di masa pandemi.

“DIPA yang diserahkan hari ini berjumlah 541 DIPA dengan nilai Rp8,18 triliun,” kata Sulaimansyah.

Untuk belanja TKDD di Kalsel tahun 2022, terdapat 10 Pemerintah Daerah yang mengalami kenaikan alokasi sementara 4 daerah mengalami penurunan. Totalnya sebesar Rp16,89 trilyun dengan rincian alokasi untuk dana bagi hasil Rp4,3 triliun, DAU sebesar Rp7,49 triliun, DAK Fisik sebesar Rp1,28 triliun, DAK Non Fisik sebesar Rp2,30 triliun, dana insentif daerah Rp91,21 miliar dan dana desa sebesar Rp1,43 triliun.

Adapun pokok-pokok APBN tahun 2022 adalah ekspansif untuk mengatasi pandemi COVID-19 dengan tetap menjaga keseimbangan antara countercyclical dengan pengendalian risiko dan sustainabilitas.

Reformasi struktural untuk perbaikan fondasi ekonomi melalui pembangunan SDM dengan mengakselerasi reformasi bidang kesehatan, perlindungan sosial dan pendidikan untuk menciptakan daya saing dan produktivitas.

Reformasi perpajakan, dan reformasi penganggaran, dengan mendorong belanja menjadi lebih efisien, memperkuat sinergi pusat dan daerah, fokus program prioritas berbasis hasil, serta antisipatif terhadap ketidakpastian. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.