14 Juli 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Wakil Rakyat Kalsel Ajak Lestarikan Budaya Lokal dengan Permainan Tradisional

1 min read

BANJARMASIN – Perkembangan teknologi sekarang ini membawa dampak positif dan negatif. Salah satunya adalah semakin langka permainan tradisional yang diketahui, apalagi dimainkan anak-anak, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Kondisi ini menuai keprihatian Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Syarifah Rugayah sehingga dirinya melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Budaya Banua dan Kearifan Lokal kepada ibu rumah tangga yang ada di daerah pemilihannya.

Suasana Sosper Nomor 4/2017 oleh Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Syarifah Rugayah

“Budaya Banua dan Kearifan Lokal di Kalsel ini seperti permainan tradisional balogo dan lain-lain harus dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai punah,” katanya kepada wartawan, Kamis (14/10).

Permainan tradisional dinilai memiliki nilai filosofis tinggi dan memancing interaksi antar teman. Sehingga dengan memunculkan kembali permainan tradisional ini akan lebih berdampak positif daripada hanya mengandalkan kemajuan teknologi saja.

Syarifah menambahkan peran ibu-ibu ini sangat penting untuk menyampaikan informasi dalam rangka melestarikan budaya Banua dan kearifan lokal kepada anak dan cucunya karena mereka yang merasakan dan mengenal perihal budaya Banua tempo dulu.

“Mudah-mudahan para peserta dapat memahami dan menggali apa saja isi dari produk hukum ini, serta menyebarluaskannya kepada orang-orang disekitar mereka,” harapnya.

Dalam kegiatan Sosper kali ini, Syarifah Rugayah mengajak serta pendiri Yayasan Kampung Permainan Tradisional Banua Pendamai, Siti Nursiah dan Praktisi Hukum, Merry Rose sebagai nara sumber. (NRH/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.