Kemenag Buka Layanan Konsultasi Keluarga Hingga Sertifikasi Halal di Pameran MTQ Nasional XXIX

BANJAR – Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX di Provinsi Kalimantan Selatan, mulai dihelat pada Rabu (12/10). Salah satu even yang digelar untuk memeriahkan MTQ Nasional ini, adalah MTQ Nasional Kalsel Expo 2022 yang diselenggarakan di alun – alun Ratu Zaleha Martapura, kabupaten Banjar.

Pameran yang berlangsung mulai 12-16 Oktober 2022 ini, resmi dibuka Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama (DWP Kemenag) Eny Retno Yaqut, bersama Ketua TP PKK Kalimantan Selatan Raudatul Jannah Sahbirin Noor.

Pembina DWP Kemenag (kebaya putih) didampingi Ketua TP PKK Kalsel saat meninjau stand MTQ Nasional Kalsel Expo

“Even ini tentunya menjadi momen yang kita nanti-nantikan, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujar Eny Yaqut.

Eny mengapresiasi gelaran yang diikuti lebih dari 190 stand dari berbagai instansi, pelaku UMKM, serta pihak swasta ini. Dalam gelaran ini, Kemenag juga berpartisipasi membuka 14 stand layanan, di antaranya konsultasi keluarga sakinah, konsultasi literasi zakat wakaf hingga konsultasi sertifikasi halal gratis.

“Selain melihat hasil kerajinan dan wisata kuliner khas Kalsel, karena ada Halal Food Expo, masyarakat juga bisa melihat program-program reguler dari Kementerian Agama yang bisa diexplore,” tutur istri Menag Yaqut Cholil Qoumas ini.

Eny menyebut, misalnya, pengunjung dapat melakukan konsultasi keluarga di stand Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah.

“Kemudian ada stand Rumah Moderasi yang merupakan gabungan dari seluruh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) yang dalam pameran ini memperlihatkan wajah Kementerian Agama yang siap memberikan layanan kepada semua agama,” ujar Eny.

Eny menuturkan saat ini Kemenag juga sedang menggelontorkan program terkait peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro kecil melalui sertifikasi halal gratis (sehati).

“Untuk pelaku UMK, khususnya di Kalimantan Selatan yang ingin expand (usahanya) ke seluruh Indonesia, atau mungkin ke seluruh Kalimantan, gunakan konsultasi untuk mendapatkan sertifikasi halal gratis di booth Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH),” ujar Eny.

Menurut Eny, saat ini sertifikasi halal menjadi keharusan bila pelaku usaha ingin memperluas pasarnya.

“Karena produk kita kalau punya sertifikasi halal Insya Allah punya selling poin yang bisa masuk ke seluruh dunia atau mancanegara. Karena kita tahu sekarang itu halal lifestyle sudah menjadi tren global. Kalau nanti punya sertifikasi halal membuat produk kita punya kesempatan masuk ke pasar internasional,” sambung Eny, yang juga sempat berkeliling meninjau stan-stan yang ada.

Tak hanya stan layanan, Kemenag juga menghadirkan stan Bayt Qur’an dan Museum Istiqlal yang memperlihatkan mushaf-mushaf Qur’an di Indonesia. Ada juga stan Balitbang Diklat Kemenag yang menampilkan berbagai hasil kajian penelitian keagamaan yang telah dilakukan. (KemenagRI-RIW/RDM/RH)

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Lantik Dewan Hakim MTQN ke-29

BANJARBARU – Bertempat di salah satu hotel berbintang di kota Banjarbaru, pada Rabu (12/10) Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melantik Dewan Pengawas, Dewan Hakim dan Panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-29 Tahun 2022 di Kalimantan Selatan (Kalsel). Prosesi pelantikan Dewan Pengawas, Dewan Hakim dan Panitera ditandai dengan pemakaian baju toga oleh Menag Yaqut kepada Dewan Hakim, yang disaksikan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK.

Dalam sambutannya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, salah satu unsur penting dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-29 Tahun 2022 ini adalah keberadaan para dewan hakim. Kesuksesan perhelatan ini banyak ditentukan kualitas para dewan hakim dalam memberi penilaian secara objektif dan profesional.

“Dalam pelantikan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-29 Tahun 2022 ini, saya harapkan kita semua untuk dapat menegaskan komitmen menjaga kesucian dan spirit al-Qur’an,” ucap Yaqut.

Yaqut Cholil menambahkan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, penyelenggaraan MTQ Nasional mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Perbaikan-perbaikan terus dilakukan demi menyempurnakan event besar ini agar semakin kompetitif dalam melahirkan para juara. Dan hal ini menjadi bukti bahwa kualitas pelaksanaan MTQ terus mengalami perbaikan.

“Apabila salah dalam mengaplikasikan ilmu perhakiman, maka akan berakibat fatal dan berdampak pada kekhusyu’an MTQ,’ tutup Yaqut.

Untuk diketahui, Imam besar Masjid Istiqlal Jakarta, KH Nasaruddin Umar dilantik sebagai Ketua Dewan Pengawas MTQ Nasional ke 29, dan Menteri Agama periode 2001 – 2002, Said Agil Husin Al Munawar dilantik sebagai Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional ke 29. (MRF/RDM/RH)

Pameran MTQ Kalsel Expo Nasional 2022 Resmi Dibuka

BANJARMASIN – Stand Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an Kalsel Expo tingkat Nasional 2022 resmi dibuka, yang berlokasi di Alun-alun Ratu Zaleha Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (12/10).

Salah satu stand pameran MTQ Kalsel Expo tingkat Nasional di TP PKK Kalsel

Saat membuka secara resmi istri Menteri Agama RI Eni Retno Yaqut, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengapresiasi digelar Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an Kalsel Expo tingkat Nasional 2022,
dibalut dengan aura religius, karena hampir dua tahun tidak bisa berkegiatan akibat pandemi COVID-19.

“Kami berharap dapat dimanfaatkan semua pelaku UMKM, untuk mengembangkan seluruh produk usaha dan memajukan perekonomian Bergerak Bersama,” pintanya.

Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Raudhatul Jannah Sahbirin Noor, menurutnya Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an Kalsel Expo tingkat Nasional 2022 ini, akan banyak ditemukan berbagai produk kuliner yang halal dan sehat, tidak hanya dari berbagai Kabupaten dan Kota bahkan luar provinsi.

“Dengan pameran ini dapat lebih mengenal budaya dan produk kuliner melalui yang mempunyai karateristik sendiri,” kata istri Gubernur Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Ketua Koordinator Bidang Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an Kalsel Expo tingkat Nasional, Birhasani mengatakan, saat ini stand pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an Kalsel Expo tingkat Nasional diikuti sebanyak 190 stand, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalsel dan Luar Daerah, Kabupaten Kota para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Badan Umum Milik Daerah Badan Umum Milik Nasional dan Swasta serta beberapa Organisasi. Selain itu juga disediakan kuliner festival Halal Food ada sekitar 20 stand bagi produk yang sudah memiliki sertifikat halal.

Ketua Koordinator Bidang Pameran MTQ Kalsel Expo tingkat Nasional, Birhasani

“Berbagai macam produk yang dijual dan dipromosikan seperti makanan khas daerah masing-masing, kemudian minuman baik yang siap saji dan herbal produk kerajinan kain sasirangan tas purun serta batu permata,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan ini menambahkan, yang menarik lagi dalam pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an Kalsel Expo tingkat Nasional 2022, para pengunjung tidak hanya bisa membayar uang tunai, dan juga melalui non tunai (QRIS)

“Mari bergerak bersama pulihkan ekonomi,” tutup Birhasani

Untuk diketahui, peresmian pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an Kalsel Expo tingkat Nasional 2022, yang dibuka secara resmi oleh istri Menteri Agama RI Eni Retno Yakut Khalil, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudhatul Jannah Sahbirin Noor, dan Wakil Ketua TP PKK Kalsel Fathul Jannah Muhidin, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel Birhasani, Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, dihadiri Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur, Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor, Kepala SKPD dilingkup Pemprov Kalsel, dan Kabupaten Kota, beberapa dari luar Provinsi serta unsur Forkopimda. (NHF/RDM/RH)

Stand RSUD Ulin Banjarmasin Berikan Layanan Kesehatan Paru Gratis

MARTAPURA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, turutserta dalam memeriahkan kegiatan Pameran Kalsel Expo MTQ Nasional, di Cahaya Bumi Selamat (CBS), Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (11/10).

Wadir Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin Agus Dyan Nur mengatakan, RSUD Ulin Banjarmasin ikut berpartisipasi dalam kegiatan Pameran MTQ Nasional Kalsel Expo 2022.

Wadir Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin Agus Dyan Nur (Tengah)

“Ada beberapa layanan kesehatan gratis yang diberikan oleh kepada pengunjung selama pameran berlangsung,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Agus, juga ada puluhan hadiah doorprize untuk para pengunjung stand RSUD Ulin yang beruntung.

“Kita memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada para pengunjung pameran MTQ Nasional Kalsel Expo 2022 di Alun-alun Ratu Zalecha Martapura,” ungkapnya.

Layanan gratis tersebut, tambah Agus, pemeriksaan gula darah, tensi darah, saturasi oksigen, dan fungsi paru atau spirometri.

Selain itu, di stand RSUD Ulin Banjarmasin juga menjual beberapa produk-produk UMKM dari Kopkar “Sehat” RSUD Ulin Banjarmasin, salah satunya yaitu korset untuk pasien sakit pinggang.

“Ini sebagai bentuk partisipasi RSUD Ulin Banjarmasin dalam ikut serta dalam memeriahkan pelaksanaan Pameran MTQ Nasional Kalsel Expo 2022,” ucap Agus. (SRI/RDM/RH)

Batola Tampilkan Produk UMKM Lokal di Kalsel Expo 2022

BANJAR – Kabupaten Barito Kuala menampilkan produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal di Kalsel Expo 2022 yang diselenggarakan pada 10-19 Oktober 2022.

Suasana Stand Kabupaten Batola di Kalsel Expo 2022

Hal itu disampaikan, Kepala Bidang Perdagangan dan Kemeterologian Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batola, Surono kepada wartawan, Rabu (12/10).

Kabid Perdagangan dan Kemeterologian Diskoperindag Batola, Surono

Surono menjelaskan produk unggulan UMKM khas Batola yang mengisi stand di Kalsel Expo 2022, diantaranya produk anyaman purun tikus, es krim jeruk, beras anjir, produk makanan ringan dan hasil-hasil pertanian lainnya.

“Salah satunya produksi anyaman purun tikus, es krim jeruk yang merupakan produksi dari kawasan transmigrasi, beras Anjir dalam kemasan, beras Rantau Badauh atau Gampa dan lain-lain,” jelasnya.

Dengan ditampilkannya beberapa produk unggulan Batola itu, Surono berharap produk-produk tersebut semakin dikenal dan digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. (NRH/RDM/RH)

Kalsel Expo 2022, RSUD Ansari Saleh Buka Stand Layanan Fisioterapi Gratis

BANJAR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Moch Ansari Saleh turut serta memeriahkan Kalsel Expo 2022 dalam rangka Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 72 sekaligus menyemarakkan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke 29 yang diselenggarakan pada 10-19 Oktober 2022.

Direktur Utama RSUD Ansari Saleh, dr. Among Wibowo mengatakan pihaknya mengangkat tema dalam Kalsel Expo 2022 yaitu pelayanan Stroke Center Terintegrasi dimana pelayanan kesehatan ini baru diluncurkan di RSUD Ansari Saleh.

Direktur RSUD dr H Moch Ansari Saleh, Among Wibowo

“Kita telah membuka layanan baru yaitu Ruang Stroke Center yang terintegrasi. Pelayanan ini bersamaan dengan kegiatan yang lain seperti pelayanan  penyakit jantung, penyakit Dalam, Rehabilitasi Medis / fisioterapi, Bedah Saraf , Anestesi  selain dari layanan utama dari bagian Penyakit  Syaraf itu sendiri,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (12/10).

Berkaitan dengan kegiatan Kalsel Expo  kata dr. Among, pihaknya akan memberikan layanan  kesehatan  Gratis yang meliputi Konsultasi Dokter Gratis,  Fisioterapi Gratis,  pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan  saturasi oksigen secara Gratis  kepada para pengunjung stand RSUD Ansari Saleh.

“Dengan harapan dalam pelaksanaan Kalsel Expo ini, kami bisa memberikan peran aktif dan sumbangsih pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya pelayanan pasien  Stroke dan Upaya mencegahnya,” terangnya.

Bagi masyarakat yang mengunjungi stand RSUD Ansari Saleh di Kalsel Expo 2022 akan disediakan hadiah doorprize.

“Nanti kami juga ada kuis dan doorprize bagi pengunjung yang beruntung,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Komisi XI DPR RI Minta Pemprov Kalsel Serius Tangani Stunting

BANJARBARU – Rombongan Komisi IX DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX Nihayatul Wafiroh, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kalimantan Selatan. Kunker kali ini dalam rangka Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022-2023 dalam Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh (kanan), saat sesi wawancara didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira (kiri)

Berpusat di ruang Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Selasa (11/10), Nihayatul mengatakan, pada kunker yang dihadiri sejumlah Kepala SKPD serta pimpinan lembaga terkait lainnya ini, didapatkan banyak catatan terutama dibidang kesehatan dan juga ketenagakerjaan, misalnya prevelensi stunting Kalsel yang masih cukup tinggi yakni diatas 30 persen. Padahal pemerintah pusat memiliki mimpi agar di 2024 angka stunting bisa turun hingga 13 persen.

Selain itu, lanjut Nihayatul, angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Kalsel juga masih memprihatinkan. Dimana menurutnya, hal ini sering terjadi akibat tingginya angka pernikahan dini.

“Tadi kalau tidak salah ada 26 atau 28 per 100 ribu kelahiran. Nah ini pasti relatif dengan pernikahan dini, pernikahan dini biasanya itu pasti efeknya pada angka kematian ibu dan angka kematian bayi,” ucapnya.

Ia berharap ada keseriusan pemerintah daerah dalam penanganan stunting di Kalsel, sehingga target penurunan stunting di 2024 benar-benar bisa terealisasi.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira mengatakan, stunting sangat berpengaruh pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang merupakan modal investasi bagi pembangunan daerah.

Oleh sebab itu diakuinya, pembangunan SDM juga menjadi fokus kerja utama Pemprov Kalsel sembari menekan angka prevelensi stunting.

Bahkan jika melihat grafik Indek Pembangunan Manusia (IPM), lanjutnya, ada peningkatan kualitas SDM yang ditunjukkan dari IPM Kalsel yang terus meningkat dari 69,05 tahun 2016 menjadi 71,28 di tahun 2021.

“Hal ini penting, mengingat fase bonus demografi di Kalsel diperkirakan mencapai puncaknya di tahun 2036. Artinya kita memiliki waktu kurang dari 10 tahun untuk meningkatkan kualitas daya saing manusia yang bisa berbicara di tingkat global,” ucapnya.

Selain itu, diakuinya, Pemprov Kalsel juga menyadari bahwa salah satu kunci pembangunan SDM yakni pendidikan dan kesehatan. Untuk itu Pemprov Kalsel juga terus berupaya memperluas akses dan keterjangkauan pendidikan dengan membangun unit-unit sekolah.

“Pemprov Kalsel juga terus meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan kesehatan, misalnya dengan membangun jejaring kerjasama dengan rumah sakit harapan kita untuk membangun pusat pelayanan jantung terpadu,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Disdag Kalsel Pantau Stand Pameran MTQ Nasional Kalsel Expo 2022

BANJAR – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan pemantauan stand pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an Kalsel Expo tingkat Nasional, di Alun-Alun Ratu Zaleha Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, sehari jelang pembukaan.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, kepada Abdi Persada FM, pada Selasa (11/10) menjelaskan, saat ini stand pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an Kalsel Expo tingkat Nasional, sudah hampir 95 persen selesai, para peserta masing-masing sudah mempersiapkannya sejak satu minggu yang lalu.

“Ada sebanyak 190 stand pameran yang ikut berpartisipasi,” katanya

Birhasani menjelaskan, dalam peninjauan ini, pihaknya bersama Protokoler Kemenag, serta meninjau Media Center dan Abdi Persada FM, terkait persiapan pembukaan stand pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Kalsel Expo tingkat Nasional, pada Rabu besok (12/10) Jam 11.00 WITA.

“Semua stand sudah hampir 100 persen sudah siap, untuk meramaikan MTQ Kalsel Expo tingkat Nasional tahun 2022 ini,” katanya

Birhasani sebagai Ketua Koordinator Bidang Pameran MTQ Kalsel Expo tingkat Nasional ini menambahkan, para peserta stand pameran akan dipilih yang terbaik nantinya, yaitu mendapatkan hadiah di saat penutupan pameran, pada Minggu malam (16/10) dengan tujuh kategori stand terbaik diantaranya, kategori Pemerintah Provinsi Kalsel dan Luar Daerah, kategori Kabupaten Kota, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah, Badan Umum Milik Daerah, Badan Umum Milik Nasional dan Swasta, serta beberapa Organisasi, sehingga bisa dipersiapkan untuk memberikan penampilan terbaiknya di stand masing-masing.

“Penilaian stand terbaik akan dilakukan oleh Tim Penilai Independen dari unsur Perguruan Tinggi dan seniman/ Budayawan daerah,” tutupnya

Untuk diketahui, Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Kalsel Expo tingkat Nasional ini, akan dibuka secara resmi pada Rabu 12 Oktober 2022, yang akan berlangsung hingga 16 Oktober 2022, dari Jam 10.00 – 22.00 WITA. (NHF/RDM/RH)

Semarakkan MTQN ke 29, Bangun Banua Siapkan Warung Kopi Gratis di Kiram

BANJARMASIN – Dalam rangka menyemarakkan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke 29, PT Bangun Banua Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan warung kopi gratis di Kiram Kabupaten Banjar.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, HM Bayu Budjang menyampaikan hal itu sesuai dengan arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lingkup Pemprov Kalsel untuk turut serta berpartisipasi dalam rangka memeriahkan pelaksanaan MTQN ke 29.

“Kami akan menyiapkan warung yang menyediakan minuman dan makanan gratis bagi para pengunjung MTQN di Kiram nanti. Hal ini sebagai salah satu upaya PT Bangun Banua untuk memanjakan masyarakat yang hadir disana,” katanya kepada wartawan, Selasa (11/10).

Tidak hanya PT Bangun Banua, lanjut Bayu, masih banyak lagi SKPD baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Kalsel turut serta menyemarakkan gelaran event nasional yang berlangsung dari 12 – 19 Oktober 2022 mendatang.

Bayu berharap pelaksanaan MTQ Nasional ke 29 ini berjalan lancar dan kondusif. Terlebih rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Semoga sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan membanggakan Banua Kalsel,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

27 Provinsi se-Indonesia Ikuti Parade Pawai Taaruf MTQ Nasional XXIX di Kalsel

BANJAR – Ribuan masyarakat Kalimantan Selatan dan pelajar memadati depan kantor Bupati Kabupaten Banjar, Kalsel untuk menyaksikan kegiatan Pawai Taaruf bagian dimulainya MTQ Nasional ke-29 yang dilaksanakan dari 10 – 19 Oktober 2022.

Mulai dari anak-anak usia sekolah, remaja, hingga masyarakat sangat antusias menyaksikan Pawai Ta’aruf, bahkan mereka rela berdesak desakan dibawah teriknya matahari untuk menyaksikan rombongan Kafilah peserta MTQN pada Selasa (11/10).

Pawai taaruf dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang dihadiri Bupati Kabupaten Banjar Syaidi Mansyur, Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Arifin, Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi, Kabupeten dan Kota se-Kalsel, serta perwakilan kepala daerah tingkat provinsi Se-Indonesia yang mengikuti kegiatan pawai taaruf ini. Pawai ta’aruf yang diikuti oleh 27 Provinsi se-Indonesia, 13 kabupaten/kota, dan sejumlah BUMD serta Organisasi Masyarakat di Kalimantan Selatan ini, diselenggarakan dalam rangka memeriahkan gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX Kalsel dengan menonjolkan nuansa ciri khas dari setiap provinsi atau daerah masing-masing.

Pembukaan pawai taaruf oleh gubernur Kalsel sahbirin Noor

Dalam sambutannya, gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menyampaikan, dengan dibukanya pawai taaruf maka menandakan kesiapan Provinsi Kalsel dalam menggelar event MTQ Nasional ke 29, serta menjaga hubungan tali silaturahmi dan kepedulian sosial antar rakyat Indonesia. Sehingga diharapkan para Khafilah dapat saling mendukung kesuksesan pergelaran MTQ Nasional yang sudah 50 tahun tidak diselenggarakan.

“Hari ini kita merasakan bersama suasana persaudaraan dan saling kenal meski di tengah perbedaan. Kita menyaksikan pertunjukan dari berbagai provinsi dan lembaga yang melambangkan kebaikan, silaturahmi, dan kekompakan untuk menghidupkan syiar Islam,” ungkap Paman Birin.

Paman Birin menambahkan, Pelaksanaan Pawai Ta’aruf merupakan kegiatan yang menampilkan budaya masing-masing provinsi se-Indonesia juga melambangkan Hubungan antara sesama manusia. Sehingga Masyarakat Kalsel diharapkan, dapat ikut mensukseskan kegiatan MTQ Nasional dengan berdatang untuk melihat event MTQ Nasional tahun 2022 ini.

“Pawai Ta’aruf juga menjadi sarana memperkenalkan budaya dan kesenian Islam, keberagaman budaya dan seni Islam merupakan pengingat pesan kebaikan dan fitrah kemanusiaan,” lanjut Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin menyampaikan, sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta, pihaknya akan memberikan uang pembinaan, piagam penghargaan, dan tropi kepada provinsi yang berhasil masuk peringkat 1, 2, dan 3.

“Kami bersyukur pawai ta’aruf ini berjalan dengan lancar meskipun tidak semua perwakilan dari program provinsi peserta MTQ Nasional XXIX bisa mengikutinya,” tutup Syarifuddin. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version