Paman Birin Resmikan Musholla Induk Ponpes Sirajul Huda Abdurrahman

TANAH LAUT – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, meresmikan musholla induk Pondok Pesantren Sirajul Huda Abdurrahman, di Kabupaten Tanah Laut, Rabu (15/3) siang.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK, KH Wildan Salman, mantan Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan, Bupati Tanah Laut Sukamta, dan Pimpinan Ponpes Pondok Pesantren Sirajul Huda Abdurrahman Husein.

Gubernur Kalsel menggunting pita menandai diresmikannya musholla

Paman Birin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat membantu kelancaran pembangunan musholla ini, sehingga musholla ini dapat digunakan oleh masyarakat maupun para santri.

Gubernur Kalsel (kiri) tampak akrab dengan Wakil Gubernur periode sebelumnya, Rudy Resnawan (kanan)

Menurut Paman Birin, selain untuk pendidikan, pesantren dalam sejarahnya juga berperan untuk menggalang kekuatan dalam rangka merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.

“Pondok pesantren turut berkontribusi terhadap Kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.

Dikatakan Paman Birin, keberadaan mushola sebagai tempat ibadah umat Islam, memiliki peran strategis dalam menumbuh kembangkan peradaban umat.

“Kita tidak ingin menjadi bangsa yang tertinggal, kita membangun secara fisik, bukannya hanya untuk kepentingan dunia tapi juga akhirat,” katanya.

Paman Birin berpesan kepada pengurus pesantren, agar musholla ini dikelola dengan manajemen yang baik, sehingga musholla ini kedepannya menjadi indah, terawat, serta dapat mengundang orang ramai untuk berkunjung dan melakukan aktivitas keagamaan di sini.

Sementara itu, Bupati Tanah Laut, Sukamta mengucapkan syukur, karena Ponpes Sirajul Huda telah menyelesaikan pembangunan musholla sejak dibangun 2 tahun lalu.

Menurutnya, perkembangan ponpes di Tanah Laut menunjukkan hasil yang menggembirakan. Jumlah ponpes meningkat dari 25 menjadi 38.

“Dulu ketika dilantik menjadi bupati, jumlah ponpes sekitar 25, Alhamdulillah sekarang menjadi 38,” katanya.

Dirinya berharap peningkatan jumlah ponpes tersebut dapat membawa keberkahan dan terhindarnya Tanah Laut dari bencana. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ajak Masyarakat Lestarikan Olahraga Tradisional

BANJARMASIN – Dalam rangka melestarikan olahraga tradisional di Provinsi Kalimantan Selatan, maka digelar Pekan Olahraga Tradisional Daerah (Portada) Tingkat Provinsi, di Kota Banjarmasin.

Dibuka oleh Plt Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Subhan Noor Yaumil mewakili Gubernur Sahbirin Noor, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hassanudin HM, Rabu (15/3).

Plt Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Subhan Noor Yaumil membacakan sambutan Gubernur

Dalam sambutannya Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk dapat bernostalgia, dengan permainan tradisional pada Portada ini.

“Digelarnya Portada di Kalimantan Selatan sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Provinsi,” jelasnya.

Serta, lanjutnya, sebagai upaya pelestarian terhadap olahraga tradisional di banua.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, pihaknya tentu memberikan apresiasi kepada seluruh penggiat olahraga tradisional yang mengikuti Portada di Kota Banjarmasin.

“Peserta Portada sebanyak 900 lebih,” ungkapnya.

Menurut Hermansyah, jumlah tersebut tidaklah sedikit, tetapi sudah luar biasa.

“Animo masyarakat yang mengikuti Portada ini, tentunya sangat membanggakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Hermansyah.

Portada ini dilombakan dalam lima induk olahraga (Indorga) yakni, Sumpitan, Enggrang, Balogo, Terompah Panjang serta Hadang. Digelar Rabu 15 sampai 18 Maret 2023. (SRI/RDM/RH)

6 Hari Lagi, Siaran TV Analog Akan Dihentikan

BANJARMASIN – Hanya tersisa waktu enam hari lagi, siaran televisi analog untuk wilayah Kalimantan 1 akan dihentikan.

Suasana Rapat Koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim, setelah Rapat Koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi, pada Selasa (14/3) di salah satu Hotel Berbintang Banjarmasin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim

Muslim menjelaskan, Rakor Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi Wilayah ini digelar, terkait persiapan penghentian siaran televisi analog pada pekan depan.

Penghentian siaran televisi analog bermigrasi ke digital di Kalsel 1, bersamaan dengan Bali 1 dan Sumatra Selatan 1 oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

“Penghentian siaran televisi analog Wilayah Kalimantan 1 meliputi Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Tanah Laut,” ucapnya

Disampaikan Muslim, saat ini sudah dilakukan distribusi untuk warga tidak mampu Set Top Bok (STB) sekitar 78 persen. Ia optimis dapat terpenuhi, dan pihaknya terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Pusat.

“Syarat utama menerima alat bantu siaran digital itu bagi rumah tangga miskin,” katanya

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, diwakili Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel, Subhan Noor Yaumil, mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menggapresiasi digelarnya Rapat Koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi Kalimantan 1. Dengan harapan kegiatan ini dapat mewujudkan transformasi digital, guna memberikan kualitas siaran yang lebih baik kepada masyarakat.

“TV ini merupakan salah satu media elektronik, sebagai sarana informasi dan hiburan bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Subhan menambahkan, peralihan televisi analog digital tentu memerlukan banyak persiapan, salah satunya sosialisasi kepada masyarakat. Ia meminta para distributor tidak menaikkan harga Set Top Bok (STB) di pasaran, sebagai alat pendukung siaran TV digital.

“Harga STB sekarang ini masih berkisar sekitar Rp170 ribu,” tutupnya.

Rapat koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi Wilayah Kalimantan 1, juga diberikan Set Top Bok (STB) simbolis secara gratis bagi warga tidak mampu.

Staf Khusus Menkominfo, Rosarita Niken Widiastuti, menyerahkan STB untuk warga

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menggelar Rapat Koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi, dibuka secara resmi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diwakili Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel Subhan Noor Yaumil, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel Muhamad Muslim, dihadiri Staf Khusus Menkominfo Rosarita Niken Widiastuti, Direktur Penyiaran Kominfo Geryantika Kurnia Komisioner KPI Pusat Reza, Ketua KPID Kalsel Farid Soufian, Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, beberapa Perwakilan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten dan Kota serta Media Massa. (NHF/RDM/RH)

Sambut Ramadhan, BI Kalsel Uji Coba Layanan Tukar Uang Lantatur

BANJARMASIN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan menerapkan inovasi baru, berupa layanan penukaran uang Rupiah secara lantatur (layanan tanpa turun). Uji coba terhadap layanan itu akan dilaksanakan di kantor BI Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, pada Kamis (16/3) mendatang.

Dalam keterangan yang dirilis Humas BI Kalsel, Kepala Perwakilan BI Kalsel, Wahyu Pratomo mengatakan, inovasi yang dilakukan pihaknya ini, adalah wujud nyata upaya BI untuk memenuhi kebutuhan uang kartal bagi masyarakat dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan kualitas yang layak edar (clean money policy).

“Inovasi ini juga dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Karena berdasarkan data historis, kebutuhan uang kartal pada momen tersebut cenderung meningkat,” tutur Wahyu.

Jika uji coba tersebut dinilai berhasil, lanjut Wahyu, maka pada Ramadhan mendatang, BI Kalsel akan membuka layanan tukar uang Rupiah lantatur secara reguler dan terjadwal. Pengumuman jadwal penukaran uang lantatur sepanjang bulan Ramadhan akan disampaikan dalam waktu dekat ini secara terpisah.

Di samping penukaran uang Rupiah secara lantatur, selama bulan Ramadhan, BI Kalsel juga menggelar layanan kas keliling susur sungai. Layanan ini terbuka bagi masyarakat umum, khususnya yang bermukim di sekitar sungai.

Berbeda dari kas keliling biasa yang menggunakan mobil khusus, kas layanan keliling susur sungai akan menggunakan kelotok (perahu bermotor) sebagai moda transportasinya.

“Kas keliling susur sungai sengaja kami sediakan untuk melayani kebutuhan penukaran uang Rupiah bagi masyarakat di pinggiran sungai, yang aksesnya sulit dijangkau oleh moda transportasi darat,” kata Wahyu.

Masyarakat yang ingin menukarkan uangnya dapat terlebih dahulu mempelajari syarat penukaran uang Rupiah melalui kas keliling yang dapat diakses pada tautan https://pintar.bi.go.id/Order/SyaratPenukaranKasKeliling maupun syarat penukaran uang rusak/uang cacat pada tautan https://pintar.bi.go.id/Order/SyaratPenukaran.

“Ke depan, BI Kalsel akan terus berkomitmen memberikan layanan kas yang prima agar masyarakat semakin mudah untuk memperoleh uang Rupiah layak edar, dalam jumlah yang cukup, dan pecahan yang sesuai”, tutup Wahyu. (BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Sebarkan Kebahagiaan, UPZ Bank Kalsel Berbagi Paket Sembako Ramadhan

BANJARMASIN – Menyambut Ramadhan 1444 Hijriyah yang tinggal 9 hari lagi, UPZ Bank Kalsel menebarkan kebahagiaan kepada warga pra sejahtera yang bermukim di sekitar kantor pusatnya di kelurahan Kertak Baru Ilir Banjarmasin Tengah. Yakni dengan membagikan 182 paket sembako, kepada warga Belasung, dan Gang Kembang serta Gang Paripurna, pada Selasa (14/3). Penyerahan bantuan dilakukan langsung Direktur UPZ Bank Kalsel, Muhammad Fajri Muhtadi.

Senyum bahagia warga penerima bantuan paket sembako

Ditemui Abdi Persada FM usai menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga Gang Kembang dan Gang Paripurna, Direktur UPZ Bank Kalsel, Muhammad Fajri Muhtadi menjelaskan, pembagian paket sembako ini bertujuan untuk membantu warga pra sejahtera, memenuhi kebutuhan jelang Ramadhan. Selain itu, juga untuk berbagi kebahagiaan, memasuki usia Bank Kalsel yang ke-59 tahun ini.

“Pembagian paket ini juga kita laksanakan diseluruh Kalimantan Selatan, terutama bagi warga yang bermukim disekitar kantor cabang Bank Kalsel,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 4 Gang Kembang Kertak Baru Ilir, Wahdah Hana Sari mengatakan, ada 106 warga dari RT 4 dan RT 6 yang mendapatkan paket sembako UPZ Bank Kalsel ini.

“Ini pertama kalinya kami dapat paket sembako dari Bank Kalsel. Sebelumnya hanya dapat kupon daging kurban setiap Hari Raya Idul Adha. Kami berharap Bank Kalsel selalu sukses, dan mendapatkan berkah. Kami sangat berterima kasih dengan bantuan ini,” tutupnya.

Paket sembako yang dibagikan UPZ Bank Kalsel ini, terdiri dari sejumlah bahan kebutuhan pokok, yang diperlukan masyarakat mempersiapkan Ramadhan. Diantaranya beras, gula pasir, minyak goreng, ikan kaleng, serta mie instan. Para penerima paket sembako yang kebanyakan ibu – ibu ini, rela mengantre selama kurang lebih satu jam, untuk mendapatkan paket dari UPZ Bank Kalsel tersebut. (RIW/RDM/RH)

Waspada Bencana, BPBD Kalsel Gelar Rakernis

BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel menggelar Rapat Kerja Teknis Perencanaan Program Sub Urusan Bencana Tahun 2024.

Rapat Kerja ini dilaksanakan, di Kota Banjarmasin, Selasa (14/3). Dibuka Plt Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira mewakili Gubernur Sahbirin Noor.

Plt Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira didampingi Sekretaris BPBD Kalsel Iswantoro

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Fajar mengatakan, raker ini penting dilaksanakan, untuk melakukan evaluasi apa yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

“Rakernis ini sangat penting, untuk diikuti,” ungkapnya.

Serta, lanjut Gubernur, hasil evaluasi ini, akan dimasukan ke dalam perencanaan, penanggulangan bencana pada tahun berikutnya.

“Oleh karena itu, para peserta diharapkan, dapat mengikuti Raker ini dengan sebaik baiknya,” ucap Gubernur.

Mengingat pentingnya perencanaan tersebut. Untuk penyusunan anggaran kedepannya.

“Saat ini Provinsi Kalimantan Selatan menghadapi bencana banjir, serta air tergenang akibat hujan terus menerus mengguyur Provinsi Kalsel,” jelasnya.

Sedangkan, untuk musibah kebakaran hutan pada tahun 2022 hingga saat ini mengalami penurunan. Karena, hujan terus terjadi disepanjang tahun lalu.

Hadir pada Raker tersebut Sekretaris BPBD Kalsel Iswantoro serta diikuti BPBD se Kalsel. (SRI/RDM/RH)

Gelar Event Trofeo 2023, Bank Kalsel Dapuk Paman Birin Sebagai Bintang Lapangan

BANJARBARU – Menyambut HUT nya yang ke-59 tahun ini, Bank Kalsel menggelar turnamen sepakbola, bertajuk Trofeo Bank Kalsel pada Senin (13/3). Event tahun kedua ini, menarik banyak penonton karena diikuti Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang bertindak sebagai kapten dari Tim Pemerintah Provinsi. Dua tim lainnya yang turut pada event ini, adalah Bank Kalsel dan Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalsel.

Seluruh tim berfoto bersama usai Even Trofeo Bank Kalsel

Meski hanya diikuti tiga tim, namun event ini berhasil menyedot perhatian penonton, dan sukses menghadirkan pertandingan seru yang dipenuhi dengan semangat silaturahmi.

Pada event yang berlangsung di lapangan Murjani Banjarbaru tersebut, Tim Pemerintah Provinsi Kalsel meraih juara pertama, setelah berhasil mengalahkan Tim FWD dan Tim Bank Kalsel. Sementara runner up diraih Bank Kalsel, yang memenangkan satu lagi melawan Tim FWD Kalsel. Sedangkan Tim FWD harus puas di posisi ketiga, karena gagal mencuri point di 2 laga melawan Tim Bank Kalsel dan Tim Pemprov Kalsel.

Tidak hanya berhasil menjuarai even ini, pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak, juga berasal dari Tim Pemerintah Provinsi, yakni sang kapten, Paman Birin (panggilan khas Gubernur Kalsel). Tropi sepatu emas layak diberikan kepada orang nomor satu di Kalsel tersebut, karena mampu melesakkan 8 gol ke gawang lawan – lawannya.

Disela kegiatan, Kapten Tim FWE Kalsel Rudi Setiawan, mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih timnya. Walau mengalami kekalahan beruntun, baginya Tim FWE Kalsel sudah cukup baik dalam merepotkan permainan, sehingga tim lawan tidak menang dengan mudah.

“Kita juga beberapa kali mampu membuat lawan kesulitan di lini belakangnya melalui pemain depan Faisal, Yayan dan Ikhsan. Jadi walau kalah, kami tetap puas dengan segala upaya yang sudah dilakukan tim kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel Fachruddin bersyukur, kegiatan Trofeo Bank Kalsel 2023 kali ini sukses digelar bersama Pemprov Kalsel dan FWE Kalsel.

Menurut dia kegiatan ini merupakan Trofeo ke 2 yang digelar, sebelumnya pihaknya juga menggelar kegiatan serupa bersama Pemkab Banjar dan Pemkab Tala. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-59 tahun ini.

“Selain untuk olahraga dan menjadi sehat, kegiatan ini juga sebagai upaya kami untuk menjalin silaturahmi yang lebih baik antara Pemprov Kalsel dan teman-teman media. Jadi kami mohon doanya agar Bank Kalsel diusianya yang ke-59 tahun ini menjadi terdepan dan berkelas,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Peringatan Hari Dongeng Sedunia, Kempho Antaka Hibur Ratusan Anak di Kalsel

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Dongeng Sedunia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadirkan pendongeng nasional, Kak Kempho Antaka untuk menghibur ratusan anak-anak di Kids Library Perpustakaan Palnam, Senin (13/3).

Tidak hanya menghadirkan Kak Kempho, pada peringatan Hari Dongeng Sedunia ini Dispersip turut menggandeng Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalsel untuk menumbuh kembangkan rasa cinta terhadap mata uang rupiah.

Suasana Kegiatan Perpus Palnam Berdongeng

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Akhyar pada pembukaan Perpus Palnam Berdongeng mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya membumikan literasi kepada anak sejak usia dini.

“Kita hadirkan pendongeng nasional untuk merangsang otak mereka agar senang membaca buku dan cinta kepada perpustakaan. Alhamdulillah anak-anak sangat antusias dan kita berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa kedepannya,” kata Wildan.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalsel, Bimo Epyanto mengatakan, anak usia PAUD merupakan usia emas yang perlu sejak dini dibuka wawasannya.

Untuk itulah, lanjut Bimo, pada peringatan Hari Dongeng Sedunia ini, pihaknya ingin menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa Indonesia kepada anak-anak usia dini.

“Karena sejak dini kita kenalkan konsep cinta, bangga, dan paham terhadap uang rupiah, diharapkan mereka kedepannya semakin bangga dan paham dalam menggunakan rupiah dengan baik dan benar. Tentunya penyampaian konsep tersebut disesuaikan dengan kemampuan mereka dalam menerimanya, salah satunya lewat dongeng,” kata Bimo.

Sedangkan, Pendongeng Nasional, Kak Kempho mengapresiasi kerja sama Dispersip Kalsel dengan BI Kalsel untuk menumbuhkembangkan rasa cinta kepada buku dan juga mata uang rupiah.

Dengan teknik visual storytellingnya tersebut, kak Kempho sukses mengibur dan mengedukasi ratusan anak-anak PAUD yang hadir di Kids Library Perpustakaan Palnam.

“Bercerita masih sangat efektif karena bercerita mempunyai kekuatan mendidik tanpa menggurui. Untuk itu, orang tua dan keluarga harus membiasakan lagi bercerita kepada anaknya, karena ini salah satu cara komunikasi orang tua yang efektif dan menyenangkan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Kerjasama Perdagangan Kalsel dan Jatim Diharapkan Perhatikan Komoditas Kecil

SURABAYA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, nilai transaksi perdagangan antara Jawa Timur (Jatim) dengan Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah cukup besar, yakni total berada di angka Rp 25,98 triliun.

Suasana Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Kalsel ke Disperindag Jatim

Angka tersebut adalah total nilai penjualan Kalsel ke Jatim sebesar Rp 24,05 triliun, ditambah nilai pembelian Kalsel dari Jatim sebesar Rp 1,93 triliun. Angka penjualan cukup besar ini dinilai baik, namun jika dilihat dari komoditas yang dijual masih didominasi oleh batu bara pada urutan pertama.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim melalui stafnya, Sriyono pada kunjungan kerja Komisi II DPRD Kalsel Ke Disperindag Jatim pada Senin (13/3).

“Penjualan Kalsel ke Jatim cukup besar yakni sebanyak 24,05 triliun ini setara 17,88 % dari total seluruh pembelian Jatim dari seluruh Indonesia. Provinsi Kalsel menempati urutan kedua setelah DKI Jakarta,” paparnya.

Lebih lanjut, Sriyono mengungkapkan komoditas utama dari Kalsel didominasi oleh batu bara pada urutan pertama, berikutnya diikuti komoditas lain berturut-turut ialah dari ikan, udang beku, minyak kelapa sawit, kayu, bahan nabati, produk hewani dan produk pertukangan dari bahan kayu.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo menyambut baik dan menilai besarnya angka tesebut sejalan dengan nota kesepaham kerjasama perdagangan antara Jatim dan Kalsel.

Kesepahaman ini ditetapkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Provinsi Jatim dengan Provinsi Kalsel yang telah ditandatangani pada 13 April 2022 lalu oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan serta Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan yang bertempat di salah satu hotel di Banjarmasin.

Imam juga berkeinginan agar PKS Peningkatan Perdagangan Antar Daerah yang bernomor : 12.23/86/PKS/011.3/2022 dan Nomor 21/PKS-PEMOTDA/2022 ini, diharapkan dapat memperhatikan komoditas-komoditas kecil lainnya.

“Mengenai kerja sama yang sudah dilaksanakan antara Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, kita ingin mendalami beberapa program-program yang sudah ditandatangani, apa saja yang sudah berjalan dan mungkin nanti ke depannya kita berharap ada tindak lanjut terhadap program-program itu, dan ada pendalaman lagi, yang kecil-kecil yang belum tercover dalam nota kesepahaman itu, kita akan lakukan dan perhatikan lagi. Jadi ke depan mungkin ada kerja sama yang lebih dalam lagi antara Jawa Timur dengan Kalimantan Selatan,” harapnya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

BKOM Kalsel Pastikan Kebugaran 40 Finalis Putera Puteri Pariwisata Kalsel Tahun 2023

BANJARBARU – Sebanyak 40 finalis Putera-Puteri Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2023 menjalani pemeriksaan kebugaran, di Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Kalsel, Senin (13/3).

Para finalis Putera Puteri Pariwisata Kalsel Tahun 2023 saat mengikuti sesi senam bersama

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kebugaran para finalis sebelum mengikuti masa karantina dan pembinaan untuk menjadi Putra/Putri Pariwisata Kalsel Tahun 2023.

(ki-ka) Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin didampingi Kepala BKOM Kalsel, Sucilianti Akbar saat sesi wawancara

“Para finalis ini akan mengikuti karantina hingga pemilihannya pada 18 Maret 2023,” ungkapnya.

Adapun pengecekan kebugaran ini, juga merupakan tindak lanjut dari kerjasama antar Dinas Pariwisata Kalsel dengan BKOM Kalsel.

Kepala BKOM Kalsel, Sucilianita Akbar memamparkan, pengecekan kebugaran kali ini meliputi peregangan otot melalui senam bersama, pengukuran tinggi badan, berat badan, pengecekan kadar lemak dan kebugaran fisik lainnya.

“Hasilnya nanti akan dikonsultasikan kepada dokter dari BKOM,” paparnya.

Bentuk kerjasama ini, diakui Suci, merupakan salah satu inovasi terbaru dari instansi yang dipimpinnya.

Disisi lain, kerjasama ini juga sesuai dengan Visi Misi yang ditetapkan oleh BKOM Kalsel yakni “Sehat, Bugar, dan Produktif”. Sehingga melahirkan Putera Putri Pariwisata yang juga sehat, bugar dan produktif.

“Dan juga demi menunjang salah satu visi misi kami dan Dinas Kesehatan yakni untuk menggerakan masyarakat hidup sehat,” bebernya.

Diharapkan kerjasama ini dapat terus berlanjut dan bisa menjadi contoh bagi SKPD lainnya.

Sehingga juga akan berpengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) BKOM Kalsel tahun 2023.

“Seperti pengecekan kebugaran Nanang Galuh misalnya,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version