BANJARBARU – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalimantan Selatan (Kalsel) menginginkan segera menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional pada BPSDMD Kalsel, Ahmad Bagiawan menyampaikan, selama ini pelatihan di instansi mereka masih harus digelar sesuai dengan Rancangan Kerja dan Anggaran (RKA).
Padahal menurutnya, ada banyak pelatihan yang bisa mereka laksanakan di luar RKA.
“Kalau sudah BLUD, kita bisa menerima pelatihan ketika tahun berjalan,” ucapnya, Rabu (29/3).
Bagyawan meyakini, dengan menjadi BLUD, pihaknya mampu menerima peserta pelatihan setiap hari. Apalagi banyak yang menjadi kewenangan BPSDMD selaku penyelenggara pelatihan.
“Misalnya pelatihan Kepala Desa dalam rangka antisipasi korupsi dana desa atau yang lainnya,” tuturnya.
Dengan hanya menggelar pelatihan untuk ASN saja, Bagyawan menyebut, selama ini pihaknya bisa mengumpulkan pendapatan sekitar Rp 27 miliar setiap tahunnya.
“Apalagi kalau jadi BLUD, kita bisa menggelar pelatihan tidak hanya untuk ASN,” ucapnya.
Selain bisa menggelar banyak pelatihan, dia menuturkan, jika instansinya jadi BLUD, pihaknya juga bisa mengelola anggaran sendiri.
“Meski mengelola sendiri, kan kami masih harus membuat laporan keuangan untuk pertanggungjawaban ke Gubernur dan DPRD Kalsel. Jadi keuangan tetap transparan,” tutupnya.(SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mengganti, kegiatan Safari Ramadhan menjadi Safari Zuhur. Pada pelaksanaan tersebut, telah disiapkan bantuan kepada sembilan masjid selama Safari Zuhur berlangsung.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, meski Pemerintah Kota Banjarmasin telah menjadwalkan safari ramadan dilanjutkan acara berbuka puasa di semua Kecamatan dan sembilan masjid Se Kota Banjarmasin.
“Dengan adanya larangan dari Pemerintah Pusat tersebut, maka safari Ramadhan diganti menjadi safari Zuhur. Sehingga tidak ada acara berbuka puasa,” ungkap Ibnu.
Menurutnya, pada kegiatan safari zuhur tersebut, akan diserahkan bantuan kepada sejumlah masjid yang ada di Kota Banjarmasin.
“Tentunya, pada Safari Zuhur kami akan menyerahkan bantuan,” ucap Ibnu.
Sementara itu, Kabag Kesra Kota Banjarmasin Khairil Hidayat menambahkan, Pemerintah Kota Banjarmasin telah menyiapkan, anggaran sebesar Rp 1 M lebih, untuk diserahkan kepada sembilan masjid, selama Safari Zuhur berlangsung.
Kabag Kesra Kota Banjarmasin Khairil Hidayat
“Bantuan yang diserahkan tersebut, berdasarkan permohonan dari masjid masjid tersebut,” ujarnya.
Sehingga, lanjut Khairil, besaran bantuan kepada setiap masjid berbeda beda. Dari yang paling kecil sebesar 75 juta rupiah hingga 1 miliar rupiah.
“Kami bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut, dapat membantu menyelesaikan pembangunan masjid masjid tersebut,” ucap Khairil. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika dan Psikotropika yang digodok oleh Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah siap untuk dilakukan uji publik.
Suasana Rapat Pansus I DPRD Kalsel
Hal itu disampaikan oleh Ketua Pansus II DPRD Kalsel, Rachmah Norlias ketika melaksanakan rapat kerja bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitranya di gedung DPRD Provinsi Kalsel dalam rangka pembahasan lanjutan mengenai raperda tersebut, Selasa (28/3).
“Langkah berikutnya kita akan mengadakan uji publik karena raperda ini sudah hampir 70 persen rampung. Uji publik ini nanti akan mengundang sejumlah akademisi, pimpinan beberapa pondok pesantren, perwakilan mahasiswa maupun tokoh-tokoh masyarakat yang akan kita laksanakan pada Maret ini,” jelasnya.
Suasana Rapat Pansus I DPRD Kalsel
Rachmah menjelaskan bahwa sebelum sampai ke titik ini, pihaknya telah melaksanakan sejumlah rangkaian agenda, di antaranya rapat perdana pansus bersama pada mitra, dilanjutkan dengan kaji tiru ke provinsi yang telah memiliki perda serupa, yaitu Jawa Timur dan Kalimantan Timur, dan terakhir harmonisasi bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Lebih lanjut, Srikandi Dewan Kalsel tersebut mengatakan bahwa hingga sejauh ini, penggodokan raperda tersebut berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti. Ia berharap setelah raperda ini diputuskan menjadi perda, agar segera dibuatkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengakomodir perda ini sehingga penerapannya bisa berjalan dengan maksimal.
“Kalau perda ini sudah diputuskan, pertama-tama kami berharap yang pasti bisa dibuatkan pergub. Kemudian, para pihak lintas sektor yang terkait bisa dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, prekursor narkotika dan psikotropika ini,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila kepada pemuda-pemudi Karang Taruna di Kota Banjarmasin.
Suasana Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila oleh Anggota DPRD Kalsel, Haryanto
Hal itu sebagaimana yang dilakukan Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Hariyanto dalam kegiatan sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila yang bertempat di aula SKKT Kota Banjarmasin, Senin (27/3).
Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Haryanto
Haryanto menjelaskan dalam sosialisasi ini, dirinya bekerjasama dengan Karang Taruna Kota Banjarmasin yang memiliki potensi besar untuk menyebarkan nilai-nilai Pancasila dan mengimplementasikannya melalui kegiatan sosial yang dilakukan di tingkat kelurahan maupun kecamatan.
“Kali ini saya kerjasama dengan Karang Taruna Kota Banjarmasin. Alhamdulillah kata Pak Ketua Karang Taruna, belum pernah ada acara sosialisasi Ideologi Pancasila. Saat ini, semua kelurahan sudah hidup Karang Taruna. Ini adalah potensi yang bagus untuk menyebarluaskan Ideologi Pancasila ke masyarakat,” katanya.
Sementara, Ketua Karang Taruna Kota Banjarmasin, Arbaniansyah menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut karena tujuannya untuk memperkuat kembali pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila. Mengingat, kegiatan yang dilakukan Karang Taruna selama ini adalah implementasi nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong dan kegiatan sosial.
“Karena Karang Taruna sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan yang ada di kelurahan dan kecamatan,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Arbaniansyah, perkembangan karang taruna sudah mencapai 63 buah yang tersebar di semua kecamatan di kota Banjarmasin. Ia berharap melalui kegiatan ini, para pemuda dan pemudi Karang Taruna dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa.
Selain Ketua Karang Taruna Kota Banjarmasin, sosialisasi Nilai-nilai Pancasila tersebut juga menghadirkan narasumber yaitu Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Kalsel, Ibnu Sabil. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar silaturahmi dengan 60 perusahaan di wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat, di Aula Kayuh Baimbai, Selasa (28/3), yng dihadiri langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina
“Silaturahmi yang dilaksanakan tersebut untuk mengajak perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat, turutserta dalam pembangunan di Kota Banjarmasin,” ungkap Ibnu.
Menurut Ibnu, perusahaan tersebut memiliki dana sosial untuk masyarakat, sehingga dana tersebut dapat digunakan, untuk berpartisipasi dalam penanggulangan pembangunan di wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat.
“Oleh karena itu, dengan adanya dukungan dari pihak perusahaan tersebut, maka pembangunan di Kota Banjarmasin akan cepat terlaksana,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Banjarmasin Barat Ibnu Sabil menambahkan, Pemerintah Kota Banjarmasin menawarkan pembangunan penanganan sampah, di wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat.
Camat Banjarmasin Barat Ibnu Sabil
“Salah satu pembangunan yang ditawarkan kepada perusahaan. Yaitu, penanganan sampah yang baik. Melalui pembangunan Tempat Penampungan Sampah Cantik,” ujarnya.
Karena di wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat terdapat TPS Basirih, yang menampung sampah sebanyak 400 sampai 500 ton per hari.
Oleh karena itu, lanjutnya, dalam penanganan sampah tersebut, diperlukan bantuan pihak perusahaan melalui dana sosial yang dimiliki perusahaan tersebut.
“Sehingga, pembangunan dapat sinergi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu Sabil. (SRI/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mendorong generasi muda untuk bisa mengimplementasikan nilai-nilai Ideologi Pancasila sebagai landasan dasar memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila juga menghadirkan Narsum dari Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel
“Kita ketahui generasi muda tidak hidup di zaman dulu, tetapi, semangat perjuangan dimasa lalu itu yang perlu digelorakan agar pembangunan banua dapat sejajar dengan daerah lainnya,” ujarnya kepada awak media, usai melaksanakan kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (27/3).
Suasana kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktulisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila yang digelar di Kelurahan Kampung Baru, Simpang Empat, Tanah Bumbu
Menurutnya, generasi muda merupakan calon penerus bangsa yang sah dalam melanjutkan perkembangan positif bagi negara sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas.
“Dibangku sekolah mungkin diasah dan diajarkan nilai-nilai dasar Pancasila. Namun, kalau bisa kegiatan ekstrakuliler juga sangat baik lagi ditanamkan untuk menguatkan ideologi mereka untuk mempertahankan NKRI,” tegasnya.
Apalagi berkembangnya zaman, tuntutan digitalisasi membuat pertumbuhan informasi apapun semakin meluas. Tak jarang, hoax juga masih bertebaran diseluruh jejaring media sosial (medsos).
“Zaman ke zaman, kita akan menghadapi tantangan yang sangat maju. Generasi muda lah yang akan melanjutkan perjuangan ini, makanya, tidak hentinya kami terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan,” ungkap legislatif membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan yang kerap disapa Paman Yani.
Sementara itu, Perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalsel, Harry Widhiyatmoko, menyampaikan, dengan adanya Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila yang terus digencarkan ini setidaknya generasi muda dapat memahami lebih dalam mengimplementasikan penguatan diri berbangsa dan bernegara berasaskan persatuan.
“Kegiatan ini untuk membendung paham-paham yang bertentangan sehingga Ideologi Pancasila tetap berdiri kokoh dengan menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan. Bahkan terpenting di dalamnya harus bisa memegang teguh empat pilar berbangsa dan bernegara,” tuturnya.
Ia tak lupa mengingatkan kepada generasi muda agar tidak mudah terprovokasi dan terintimidasi atas paham radikalisme melalui berbagai jejaring informasi dan medsos yang sumbernya tidak bisa dipercaya dan dipertanggungjawabkan.
“Kalau kita tidak bisa memilah maka mudah termakan informasi yang tidak benar. Apalagi yang perlu diwaspadai adalah paham-paham berseberangan dengan nilai-nilai Pancasila,” ucapnya.
Dilokasi yang sama, Ketua RT 13 Kampung Baru, Ernawati, menyambut baik dan mengapresiasi atas terselanggaranya penyelenggaraan penguatan Nilai-Nilai Ideologi Pancasila di wilayahnya.
“Alhamdulillah, Paman Yani bisa merangkul pemuda/pemudi di Kelurahan Kampung Baru ini. Semoga mereka bisa mengambil langkah-langkah ke arah yang lebih positif,” tuturnya.
Disela penyelenggaraan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru ini juga menyempatkan diri untuk memberikan bingkisan kepada peserta yang beruntung menjawab pertanyaan. (RHS/RDM/RH)
BANJAR – Kebersamaan dan penuh rasa kekeluargaan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, sangat dirasakan warga Desa Sungai Rangas Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.
Gubernur Kalsel (peci hitam) mengopi santai bersama warga
Hal itu terlihat saat Paman Birin melakukan sahur bersama dengan warga Sungai Rangas di halaman Masjid Jami Darul Muttaqien pada Selasa (28/3) dinihari.
Bagi warga Sungai Rangas Ulu yang lebih sebulan ini terdampak banjir, kehadiran dan kedekatan Paman Birin meringankan warga dalam menyiapkan makanan untuk sahur.
Selain makan sahur bersama, Paman Birin pun menyerahkan bantuan paket beras untuk warga.
Disamping itu, Paman Birin yang dikenal sebagai gubernur merakyat ini pun, turut melayani warga yang akan bersantap makan sahur.
Di dalam dapur umum yang disiapkan Dinas Sosial Pemprov Kalsel, Paman Birin turut mengambilkan makanan maupun minuman untuk disajikan kepada warga.
Pada sahur bersama itu, Paman Birin juga memberikan bantuan 600 paket beras kepada warga Sungai Rangas Ulu.
Paman Birin dalam sahur bersama itu didampingi Staf Khusus H. Achmad Maulana, Guru Supian Al Banjari, Rusbandi serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.
Pembakal Sungai Rangas Zainal Aqli pun menyambut gembira sahur yang diadakan Paman Birin.
“Alhamdulilah. Terimakasih Paman Birin yang berkenan mengajak masyarakat kami untuk sahur bersama,” ujar Zainal Aqli.
Disebutkan Zainal Aqli, sejak sebulan lebih hingga sekarang, warganya yang terdiri dari 600 kepala keluarga ini, terdampak banjir.
“Sempat surut, namun naik lagi airnya. Bahkan, banyak rumah warga yang terendam bagian dalamnya,” terang Zainal.
Senada dengan Pembakal Zainal Aqli, Rusdiani warga RT 01 Sungai Rangas Ulu menyambut senang kehadiran sahur bersama Paman Birin.
“Kami warga himung, Paman mengajak kami sahur. Soalnya, banyak warga juga kesulitan memasak karena bagian dalam rumahnya terendam,” kata Rusdiani.
Selain di Sungai Rangas Ulu, Pemprov Kalsel juga menyediakan dapur umum BPPD di Sungai Rangas Hambuku yang dihadiri Sekdaprov Roy Rizal Anwar.
Seperti di Sungai Rangas Ulu, di Sungai Rangas Hambuku, Paman Birin juga memberikan bantuan 620 paket beras untuk warga. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Sebagai wujud sinergitas dengan para jurnalis, secara serentak Bank Kalsel serahkan total sebanyak 670 (enam ratus tujuh puluh) paket Ramadan di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Selain dalam rangka menebarkan keberkahan di bulan suci, pemberian paket Ramadan kepada para jurnalis tersebut, dilakukan untuk membantu persediaan bahan pokok rumah tangga, yang mana saat ini harganya cenderung tinggi, sebagai dampak dari inflasi di bulan Ramadan.
Pemberian Paket Ramadan disetiap kantor cabang Bank Kalsel di Kalimantan Selatan ini, merupakan implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel, yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Kick-off kegiatan ditandai dengan penyerahan paket Ramadan1444 H oleh Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, kepada perwakilan para jurnalis yang tergabung dalam Pressroom Bank Kalsel, yakni Sunarti (Kalimantan Post), Anisa Raudah (RadarBanjarmasin), dan Rudi Setiawan (Mata Banua), di Kantor Pusat Bank Kalsel, Lantai III, pada Senin (27/3).
Dalam kesempatan tersebut, Fachrudin mengapresiasi peran para jurnalis dalam mendukung penyebarluasan informasi positif Bank Kalsel, baik dalam bentuk produk, layanan, maupun ragam aktivitas Bank Kalsel di masyarakat.
“Para jurnalis merupakan pihak yang senantiasa mendukung kemajuan bisnis Bank Kalsel, khususnya melalui publikasi berita yang ditayangkan melalui portal medianya. Mereka juga memiliki andil dalam upaya pembentukan brand awareness dan image positif Bank Kalsel di masyarakat. Kegiatan yang kami lakukan hari ini, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi positif para jurnalis bagi Bank Kalsel. Kami harap sinergitas ini tidak berhenti sampai di sini, tapi juga dapat diimplementasikan dalam mendorong pembangunan di daerah,” tutur Fachrudin.
Menanggapi hal tersebut, Rudi Setiawan perwakilan jurnalis dari media Mata Banua, menyampaikan ucapan terima kasih atas paket Ramadan yang diberikan.
“Mewakili kawan-kawan jurnalis, saya mengucapkan terima kasih atas paket Ramadan yang diberikan. Semoga Bank Kalsel ke depan semakin maju dan berkembang, senantiasa memberikan sumbangsih untuk daerah, serta sinergitas dengan media semakin terjaga” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJAR – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Isra Ismail mengimbau warga agar tidak melakukan penyetruman ikan untuk menjaga populasinya.
Suasana Sosper 24/2007 oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail
Hal itu disampaikannya ketika melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 24 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Ikan di kawasan Kabupaten Banjar, pada Sabtu (25/3).
Isra menjelaskan menangkap ikan dengan menyetrum tidak diperbolehkan karena dapat mengakibatkan banyak anak ikan (ikan kecil) yang mati. Selain itu, juga mengakibatkan kerusakan ekosistem dan lingkungan sungai serta berbahaya bagi manusia yang mencari ikan tersebut.
“Saya mengharapkan masyarakat Pantai Hambawang dimana lokasinya adalah pertanian dan perikanan, melalui sosper ini agar tak terjadi lagi penangkapan ikan kecil atau penangkapan ikan dengan utas atau dengan setrum,” katanya.
Selain itu, menurut Isra, warga juga perlu berperan serta dalam melestarikan berbagai ikan, khususnya ikan jenis lokal.
“Mudah-mudahan nantinya masyarakat bisa memahami isi Perda yang dimaksud. Kita harapkan ikan-ikan lokal seperti gabus dan haruan bisa hidup lestari, sehingga anak cucu kita bisa mengenal ikan lokal haruan, pepuyu, dan bisa dikenal anak cucu dikemudian hari,” harapnya.
Sementara, salah satu peserta sosialisasi Perda, Pembakal Desa Pematang Hambawang, Ibad mengeluhkan limbah batubara yang mencemari sungai sehingga menyebabkan ekosistem ikan lokal di sungai semakin berkurang, bahkan hilang. Hal itu, menurutnya, mengakibatkan perekonomian warga dari sektor perikanan tidak lagi berjalan.
“Sekarang ini, kendalanya limbah-limbah dari batubara itu yang menyebabkan ikan-ikan di desa kami hilang, lantaran airnya berubah jadi asam,” jelasnya.
Ibad berharap nanti kedepannya, pihak-pihak terkait bisa mencarikan solusi terhadap permasalahan tersebut agar usaha perikanan mereka bisa meningkat.
Untuk diketahui, sosialisasi Perda Nomor 24 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Ikan menghadirkan narasumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Meski bulan puasa, antusias para pengunjung kubah Abah Guru Zuhdi di Banjarmasin tetap tinggi, dan untuk jam operasinal tidak ada perubahan. Hal itu disampaikan, Ketua Yayasan Majta, Muhammad Nidauddin, kepada sejumlah wartawan, pada Senin (27/3).
Ketua Yayasan Majta, Muhammad Nidauddin
Muhammad mengatakan, saat ini para ziarah yang mengunjungi ke Kubah Ulama Kharismatik KH. Ahmad Zuhdiannoor atau dikenal Guru Zuhdi, tidak hanya warga sekitar, juga dari kabupaten dan kota lainnya bahkan lintas Provinsi. Waktunya mulai jam 06.00 – 00.00 WITA, berlokasi di kawasan samping Masjid Jami Sungai Jingah, Jalan Antasan Kecil Timur, Kecamatan Banjarmasin Utara.
“Kubah ini terbuka untuk umum, rencananya akan tutup satu hari saja, pada tanggal 8 Ramadhan, yaitu bertepatan haul ke – 3 Abah Guru Zuhdi,” ucapnya
Disampaikan Muhammad, terkait pelaksanaan Haul ini sebelumnya dua tahun berturut-turut mengalami pandemi COVID-19, dan biasanya peringatan Haul KH Ahmad Zuhdiannor di Masjid Jami serta ke Masjid lainnya dari para Jamaah, untuk tahun ini akan digelar di Kubah Abah Guru Zuhdi serta terbuka secara umum. Hal itu disampaikan pihak keluarga Guru Zuhdi, melalui surat Yayasan Majta Banjarmasin nomor 012/YMT-BJM/III/2023.
“Pihak keluarga menegaskan tidak pernah meminta sumbangan untuk kegiatan Haul ke-3 Abah Guru Zuhdi, karena niatnya syiar agama,” jelasnya
Lebih lanjut Muhammad menambahkan, saat ini beberapa persiapan mulai dilakukan, seperti koordinasi rekayasa jalan disekitar lokasi Haul Abah Guru Zuhdi, agar tidak terjadi kemacetan. Selain itu menurunkan petugas relawan yang akan berjaga, disepanjang jalan menuju lokasi Haul tersebut.
“Bagi tamu undangan kami persiapkan jalur khusus, petugas nanti memiliki tanda pengenal yang sudah ditetapkan panitia,” tutupnya
Untuk diketahui, pada malam ke delapan bulan Ramadhan atau Kamis 30 Maret 2023, akan digelar Haul Ulama Kharismatik KH. Ahmad Zuhdiannoor atau dikenal Guru Zuhdi, berlokasi di Kubah kawasan samping Masjid Jami Sungai Jingah, Jalan Antasan Kecil Timur Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)