BANJARMASIN – Tidak terasa Idul Fitri 1444 Hijriah tinggal 2 hari lagi. Masyarakat diimbau untuk merayakannya dalam kesederhanaan, namun tetap penuh dengan kegembiraan. Imbauan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.
Kepada wartawan baru – baru ini, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan, hari kemenangan perlu untuk dirayakan dan disambut dengan suka cita. Namun tidak berarti, kegembiraan itu membuat masyarakat menyambutnya secara berlebihan. Contohnya dengan memborong bahan kebutuhan pokok, dengan alasan untuk memenuhi keperluan Idul Fitri.
“Tidak perlu berlebihan berbelanja bahan pokok, seperlunya saja. Apalagi pemerintah sudah menjamin ketersediaan pasokan hingga 3 bulan ke depan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan stok bahan pokok,” ujar Gubernur.
Paman Birin juga memastikan, kondisi harga bahan pokok masih terbilang normal, dan terjangkau masyarakat. Meskipun ada kenaikan menjelang perayaan Idul Fitri, namun masih dalam batas kewajaran.
“Semua ini merupakan hasil kerja keras Tim Pengendali Inflasi Daerah, yang memastikan bahan pokok di Kalsel, tetap terjamin pasokannya, begitu juga dengan daya beli masyarakat,” jelasnya.
Menanggapi kondisi ini, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, mengapresiasi langkah strategis yang sudah dilakukan TPID Kalsel, untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok jelang Idul Fitri.
“Kita bersyukur bahwa supply komoditas kebutuhan Hari Raya tetap bisa terjaga, dan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan menyambut Idul Fitri,” ujarmya kepad Abdi Persada FM, pada Selasa (18/4) malam.
Menurut Shinta Laksmi, hal ini juga terbantu dengan berhasilnya program kerja pemerintah khususnya TPID beserta stakeholder. Khususnya dalam hal monitoring, serta melalui kegiatan pasar murah. Termasuk yang dilakukan KADIN Kalsel.
“Pasar murah ini memang sangat terasa efektif sebagai media katalisator pengendalian harga kebutuhan pokok dan sekaligus untuk mencegah inflasi”, tambahnya.
Jikapun ada beberapa harga kebutuhan pokok yang masih belum mengalami penurunan harga secara signifikan, namun menurut Shinta Laksmi, hal ini lebih disebabkan tingginya permintaan masyarakat menyambut Idul Fitri, dan juga adanya faktor biaya transportasi/distribusi yang masih belum berpihak pada penurunan harga.
“Kenaikan harga untuk komoditas daging, telur, bawang merah secara moderat masih terjangkau. Dan kecukupan pasokan di pasaran, membuat harga bisa terjaga tidak melambung tinggi. Namun demikian, saya tetap berharap harga masih bisa diturunkan dan terkendali”, tutupnya. (RIW/RDM/RH)
Ops Ketupat Intan 2023, 2.200 Personel Siap Amankan Lebaran di Kalsel
BANJARBARU – Operasi Ketupat Intan 2023 resmi dimulai pada 18 April hingga 1 Mei 2023, agak berlangsung selama 14 hari. Sebanyak 2.200 lebih personel gabungan, dilibatkan pada operasi tahunan untuk pengamanan Idul Fitri serta arus mudik dan balik. Seluruh personel gabungan ini sudah mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan 2023, yang digelar Polda Kalsel di kilometer 21 Landasan Ulin Banjarbaru, pada Senin (17/4) sore. Apel gelar pasukan ini, dipimpin langsung Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi.
Usai apel gelar pasukan, kepada wartawan, Andi Rian menjelaskan, seluruh personel gabungan ini akan ditempatkan di 38 posko, yang didirikan di wilayah Kalsel.
“Mulai dari pos terpadu, pos pelayanan dan juga pos pengamanan. Tugas utama dari operasi ini adalah memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri, dan juga arus mudik dan balik. Oleh karena itu, posko didirikan disejumlah lokasi strategis. Terutama di jalur mudik, berdekatan dengan masjid, pusat perbelanjaan dan juga lokasi wisata”, tambahnya.
Lebih lanjut Andi Rian mengimbau pemudik, untuk memastikan keamanan rumah mereka saat ditinggal mudik. Khususnya rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong.
“Sebelum mudik, rumah dapat dititipkan ke Ketua RT setempat atau Babinkamtibmas, untuk memastikan kondisinya aman dan terbebas dari incaran maling”, ujarnya
Selain itu, agar perjalanan mudik berjalan lancar dan aman, pemudik juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh serta kendaraan yang akan digunakan. Terutama mereka yang akan menggunakan kendaraan pribadi pada jalur mudik darat. (RIW/RDM/RH)
Hingga Maret 2023, Realisasi APBN di Kalsel Masih Menunjukkan Kinerja Positif
BANJARMASIN – Sampai dengan 31 Maret 2023, kinerja pendapatan negara mencapai Rp. 5.484, 41 miliar atau 30,97 % dari target, tumbuh lebih tinggi sebesar 71,04 % dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2022, atau meningkat sebesar Rp.2.277,86 miliar.
“Realisasi penerimaan perpajakan per 31 Maret 2023, juga telah mencapai Rp. 4.789 miliar atau 29,77% dari target APBN 2023 sebesar Rp. 16.084 miliar. Realisasi penerimaan pajak tersebut tumbuh sebesar 87, 04% (y-o-y)”, jelas Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel, Sulaimansyah kepada wartawan, usai media briefing realisasi APBN provinsi Kalsel, dikantornya pada Selasa (18/4).
Selanjutnya menurut Sulaimansyah, penerimaan perpajakan sampai dengan Maret 2023 mengalami pertumbuhan yang signifikan disebabkan oleh efek pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, didorong penerimaan PPN DN. PPh Badan tumbuh dipengaruhi peningkatan harga komoditas dan pertumbuhan ekonomi yang ekspansif dan penyesuaian tarif PPN 11 persen mulai 1 April 2022.
Sedangkan realisasi penerimaan Kepabeanan dan Cukai telah mencapai Rp.209,96 miliar hingga 31 Maret 2023. Angka tersebut telah mencapai 42,11 % dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 498,50 miliar.
“Secara umum kinerja Penerimaan Kepabeanan dan Cukai mengalami penurunan terutama dari komponen Bea Keluar yang disebabkan oleh harga CPO yang sudah termoderasi dan turunnya volume ekspor komoditas mineral, sedangkan komponen Bea Masuk dan Cukai mengalami kenaikan disebabkan adanya importasi alat berat yang bernilai besar oleh PT. Liebherr Indonesia Perkasa”, tambahnya.
Sementara itu, realisasi pendapatan negara yang berasal dari PNBP di wilayah Kalimantan Selatan mencapai nilai Rp 486,05 miliar atau 43,26 persen dari target. Realisasi PNBP tumbuh 31,24% (yoy), terbesar berasal dari Jasa Transportasi, Komunikasi & Informatika yang didorong mobilitas dan keyakinan masyarakat yang masih cukup kuat. (DJPbKalsel-RIW/RDM/RH)
Bangun Banua Kalsel Kembali Raih TOP BUMD Award 2023
BANJARMASIN – PT Bangun Banua Kalimantan Selatan kembali meraih TOP BUMD Award 2023 kategori Aneka Usaha Bintang 4 serta H Muhammad Bayu Budjang selaku Direktur Utama PT. Bangun Banua juga meraih TOP CEO BUMD 2023.
Penganugerahan penghargaan TOP BUMD Awards 2023 ini digelar di salah satu hotel di Jakarta pada Rabu (5/4).
Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, M Bayu Budjang mengatakan penghargaan tingkat nasional ini untuk kedua kalinya berhasil diraih, dimana sebelumnya PT Bangun Banua Kalsel juga meraih TOP BUMD Awards 2022 untuk katagori BUMD Aneka Usaha Bintang 3 pada April 2022 lalu.
“Bahkan Pak Gubernur kita juga diberi penghargaan top pembina BUMD, karena kemajuan dan prestasi yang diraih PT Bangun Banua ini atas arahan dan petunjuk beliau”, katanya kepada wartawan, Selasa (18/4).
Bayu menjelaskan kemajuan PT Bangun Banua dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, di mana sebelumnya tanpa ada kontribusi menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun sejak 2021 sudah menyumbang Rp1 miliar bagi kas daerah, bahkan terus bertambah.
Terlebih lagi, sektor usaha yang diperbaiki pihaknya dengan serius adalah Hotel Batung Batulis di Banjarmasin dan Banjarbaru, di mana menunjukkan kemajuan yang signifikan, hingga hidup kembali sebagai hotel yang layak dikunjungi.
Bahkan di awal tahun 2023 ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel tersebut mengembangkan keagenan LPG (Elpiji) 3 kilogram kerjasama dengan PT Pertamina Retail yang diresmikan pada Maret lalu.
Selain itu, PT Bangun Banua Kalsel juga dilibatkan dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dimana PT Bangun Banua membeli beras lokal di tingkat petani sehingga diharapkan turut membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Ini bentuk komitmen kita untuk terus berkontribusi demi kepentingan masyarakat di Banua”, tegasnya.
Dalam acara tersebut, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin juga dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD Tahun 2023 pada penganugerahan penghargaan TOP BUMD Awards 2023. (NRH/RDM/RH)
Sopir Angkutan Umum di Kalsel Jalani Tes Narkoba
BANJARMASIN – Seratus orang lebih sopir angkutan umum di Terminal Type B Provinsi Kalimantan Selatan di tes urine.
Pelaksanaan tes urine para sopir angkutan umum tersebut, di pantau langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi, didampingi BNN dan pihak kepolisian, di Terminal Type B Kilometer 6, Kota Banjarmasin, Selasa (18/4).
“Tes urine ini dilaksanakan bagi sopir angkutan umum menjelang Pelaksanaan Mudik Lebaran Idul Fitri Tahun 2023,” ungkap Fitri.
Dan, lanjutnya, berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan saat ini, semua sopir angkutan umum yang mengikuti tes urine narkoba, hasilnya negatif.
“Tentunya, pemeriksaan urine narkoba ini, untuk menghindari adanya sopir yang menggunakan barang terlarang tersebut,” ucapnya.
Dengan tujuan memberikan keselamatan bagi pemudik, agar selamat sampai tujuan.
“Tes urine narkoba ini, selain dilaksanakan di Terminal Type B Kilometer 6 Kota Banjarmasin, juga akan dilaksanakan di Terminal Kilometer 17, Kabupaten Banjar,” ujar Fitri.
Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan paket sembako berbagi dari Paman Birin, untuk para sopir angkutan umum di Terminal Type B Provinsi Kalimantan Selatan.
Fitri mengatakan, paket sembako diserahkan kepada para sopir angkutan umum secara simbolis di Terminal Type B Kilometer 6, Kota Banjarmasin.
“Bantuan ini diberikan karena adanya pelaksanaan mudik gratis, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Oleh karena itu, bantuan paket sembako ini, untuk membantu para sopir angkutan umum yang ada di terminal Type B, yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Diharapkan dengan bantuan ini, dapat membantu para sopir angkutan umum tersebut,” ucap Fitri. (SRI/RDM/RH)
DPRD Banjarmasin Minta Pemko Perbaiki Data Warga Miskin Ekstrim
BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Pemerintah Kota, memperbaiki data warga tidak mampu ekstrim di tahun 2023 ini.
Hal itu disampaikan, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, kepada wartawan pada akhir pekan tadi.
Saut mengatakan, dari hasil rapat dengan Dinas Sosial Banjarmasin, baru-baru tadi, berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosia (DPKS)l Banjarmasin, warga tidak mampu ekstrim ada sekitar 5.706 Kepala Keluarga dan sudah mendapatkan SK Wali Kota untuk memperoleh bantuan. Namun data Pemerintah pusat ada sebanyak 8.333 Kepala Keluarga, ini artinya terjadi perselisihan data sekitar 2.700 Kepala Keluarga.
“Kami minta Pemko segera perbaiki data di tahun 2023 ini,” ucapnya
Disampaikan Saut, dalam perbaikan data warga tidak mampu, saat ini ditangani Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Kalimantan Selatan. Sehingga, Dinas Sosial harus segera menjalin koordinasi dengan BKKBN Kalsel, agar bisa dilakukan pembenahan data tersebut.
“Komunikasi sangat penting untuk mencocokkan data miskin ekstrim antara pusat dan daerah,” jelasnya
Lebih lanjut Saut menambahkan, dengan cepatnya dilakukan perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Banjarmasin, untuk jumlah Kepala Keluarga miskin ekstrim, agar warga yang tidak terdaftar dapat diantisipasi sejak dini.
“Penyebab data selisih harus diketahui dari DTKS Banjarmasin, supaya disandingkan dengan BKKBN Kalsel,” tutup Politisi PDI Perjuangan. (NHF/RDM/RH)
Dispersip Kalsel Gelar Lomba Video Pendek, Usung Tema Aku, Buku, Perpustakaan dan Literasi
BANJARMASIN – Berbagai upaya gencar dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menumbuhkan cinta buku, perpustakaan dan juga literasi.
Salah satunya yakni dengan menggelar lomba video pendek dengan total hadiah puluhan juta rupiah.
Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan lomba ini juga merupakan bagian dari Dispersip Kalsel untuk menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap perpustakaan.
“Lomba ini mengangkat tema Aku, Buku, Perpustakaan dan Literasi. Untuk pendaftaran gratis, ” katanya kepada wartawan, Selasa (18/4).
Lebih lanjut, Nurliani menjelaskan, peserta dapat mendaftar melalui link pendaftaran bit.ly/FormulirLVP serta mengunggah karya dari 26 April hingga 10 Mei 2023, penjurian pada 11 – 13 Mei 2023 dan pengumuman pada 15 Mei 2023
“Peserta kegiatan masyarakat umum di Kalimantan Selatan, ” tambahnya.
Adapun mekanisme kegiatan sebagai berikut :
- Durasi video pendek 3-10 Menit
- Durasi sudah termasuk bumper (logo Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, logo Peserta)
- Peserta adalah kelompok beranggotakan 5 – 10 orang
- Peserta mendaftar melalui form yang sudah disiapkan
- Peserta wajib membuat trailer video berdurasi 00.59 detik beserta narasi
- Video Pendek berisikan lokasi dan narasi tentang perpustakaan. Narasi menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan diperbolehkan menggunakan bahasa lokal (banjar) dengan ketentuan harus menyertakan subtitle
Selain itu, ada petunjuk teknis sebagai berikut: - Pembuatan video dengan menggunakan Handphone, DSLR, atau Mirrorless
- Format video MP4 Full HD 1080p, aspek ratio 16:9 dan 25fps
- Peserta hanya diperbolehkan mengirim satu karyanya Video yang diikutsertakan adalah hasil karya asli peserta, tidak pernah diikutsertakan dalam lomba apapun, dan peserta bertanggung jawab penuh dengan karya yang dikirimkan
Peraturan Lomba
- Video Pendek tidak mengandung kata kasar dan SARA yang melanggar norma kesusilaan di tengah masyarakat Banjar
- Musik dalam video pendek tidak boleh melanggar hak cipta dankekayaan intelektual
- Juri dan panitia tidak bertanggungjawab dengan segala tuntutan hukum atas karya yang dikirimkan
- Panitia berhak mendiskualifikasikan karya yang tidak sesuai dengan tema dan ketentuan
- Peserta wajib mengikuti Instagram @Perpuspalnam dan @depoarsipprovkalsel me-repost postingan ini
Narahubung : Husnul Khatimah (0822 5272 2027). (HUMASDISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)
Pemprov Kalsel Apresiasi Perusahaan Pendukung Gerakan Revolusi Hijau
BANJAR – Program Revolusi Hijau milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapat dukungan dari perusahaan swasta.
Dukungan tersebut berupa bantuan sebanyak 13.000 bibit tanaman yang diserahkan langsung kepada Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fatimatuzzahra, di Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Senin (17/4).
Adapun bibit pohon yang diberikan berupa Mangrove Rambai dan Pulai, okulasi durian, rambutan, mangga, alpukat, cempedak, kasturi, ramania serta bibit biji kopi Arabika.
Bantuan bibit tanaman tersebut tentu mendapat apresiasi baik dari Pemprov Kalsel maupun Pemkab Banjar.
“Kita harapkan sinergitas pemerintah dengan perusahaan swasta terutama PT LG Electronics Indonesia ini terus berlanjut,” ucap Fatimatuzzahra.
Menurut Fatimatuzzahra, selain untuk meningkatkan kualitas lahan, bibit campuran ragam tanaman pelindung dan tanaman produktif yang diberikan itu juga mampu meningkatkan ekonomi warga.
“Kita harapkan tahun depan lebih banyak lagi bantuan (bibit) yang diberikan kepada masyarakat,” tuturnya.
Senada dengan hal itu, Sekda Kabupaten Banjar, Muhammad Hilman menyampaikan terimakasih kepada perusahaan yang bergerak dibidang elektronik itu.
Menurutnya, bibit belasan ribu bibit yang diterimanya tersebut dapat berguna untuk meningkatkan Indeks Tutupan Lahan di Kabupaten Banjar.
“Dan tentu akan berpengaruh positif terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup kabupaten ini,” ungkapnya.
Keseluruhan bibit tanaman ini nantinya akan ditanam di 20 kecamatan dan 13 kelurahan yang meliputi 277 desa. (SYA/RDM/RH)
Gubernur Ingatkan KORMI Kalsel Untuk Lestarikan Olahraga Masyarakat Banua
BANJARMASIN – Untuk terus melestarikan olahraga tradisional asal Banua Kalsel, maka Pengurus KORMI Kalimantan Selatan Periode 2022 – 2026, di Gedung Mahligai Pancasila, Senin (17/4), dikukuhkan.
Gubernur yang akrab disapa Paman Birin tersebut, meminta kepada Kepengurusan KORMI Kalsel, untuk melestarikan olahraga daerah Banua ini.
“Saat ini kehadiran permainan rakyat sudah jarang dipermainkan, oleh anak anak,” ujar Paman Birin.
Oleh karena itu, lanjutnya, tugas dari KORMI untuk memasyarakatkan olahraga permainan rakyat tersebut, kepada anak anak yang ada di Banua ini.
“Mengingat, Permainan Masyarakat ini penting untuk dimainkan oleh anak anak, untuk melatih kemampuan motorik, serta lainnya,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin juga mengingatkan semua pihak, agar anak mereka dapat bermain permainan masyarakat tersebut. Tidak hanya bermain games online saja.
“Saat ini sudah jarang terlihat anak anak bermain di halaman rumah mereka,” ucapnya.
Padahal cukup banyak permainan masyarakat yang dapat dimainkan. Namun, anak anak lebih memilih bermain games online.
Paman Birin, berharap, permainan rakyat asal Banua dapat terus dimainkan, oleh anak anak.
“Tugas KORMI Kalsel untuk dapat terus melestarikan keberadaan permainan masyarakat asal Banua ini,” ujar Sahbirin. (SRI/RDM/RH)
Perkuat NKRI dan Bijak Bersosmed, Paman Yani Kembali Syiarkan Nilai-Nilai Ideologi Pancasila
TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kembali menggelar peningkatan kapasitas nilai-nilai Ideologi Pancasila, di Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (17/4).
Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengingatkan supaya sikap toleransi terus dijadikan dasar dalam penguatan menjaga persatuan Indonesia. Serta diharapkan ikut berperan aktif dalam menekan timbulnya paham radikalisme.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penguatan kepada masyarakat agar ilmu yang diberikan dapat diimplementasikan secara positif untuk menjaga NKRI,” ujar legislatif Dapil VI Kabupaten Tanbu dan Kotabaru, usai menggelar kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila.
Dari aktualisasi itu, dia berharap, masyarakat Desa Sejahtera dapat mencerna dengan baik atas materi yang sudah diberikan. Termasuk, mampu merealisasikan upaya pencegahan dari dampak negatif bersosial media (medsos).
“Kita tadi juga memberikan himbauan agar bijak menggunakan medsos. Serta tidak mudah termakan informasi bohong alias hoax. Jadi, cerdas lah dalam memilah informasi di seluruh jejaring media sosial,” ungkap politisi dari fraksi Partai Golkar.
Selain menekankan adanya paham radikalisme dan bijak dalam menggunakan medsos, legislatif membidangi ekonomi dan keuangan itu juga memberikan arahan kepada generasi muda untuk tidak mudah terlena dengan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang (Napza) yang dapat meruntuhkan masa depan.
“Apalagi kita ketahui, generasi muda ini yang bakal menggantikan kita untuk membangun daerah. Minimal jangan pernah mencoba atau pun mengonsumsi barang haram. Kalau negara mau maju kata tidak untuk narkotika, NKRI harus kuat,” tegasnya.
Disela kegiatan, legislator yang akrab disapa Paman Yani juga memberikan apresiasi kepada tokoh masyarakat dan peserta untuk berbagi keberkahan di bulan Ramadan. Dengan harapan selain menjalin silaturahmi, juga menjadi jembatan yang baik untuk menjaga tolerasi serta keamanan negara. (RHS/RDM/RH)

