Kenali Kearifan Lokal Kalsel, Peserta KBN 2023 Kunjungi Museum Lambung Mangkurat

BANJARBARU – Salah satu rangkaian kegiatan Kemah Bela Negara (KBN) Nasional 2023 yakni berwisata sembari mengenal dan melihat benda-benda bernilai sejarah dan budaya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Peserta saat melihat benda geologi yang ditampilkan di Museum Lambung Mangkurat Kalsel

Salah satu tujuan yakni Museum Lambung Mangkurat Kalsel, pada Jumat (14/7).

Koordinator Kegiatan KBN Nasional 2023, Akhmad Husen mengatakan, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Pagi regu putra dan siang regu putri.

“Kita ingin mengenalkan sejarah, budaya dan kearifan lokal yang ada di Kalsel melalui benda yang ada di museum ini,” ujar Husen.

Sementara itu, Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel Taufik Akbar mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang menginginkan generasi muda lebih meningkatkan kecintaan terhadap museum.

“Ini penting. Sesuai keinginan Gubernur, generasi muda harus tetap menjaga warisan lokal. Jadi pengaruh asing tidak mudah merusak moral mereka. Apalagi di jaman sekarang ini,” ungkapnya.

Akbar berharap melalui kunjungan peserta dari 17 provinsi ini, Museum Lambung Mangkurat Kalsel semakin dikenal luas dan menjadi salah satu tujuan utama destinasi wisatawan.

“Kami ingin mewujudkan harapan Gubernur, dengan menjadikan Museum Lambung Mangkurat sebagai ikon Kalsel sebagai salah satu museum terbaik,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Gelar Gathering, Bank Kalsel dan BPKH Komitmen Permudah Masyarakat Banua Tunaikan Ibadah Haji

BANJARMASIN – Bank Kalsel makin serius dalam memudahkan masyarakat Banua untuk bisa beribadah haji ke tanah suci, salah satunya adalah dengan berkolaborasi dengan sejumlah pihak. Terbaru Bank Kalsel melalui Bank Kalsel Syariah, menggelar kegiatan Gathering Haji bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dengan menggambil tema Gerakan Haji Banua “Warga Banua Melangkah Menuju Baitullah” Ayo Haji Muda.

Kegiatan yang digelar, Kamis (13/7) disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, dihadiri sejumlah pihak, mulai dari tokoh agama, pengusaha, BAZNAS, ORMASNU dan Muhammadiyah, Pengelola Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), Pengelola Kelompok Bimbingan Manasik Mandiri Haji dan Umrah (KBMHU), Pengurus dan pengelola Masjid di Banjarmasin, Pengurus dan pengelola Yayasan dan Lembaga Pendidikan, Majelis Ta’lim, ASN, Selegram dan berbagai profesi lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Divisi Perhimpunan BPKH MT Nurul Anwar mengatakan, kolaborasi sangatlah penting dilakukan BPKH dengan sejumlah pihak, termasuk Bank Kalsel, agar semakin memudahkan masyarakat untuk beribadah haji ke tanah suci.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, koordinasi maupun kolaborasi antara Bank Kalsel dan BPKH dapat semakin baik kedepannya. Sehingga masyarakat Kalsel yang beribadah haji ke tanah suci bisa semakin terbantu nantinya,” tegasnya.

Saat ini dikatakannya BPKH hingga Juni 2023, sudah mampu mengumpulkan hingga 158 trilyun rupiah dana haji dengan jumlah jemaah haji asal Indonesia yang mencapai 5,3 juta orang.

“Dengan dana dan jumlah jemaah haji sebesar itu tentunya tantangan untuk mengelola dan memberikan pelayanan juga semakin besar. Karena itulah kami memerlukan banyak bantuan mitra kerja, salah satunya Bank Kalsel,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menambahkan, animo masyarakat Banua untuk pergi menunaikan ibadah haji ke tanah suci sangatlah besar.

Direktur utama Bank Kalsel

“Melihat kenyataan tersebut kami tentunya siap berkolaborasi dengan BPKH agar layanan tabungan haji yang dimiliki Bank Kalsel bisa semakin mudah untuk dinikmati masyarakat Banua,” bebernya.

Khusus untuk Bank Kalsel Syariah sendiri, diakuinya sudah memiliki layanan tabungan haji untuk masyarakat Banua, dengan nama Tabungan Haji IB Ar Rahman. Selain itu Tabungan Haji IB Ar Rahman sendiri sudah terintegrasi dengan Sistem Komputerisasi HajiTerpadu (SISKOHAT) Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (DJPHU). Sehingga akan lebih memudahkan masyarakat mendapatkan nomor porsi keberangkatan haji.

“Karena itulah sekali lagi mari bersama-sama kita berkolaborasi, agar semakin banyak masyarakat Banua yang berkesempatan beribadah haji ke tanah suci. Karena bagi masyarakat Kalsel beribadah haji sendiri merupakan sebuah kewajiban yang harus ditunaikan dan juga merupakan salah satu ukuran kesuksesan dalam kehidupan,” tukasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Menteri ATR/BPN Serahkan 1.055 Sertifikat Aset di Kalsel

BANJARBARU – Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menyerahkan 1.055 sertifikat Barang Milik Negara (BMN) dan Barang Milik Daerah (BMD) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (13/7).

Sertifikat secara simbolis diserahkan kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Perwakilan TNI, serta Kepala Daerah Kabupatan/Kota di Kalsel, di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Banjarbaru.

Hadi Tjahjanto mengatakan, penyerahan sertifikat ini guna menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo. Tujuannya yakni memitigasi penyelewengan aset yang berakibat pada permasalahan hukum.

“Juga untuk menghindari tumpang tindih yang menimbulkan konflik atau sengketa,” ujarnya.

Program sertifikasi ini merupakan program nasional. Disamping melakukan sertifikasi aset pemerintah pusat, daerah dan aset rakyat, program ini juga melakukan sertifikasi kepada tanah wakaf untuk beribadah.

“Termasuk tanah hasil kas Desa, semua harus bersertifikat. Jadi jika nantinya ingin dikerjasamakan dengan pihak ketiga tidak ada kendala,” tuturnya.

Dari data yang dihimpun Kementrian ATR/BPN, dari 104,7 juta bidang tanah yang terdaftar, sebanyak 86,3 juta bidang sudah bersertifikat.

Menurut Hadi, tanah bersertifikat memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Khusus Kalsel, uang yang dicairkan Bank untuk UMKM lewat penggadaian sertifikat tanah, di tahun 2022 mencapai Rp 9,18 triliun.

“Dari tanah, dari aset itu bisa meningkatkan perekonomian. Semoga dalam waktu dekat, Kabupaten atau Kota di Kalsel kita deklarasikan menjadi Kota lengkap atau Kabupaten lengkap (sertifikat),” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengucap terima kasih atas penyerahan sertifikat aset ini.

Menurutnya, ini merupakan wujud kepedulian Presiden Joko Widodo dan Pemerintah Pusat kepada masyarakat Kalsel.

“Ini tanda bahwa Presiden dan Pemerintah Pusat hadir di hati rakyat banua kita,” ujarnya. (SYA/RDM/RH)

Pramuka Putri Antusias Ikuti Permainan Tradisional KBN Tahun 2023 di Kalsel

BANJARMASIN – Regu Pramuka Penggalang Putri antusias mengikuti permainan atau olahraga tradisional. Seperti, Ketapel dan Gebuk Bantal, di Kemah Bela Negara (KBN) Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan, di Kiram Park, Kamis (13/7).

Ketua Panitia Ketapel KBN Kalsel Pandu Setiawan mengatakan, dengan memperkenalkan permainan tradisional ini, kepada anak anak Pramuka ini, agar mereka dapat lebih mengenal lagi permainan tradisional yang ada di Tanah Air ini.

Ketua Panitia Ketapel KBN Kalsel Pandu Setiawan

“Kami berharap dengan diperkenalkannya Ketapel kepada anak anak Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia ini, maka permainan tradisional ini semakin dikenal,” ungkap Pandu.

Menurut Pandu, pada saat dilaksanakannya permainan tradisional Ketapel ini, para peserta antusias saat mengikuti permainan tersebut.

Meski, lanjutnya, anak anak Pramuka tersebut baru pertama kali mempermainkan permainan Ketapel.

“Kami berharap anak anak Pramuka dari berbagai daerah ini, dapat memperkenalkan permainan Ketapel ini di daerah masing masing,” ucap Pandu.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Gebuk Bantal Nasional Kalsel pada pelaksanaan KBN Kalsel Syamsul Marif.

Wakil Ketua Gebuk Bantal Nasional Kalsel Syamsul Marif

Ia mengatakan, permainan Gebuk Bantal ini diperkenalkan kepada anak anak Pramuka ini, karena memiliki filosofi, agar dalam meraih cita cita tidak pantang menyerah.

“Sebelum memulai pelaksanaan permainan Gebuk Bantal ini, kami memberikan penjelasan kepada anak anak Pramuka mengenai filosofi yang ada di permainan Gebuk Bantal tersebut,” jelas Syamsul.

Sehingga, lanjutnya, anak anak ini dapat termotivasi agar lebih gigih lagi, dalam meraih cita cita mereka tersebut.

Permainan tradisional yang diperkenalkan kepada Pramuka Putri ini, Ketapel, Gebuk Bantal, Terompah Panjang, Tarik Tambang, Hadang, Lari Balok, Panahan, serta Sumpitan.

Seperti diketahui, provinsi Kalsel saat ini menjadi tuan rumah Kemah Bela Negara tingkat nasional ynag dilaksanakan pada 10 – 16 Juli 2023. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Dilantik Sebagai Ketua FORKI Kalsel 2023-2027

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor resmi dilantik sebagai Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Kalimantan Selatan masa periode 2023-2027. Pelantikan Gubernur Kalsel sebagai ketua bersama dengan Pengurus Provinsi FORKI Kalsel masa bakti 2023-2027 ini dikukuhkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) FORKI Pusat, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Kamis (13/7).

Usai dikukuhkan, Sahbirin Noor menyampaikan, dirinya akan melakukan tugas dengan sebaik-baiknya demi mewujudkan karateka yang profesional yang mampu mengukir prestasi gemilang. Bagaimanapun sebuah prestasi olahraga selalu dimulai dari pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi yang berkualitas dan berjenjang. Termasuk kerja keras dan disiplin yang tinggi, saya hadir akan berjuang sekuat tenaga untuk memajukan FORKI Kalsel.

“Kami yakin kepengurusan FORKI Kalsel diisi oleh orang-orang yang kompeten di bidangnya dan mampu membawa perubahan yang baik bagi kemajuan FORKI di masa yang akan datang,” Ungkap Sahbirin Noor.

Sahbirin Noor menambahkan, pihaknya mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Umum PB FORKI, Marsekal TNI (purn) Dr. Hadi Tjahjanto yang telah berkenan berhadir dan melantik kepengurusan FORKI Kalimantan Selatan, masa bakti 2023-2027.

“Saya berharap, dukungan juga do’a dari PB FORKI dan seluruh pengurus FORKI provinsi, kabupaten/kota, serta seluruh pengurus dan anggota perguruan karate di Kalimantan Selatan, agar saya beserta pengurus dapat menjalankan amanah yang mulia ini, dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Sehingga, kita dapat bersama-sama memajukan olahraga karate di Kalimantan Selatan dan di Indonesia,” lanjut Sahbirin Noor.

Sementara itu, Ketua Umum PB FORKI, Marsekal TNI (purn) Hadi Tjahjanto menyampaikan, bahwa segala bentuk hasil musyawarah yang disepakati harus segera direalisasikan oleh para pengurus FORKI yang baru dilantik. Sehingga hal ini akan berdampak pada kemajuan organisasi FORKI kedepannya.

“Tidak hanya bagi kemajuan organisasi, tetapi tugas FORKI juga harus mampu melakukan pembinaan berjenjang, bertingkat dan berkelanjutan kepada atlet-atlet yang dimiliki. Mulai dari usia dini, pra pemula, pemula, junior hingga senior,” ucap Hadi.

Ditambahkan Hadi, ditahun 2023 ini, ada beberapa kegiatan/kompetisi yang melibatkan FORKI. Yakni Kejuaraan Nasional Pra PON di bulan Agustus 2023 di Kalimantan Selatan, Pekan Olahraga Pelajar Nasional September 2023 di Kupang NTT. Kemudian Olimpiade Olahraga Siswa Nasional SD, SMP dan SMA Bulan September 2023 di Jakarta, dan Pekan Olahraga Nasional Oktober 2023 di Banjarmasin.

“Jadi untuk tahun ini, ada dua kegiatan nasional yang akan dilaksanakan di Kalimantan Selatan, yakni Kejuaraan Nasional Pra PON di bulan Agustus dan Pekan Olahraga Nasional Bulan Oktober di Banjarmasin,” lanjut Hadi.

Menurutnya, Kalsel selaku ketua tuan rumah pada dua even tersebut, ia meminta FORKI Kalimantan Selatan untuk benar-benar serius dalam memfasilitasi kegiatan tersebut. Bukan sekedar menyiapkan sarana dan prasarana saja, melainkan juga menyiapkan para atletnya sehingga dapat berprestasi di ajang tersebut. (MRF/RDM/RH)

Diserbu Peserta KBN 2023, Mobil Pusling Dispersip Kalsel Jadi Primadona

BANJAR – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengerahkan dua unit mobil perpustakaan keliling (pusling) di lokasi kegiatan KBN di Kiram Park Kabupaten Banjar.

Dari pantauan di lapangan, mobil Pusling tersebut ramai dikunjungi peserta Kemah Bela Negara (KBN) Nasional 2023.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie merasa sangat senang layanan perpustakaan yang disediakan pihaknya menjadi salah satu primadona peserta KBN dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke pusling di Kiram Park, Alhamdulillah ramai diserbu. Tidak hanya oleh peserta dari Kalsel, tetapi juga peserta dari provinsi lain turut memanfaatkan fasilitas kami,” tuturnya, Selasa (11/7) lalu.

Pada kesempatan itu, Nurliani juga berterima kasih kepada Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaannya (Disdikbud) Provinsi Kalsel yang menurunkan Nanang Galuh Banjar untuk membantu promosi minat baca pada kegiatan KBN Nasional.

“Mulai hari ini kami di support Disdikbud Kalsel khususnya Bidang Kebudayaan dengan menurunkan Nanang Galuh Banjar di stan kami. Saya sangat senang dan mengapresiasi atas dukungan ini,” katanya.

Kepala Dispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini menjelaskan pihaknya menurunkan enam orang petugas dari Depo Arsip untuk melayani peserta KBN yang berkunjung ke mobil Pusling yang buka mulai jam 08.00-16.00 wita selama pelaksanaan KBN berlangsung dari 10-16 Juli 2023.

“Semoga dengan adanya armada pusling itu juga menjadi media sosialisasi untuk meningkatkan minat baca dan literasi secara nasional,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Pemkab Tala Apresiasi Penanaman Bakau di Kabupatennya Yang Masuk Rangkaian KBN 2023

TANAH LAUT – Puluhan regu putera pramuka yang mengikuti kemah bela negara (KBN) Nasional tahun 2023, melaksanakan penanaman bakau dikawasan hutan mangrove pantai tangkisung Kabupaten Tanah Laut (Tala), pada Kamis (13/7). Penanaman ratusan bibit bakau tersebut bertujuan untuk menghijaukan area hutan mangrove, serta sebagai pelindung untuk mengurangi dampak hantaman ombak besar, yang dapat langsung mengenai perumahan para warga di area tersebut. Penanaman bakau tersebut merupakan salah satu kegiatan peserta kemah bela negara (KBN) Nasional 2023, yang dibagi menjadi dua kali penanaman. Yakni penanaman oleh regu puteri pada Rabu (12/7), dan penanaman oleh regu putera pada Kamis (13/7).

Kepada Abdi Persada FM, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Laut Dahnial Kifli menyampaikan, pihaknya bersyukur Kabupaten Tanah Laut berkesempatan menjadi tuan rumah pada salah satu kegiatan yang diadakan Kwarnas Pramuka, yakni penanaman bakau. Dengan adanya penanaman ini, maka anak-anak pramuka turut ikut serta dalam melestarikan lingkungan di Kabupaten terjauh dari Provinsi Kalsel ini.

“Kami atas nama Pemkab Tala mengapresiasi kepada Kwarnas, serta Kwarda atas ditunjuknya pantai tangkisung sebagai tempat penanaman bakau,” ungkap Dahnial Kifli.

Ia melanjutkan, dengan adanya kunjungan dari peserta pramuka nasional, maka juga dapat memperkenalkan Kabupaten Tanah Laut hingga ke tingkat Nasional.

“Untuk itu kami akan menjamu dengan sebaik mungkin para anak-anak pramuka, seperti membawa mereka ketempat pariwisata pantai tangkisung,” lanjutnya.

Ia melanjutkan, pihaknya bersyukur para anak-anak pramuka antusias, baik dalam hal menanam pohon bakau, serta menikmati keindahan pantai tangkisung. Bahkan, banyak anak-anak pramuka yang membeli oleh-oleh dari pelaku IKM Tala, seperti membeli baju bertuliskan cinta Tanah Laut, dan oleh-oleh ikan asin. (MRF/RDM/RH)

HGK ke-51 PKK, Paman Birin Ingatkan Keluarga Tangguh Pondasi Bagi Bangsa dan Negara

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, dan TP PKK kabupaten/kota se-Kalsel.

Hal ini disampaikannya secara tertulis melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sulkan, pada Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51, Kamis (13/7) pagi.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan bagi segenap pengurus dan kader PKK diberbagai tingkatan, atas dedikasi, loyalitas dan komitmennya untuk mensukseskan program-program PKK dalam upaya memberdayakan masyarakat serta mensejahterakan keluarga,” ujarnya.

Pada acara yang diselenggarakan disalaj satu hotel berbintang di Banjarmasin ini, Paman Birin juga mengatakan, HKG ke-51 tahun 2023 dengan tema “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh Wujudkan Indonesia Tumbuh” ini, mengingatkan bahwa keluarga tangguh merupakan pondasi bagi bangsa dan negara.

“HKG ke-51 ini ingin kembali mengingatkan kita bahwa keluarga yang tangguh merupakan pondasi kuat dalam berbangsa dan bernegara. Keluarga tangguh akan menghasilkan kekuatan modal manusia yang berkualitas demi Kalsel maju,” ucapnya.

Ketua TP PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, melalui sambutan yang dibacakan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Raudatul Jannah Sahbirin Noor menekankan, bahwa apabila tekad untuk bergerak bersama dilaksanakan, dapat terwujud Indonesia Maju.

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel saat memberikan sambutan

“Apabila tekad dan kemauan untuk bergerak bersama dapat dilaksanakan maka akan dapat diwujudkan Indonesia Tumbuh, yang pada akhirnya menjadi Indonesia Maju,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kebersamaan harus dicurahkan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Kebersamaan dan keterpaduan yang harus kita curahkan sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat keseluruhan,” ujarnya lagi

Pada kegiatan ini, juga dilaksanakan pembacaan sejarah singkat PKK, penayangan video singkat kegiatan TP PKK Provinsi Kalsel, penyerahan hadiah kepada pemenang lomba dalam rangka HKG ke-51.

Lomba tersebut diantaranya adalah, Lomba Tata Kelola Administrasi, Lomba Pemanfaatan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman dan Lomba Vlog Sadar Berbangsa Wujud Cinta Tanah Air.

Hadiah diserahkan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, didampingi gubernur yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik dan Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel.

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel menyerahkan hadiah pemenang lomba

Diberikan juga sebanyak 1.320 paket sembako dalam rangka HKG PKK ke-51 oleh Gubernur Kalsel, yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang penerima.

Turut berhadir pada kegiatan ini, sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemprov Kalsel, seperti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Badan Pendapatan Daerah, serta Kepala Badan Kesejahteraan Bangsa dan Politik, perwakilan Organisasi Wanita Forkopimda Kalsel serta putra Gubernur Kalsel, Sandi Fitrian Noor.

Berhadir juga dalam kesempatan ini, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel periode terdahulu, Syahrizada Soebardjo (1970-1980), Farida Hasan Aman (1995-2000) dan Herlinawati Sjahril Darham (2000-2005). (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

KBN Nasional 2023, Satpol PP dan Damkar Prov Kalsel Suplay Air Bersih

BANJARMASIN – Selama pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional tahun 2023, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan suplai air bersih.

Kepada Abdi Persada FM, Anggota Satpol PP dan Damkar Kalsel, Morteza Zakaria, pada Kamis (13/7) menjelaskan, sejak Senin 10 Juli 2023 hingga hari keempat, untuk mensukseskan Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional tahun 2023, pihaknya turut berpartisipasi dalam bentuk menyuplai air bersih, di beberapa tempat yaitu mandi cuci kakus (MCK).

“Ada sekitar enam hingga tujuh tandon, yang dilakukan pengisian,” ucapnya

Anggota Satpol PP dan Damkar Kalsel, Morteza Zakaria (ditengah)

Disampaikan Morteza, untuk jadwalnya dalam pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional tahun 2023, selama satu kali dua puluh empat jam, dengan dua shift, yaitu satu shift ada empat anggota, dimulai jam 09.00 WITA.

“Ada dua unit water suplay selama kegiatan dengan kapasitas 5000 liter masing-masing,” ungkapnya

Morteza menambahkan, pihaknya dibantu juga oleh Badan Penanggunggulangan Bencana Daerah dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan. Ia berharap, selama kegiatan dapat berjalan lancar di lapangan.

“Alhamdulillah keperluan air tercukupi,” tutup Almo (sapaan akrabnya)

Untuk diketahui, Kemah Bela Negara, Tingkat Nasional Tahun 2023, berlokasi di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Diikuti sebanyak 1.181 Pramuka Penggalang dari 18 provinsi di Indonesia, sejak 10 – 16 Juli mendatang. (NHF/RDM/RH)

Fokus Perhatikan Dampak Bagi Masyarakat, DPRD Kalsel Setujui Raperda RTRW 2023-2042 Menjadi Perda

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalsel 2023-2042 menjadi Peraturan Daerah (Perda), bertempat di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kalsel, Kamis (13/7).

Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kalsel dalam laporannya yang dibacakan oleh Anggota Pansus I, Agus Mulia Husin, menyampaikan materi Raperda tentang RTRW Provinsi Kalsel Tahun 2023-2042, salah satunya mengenai pertambangan.

“Pansus I mengharapkan agar memperhatikan usaha pertambangan yang memasuki wilayah jalan nasional agar tidak menimbulkan dampak kerusakan jalan seperti contoh pada KM 171 di Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu,” papar Agus Mulia.

Agus juga menekankan bahwa besar harapan Pansus I Raperda ini bisa mendorong pemanfaatan kawasan agar lebih memperhatikan dampak bagi masyarakat. Setelah Raperda ini disetujui, maka ini yang menjadi acuan bagi Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Kalsel, apabila ada Kabupaten/Kota yang melanggar Tata Ruang yang sudah ditetapkan maka akan diproses sesuai dengan Ketentuan dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

“Semoga dengan adanya RTRW yang baru ini dapat tertata dengan baik dan bisa mengatasi masalah yang sudah ada di Provinsi Kalsel,” pungkas Agus.

Sementara, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, mengharapkan Raperda RTRW ini setelah menjadi Perda nanti bisa memberikan kepastian hukum dalam pembangunan yang berkelanjutan, seimbang, merata, dan tentunya terintegrasi di seluruh sektor sehingga mampu menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kalsel.

“Tahap selanjutnya adalah proses evaluasi pemerintah melalui mendagri untuk melakukannya pencermatan guna memastikan tidak ada ketentuan dalam raperda yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, besar harapan kami pemerintah melalui mendagri akan menyampaikan hasil evaluasi dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga raperda tentang RTRW Provinsi Kalsel tahun 2023-2042, dapat segera ditetapkan menjadi perda,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Sekda Provinsi Kalsel juga menyampaikan rincian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2024. Roy Rizali Anwar merincikan pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp10.056.958.165.145, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp10.308.381.130.575 penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp308.911.465.430, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya, yang diestimasi sebesar Rp108.911.465.430 dan pencairan dana cadangan sebesar Rp200.000.000.000.

Pencairan dana cadangan ini merupakan hasil pembentukan dana cadangan yang dianggarkan pada apbd tahun anggaran 2022 dan tahun anggaran 2023 untuk pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024. Terakhir, pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp57.488.500.000.

Pengeluaran pembiayaan ini merupakan penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah pada Bank Kalsel, yang bertujuan untuk mendukung pengembangan sektor keuangan dan meningkatkan daya saing daerah.

“Melalui dokumen KUA-PPAS APBD 2024, Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. kami sadar bahwa tanggung jawab ini memerlukan kerjasama dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan di DPRD,” tutupnya. (DPRD.KALSEL-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version