Libur Panjang, Pemprov Kalsel Imbau Wisatawan Taati Rambu Berwisata

BANJARMASIN – Memasuki Libur Panjang menjelang akhir tahun 2023, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau
kepada para wisatawan yang mengunjungi ke daerah ini, dapat mentaati rambu-rambu wisata.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, ditemui di ruang kerjanya, pada Jumat (22/12) menjelaskan, guna mencegah terjadinya kecelakaan dalam berwisata baik di sungai, di darat maupun di laut, seluruh wisatawan hendaklah mentaati rambu-rambu wisata, agar selama menikmati ke destinasi di Banua, akan mendapatkan kenangan yang indah dan membahagiakan.

“Bagi yang membawa anak dibawah umur, diminta harus ekstra menjaga,” pintanya

Disampaikan Syarifuddin, para pengelola wisata dapat semakin menerapkan Sapta Pesona, di seluruh Kabupaten dan Kota, agar memberi kesan yang terbaik dari wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Ia menilai, beberapa tempat wisata pasti akan ramai dikunjungi diantaranya wisata religi, alam dan buatan.

“Libur panjang ini lumayan lama hampir dua mingguan,” ungkapnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, saat ini CHSE telah menjadi standar protokol kesehatan dunia di sektor pariwisata, dengan demikian juga harus diterapkan, yaitu mencakup semua hal dalam pelayanan kepariwisataan, seperti kenyamanan, keselamatan, kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Mari kita tingkatkan kunjungan wisatawan ke seluruh destinasi di Banua,” tutupnya yang kini juga menjabat sebagai Pj Bupati Tapin. (NHF/ RDM/APR)

Paman Yani Pastikan Kesetaraan Kesehatan Bisa Merata Ke Seluruh Masyarakat

Tanah Bumbu – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di daerah konstituennya Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (22/12).

Berpusat di Desa Pandansari, Kecamatan Karang Bintang, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu menyampaikan tentang perhatian pemerintah terhadap kesetaraan tingkat kesehatan di masyarakat melalui Perda No 01 Tahun 2021 tentang Kesehatan.

Perda Kesehatan tersebut, menurut Paman Yani, perlu dipahami oleh masyarakat. Agar mereka memahami bahwa tidak semua layanan kesehatan harus berbayar.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kiri) saat menyerahkan bingkisan kepada salah seorang warga

“Misalnya vaksin COVID-19 kemarin kan gratis, vaksin anak-anak dan balita juga gratis, ada yang berbayar ya seperti barangkali sakit-sakit yang agak berat dan memang butuh layanan kesehatan di rumah sakit mungkin berbayar,” jelas Paman Yani.

Selain itu, Perda Kesehatan, lanjutnya, dibentuk oleh anggota dewan untuk menekan tarif melalui subsidi yang disalurkan lewat BPJS Kesehatan.

Bahkan, Paman Yani menegaskan, bahwa layanan yang didapatkan tidak akan berbeda dibanding yang berbayar.

“Jadi mau pakai BPJS atau berbayar secara langsung layanan tetap sama. Kalaupun misalnya ada layanan yang mungkin melebihi dari tarif yang sudah di sepakati dalam Perda silakan laporkan ke saya,” tegasnya.

Hal itu bertujuan agar kesetaraan kesehatan di Kalsel khususnya Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru benar-benar bisa terwujud.

“Petugas medis atau layanan rumah sakit tidak boleh menolak pasien. Semua mesti harus tunduk dan taat dengan Perda ini,” terang Paman Yani.

Suasana Sosper Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Pandansari, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu

Kepada masyarakat, Ia berharap agar senantiasa menjaga kesehatan di lingkungan keluarga, serta memanfaatkan seluruh fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah.

“Layanan kesehatan selalu terbuka, barangkali walaupun tidak 24 jam kalau kita di daerah puskesmas tapi kalau di rumah sakit Insyaallah 2 kali 24 jam kita pastikan mereka bisa melayani kita warga masyarakat di Kalimantan Selatan,” tutup Paman Yani.(SYA/RDM/APR)

DPRD Kalsel Setujui Rencana Hibah Alkes dari Pemprov Kalsel ke Pemkab Tanbu

Banjarmasin – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyetujui permintaan hibah alat-alat kesehatan (Alkes) dari Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo, usai menggelar rapat bersama stakeholder terkait, baru-baru tadi, dalam rangka menyampaikan hasil rapat internal DPRD Provinsi Kalsel berkenaan dengan permintaan hibah alkes tersebut pada November lalu.

“Komisi II sepakat menyetujui hibah peralatan kesehatan dari Pemprov Kalsel kepada Pemkab Tanah Bumbu. Kami menilai hal ini sebagai salah satu upaya untuk memudahkan masyarakat Tanah Bumbu dan sekitarnya untuk pengobatan yang memerlukan alat yang dihibahkan tersebut yaitu untuk CT Scan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas terkait permintaan hibah Asrama Mahasiswa Tapin “Candi Laras” milik Pemprov Kalsel yang ada di Banjarbaru kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin.

Berbanding terbalik dengan nasib dengan permintaan hibah sebelumnya, Komisi II DPRD Kalsel memutuskan untuk tidak menyetujui permintaan hibah lahan asrama tersebut. Dengan pertimbangan bahwa Dewan menilai lahan tersebut akan memberikan manfaat lebih baik jika tetap dimiliki oleh Pemprov Kalsel.

“Alih-alih untuk satu kabupaten saja, teman-teman di Komisi II berpikir bahwa lahan tersebut bisa dijadikan asrama dari seluruh kabupaten yang ada di Kalsel, terlebih mengingat Banjarbaru ditetapkan sebagai ibu kota provinsi,” terang Imam. (NRH/RDM/APR)

Serahkan Alsintan, Paman Yani : Tanbu Bisa Jadi Penyangga Kebutuhan Pangan IKN

Tanah Bumbu – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, mengapresiasi Pemprov Kalsel yang telah memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Kabupaten Tanah Bumbu.

Apresiasi disampaikan Paman Yani (sapaan akrabnya), saat secara simbolis menyerahkan sejumlah alsintan kepada sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), di Kantor Desa Pakatellu, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (22/12).

“Mudah-mudahan Kabupaten Tanah Bumbu bisa menjadi penyangga pangan di Kalsel termasuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” kata Paman Yani.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (topi) saat secara simbolis menyerahkan bantuan traktor roda empat

Beberapa jenis alsintan yang diserahkan antara lain mesin penyemprot elektrik, genset, serta traktor roda 4. Kendati begitu, ada sejumlah alat yang tidak sesuai dengan kondisi geografis di Kusan Tengah.

“Ini perlu diperhatikan supaya alsintan yang dikirim sesuai dengan kondisi geografis. Sekarang yang datang untuk dataran tinggi, kalau dipakai disini tidak sesuai karena dataran rendah dan berair. Tetapi kami tetap berterimakasih,” ujar Paman Yani.

Diketahui, alsintan diterima oleh kurang lebih 40 Gapoktan dari 25 Desa di Kecamatan Kusan Tengah. Dengan begini, menurut Paman Yani, kesejahteraan petani di Tanah Bumbu lebih terjamin. Bahkan bisa membantu mengendalikan inflasi di Kalsel.

“Bukan hanya pertanian, tetapi juga sektor perkebunan dan hortikultura,” tutur Paman Yani.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (topi) saat menyampaikan sambutan

Apalagi, Paman Yani menilai potensi pertanian di Tanah Bumbu sangat besar. Tinggal bagaimana konsistensi Pemkab dan Pemprov untuk terus berkolaborasi dalam memaksimalkan lahan pertanian serta membantu segala kebutuhan petani.

“Makanya saya juga minta agar lahan tidur bisa digarap kembali agar Tanah Bumbu ini mudah-mudahan bisa jadi penyangga pangan IKN,” tutup Paman Yani.(SYA/RDM/APR)

Peringati Hari Ibu, Samsat Banjarmasin I Berikan Souvenir Bagi Wajib Pajak

Banjarmasin – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Banjarmasin I menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke 95.

Kepala UPPD Samsat Banjarmasin I, Anni Hanisyah mengatakan beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu kegiatan donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Kota Banjarmasin untuk memfasilitasi Wajib Pajak (WP) yang ingin mendonorkan darahnya.

“Selain itu, kami juga menyajikan makanan tradisional khas Banjar seperti Kue Serabi dan Kue Petah yang bisa dinikmati para Wajib Pajak yang datang ke sini,” jelasnya.

Ditambahkan Anni, pihaknya juga memberikan souvenir menarik bagi WP yang datang untuk mengurus pembayaran pajak di kantor Samsat Banjarmasin I.

“Pemberian souvenir bagi WP ini akan dilaksanakan sampai akhir Desember mendatang,” terangnya.

Terkait capaian penerimaan pajak di Samsat Banjarmasin 1, Anni menerangkan, bahwa dari target yang ditetapkan pada tahun 2023 telah tercapai sekitar 100,6 persen atau Rp107 miliar lebih.

Suasana Pelaksanaan Beberapa Kegiatan di Samsat Banjarmasin I Untuk Memperingati Hari Ibu

“Penerimaan pajak ini dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Air Permukaan (PAP),” jelasnya.

Anni mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada WP yang telah melaksanakan kewajibannya membayar pajak tepat waktu.

Sementara, salah seorang Wajib Pajak, Aulia menyatakan menyambut baik kegiatan ini. Ia mengaku sangat terkesan dengan pelayanan yang diberikan para petugas di Samsat Banjarmasin I.

“Ini pertama kali, saya datang bayar pajak ke sini dan luar biasa pelayanannya sangat ramah,” tuturnya. (NRH/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Gelar Pergelaran Seni Budaya Di Anjungan TMII

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, menggelar Pergelaran Seni Budaya, pada Rabu (20/12).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, melalui pesan WhatsAppnya, pada Kamis (21/12) mengatakan, guna memperkenalkan dan menumbuhkan minat untuk mempelajari seni budaya di Kalsel, sebagai salah satu upaya pelestarian, pihaknya menggelar Seni Budaya dalam Rangkaian Pekan Kebudayaan Bersama Bubuhan Banjar, bertempat di Anjungan Kalsel TMII, Jakarta Timur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun (ditengah)

“Dalam pagelaran ini ditampilkan beberapa kesenian khas Kalimantan Selatan, yaitu Tari Dayak Bapalas Banua dan Tari Japin Rantauan,” ujarnya

Disampaikan Raudati, dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, Pergelaran Seni Budaya ini, merupakan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mempromosikan seni dan budaya ke masyarakat secara luas. Ia berharap, dapat digelar seriap satu bulan sekali, karena Kalsel memiliki berbagai tarian yang bagus serta beragam budaya.

“Anjungan ini sangat berperan terhadap keilmuan dan pengetahuan tentang budaya,” ungkapnya

Lebih lanjut Raudati menambahkan, selain menampilkan Tarian juga menghidangkan makanan tradisional Kalsel, yakni soto Banjar. Dimana, Pergelaran Seni Budaya ini, dapat semakin meningkatkan tali silaturahim dan akan terus menerus dilakukan dengan menjalin kerjasama berbagai pihak, dalam pengembangan seni dan budaya Kalsel.

“Pergelaran Seni Budaya, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel beserta jajaran Disdikbud Kalsel, Kepala Anjungan Kalsel, Koordinator Anjungan Daerah TMII, Ketua Forum Komunikasi Kepala Anjungan, Mahasiswa, Pelajar, Seniman dan orang banjar yang bertempat tinggal di Jakarta,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

TNI AU Berhasil Juarai Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin

Banjarmasin – Tim Bola Voli Forkopimda TNI AU berhasil merebut juara 1 pada Festival Bola Voli forkopimda Piala Paman Birin Tahun 2023.

Keberhasilan tersebut diraih setelah Tim Bola Voli TNI AU mengalahkan Tim Bola Voli Forkopimda Kabupaten Banjar, di Gelanggang Remaja Olahraga (GOR) Hasanuddin HM, Kamis (21/12).

Pelatih Sadewo

Pelatih Tim Bola Voli TNI AU Sadewo mengatakan, dari awal pihaknya memang menargetkan dapat menjuarai Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin Tahun 2023 ini.

“Keberhasilan ini tentu kami syukuri,” ucap Sadewo.

Sadewo mengatakan, prestasi yang telah berhasil diraih ini, akan dipertahankan pada pelaksanaan di tahun mendatang.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjadikan Festival Bola Voli forkopimda Piala Paman Birin menjadi agenda tahunan.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Fajar Desira

Seperti yang disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira.

“Pada Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin ini, diikuti peserta dengan antusias,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Fajar, Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin ini, akan digelar setiap tahunnya.

Dengan tujuan untuk menambahkan keakraban dan jalinan silaturahmi antar Forkopimda Se Kalimantan Selatan tersebut.

“Jika pada Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin Tahun ini, hanya untuk tim putra, maka para tahun depan akan ditambah dengan tim bola voli putri,” ungkap Fajar.

Pemenang Festival Bola Voli Forkopimda Piala Paman Birin Tahun 2023.

Juara 1 diraih Tim Bola Voli Forkopimda TNI AU
Juara 2 diraih Tim Bola Voli Forkopimda Kabupaten Banjar
Juara 3 diraih Tim Bola Voli Forkopimda Korem Antasari
Juara 4 diraih Tim Bola Voli Forkopimda Polda Kalsel. (SRI/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Ingin Universitas Ahmad Yani Banjarmasin Lahirkan SDM Berkualitas

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi pelaksanaan dies natalis dan wisuda Universitas Achmad Yani yang ke 35 sarjana (S-1) tahun 2023 dengan total 267 wisudawan dan wisudawati.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, melalui Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Husnul Khatimah menyampaikan, wisuda ini adalah akhir dari proses pembelajaran di jenjang sarjana, namun ini adalah awal dari tantangan baru untuk para wisudawan maupun wisudawati

Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Husnul Khatimah

“Dunia kerja akan sangat berbeda dengan dunia pendidikan. Mulai hari ini, kalian semua akan memasuki dunia kerja yang penuh dengan tantangan dan persaingan karena kalian tidak lagi berada di zona nyaman yaotu kampus,” ungkap Husnul, usai menghadiri acara dies natalis dan wisuda Universitas Ahmad Yani, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, Kamis (21/12).

Husnul menambahkan, sebagai fresh graduate (lulusan yang baru lulus), wisudawan dan wisudawati dituntut untuk dapat mengenali minat dan keahlian diri serta peluang karir yang ada di pasar kerja.

“Sehingga harus dapat bersikap professional dan kompetitip, serta terus meningkatkan keahlian agar tidak tertinggal dengan kemajuan zaman,” lanjut Husnul.

Para wisudawan dan wisudawati ini merupakan generasi muda yang saat ini menjadi tumpuan besar masyarakat kalimantan selatan dalam membangun Daerah. Saat ini pemprov kalsel sedang mengembangkan berbagai program dalam rangka peningkatan kualitas SDM maupun pengembangan potensi ekonomi khususnya bagi pelaku usaha baru.

“Semoga momentum ini makin menegaskan Universitas Ahmad Yani Banjarmasin sebagai Universitas di Kalsel yang telah berhasil melahirkan SDM yang berkualitas dengan menguasai keterampilan dan keahlian yang dibutuhkan banua dengan mengedepankan nilai – nilai keimanan dan ketaqwaan,” tutup Husnul. (MRF/RDM/APR)

Komitmen Peduli Lingkungan, Bank Kalsel Salurkan CSR Ke Kampung Iklim Kota Banjarmasin

Banjarmasin – Bank Kalsel terus memperkuat komitmennya mendukung upaya perbaikan iklim, dengan melibatkan diri dalam pembinaan Kampung Iklim Sungai Miai Banjarmasin Utara, sejak tahun 2021. Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Kalsel kembali menyumbangkan dana untuk mendukung program pembinaan di Kampung Iklim Sungai Miai.

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, kepada Agusliana, Ketua Kampung Iklim RW 02 Kelurahan Sungai Miai, pekan lalu, di Lantai 3 Kantor Pusat Bank Kalsel.

Direktur Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, bahwa bantuan ini merupakan wujud dukungan nyata Bank Kalsel terhadap isu lingkungan hidup.

“Alhamdulillah, selama beberapa tahun terakhir, kami terus mendukung kegiatan di Kampung Iklim Sungai Miai Kota Banjarmasin dan kami berharap bahwa keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi perkampungan lain di wilayah Kalimantan Selatan nantinya,” ungkap Fachrudin.

Kampung Iklim Kota Banjarmasin memperlihatkan penghargaan dari Kementrian LH kepada Dirut Bank Kalsel

Sementara itu, Ketua Kampung Iklim RW 02 Kelurahan Sungai Miai, Agusliana menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Bank Kalsel melalui Program CSR yang sangat membantu dalam menjalankan program-program kerjanya. Dukungan ini bahkan telah membawa Kampung Iklim Sungai Miai meraih penghargaan tertinggi dari Menteri Lingkungan Hidup dalam kategori Lestari tahun 2023.

“Alhamdulillah, berkat dukungan berkelanjutan dari Bank Kalsel, kami berhasil meraih penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup sebagai lokasi program kampung iklim kategori lestari tahun 2023. Rencananya, bantuan ini akan kami alokasikan untuk pembangunan Rumah Kreatif guna pelatihan, daur ulang sampah dan upaya peningkatan pendapatan keluarga, seperti pembuatan jelly dari bunga Telang,” pungkas Agusliana. (ADV-RIW/RDM/APR)

Paman Yani Tinjau Sunatan Massal Di Puskesmas Serongga

Kotabaru – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kembali meninjau pelaksanaan sunatan massal dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 oleh Pemprov Kalsel, di Puskesmas Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Kamis (21/12).

Disela peninjauan, dengan tutur lembutnya Yani Helmi menenangkan anak-anak yang sunat untuk tidak takut. Sesekali, Yani Helmi juga mengelus kepala mereka agar lebih rileks.

Bakti sosial rutin digelar setiap tahun ini, merupakan rutinitas yang dilaksanakan oleh wakil rakyat akrab disapa Paman Yani sejak 2016. Jauh sebelum menjabat sebagai dewan provinsi.

Tujuannya tidak lain untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat dalam menjalankan syariat Islam. Sebab biaya khitan (sunat) ditaksir paling sedikit Rp 800 ribu.

“Kegiatan seperti ini kita laksanakan keliling setiap tahun di wilayah Tanah Bumbu dan Kotabaru,” ungkap Paman Yani.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (peci) saat menyerahkan perlengkapan sekolah kepada peserta sunat

Tidak lupa Paman Yani menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat khususnya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Dinas Kesehatan Kalsel.

Selain itu, Paman Yani juga menyampaikan apresiasinya terhadap sinergitas yang terjadi antar Pemkab Kotabaru dan Pemprov Kalsel.

“Kolaborasi ini harus terus dijaga. Apalagi ini demi kesehatan yang merata untuk seluruh masyarakat,” kata Paman Yani.

Plt Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kotabaru, Ahmad Saleh mengaku, selain membantu kebutuhan, bakti sosial ini juga mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga kedepannya bisa dilaksanakan di seluruh Kecamatan yang ada di Kotabaru,” harapnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (peci), Dinkes Kalsel, RSUD Ulin dan Forkopimcam, berfoto bersama sejumlah anak-anak peserta sunatan massal

Ahmad Saleh juga berharap SDM dokter di Kabupaten Kotabaru bisa lebih ditambah. Sehingga layanan bisa lebih maksimal.

“Setidaknya setiap Puskesmas ada satu orang dokter,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Kelumpang Hilir, Saiful Rakhman, mengaku target peserta sunatan massal mencapai 200 orang anak.

“Kita bagi pesertanya sesuai desa asal mereka. Jadi pagi Desa Serongga, nanti siang desa lain lagi,” ungkapnya.(SYA/RDM/APR)

Exit mobile version