Samakan Persepsi dan Langkah, Disnakertrans Kalsel Gelar Rakornis Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian se Kalsel

BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Provinsi se-Kalsel Tahun 2024.

Rakornis yang mengangkat tema “Mempercepat transformasi pembangunan ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan serta merujudkan masyarakat transmigrasi yang produktif, berdaya saing, mandiri dan sejahtera” diselenggarakan selama tiga hari yaitu 26-28 Februari 2024 di salah satu hotel berbintang.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan langkah antara provinsi dan kabupaten/kota se Kalsel dalam rangka perencanaan program dan kegiatan bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian tahun 2025.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti

Adanya kesamaan persepsi dan langkah ini, lanjutnya, dalam upaya penyelarasan substansi antar dokumen perencanaan pembangunan baik dari aspek perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan hasil pembangunan serta sebagai upaya peningkatan kinerja instansi pemerintah lingkup Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel dan Dinas atau Instansi yang membidangi ketenagakerjaan dan ketransmigrasian pada Kabupaten/Kota se – Kalsel.

“Jadi memang kita masih merasakan perlu adanya kesamaan persepsi khususnya dalam menangani masalah-masalah pokok yang menjadi wewenang kami di bidang ketenagakerjaan untuk pengurangan angka pengangguran terbuka di Kalsel,” jelasnya kepada wartawan, usai membuka kegiatan, Senin (26/2).

Irfan menjelaskan, bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel Tahun 2023 bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kalsel sebesar 4,31 persen, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) sebesar 69,76 persen. Dibandingkan dengan tahun 2022 mengalami penurunan Tingkat Pengangangguran Terbuka sebesar 0,43 persen. Sedangkan TPAK mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2022 yaitu sebesar 2,21 persen. Untuk jumlah pengangguran/mencari kerja mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2022, penurunannya sebesar 10.449 orang.

“Alhamdulillah perekonomian kita masih lebih baik dibanding daerah lain, masih tinggi tingkat pertumbuhan ekonominya berkisar di angka lima persen. Jadi kami berharap di tahun ini, dunia usaha akan tetap stabil, termasuk investasi akan lebih banyak lagi ditanamkan di Kalsel,” terangnya.

Irfan berharap melalui rakornis ini, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota bisa saling mendukung dan melengkapi program-program bidang ketenagakerjaan yang akan dilaksanakan sehingga mampu mengurangi angka pengangguran di Kalsel.

Ia juga mendorong untuk seluruh stakeholder terkait agar terus optimis dalam peningkatakan sdm para pencari kerja sehingga setiap tahunnya angka pengangguran di kalimantan selatan selalu menurun.

“Dengan berbagai program pelatihan kerja yang dilaksanakan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota maka kami yakin Provinsi Kalimantan Selatan dapat terus menurunkan angka pengangguran,” terangnya.

Irfan menambahkan untuk bidang transmigrasi, pihaknya akan melaksanakan program kawasan transmigrasi sebagai salah satu bentuk kongkrit dari peranan program transmigrasi dalam pembangunan transmigrasi di Banua. Program ini sebagai wujud peningkatan pendapatan dan kualitas kehidupan para transmigrasi dan masyarakat sekitar yang ditunjang oleh kondisi lokasi transmigrasi yang mampu berkembang ke arah yang semakin baik.

“Dalam rangka optimalisasi kawasan transmigrasi yang masih banyak potensi yang bisa dikembangkan karena kesiapan lahan juga sumber daya manusianya yang bisa diberdayakan, tetapi hal ini perlu ditunjang oleh program-program yang lebih komprehensif lagi dan tentunya anggarannya perlu juga disediakan pemerintah kabupaten/kota, tidak hanya Pemprov Kalsel,”pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Akan Kembangkan Bank Sampah di Area Sungai Martapura

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan mengembangkan bank sampah di sejumlah Lokus Bantaran Sungai Martapura. Bank sampah bergun untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah, sehingga dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat Pengepul sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, pihaknya terus mengupayakan dan memberikan sarana – prasarana untuk meningkatkan kebersihan dibantaran sungai martapura. Salah satunya pengembangan bank sampah, yang dinilai dapat mengedukasi masyarakat, agar dapat memilah sampah dan menyerahkannya ke bank sampah.

“Sehingga akan ada nilai ekonomi untuk masyarakat dan kesadaran masyarakat untuk kebersihan lingkungan akan meningkat,” ungkap Hanifah, baru – baru tadi.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel mempunyai program yang bertajuk sungai martapura asri. Untuk membersihkan Sungai Martapura yang meliputi Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. dengan adanya program ini diharapkan dapat membuat Masyarakat Lebih Peduli Lagi terhadap Lingkungan.

“Meskipun kami sudah mendampingi lebih dari 2 tahun lewat melalui Program sungai martapura asri, namun animo masyarakat dalam peduli lingkungan masih belum meningkat. Sehingga kami akan terus mengembangkan kegiatan – kegiatan untuk meningkatkan animo masyarakat agar peduli lingkungan,” lanjut Hanifah.

Hanifah melanjutkan, penangan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Namun merupakan tanggung jawab bersama, baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten- Kota, hingga masyarakat. (MRF/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Dukung Pekan Panutan SPT

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mendukung Pekan Panutan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) 2023 dan Penandatanganan Berita Acara Rekonsiliasi Pajak Pusat Semester II Tahun 2023, di Aula Kayuh Baimbai, Selasa (27/2), dibuka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang disampaikan Pemerintah Kota Banjarmasin dan menjadi contoh SPT tahunan, untuk laporan seluruh SKPD, Kecamatan serta kelurahan dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin,” ujar Ibnu.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Untuk laporan SPT menurutnya, paling lambat tanggal 29 Februari Tahun 2024. Sedangkan untuk masyarakat umum pada tanggal 31 Maret 2024, untuk penyerahan laporan SPT mereka.

Pada Pekan Panutan SPT Tahunan diharapkan dapat mendorong seluruh wajib pajak di Kota Banjarmasin untuk melaksanakan kewajiban pembayaran dan pelaporan SPT dengan baik dan tepat waktu, sebagai kontribusi nyata dalam pembangunan.

“Pemerintah Kota Banjarmasin berharap, Pekan Panutan SPT Tahun 2024 dapat berjalan lancar,” kata Ibnu.

Pada kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan kerjasama pembayaran pajak antara Pemerintah Kota Banjarmasin dengan KPP Pratama Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota ini juga mengajak warga Kota Banjarmasin diajak untuk menyetorkan pajak tahunan mereka tepat waktu.

“Masyarakat dan ASN di Kota Banjarmasin diminta untuk membayarkan pajak, dalam rangka mendukung pembangunan,” ucapnya.

Mengingat pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan negara yang kemudian dialokasikan untuk pembangunan, seperti infrastruktur, layanan, publik, pendidikan, hingga kesehatan, dan sosial lainnya.

“Partisipasi aktif masyarakat diperlukan untuk mendukung seluruh pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah, salah satunya dengan cara pemenuhan kewajiban perpajakan,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

UPTD Taman Budaya Kalsel Launcing Calendar Of Event 2024

BANJARMASIN – Guna mempromosikan kesenian dan budaya di Banua, Taman Budaya Kalimantan Selatan melaunching Calendar Of Event tahun 2024.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya, dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti, usai peluncuran pada Senin (26/2) malam mengatakan, ini pertama kalinya digelar, untuk mempromosikan kesenian yang dimiliki di Banua, mulai dari penyelenggarakan dialog, festival hingga perlombaan

Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel Suharyanti (ditengah)

“Kita berharap, kesenian daerah dapat semakin lestari, menyesuaikan undang Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” katanya

Disampaikan Suharyanti, adapun kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2024 diantaranya Lomba Teater Tradisi, Madihin Mural, Tema dan Logo, Instalasi Seni, Tari Tradisi Berpasangan, Vlog Seni Budaya, dan Lomba Musikalisasi Puisi.

Pertunjukan Musik Orkestra Balai Rakjat Creative Kabupaten HST, dalam Launching Calendar Of Event 2024

Pihaknya juga akan menggelar Pameran Seni Lukis, Fesrival Pawai Budaya, Pameran Seni Tunggal, serta DialogWorkshop Seni.

“Setiap bulan akan selalu ada kegiatan di Taman Budaya Kalsel,” jelas Yanti

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Raudati Hildayati menambahkan, dengan adanya Calendar Of Event tahun 2024 ini, merupakan inovasi baru sebagai ruang ekspresi dalam kemajuan kesenian di Banua. Ia berharap, para seniman dan budayawan dapat lebih eksis lagi karyanya hingga ke Mancanegara.

“Dalam kegiatan kami selalu menjalin koordinasi dan berkolaborasi memajukan kesenian dan kebudayaan di Banua,” tutup Helda.

Untuk diketahui, Taman Budaya dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, meluncurkan kalender 2024. Kegiatan Dibuka secara resmi Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti. Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Raudati Hildayati, dan Kabid Kebudayaan Kabupaten Tabalong. Dimeriahkan Tari Sarigading dari Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM dan Musik Orkestra Balai Rakjat Creative Kabupaten Hulu Sungai Tengah, bertempat di Panggung Bakhtiar Sanderta. (NHF/RDM/RH)

Sebelum Purna Tugas, 40 ASN Pemprov Kalsel Telah Ikuti Pembekalan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan telah melaksanakan kegiatan Pembekalan Keterampilan Praktis Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Suasana Kegiatan Pembekalan Keterampilan Praktis Bagi ASN yang memasuki masa purna tugas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Hal itu disampaikan Kasubbid Penghargaan BKD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartika Kumala kepada Abdi persada FM saat di temui diruang kerjanya, pada Senin (26/2).

Kasubbid Penghargaan BKD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartika Kumala

Kartika mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk Penghargaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada ASN yang memasuki masa purna tugasnya

“Untuk angkatan pertama ada 40 orang ASN mengikuti acara tersebut yang dilaksanakan pada 20 hingga 25 Februari lalu di Malang Jawa Timur, kemudian nanti akan ada angkatan selanjutnya yang rencana dilaksanakan di bulan April,” ucapnya.

Kartika berharap dengan kegiatan pembekalan tersebut para ASN yang akan memasuki purna tugas akan lebih siap secara mental dan tetap produktif dalam mengisi waktu saat pensiun nanti

“Ada bebarapa jurusan dalam kegiatan pembekalan tersebut, yaitu perikanan, pertanian dan pengolahan hasil pertanian. Pembekalan keterampilan praktis ini bekerjasama dengan UPT. BLK Wonojati Malang Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kartika menjelaskan sudah ada beberapa ASN yang mengembangkan usaha sendiri maupun kelompok lewat hasil dari pelatihan tersebut

“Kita akan tetap dampingi bagi ASN yang ingin mengembangkan usaha, sudah ada contoh bagi para purna ASN yang berhasil seperti membuat usaha sari jahe dan juga melakukan budi daya ikan menggunakan bioflok yang dipelajari dari hasil pembekalan tersebut,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Menggembirakan, IPH Kalsel Berada Diposisi ke 2 Terendah Nasional

BANJARBARU – Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kalimantan Selatan di Minggu ke – IV bulan Februari 2024, berada pada posisi terendah ke – 2 secara nasional. Hal ini merupakan hal yang menggembirakan, dikarenakan Pengendalian Inflasi di Banua dapat terkendali.

Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Suparmi, menyampaikan bahwa IPH Kalsel di minggu ke IV bulan Februari 2024, berada pada posisi terendah ke 2 secara nasional. Ini menjadi poin positif, dikarenakan Kalsel dapat mengendalikan Inflasi.

Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Suparmi

“Di Kalsel juga tersapat 3 Kabupaten – Kota dengan posisi IPH terendah. Diantaranya kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Barito Kuala,” ungkap Suparmi, usai menghadiri rakoor pengendalian inflasi secara daring di Commad Center Setdaprov Kalsel, Senin (26/2).

Ia melanjutkan, menjelang bulan ramadhan ini pihaknya memastikan ketersediaan stok beras aman. Pihaknya juga akan menjaga ketersediaan pasokan beberapa komoditas bahan pokok, agar tidak terdapat kenaikan harga yang bisa mempersulit keadaan masyarakat dibulan ramadhan.

“Dalam upaya menjaga inflasi, akan ada beberapa kegiatan pasar murah nantinya,” lanjut Suparmi.

Sementara itu, Pemimpin wilayah perum bulog kanwil kalsel, Dani Satrio, mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dengan kondisi harga beras nasional. Dikarenakan apabila masyarakat gelisah, akan ada pembelian besar besaran yang dapat menyebabkan terjadinya kenaikan harga.

“Bulog bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalsel akan menyediakan stok beras murah, baik itu di ritel – ritel modern hingga pasar tradisional,” ungkap Dani.

perum bulog kanwil kalsel, juga telah bersiap melakukan kerja sama dalam pelaksanaan pasar murah yang akan di lakukan oleh pihak manapun.

“Selain membeli beras Bulog dipasaran, masyarakat juga dapat membeli langsung ke kantor Bulog,” tutup Dani. (MRF/RDM/RH)

DPRD Kalsel dan DPRD Jatim Sharing Soal Kesra

SURABAYA – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan sharing dan konsultasi ke DPRD Provinsi Jawa Timur, baru-baru tadi.

Suasana Pertemuan Komisi IV DPRD Kalsel dan DPRD Jawa Timur

Rombongan Komisi IV DPRD Kalsel dipimpin oleh Sekretaris Komisi IV DPRD, Firman Yusi bertukat informasi dan pengalaman terkait dengan program-program di bidang kesejahteraan rakyat (kesra) di provinsi Jawa timur pada tahun 2024 yang meliputi ketenagakerjaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, penelitian dan pengembangan teknologi, kepemudaan dan olahraga, keagamaan, kebudayaan, sosial, kesehatan, transmigrasi, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan pengendalian penduduk.

“Kunjungan kami ke DPRD Provinsi Jawa Timur ini dalam rangka sharing dan konsultasi terkait dengan bidang kesra di jawa Timur tahun 2024,’ jelasnya.

Firman menilai DPRD Provinsi Jawa Timur dalam hal penanganan masyarakat miskin, lanjut usia (lansia) dan pendidikan sangat bagus, sehingga banyak ditiru oleh provinsi lain. Mengingat bidang kesra tersebut merupakan hal yang krusial di masing-masing provinsi.

“Beberapa hal yang menarik untuk kita dijadikan inspirasi adalah untuk program program dikalimantan selatan untuk dimasa yang akan datang, terutama sekali dalam hal penanganan masyarakat miskin, lansia dan bidang pendidikan. Dua hal ini yang patut menjadi teladan dan akan kita aplikasikan dibtahun yang akan datang,” tambahnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, anggota Komisi IV lainnya diantaranya Syarifah Rugayah, Hariyatie, Wahyudi Rahman, Abdul Hasib Salim dan Syahrudin. (ADV-NRH/RDM/RH)

DPRD Provinsi Kalsel Dorong Peningkatan Peran Komisi Informasi

JAKARTA – Rombongan Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama mitra kerjanya, yakni Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalsel melakukan kunjungan kerja ke Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia di Jakarta Pusat, baru-baru tadi.

Suasana Pertemuan Komisi I DPRD Kalsel dan Komisi Informasi Pusat RI

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias diterima langsung oleh Komisioner Bidang Penelitian dan Dokumentasi Komisi Informasi Pusat, Rospita Vici Paulyn.

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias mengatakan tujuan kunjungan kerja tersebut, dalam rangka berdiskusi dan menggali informasi berkenaan dengan peningkatan kualitas kinerja KI Provinsi Kalsel dalam rangka implementasi Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Beberapa hal yang perlu kita sempurnakan lagi di Kalsel, pertama berkaitan dengan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat tentang adanya keberadaan komisi informasi daerah. Kemudian, yang juga perlu menjadi perhatian adalah posisi KI Kalsel yang saat ini masuk dalam peringkat 10 terbawah, ke depan kami berharap bisa lebih ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Disamping itu, lanjut Rachmah, untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja tersebut, penguatan anggaran juga sangat diharapkan. Karenanya, untuk itu harus ada komitmen dari Pemerintah Daerah Provinsi Kalsel dalam rangka mendukung keberadaan dan peran dari Komisi Informasi di “Banua”.

Sementara itu, Komisioner Bidang Penelitian dan Dokumentasi Komisi Informasi Pusat, Rospita Vici Paulyn memotivasi KI Provinsi Kalsel agar lebih meningkatkan hubungan kemitraannya dengan pihak terkait. Salah satunya dengan Komisi I DPRD Provinsi Kalsel yang membidangi Hukum dan Pemerintahan tersebut, agar bisa berkolaborasi bersama-sama.

“Kami juga menggarisbawahi pentingnya adopsi teknologi informasi, pengembangan kebijakan yang inklusif, dan peran aktif dalam mendukung masyarakat dalam mengakses informasi publik,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, turut berhadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Karmila, Ketua KI Provinsi Kalsel, Nawang Wijayanti bersama jajarannya, serta perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel. (ADV-NRH/RDM/RH)

HUT ke-50 SMAN 1 Martapura, Gubernur Kalsel : Kualitas Pendidikannya Luar Biasa

BANJAR – SMA Negeri 1 Martapura dinilai terbukti mencetak banyak prestasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkualitas dan berdaya saing.

Nyatanya hingga memasuki usia ke-50 pada tahun ini, tidak sedikit alumni SMA Negeri 1 Martapura yang bertugas di pemerintahan baik tingkat Kabupaten/Kota maupun provinsi.

Sejumlah tamu undangan VVIP saat menyaksikan pertunjukan tari pembukaan puncak HUT ke-50 SMA Negeri 1 Martapura

Hasil capaian tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Husnul Khatimah, Gubernur akrab disapa Paman Birin itu menilai kualitas pendidikan yang diberikan oleh SMA Negeri 1 Martapura sangat luar biasa.

“Kedepannya mudah-mudahan siswa yang sekarang juga memiliki kompetensi dan bisa menjadi SDM berkualitas,” ucap Husnul Khatimah, saat mewakili Paman Birin menghadiri puncak peringatan HUT ke-50 SMA Negeri 1 Martapura, Senin (26/2).

Menurutnya, tantangan yang saat ini tengah dihadapi oleh setiap sekolah terutama pendidik dan tenaga pendidik, adalah bagaimana memberikan keterampilan penguasaan teknologi yang semakin canggih seiring perkembangan zaman.

“Di usia emas saat ini, perkembangan teknologi menjadi tantangan  bagaimana hal itu bisa dikuasai. Terlebih sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN). SDM kita harus berdaya saing, unggul dan berprestasi,” tuturnya.

Dari data yang didapat, hingga saat ini sedikitnya ada 980 pelajar yang tengah mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Martapura.

Kepala SMA Negeri 1 Martapura Eko Sanyoto, mengaku seluruh siswanya diberikan berbagai pengetahuan dan keterampilan baik bidang akademik maupun non akademik.

“Harapan kedepan kita akan menyiapkan generasi yang berpotensi memiliki karakter baik dan mulia,” harap Eko.

Eko menyebut pihaknya juga terus mendorong peserta didiknya agar bisa diterima di perguruan tinggi setelah masa kelulusan.

“Sejauh ini serapan ke perguruan tinggi negeri dan swasta sekitar 80 persen. Kita bimbing melalui ekstrakurikuler, melalui informasi terkini kepada orang tua dan media sosial,” jelas Eko.

Adapun berbagai prestasi tingkat nasional yang telah diraih pada tahun 2024 ini diantaranya Juara 3 lomba Karate Putra, Lomba Debat, serta lomba Esai Jepang tingkat nasional. (SYA/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Gelar Sosialisasi Perwali Nomor 152/ 2023

BANJARMASIN – Guna memberi pemahaman dan edukasi, Pemerintah Kota Banjarmasin, menggelar Sosialisasi Perwali Nomor 152 Tahun 2023.

Kepada sejumlah wartawan, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, ditemui usai acara, Senin (26/2) mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sangat penting tentang Tarif Jasa Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Layanan Sedot Tinja, untuk menciptakan sanitasi yang bersih dan sehat di kota seribu sungai. Mengingat Perumda PALD Banjarmasin, merupakan satu-satunya di seluruh Indonesia.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (ditengah) didampingi Direktur Perumda PALD Kota Banjarmasin, (menggunakan kacamata)

“Sosialisasi dimaksudkan untuk lebih membesarkan Perumda PALD Banjarmasin, terkait penyesuaian tarif kepada pelanggan,” ucapnya

Ia menyampaikan, dengan tercipta sanitasi yang bersih dan sehat, tentu akan menjadikan pembangunan kota lebih baik lagi, karena merupakan faktor penting dalam mencegah berbagai macam masalah kesehatan dan gizi, salah satunya adalah penurunan angka stunting.

“Dukungan seluruh pihak, dengan cara dapat meningkatkan kebersihan dan kesehatan,” pinta Ibnu

Sementara itu, Direktur Perumda PALD Kota Banjarmasin, Endang Waryono, menambahkan, dari data sementara, jumlah pelanggan saat ini sudah ada sebanyak 7.000 lebih dan untuk pelanggan baru, ada sekitar 300 lebih. Dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, pihaknya melakukan sedot tinja dan perbaikan pipa lepas serta penanganan toilet mampet. Ia berharap, tahun 2024 ini akan semakin bertambah jumlah pelanggan nantinya.

“Satu bulan ini dilaksanakan sosialisasi penyesuaian Tarif Jasa Pelayanan Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Layanan Sedot Tinja, rencananya akan diberlakukan awal April 2024,” tutupnya

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Perusahaan Umum Daerah Pengelola Air Limbah Domestik Banjarmasin, menggelar sosialisasi Perwali Nomor 152 tahun 2023.

Foto Bersama

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, didampingi Direktur Perumda PALD Kota Banjarmasin, Endang Waryono, dihadiri beberapa SKPD dilingkup Pemko Banjarmasin, Lurah dan Camat, organisasi masyarakat serta awak media, bertempat di salah satu Hotel Berbintang Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version