JAKARTA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pertandingan Persahabatan Sepakbola, dengan PS Korpri DKI Jakarta, di Stadion Merpati Depok, pada 4 – 6 Mei 2024.
Dalam pertandingan tersebut dimenangkan Tim Sepakbola Dispora Kalsel dengan perolehan gol 2-1. Dua gol dihasilkan melalui tendangan penalti yang dilakukan Budiono, kemudian satu gol lagi dilakukan Rijal Hamid dengan menyarangkan tendangannya ke pojok kanan gawang PS Korpri DKI Jakarta.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, pertandingan persahabatan ini sebagai ajang pembelajaran untuk mengembangkan sepakbola di Kalsel.
“Pertandingan ini juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antara Dispora Kalsel dengan Tim Korpri DKI Jakarta,” ucapnya.
Sehingga, lanjut Hermansyah, dengan adanya eksibisi ini, bisa saling mengenal dan bertukar pengalaman dalam membudayakan olahraga di kalangan masyarakat.
“Dari sharing ini diharapkan kedua pihak mendapatkan masukan yang bermanfaat untuk perkembangan olahraga prestasi maupun tradisional di daerah masing masing,” ujar Hermansyah.
Sehingga, tambahnya, dengan berolahraga maka akan didapatkan tubuh yang sehat dan bugar. (DISPORA.KALSEL/SRI/RDM/RH)
Selamat kepada peserta seleksi calon Dewan Direksi LPPL Abdi Persada periode 2024-2029 yang dinyatakan lulus dalam Computer Assisted Test (CAT) & berhak untuk mengikuti seleksi tahap berikutnya.
Catat ya ✍🏻 Hari/Tanggal : Selasa, 14 Mei 2024 Tempat : di Lantai 2 Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, di Kota Banjarbaru. Waktu : 08.30 sd Selesai
Sampai ketemu ya 🙋♂️
Note : * Peserta diharapkan datang 15 menit lebih awal sebelum waktu yang telah ditentukan guna persiapan * Peserta diharapkan membawa kelengkapan tes berupa alat tulis (Pulpen & Pensil HB), Pas Foto ukuran 4×6 dan alat bantu baca bagi yang membutuhkan * FGD dilakukan didalam kelompok * Wawancara dilakukan satu per satu dengan Psikolog bergantian dengan estimasi waktu 20-30 menit/peserta.
BANJARMASIN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Provinsi Kalimantan Selatan Masa Bakti 2024-2028 resmi dilantik dan dikukuhkan.
Pelantikan dan pengukuhan tersebut yang dihadiri Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah berlangsung di gedung Mahligai Pancasila, Selasa (7/5).
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor memukul gong tanda dimulainya acara
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin menyampaikan, Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan perumahan yang layak, terjangkau dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
“Kami menyadari bahwa pemenuhan kebutuhan perumahan ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak, termasuk DPD Apersi Kalsel,” jelasnya.
Paman Birin berharap dengan sinergi dan kolaborasi yang erat antara Pemprov Kalsel, DPD Apersi Kalsel, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya, upaya ini dapat berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat Kalsel.
Sementara, Ketua Apersi Pusat, Junaidi Abdillah berharap dengan keberadaan pengurus DPD Apeksi Kalsel yang baru dilantik ini, bisa fokus terhadap pembinaan para anggotanya dan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah dalam mendapatkan rumah.
“Jadi perhatian kita bagaimana berjuang untuk kepentingan anggota dan masyarakat berpenghasilan rendah. Poinnya adalah bagaimana mensejahterakan masyarakat Indonesia melalui program yang dicanangkan Presiden yaitu Satu Juta Rumah. Nah tantangan kita ke depan, yaitu program Tiga Juta Rumah,” terangnya.
Junaidi juga berharap semua pihak terkait, seperti Badan Pertanahan, Perbankan, dan Pemerintah Daerah mempunyai semangat berkolaborasi dan bersinergi untuk menyukseskan program Satu Juta Rumah ini.
Ketua Apersi Pusat, Junaidi Abdillah menyerahkan bendera Pataka kepada Ketua Apersi Kalsel, Wahidah
Sedangkan Ketua DPD Apersi Kalsel Masa Bakti 2024-2028, Wahidah Mukhtar menyatakan siap membawa Apersi Kalsel lebih maju dan mampu melaksanakan program Apersi dengan lancar dan target yang diharapkan bisa tercapai.
“Mudah-mudahan dengan kepengurusan kami, anggota Apersi Kalsel akan semakin bertambah, sesuai data Apersi Kalsel beranggotakan 237 orang, yang aktif saat ini sekitar 200 anggota. Selain itu, anggota Apersi bisa lebih tangguh dalam menghadapi era globalisasi digital dan perekonomian yang kurang stabil saat ini,” harapnya.
Wahidah juga berharap kepada pemerintah daerah agar terus menjalin sinergitas dengan baik untuk mendukung Apersi Kalsel, khususnya dalam hal perizinan, penyediaan listrik, air bersih dan sebagainya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Museum Wasaka dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, kini mulai mengoperasikan Ruang Audio Visual.
Kepada wartawan, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, melalui Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Arry Risfansyah, dalam sambungan telepon pada Selasa (7/5) mengatakan, dalam rangka memberi edukasi kepada para pengunjung, agar dapat lebih mengenal dan mengetahui sejarah revolusi fisik di Kalsel, pihaknya telah mengoperasikan Ruang Audio Visual. Untuk sementara setiap pekannya beroperasi Selasa, Rabu dan Kamis, pada jam 10.00 – 11.30 WITA.
Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah
“Ruang Audio Visual resmi beroperasi pada Selasa tanggal 7 Mei 2024,” ucapnya
Disampaikan Arry, inovasi baru di tahun 2024 ini sebagai bentuk partisipasi dan dukungan penuh menuju penilaian Geopark Meratus, karena Museum Wasaka salah satu Geosite untuk Rute Barat. Ia berharap, para pengunjung tidak hanya melihat berbagai benda-benda peninggalan para pejuang, juga dapat menikmati setiap film di Ruang Audio Visual.
“Ada beberapa film yang ditayangkan diantaranya, video animasi perjuangan Brigjend Hasan Basri, dokumenter rute jejak pejuang, profil Museum Wasaka Kalsel, dan beberapa film dari pemenang lomba video pendek,” jelasnya panjang lebar
Sementara itu, salah satu pengunjung Guru Kelas SDN Belitung Selatan 1 Banjarmasin, Siti Mastinah Lestari menilai, adanya Ruang Audio Visual merupakan inovasi yang patut dibanggakan, karena sangat penting sebagai edukasi secara langsung kepada generasi muda, untuk lebih mengenal sejarah perjuangan di Bumi Lambung Mangkurat. Dalam kunjungan ini pihaknya membawa peserta didik kelas V ada sebanyak 30 orang.
Guru Kelas SDN Belitung Selatan 1 Banjarmasin, Siti Mastinah Lestari
“Kami apresiasi setiap tahun selalu ada peningkatan di Museum Wasaka Kalsel, seperti adanya Scan QR Barcode akhir tahun 2023, guna memudahkan informasi benda koleksi dan 2024 ini beroperasi Ruang Audio Visual,” tutupnya
Untuk diketahui, Jam operasional Museum Waja Sampai Kaputing atau dikenal kita kenal Museum (Wasaka) milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa sampai Kamis dari Pukul 09.00 – 15. 00 WITA, kemudian Jumat dari Jam 09.00 – 11.00 WITA, Sabtu dan Minggu Pukul 09.00 – 12.30 WITA. Sedangkan untuk hari Senin dan libur Nasional memang tutup. Berlokasi di Jalan Kampung Kenanga Ulu Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)
BANJARBARU – Komisi III DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM, di Banjarbaru, Selasa (7/5).
Suasana kunjungan Komisi III DPRD HST ke LPPL Abdi Persada FM
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh seluruh jajaran direksi LPPL Abdi Persada FM termasuk Dewan Pengawas dan Kepala Seksi Layanan Informasi Publik Diskominfo Kalsel, Muhammad Ayub Khan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten HST, Hermansyah mengatakan tujuan kedatangan mereka untuk study tiru tentang pengelolaan manajemen LPPL Abdi Persada FM, sebagai radio milik pemerintah yang tidak tenggelam meski di tengah era digital seperti sekarang.
“Luar biasa, pertemuan hari ini banyak informasi yang bisa kami serap, khususnya bagaimana cara menciptakan inovasi yang sejalan dengan perkembangan digital,” katanya.
Rombongan Komisi III DPRD HST mencoba langsung siaran di studio milik LPPL Abdi Persada FM
Setelah kembali ke HST, Hermansyah berencana akan berkoordinasi dengan Diskominfo setempat, guna mengevaluasi dan menerapkan sistem pengelolaan program dan manajemen di LPPL Abdi Persada FM.
“Skema pengelolaan di sini akan kami terapkan dan diskusikan bersama Diskominfo HST, mudah-mudahan LPPL di HST juga bisa lebih berkembang,” harapnya.
Sementara itu, Plt Direktur LPPL Abdi Persada FM, Endah Puspitasari mengaku senang atas kunjungan dari Komisi III DPRD Kabupaten HST. Terlebih kunjungan mendiskusikan strategi pengembangan dan inovasi radio.
“Saya mewakili seluruh jajaran LPPL Abdi Persada FM sangat berterimakasih atas kunjungan para rombongan, semoga apa yang kita diskusikan hari ini akan bermanfaat demi kemajuan perkembangan radio di Banua,” katanya.
Untuk diketahui, dalam kunjungan tersebut rombongan Komisi III DPRD HST juga berkesempatan untuk siaran langsung di studio LPPL Abdi Persada FM. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan melaksanakan Pelatihan Peningkatan Penumbuhan dan Minat Berwirausaha di Banua, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Selasa (7/5), dibuka Kadispora Kalsel Hermansyah diwakili Sekretarisnya Fathul Bahri.
Fathul mengatakan, kegiatan ini dilakukan tentunya, untuk peningkatan minat berwirausaha dikalangan pemuda.
“Oleh karena itu, Dispora Kalsel memberikan dukungan terhadap peningkatan kewirausahaan di kalangan pemuda di Banua ini,” ungkapnya.
Pada pelatihan ini, lanjutnya, pemuda dilatih untuk berkreativitas dalam peningkatan produk yang diolah.
“Peserta pelatihan juga dilatih untuk peningkatan pemasaran terhadap produk yang dijual,” ucapnya.
Sehingga diharapkannya dengan adanya pelatihan ini pemuda berwirausaha semakin meningkat lagi kedepannya.
Sementara itu, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugrah menjelaskan, pihaknya menerima permintaan dari Dispora yang ada di Kabupaten dan Kota agar digelar pelatihan, peningkatan pemasaran secara digital.
“Karena sebagian besar permasalahan yang dialami wirausaha pemuda di daerah salah satunya di Kabupaten Tanah Laut, mereka kesulitan dalam pemasaran secara digital ini,” Anugrah. (SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Banjarbaru, menggelar sosialisasi Giat Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor lingkup UPPD Banjarbaru yang terletak di halaman kantor UPPD Samsat Banjarbaru, pada Selasa (7/5). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat, dalam mengetahui apa saja persyaratan dalam memperpanjang pajak kendaraan, baik pajak tahunan maupun pajak 5 tahun.
Kepada Abdi Persada FM, Kepala UPPD Samsat Banjarbaru Pengayom Bayu Ajie menyampaikan, pihaknya mengharapkan dengan adanya sosialisasi bulanan ini, diharapkan kepatuhan membayar pajak bagi masyarakat akan meningkat.
Kepala UPPD Samsat Banjarbaru Bayu Ajie Pengayom
“Kami berkerjasama dengan Dirlantas Polres Banjarbaru tentang tertib pajak tahunan ini,” ungkap Bayu.
Bayu Ajie menambahkan, pada kesempatan sosialisasi Giat Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor ini, pihaknya bersama Dirlantas Polres Banjarbaru juga menindak masyarakat yang belum membayar pajak tahunan, sehingga tertib pajak akan terlaksana di Kota Banjarbaru.
“Bagi masyarakat yang ditemui belum membayar pajak pada sosialisasi ini, akan kami berikan berupa surat serta menyita Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mereka, dan mereka dapat mengambilnya kembali setelah membayar pajak bermotor,” ungkap Bayu.
Dengan adanya sosialisasi ini, Bayu berharap masyarakat Kota Banjarbaru dapat taat dalam membayar pajak bermotor, yang merupakan kewajiban kita bersama dalam upaya turut serta membangun banua Kalsel lebih baik lagi.
Sementara itu, Kanit Regiden Polres Banjarbaru Muhammad Anang Rofif menyampaikan, selain ditemukannya masyarakat yang belum membayar pajak pada sosialisasi kali ini, juga ditemukan anak – anak dibawah umur yang mengendarai kendaraan roda dua, serta masyarakat yang memakai knalpot brong yang tidak semestinya dipasang dikendaraan roda dua.
“Saat melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor (ranmor) pada sosialisasi ini, kami juga menemukan adanya anak-anak muda memakai sepeda motor dengan knalpot brong, maka akan dilakukan penindakan,” tutup Muhammad Anang.
Untuk diketahui, sosialisasi Giat Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor lingkup UPPD Banjarbaru merupakan agenda rutin UPPD Samsat Banjarbaru, yang dilaksanakan kurang lebih sebulan sekali, dengan pelaksanaan bertempat dihalaman UPPD Samsat Banjarbaru. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Komitmen Bank Kalsel membantu Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memenuhi ketersediaan darah bagi masyarakat Banua, terus dibuktikan. Mengambil momentum Hari Jadi ke-60, Bank Kalsel menggelar kegiatan donor darah dengan tema “Selalu Bersama Untuk Bergerak (SEMARAK), Membantu Sesama dengan Setetes Darah” pada Senin (6/5) di basemen Kantor Pusat Bank Kalsel di Banjarmasin.
Para pendonor darah menunggu antrean
Kegiatan donor darah kali ini sendiri cukup sukses digelar, hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya mitra kerja yang hadir untuk mendonorkan darahnya demi keperluan kemanusiaan bersama PMI.
Di sela kegiatan, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, melalui kegiatan kali ini diharapkan dapat membantu PMI dalam rangka memenuhi ketersediaan darah untuk masyarakat yang memerlukan. Selain itu, selama ini Bank Kalsel terus berkomitmen untuk mendukung kelancaran operasional PMI melalui pemberian berbagai bantuan dengan menggunakan dana CSR. Kali ini bantuan kembali diberikan kepada PMI Provinsi Kalsel berupa 3 tenda oval lorong senilai Rp74.400.000. Selain itu bantuan juga diberikan kepada UDD PMI Kota Banjarmasin berupa1 Box Electric Mobile Cooler dan Rompi Lapangan senilai Rp50.575.000.
Dirut Bank Kalsel saat memberikan sambutan
“Semoga bantuan yang diberikan kali ini dapat membantu PMI dalam rangka melaksanakan berbagai kegiatan sosial hingga kemanusiaan untuk masyarakat Banua,” harapnya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Kalsel Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, berterimakasih kepada Bank Kalsel yang berkomitmen membantu PMI dalam rangka memenuhi ketersediaan kantong darah melalui kegiatan donor darah. Baginya kegiatan semacam ini sangatlah membantu pihaknya, mengingat kebutuhan darah di Banua terus meningkat, bahkan kini sudah tembus hingga ratusan ribu kantong darah tiap tahunnya.
“Karena itulah ke depan kami berharap akan lebih banyak lagi perbankan seperti Bank Kalselyang dapat melaksanakan kegiatan donor darah dan berkomitmen berkolaborasi bersama PMI melalui dana CSR-nya,” tukasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Dalam upaya meminimalisir dan menangkal berita hoaks Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel terus mendukung kegiatan pengembangan jurnalis muda di Banua.
Suasana kegiatan Journalist Camp ke-4
Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, M. Muslim, usai menghadiri Journalist Camp Ke-4 di Kebun Raya Banua mengatakan pihaknya menilai peningkatan kompetensi jurnalistik bagi rekan jurnalis muda di Banua sangat penting
“Peran jurnalistik sangat penting untuk membantu memberikan literasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait cara menangkal berita bohong atau hoaks,” ucapnya, Jumat (3/5).
Muslim menambahkan oleh karena itu pembekalan harus dilakukan bagi jurnalis muda agar mereka nantinya dapat memberikan berita yang tepat dan bersumber yang jelas
“Dengan berkumpulnya rekan-rekan jurnalis dalam pelatihan, langkah ini menjadi strategi yang baik untuk memberikan literasi kepada masyarakat agar mereka tidak mudah terpengaruh berita yang tidak jelas dan meneruskanya,” ungkapnya.
Muslim mengatakan media online di Banua berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir ini oleh karna itu media juga harus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia yang kompeten dan profesional
“Hal ini harus digawangi oleh asosiasi media agar rekan jurnalis muda kita betul-betul diberikan pembekalan menjadi jurnalis yang profesional, sehingga bisa memberikan berita yang tepat untuk dapat meningkatkan kompetensi kepada rekan jurnalis muda di Banua,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-11 berturut-turut oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2023.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kalsel, Rahmadi dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila dan Mariana serta dihadiri Wakil Gubernur Kalsel, Muhidin, sejumlah pejabat lingkup Pemprov Kalsel dan unsur Forkopimda, Senin (6/5).
Penyerahan LHP BPK RI Atas LKPD Pemprov Kalsel Tahun 2023
Rahmadi menjelaskan hal itu berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK ata LKPD Kalsel tahun 2023, termasuk implementasi atas rencana aksi yang telah dilaksanakan oleh Pemprov Kalsel.
“Opini WTP ini merupakan prestasi yang diperoleh Pemprov Kalsel sejak 2013 atau yang ke 11 kalinya,” terangnya.
Meskipun demikian, lanjut Rahmadi, BPK masih menemukan beberpa permasalahan yang harus segera ditindaklanjuti, antara lain kelemahan personel dalam melakukan tugasnya untuk melakukan pengendalian, verifikasi dan pembaruan gaji serta tunjangan yang berdampak pada kelebihan pembayaran gaji dan tunjangan.
“Selain itu, kartu inventaris barang belum menyajikan informasi aset secara akurat sebagai dasar pencatatan barang milik daerah sehingga nilai aset pada neraca belum menggambarkan nilai yang sewajarnya,” tambahnya.
Rahmadi mengungkapkan berdasarkan data pemantauan tindaklanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK, sampai dengan laporan pemantauan Semester II Tahun 2023, pemprov kalsel telah menindaklanjuti 1.370 rekomendasi dari 1.833 rekomendasi atau 74,74 persen dari keseluruhan periode 2005-2023.
“Dengan demikian, masih terdapat 44 rekomendasi atau 25,26 persen yang harus menjadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti,” tuturnya.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Kalsel, Muhidin mengatakan Pemprov Kalsel bersyukur LKPD Pemprov Kalsel Tahun 2023 kembali meraih predikat Wajar Tanpa Predikat yang ke 11 kalinya secara berturut-turut. Capaian ini tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri/ dan diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemprov Kalsel.
“Kerjasama dan sinergi yang solid antar SKPD menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik, transparan dan akuntabel,” terangnya.
Muhidin menyatakan Pemprov Kalsel segera akan menindaklanjuti rekomendasi BPR RI atas LHP LKPD Pemprov Kalsel Tahun 2023. Laporan ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi Pemprov Kalsel dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengatakan bahwa pencapaian ini adalah prestasi bersama. Menurutnya, kesuksesan eksekutif tidak terlepas dari kesuksesan legislatif, dan begitu pula sebaliknya.
“Semoga kerja sama yang baik ini akan selalu terjalin untuk kesuksesan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat di Banua,” harapnya. (ADV-NRH/RDM/RH)