Hari ke-4, Turdes Paman Birin dan Acil Odah Disambut Warga HST di Bumi Murakata

HULU SUNGAI TENGAH – Memasuki hari ke-4 turun ke desa (Turdes) Menembus Batas ke-10, rombongan yang dipimpin Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin dan Raudatul Jannah atau Acil Odah, tiba di halaman Puskesmas Awang Besar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Kamis (4/7) pagi.

Sejumlah anak mengibarkan bendera merah putih, menyambut kehadiran Paman Birin dengan meriah. Mulai dari anak pramuka, siswi SMAN 1 Barabai, Pambakal, ibu PKK hingga Forum Anak Daerah (FAD) Kota Barabai berjejer di jalan.

Setibanya di lokasi acara, Bupati HST, Aulia Oktafiandi menyambut rombongan Gubernur Paman Birin dan Acil Odah, dan langsung melakukan penanaman pohon serta peninjauan sunatan massal.

Pada kegiatan itu juga menyediakan pelayanan kesehatan, dan layanan identitas kependudukan digital oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan.

Pada kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Awang Besar ini, Paman Birin melihat langsung warga yang tengah melakukan cek darah, dan pemberian makanan tambahan (PMT) di ruang Sanitasi Lingkungan.

Pembukaan acara dimulai dengan Tari Kreasi Tapung Tawar oleh lima penari perempuan dari Sanggar Gandewa Student Art Murakata, menyambut kedatangan Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah, beserta sejumlah kepala SKPD Kalsel serta para rider yang datang.

Dalam sambutannya, Paman Birin menceritakan perjalanannya dari Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, lalu memasuki daerah Paramasan, dan menginap di Desa Gunung Batu, Sambung Makmur, Kabupaten Banjar. Akhirnya tim rombongan Gubernur Kalsel tiba pada Kamis pagi di Desa Awang Besar, Kabupaten HST.

“Bupati dan warga HST sekalian yang kami hormati. Kami rombongan tiba di Desa Awang Besar, sebelumnya dengan Acil Odah memasuki Desa Teluk Aru di wilayah paling ujung Kotabaru. Sementara tadi malam, Paman bersama rombongan, guringan di pedalaman Desa Gunung Batu. Saking nyamannya kami guringan, kawasan hutan dengan suhu alamnya begitu syahdu,” ungkap Paman Birin di hadapan warga HST.

Kemudian, Paman Birin menanggapi kedekatan dirinya dengan Bupati HST, Aulia Oktafiandi karena sang isteri, Cheri Bayuni Budjang merupakan ponakannya sendiri.

Paman Birin mengaku, ayah dari istri Bupati HST merupakan teman atau sahabat sejatinya. Dan Gubernur Kalsel bersyukur melihat kesuksesan anak kemanakannya kini besar di Bumi Murakata.

“Namun yang jelas bahwa Bapak Bupati HST, bininya itu adalah anak kemanakan ulun. Inya kada suah merengek atau minta apa-apa, semasa pendidikannya itu diperhatikan selalu dan ternyata sukses, belaki dengan seorang bupati yang gagah,” kisahnya.

Di tengah acara itu, Paman Birin juga mengajak masyarakat HST agar terus bergerak menuju Indonesia Emas atau generasi di tahun 2045, tepat 1 Abad Indonesia.

“Seperti halnya Bupati HST kita pada pagi ini, menggelorakan rakyat Hulu Sungai Tengah dan sungguh gagah beliau,” sebut Paman Birin.

Pada kesempatan itu, Bupati HST, Aulia Oktafiandi berpantun di hadapan warga Murakata. Sesuai pesan Acil Odah, sang Bupati menyebut harus dijawab dengan keren saja.

“Semangat bertualang dengan motor kesayangan, bersama teman melintasi belantara. Selamat datang Paman Birin dan rombongan, semoga senang di Bumi Murakata,” ucapnya.

Bupati Aulia Oktafiandi mengisahkan sosok mertuanya, ayah dari sang isteri Cheri Bayuni Budjang, sangat erat memiliki kedekatan emosional dengan Gubernur Paman Birin.

Sesuai tuturan kisah sang mertua, Bupati Aulia Oktafiandi, bahwa isterinya itu telah menganggap layaknya ayah angkat sendiri kepada Paman Birin.

“Amun kaitu, bunda atau Acil Odah ini ibu angkatnya Cheri. Lantas, Paman dan Acil adalah orang tua angkat Bupati HST,” ucapnya tersenyum.

Bupati HST Aulia Oktafiandi melihat sosok kedua pemimpin yakni Paman Birin dan Acil Odah memiliki hati yang tulus kepada warga Murakata. Karena, menurutnya benar-benar bergerak dan turun langsung ke masyarakat setempat.

Sebagaimana mengutip pesan dalam ayat Al-Quran, Bupati HST Aulia Oktafiandi menjelaskan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah bermanfaat antar sesama.

“Tidak memandang siapa laki-laki atau perempuan, anak-anak serta tua dan muda. Harus kita bantu, seperti Paman Birin dan Acil Odah datang memberi kebermanfaatan,” pungkasnya.

Acil Odah didampingi Paman Birin menyerahkan bantuan makanan tambahan untuk ibu hamil

Bantuan dari Gubernur Kalsel yang diserahkan oleh Ketua TP PKK Kalsel Acil Odah berupa 1 kursi roda untuk salah satu anak warga Desa Awang Besar (Salman Al-Madanni bin Jumberi) sebagai penyandang disabilitas.

Acil Odah didampingi Paman Birin menyerahkan bantuan kepada warga desa Awang Besar

Selain itu, bantuan dalam bentuk benih karet, pupuk dan herbisida seluas 100 hektare senilai 746,400,000 dan memberikan 127 baju untuk petani HST. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Tarik Minat Investor, Pemko Banjarmasin Ikuti Indonesia Maju Expo dan Forum 2024

JAKARTA – Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti Kegiatan Indonesia Maju Expo dan Forum 2024, di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Kamis (4/7). Rombongan Pemko Banjarmasin ini dipimpin Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

Pada kegiatan tersebut, Pemko Banjarmasin mengambil tema, “Ayo berinvestasi di Kota Banjarmasin, berinvestasi di Kota Banjarmasin yakin menguntungkan”.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman mengatakan, keikutsertaan Pemerintah Kota Banjarmasin pada kegiatan Indonesia Maju Expo ini, tentunya untuk mempromosikan potensi yang ada di kota ini. Seperti, kain Sasirangan, serta produk kuliner.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman (Tengah)

“Kota Banjarmasin memiliki kain Sasirangan serta kuliner, yang terkenal,” ucapnya.

Ikhsan berharap, dengan mengikuti kegiatan ini, semakin banyak masyarakat di Tanah Air yang mengetahui, tentang potensi yang ada di Kota Banjarmasin.

Pada kegiatan Indonesia Maju Expo tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin menawarkan keindahan Sungai Martapura.

“Pada kegiatan Indonesia Maju Expo ini, Pemko Banjarmasin menawarkan kepada daerah lain, agar mau berinvestasi di Kota Banjarmasin,” ucap Ikhsan.

Menurut Ikhsan, pihaknya tentu menawarkan potensi yang ada di Kota Banjarmasin, seperti keindahan Sungai Martapura, serta lainnya.

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan dukungan terhadap daerah yang mau berinvestasi di Kota Banjarmasin,” ujar Ikhsan.

Pada kegiatan ini turut hadir, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Muftezar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin Ariyani, Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Paman Birin Sarapan Bersama dan Berbagi Kebahagian dengan Warga Bulayak HST

HULU SUNGAI TENGAH – Suprianto (48) tak mengira kalau dagangannya habis dalam sekejap karena diborong Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin.

Dari kejauhan Gubernur Kalsel melihat warga berebut sayur yang sudah diborong

Awalnya Ia beraktivitas seperti biasanya, menjajakan sayur sepanjang desa Pasting hingga Desa Bulayak.

Bulayak menjadi titik istirahat Turdes Menembus Batas ke-10, Paman Birin dan rombongan, yang tiba pukul 08.01 WITA di Desa Bulayak, Kecamatan Hantakan, Kabupatem Hulu Sungai Tengah, Kamis (4/7) pagi.

Agenda di desa itu, Paman Birin makan bersama warga Bulayak.

Saat di Bulayak itu, Suprianto tak sengaja melewati rombongan turdes. Paman Birin melihat pedagang sayur beranak 2 itu lalu menyuruhnya untuk singgah.

Warga berdesakan mengambil jatah sayur gratis

“Barapa barataan, man,” tanya Paman Birin

Suprianto menjawab “2 juta barataan,” tukasnya.

Paman Birin pun memborong dagangan Supri, tak berselang lama ibu-ibu yang datang lalu berebut dagangan sambil ketawa bahagia.

“Kada tahu tadi malam tamimpi apa (tidak tau tadi malam mimpi apa),” ujar Supri sumringah.

Berkali-kali dirinya mengucapkan syukur dan bahkan tangannya sedikit bergetar karena tak menyangka dagangannya habis hanya dalam hitungan menit.

“Terimakasih Paman Birin. Mudahan sidin ini selalu sehat, rejekinya lancar dan segala hajatnya dikabulkan, aamiin,” doanya.

Maimunah warga RT 01 Desa Bulayak tak mengira desanya kedatangan orang nomor satu di Kalsel Paman Birin.

“Tidak tau kalau yang datang Pak Gubernur. Alhamdulillah, tadi juga sudah dapat sayur hibak (penuh) seplastik,” ucap Maimunah yang rumahnya tak jauh dari lokasi tim singgah turdes itu.

Seperti Supri, Maimunah berkali-kali mengucapkan syukur dan terimakasih kepada Paman Birin.

“Hari ini deket sini ada pasar. Makanya orang banyak lewat sini. Orang berhenti untuk mengambil sayur gratis dari Paman Birin. Alhamdulillah hari ini kada usah nukar sayur ke pasar,” ucapnya lagi bahagia.

Seusai dari Desa Bulayak, Paman Birin dan rombongan Turdes menuju lokasi acara, di Puskesmas Barabai Desa Awang Besar, Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

PON 2024, Kalsel Menambah Jumlah Kontingen

BANJARMASIN – Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penambahan peserta pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yg akan digelar di Medan dan Aceh.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto menjelaskan, penambahan peserta PON dari Kontingen Provinsi kalimantan Selatan tersebut, untuk mekanik.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto

“Karena, ada beberapa cabang olahraga (Cabor) yang turut membawa mekanik mereka. Untuk kepentingan atlet tersebut,” ungkap Heru.

Cabor tersebut, lanjutnya, seperti berkuda, paralayang, serta lain.

“Sedangkan untuk penambahan tersebut sebanyak 19 orang,” ucapnya.

Heru mengatakan, sehingga total kontingen Provinsi Kalimantan Selatan yang akan diberangkatkan sebanyak hampir 400 orang.

“Hampir 400 orang yang diberangkatkan pada PON 2024 di Medan dan Aceh,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta kepada seluruh Cabor yang mengikuti PON, untuk mempersiapkan atletnya semaksimal mungkin meraih prestasi terbaik.

“Pelaksanaan PON Tahun 2024 pada Bulan September 2024 mendatang. Sehingga seluruh Cabor diminta untuk mempersiapkan atlet atlet yang lolos PON tersebut, untuk memaksimalkan kemampuannya,” tutur Heru.

Maka dengan begitu diharapkan seluruh cabor yang ikut PON mendatang, dapat memberikan prestasi terbaik mereka, untuk Provinsi kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Raperda RPJPD 2025 – 2045

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna, tentang penyampaian tingkat I Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, usai rapat paripurna ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (3/7) mengatakan, dalam rangka mewujudkan pembangunan terarah maju dan terdepan, pihaknya menerima Penyampaian Raperda RPJPD tahun 2025 – 2045, dan masing-masing delapan Fraksi memberikan tanggapan melalui pemandangan umum.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, saat diwancara

“Setengah Rapur akan dibentuk Pansus,” ucapnya

Disampaikan Harry, pembahasan RPJPD, harus diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Provinsi (RPJPP) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), karena akan berlangsung hingga 20 tahun akan datang.

“Pembahasan Pansus disepakati oleh Komisi III DPRD kota Banjarmasin dengan deadline finalisasi hingga Agustus mendatang,” jelasnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, sebagai kota berjuluk Seribu Sungai, dan menjadi penyangga Ibukota Nusantara atau IKN, maka rancangan pembangunan harus tertata lagi. Selain itu, juga menjadi penyangga logistik yakni pusat ekonomi di Kalimantan Selatan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, memberikan komentarnya

“Kami apresiasi pemandangan umum dari 8 Fraksi dan akan dibentuk Pansus,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Tingkat I Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2025 – 2045, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya didampingi Wakil Ketua Muhammad Yamin, Matnor Ali, Tugiatno dan Sekretaris Dewan Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Turdes Hari ke-3, Paman Birin Temui Warga dan Memastikan Tak Ada Lagi Desa Tertinggal

TANAH BUMBU – Meskipun sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat Komplek Berkah Hunian Permai (BHP) Sungai Kecil, Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, tidak surut untuk menyambut kedatangan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin, pada Rabu (3/7) pagi.

Gubernur Kalsel saat tiba di desa Gunung Besar Tanbu

Paman Birin beserta rombongan tiba di lokasi acara sekitar pukul 09.30 WITA dan langsung disambut dengan pengalungan bunga diiringi alunan sinoman hadrah oleh Majelis Nurhidayah Tanah Bumbu.

Semangat masyarakat untuk bertemu Paman Birin terlihat jelas dari wajah-wajah ceria dan sorak sorai yang menyambut kedatangan beliau. Keramahan dan kesederhanaan Paman Birin dalam berinteraksi dengan masyarakat semakin menambah kehangatan suasana.

Pada hari ketiga rangkaian Turun ke Desa (Turdes) Menembus Batas ke-10, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi daerah berikutnya yang dikunjungi, setelah sebelumnya mengunjungi Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Kotabaru.

Acara penyambutan tersebut juga dirangkai dengan hari jadi Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Gubernur Kalsel saat menyerahkan bantuan

Usai melakukan penanaman dan panen bersama kelompok Ketahanan Pangan (Ketapang) Desa Guning Besar, Kabupaten Tanah Bumbu, Paman Birin didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi atau Paman Yani, membagikan bantuan paket sembako sebanyak 128 paket, bantuan seragam PPL sebanyak 108 pasang, bantuan Jalan Usaha Tani (JUT) 3.500 meter, Bantuan Sarana Produksi (Saprodi) Hortikultura seluas 27 hektar, dengan jumlah bantuan senilai Rp1.994.928.000.

Dilanjutkan pemotongan tumpeng dalam rangka hari jadi ke-17 Desa Gunung Besar, oleh Paman Birin dan diberikan kepada Kepala Desa Gunung Besar.

Dalam Sambutannya Paman Birin menyampaikan rasa terimakasihnya atas sambutan meriah dari masyarakat Desa Gunung Besar.

“Terima kasih atas sambutan yang begitu meriah dari masyarakat Desa Gunung Besar. Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat besar bagi kita semua,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan harapannya bahwa kunjungan ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang tinggal di pelosok dan belum tersentuh pembangunan.

“Saya ingin melihat secara langsung kondisi masyarakat dan apa yang bisa kita bantu,” ujar Paman Birin.

Sejak dimulainya turdes ini, banyak desa yang telah dikunjungi Paman Birin dan timnya. Beliau berharap bahwa program ini dapat membawa kemajuan dan perbaikan kondisi bagi masyarakat di berbagai pelosok Kalsel.

“Saya ingin memastikan bahwa tidak ada lagi desa tertinggal di Kalsel, semua masyarakat berhak mendapatkan akses yang sama terhadap pembangunan dan kesejahteraan.”

Selain itu, Paman Birin mengungkapkan bahwa Kalsel telah berhasil menuntaskan pengentasan desa tertinggal dua tahun lebih cepat dari target nasional.

“Alhamdulillah, pada tahun 2024 ini, Kalsel sudah tidak memiliki lagi desa tertinggal. Ini merupakan pencapaian luar biasa yang patut kita syukuri,” ujar Paman Birin dalam sambutannya.

Pada tahun 2016, Kalsel masih memiliki 1.438 desa tertinggal. Namun, berkat kerja keras dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, Kalsel berhasil mencapai target nasional pengentasan desa tertinggal yang ditetapkan pada tahun 2026.

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen dan tekad yang kuat dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa tertinggal,” kata Paman Birin.

Paman Birin juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini.

“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah yang telah bekerja keras untuk mewujudkan Kalsel bebas desa tertinggal,” ungkapnya.

Paman Birin berharap dengan tidak adanya lagi desa tertinggal di Kalsel, maka kedepannya seluruh desa di Kalsel dapat terus berkembang dan maju. Ia juga mendorong masyarakat untuk terus bersinergi dan bergotong royong dalam membangun Kalsel yang lebih sejahtera.

Kabar gembira ini disambut antusias oleh masyarakat Kalsel. Banyak yang mengucapkan terima kasih kepada Paman Birin atas kepemimpinannya yang telah membawa Kalsel ke arah yang lebih baik.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kabupaten Tanah Bumbu, M Yamani, Staf Ahli Gubernur, sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel, Camat Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Desa Gunung Besar, tokoh adat dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Usai acara, Paman Birin beserta rombongan Turdes (Turun ke Desa) melanjutkan perjalanan ke pemberhentian selanjutnya, yaitu Puskesmas Mantewe di Kabupaten Tanah Bumbu. (BIROADPIM-RIW/ RDM/RH)

Puncak Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia, Pemprov Kalsel Tanam 8.000 Bibit Mangrove di Pesisir Tanbu

TANAH BUMBU – Sebanyak 8.000 bibit mangrove, ditanam pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 tingkat provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan di Desa Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Selasa (2/7).

Penanaman 800 bibit mangrove

Tak hanya penanaman bibit mangrove, tapi juga dilakukan aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan masyarakat setempat.

Penanaman bibit mangrove Rhizhopora mucronata dilakukan di lahan seluas 6 hektar dengan dana CSR dari Bank Kalsel yang diserahkan kepada Kelompok Nelayan “Belanak” dan Kelompok Pemerhati Mangrove “Siporenme Mangrove”.

Di sela-sela kegiatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menjelaskan bahwa aksi penanaman mangrove dan aksi bersih pantai yang dilakukan ini merupakan salah satu bentuk pemulihan lahan yang berkaitan langsung dengan upaya penyelesaian krisis iklim.

Ia menilai, pemulihan lahan yang terdegradasi sangat penting, karena menjadi ruang hidup manusia, menyediakan makanan, pakaian, dan tempat perlindungan, dan mata pencaharian.

“Untuk ini perlu ditingkatkan ambisi dan investasi dalam upaya pemulihan ingkungan, memberikan momen “terobosan besar” bagi perbaikan lahan sebagai upaya untuk mengatasi banjir, kekeringan, dan dampak kerusakan lahan lainnya,” ujar Hanifah.

Menurut Hanifah, berdasarkan data badan informasi geospasial tahun 2022, lahan kritis yang ada di Kalsel seluas 458.471,74 hektar, yang 76.776,85 hektar di antaranya merupakan lahan mangrov.

Sebagai upaya rehabilitasi lahan mangrove tersebut, lanjut Hanifah, jajarannya telah dilakukan penanaman sebanyak 15.000 batang bibit mangrove sejak tahun 2023 – 2024, dengan luas tanam 8,5 hektar yang berasal dari csr pihak swasta.

“Kebetulan tahun 2023 kita melakukan penanaman di Sungai Bakau di Tanah Laut dan tahun ini dipilih di Tanah Bumbu karena memang kondisi lahan perlu ada intervensi dari provinsi melalui program NEMO (Net zero Emission from the Ocean),” ucap Hanifah.

Sementara itu, usai membuka secara resmi peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024, Ahmad Bagiawan, Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Kalsel mengatakan, mewakili Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, ia mengaku sangat mengapresiasi penanaman mangrov yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel di pesisir pantai Muara Pagatan ini.

“Kami juga mengapresiasi Bank Kalsel yang telah mengucurkan dana CSR-nya untuk pengadaan bibit mangrove,” ucapnya.

Menurutnya, dari segi jumlah, bibit mangrov yang ditanam di pesisir pantai Kalsel pada momen Hari Lingkungan Hidup Se Dunia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun

“Tahun lalu di Tanah Laut jumlahnya 7.000 bibibt yang ditanam, tahun ini di Tanah Bumbu 8.000 bibit,” apresiasinya.

Dijelaskannya, bibit mangrove yang ditanam dapat menjadi warisan positif bagi generasi mendatang, yakni dari sisi ketahanan lingkungan, khususnya di pesisir pantai.

Selain penahan abrasi, rumpun-rumpun mangrove menurutnya dapat menjadi ekosistem baru bagi biota laut, sehingga berpotensi meningkatkan hasil tangkapan nelayan di sekitar.

“Ini sangat baik bagi keberlangsungan lingkungan,” tutupnya. (DLH.KALSEL/MRF/RDM/RH)

Warga dan Anak-Anak Desa Berangas Kotabaru Sukacita Sambut Rombongan Turdes Paman Birin

KOTABARU – Hari ke-2 titik singgah rombongan Turdes 2024 “Menembus Batas Ke-10” Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin di Kabupaten Kotabaru, Selasa (2/7) berikutnya adalah Desa Berangas, tepatnya di halaman Kantor Camat Pulau Laut Timur.

Rombongan Paman Birin bersama asisten, staf ahli dan kepala SKPD serta jajaran Pemprov Kalsel yang menggunakan motor trail ini, disambut antusias warga setempat.

Tiba di lokasi, Paman Birin yang memakai kaos kuning dan peci hitam itu, langsung melakukan penanaman pohon di areal kegiatan.

Selain itu, Paman Birin menyerahkan secara simbolis kepada warga berupa bantuan makanan tambahan, penyerahan bingkisan untuk anak khitanan massal, pembagian paket lumbung sosial, pembagian sembako, pembagian bendera Merah Putih dan penyerahan hibah untuk desa.

Gubernur Kalsel menyerahkan bantuan untuk anak sekolah

Camat Pulau Laut Timur, Laila Naranti Arsana menyampaikan terima kasih atas kehadiran Paman Birin dan rombongan, dengan kegiatan penyerahan bantuan untuk warga setempat.

Laila juga mendoakan Paman Birin dengan program turdes nya, berjalan lancar dan bisa menyerap aspirasi masyarakat selama kegiatan.

Gubernur Kalsel berfoto bersama para penerima bantuan

Sementara, Paman Birin dalam sambutannya, menjelaskan arti, maksud dan tujuan turdes yang dilakukannya setiap tahun selama menjabat sebagai gubernur.

Selain itu, dijelaskan seputar Indonesia Emas 2024, dan apa yang harus disiapkan menyambut momentum itu.

Paman Birin pun memanggil salah satu anak untuk diberikan pertanyaan berkaitan Indonesia Emas ini, sebelum diberikan hadiah uang tunai Rp2 juta karena berhasil menjawab dengan benar.

“Kita harus bersama-sama bahu membahu untuk membangun Indonesia,” ajaknya.

Sebelum meninggalkan lokasi acara, Paman Birin tak lupa menyampaikan terima kasih kepada warga yang menyambutnya dengan gembira dan sukacita. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

PWI Kalsel Mantapkan Persiapan Porwanas 2024

BANJARMASIN – PWI Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi dan pemantapan Pekan Olahraga Wartawan Nasional Tahun 2024, Selasa (2/7).

Suasana Rapat di Sekretariat PWI Kalsel Banjarmasin

Kepada Abdi Persada FM, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, melalui Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, disela rapat mengatakan, berbagai saran dan masukan sangat penting oleh seluruh Panitia Porwanas, seperti venue tempat perlombaan diselenggarakan, karena tidak hanya di kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, agar kegiatan berjalan lancar dan sukses dimulai tanggal 19 – 26 Agustus 2024. Terkait, pembukaan Porwanas akan digelar 20 Agustus mendatang.

Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, memberikan komentarnya

“Pihaknya mengundang Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih Gibran Rakabuming Raka,” ucapnya

Disampaikan Toto, dari hasil koordinasi dengan berbagai pihak dan sudah mendapatkan lampu hijau ketersediaan Gibran untuk berhadir. Dengan demikian, di pertengahan bulan Juli, beberapa orang dari PWI dan Pemprov Kalsel akan berangkat ke Solo untuk mengantarkan undangan secara langsung kepada Wakil Presiden RI terpilih.

“Dalam gelaran Porwanas 2024 juga direncanakan olahraga santai yaitu Jalan Kaki bersama Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih Gibran Rakabuming Raka, dan Kepala Daerah dari seluruh Provinsi,” jelasnya

Lebih lanjut Toto menambahkan, hingga saat ini gelaran event olahraga Nasional tersebut, disambut antusias yang sangat tinggi terbukti kini sudah masuk 33 Provinsi menyatakan siap mengikuti Porwanas ini di Kalsel , dan pihaknya masih membuka pendaftaran hingga 7 Juli mendatang.

“Rakor terus dilakukan sebelum dilaksanakan Porwanas pada Agustus mendatang,” tutupnya

Untuk diketahui, PWI Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Pemantapan Panitia Porwanas tahun 2024, dipimpin Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie didampingi Sekretaris PWI Kalsel Toto Fachrudin dan Ketua SIWO Kalsel Irwansyah, Wakil Ketua Bidang, Para Koordinator Cabor, dan Tim Media Center/Humas Porwanas, bertempat di Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pelaku Usaha Kecil di Kota Banjarmasin Dibina Untuk Menjalankan Usahanya

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin melakukan sosialisasi program inkubasi usaha mikro kepada ratusan pengusaha kecil di kota tersebut, bertempat di salah Satu Hotel, di Banjarmasin, Selasa (2/7). Dibuka oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Ibnu Sina mengatakan, dilaksanakannya Sosialisasi Program Inkubasi Usaha Mikro ini, untuk pembinaan kepada pelaku usaha di Kota Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Program Inkubasi ini merupakan andalan dari Pemerintah Kota Banjarmasin untuk melahirkan pelaku usaha mikro,” ungkapnya.

Karena Kota Banjarmasin merupakan Kota Jasa dan Perdagangan.

“Sehingga, Pemko Banjarmasin melakukan pengawalan selaka 6 bulan bulan kepada para pelaku usaha baru yang terdaftar, pada program kawal inkubator,” jelasnya.

Selain itu, pengawalan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, melalui dinas terkait, pada saat menghasilkan produk, menjual produk, serta pada saat mempertahankan usaha agar tetap berjalan.

“Alumni kawal inkubasi yang telah dihasilkan pada program Pemerintah Banjarmasin, saat ini sudah berhasil menjalankan usahanya,” ucap Walikota.

Diharapkan, pada program selanjutnya dapat berjalan sukses seperti sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga kerja Kota Banjarmasin Isa Anshari mengatakan, pada kegiatan ini diikuti sebanyak 100 lebih pelaku usaha kecil, yang ada di Kota Banjarmasin.

“Program kawal inkubasi ini berlangsung hingga Oktober mendatang,” ucapnya.

Pada program tersebut, pelaku usaha diberikan pemahaman awal, manajemen berkelanjutan dari usaha yang mereka tekuni. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version