Sumpah Pemuda, Dispora Kalsel : Semangat Nasionalisme Pemuda Harus Tetap Dijaga

BANJARBARU – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 93, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan upacara peringatan dengan diikuti oleh peserta yang tergabung dari organisasi kepemudaan se-Kalimantan Selatan, Kamis (28/10).

Suasana upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 93 di Kiram Park, kabupaten Banjar

Upacara yang juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan Latihan Kepemimpinan Pemuda (LKP) tahun 2021 ini dilaksanakan di Kiram Park, kecamatan Karang Intan, kabupaten Banjar.

Usai memimpin upacara, Kepala Dispora provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengharap dalam momen sumpah pemuda ke 93 ini, para pemuda di Kalimantan Selatan dapat terus menteladani sikap para pejuang.

“Semangat Nasionalisme harus tetap dijaga,” ucap Hermansyah.

Di masa milenial saat ini, para pemuda di Kalimantan Selatan di tuntut agar dapat lebih mandiri, inspiratif, serta dapat terus mengembangkan semangat wirausaha. Oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan kepemimpinan pemuda.

“Ini adalah upaya kita agar pemuda disini dapat bersaing, tantangan Global saat ini sangat berat apalagi di era revolusi industri empat titik nol saat ini,” jelas Hermansyah.

Selain itu, Hermansyah menjelaskan LKP juga bertujuan untuk membentuk semangat kepemimpinan agar bisa menjadi kader pemimpin di masa yang akan datang.
“Kita berharap para pemuda di jaman sekarang bisa menguasai dimensi intelektual, dimensi spiritual, serta dimensi sosial,” pungkas Hermansyah.

Dalam upacara yang dilaksanakan secara khidmat tersebut juga dirangkai dengan pemberian penghargaan dan bantuan dana oleh Dispora provinsi Kalimantan Selatan kepada pemuda pemudi yang berhasil meraih prestasi kepemudaan diantaranya kategori Pemuda Pelopor, Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi, serta kepada Kelompok Usaha Pemuda Produktif. (TR21-01/RDM/RH)

Tingginya Harga Jual Batu Bara di Dunia, Dana Transfer Pusat ke Daerah Naik 10 Persen

BANJARBARU – Tingginya harga jual batu bara, kini berimbas pada nilai alokasi pembagian dana perimbangan pemerintah pusat ke daerah. Tak tanggung-tanggung, angka nominal yang dihasilkan pun juga merangkak naik hingga 10 persen.

Kepala Bidang Pengelola Pendapatan Daerah Bakeuda Kalsel, Rustamaji mengakui adanya kenaikan persentase dari dana transfer ini. Namun, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti berapa nominal angka yang akan diberikan pemerintah pusat kepada provinsi, kabupaten dan kota.

“Yang jelas, ada pertimbangan kembali dari pemerintah pusat terkait pembagian ke daerah, tentu juga harus melalui rekonsiliasi dana penerimaan lainnya dan nanti terbitlah Peraturan Presiden (Perpres) atau Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) berapa nomila yang akan diterima,” jelasnya kepada Abdi Persada FM di ruang kerjanya, belum lama tadi.

Bahkan, ia tak menampik kalau tren penerimaan Minerba melalui batu bara mendapatkan royalti yang cukup besar. Sehingga, menurutnya sah-sah saja dana perimbangan ke daerah mengalami kenaikan.

“Ini jelas berpengaruh besar terhadap alokasi penerimaan dari bagi hasil pendapatan batu bara,” bebernya.

Sementara itu, Kasubbid Dana Transfer Pusat Bakeuda Kalsel, Alfian menjelaskan, meski belum dikeluarkannya regulasi aturan pasti terkait penegasan berapa jumlah nominal angka yang dikucurkan kepada pemerintah daerah. Namun, dari situs resmi Kementerian Keuangan menyebutkan kenaikan ini berada dikisaran 7 – 10 persen.

“Untuk Tahun Anggaran 2022 dari dana bagi hasil ada sedikit peningkatan dibandingkan 2021 dan itu diluar dari Dana Alokasi Khusus (DAK),” ucapnya.

Dia menuturkan, sumber dari dana transfer yang diberikan oleh pemerintah pusat ke daerah meliputi Dana Bagi Hasil Pajak (BHP), Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (BHBP) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

“Kenaikan tersebut diakui karena nilai jual harga batu bara mulai tinggi, baik pembelinya dari dunia ataupun Asia Tenggara. Dimana, komoditi inilah yang banyak memberikan kontribusi terhadap dana bagi hasil atau transfer ke daerah nantinya,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Festival E-Sport Piala Paman Birin Hasilkan Atlet Berbakat

BANJARMASIN – Festival E-sport Piala Paman Birin resmi ditutup, dan menghasilkan atlet atlet berbakat di provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan tidak menyangka dalam gelaran Festival E-sport Piala Paman Birin ini, mendapatkan respon antusias dari perserta.

“Dan, ternyata setelah dilaksanakan Festival E-sport Bergerak Piala Paman Birin ini, banyak sekali pesertanya,” ungkap Hermansyah, kepada sejumlah wartawan, Rabu malam (27/10).

Foto bersama dengan para pemenang

Melihat antusiasme peserta, lanjutnya, memacu pihaknya untuk kembali melanjutkan kegiatan ini.

“Festival E-sport yang akan dilaksanakan mendatang, akan lebih besar lagi,” ucapnya.

Sehingga, tambah Hermansyah, talenta talenta muda di Provinsi Kalimantan Selatan bisa terus berkompetisi dan nantinya dapat mengharumkan nama Banua ini.

“Pada Festival E-sport Piala Paman Birin Tahun 2021 ini, banyak ditemukan atlet atlet berbangkat sehingga diperlukan pembinaan lebih lanjut,” ujar Hermansyah.

Sementara itu, Ketua IESPA Kalsel Syaripuddin mengatakan, pada Festival E-sport Piala Paman Birin ini, banyak tim tim E-sport terbentuk. Sehingga diperlukan pembinaan lebih lanjut dari IESPA dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tentunya kami terus memberikan pembinaan dan dukungan terhadap peningkatan olahraga E-sport di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Menurut Syaripuddin, IESPA juga mencarikan jalur jalur nasional untuk atlet atlet muda E-sport Kalsel. Sehingga, diharapkan akan lahir atlet E-sport yang akan membawa nama harum Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Bersama Ombudsman RI Menandatangani Nota Kesepahaman Terkait Pelayanan Publik

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan bersama Ombudsman Republik Indonesia, menandatangani nota kesepahaman tentang peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemprov Kalsel.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dalam sambutannya, pada Kamis (28/10) menyampaikan, dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik tidaklah mudah, namun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terus berupaya keras untuk meningkatkan baik fasilitas sarana dan prasarana, serta kebijakan yang mendukung kualitas pelayanan publik.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, saat memberikan sambutannya

“Kami melakukan inovasi dan transformasi dalam sistem pelayanan publik,” ucapnya

Sahbirin Noor menjelaskan, dengan adanya kebijakan yang diterapkan diseluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tentunya membuat setiap unit kerja dan ASN, terus berinovasi dalam pelayanan publik. Apalagi diera keterbukaan publik, masyarakat tentu akan sangat aktif dalam memberi nilai, melalui pengawasan dilapangan.

“Alhamdulillah upaya ini, kami mendapatkan penghargaan Inovation Government Award tahun 2020 dari Kementerian Dalam Negeri, atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam menciptakan berbagai inovasi untuk peningkatan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Lebih lanjut Paman Birin (sapaan akrabnya) mengharapkan, dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama Ombudsman RI ini, ke depan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, bisa mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Dengan sinergitas nota kesepahaman ini, pelayanan publik di Kalsel, akan menjadi lebih baik lagi,” harapnya.

Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengatakan, melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, melalui tema tentang peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, pihaknya siap membantu Pemprov Kalsel, dalam meningkatkan kualitas pelayanan publiknya.

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, saat memberikan sambutannya

“Kami siap bantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam percepatan penyelesaian laporan masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam Penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan antara Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dengan Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika, dihadiri Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, beberapa kepala SKPD dilingkup Pemerintah Provinsi Kalsel diantaranya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan Gusti Yanuar Noor Rifai, serta perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/RH)

Peringatan Sumpah Pemuda : Pemuda Diminta Dalam Memutus Mata Rantai COVID-19

BANJARMASIN – Pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 93 Tahun 2021 ini, pemuda diminta turut serta memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Permintaan tersebut disampaikan Pemerintah Pusat, kepada Pemerintah Daerah, saat pelaksanaan Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda, secara virtual.

Untuk peringatan di Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila, Kamis (28/10).

Dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Ketua DPRD Kalsel Sopian HK, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Syaiful Ansyari, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, serta lainnya.

Pada Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini Pemerintah Daerah menyaksikan langsung arahan dari Presiden Joko Widodo terkait Peringatan Sumpah Pemuda tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan merayakan Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda bersama Presiden Joko Widodo secara virtual.

“Presiden memberikan arahan yang luar biasa, Pemerintah Daerah diminta untuk siap menghadapi era globalisasi, pemuda pemuda yang tangguh, pemuda yang penuh inovasi, pemuda yang siap berwirausaha. Maka, dengan begitu para pemuda bisa meningkatkan nilai tambah serta dapat menghadapi era globalisasi tersebut,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Hermansyah, arahan lainnya para pemuda dapat berperan bersama sama menangkal pandemi COVID-19.

“Tentu hal tersebut menjadi harapan semua pihak, untuk menghasilkan pemuda pemuda yang berkualitas, pemuda pemuda yang berdaya saing, sehingga siap membangun Indonesia dan Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya,” ucap Hermansyah.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian HK mengatakan, pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, pihaknya meminta kepada pemuda yang ada di Provinsi ini, agar dapat meningkatkan prestasi mereka.

Ketua DPRD Kalsel Supian HK

“Pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan untuk dapat bersatu, mengingat pemuda merupakan ujuk tombak pembangunan,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Supian HK, pemuda dapat terus meningkatkan prestasi mereka. Jangan sampai terlibat narkoba serta lainnya.

“Generasi muda jangan terpengaruh pada hal hal negatif,” ucapnya.

Menurut Supian HK, pihaknya percaya generasi muda di Provinsi Kalimantan Selatan dapat memberikan prestasi terbaiknya, untuk turutserta membangun Banua ini.

“Kami memberikan apresiasi kepada pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan yang telah turut serta dalam mendukung memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” ucap Supian HK. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Sampaikan Rancangan APBD Tahun 2022

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menyampaikan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022. Penyampaian rancangan APBD 2022 tersebut dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel yang dipimpin Ketua Dewan Provinsi, Supian HK, Kamis (28/10).

Sahbirin menjelaskan penyusunan rancangan APBD Tahun 2022 didasarkan prinsip, diantaranya mempertimbangkan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan kemampuan pendapatan daerah dan tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

“Berpedoman pada RKPD, KUA dan PPAS tepat waktu, sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, serta dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab, dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat dan taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Selain itu, APBD merupakan dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan penerimaan dan pengeluaran daerah.

Lebih lanjut, Sahbirin mengungkapkan untuk pendapatan daerah pada rancangan APBD 2022 sebesar Rp5.564.601.747.410,- dan belanja daerah sebesar Rp5.529.601.747.410,-.
Berdasarkan jumlah pendapatan daerah dan jumlah belanja daerah dimaksud, terdapat selisih lebih (surplus) sebesar Rp35.000.000.000,-.

“Jumlah pendapatan daerah dan belanja daerah tersebut, diluar pendapatan/belanja yang bersumber dari dana DAK fisik dan DAK non fisik, ” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Sahbirin mengajak pihak-pihak terkait untuk menggali dan mengoptimalkan potensi daerah, bekerja dengan sepenuh hati, untuk membangun Banua Kalsel, sehingga menjadikan Kalsel Maju (Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan) sebagai gerbang ibukota negara. (NRH/RDM/RH)

Wujud Rasa Syukur, Paman Yani Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW

BANJARMASIN – Sebagai wujud rasa syukur, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Seperti yang dilakukan oleh Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi yang menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi SAW di kediamannya Jalan Sungai Jingah, Selasa (26/10) malam.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi

“Gelaran maulid ini sebagai bentuk syukur karena Alhamdulillah kami telah merampungkan kegiatan menyerap aspirasi masyarakat di dapil Kalsel VI yang meliputi daerah Kotabaru dan Tanah Bumbu,” katanya.

Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini mengungkapkan banyak aspirasi warga yang ia rangkum selama menjalani reses dalam sepekan, diantaranya meliputi permasalahan infrastuktur baik itu jalan lingkungan hingga fasilitas pendidikan, tergerusnya daerah pesisir oleh air laut, hingga pengembangan UMKM.

“Aspirasi masyarakat ini akan disampaikan ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Paman Yani juga mengharapkan kegiatan Maulid ini sendiri mampu mengajak para warga khususnya generasi muda untuk selalu melakukan hal-hal yang positif, salah satunya dengan kegiatan keagamaan.

“Dengan peringatan Maulid ini, kita bisa terus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” harapnya.

Diketahui, kegiatan Maulid Nabi SAW yang dihadiri puluhan warga setempat diisi dengan ceramah agama oleh Guru Muhammad Syarbaini. Peringatan Maulid Nabi SAW oleh keluarga besar Wakil Rakyat dari Fraksi Golkar ini juga dilaksanakan serentak di daerah lain yakni di Kabupaten Tanah Bumbu, Kotabaru, Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Banjarmasin. (NRH/RDM/RH)

Sematkan Satyalancana, Paman Birin: Jadilah PNS Berkinerja Baik dan Berprilaku baik di Masyarakat

BANJARBARU – Ribuan Pengawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemprov Kalsel mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya atas pengabdian yang telah dilakukan selama 10, 20 dan 30 tahun.

Penyematan tanda kehormatan disematkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor secara simbolis untuk 30 PNS di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Rabu (27/10).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya (sumber foto: Biro Adpim Prov Kalsel)

Berdasarkan data BKD Prov Kalsel jumlah penerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya mencapai 1.450 PNS. Namun penyematan hanya dilakukan secara simbolis kepada 30 orang penerima sisanya dilakukan secara daring sebagai upaya penerapan protokol kesehatan COVID-19.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengucapkan selamat kepada para penerima tanda kehormatan.

“Kepada saudara saya ucapkan selamat, semoga semakin mendorong semangat kita memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” sebut Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel Sahbirin Noor)

Paman Birin juga berharap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk berkarya dan bekerja secara baik lagi, serta memegang kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945.

Sebagai PNS, lanjut Paman, selain bekerja dengan baik sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, PNS juga sudah seharusnya menunjukan sikap dan prilaku yang terpuji di masyarakat.

“Jadilah contoh, jadilah teladan dilingkungan masing-masing, misalnya ketika pandemi COVID-19 masih melanda, PNS harus ikut membantu sosialisasi dan edukasi dalam menerapkan prokes, termasuk mendorong masyarakat mengikuti vaksinasi,” katanya.

Menurut Paman Birin siapapun yang menerima tanda kehormatan ini memiliki tanggung jawab moral untuk membuktikan penghargaan dengan prestasi kerja, kedisiplinan dan keteladanan.

“Ini adalah penghargaan bagi mereka 10 tahun 20 tahun 30 tahun, diharapkan PNS dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Salah satu penerima tanda kehormatan Chairun Ni’mah mengucapkan syukur  karena dapat mengabdikan dirinya selama 10 tahun menjadi PNS.

Dikatakanya, pengahargaan ini menjadi motivasi baginya untuk terus berkarya dan melayani masyarakat.

“Kita harus meningkatkan kinerja kita, bagaimana kita menjadi PNS yang bisa melayani masyarakat dengan lebih baik lagi tentunya,” bebernya.

Penyematan penghargaan Satyalancana bagi PNS lingkup Pemprov Kalsel ini turut juga disaksikan oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, Staf Ahli Gubernur serta tamu undangan lainnya. (ASC/RDM/RH)

Tekan Radikalisme, Yani Helmi Sosialisasikan Ideologi Pancasila dan Wasbang di Kelumpang Selatan Kotabaru

KOTABARU – Sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan yang digelar oleh anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi di SMA Negeri 1 Kelumpang Selatan diharapkan mampu meminimalisir radikalisme di Kabupaten Kotabaru.

Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wasbang diikuti sejumlah tokoh agama, peserta didik dan masyarakat di Kelumpang Selatan.

Kapolsek Kelumpang Selatan, Iptu Muhammad Harry Saputro, menyanpaikan, seiring dengan adanya penyelenggaraan wawasan kebangsaan ini, setidaknya ideologi yang dimiliki masyarakat tidak melenceng atau begeser.

“Seiring berjalan waktu, ideologi kita sempat bergeser. Kalau saya kasih gambaran yang terjadi di Kabupaten Kotabaru, tepatnya di Pulau Sebuku, sempat terdapat aliran sesat dan mengarah ke radikalisme,” ungkap Inspektur Polisi Satu itu usai memberikan materi Ideologi Pancasila kepada peserta didik, orang tua serta tokoh agama di Kecamatan Kelumpang Selatan, Rabu (27/10) siang.

Dia menghimbau kepada seluruh stakeholder pemerintahan dan seluruh lapisan masyarakat serta tokoh agama mampu memperkuat ideologinya supaya kedepan tidak mudah termakan atau terhasut radikalisme.

“Khususnya seluruh masyarakat dapat mensosialisasikan hal tersebut agar negara kita tercinta ini aman dan damai sentosa,” harapnya.

Menanggapi itu, anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan, meski ini merupakan kegiatan perdana baginya. Akan tetapi, wawasan tersebut sangat bagus dilaksanakan bahkan harus diterapkan sehari-hari sebagai landasan dalam mempertahankan idelogi sebagai warga negara yang baik.

“Kegiatan ini memperlihatkan bahwa betapa pentingnya kita sebagai warga negara yang baik harus bisa menjaga kesatuan bangsa,” tegas anggota dewan yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel.

Tentu, Yani Helmi yang akrab disapa paman Yani menuturkan, setidaknya seluruh unsur aparat, pemerintahan dan lapisan masyarakat mampu menjaga kesatuan ideolginya berlandaskan Pancasila.

“Saya berpesan agar kita semua tetap menjaga kewibawaan dalam berbangsa dan bernegara. Ini penting untuk ditanamkan sebagai anti radikalisme,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kepala SMA Negeri 1 Kelumpang Selatan, Muhsinin menyebutkan kalau sosialiasi pembinaan ideologi Pancasila dan pemberian materi terkait wawasan kebangsaan diakui sangat baik ditanamkan secara lebih dalam kepada kaum milenial sebagai dasar pendidikan dan acuan untuk penguatan idealis mencintai bangsa.

“Sangat bagus, apalagi dituangkan dalam mata pelajaran khusus selain PPKN agar kedepannya generasi muda mampu menanamkan cinta terhadap negara untuk terus bela negara,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)

Berikan Briefing Latihan Pratugas Satgas Eko Apter Wilayah Papua, Ini Pesan Danrem 101/Antasari

BANJARBARU – Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, memberikan briefing latihan Pratugas Penebalan Satuan BKO (Bawah Kendali Operasi) Aparat Teritorial Gelombang III Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari di Rindam VI/Mulawarman, pada Rabu (27/10).

Kegiatan Latihan Pratugas Satuan Penebalan BKO Apter yang akan dilaksanakan selama 21 hari, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan personel Penebalan Satuan BKO Apter (Aparat Teritorial) di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/ Kasuari, sesuai dengan tugas pokok yang diberikan serta dihadapkan kepada perkembangan situasi daerah operasi saat ini.

Pangdam VI/Mulawarman dalam sambutannya yang dibacakan Danrem 101/Antasari mengatakan, agar mencapai hasil optimal selama kegiatan Latihan Pratugas, maka ada beberapa penekanan untuk dipedomani.

Danrem 101/Antasari saat memberikan arahan

“Laksanakan latihan pratugas dengan serius, semangat dan disiplin yang tinggi untuk mewujudkan tercapainya sasaran latihan, sehingga dapat diaplikasikan di medan penugasan. Ciptakan realisme latihan yang aplikatif dalam pelaksanaan latihan pratugas untuk memberikan gambaran situasi di daerah penugasan saat ini. Yakinkan setiap Prajurit mengerti dan paham tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sehingga dapat mengaplikasikannya di lapangan. Ciptakan latihan yang aplikatif dan kreatif guna menjawab tantangan tugas yang akan dihadapi di daerah penugasan. Utamakan faktor keamanan dalam pelaksanaan latihan pratugas, hindari kerugian personel dan materiil. Tetap laksanakan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk meminimalisir penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Danrem 101/Antasari menambahkan, agar para prajurit tetap mematuhi protokol kesehatan dan kebijakan satgas apter, yang dibuat terkait kebutuhan personel sesuai dengan luas wilayah geografis.

“Dengan menciptakan wilayah Papua aman, maka pembangunan akan semakin meningkat dan menciptakan peningkatan kesejahteraan, sehingga gejolak yang ada akan bisa diminimalisir,” ucapnya.

Danrem juga berharap, prajurit satgas berangkat dengan ilmu dan pengetahuan yang cukup melalui pembekalan ini, sehingga tugas yang diemban dapat berhasil.

“Jadikan tugas ini sebagai sebuah kebanggaan dan kehormatan. Tunjukkan Prajurit Mulawarman adalah prajurit yang humanis, berempati dan bersimpati kepada masyarakat. Kehadiran kita mampu menjadi pemersatu masyarakat di wilayah,” pungkasnya.

Briefing latihan ini diikuti oleh prajurit-prajurit pilihan dari jajaran satuan di Kodam VI/Mulawarman. (PENREM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version