Banmus DPRD Kalsel Gelar Rapat Susun Agenda Mei 2022

BANJARMASIN – Badan Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat dalam rangka penyusunan agenda bulan Mei 2022.

Suasana Rapat Banmus DPRD Kalsel

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin dilaksanakan di ruang Banmus Gedung A DPRD Kalsel, Rabu (20/4).

Wakil Rakyat Provinsi yang kerap disapa Bang Dhin ini mengungkapkan dalam rapat tersebut disepakati beberapa kegiatan Dewan yang dijadwalkan pada Mei 2022, diantaranya pengambilan keputusan Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemprov ke Bank Kalsel, penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kalsel Tahun 2021 serta rencana pembentukan Raperda tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Usulan Raperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah itu karena ada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Keuangan Daerah. Nanti akan dibahas terlebih dahulu ke BP Perda setelah itu baru dijadwalkan kembali di Banmus,” jelasnya.

Ditambahkan Bang Dhin, dalam rapat tersebut juga dibahas perubahan jadwal kegiatan Dewan pada April ini yang menyesuaikan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri terkait cuti bersama. (NRH/RDM/RH)

Dua Pekan Ramadan, Penumpang Bandara di Kalsel Alami Lonjakan Diatas 10 Persen

BANJARBARU – Dua pekan jelang lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, pengguna jasa penerbangan di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Banjarbaru, mengalami lonjakan di atas 10 persen.

Stakeholder Relation Manager Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Ahmad Zulfian Noor, mengakui, adanya kenaikan tersebut. Bahkan, mencapai di atas 3.000 penumpang.

Stakeholder Relation Manager Bandara Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor.

“Memang diakui ada kenaikan penumpang pada pekan ini. Tentu, kita berharap minggu berikutnya bisa lebih dari 3.000 orang,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (20/4) siang.

Awal Ramadan, Zulfian, menyebutkan, sempat terjadi penurunan jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Banjarbaru.

“Low season ya, sebelum berjalan dua minggu sempat seharinya hanya berada di kisaran 2.500 penumpang bahkan sempat berada di bawah jumlah itu,” ungkapnya.

Tetapi, sebelum memasuki Ramadan lonjakan penumpang diketahui melonjak drastis. Pihaknya juga yakin pada pekan ketiga hingga keempat akan ada lagi kenaikan.

“Ini saja sudah memasuki 2.500 lebih penumpang pesawat yang menggunakan jasa penerbangan di bandara,” papar Zulfian.

Terlebih pekan kedua, pengguna jasa penerbangan kembali mengalami peningkatan jumlah dibandingkan minggu pertama Ramadan.

“Kami terus memantau perkembangan jumlah penumpang. Yang mana, kenaikannya mulai bergeser 5 hingga 10 persen,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dukung Penuh Pemaksimalan Bandara Warukin Tabalong

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendukung penuh pemaksimalan Bandara Warukin di kabupaten Tabalong, untuk dapat melayani penerbangan dari dan ke daerah Tabalong.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor, pemaksimalan bandara tersebut sangat baik, terlebih lokasi kabupaten Tabalong akan bersebelahan langsung dengan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Kepala Bappeda Kalsel, Ariadi Noor

“Momentum ini sangat baik sekali untuk menunjang IKN di Kaltim nanti, apalagi kabupaten Tabalong lokasinya sangat strategis untuk melayani dari dan ke IKN,” ucapnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (20/4).

Berbagai macam upaya pun telah dilakukan untuk pemaksimalan bandara Warukin ini. Salah satunya dengan mengajak rombongan Komisi V DPR RI ke wilayah tersebut saat melakukan kunjungan ke Kalsel belum lama tadi.

“Upaya kita meyakinkan rombongan Komisi V (lima) DPR RI ini untuk mendukung pemaksimalan bandara ini melalui program di pusat. Apakah melalui dana APBN murni, bantuan luar negeri, atau sumber lainnya,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani menyebut, posisi Kabupaten Tabalong yang strategis berdekatan dengan IKN baru sangat potensial bagi pembangunan, termasuk bandara internasional.

Pemkab Tabalong sendiri diakuinya, telah menyiapkan lahan seluas 200 hektare untuk pembangunan bandara Internasional di Desa Kambitin yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

“Mudah-mudahan ini bisa terwujud walaupun masih panjang perjalanannya, tetapi akan kita siapkan apa saja yang diperlukan,” ucapnya. (SYA/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Berikan Paket Ramadhan Untuk Pasien Kelas Tiga

BANJARMASIN – Jelang Perayaan Lebaran Idul Fitri dan masih dalam suasana Ramadhan, RSUD Ulin Banjarmasin membagikan paket Ramadhan, kepada pasien kelas 3, petugas keamanan, penjaga parkir, serta petugas kebersihan.

Penyerahan paket Ramadhan kepada pasien kelas 3

Paket Ramadhan ini diserahkan langsung oleh Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar, di ruang Tulip Ortopedi RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (20/4).

“Menjelang lebaran Idul Fitri dan dalam Bulan Ramadhan ini, RSUD Ulin Banjarmasin berbagi paket Ramadhan dengan pasien kelas tiga, yang saat ini sedang menjalani perawatan,” ungkap Ibnu.

Dimana, lanjutnya, di Bulan Ramadhan ini merupakan bulan baik untuk RSUD Ulin Banjarmasin berbagi.

“Tentu diharapkan, para pasien yang sedang dirawat tersebut, mendapatkan kesembuhan. Sedangkan bagi petugas semakin bersemangat dalam bekerja,” ucapnya.

Sementara itu. Pasien kelas tiga RSUD Ulin Banjarmasin memberikan apresiasi atas pemberian paket Ramadhan tersebut.

Seperti yang disampaikan salah satu keluarga pasien kelas tiga RSUD Ulin Banjarmasin Nisa.

“Kami tentu bersyukur dengan pemberian paket Ramadhan oleh RSUD Ulin Banjarmasin tersebut,” ujarnya.

Mengingat, paket Ramadhan tersebut dapat digunakan oleh mereka.

Nisa mengatakan, pihaknya merupakan pasien rujukan dari Sampit, Kalimantan Tengah. Dan, berharap keluarga mereka mendapatkan kesembuhan sebelum lebaran Idul Fitri mendatang.

Hal senada juga disampaikan oleh Sukma. Ia mengatakan, dengan adanya pemberian paket Ramadhan tersebut, sangat bermanfaat bagi mereka. (SRI/RDM/RH)

Minimarket Gambut Ambruk, Polda Kalsel Datangkan Labfor Polda Jatim Bantu Penyelidikan

BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan menyebutkan, sedikitnya ada lima korban meninggal dunia, akibat ambruknya bangunan minimarket 3 lantai di Jalan Ahmad Yani Kilometer 14, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, pada Senin (18/4) sore. Korban terakhir bernama Hanafi, meninggal dunia di rumah sakit setelah sempat menjalani perawatan.

Korban meninggal dunia dan yang selamat dalam insiden ambruknya minimarket di kabupaten Banjar ini, ditemukan saat proses evakuasi oleh tim SAR gabungan TNI/Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan, sejak Selasa (18/4) petang hingga Rabu (19/4) dinihari.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K. mengatakan, para korban selamat  langsung dibawa ke RS Sultan Agung, RS Ciputra Citra Garden dan RS Bhayangkara Banjarmasin, untuk penanganan lebih lanjut.  Sedangkan korban meninggal dunia, dibawa ke RSD Ulin Banjarmasin untuk proses autopsi.

“Korban selamat yang berhasil dievakuasi ada sepuluh orang, semuanya dirawat di beberapa rumah sakit. Namun kemudian satu orang meninggal dunia, setelah menjalani perawatan akibat luka-lukanya,” kata Kabid Humas di depan wartawan, saat Konferensi Pers di Ruang Press Conference Bid Humas Polda Kalsel, pada Selasa (19/4) siang.

Ia menambahkan, hingga Selasa siang, personel Polri dan tim gabungan lainnya masih berupaya mencari dan menolong 2 korban lain yang diduga masih terjebak di reruntuhan bangunan.

Sementara itu, terkait penyebab pasti ambruknya bangunan minimarket tersebut, Kabid Humas mengaku masih dilakukan penelusuran bahkan Tim Labfor Polri pun dihadirkan untuk menelisik penyebab ambruknya bangunan tiga lantai tersebut.

“Untuk penyebab ambruknya bangunan nanti dilakukan pendalaman bersamaan dengan pemeriksaan kepada saksi korban dan managemen minimarket,” tuturnya.

Sejauh ini, Polda Kalsel sudah meminta keterangan 4 saksi atas peristiwa ini. Yakni 2 saksi dari manajemen ritel, dan 2 orang korban selamat.

“Berdasarkan pengakuan 2 korban selamat, sebelum kejadian mereka mendengar seperti suara retak, dan beberapa detik kemudian bangunan runtuh dari atas”, paparnya.

Diakui Kabid Humas, proses evakuasi membutuhkan alat berat untuk bisa mengangkat puing-puing bangunan yang hancur. Peristiwa runtuhnya seluruh bangunan minimarket itu sempat membuat jalanan macet total. Banyak pula warga yang ingin melihat lebih dekat ke lokasi. (RIW/RH)

Pasca Ambruknya Bangunan Ritel di Gambut, Supian HK Minta Evaluasi Kelayakan Bangunan Ruko di Kalsel

BANJAR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK mengimbau agar pihak-pihak terkait melakukan evaluasi terhadap kelayakan bangunan-bangunan rumah toko (ruko) yang ada di Kalsel.

Imbauan itu Ia sampaikan disela pantauan langsung proses evakuasi di reruntuhan bangunan ritel modern di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, pada Selasa (19/4/2022).

Suasana pemantauan proses evakuasi oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK

Supian HK mengingatkan, kejadian ambruknya bangunan ruko 3 lantai di Gambut ini, dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kedepannya tidak terulang kembali.

“Para pemilik bangunan ruko dan pihak-pihak terkait hendaknya mengevaluasi kelayakan bangunannya supaya hal serupa tidak terulang lagi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Supian HK menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap korban ambruknya bangunan ruko ini.

“Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dalam melewati cobaan ini,” ucapnya.

Supian HK juga mengharapkan kolaborasi pemerintah daerah dan manajemen pusat, dalam membantu biaya pengobatan dan lainnya yang dapat terlaksana dengan baik.

Selain itu, Politisi Partai Golkar itu juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran TNI dan Polri serta para relawan, yang sangat sigap membantu jalannya proses evakuasi korban runtuhan bangunan ruko. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RIW/RH)

Jadi Narasumber Sosialisasi, Yani Helmi Tekankan Anti Korupsi Bisa Diciptakan di Satuan Pendidikan

BANJAR – Anggota DPRD Provinsi Kalsel Muhammad Yani Helmi, berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan rangkaian Sosialisasi Anti Korupsi yang diikuti seluruh satuan pendidikan di tingkat SMK se Kabupaten Banjar.

Yani Helmi menjadi narsum dalam kegiatan sosialisasi anti korupsi untuk SMK se Kabupaten Banjar, di SMK Negeri 1 Martapura.

Kegiatan yang didatangi oleh anggota legislatif itu, dan diikuti seluruh tenaga pengajar atau tenaga kependidikan ini, digelar di SMK Negeri 1 Martapura, pada Selasa (19/4) siang.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, M Yani Helmi, saat menyerahkan secara simbolis buku pelajaran kepada perwakilan tenaga pengajar tentang anti korupsi

Yani Helmi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu, mengingatkan kepada tenaga pengajar untuk dapat mengaplikasikan dan menanamkan hal ini sejak dini kepada peserta didik, agar kedepannya mereka dapat menjadi generasi yang berguna bagi Nusa dan Bangsa.

“Hal ini sangat baik dilaksanakan oleh pemerintah, karena berawal dari guru inilah yang mencetak generasi anti korupsi,” ungkapnya usai menjadi narasumber dalam Sosialisasi Anti Korupsi Untuk SMK se Kabupaten Banjar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel.

Adik kandung dari Gubernur Kalsel itu juga banyak mendapat aspirasi dari sejumlah tenaga pengajar, agar ajaran anti korupsi dapat diterapkan maksimal di bangku pendidikan.

“Jadi, di sini diajarkan sebuah kejujuran. Dimana, sebagai tenaga pendidik tentu menjadi kewajiban untuk mencetak generasi muda yang amanah, utamanya harus dimulai dari pembelajaran atau sosialisasi tersebut,” tegas Yani Helmi yang juga Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalsel tersebut.

Politisi Partai Golkar Kalsel ini juga berpendapat, dengan hadirnya sosialisasi anti korupsi di tingkat satuan pendidikan, dapat meminimalisir terjadinya kegiatan tindak pidana tersebut.

“Yang jelas, peserta didik yang nantinya akan ditanamkan ajaran ini, merupakan calon generasi yang membangun Banua dan lebih besar adalah negara ini,” tuturya.

Selain mengapresiasi dan telah mendengar berbagai aspirasi dari tenaga pengajar, legislatif dari Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu ini, juga menyambut baik antusiasme peserta yang berasal dari guru SMK se Kabupaten Banjar.

“Karena kita ketahui sekolah itu adalah tempat mencari ilmu, maka, dari sinilah menanamkan bibit atau sikap moral anti korupsi tadi,” jelasnya.
 
Anggota Komisi II DPRD Kalsel ini berharap, agar setiap perwakilan sekolah yang hadir, dapat terus mengayomi dan tidak lelah mengarahkan peserta didiknya untuk tidak terjerumus ke arah tindakan negatif, seperti korupsi.

“Sekarang juga yang perlu menjadi perhatian, adalah penggunaan medsos pada telepon pintar untuk menyebarkan pesan negatif terkait korupsi. Kondisi ini, tentunya harus disikapi dengan bijak”, tukasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Martapura, Dwi Ayati, mengapresiasi kedatangan anggota legislatif tingkat provinsi, sebagai narasumber untuk menyampaikan materi terkait sosialisasi anti korupsi.

“Ini sangat bermanfaat tak hanya bagi tenaga pengajar, melainkan, peserta didik sebagai generasi yang nantinya mampu membangun negara ini secara jujur dan amanah,” ungkap lulusan strata II bidang Manajemen Pendidikan ULM tersebut.

Tak lupa dalam kegiatan itu, dirinya mengajak tenaga pendidik untuk bersholawat bersama agar penyelenggaraan ini bernilai ibadah sekaligus memaknai suasana Ramadan 1443 Hijriah.

Dalam kesempatan itu pula, anggota DPRD Provinsi Kalsel yang akrab disapa Paman Yani ini juga menyerahkan buku mashab anti korupsi secara simbolis kepada tenaga pengajar yang hadir dalam penyelanggaraan Sosialisasi Anti Korupsi dilingkungan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) se Kabupaten Banjar. (RHS/RIW/RH)

Disdag Kalsel Terus Jalin Kolaborasi Gelar Pasmur Ramadhan

TABALONG – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, terus menjalin kolaborasi dengan Dinas Perdagangan di seluruh Kabupaten kota, untuk menggelar pasar murah Ramadhan.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, pada Selasa (19/4) menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pasar murah, dengan target hingga seratus titik selama Ramadhan ini. Dimana tujuannya untuk membantu meringankan beban masyarakat, dalam memenuhi keperluan bahan pokok sehari-hari.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani, melihat langsung penyaluran minyak goreng curah bersubsidi

“Pemprov Kalsel terus bergerak gelar program Pasmur Ramadhan ke berbagai pelosok desa di beberapa kabupaten dan kota, gilirannya Desa Kembang Kuning Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong,” ucapnya

Disampaikan Birhasani, dalam pelaksanaan pasar murah Ramadhan ini, untuk di Desa Kembang Kuning berlokasi di Jalan poros antara Kalsel – Kaltim, dikunjungi langsung oleh Wakil Bupati Tabalong, serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong. Mata pencaharian penduduk kebanyakannya dari sektor perkebunan, yaitu karet.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani, meninjau pelaksaan pasmur Ramadhan

“Kami apresiasi, warga sekitar dan dari desa lain, sangat antusias berbelanja kebutuhan sehari hari, karena harga yang ditawarkan relatif lebih murah dari pasar,”
katanya

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, pihaknya menyempatkan berkunjung ke Pasar Bauntung Tanjung, dan melihat langsung penyaluran minyak goreng curah bersubsidi. Dari hasil pemantauan, kondisi ketersediaan minyak goreng kemasan di pasaran sudah melimpah dengan harga ekonomis, sedangkan migor curah bersubsidi masih terbatas di pasar tradisional. Saat ini penyalurannya lebih konsentrasi bagi keperluan pelaku usaha mikro dan kecil, serta keperluan rumah tangga, yang mana penyalurannya terkontrol dengan baik, di kabupaten Tabalong guna menjaga kesesuaian harga, yakni Rp14.000/liter.

“Tahapan berikutnya, tentu diupayakan migor curah ini didistribusikan melalui pasar tradisional”, tutup Birhasani. (NHF/RIW/RH)

Diperkirakan Hujan Dua Hari Berturut – Turut, Kabupaten Kota di Kalsel Diminta Waspada Bencana Banjir 

BANJARBARU – Memasuki pergantian musim penghujan ke musim kemarau, BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru menggelar press release prakiraan musim kemarau tahun 2022 Kalimantan Selatan, melalui Zoom Meeting pada Selasa (19/4), yang diikuti ratusan peserta yang berasal dari instansi-instansi lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten-Kota. Dalam Zoom Meeting tersebut, BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dibidangnya masing – masing.

prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor – Rizka Novita

Salah satu Narasumber yang dihadirkan yakni prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Bayu Kencana Putra, dan prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor – Rizka Novita.

Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana Putra

Saat menjadi Pemateri pada Zoom Meeting, Bayu Kencana Putera menyampaikan bahwa pada hari Selasa (19/4), potensi hujan cukup deras mencakup seluruh kabupaten-kota di Kalsel. Sehingga pihaknya mengeluarkan maklumat kewaspadaan potensi dampak bencana banjir untuk seluruh wilayah kabupaten-kota di Kalsel.
 
“Potensi curah hujan ini diperkirakan akan berlangsung hingga Rabu 20 April 2022 khususnya untuk wilayah Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar,” ungkap Bayu.

Dilanjutkan Bayu, usai terjadi potensi hujan pada Selasa (19/4), maka prakiraan berbasis dampak hujan pada Rabu (20/4) akan berdampak pada sejumlah Kabupaten-Kota di Kalsel. Yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten HSU, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten HSS, Kabupaten HST, dan Kabupaten Tapin.

“Rabu (20/4) sudah mulai berkurang wilayah waspada prakiraan berbasis dampak, namun masih signifikan untuk wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin,” tutup Bayu.

Sementara itu, Narasumber lainnya, Rizka Novita menyampaikan, masyarakat dan para peserta Zoom Meeting harus dapat mengetahui 5 Faktor pengendali iklim.  Adapun faktor-faktor yang menjadi pengendali iklim yakni anomali suhu permukaan laut lebih panas dari rata-rata dan kebalikannya, indikator fenomena lautan atmosfir, sirkulasi angin yang mengalami perubahan arah setiap lebih dari 6 bulan sekali, daerah tekanan rendah yang memanjang dari barat ke timur dengan posisi berubah, serta adanya perubahan suhu permukaan laut.

“Lima fakto Pengendali Iklim yakni 1 El Nino Southem Oscillation (ENSO), 2 Indian Ocean Dipole (IOD), 3 Sirkulasi Monsun Asia-Australia, 4 Inter Tropical Convergence Zone (ITCZ), dan Suhu permukaan laut di wilayah Indonesia,” tutup Riska Novita. (MRF/RIW/RH)

Tinjau Lokasi Runtuhnya Bangunan Ritel di Gambut, Paman Birin Sampaikan Duka Cita Mendalam

BANJAR – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor meninjau langsung lokasi robohnya bangunan toko swalayan di Gambut pada Selasa (19/4) dinihari.

Kedatangan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini ingin melihat dari dekat proses evakuasi dan penyelamatan korban robohnya bangunan tingkat tiga itu.

Tiba di lokasi sekira pukul 00.30 Wita, Paman Birin juga mendengarkan penjelasan dari aparat keamanan dan relawan dalam upaya pencarian korban yang masih belum ditemukan.

“Kami Pemerintah Provinsi Kalsel menyampaikan duka yang mendalam atas musibah robohnya bangunan di Gambut Kabupaten Banjar ini. Kita mendoakan agar korban diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapinya,” kata Paman Birin.

Dihadapan warga dan keluarga korban yang belum ditemukan, Paman Birin juga berharap dan mendoakan agar tim baik itu dari BPBD Kalsel, SAR, aparat keamanan serta relawan bisa secepatnya bisa menemukan.

Paman Birin yang mendengar cerita dari keluarga korban tak kuasa menahan sedih. Pun begitu, orang nomor satu di Kalsel ini tetap memberikan semangat dan doa terbaik untuk korban, baik yang sudah ditemukan maupun korban yang masih dalam proses pencarian.

Pada kesempatan itu juga, Paman Birin meminta kepada stakeholder di Pemprov Kalsel, baik itu Dinas Sosial dan BPBD Kalsel bertindak cepat dan tanggap dengan memberikan bantuan pelayanan pencarian korban maupun penyampaian informasi kepada keluarga korban. (Biroadpim-RIW/RH)

Exit mobile version