Pemprov Kalsel Dorong Pelaku UMKM Gunakan Sistem Digitalisasi 

BANJARBARU – Memasuki era digital teknologi, dimana perkembangan digital semakin meningkat membuat seluruh lapisan masyarakat juga harus mengikuti perkembangan zaman, salah satunya dengan memahami digitalisasi baik untuk kegiatan jual-beli, dan belajar-mengajar. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalsel akan mendorong pelaku UMKM di banua ini agar ikut menggunakan sistem digitalisasi.

Hal ini diungkapkan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM provinsi Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai, kepada Abdi Persada FM belum lama ini.

Rifai menyampaikan, Presiden RI Joko Widodo telah mencanangkan untuk digitalisasi pelaku UMKM, sehingga pemerintah provinsi Kalsel  terus mendorong para pelaku UMKM agar dapat melakukan hal tersebut. Adapun cara yang dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalsel untuk menggunakan sistem digitalisasi pelaku UMKM, yakni dengan cara memberikan bebagai macam pelatihan agar pelaku UMKM dapat memahami media sosial.

“Kami banyak mengadakan pelatihan untuk pelaku UMKM,” ungkap Rifai.

Ia melanjutkan, ribuan produk UMKM Kalsel telah terdaftar pada Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), namun, jumlah tersebut tergolong sedikit sehingga akan terus didorong untuk digitalisasi.

“Tidak sedikit pelaku UMKM yang terpaksa gulung tikar pada pandemi ini akibat merugi, sehingga dengan era digitalisasi akan membuat kebangkitan pelaku UMKM,” lanjut Rifai.

Ditambahkan Rifai, pelaku UMKM sangat berperan dalam membangun banua Kalsel, dikarenakan produk-produk merekalah yang menjadi pedoman bagi para masyarakat yang ingin ikut menggeluti dunia UMKM. (MRF/RDM/RH)

KLHK Dukung Penuh Perbaikan Lingkungan di Kalsel

BANJAR – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya,  mengatakan mendukung penuh terkait perbaikan lingkungkan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pernyataan itu disampaikan Menteri LHK Siti Nurbaya, saat mengunjungi Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Kabupaten Banjar, Kamis (24/3) sore.

Siti Nurbaya menyampaikan, pihaknya mendukung penuh terkait perbaikan lingkungkan di Kalimantan Selatan, salah satu dukungan yang pihaknya lakukan,  yakni dengan memberikan program-program untuk program rehabilitasi hutan dan lahan yang sangat bermanfaat untuk kelestarian lingkungan.

“Ada lah pasti dukungan untuk rehabilitasi hutan dan lahan,” kata Siti.

Siti Nurbaya menambahkan, selain rehabilitasj hutan dan lahan, kolaborasi untuk melakukan percepatan perbaikan lingkungan juga merupakan salah satu hal yang penting yang harus diingat Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Yang penting kolaborasinya, kalau diperlukan turun juga. Pada dasarnya Word Bank kalau halnya baik pasti akan dukung. Yang penting kan semangatnya, menejemen, kesertaan masyarakatnya,” lanjut Siti Nurbaya.

Di tempat yang sama, Senior Natural Resources Management Specialist at The World Bank Iwan Gunawan menyampaikan, pihaknya siap membantu Pemerintah Provinsi Kalsel apabila membutuhkan bantuan, dengan catatan, tujuan program yang dilakukan memiliki kolaborasi yang kuat dan bisa berkembang untuk perbaikan lingkungan.

“Kalau pemerintah membutuhkan, apa yang paling baik akan kami upayakan. Menurut saya pribadi melihat Kalsel luar biasa dengan program Revolusi hijaunya,” ungkap Iwan.

Iwan menambahkan, dari data terakhhir Kementrian LHK tahun 2018, terdapat sebanyak 511.640 Hektar lahan kritis yang harus direhabilitasi di Kalsel.

“Upaya Kalsel untuk mengatasi lahan kritis adalah lewat Revolusi hijau Gubernur Kalsel sejak 2017, dengan mempercepat rehab Das dari pemegang IPPKH, penanaman hutan tanaman dan alam serta kota,” tutup Iwan. (MRF/RDM/RH)

Kapolda Kalsel Pantau Vaksinasi Serentak di Kotabaru

KOTABARU – Usai meresmikan Mako Polres Kotabaru dan Peletakan batu pertama renovasi Klinik Bhayangkara Wicaksana Laghawa, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Rikwanto, dalam kunjungan kerjanya ke Kotabaru, juga berkesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak di Kabupaten Kotabaru, pada Kamis (24/3).

Didampingi Bupati Kotabaru, Irwasda Polda Kalsel, Karo Log Polda Kalsel, Kapolres Kotabaru dan Pejabat Utama Polres Kotabaru, orang nomor satu di Polda Kalsel itu memantau pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat Bumi Sa’ijaan (Julukan Kabupaten Kotabaru) yang berlangsung di Polres setempat.

Vaksinasi diikuti lansia dan anak usia 6-11 tahun. Sedangkan pelayanan vaksin yang diberikan adalah vaksin dosis pertama, dosis kedua, dan dosis ketiga atau vaksin Booster, yang disemarakkan dengan pembagian bingkisan bagi siapa saja yang melakukan vaksinasi.

Kapolda Kalsel mengatakan vaksinasi COVID-19 di Polres Kotabaru ini, merupakan bentuk kepedulian Polri bersama TNI dan Pemerintah Daerah dalam upaya program percepatan vaksinasi.

“Walaupun dilaksanakan di Mako Polres Kotabaru, namun sifatnya terbuka untuk semua lapisan masyarakat. Bukan hanya untuk lansia dan anak-anak, namun yang lain juga bisa segera divaksin,” pungkas Kapolda Kalsel.

Pada acara diskusi terbuka dan berlangsung santai, Bupati dan Kapolres Kotabaru memaparkan progres yang telah dilakukan dan bagaimana melaksanakan vaksinasi.

Mereka juga membeberkan strategi kerja sama yang dilakukan tiga pilar Kabupaten Kotabaru demi menyukseskan vaksinasi di Bumi Sa’ijaan. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Wawasan, Diskominfo SP Tanbu Sambut Baik Studi Komparasi Sekwan Kalsel

TANAH BUMBU – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Tanah Bumbu menyambut baik kegiatan studi komparasi Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Pasalnya, kedatangan rombongan Sekretariat DPRD Kalsel ke Tanah Bumbu, justru menambahkan wawasan bagi mereka terkait kegiatan kehumasan.

“Alhamdulillah kami sangat menyambut baik kedatangan Sekwan Kalsel bersama wartawan Persroom karena menambah wawasan bagi kami. Jadi kami malah dapat ilmu dari mereka. Ke depan kalau ada kunjungan, kami akan terima,” kata Kepala Diskominfo SP Kabupaten Tanbu, Ardiansyah kepada wartawan, usai menerima rombongan Sekretariat DPRD Kalsel di Batulicin, Jum’at (25/3).

Ia menyontohkan salah satu tambahan wawasan tersebut mengenai kegiatan pembinaan kepada para wartawan. Misalnya dengan mengikutsertakan insan media itu dalam studi komparasi Sekwan Kalsel. Sementara di Tanbu, belum ada kegiatan seperti itu.

Suasana Studi Komparasi Sekwan Kalsel ke Diskominfo SP Kabupaten Tanbu

“Kami akan koordinasi dan minta contoh aturan yang menjadi dasar hukumnya ke Sekwan Kalsel. Nanti akan kami laporkan dengan Pak Bupati agar bisa juga dilaksanakan di Tanbu,” jelas Ardiansyah.

Sementara, Ketua Persroom DPRD Kalsel Ipik Gandamana mengakui memang pengelolaan informasi dan pemberitaan kegiatan di tingkat provinsi lebih besar, namun belum tentu sempurna. Oleh karena itu, menurutnya, perlu dilakukan studi komparasi, salah satunya di Tanbu untuk menggali keunggulan apa saja yang ada dalam bidang kehumasan dan pemberitaan.

“Tadi disebutkan bagaimana Diskominfo SP Tanbu bersinergi dengan insan media, tidak berjarak, seperti teman dan sahabat. Dalam kemitraannya juga tidak melarang pemberitaan yang sifatnya mengkritisi, sejauh kritik tersebut bersifat membangun, dan lain-lain,” jelas Ipik.

Untuk diketahui, rombongan Sekwan Kalsel yang dipimpin Kasubag Rumah Tangga Perlengkapan dan Kehumasan Deddy Noraidi beserta jajarannya yang melaksanakan studi komparasi ke Tanbu juga didampingi oleh sekitar 25 orang wartawan yang tergabung dalam Persroom Dewan Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Jelang Ramadhan, Pemberdayaan Pelaku UMKM di Kalsel Diminta Lebih Intensif Lagi

BANJARMASIN – Menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul tahun ini, pemberdayaan pelaku UMKM di Kalsel diminta lebih diintensifkan lagi oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota.

“Bulan Ramadhan itu penuh berkah, kita berharap berkahnya juga dirasakan pelaku UMKM di Banua. Sebab itu, pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, harus lebih intensif lagi menjalankan program pemberdayaan UMKM saat menjelang, pelaksaan, hingga tibanya lebaran Idul Fitri nanti,” kata Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin kepada wartawan, Rabu (23/3).

Menurut Legislator yang kerap disapa Bang Dhin ini, pada bulan Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri, adalah masa dimana perputaran ekonomi sangat masif. Sebagian besar warga tak berhitung dengan pengeluaran rumah tangga. Mereka membelanjakan uang untuk menyambut dan menikmati kenyamanan ibadah di bulan suci umat Islam ini.

“Dengan fenomena itu, para pelaku UMKM mestilah harus mendapat manfaat. Tetapi, mereka tak bisa berbuat sendiri, mesti harus dibantu pemerintah daerah untuk memfasilitasinya,” jelasnya.

Misalnya, tambah Bang Dhin, dalam kebiasaan tahunan, pemerintah daerah selalu menggelar agenda bazar, pasar murah, pasar ramadhan atau aktivitas lainnya.

“Libatkanlah pelaku UMKM di event dan agenda-agenda tersebut. Fasilitasi dan rangkul. Sehingga mereka terberdayakan,” ucapnya.

Tak sekadar di pemerintahan, pemberdayaan UMKM juga dapat dilakukan lembaga atau organisasi. Seperti PKK, Dekranasda, GOW, dan lain-lain. Begitu pula di BUMN, BUMD, dan perusahaan-perusahaan swasta.

“Dengan begitu, berkah Ramadhan dan Idul Fitri akan dinikmati pula oleh para pelaku UMKM di Kalsel,” pungkas Bang Dhin. (NRH/RDM/RH)

KLHK Apresiasi Hutan Hujan Tropis Indonesia Milik Pemprov Kalsel

BANJARBARU – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan kunjungan ke area hutan hujan tropis Indonesia milik Pemerintah Provinsi Kalsel, yang terletak di Area perkantoran setdaprov Kalsel, Kamis (24/3), kunjungan ini dilakukan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya, yang bertujuan untuk mengevaluasi beserta mempelajari tata letak hutan kota tersebut, yang rencananya hotan kota provinsi Kalsel akan dijadikan sebagai salah satu acuan dalam pembuatan hutan kota di Ibu Kota Negara baru.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya

Kunjungan Kementerian tersebut disambut oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar beserta sejumlah kepala SKPD Lingkup pemprov Kalsel.

Dalam sambutannya, Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan, sesuai arahan dari Presiden RI bahwa di era ini, menjadi prioritas untuk mengembalikan fungsi hutan dan pemulihan lingkungan hidup. Tentunya Kementerian LHK akan terus mendukung dan mensupport pengembangan sektor kawasan hutan hujan hujan tropis kota ini.

“Kami apresiasi pembangunan hutan kota ini, dulu saya pernah menanam pohon waktu awal dibangunnya hutan kota ini,” ucap Siti Nuryani.

Ia mengharapkan, Pemerintah Provinsi Kalsel dapat memperluas area hutan hujan tropis agar terus berkembang dan berkelanjutan.

“Hutan kota ini harus menyeluruh jangan sedikit-sedikit kalau bisa diperluas lagi lahan hutan hujan tropis tersebut,” tutup Siti Nuryani.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, dari tahun ke tahun, secara berkelanjutan, pembangunan kehutanan di Kalsel menunjukkan progres yang sangat menggembirakan. Provinsi Kalsel bukan hanya berhasil melaksanakan reboisasi, namun juga berhasil membangun sektor kehutanan menjadi sektor perekenomian.

“Terutama dengan mengoptimalkan hasil hutan dari kayu, hasil hutan bukan kayu, serta hutan wisata,” ungkap Roy.

Roy menambahkan, pihaknya sangat mengharapkan bantuan dari Kementerian LHK untuk Kalsel  dikarenakan masih banyak pembangunan sektor kehutanan yang perlu dibenahi, diperbaiki, dan disempurnakan untuk memulihkan fungsi hutan sebagai sumber penghidupan dan pelestarian lingkungan.

“Pembangunan kehutanan menunjukkan progres yang menggembirakan,” tutup Roy. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Ajak Delegasi W20 Melihat Sasirangan Diyang Kinjut

BANJARBARU – Usai mengunjungi pulau Bakut di Kabupaten Barito Kuala (Batola) sembari berwisata menyusur sungai di Menara Pandang Kota Banjarmasin, Kamis (24/3). Pemerintah Provinsi Kalsel kembali mengajak delegasi W20 ke tempat pembuatan kain sasirangan di kota Banjarbaru, kunjungan ini bertujuan untuk memberitahukan kepada peserta delegasi W20 terkait pembuatan kain yang menjadi ciri khas banua Kalsel.

Dari pantauan Abdi Persada FM, terlihat puluhan peserta Delegasi W20 antusias melihat hasil olahan kain sasirangan di tempat pelaku UMKM Diyang Kinjut. Selain menjadi baju, ternyata kain sasirangan juga dijadikan sebagai bahan pelengkap aksesoris lain, seperti tas, sepatu, sejadah, serta kerudung.

Salah satu produk UMKM dari purun dan sasirangan yang dipadukan menjadi tas

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai menyampaikan, dengan adanya Kegiatan W20 di provinsi ini, menjadi salah satu kegiatan yang dapat memperkenalkan produk-produk khas banua Kalsel yang salah satu nya kain sasirangan dan bakul purun hingga ketingkat nasional bahkan internasional.

Kadis koperasi dan UMKM Kalsel berfoto bersama pengantin Banjar

“Diharapkan dapat menumbuhkan dan memperkenalkan hasil-hasil UMKM di banua ini sehingga pemasaran produk dapat lebih luas lagi,” ungkap Rifai.

Ia melanjutkan, dengan adanya perhelatan ajang W20, maka peran wanita sangatlah penting untuk membangun perekonomian, apalagi 60 persen pelaku UMKM di Kalsel adalah seorang wanita, sehingga par wanita di Kalsel juga berperan dalam pembangunan ekonomi.

“Pelaku UMKM yang saya temui kebanyakan perempuan,” tutupnya.

Sementara itu, pemilik pengrajin kain sasirangan binaan Dinas Koperasi dan UMKM Prov Kalsel dengan Merk Diyang Kinjut, Henny Rusilawati menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan ratusan kain sasirangan bentuk baju jadi, yang akan dibawa para peserta delegasi W20, yang diharapkan dapat memperkenalkan kerajinan daerah khas Kalsel.

“Kami mohon bantuannya kepada Pemerintah Provinsi Kalsel untuk membantu dalam segi pemasaran produk-produk kami,” tutup Henny. (MRF/RDM/RH)

LK3 Kalsel Jalin Koordinasi Dengan Jemput Bola ke Perusahaan

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan,akan terus menjalin koordinasi, dengan cara menjemput bola ke seluruh perusahaan.

Menurut Kepala Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Syarifah Norhani, kepada wartawan di ruang kerjanya pada Kamis (24/3), setelah resmi ditetapkan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pihaknya menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pegawai di LK3 Kalsel, untuk dapat semakin memberikan pelayanan pengujian terbaik.

“Kita akan turun langsung ke lapangan, jemput bola ke semua perusahaan, tidak hanya di 13 kabupaten dan kota, namun lintas provinsi yaitu Kalimantan Tengah,” katanya.

Disampaikan Syarifah, target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2022 ini sebesar Rp1,5 miliar, dengan demikian menjadi tantangan yang besar memperolehnya, sehingga mulai sekarang semakin bergerak untuk mengembangkan pelayanan, melalui sosialisasi terutama perusahaan lain yang belum diberi pengujian.

“Temu pelanggan lamapun tetap kami gelar, agar selalu menjadi langganan pengujian di LK3,” ucapnya.

Syarifah menambahkan, saat ini untuk alat pelayanan pengujian sudah lebih baik, ditambah dengan sumber daya manusia (SDM) yang profesional.

Terkait peraturan Gubernur yang baru tentang tarif dan tata kelola, saat ini masih diproses di Biro Hukum Provinsi Kalsel.

“Kita masih gunakan tarif sebelumnya, sambil menunggu terbit pergub, kalau terbit nanti tentu akan disosialisasikan ke semua perusahaan” tutupnya.

Seperti diketahui, tugas pokok Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3)/ Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan pengembangan higiene perusahaan, ergonomi, kesehatan dan keselamatan kerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman dan selamat, agar tenaga kerja sejahtera dan produktif dalam bekerja. (NHF/RDM/RH)

Sambut HUT ke-58, Bank Kalsel Gelar Rangkaian Kegiatan dan Promo Spesial

BANJARMASIN – Menyambut Hari Ulang Tahun Bank Kalsel ke-58, Bank Kalsel gelar serangkaian even dan program spesial. Mengusung tema “Melaju Bersama, Tanpa Batas”, Bank Kalsel kian menegaskan komitmennya memberikan layanan terbaik secara Cepat, Mudah, Aman dan Nyaman, dimanapun dan kapanpun. Bank Kalsel juga senantiasa terus menyesuaikan diri terhadap berbagai perkembangan terkini, terutama dalam transformasi digital.

Izhar, selaku Kepala Divisi Komersial dan Korporat sekaligus sebagai Ketua Panitia HUT Bank Kalsel ke-58, menegaskan, mengingat pandemi COVID-19 belum berakhir, maka rangkaian kegiatan HUT Bank Kalsel ke-58 ini digelar secara sederhana. Adapun kegiatan yang dilaksanakan berupa kegiatan olahraga, dan sosial keagamaan. Persiapan dan pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kegiatan olahraga yang dilakukan antara lain Turnamen Tenis Meja dan Futsal Eksibisi. Khusus turnamen tenis meja, telah digelar pada 18-19 Maret 2022.

“Untuk kegiatan sosial keagamaan, kami mengadakan event Vaksinasi Massal pada 23 Maret 2022 atas kerjasama dengan Polresta Banjarmasin. Selain itu, penyelenggaraan Shalat Hajat, Doa Bersama, Pemberian Santunan kepada Anak Yatim, Tahfidz, dan Kaum Masjid, serta event Charity Ride” urai Izhar.

Even lainnya yang digelar, dalam hal ini Pemotongan Astakona sebagai simbolis peringatan HUT Bank Kalsel ke-58, Lomba Menghias Kantor, dan Reels Challenge, yang khusus digelar untuk kalangan internal Bank Kalsel.

Selain gelar even-even di atas, Bank Kalsel juga menyuguhkan promo-promo spesial dan menarik yang tentunya sayang untuk ditinggalkan. Untuk pembukaan rekening Tabungan Simpeda, Bank Kalsel memberikan cashback untuk 58 orang pertama sebesar Rp58 ribu dengan minimal setoran sebesar Rp100 ribu. Sedangkan untuk pembukaan rekening Tabungan Banua, akan memperoleh promo Bunga Khusus sebesar 5,8 persen selama 1 bulan. Tersedia juga promo pemberian atau pembebasan biaya provisi kepada seluruh nasabah Kredit Multiguna existing yang melakukan top up maupun nasabah kredit baru. Selain itu juga bebas biaya provisi dan asuransi kepada nasabah Kredit Multiguna yang sudah memilki fasilitas kredit di bank lain.

“Tentunya, promo ini hanya berlangsung di momen HUT 58 ini saja, yakni hingga akhir Maret 2022, kecuali untuk promo pembukaan rekening tabungan Simpeda dan Banua, hanya berlaku pada 25 Maret 2022,” ujar Izhar.

Selanjutnya, Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya menyampaikan, bahwa program promo HUT ke-58 ini sebagai salah satu perwujudan dari komitmen Bank Kalsel memberikan layanan terbaik bagi nasabah, guna meningkatkan loyalitas nasabah.

“Program ini merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan layanan yang terbaik, sesuai dengan tagline kami “Setia Melayani, Melaju Bersama”. Hal ini juga sebagai bentuk apresiasi kami terhadap nasabah setia Bank Kalsel yang telah berkontribusi dalam menumbuhkan kinerja Bank Kalse,l” ujar Hanawijaya.

Hanawijaya mengingatkan kembali kepada seluruh nasabah dan masyarakat Kalimantan Selatan, agar memanfaatkan promo yang ditawarkan Bank Kalsel mengingat hanya berlaku di momen HUT ini.

“Sekali lagi, program ini hanya berlaku sampai dengan akhir Maret. Jadi bagi nasabah existing
maupun masyarakat yang tidak ingin melewatkan kesempatan program ini, segera kunjungi
Bank Kalsel terdekat dan nikmati promo-promonya,” pungkas Hana. (ADV-RIW/RDM/RH)

Primkoppol Mapolda Kalsel Gelar Rapat Anggota Tahunan 2021

BANJARMASIN – Ka Yanma Polda Kalimantan Selatan Kompol Dadun Abdul Manan, S.Pd. membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2021 Primkoppol Mapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada Kamis (24/3).

Suasana RAT Primkoppol Mapolda Kalsel

Acara yang dimulai sejak pagi itu, dihadiri oleh Ketua Puskoppolda Kalsel diwakili Sekretaris Puskoppol Fahmi Sugianto, Ketua Primkoppol Mapolda Kalsel Pembina TK.I Hamsan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Budi Munandar personel Polda Kalsel sebagai anggota Koperasi, Pengurus dan Badan Pengawas.

Menurut Ketua Primkoppol Mapolda Kalsel Pembina TK.I Hamsan, forum ini penting untuk dijadikan bahan evaluasi dan kendala maupun keberhasilan program yang telah di jalankan pada tahun sebelumnya.

Selain mengagendakan laporan pertanggungjawaban, rapat ini juga memaparkan rencana program kegiatan dan anggaran pendapatan serta belanja tahun 2022.

“Kita bersyukur kembali melangsungkan RAT tahun buku 2021, kepada seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif untuk memajukan Primkoppol kita ini,” ujar Hamsan.

Sementara itu Kompol Dadun Abdul Manan menuturkan bahwa rapat anggota tahunan (RAT) merupakan kegiatan yang sangat berat karena para Pengurus dan Pengawas harus menyajikan laporan yang akan dikoreksi oleh para anggota Koperasi.

Sebagai Pembina Primkoppol Mapolda Kalsel Kompol Dadun berharap, rapat anggota tahunan ini dapat diikuti dengan serius oleh para anggota Primkoppol dengan tujuan program kerja Koperasi tahun buku 2022 akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Sehingga, lanjut Kompol Dadun, bisa semakin meningkat dan membawa manfaat bagi terwujudnya kebutuhan dan kebijakan bagi anggota Koperasi.

“Terima kasih kepada Pengurus dan Badan Pengawas yang telah mampu menyelenggarakan RAT, serta membawa Koperasi ini semakin meningkat setiap tahunnya,” tutup Kompol Dadun. (Bidhumaspoldakalsel-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version