Diskusi Kajian Dana Transfer ke Daerah Bersama KPK RI Diharapkan Dapat Hasilkan Solusi Yang Konsultif

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar kegiatan diskusi kajian dana transfer ke daerah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Kegiatan ini dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Subhan Noor Yaumil sebagai Moderator, Direktur Monitoring KPK RI Agung Yudha Wibowo, Bupati Kabupaten Tapin Arifin Arpan, Wakil Bupati Kabupaten Banjar Said Idrus Al-Habsyie, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Laut (Tala) Safarin, Serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut (Tala). Acara diskusi bersama KPK RI yang membahas terkait optimalisasi pajak sektor pertambangan, tata kelola batubara dan program dana transfer ke Daerah tersebut dilaksanakan di ruang rapat Pangeran Muhammad (PM) Noor Setdaprov Kalsel pada Rabu (9/11).

Direktur Monitoring KPK RI Agung Yudha Wibowo (batik biru)

Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Subhan Noor Yaumil menyampaikan, diskusi bersama KPK RI tersebut diharapkan, dapat menghasilkan solusi yang konsultif, sehingga pembangunan di daerah dapat berjalan berjalan tepat waktu serta sesuai target dan sasaran yang telah ditetapkan. Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik. Melalui diskusi bersama KPK RI ini pula, kajian dana Daerah dapat dioptimalkan agar dapat melakukan pencegahan penyalahgunaan anggaran.

“Melalui diskusi ini nanti, kajian dana transfer Daerah dapat dioptimalkan efektifitas dan akuntabilitas penggunaannya,” ungkap Subhan.

Subhan melanjutkan, dengan adanya Diskusi bersama KPK RI, diharapkan dapat melakukan pencegahan penyalahgunaan anggaran dari tingkat pusat, daerah, hingga tingkat desa. Melalui diskusi bersama KPK RI ini juga, dirinya mengajak seluruh Pemerintah Kabupaten-Kota untuk terus bersinergi dan berkolaborasi untuk bersama-sama mengelola program pembangunan.

“Mari kita jadikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebagai Instrumen untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Subhan.

Sementara itu, Direktur Monitoring KPK RI Agung Yudha Wibowo menyampaikan, diskusi ini merupakan momen yang baik untuk bersilaturahmi menjalankan amanah tugas-tugas negara. Direktorat Monitoring KPK RI ingin berdiskusi bersama 3 Kabupaten-Kota terkait beberapa tugas dari pusat, yakni membahas terkait optimalisasi pajak sektor pertambangan, tata kelola batubara dan program dana transfer ke daerah.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel yang telah menyiapkan tempat, sarana dan prasarana diskusi ini, ” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya diskusi ini, maka kita bisa bersama-sama menemukan solusi, merumuskan jawaban persoalan-persoalan yang ada di Daerah Provinsi Kalsel, untuk bisa diteruskan ke Pemerintah Pusat.

“Kehadiran kami di sini, dalam rangka melaksanakan tugas-tugas monitoring, yakni memetakan potensi-potensi korupsi yang ada di Program-Program Pemerintah Pusat, ” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Kendalikan Inflasi, Diskop UKM Kalsel Gelar Pasar Rakyat Untuk UMKM Bergerak

BANJARMASIN – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pasar Rakyat untuk Usaha Mikro Kecil Menengah Bergerak.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, kepada Abdi Persada FM, melalui sambungan telepon pada Selasa (8/11) menjelaskan, Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak digelar di tiga belas Kabupaten dan Kota, mulai 5 November – 3 Desember 2022 mendatang. Ia berharap dengan kegiatan dapat mengendalikan inflasi dan membantu warga dalam memenuhi dalam keperluan bahan pokok.

“Pasar Rakyat ini diperuntukkan bagi warga sebagai pedagang mikro dan kecil, dan sebelumnya mendapatkan kupon terlebih dahulu, yang diakomodir Kepala Desa setempat, bekerjasama Dinas Koperasi dan UMKM Kab dan Kota,” ucapnya

Rifai menjelaskan, paket yang disediakan Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak ada sebanyak 1.200 yaitu seribu paket dari Pemprov Kalsel dan 200 paket subsidi dari Bank Kalsel. Harga satu paketnya Rp68 ribu yang dijual berupa minyak goreng, tepung terigu, telur, bawang merah, bawang putih, dan gula.

“Sejak digelar Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak mulai 5 November di desa Loksaso Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dilanjutkan 6 November ke Kabupaten Tabalong dan 8 November di Kabupaten Balangan, antusias warga sangat tinggi dalam membelinya,” jelas Rifai.

Lebih lanjut Rifai menambahkan, Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak, di Kabupaten Balangan, pihaknya juga merangkai kegiatan menyelenggarakan penyuluhan dan pendampingan hukum, membina UMKM agar naik kelas dan pelatihan akutansi serta pengemasan produk bagi UMKM.

“Semoga dengan terlaksana kegiatan itu, dapat membantu peningkatan kesejahteraan warga di Banua,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Kalsel Usulkan Pembentukan Perda Perpustakaan Pada Propemperda 2023

BANJARMASIN – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dalam program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2023.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M. Lutfi Saifuddin kepada wartawan, usai memimpin rapat kerja bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Selasa (8/11).

Lutfi menilai pembentukan Perda tersebut sangat penting sebagai acuan atau pedoman terkait pengembangan budaya literasi di Kalsel.

Mengingat budaya literasi ini, lanjutnya, bukan hanya sekedar kemampuan membaca dan menulis tetapi juga mengelola data dan informasi yang didapatkan dari bahan bacaan menjadi sebuah gagasan, ide maupun inovasi dan mengimplementasikannya dalam kehidupan.

“Hal ini tentu memerlukan payung hukum yang kuat agar program dan anggaran bisa terpenuhi,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani menyambut baik atas usulan tersebut karena selama ini hanya ada aturan terkait kearsipan sedangkan untuk perpustakaan belum ada.

“Tentu pembuatan raperda perpustakaan ini kita dukung untuk kemajuan literasi di banua,” jelasnya.

Suasana Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kalsel Bersama Dispersip Kalsel

Sementara untuk tahun 2023, Dispersip Kalsel menyusun sebanyak 15 program kerja, diantaranya penyediaan sarana dan prasarana gedung perpustakaan disabilitas agar bisa segera beroperasi dan penyelesaian gedung depo arsip. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Akan Gelar PSOda Tingkat Provinsi

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam waktu dekat ini, akan melaksanakan Pekan Special Olympic Daerah (PSOda) Tingkat Provinsi. Hal ini disampaikan Plt Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Budiono.

“PSOda akan diselenggarakan selama 4 hari mulai tanggal 14 sampai 17 November tahun 2022 mendatang,” ungkap Budiono, kepada sejumlah wartawan, Rabu (9/11).

Kegiatan Pekan Special Olympic Daerah tahun 2022 ini, akan memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan serta mendali.

“Pada Pekan Special Olympic Daerah, akan diikuti oleh peserta anak-anak bertalenta khusus dibawah naungan organisasi Special Olympics Indonesia (SOIna),” ujarnya.

Kegiatan Pekan Special Olympic Daerah ini, diikuti 200 atlet dari organisasi SOIna Kabupaten dan Kota Se Kalimantan Selatan.

Dengan mempertandingkan 8 cabang olahraga diantaranya bola voli, atletik, bola bocce, bulutangkis, tenis meja, senam ritmik, serta renang.

“Delapan cabor tersebut akan dipertadingkan di empat tempat yaitu Gedung PGSD Banjarbaru, Kolam Renang Idaman, Gor Berkat sungai sipai Martapura, serta Wisma Sulaiman Martapura,” jelasnya lebih lanjut.

Budiono berharap, kegiatan ini nantinya akan menghasilkan atlet yang berprestasi ditingkat Provinsi dan mampu mengikuti kegiatan Pekan Olahraga tingkat Nasional dan internasional untuk mengharumkan nama banua.

“Kami berharap pada PSOda ini akan menghasilkan atlet berprestasi untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Budiono. (SRI/RDM/RH)

Gelaran Bazar UMKM Bangkitkan UMKM Banua Bersama Bank Kalsel

BANJARMASIN – Bank Kalsel mengajak para pelaku UMKM kembali menggeliatkan perekonomian daerah melalui satu program yang tidak hanya sekadar menunjukkan eksistensi UMKM daerah, namun juga beriringan dengan legitimasi Bank Kalsel sebagai bank digital.

Program yang diusung adalah BAZAR UMKM Bank Kalsel dengan tema “Bangkitkan UMKM Banua Bersama Bank Kalsel”, bentuk komitmen untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi secara lebih efektif dan diakselerasi dengan cepat, khususnya dalam mengoptimalkan sektor UMKM melalui transformasi digital.

BAZAR UMKM Bank Kalsel dilaksanakan pada 9 – 13 November 2022 dengan mengambil venue Halaman Eks Kantor Gubernur Kalsel dan Siring 0 Kilometer, Banjarmasin. Secara umum, BAZAR berisikan Stand Pelaku UMKM Binaan Bank Kalsel, Stand Kuliner, Stand Komunitas, Pojok Kopi, dan Stand Bank Kalsel Information Centre.

Selain itu juga, para pengunjung akan disajikan suguhan entertainment, dalam bentuk Band Performance, Stand Up Comedy, Panting Show, Opera Komedi Banjar, hingga penampilan Artis Nasional yang tentunya menarik untuk disaksikan.

Pada momen ini juga akan dilakukan kegiatan Literasi Keuangan dan Kuis Ranking 1 untuk Pelajar SD, Sosialisasi Pengelolaan Keuangan kepada Pelaku UMKM, Sosialisasi Produk dan Layanan Syariah, Lomba
Mewarnai untuk Tingkat Pelajar TK dan SD, dan tentunya sayang untuk dilewatkan adalah kegiatan JALAN SEHAT yang menyajikan total hadiah puluhan juta rupiah.

Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, menyampaikan bahwa BAZAR UMKM Bank Kalsel digelar sebagai bentuk komitmen untuk menggeliatkan kembali UMKM Banua seiring dengan optimalisasi Transformasi Digital Bank Kalsel.

“Pada gelaran BAZAR UMKM Bank Kalsel, kami menerapkan sistem transaksi non tunai/cashless yang artinya seluruh transaksi yang dilakukan dalam BAZAR dengan melakukan mobile banking AKSEL by Bank Kalsel. Hal ini dilakukan agar UMKM Banua semakin melek digitalisasi, sehingga kedepannya mampu mendukung optimalisasi usahanya menjadi lebih berkembang” terangnya.

Sebagai informasi, bagi para pengunjung yang nantinya bertransaksi menggunakan mobile banking AKSEL by Bank Kalsel, akan memperoleh kesempatan meraih hadiah doorprize yang diundi dalam dua periode. Khusus untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pada gelaran BAZAR UMKM Bank Kalsel nantinya melakukan pinjaman melalui aplikasi ReadyCash, akan memperoleh kesempatan hadiah Grand Prize berupa satu unit sepeda motor ataupun hadiah elektronik lainnya.

“Kepada seluruh nasabah setia Bank Kalsel dan juga masyarakat Kalimantan Selatan, ayo berhadir ke acara Bazar UMKM Bank Kalsel, yang Insya Allah digelar pada 9 hingga 13 November 2022, di siring 0 km Banjarmasin. Akan banyak suguhan hiburan dan hadiah yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Jangan lupa aktivasi mobile banking AKSEL by Bank Kalsel dan penggunaan layanan ReadyCash serta raih hadiahnya. Mari kita hadiri beramai-ramai menuju Siring 0 Km untuk menyaksikan BAZAR UMKM Bank Kalsel,” pungkas Hanawijaya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Dekranasda Kalsel Gelar Pelatihan Fashion Desainer Berbasis Sasirangan

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan produk sasirangan maka Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, Pelatihan Desain Fashion Berbasis Sasirangan Se Kalimantan Selatan, di Aula Gedung Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (8/11). Dibuka oleh Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan Raudatul Jannah.

“Pelatihan ini dilaksanakan, untuk meningkatkan kemampuan para perajin sasirangan di Provinsi Kalimantan Selatan, untuk peningkatan produk kain sasirangan, dari bahan menjadi produk jadi,” ungkap Istri Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor ini.

Menurut Raudatul Jannah, peningkatan produk sasirang tersebut, dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi. Sehingga, dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi lagi.

“Kami berharap perajin sasirangan di provinsi ini dapat lebih kreatif dalam meningkatkan produk sasirangan mereka, apalagi saat ini peluang produk jadi sasirangan cukup terbuka, karena disukai pasar nasional dan internasional,” ungkapnya.

Pada pelatihan tersebut menghadirkan, narasumber dari Fashion Desainer dari Jogjakarta Indra Gunawan, serta Fashion Desainer Kalsel Katherin Ambarsari. Serta diikuti 20 orang perajin sasirang yang terdiri dari 14 orang Desainer, serta 4 orang penjahit.

Sementara itu, Fashion Desainer Katherin Ambarsari siap memberikan ilmu pengetahuannya untuk membantu peningkatan produk sasirangan para pengrajin sasirangan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Fashion Desainer Kalsel Katherin Ambarsari

Pada pelatihan yang dilaksanakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk peningkatan fashion desainer berbasis Sasirangan, maka ia akan memberikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, kepada para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.

“Berdasarkan pengalamannya sebagai fashion desainer, untuk konsumen milenial lebih menyukai motif motif terbaru, seperti kupu kupu, angrek, serta lainnya,” ucapnya.

Katherin berharap, pada pelatihan ini akan muncul ide ide kreatif para peserta, yang dapat meningkatkan produk sasirangan ke depannya lagi. (SRI/RDM/RH)

Tim Futsal Samarinda ‘Pesut Tonk Cool’ Berhasil Meraih Juara Umum Paman Birin Cup

BANJARMASIN – Tim Samarinda, Pesut Tonk Cool meraih juara umum Pada Festival Kejuaraan Nasional Futsal Antar Klub Paman Birin Cup 2022, di Kota Banjarmasin.

Penyerahan Piala kepada pemenang

Kemenangan tersebut berhasil diraih setelah, mengalahkan Kancil WHW di partai Final dengan skor 5-3 di Borneo Futsal Banjarmasin, Minggu (6/11).

Penyerahan penghargaan dan tropi langsung dilakukan Gubernur Kalsel diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, Hermansyah didampingi Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Anwar Hadimi serta Plt Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Budiono.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Festival Futsal Nasional Piala Paman Birin Cup,” ungkap Hermansyah, kepada sejumlah wartawan, Senin (7/11).

Selain itu, lanjut Hermansyah, pada Festival Futsal Nasional Piala Paman Birin Cup, peserta sangat antusias mengikutinya.

“Kami bersyukur telah berhasil menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ini membuktikan olahraga Futsal sangat diminati generasi muda,” ujarnya lebih lanjut.

Kegiatan ini, tambah Hermansyah,akan terus dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan para pemain futsal di Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurut Hermansya, para pemain futsal di provinsi ini, sangat luar biasa, melalui kegiatan ini, tentunya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraganya dapat mengasah kemapuan pemain futsal tersebut.

Sedangkan, Ketua AFP KalselAnwar Hadimi mengatakan, festival futsal nasional ini sangat bagus sekali dilaksananan untuk membangkitkan kejayaaan futsal di kalsel.

“Festival Kejuaraan Futsal tingkat nasional ini sangat bagus dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Sehingga, lanjutnya, dapat memberikan jalan untuk pemain daerah untuk dapat bertanding dengan pemain futsal nasional tersebut.

Pemenang pada Festival Futsal Nasional Paman Birin Cup Tahun 2022 ini, juara 1 diraih Tim Futsal Pesut Tonk Coll, Juara 2 diraih Kancil WHW, Juara 3 diraih Arutmin, serta Juara 4 diraih Borneo Samudra Jaya. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel Jalin MoU Dengan Kejaksaan Tinggi Kalsel

BANJARMASIN – Bertempat di Aula Anjung Papadaan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (KEJATI KALSEL), Banjarmasin, Bank Kalsel jalin kesepakatan bersama dengan KEJATI KALSEL tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, akhir pekan tadi. Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, dan Kepala KEJATI KALSEL Mukri.

Dirut Bank Kalsel (kiri) dan Kajati Kalsel (kanan) usai penandatanganan MoU

Kegiatan disaksikan Wakil Kepala KEJATI KALSEL, Ahmad Yani beserta unsur-unsur pimpinan di KEJATI KALSEL; Plt. Komisaris Utama dan Komisaris Independen Bank Kalsel, Hatmansyah dan Syahrituah Siregar, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel , IGK Prasetya, beserta jajaran Kepala Divisi Bank Kalsel.

Foto bersama usai penandatanganan MoU

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya mengutarakan, bahwa semakin berkembangnya industri perbankan, tentu berimbas pada peningkatan potensi terjadinya permasalahan hukum yang timbul dari aktivitas yang dilakukan Bank. Atas hal ini, maka jalinan kesepakatan bersama menjadi perlu untuk dilakukan.

“Dengan kerjasama ini, kami berharap diberikan bimbingan atau arahan dari KEJATI KALSEL agar terhindar dari permasalahan – permasalahan hukum, mengingat rentannya aktivitas perbankan dengan masalah hukum. Lebih lanjut, diharapkan dapat membantu kinerja termasuk menjaga insan Bank Kalsel agar terhindar dari masalah hukum, serta membantu mengawal Bank Kalsel dalam menjalankan roda bisnis agar tetap di koridor hukum yang patut” tutur Hanawijaya.

Lebih lanjut, Kepala KEJATI KALSEL, Dr. Mukri, SH., MH, menyampaikan apresiasinya kepada Bank Kalsel, atas kepercayaan kepada KEJATI KALSEL untuk berkerjasama dalam penanganan hukum bidang perdata dan tata usaha negara yang dituangkan dalam kesepakatan bersama ini.

“Melalui kesepakatan bersama ini, Bank Kalsel nantinya dapat meminta bantuan hukum kepada Jaksa Pengacara Negara dalam hal pendapat hukum (legal opinion) maupun pendampingan hukum (legal assistance) dalam berbagai masalah hukum perdata dan tata usaha negara yang dihadapi Bank Kalsel. Kami harap, kesepakatan bersama ini dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan, sehingga visi misi kita untuk bersama memajukan Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera dapat kita wujudkan dengan baik” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Rawan Kriminalitas, Warga Minta DPRD Kalsel Bina Para Pemuda

BATOLA – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan meminta Wakil Rakyat agar membina para pemuda di daerah-daerah yang rawan kriminalitas. Di samping itu, mereka juga meminta agar Dewan menggalakkan kegiatan karang taruna untuk merangkul para pemuda berkegiatan positif.

Permintaan tersebut disampaikan salah satu warga Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur, Syamsul Arifin kepada wartawan, usai mengikuti sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Haryanto di salah satu rumah makan di kawasan Handil Bakti, Minggu (6/11).

Warga Kelayan Tengah, Ahmad Bahrani (kiri) dan Warga Pekapuran Raya, Syamsul Arifin

“Kami sangat berterimakasih dengan adanya sosialisasi ini sehingga mendapatkan pengetahuan dan bisa berdiskusi dengan anggota dewan mengenai pembinaan para pemuda sehingga permasalahan yang terjadi di wilayah kami seperti narkoba, miras dan sebagainya bisa berkurang,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan warga Kelayan Tengah, Ahmad Bahrani. Menurutnya pembinaan terhadap para pemuda itu penting agar mereka tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif.

“Mudah-mudahan wakil rakyat bisa menyampaikan kepada pihak-pihak terkait untuk membina para pemuda karena kalau dibiarkan kasihan anak-anak di lingkungan sekitar bisa jadi terpengaruh dan ikut-ikutan,” harapnya.

Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel, Haryanto menuturkan, selain ke daerah yang rawan angka kriminalitas, sosialisasi juga kerap menyasar kalangan pelajar yang termasuk diantaranya adalah remaja. Hal itu, lanjutnya, bertujuannya agar generasi muda menguasai makna dari Pancasila dan mengamalkannya dalam kegiatan sehari hari

Anggota DPRD Kalsel, Haryanto

“Saya pikir ini masukan yang bagus dari teman-teman di lapangan. Insha Allah kedepan kita akan banyak agenda-agenda, baik kegiatan sosialisasi seperti ini maupun kunjungan di lapangan, terutama pemberdayaan pemuda di karang taruna atau pembinaan pemuda di lingkungan sekitar.

Dalam sosialisasinya, Haryanto menghadirkan dua anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PKS yakni Awan Subarkah dan Aliansyah. (NRH/RDM/RH)

Ujung Tombak Keamanan, Rachmah Bekali Wasbang Kepada Satpol PP

BANJARMASIN – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias membekali anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin mengenai ideologis Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan itu dilaksanakan di Rumah Alam Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (6/11).

Suasana Sosialisasi Wasbang oleh Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias

Rachmah mengungkapkan dirinya sengaja mengundang anggota Satpol PP tersebut menjadi peserta kegiatan sosialisasi karena tugas dan fungsi mereka sangat penting, diantaranya membantu aparat kepolisian dalam pemeliharaan ketentaman dan ketertiban umum.

Oleh karena itu, menurutnya penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bagi mereka sangat diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tupoksinya.

“Alhamdulillah mereka menyambut baik dan antusias dalam mengikuti materi-materi yang disampaikan oleh narasumber dalam sosialisasi ini,” ungkapnya.

Selain anggota Satpol PP, Rachmah juga mengundang Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kota Banjarmasin. Ia berharap dengan adanya sosialisasi ini, mereka dapat meningkatkan pengamalan dan kecintaannya terhadap Pancasila dan menyebarluaskan ke orang-orang sekitarnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version