Dispora Kalsel Gelar Pelatihan Brigade Remaja Masjid

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel laksanakan Pelatihan Brigade Remaja Masjid Tingkat Provinsi, di Halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin, dibuka oleh Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effedi mewakili Kadispora Kalsel Hermansyah, Selasa Sore (14/10).

“Pada pelatihan ini Dispora Kalsel bekerjasama dengan BKPRMI Kalsel dan Pengurus Masjid Raya Sabilal Muhtadin,” ungkap Rokhyatin.

Ini menurutnya, karena Pengurus Masjid Raya Sahbilal Muhtadin yang telah memberikan izin terlaksananya kegiatan tersebut.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini, agar para remaja dapat lebih mencintai dan memelihara masjid dengan baik,” Ucapnya lagi.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan 14 – 16 November 2023.

“Peserta pelatihan perwakilan dari remaja masjid dari 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Diharapkan, tambahnya, setelah mendapatkan pelatihan ini para remaja masjid tersebut dapat menularkan ilmu yang didapat, kepada remaja masjid lainnya. Yang belum mendapatkan pelatihan.

“Pelatihan brigade remaja masjid ini dilaksanakan secara berkelanjutan,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Resmi Tutup Pelatihan Kader PKK se – Kalsel

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, atau yang disapa Paman Birin secara resmi menutup Pelatihan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kalsel 2023 di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Rabu (15/11) petang.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin mengapresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Raudhatul Jannah, pengurus dan kader-kader PKK hingga pelosok pedesaan, yang telah mengikuti kegiatan pelatihan selama empat hari ini.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Bekal yang diperoleh melalui pelatihan ini, tentunya akan membuka wawasan bersama, bagaimana kader PKK dapat menyikapi berbagai tantangan zaman, khususnya berkaitan dengan kehidupan keluarga,” Ucap Paman Birin.

Sebagai gerakan perempuan terbesar di indonesia, PKK memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya memajukan pembangunan bangsa.

“Melalui berbagai kegiatannya, PKK memiliki kapabilitas dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal daerah, selain mendorong masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan, ” lanjut Paman Birin.

Dari tema pelatihan yang menggaungkan, “Kader PKK Kreatif Dan Inovatif, Mewujudkan Keluarga Sehat, Cerdas, Dan Berdaya Menuju Indonesia Maju”, mencerminkan betapa pentingnya posisi kader PKK dalam membangun keluarga indonesia.

“Saya berharap, kader-kader PKK dapat terus mendukung program strategis pemerintah dan membangun jejaring dengan pemerintah serta mitra kerja lainnya, demi terwujudnya pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan keluarga,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah, berterima kasih dan rasa bangga kepada seluruh TP PKK dan kader-kader PKK Kalsel.

“Terimakasih dan rasa bangga saya sampaikan kepada seluruh TP PKK dan kader-kader PKK Kalsel yang tidak kenal lelah, selalu bersemangat dan tetap optimis dalam melaksanakan program-program PKK Khususnya yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan ini,” kata Raudatul Jannah.

Raudatul Jannah menambahkan, pentingnya pelatihan ini untuk peningkatan pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan keahlian bagi kader-kader PKK.

“Pelatihan ini sangat penting dan strategis untuk meningkatan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan keahlian bagi kader-kader PKK adalah sangat kita perlukan agar bisa adaptif dalam membantu keluarga-keluarga di Kalsel untuk mencapai kehidupan keluarga yang berdaya dan sejahtera,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelatihan selama empat hari yang diikuti ratusan kader dari Kabupaten Kota di Kalsel ini, diselenggarakan di Aula Kiram Park Kabupaten Banjar, pada 13 – 16 November 2023. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi Manajemen Sistem Proteksi Kebakaran

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi manajemen sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, bertempat di Ruang Rapat H Aberani Sulaiman, Rabu (15/11). Selain sosialisasi kebakaran, juga dibentuk tim penanganan kebakaran dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dari setiap SKPD Pemprov Kalsel, untuk penanganan cepat kebakaran disetiap kantor SKPD masing – masing.

Sosialisasi manajemen sistem proteksi kebakaran

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel Sulkan, menyampaikan bahwa sosialisasi proteksi kebakaran pada bangunan gedung dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, merupakan sebuah kegiatan yang sangat penting, sebagai upaya bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran gedung, terlebih gedung itu adalah gedung milik Pemerintah.

“Gedung milik pemerintah provinsi kalimantan selatan merupakan sebuah aset Pemerintah Daerah yang sangat vital. karena gedung-gedung ini memiliki fungsi sebagai alat penunjang kegiatan roda Pemerintahan. Maka dari itu, keamanannya sangat penting untuk terus di jaga dan di pelihara,” ungkap Sulkan saat mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, membuka sosialisasi manajemen sistem proteksi kebakaran.

Sulkan menambahkan, kejadian kebakaran merupakan bencana yang paling sering terjadi di Kalsel, terlebih di musim kemarau. Oleh karena itu, para ASN diharapkan membekali diri, agar dapat mencegah terjadinya kebakaran pada objek vital, menyiapkan sarana prasarana pencegahan, inspeksi, penanggulangan kebakaran dan penyelematan, sesuai dengan ketentuan.

“Bencana kebakaran dapat terjadi setiap saat, seperti kebakaran hutan dan lahan, permukiman penduduk, juga tidak menutup kemungkinan terjadinya kebarakan di objek vital, seperti perkantoran lingkungan provinsi kalsel,” tutup Sulkan. (MRF/RDM/RH)

Gelar Undian Simpeda KPE Periode IX, Bank Kalsel Berikan Total Hadiah Hingga 1 Miliar

BANJARMASIN – Bank Kalsel terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan manfaat maksimal kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan salah satu nasabah utama dalam menggunakan produk dan layanan Bank Kalsel.

Terbaru yang dilakukan adalah penyelenggaraan Undian Simpeda KPE Periode IX Tahun 2023, khusus untuk kalangan ASN se-Kalimantan Selatan (Kalsel). Acara ini berlangsung pada Rabu (15/11) di Kantor Pusat Bank Kalsel. Dalam undian kali ini, Bank Kalsel menyediakan total hadiah mencapai 1 Miliar Rupiah untuk 150 pemenang yang akan diundi secara acak. Proses undian disaksikan langsung perwakilan Dinas Sosial, Kepolisian, dan Notaris.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan, bahwa Undian Simpeda KPE merupakan bentuk penghargaan khusus kepada para ASN yang telah konsisten menggunakan produk dan layanan Bank Kalsel.

“Ini sudah tahun ke-9 Undian Simpeda KPE kita selenggarakan secara rutin. Tahun depan, sesuai arahan pemegang saham, acara ini akan dihelat dengan lebih meriah di perkantoran Pemprov Kalsel, disertai berbagai kegiatan seperti expo dan hiburan,” ujarnya.

Bank Kalsel tidak hanya fokus pada undian semata, tetapi juga berkomitmen untuk terus meningkatkan produk dan layanan perbankannya, terutama dalam sektor digital.

Upaya tersebut mencakup pembenahan layanan Mobile Banking Akselby Bank Kalsel serta menghadirkan Kantor Smart Hybrid Branch di Kantor Cabang Utama Banjarmasin.

“Berbagai upaya ini kami lakukan agar para ASN memilih Bank Kalsel bukan hanya karena kepemilikan Pemerintah Daerah, tetapi juga karena inovasi layanan yang memberikan kemudahan serta keuntungan lainnya yang dapat mereka nikmati,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, mengapresiasi upaya Bank Kalsel memberikan berbagai kemudahan dan manfaat kepada nasabahnya dan melakukan transformasi layanan secara konsisten.

“Undian Simpeda KPE Periode IX Tahun 2023 sangat kita apresiasi karena memberikan keuntungan lebih bagi para ASN yang menjadi nasabah Bank Kalsel,” bebernya.

Roy Rizali Anwar juga memberikan pujian terhadap Konsep Kantor SmartHybrid Branch yang baru diluncurkan di Kantor Cabang Utama Banjarmasin. Menurutnya ini merupakan langkah luar biasa yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Kami berharap Bank Kalsel terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadibank unggulan di daerah,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, Darmansyah l, yang mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian Bank Kalsel.

Darmansyah menyoroti tidak hanya aspek layanan digital, namun juga perkembangan dalam hal kredit, dana pihak ketiga dan aset bank.

“Kami optimis bahwa jika tren positif ini terus berlanjut, Modal Inti Minimum (MIM) Bank Kalsel yang ditargetkan mencapai minimal 3 Triliun Rupiah pada tahun 2024 dapat tercapai sebelum akhir tahun,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Kejurnas Gantole dan Paralayang Resmi Ditutup

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Sulkan resmi menutup Kejuaraan Nasional Gantole Ketepatan Mendarat (KTM) Seri 2 dan Paralayang Open Gubernur Kalsel Cup, di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin Kabupaten Banjar, Selasa (14/11) petang.

Pemberikan penghargaan pemenang oleh gubernur kalsel yang diwakili staff ahli bidang pemerintahan hukum dan politik

Sulkan menyampaikan, melalui Kejurnas Gantole dan Paralayang ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dalam meraih prestasi yang lebih baik lagi kedepannya.

“Terlepas dari kalah maupun menang tetap mempererat silaturahmi dan menjadi momentum agar lebih bersemangat lagi dalam memajukan olahraga gantole dan paralayang di Banua,” ucap Sulkan.

Sulkan menambahkan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menginginkan di tahun 2024 mendatang, Kejuaraan Gantole dan Paralayang bisa bertaraf internasional sehingga keindahan Tahura Sultan Adam tidak hanya terkenal di kalangan masyarakat Indonesia tetapi juga sampai mancanegara.

“Semoga Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kalsel di bawah komando Vincentius Endy dapat terus bersinergi dan berkoordinasi dengan PB FASI Pusat agar di tahun depan Tahura Sultan Adam dapat melaksanakan event internasional,” lanjut Sulkan.

Pemerintah Provinsi Kalsel terus mendukung pengembangan olahraga di daerah, dengan melakukan kerjasama bersama pihak – pihak terkait, untuk meningkatkan fasilitas olahraga dengan memberikan dukungan kepada para pelatih dan merancang program-program pembinaan atlet muda.

“Sehingga dapat memastikan masa depan olahraga di Kalsel bisa semakin maju dan semakin baik kedepannya,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya merasa bangga melihat semangat para atlet gantole dan paralayang yang telah menunjukkan kekuatan tekad dan semangat pantang menyerah dalam mengatasi segala rintangan yang ada.

“Keberanian dan semangat mereka menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berusaha dan berkembang, tidak peduli seberapa besar kendala yang mungkin akan dihadapi,” tutup Sulkan. (MRF/RDM/RH)

Putri Ariani Bakal Ramaikan Open Ceremony POMNAS ke XVIII di Kalsel

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan penuh terhadap, Pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVIII di Kalsel.

“Pemerintah Kalsel memberikan dukungan,” ungkap Kabag Peningkatan Prestasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Heru Susmianto, pada saat menjadi narasumber pada Program TKHI di Radio Abdi Persada FM, edisi Selasa (14/11).

Kabag Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto

Heru menjelaskan, pada saat Provinsi Kalimantan Selatan ditunjuk sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan POMNAS Tahun 2023 lalu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Gubernur Kalsel langsung memberikan persetujuan dan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Ketika penunjukan Kalsel sebagai tuan rumah oleh Bapomi Pusat, Gubernur langsung memberikan persetujuannya,” ucap Heru.

Dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupa bantuan anggaran serta perbaikan tempat tempat sarana yang menjadi tempat pertandingan tersebut.

“Selama persiapan dan pelaksanaan POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Kalsel ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan selalu bekerjasama dengan Bapomi Kalsel, untuk bersama sama mensukseskan kegiatan POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Kalsel ini,” tutur Heru lebih lanjut.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan atas kesuksesan pelaksanaan POMNAS ke XVIII di Kalsel.

“Serta para atlet dapat memberikan prestasi terbaik pada ajang ini,” ujar Heru.

Sementara itu, Wakil Ketua Bapomi Kalsel Agus Febrianto menjelaskan, untuk acara pembukaan POMNAS ke 18 Tahun 2023 akan dilaksanakan di Halaman Perkantoran Gubernur Kalsel, di Banjarbaru, pada Rabu 15 Nopember 2023.

Wakil Ketua Bapomi Kalsel Agus Febrianto

“Untuk konsep pembukaan POMNAS ke 18 Tahun 2023 pihaknya mengambil tema transisional dengan menampilkan budaya yang ada di Banua ini,” ungkapnya.

Maka, dengan begitu seluruh peserta POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Kalsel ini, dapat mengetahui budaya yang ada di daerah ini.

“Bapomi Kalsel juga mendatangkan artis Putri Ariani, untuk menghibur seluruh atlet yang berhadir pada acara pembukaan tersebut,” ungkapnya lebih lanjut.

Menurut Agus, dipilihnya Putri Ariani tersebut, agar dapat memberikan motivasi kepada para atlet untuk memberikan prestasi terbaik mereka. Karena Putri Ariani telah membuktikan ditengah keterbatasan yang dimiliki ia mampu memberikan prestasi internasional untuk bangsa ini. (SRI/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Rakor Indeks KAMI

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Indeks Keamanan Informasi (KAMI) bersama dengan sejumlah SKPD terkait. Rakor tersebut dilaksanakan di ruang rapat H Maksid Kantor Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, pada Selasa (14/11).

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhamad Muslim yang diwakili Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Suchianita Akbar menyampaikan, kesadaran akan pentingnya menerapkan sistem manajemen keamanan informasi dalam pengelolaan sistem elektronik sangat diperlukan agar menjaga informasi tersebut, mengingat semakin tingginya anomali siber dan insiden siber yang menyebabkan terganggunya proses pemanfaatan hingga terjadinya kerusakan pada data dan informasi yang terdapat dalam sistem elektronik tersebut.

“Semua pihak terkait penggunaan sistem elektronik di OPD baik sebagai pengelola sistem, pengelola data dan pengguna sistem harus menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) untuk menjaga kerahasiaan data dan informasi, integritas data dan informasi, serta ketersediaan data dan informasi yang ada pada sistem elektronik yang dikelola atau digunakan,” ungkap Suchianita.

Indeks KAMI adalah metode untuk mengukur seberapa jauh pelaksanaan sistem manajemen keamanan informasi dari sisi tata kelola keamanan informasi, pelaksanaan manajemen risiko keamanan informasi, mekanisme pengelolaan aset keamanan informasi, implementasi kerangka kerja keamanan informasi sampai dengan pemanfaatan teknologi keamanan informasi pada sistem elektronik yang dikelola atau dimanfaatkan lingkup OPD Pemprov Kalsel.

“Dengan melaksanakan penilaian Indeks KAMI, diharapkan dapat mengukur tingkat risiko keamanan informasi sistem elektronik dan menjadi acuan SKPD lingkup Pemprov Kalsel menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi, ” lanjut Suchianita.

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan peserta terkait bagaimana penilaian indeks KAMI di seluruh SKPD lingkup Provinsi Kalsel yang nantinya akan mempermudah proses penilaian atau asessmen yang dilakukan oleh Bidang Persandian Diskominfo Provinsi Kalsel. (MRF/RDM/RH)

Sosialisasi Ideologi Pancasila, Paman Yani : Keutuhan Bangsa Mesti Diterapkan Di Lingkungan Kerja

TANAH BUMBU – Pancasila adalah warisan budaya paling berharga yang menjadi hak Warga Negara Indonesia saat lahir dari rahim ibu pertiwi. Sebab itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, terus memberikan wawasan tentang nilai-nilai ideologi Pancasila hingga ke pelosok Desa agar tidak luntur.

Suasana sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai ideologi Pancasila Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Mekar Sari

Seperti ke Desa Mekar Sari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (14/11).

Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi. Buktinya, sosialisasi wawasan kebangsaan dari wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu, bahkan juga dihadiri oleh puluhan manajemen dan karyawan PT Jhonlin Agro Lestari (JAL).

Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi dihadiri manajemen dan karyawan PT JAL

Paman Yani menyampaikan, menjaga keutuhan bangsa bukan saja dilakukan melalui semangat persatuan dalam bermasyarakat, tetapi juga bisa dibawa ke tempat kerja.

“Seperti menjaga kebersamaan antar karyawan, gotong royong, semangat diri untuk memberikan etos kerja yang tinggi. Dengan begitu, output yang dihasilkan untuk perusahaan juga akan luar biasa bagus demi perkembangan perusahaan maupun negara,” ungkap Paman Yani.

Paman Yani menilai, kehadiran manajemen dan karyawan perusahaan yang bergerak di bidang sawit itu juga sangat tepat. Sebab latar belakang karyawan dari berbagai suku dan ras sangat rentan terhadap isu radikalisme. Terlebih menjelang tahun politik seperti saat ini.

“Apalagi kalau bicara tentang sosial media. Kita tidak bisa menahan informasi apa saja yang beredar disana. Lewat sosial media siapa saja bisa masuk sana dan siapa saja bisa melihat,” tutur Paman Yani.

Kebebasan bermedia sosial tersebut, menurut legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu, memudahkan oknum-oknum untuk menyebarkan berbagai informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, termasuk paham radikalisme.

“Karena karyawan perusahaan ada disini saya sangat bersyukur. Sebab paham-paham radikalisme bisa kita tekan. Apalagi menjelang tahun politik banyak yang memberikan berita-berita hoax, berita ujaran kebencian. Setidaknya kita disini terimbas dari pengaruh-pengaruh orang luar,” ungkap Paman Yani.

Paman Yani berharap sosialisasi tentang ideologi Pancasila yang ia berikan, bisa membentengi diri seluruh tamu yang hadir dari paham radikalisme.

“Berbeda suku bangsa, tetapi kita disini memiliki visi yang sama yakni untuk mencari nafkah, jangan coba-coba mengganggu kenyamanan mereka bekerja dengan memasukkan nilai-nilai ideologi Pancasila,” tegas Paman Yani.

Sementara itu, General Manager PT JAL, Muhammad Husni Thamrin, menilai Paman Yani merupakan sosok idealis yang sudah lama tidak pernah ia jumpai.

“Saya menemukan orang yang betul-betul idealis NKRI dengan falsafah kita Pancasila. Saya juga telah melihat jejak rekam beliau yang memiliki jam terbang tinggi. Ibarat pesawat , kalau jam terbang pilot sudah diatas 35 ribu jam, kita pasti aman dibawanya,” ujarnya. (SYA/RDM/RH)

Paman Yani Ingatkan, Hasil Pungutan Pajak Bakal Kembali ke Masyarakat

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, terus menyuarakan tentang pentingnya membayar pajak guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satunya melalui sosialisasi tentang Perda Pajak dan Retribusi, ke masyarakat di Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (11/11).

Dihadapan masyarakat di sana, Yani Helmi menjabarkan sejumlah pembangunan hasil dari pungutan pajak. Seperti jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin yang akan memangkas waktu perjalanan hingga separuhnya, dari akses jalan biasanya.

“Kalau biasa kita dari Banjarbaru ke Batulicin memakan waktu kurang lebih 6 jam. Lewat jalan bebas hambatan nanti hanya akan memakan waktu paling lama 3 jam. Uangnya dari mana ? tentu saja dari hasil pajak yang kita bayar. Insyaallah jalannya akan bisa dilalui Oktober 2024 nanti,” ujar wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani.

Ia juga menyebut Pemprov Kalsel saat ini tengah berencana melanjutkan pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut – Pulau Kalimantan, menggunakan APBD Provinsi Kalsel ditambah Kabupaten Tanah Bumu dan Kotabaru  dengan total Rp500 miliar.

“Itu jumlah uang yang tidak sedikit, pemerintah tidak akan mempunyai dana sebanyak itu jika tidak dibantu dengan hasil pajak yang kita bayar. Kita harus membantu percepatan pembangunannya, karena tentu saja kita tidak ingin terus-terusan mengeluarkan banyak uang untuk menyebrang dari Tanah Bumbu ke Kotabaru,” tutur Paman Yani.

Disisi lain, Legislator Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu juga meminta Pemkab untuk memaksimalkan infrastruktur di daerah. Terlebih, dalam Perda Pajak dan Retribusi yang telah disetujui dalam paripurna DPRD Kalsel pada 11 Oktober lalu, Pemkab/Pemko akan menerima sebanyak 70 persen dari hasil pungutan pajak.

“Jumlah sebanyak 70 persen itu tentu saja harus dimaksimalkan oleh Pemerintah Daerah, infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat harus terjamin,” tutup Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Paman Yani Upayakan Bantu Turunkan Harga Pupuk

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DRPD Kalsel Muhammad Yani Helmi, akan berupaya membantu pekebun karet di Desa Karang Rejo, Kabupaten Tanah Bumbu, untuk mendapatkan pupuk dengan harga miring.

Wakil rakyat yanb akrab disapa Paman Yani itu, menilai harga pupuk yang dijual ke pekebun karet masih tergolong tinggi.

“Mungkin dengan harga yang agak miring dari harga pasar, ini kan sangat dibutuhkan oleh warga,” ujar Paman Yani di sela hari terakhir resesnya, baru-baru tadi.

Saat hari terakhir reses, sejumlah warga di Desa Karang Rejo juga menyampaikan aspirasi mereka untuk dibantu pengembangan perkebunan sawit.

Menurut Paman Yani, regulasinya akan tersebut terbilang sulit, karena PTPN mewajibkan perkebunan karet di Desa itu. Kendati demikian, Paman Yani mengaku akan tetap menyampaikan aspirasi warga ke Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel.

“Sehingga ketika pertemuan ini nanti digelar ya kita akan ditanyakan apa hal yang sekiranya diperlukan oleh masyarakat kita bisa bantu,” tuturnya.

Paman Yani menegaskan, setiap tantangan yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat harus bisa diselesaikan oleh pemerintah melalui inisiasi anggota dewan yang sudah keliling ke pelosok desa.

“Saya hanya bisa mendo’akan siapapun masyarakat yang sudah kita temui, apapun program yang sudah kita dapat sebagai anggota dewan saya kembalikan lagi ke masyarakat. Setidaknya hari ini saya mengucapkan banyak terimakasih karena sudah dipercaya oleh masyarakat selama ini, terutama warga di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada hari terakhir tersebut, Paman Yani juga melaksankan reses di Desa Rejo Winangun, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version