Pemprov Kalsel Optimis KIM Kemuning Banjarbaru Raih Juara Pada Ajang KIM Festival Nasional 2023

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel optimis Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kemuning Banjarbaru bisa meraih hasil yang baik pada gelaran KIM Festival Nasional di Surabaya pada 27-28 Oktober ini.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung KIM Kemuning pada gelaran tersebut.

“Kita sudah mencoba mengoptimalkan peranan mereka dan memfasilitasi agar KIM Kemuning ini bisa optimal melaksanakan tugasnya berlomba disana,” ucap Muslim, usai menghadiri sosialisasi tata cara penggunaan aplikasi E-Katalog dan SIRUP, baru-baru tadi.

Muslim menambahkan, keikutsertaan KIM Kemuning pada KIM Festival tahun ini menjadi cerminan keaktifan KIM di Provinsi Kalsel dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Tidak hanya KIM, ke depannya Diskominfo Provinsi Kalsel juga akan merangkul berbagai komunitas lain seperti relawan TIK sehingga pemanfaatan ruang digital, pemanfaatan informasi baik, pencegahan hoaks, dan peningkatan literasi digital meningkat di Kalsel.

“Kita konsisten untuk membina, memfasilitasi, dan memberikan dukungan kepada mereka,” tutup Muslim.

Untuk diketahui, KIM Kemuning Mandiri Banjarbaru menjadi perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada ajang KIM Festival Nasional di Surabaya. KIM Kemuning Mandiri Banjarbaru terpilih setelah melalui sejumlah seleksi yang dilakukan oleh Diskominfo Provinsi Kalsel.

Pada KIM Festival tersebut, KIM Kemuning Mandiri akan melakukan sejumlah sesi diantaranya sesi persentasi dan wawancara, penampilan video profil, dan lomba cerdas cermat.

Ada tiga tema yang dikategorisasikan oleh pihak Kementerian Kominfo RI, yakni KIM yang bergerak di bidang UMKM, KIM yang bergerak di bidang pariwisata, dan KIM yang bergerak di bidang pertanian. (MRF/RDM/RH)

Film Lokal dan Jukung Hias Asal Kalsel Akan Meriahkan PKN 2023 di Jakarta

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, akan menampilkan Film Lokal dan Jukung Hias, untuk memeriahkan Pekan Kebudayaan Nasional 2023.

Hal itu disampaikan, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, kepada Abdi Persada FM, ditemui di ruang kerjanya baru-baru tadi.

Raudati menjelaskan, Pekan Kebudayaan Nasional 2023 yang diselenggarakan pada 20 – 29 Oktober, pihaknya turut berpartisipasi di Seksi Kesenian Disdikbud Kalsel, mulai dari menampilkan Layar Tancap, pada tanggal 28 Oktober, dengan menayangkan film tokoh dan sejarah Perjuangan Kalsel. Hal ini untuk memperkenalkan secara luas kepada para penonton, tentang biografi Kalimantan Selatan.

“Acara akan digelar di Banjir Kanal Timur, DKI Jakarta,” ucapnya

Disampaikan Raudati, untuk tema Pekan Kebudayaan Nasional 2023, “Merawat Bumi, Merawat Kebudayaan”, dimaksudkan mencerminkan konsep lumbung padi dan praktik gotong royong yang telah mengakar dalam masyarakat Indonesia. Pada puncak perayaan tanggal 29 Oktober akan digelar Pawai Budaya Nasional. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menampilkan Jukung Hias, karena selama ini dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak sungai, terbukti ramainya tingkat kunjungan wisatawan ke Pasar Terapung Kalimantan Selatan.

“Jukung Hias itu akan menampilkan beberapa ornamen yang dibuat seperti Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi, adanya pohon kasturi serta binatang endemik Kalsel yaitu Bekantan,” tutupnya

Untuk diketahui, Pekan Kebudayaan Nasional merupakan perhelatan budaya dwitahunan yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sejak tahun 2019. (NHF/RDM/RH)

Kalsel Raih Juara Pertama Pemuda Pelopor 2023 Tingkat Nasional

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih juara satu, pada ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2023.

Plt Kabag Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugerah mengatakan, pada tahun ini perwakilan dari Provinsi Kalimantan Selatan berhasil kembali menorehkan prestasi terbaik, pada tingkat nasional pemilihan Pemuda Pelopor yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI.

Plt Kabag Pengembangan Pemuda Dispora kalsel Anugerah

“Sandi Agustinus berhasil meraih juara 1 pada bidang agama, sosial, dan budaya,” ungkap Anugerah.

Tentunya, lanjut Anugerah, prestasi yang berhasil diraih tersebut membanggakan provinsi ini. Karena sandi memperkenalkan inovasi baru dalam pembuatan kain sasirangan dikancah nasional tersebut.

“Inovasi yang dibawa Sandi, yaitu pembuatan kain sasirangan dengan adanya tambahan teknis baru, yang dikembangkan oleh wakil Kalsel tersebut,” ucap Anugerah.

Dalam kesempatan tersebut, Anugerah meminta kepada pemenang pemuda pelopor, dapat mengajak pemuda lainnya untuk dapat mengembangkan usaha di bidang kerajinan daerah masing masing.

“Kepada pemenang pemilihan Pemuda Pelopor seperti Sandi Agustinus hendaknya tidak berhenti sampai di sini saja,” ujarnya.

Ia diharapkan dapat mengajak pemuda pemuda di banua dengan menularkan ilmu yang didapat agar para pemuda lainnya, dapat mencontoh keberhasilan yang telah diraih tersebut.

“Keberhasilan pemenang pemuda pelopor dalam menjalankan usaha dibidang kerajinan tersebut, dapat dicontoh pemuda di daerah, untuk dapat terus berinovasi dalam mengembangkan produk dari kerajinan daerah masing masing,” ucap Anugerah. (SRI/RDM
Kalsel Raih Juara Pertama Pemuda Pelopor 2023 Tingkat Nasional

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih juara satu, pada ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2023.

Plt Kabag Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugerah mengatakan, pada tahun ini perwakilan dari Provinsi Kalimantan Selatan berhasil kembali menorehkan prestasi terbaik, pada tingkat nasional pemilihan Pemuda Pelopor yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI.

“Sandi Agustinus berhasil meraih juara 1 pada bidang agama, sosial, dan budaya,” ungkap Anugerah.

Tentunya, lanjut Anugerah, prestasi yang berhasil diraih tersebut membanggakan provinsi ini. Karena sandi memperkenalkan inovasi baru dalam pembuatan kain sasirangan dikancah nasional tersebut.

“Inovasi yang dibawa Sandi, yaitu pembuatan kain sasirangan dengan adanya tambahan teknis baru, yang dikembangkan oleh wakil Kalsel tersebut,” ucap Anugerah.

Dalam kesempatan tersebut, Anugerah meminta kepada pemenang pemuda pelopor, dapat mengajak pemuda lainnya untuk dapat mengembangkan usaha di bidang kerajinan daerah masing masing.

“Kepada pemenang pemilihan Pemuda Pelopor seperti Sandi Agustinus hendaknya tidak berhenti sampai di sini saja,” ujarnya.

Ia diharapkan dapat mengajak pemuda pemuda di banua dengan menularkan ilmu yang didapat agar para pemuda lainnya, dapat mencontoh keberhasilan yang telah diraih tersebut.

“Keberhasilan pemenang pemuda pelopor dalam menjalankan usaha dibidang kerajinan tersebut, dapat dicontoh pemuda di daerah, untuk dapat terus berinovasi dalam mengembangkan produk dari kerajinan daerah masing masing,” ucap Anugerah. (SRI/RDM/RH)

Tindaklanjuti Keresahan Nelayan, Komisi II DPRD Kalsel Akan Perjuangkan Tambahan Kuota BBM Bersubsidi

BANJARMASIN – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalsel, PT Pertamina Wilayah Kalsel, nelayan di daerah pesisir di Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru, bertempat di ruang Komisi II DPRD Kalsel, Kamis (26/10).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannor didampingi Anggota Komisi II lainnya seperti Karli Hanafi Kalianda, Aris Gunawan dan Iskandar Zulkarnain itu membahas terkait permasalahan BBM bersubsidi bagi para nelayan di Kalsel.

Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannor, meminta agar pendataan kebutuhan BBM bersubsidi ini dan pengawasan terhadap penyalurannya menjadi perhatian serius sehingga benar-benar tepat sasaran.

“Adanya beberapa upaya untuk mengatasi permasalahannya yakni dengan satu pemutakhiran data agar menambah kuota BBM artinya jangan sampai ketika meminta kuota ternyata tidak tersalurkan secara tepat, selanjutnya fungsi pengawasan perlu diperketat,” jelasnya.

Ditambahkan Iqbal, Komisi II DPRD Kalsel bersama dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan dan Pertamina akan berkunjung ke BPH Migas untuk memperjuangkan penambahan kuota BBM bersubsidi bagi nelayan di Kalsel.

“Saya minta kepada dinas terkait untuk menyediakan data real, dan nanti akan kita bawa ke BPH migas,” jelasnya

Sementara itu, Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono mengatakan dari data kuota BBM bersubsidi yang tersedia saat ini, hanya mengcover sekitar 10 persen kebutuhan nelayan.

Oleh karena itu, pihaknya bersama Komisi II DPRD Kalsel akan mengupayakan ke BPH Migas untuk meminta penambahan kuota BBM bersubsidi bagi nelayan.

“Kami juga akan mengupayakan pengawasan di lapangan agar tidak terjadi penyimpangan,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)

Komparasi ke Jatim, DPRD Kalsel Matangkan Materi Raperda Tentang RPIP

BANJARMASIN – Pembangunan industri di Jawa Timur yang lebih maju menjadi salah satu tujuan DPRD Kalimantan Selatan dalam proses penyusunan Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP).

Ketua Pansus IV DPRD Kalimantan Selatan, Iberahim Noor, mengatakan bahwa pertemuan yang digelar pada pekan lalu itu menghasilkan banyak masukan yang diperlukan dalam proses pembahasan raperda.

Suasana Pertemuan Pansus IV DPRD Kalsel ke Disperindag Jatim

Di mana raperda tersebut merupakan perubahan dari Perda Nomor 19 Tahun 2018 tentang RPIP Kalimantan Selatan Tahun 2018-2038.

“Jawa Timur mempunyai kontribusi sebesar 21 persen terhadap nilai penjualan dan berkontribusi sebesar 22 persen terhadap total nilai pembelian dari Kalimantan Selatan,” katanya kepada wartawan, baru-baru tadi.

Hal itu pula yang jadi pertimbangan mereka untuk menggali informasi dan memperdalam materi terkait.

Iberahim menambahkan, antara Jawa Timur dan Kalimantan Selatan memiliki hubungan dagang dan industri yang erat karena adanya jalur antar pelabuhan. Yakni dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dengan Tanjung Perak Surabaya.

“Semoga Perda yang akan kita buat dapat bermanfaat bagi Kalimantan Selatan, khususnya di bidang ekonomi. Juga diharapkan akan memperkuat subtansi materi perda,” jelasnya lagi.

Untuk diketahui, rombongan Pansus IV DPRD Kalsel diterima langsung oleh Kabid Sarana Prasarana, Pengawasan dan Pengendalian Industri, Disperindag Provinsi Jawa Timur, Eddy Wiyono beserta jajarannya.

Sebelumnya, Pansus IV DPRD Kalsel juga sudah melakukan komparasi dan konsultasi ke Kementerian Perindustrian RI di Jakarta dan Disperindag Provinsi Jawa Barat, pada bulan lalu. (NRH/RDM/RH)

Kabut Asap Menipis, Rutinitas di PPRSLU Budi Sejahtera Kalsel Dilonggarkan

BANJARBARU – Semenjak kabut asap di Kalsel sudah dalam kondisi aman, aktivitas rutin pun mulai kembali dilaksanakan. Termasuk yang ada dilingkungan Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Kalimantan Selatan.

Kepala PPRSLU Budi Sejahtera Kalsel, Hairun Nissa mengatakan, setelah terjadinya beberapa kali hujan setidaknya aktivitas lansia mulai kembali dilonggarkan pihaknya.

Kepala PPRSLU Budi Sejahtera Kalsel, Hairun Nissa, saat menjelaskan kondisi terkini soal rutinitas lansia

“Memang sempat terjadinya kabut asap tebal yang sangat menganggu kesehatan lansia khususnya yang mempunyai riwayat ISPA. Sehingga, kemarin kami menghentikan sementara aktivitas rutin sebagai bentuk antisipasi,” ujarnya, Jumat (27/10).

Ia menerangkan, dengan mulai menipisnya kabut asap tentu proteksi dalam memberikan perlindugan bagi lansia tetap diperketat.

“Yakni tetap dengan pemberian asupan gizi dan vitamin agar imun mereka terjaga,” ungkapnya.

Meski mulai dilonggarkan kegiatan, pihaknya tetap menganjurkan lansia untuk menggunakan perlindungan diri dari kabut asap.

“Kami mengharuskan lansia agar memakai masker apabila kabutnya tebal. Keluar wisma juga wajib menggunakan masker,” paparnya.

Saat ini, kata dia, aktivitas senam pagi yang ditiadakan sementara akibat kabut asap sudah mulai dilaksanakan. Tetapi, masih dalam pengawasan pengelola panti.

“Masih dalam catatan tidak boleh terlalu lama. Kemudian, harus mengenakan masker serta kami tambah dengan minuman susu untuk meningkatkan imunitas lansia,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Pelajar Kalsel Sambut Gembira Sosialisasi Pemilu 2024

BANJARBARU – Ratusan pelajar dari empat sekolah di Kota Banjarbaru terlihat antusias mengikuti sosialisasi edukasi politik dan Pemilu 2024, yang digelar Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan.

Para pelajar berasal dari SMKN1 , SMKN 2, SMK PGRI dan SMA PGRI 2 tersebut mengaku terkesan dan gembira dengan kegiatan yagm digelar.

Mereka juga bangga dengan para narasumbet hebat serta profesional moderator selaku pemandu diskusi.

“Rasanya waktu terlalu singkat meski sudah dua jam lebih kami diberikan edukasi terkait pemilu dan edukasi politik,” tutur Rahmat , perwakilan pelajar dari SMKN 1 Banjabaru. di sela mengikuti.sosialisasi pemilu dan edukasi politik oleh Bakesbangpol Kalsel dii salah satu hotel Banjarbaru, Kamis (26/10)

Rahmat mengatakan, sosialisasi politik dan pemilu 2024 di kalangan pelajar atau pemilih pemula sangat penting.

Ini karena kesuksesan pemilu sangat tergantung dari animo.masyarakat untuk berpartisipasi datang ke tempat pemungutan suara , salah satu unsur itu adalah peran penting kalangan milenial.

Dipandu Toto Fachrudin dengan pengalaman sebagai jurnalis senior, membuat suasana jalannya sosialisasi makin hidup dan berkembang.

Kegiatan sosialisasi semakin semarak karena pihak Kesbangpol menghadirkan pakar yang kompetensi di bidangnya.

Mereka adalah, Taufik Arbain dari akademisi ULM, Akhmad Mukhlis dari Bawaslu dan dari unsur KPU diwakili Arif Mukhyar.

Tiga naraumber sepakat sosialisasi di kalangan pelajar atau pemilih pemula merupakan media strategis untuk meningkatkan partisipasi pemilu 2024.

Sementara itu Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel Heriansyah melalui Kabid Politik Sri Rachma mengatakan, sosialisasi ini rangka meningkatkan parrtisipasi generasi muda atau pemilih pemula agar lebih awal mengenal proses politik melalui kegiatan edukasi poltik dan proses pemilu .

“Ini sesuai arahan.Bapak Gubernur Paman Birin melalui Kesbangpol agar giat melalukan sosialisasi dan edukasi dalam rangja mensukseskan pemilu dan meningkatkan pengetahuan atau pendidikan demokrasi,” terangnya.

Rachma menjelaskan, sebagai sebuah proses tranformasi politik maka keterlibatan pemilih pemula merupakan bagin dari penataan struktur betekelanjutan menuju demokrasi negara yang lebih baik dan maju. (Bakesbangpol.Kalsel/RDM/RH)

Gubernur Akan Pimpin Pemecahan Rekor Muri Pencak Silat di Kalsel

BANJARMASIN – Jelang pelaksanaan pemecahan Rekor MURI 10 ribu peserta Pencak Silat di Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor akan memimpin pemecahan rekor tersebut.

Sumber Foto : Net

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, pemecahan rekor muri akan dilaksanakan pada Sabtu 28 Oktober 2023 mendatang.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Pemecahan rekor MURI dilaksanakan kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru, dipimpin langsung oleh Gubernur Sahbirin Noor,” ungkapnya.

Gubernur Kalsel ini, lanjut Hermansyah, merupakan Ketua Umum IPSI Kalsel.

Dikatakan Hermansyah, untuk persiapan pemecahan Rekor MURI Pencak Silat saat ini sudah siap, tinggal pelaksanaannya saja.

“Pemecahan rekor Muri pencak silat ini dalam rangka Hari Sumpah Pemuda,” ujarnya.

Hermansyah berharap, Pemecahan Rekor 10 ribu peserta pencak silat dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

“Tentunya kami berharap pemecahan rekor MURI ini, dapat berharap lancar,” ucap Hermansyah.

Ditambahkan Hermansyah, untuk peserta sendiri sampai saat ini, sudah tercatat sebanyak 11 ribu orang, yang siap meramaikan pemecahan rekor MURI Pencak Silat tersebut.

“Sampai saat ini sudah terdata 11 ribu peserta,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/RH)

Pemprov dan DPRD Kalsel Terus Perjuangkan Pemenuhan SPM Pendidikan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperjuangkan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang pendidikan.

Hal itu terungkap dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) beserta UPTD-UPTD yang ada di bawah naungannya, pada Rabu (25/10).

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin menyampaikan dalam rapat kerja untuk harmonisasi rencana kerja pada tahun 2024 mendatang, pihaknya menyoroti beberapa hal, salah satunya terkait pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan (SPM Pendidikan), yakni mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar pendidikan yang wajib dan berhak diperoleh setiap Peserta Didik secara minimal.

“Kami ingin mengajak teman-teman di Dinas Perdidikan Provinsi Kalsel untuk sama-sama berjuang. Bahwa, di tahun akhir masa jabatan Gubernur Kalsel, ini bisa betul-betul terpenuhi SPM Pendidikan ini,” harapnya.

Apalagi, menurut Lutfi, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, adalah kepala daerah yang mendapatkan penghargaan nasional sebagai kepala daerah yang sangat konsen terhadap dunia pendidikan. Sehingga, ia yakin Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu juga mendukung hal tersebut.

“Namanya juga minimum ya, jadinya harus terpenuhi. Sehingga nantinya setelah kepemimpinan Paman Birin meninggalkan kenangan yang manis untuk dunia pendidikan di Kalsel,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikbud Kalsel, Muhammadun menegaskan pihaknya terus berupaya untuk memenuhi SPM bidang pendidikan, terutama pada tahun anggaran 2024 mendatang.

“Secara garis besar, ada sekitar 7 item SPM termasuk sarana prasarana sekolah dan lain-lain yang akan kita penuhi di 2024 nanti,” tegasnya.

Untuk diketahui, SPM Pendidikan bertujuan untuk memberikan panduan kepada Pemerintah Daerah dalam pemenuhan kebutuhan dasar Peserta Didik sesuai dengan jenjang dan jalur Pendidikan. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Akan Gelar Event Banua Triathlon

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, akan menggelar Event Banua Triathlon.

Kepada Abdi Persada, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, melalui rilisnya pada Kamis (26/10) mengatakan, guna memperkenalkan dan mengembangkan potensi pariwisata Banua, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebentar lagi, akan menggelar Event Banua Triathlon, yang diagendakan pada tanggal 29 Oktober 2023.
Dimana, Event ini akan berfokus pada salah satu destinasi wisata di Kalsel.

“Kegiatan digelar di Kebun Raya Banua, yaitu dekat pusat Perkantoran Pemprov Kalsel, Kota Banjarbaru,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, Triathlon sendiri merupakan event sport tourism yang menggabungkan tiga macam olahraga, yaitu renang, lari, dan bersepeda. Hal ini merupakan perdana dilaksanakan di Kalsel. Ia berharap, dapat berjalan lancar dan sukses nantinya. Dimana, bertujuan sebagai pengembangan dan promosi wisata daerah, serta memanfaatkan kondisi dan track lintasan yang memadai, seperti danau air buatan Kebun raya banua untuk lomba berenang.

“Selain juga lebar dan luasnya jalan untuk jalur Lari, dan kondisi kultur permukaan tanah yang menurun dan mendaki pada track bersepeda,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, para peserta yang mengikuti Event Banua Triathlon
tidak hanya dari Kalsel, tetapi sebagian besar berasal dari luar daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur , Sulawesi, Sumatra, bahkan dari mancanegara berkebangsaan Inggris dan Irlandia. Total jumlahnya ada sebanyak 120 orang.

“Olahraga wisata yang memacu adrenalin dan fisik ini, akan dibagi menjadi tiga kategori sprint (750 m renang, 10 km sepeda, 5 Km lari), kategori standard (1500 m renang, 20 Km sepeda, 10 Km lari) dan kategori relay sprint (750 m renang, 10 km sepeda, 5 Km lari) dengam berhadiah puluhan juta rupiah,” tutup Pj Bupati Tapin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version