Gelar Pers Release, BNNP Kalsel Ungkap Capaian Tahun 2023

BANJARMASIN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Kalimantan Selatan(Kalsel) menggelar Pers Release Tahun 2023 di aula kantor BNNP Kalsel. Kegiatan yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media, baik media cetak, elektronik dan online dan dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol. Wisnu Andayana didampingi jajarannya, Rabu (27/12).

Dalam kegiatan tersebut, Wisnu Andayana menyampaikan bahwa data atau penanganan BNNP Kalsel banyak mengalami peningkatan, terutama kesadaran masyarakat yang semakin meningkat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Suasana Press Release BNNP Kalsel Tahun 2023

Hal ini, menurutnya, terbukti dari banyaknya permintaan tes urine pada tahun 2023 kalau dibandingkan pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, jumlah instansi pemerintah, swasta dan masyarakat yang melakukan deteksi dini/tes urine di Kalsel pada tahun 2022 sebesar 10.020 orang. Sedangkan tahun 2023 sebesar 19.839 orang atau ada peningkatan sebesar 54,6 persen.

“Pada tahun sebelumnya permintaan tes urine tidak banyak, mungkin ada kekhawatiran kalau ada yang hasil tesnya positif akan disidik. Lalu kita jelaskan melalui sosialisasi, kalau ada hasil tes positif belum tentu yang bersangkutan sebagai tersangka, bisa jadi dia adalah korban yang perlu direhabilitasi,” jelasnya.

Sementara, untuk realisasi anggaran BNNP Kalsel sebesar Rp11.300.795.772,00 atau 99,21 persen dari pagu anggaran sebesar Rp11.390.843,00 pada tahun 2023.

Untuk kawasan rawan narkoba, lanjut Wisnu, ada penurunan dari kategori bahaya menjadi waspada sebanyak 19 desa/kelurahan pada tahun 2022, menjadi 14 desa/kelurahan pada tahun 2023, setelah dilakukan intervensi oleh BNNP Kalsel dan jajaran.

Wisnu menambahkan BNNP Kalsel telah bersinergi dengan seluruh stakeholder di Kalsel untuk melakukan upaya P4GN dalam mewujudkan Kalsel bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Kami telah melaksanakan MoU dan PKS Tahun 2023 terdiri dari 2 MoU dan 12 PKS, diantaranya adalah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Kelurahan Mantuil, DP3AKB, Dispersip Kalsel, Kemenkumham Kalsel dan 8 Lembaga Rehabilitasi di Kalsel,” tuturnya.

Selain itu, BNPP Kalsel juga mendapatkan beberapa penghargaan di tahun 2023 ini, yaitu Terbaik I pada Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2023 Kategori Kementerian/Lembaga Pagu Sedang Lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel.

“Dan berdasarkan surat dari Kementerian PAN-RB RI pada bulan Agustus 2023, BNNP Kalsel termasuk dalam 17 satker yang dipilih untuk diusulkan mendapatkan predikat Zona Integritas sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” lanjutnya. (NRH/RDM/RH)

PWI Kotabaru Gelar UKW Angkatan Pertama di Bumi Saijaan

KOTABARU – Bekerjasama dengan PWI Provinsi Kalimantan Selatan, PWI Kotabaru menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XXI dari 27 hingga 28 Desember 2023 yang dikuti 9 orang peserta. Kegiatan tersebut digelar di Operation Room Kantor Pemerintah Daerah Kotabaru.

Dalam sambutannya Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie memberikan apresiasi kepada pengurus PWI Kotabaru yang berhasil menggelar UKW pertama di Kabupaten Kotabaru.

Ujar Helmie, UKW bukan hanya akan memberikan dampak kepada para jurnalis yang mengikutinya, namun juga akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Selain itu, ia pun memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan para mitra kerja yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

Di waktu yang sama Bupati Kotabaru, Sayed Jafar Alaydrus melalui sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Said Akhmad Assegaf menyampaikan, wartawan punya andil besar untuk membangun daerah. Untuk itu ujarnya, uji kompetensi ini merupakan momen penting bagi wartawan untuk menunjukkan keahlian dan kemampuan dalam dunia jurnalistik yang semakin kompleks dan serba cepat.

Uji kompetensi wartawan bukan hanya sekedar proses evaluasi, tetapi juga merupakan pijakan fundamental dalam membangun jurnalisme yang berintegritas dan bermartabat. Melalui uji kompetensi wartawan ini, ia berharap dapat merangkul masa depan yang lebih cerah bagi profesi jurnalistik, khususnya di kabupaten Kotabaru

” Saya berharap melalui kegiatan ini dapat menambah wawasan dan kompetensi jurnalis, membentuk wartawan idealis, mampu memberikan berita bermutu dan berkualitas. Sehingga fungsi serta peran pers dapat dirasakan oleh publik,” ucapnya, Rabu (27/12).

Ia pun berpesan kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bersungguh-sungguh. Karena momen ini dapat mengukur pengetahuan, sikap, perilaku dan keterampilan wartawan.

“Semoga dengan uji kompetensi wartawan ini dapat membentuk pondasi yang kuat jurnalisme yang lebih profesional, akurat dan bertanggung jawab,” tutupnya.

Sementara itu Ketua PWI Kotabaru Akhmad Nurahsin , menyebut UKW merupakan kebutuhan bagi wartawan. Pasalnya kegiatan ini akan melahirkan wartawan yang profesional dan bermoral. Selain itu, UKW telah menjadi keharusan sebagaimana edaran yang dikeluarkan oleh Dewan Pers.

” Saya atas nama pengurus dan anggota PWI Kotabaru mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah kerjasama penyelenggaraan UKW yang pertama kalinya diselenggarakan,” pungkasnya.

Hadir sebagai penguji nasional, Toto Fachrudin dan Zainal Helmie yang melakukan Uji Kompetensi Wartawan jenjang muda. (PWI.KALSEL-RDM/RH)

Sambut Pesta Demokrasi, Paman Yani : Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, meminta masyarakat terus menjaga kesatuan dan persatuan ditengah tahun politik saat ini. 

Permintaan itu disampaikan wakil rakyat akrab disapa Paman Yani, saat menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kotabaru, Senin (25/12). 

“Masyarakat kami minta tetap hidup tanpa ada gesekan apapun. Jangan sampai perbedaan pilihan malah memecah bangsa,” ujarnya. 

Terlebih di Desa Teluk Aru yang sebagian besar masyarakatnya berasal dari berbagai suku, ras dan agama. Tentu sangat mudah bagi oknum untuk memecah belah mereka dengan mengatasnamakan politik. 

Di sisi lain, Paman Yani berharap perbedaan itu justru menjadi warna dalam menjaga semangat persatuan dan kesatuan. 

“Karena semangat persatuan dan kesatuan bangsa terus menjadi kekuatan sosial, kekuatan politik dalam rangka membangun Kalsel semakin maju,” tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Aru Jalamin, mengaku selama ini warganya memang selalu hidup rukun meskipun masih ada beberapa konflik kecil yang terjadi. 

“Bahkan dengan desa-desa lain pun kami disini tetap rukun. Ini tidak lain juga berkat Paman Yani yang sejak 2015 sudah sering kesini untuk memberikan pengetahuan semacam ini kepada kami,” bebernya. 

Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat setempat, Ismail menyebut Paman Yani sudah seperti keluarga yang dinantikan oleh warga Desa Teluk Aru. Kedatangan Paman Yani, selalu disambut antusias oleh warga. 

“Kami sangat berterimakasih kepada Paman Yani. Karena memang beliau sangat peduli kepada kami disini. Semoga kedepannya warga disini lebih mengerti bagaimana menyambut pesta demokrasi yang tertib dan aman,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

Paman Birin Silaturahmi ke Syekh Mahlayan bin Thoha di Mekkah Al Mukarromah

ARAB SAUDI – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin beserta keluarga melaksanakan ibadah umrah.

Selama berada di kota Mekkah, Paman Birin dan keluarga beserta rombongan pun melakukan rangkaian Rukun Umroh dan kegiatan ibadah lainnya.

Selain itu, Paman Birin pun menyempatkan untuk bersilaturahmi ke kediaman Syekh Mahlayan bin Thoha pada Minggu (24/12) malam.

Syekh Mahlayan Bin Thoha yang juga merupakan Masyaikh di Mekkah Al Mukaromah, adalah salah satu ulama besar yang kerap selalu mendapatkan kunjungan dari para jamaah dari Indonesia bahkan negara lain.

Rombongan Gubernur Kalsel berfoto bersama Syekh Mahlayan

Tiba di kediaman Syekh Mahlayan, Paman Birin dan rombongan disambut hangat.

Dihadapan Syekh, Paman Birin bersyukur bisa langsung silaturahmi dengan Syekh Mahlayan dan keluarganya.

Paman Birin berharap dan berdoa, pertemuan ini mempererat silaturahmi dan membawa keberkahan dari Allah SWT.

“Alhamdulilah. Ulun bersyukur, malam ini bisa bertemu dan bertatap langsung dengan Syekh Mahlayan. Pertemuan atas izin Allah SWT dan semoga membawa keberkahan dari Allah SWT untuk kita semua dan warga Banua,” ungkap Paman Birin.

Sementara itu, Syekh Mahlayan juga menyampaikan rasa senang atas kunjungan Gubernur Kalsel Paman Birin dan rombongan.

Syekh Mahlayan pun mendoakan, rangkaian ibadah umrah berjalan lancar serta mendapatkan ridho Allah SWT.

Pada silaturahmi itu, dipimpin Syekh Mahlayan juga disampaikan pembacaan maulid yang diikuti secara khusyuk Paman Birin dan rombongan.

Istimewanya lagi, pada kesempatan silaturahmi itu, Paman Birin juga mendapatkan kitab dari Syekh Mahlayan.

Pada kesempatan itu pula, Paman dan rombongan menyempatkan foto bersama dengan Syekh Mahlayan, serta seluruh keluarganya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Setujui Rencana Hibah Alkes dari Pemprov Kalsel ke Pemkab Tanbu

Banjarmasin – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyetujui permintaan hibah alat-alat kesehatan (Alkes) dari Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo, usai menggelar rapat bersama stakeholder terkait, baru-baru tadi, dalam rangka menyampaikan hasil rapat internal DPRD Provinsi Kalsel berkenaan dengan permintaan hibah alkes tersebut pada November lalu.

“Komisi II sepakat menyetujui hibah peralatan kesehatan dari Pemprov Kalsel kepada Pemkab Tanah Bumbu. Kami menilai hal ini sebagai salah satu upaya untuk memudahkan masyarakat Tanah Bumbu dan sekitarnya untuk pengobatan yang memerlukan alat yang dihibahkan tersebut yaitu untuk CT Scan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas terkait permintaan hibah Asrama Mahasiswa Tapin “Candi Laras” milik Pemprov Kalsel yang ada di Banjarbaru kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin.

Berbanding terbalik dengan nasib dengan permintaan hibah sebelumnya, Komisi II DPRD Kalsel memutuskan untuk tidak menyetujui permintaan hibah lahan asrama tersebut. Dengan pertimbangan bahwa Dewan menilai lahan tersebut akan memberikan manfaat lebih baik jika tetap dimiliki oleh Pemprov Kalsel.

“Alih-alih untuk satu kabupaten saja, teman-teman di Komisi II berpikir bahwa lahan tersebut bisa dijadikan asrama dari seluruh kabupaten yang ada di Kalsel, terlebih mengingat Banjarbaru ditetapkan sebagai ibu kota provinsi,” terang Imam. (NRH/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Gelar Pergelaran Seni Budaya Di Anjungan TMII

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, menggelar Pergelaran Seni Budaya, pada Rabu (20/12).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, melalui pesan WhatsAppnya, pada Kamis (21/12) mengatakan, guna memperkenalkan dan menumbuhkan minat untuk mempelajari seni budaya di Kalsel, sebagai salah satu upaya pelestarian, pihaknya menggelar Seni Budaya dalam Rangkaian Pekan Kebudayaan Bersama Bubuhan Banjar, bertempat di Anjungan Kalsel TMII, Jakarta Timur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun (ditengah)

“Dalam pagelaran ini ditampilkan beberapa kesenian khas Kalimantan Selatan, yaitu Tari Dayak Bapalas Banua dan Tari Japin Rantauan,” ujarnya

Disampaikan Raudati, dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, Pergelaran Seni Budaya ini, merupakan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mempromosikan seni dan budaya ke masyarakat secara luas. Ia berharap, dapat digelar seriap satu bulan sekali, karena Kalsel memiliki berbagai tarian yang bagus serta beragam budaya.

“Anjungan ini sangat berperan terhadap keilmuan dan pengetahuan tentang budaya,” ungkapnya

Lebih lanjut Raudati menambahkan, selain menampilkan Tarian juga menghidangkan makanan tradisional Kalsel, yakni soto Banjar. Dimana, Pergelaran Seni Budaya ini, dapat semakin meningkatkan tali silaturahim dan akan terus menerus dilakukan dengan menjalin kerjasama berbagai pihak, dalam pengembangan seni dan budaya Kalsel.

“Pergelaran Seni Budaya, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel beserta jajaran Disdikbud Kalsel, Kepala Anjungan Kalsel, Koordinator Anjungan Daerah TMII, Ketua Forum Komunikasi Kepala Anjungan, Mahasiswa, Pelajar, Seniman dan orang banjar yang bertempat tinggal di Jakarta,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Lulusan Universitas Sari Mulia Banjarmasin Diharapkan Jadi Nakes Profesional

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira menghadiri prosesi wisuda 804 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Sari Mulia Banjarmasin.

Wisuda terpadu Universitas Sari Mulia Banjarmasin

Wisuda yang meluluskan ratusan mahasiswa dari tiga fakultas yakni Fakultas Kesehatan, Fakultas Humaniora dan Fakultas Sains dan Fakultas Teknologi ini dilaksanakan di Gedung Auditorium Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Rabu (20/12).

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira, Pemerintah Provinsi Kalsel mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh civitas akademika Universitas Sari Mulia atas keberhasilannya dalam meluluskan calon tenaga kesehatan yang akan menjadi tenaga kesehatan profesional di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan-wisudawati atas keberhasilannya menempuh pendidikan. Saya yakin orang tua mereka merasa sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh putera-puterinya,” ucapnya.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, dalam upaya meningkatkan kualitas masyarakat, kesehatan menjadi salah satu komponen penting dalam pembangunan manusia. Kualitas hidup di masa depan akan meningkat karena masyarakat lebih sehat dan tangguh.

“Kebutuhan akan tenaga kesehatan yang terampil dan mumpuni menjadi sangat krusial, terutama di Provinsi Kalsel. Menjadi tenaga kesehatan profesional bukanlah tugas yang mudah, diperlukan dedikasi, kepedulian, dan kecintaan kepada sesama, ” lanjutnya.

Dengan ilmu dan keterampilan yang mereka dapatkan dari Universitas Sari Mulia, Paman Birin yakin para wisudawan-wisudawati akan mampu menjadi profesional tenaga kesehatan yang mengedepankan kepentingan pasien dengan sepenuh hati.

Ia berharap agar para lulusan Universitas Sari Mulia dapat memberikan kebanggaan bagi almamater tercinta dengan selalu menjaga etika profesi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, dan para tenaga kesehatan adalah ujung tombak dalam memelihara kesehatan itu. Selamat kepada para wisudawan-wisudawati dan semoga sukses dalam menjalankan profesi di masa yang akan datang,” tutupnya. (MRF/NRH/RH)

Pemprov Kalsel Duduki Peringkat Pertama Realisasi APBD se-Indonesia

BANJARBARU – Kalimantan Selatan dibawah Pemerintahan Gubernur H Sahbirin Noor atau disapa Paman Birin menunjukkan rekor baru yang positif dalam hal presentase realisasi pendapatan daerah.

Sebab, Provinsi yang berjuluk Bumi Lambung Mangkurat ini membukukan realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan Belanja Darah (APBD) 2023 tertinggi pertama di Indonesia, disusul Provinsi Papua Tengah 96, 06 persen dan DKI Jakarta 95, 78 persen.

Data ini merujuk pada data hingga 15 Desember 2023, pukul 18.00 WIB yang diolah dari Ditjen Bina Keuangan 2023 dan dijabarkan saat rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Indonesia. Termasuk kepada Pejabat Struktural di Provinsi Kalimantan Selatan.

Angka capaian tersebut ditengarai telah melebihi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2023 Pemprov Kalsel yang sudah tembus target sebesar Rp 9 Triliun lebih pada 2023.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Nor Yaumil, menyampaikan pendapatan terbukukan paling tinggi itu dikumpulkan dari semua sektor. Utamanya, pada sektor pendapatan pajak yang didominasi pajak daerah yakni Rp 3,6 triliun, meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama (BBN-KB), Pajak Air Permukaan (PAP), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dan pajak rokok.

“Sektor PBBKB ini cukup besar yakni Rp 2 Triliun lebih atau 101,30 persen. Untuk pajak rokok, kami masih menunggu pencairan terakhir agar bisa 100 persen, yang mana baru Rp 243 miliar atau terealisasi 71,03 persen dari target sebesar Rp 342 miliar,” ucap Subhan, Rabu (20/12)

Subhan menjabarkan, pemasukan lain semisal dari retribusi daerah seperti pelayanan jasa umum, pelayanan kesehatan, dan pelayanan pendidikan, realisasinya mencapai Rp 19,82 miliar atau 96,54 persen. Adapun pemasukan dari jasa usaha ada enam komponen di dalamnya, juga melebihi target dengan capaian Rp 8,4 miliar lebih atau 106,26 persen.Bukan hanya itu, sejumlah pendapatan lain seperti hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan tercapai Rp 52,5 miliar lebih. Bagian laba yang dibagikan ke pemda (diveden) atas penyertaan modal BUMD sebesar Rp 52,1 miliar (98,69 persen), bagian laba yang dibagikan ke pemda (diveden) atas penyertaan modal perusahaan milik swasta Rp 467 juta (103,84 persen).

Total penerimaan keseluruhan Rp 669 juta lebih dengan realiasasi 97,69 persen. Dana Transfer Daerah (DTD) mencapai Rp 4,5 triliun lebih atau 99,7 persen, bagi hasil bukan pajak dan bagi hasil pajak (77,92 persen), DAU (86,20 persen), DAK (73,69 persen). Insentif daerah (50,00 persen), pengeluaran non anggaran pihak ketiga rekening pemerintah lainnya.

Bukan hanya berhasil membukukan prosentase pendapatan tertinggi di Indonesia, pada sektor belanja juga terjadi serapan yang masuk kategori tinggi. Yakni, presentase realisasi belanjanya di angka 81,43 persen.

Kembali, ke raihan pendapatan di Kalsel yang sudah menembus target Rp9 triliun lebih, pihak Pemprov sudah mendistribusikan dana bagi hasil ke Pemkab/Pemkot di Kalsel dari triwulan I hingga III, sedangkan, untuk triwulan IV nanti disampaikan pada awal tahun 2024.

“Untuk dana bagi hasil pajak ke kabupaten/kota sudah disampaikan ke masing-masing kabupaten kota melalui Bapenda, Bakeuda, BPKAD. Rincian dan bukti SP2Dnya sudah disampaikan ke masing-masing kabupaten kota,” lanjut Subhan.

Subhan menambahkan, capaian positif ini adalah hasil kerja keras tim Pembina Unit Pendapatan Pajak Daerah (UPPD/Samsat) yang terdiri dari Bapenda, Jajaran UPPD se Kalsel, Ditlantas Polda Kalsel dan Jasa Raharja, serta SKPD pemungut PAD di Lingkup Pemprov Kalsel. (BIROADPIM-MRF/NRH/RH)

DPRD Kalsel Gali Informasi Tentang Pembangunan Berkesinambungan ke DPRD Jawa Barat

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berusaha meningkatkan infrastruktur dan pembangunan di seluruh wilayah di Kalimantan Selatan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah, menyampaikan pihaknya melakukan kunjungan ke DPRD Provinsi Jawa Barat untuk menggali informasi tentang pembangunan berkesinambungan.

Suasana Kunjungan Komisi III DPRD Kalsel ke DPRD Jawa Barat

Mengingat, pembangunan di Jawa Barat sangat berkembang pesat, seperti pembangunan bandara, pelabuhan, sistem transportasi publik, pembangunan jalan dan terminal angkutan umum.

“Dengan tagline Jabar, percepatan pembangunan yang berkualitas, berdaya saing, berkeadilan dan berkesinambungan. Oleh karena itu, kami memilih untuk menggali informasi ke sana,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (20/12).

Abidinsyah mengakui, pihaknya sangat terkesan dengan pembangunan yang berkesinambungan di Jawa Barat. Menurutnya, pihaknya banyak belajar dari Jabar tentang bagaimana penataan pembangunan yang baik agar tidak ada kesimpangsiuran dalam hal pembangunan terutama infrastruktur.

”Kita berharap dapat mencontoh dan melakukannya di Kalsel,” pungkasnya. (NRH/RH)

Pemprov Kalsel Inginkan Nataru Berjalan Damai

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengharapkan Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Banua ini dapat berjalan lancar dan damai.

Harapan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintah, Politik, dan Hukum Sekdaprov Kalsel, Sulkan dalam sambutannya, pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Terpusat Lilin Intan 2023, yang digelar Polda Kalsel, Rabu (20/12).

Staf Ahli Gubernur kalsel Sulkan bersama Kepala Biro Operasi Polda Kalsel Kombes Pol Nurhandono

Untuk mencapai hal tersebut, menurut Sulkan, diperlukan kerjasama semua pihak Pemerintah/Kepolisian, TNI, masyarakat, serta semua pihak.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tersebut,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sulkan juga meminta kepada masyarakat di Kalsel, untuk tetap menggunakan masker, pada pelaksanaan perayaan Nataru mendatang. Karena, saat ini kasus covid mengalami kenaikan dibeberapa daerah dan negara lainnya.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk menggunakan masker ditempat-tempat keramaian, pada perayaan natal dan tahun baru tersebut. Sedangkan untuk di daerah tidak ramai masih tidak perlu menggunakan masker.

“Kita imbau kepada masyarakat agar terus berupaya meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan masing masing,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Biro Operasi Polda Kalsel Kombes Pol Nurhandono menjelaskan, dalam persiapan Nataru ini, Polda Kalsel mempersiapkan sekitar 760 personil lebih.

“Bila digabungkan dengan polres polres di daerah, total pasukan sebanyak 3 ribu lebih,” ucapnya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk pelaksanaan Gelar Pasukan Operasi Lilin Intan 2023 akan dilaksanakan pada besok, Kamis (21/12).

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Intan 2023 diikuti Forkopimda, Lembaga Negara, Organisasi Kemasyarakatan Mitra Polisi, serta lainnya. (SRI/NRH/RH)

Exit mobile version