Awali 2025 dengan Kebaikan, Bank Kalsel Serahkan Bantuan Rombong Barakah Kepala UMKM Banjarmasin

BANJARMASIN – Bank Kalsel memulai tahun 2025 dengan semangat berbagi melalui program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dengan menyerahkan bantuan Rombong Barakah kepada empat pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) pra sejahtera, di wilayah Kota Banjarmasin. Acara berlangsung pada Jumat (3/1), sebagai bentuk komitmen Bank Kalsel dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor UMKM.

Dirut Bank Kalsel saat menyerahkan bantuan Rombong Barakah

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, yang secara bergantian memberikan Rombong Barakah kepada Pardi (usaha pentol), Iskandar (usaha pentol), Hayat (usaha gorengan), Obung Abdul Rifal (usaha bubur ayam). Acara tersebut turut disaksikan Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi; Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Suriadi; Kepala Bank Kalsel Cabang Syariah Banjarmasin, Sufian, Kepala Bank Kalsel Cabang Pembantu Duta Mall Banjarmasin, serta perwakilan Divisi Sekretaris Perusahaan.

Setelah penyerahan dilakukan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan, program Rombong Barakah ini adalah wujud nyata kepedulian Bank Kalsel untuk membantu masyarakat pra sejahtera dalam meningkatkan taraf hidup mereka melalui pemberdayaan ekonomi para Mustahik penerima manfaat.

“Bank Kalsel percaya bahwa kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari kontribusi pelaku usaha UMKM. Bantuan Rombong Barakah, menjadi salah satu titik awal yang baik di tahun 2025 untuk membantu dan mendukung UMKM pra sejahtera agar dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka. Bantuan ini bukan hanya sekadar fasilitas fisik, tetapi juga wujud komitmen untuk merangkul semua dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif di Kalimantan Selatan,” ucap Fachrudin.

Sementara itu, perwakilan penerima bantuan rombong barakah yang merupakan pemilik usaha pentol, Pardi mengungkapkan rasa syukurnya, dan terima kasih kepada Bank Kalsel melalui Unit Perngumpul Zakat (UPZ) atas bantuan tersebut.

Dengan bantuan ini, Pardi berharap dapat memulai usaha yang lebih layak dan berharap dapat meningkatkan penghasilan keluarga.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel atas bantuan ini, karena sangat berarti bagi usaha saya dan keluarga. Bantuan ini tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga semangat baru bagi kami untuk terus berusaha lebih keras, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan ekonomi keluarga kami,” ujarnya.

Untuk Bank Kalsel, Pardi mendoakan terus sukses dan maju, agar dapat terus menjalankan program – program yang dapat membantu banyak UMKM pra sejahtera untuk maju bersama.

Sebagai informasi, bagi donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu yang membutuhkan, dapat ikut berpartisipasi dalam program – program kegiatan yang diinisiasi Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel dan untuk konsultasi dan konfirmasi transfer bisa melalui WA Center UPZ Bank Kalsel di nomor 0811505153. (ADV-RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Efektivitas Kerja, DPRD Kalsel Sharing Bersama DPRD Kalteng

PALANGKARAYA – Kunjungan kerja Komisi I DPRD Kalimantan Selatan ke DPRD Kalimantan Tengah menjadi momentum penting untuk saling bertukar informasi dan memperkuat sinergi antar dua provinsi.

Fokus dari studi komparasi ini adalah membahas tugas dan fungsi Komisi I, yang mencakup urusan pemerintahan, hukum dan keamanan, pada Jumat (3/1).

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rais Rohayat mengungkapkan bahwa pembahasan utama pertemuan adalah terkait peran dan kehadiran tenaga ahli dalam mendukung kegiatan komisi di DPRD.

“Kami melihat bahwa di DPRD Kalteng, tenaga ahli telah dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub). Kami akan mencoba menerapkan hal serupa di DPRD Kalsel untuk meningkatkan efektivitas kerja,” jelasnya.

Suasana Pertemuan Komisi I DPRD Kalsel dan DPRD Kalteng

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kalteng, Pajarudinnor dan Kepala Bagian Persidangan DPRD Kalteng, Giwung beserta jajaran menyambut hangat kunjungan Dewan Kalsel.

“Diskusi yang dilakukan memungkinkan kami saling belajar tentang berbagai isu, termasuk tenaga ahli, pokok pikiran (pokir), dan kegiatan dewan lainnya. Pertukaran ini sangat bermanfaat untuk menemukan solusi inovatif yang dapat diterapkan masing-masing pihak,” ungkap Pajarudinnor.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa komunikasi dan kerja sama antar DPRD lintas provinsi dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja legislatif di tingkat daerah.

Langkah strategis yang diambil DPRD Kalsel untuk mengadaptasi praktik terbaik dari DPRD Kalteng menjadi salah satu contoh kolaborasi yang konstruktif. (ADV-NRH/RDM/RH)

Momen 5 Rajab, BKD Kalsel Berbagi Ribuan Nasi Samin Gratis untuk Jemaah

BANJARBARU – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Selatan siap mendukung kesuksesan pelaksanaan Momen 5 Rajab, Minggu (5/1).

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah mengatakan hasil rapat bersama dengan Sekda Provinsi Kalsel pada 24 Desember lalu, BKD Kalsel akan ditempatkan pada Posko tiga yang berada di depan kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah saat diwawancara

“Jadi pada tanggal pelaksanaan nanti kita akan menyiapkan ribuan bungkus nasi samin yang dibagikan secara gratis kepada para jemaah pada momen 5 Rajab ini,” kata Dinansyah, Kamis (2/1).

Oleh karena itu, ia pun mengimbau kepada jemaah yang datang dari berbagai daerah untuk mengunjungi posko tiga di depan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Dinansyah juga menyampaikan harapannya agar para jemaah yang mengikuti momen 5 Rajab tahun ini diberikan keberkahan, keselamatan dan kesehatan hingga pelaksanaan selesai.

“Semoga jemaah yang mengikuti langsung pelaksanaanya dalam keadaan sehat. Kita juga berharap seluruh jemaah sepulangnya dari pelaksanaan dalam keadaan selamat serta menjadi berkah bagi semua khususnya juga untuk daerah Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Pendaftaran Seleksi PPPK Pemprov Kalsel Tahap II Resmi Diperpanjang

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel resmi mengumumkan perpanjang waktu pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov Kalsel Tahap II hingga 7 Januari 2025.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah diwakili Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Mashudi menjelaskan aturan perubahan jadwal tersebut tertuang melalui Surat Plt. Kepala BKN Nomor 11000/B-KS.04.01/SD/K/2024 tanggal 30 Desember 2024 perihal penyesuaian jadwal seleksi PPPK Tahun Anggaran 2024 Tahap II.

Kabid PPIK BKD Kalsel, Mashudi (kanan) didampingi Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian, M. Randi (kiri) saat diwawancara

“Dalam Surat Plt. Kepala BKN tersebut, dijelaskan bahwa tahapan pendaftaran seleksi memiliki jadwal baru yang semula berakhir di 31 Desember 2024, kini hingga 7 Januari 2025,” kata Mashudi, Kamis (2/1).

Ia juga mengungkapkan perpanjangan ini untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada Tenaga Non-ASN sesuai kriteria Keputusan Menteri PANRB Nomor 364 Tahun 2024 untuk mendaftar.

Seleksi PPPK Pemprov Kalsel 2024

Sedangkan untuk tahapan selanjutnya tetap mengikuti surat Plt. Kepala BKN Nomor: 6610/B-KS.04.01/SD/E/2024 tanggal 27 September 2024 perihal jadwal seleksi pengadaan PPPK Tahun Anggaran 2024.

“Oleh karena itu, dengan adanya perpanjangan ini diharapkan bagi Non ASN di lingkup Pemprov Kalsel untuk melakukan pendaftaran secara online sebelum mendekati batas waktu penutupan pendaftaran,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pemberhentian, Muhammad Randi menuturkan Formasi PPPK Pemprov Kalsel yang dibuka pada tahap ke II ini merupakan Formasi yang sama pada tahap I yakni sebanyak 1.493 Formasi.

“Untuk formasi masih sama, dan bagi pendaftar seleksi Tahap I dan II yang tidak lolos akan dimungkinkan menjadi PPPK Paruh Waktu,” tuturnya.

Mengenai pengangkatan PPPK Paruh Waktu, lanjut Randi, hingga saat ini pihaknya masih menunggu regulasi dan aturan resmi dari Kemenpan RB serta nantinya akan diinformasikan lebih lanjut pada website resmi BKD Kalsel.

“Kepada para Non ASN silahkan daftar saja, tanpa melakukan pendaftaran, Non-ASN tidak bisa diangkat menjadi PPPK Penuh ataupun PPPK Paruh Waktu,” tukasnya.

Diketahui, data pelamar seleksi PPPK di lingkup Pemprov Kalsel tahap II hingga 2 Januari 2025 yaitu sebanyak 2.633 pendaftar yang terdiri dari 232 Formasi Guru, 84 Formasi Nakes dan 2.317 Formasi Teknis. (BDR/RDM/RH)

Momen 5 Rajab, Dinsos Kalsel Siapkan Posko di PPRSLU Budi Sejahtera

BANJARMASIN – Sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Gubernur Kalsel, Muhidin, seluruh SKPD lingkup Pemprov Kalsel akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Momen 5 Rajab yang merupakan kegiatan rutin malam Senin yang diselenggarakan di Sekumpul, pada Minggu (5/1).

Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai melalui Kepala Bidang Penanganan Bencana Achmadi mengatakan bahwa Dinas Sosial sebagai koordinator dari kelompok 2 yang terdiri dari 12 SKPD yang telah ditunjuk.

“Posko kita berada di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera yang ada di Martapura. Kita akan mulai bekerja, melaksanakan kegiatan mulai 2 Januari,” kata Achmadi, Jum’at (3/12).

Suasana Posko SKPD Pemprov Kalsel di PPRSLU Budi Sejahtera

Achmadi mengatakan pihaknya telah menyiapkan tenda dan mobil dapur umum lapangan, kemudian meletakkan mobil-mobil yang lain yang diperlukan seperti double cabin, mobil tanki air untuk wudhu, dan lain-lain.

“Tanggal 2 Januari kemarin kita mulai bekerja. Kemudian pada H-1, tanggal 4 Januari kita sudah menyiapkan makanan sebanyak seribu paket yang dibagikan kepada jemaah yang sudah mulai masuk Sekumpul dan sekitarnya,” ucap Achmadi.

Kemudian pada saat itu juga, pihaknya menyiapkan makanan ringan seperti gorengan, disamping makanan yang disiapkan untuk dibagikan kepada jemaah pada 4 dan 5 Januari 2025. Dinsos Kalsel akan menyiapkan sekitar 3 ribu makanan siap saji, yaitu nasi samin dan nasi kuning atau juga nasi goreng.

“Itu tiga kali sehari kita bagikan pagi, siang, dan malam. Dan untuk hari Seninnya ada 1.000 kita bagikan makanan siap saji untuk jemaah yang masih menginap di seputaran lokasi Panti Budi Sejahtera serta bagi para petugas kebersihan,” tambahnya.

Untuk diketahui, Momen 5 Rajab merupakan salah satu acara terbesar di Kalimantan Selatan yang tidak hanya membawa nilai spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Pemerintah Provinsi Kalsel berharap melalui persiapan matang ini, acara tersebut dapat berlangsung lancar dan penuh keberkahan. (NRH/RDM/RH)

Dislutkan Kalsel Serahkan Bantuan 1,5 Ton Ikan ke Dapur Umum 5 Rajab 1446 H

BANJAR – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan telah mendistribusikan ikan segar, untuk 10 dapur umum pada momen 5 Rajab 1446 Hijriah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, pendistribusian ikan ini diserahkan, pada Kamis 2 Januari 2025.

“Kami bersyukur telah menyerahkan bantuan tersebut,” ungkapnya.

Rusdi mengatakan, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin sangat perduli dengan kegiatan keagamaan, terlebih untuk pelaksanaan momen 5 Rajab ini.

“yang dibagikan, berupa Ikan Peda sebanyak 1.250 kilo, dan Patin sebanyak 250 kilogram, total yang diserahkan sebanyak 1,5 ton,” ujarnya.

Penyerahan ikan secara simbolis di salah satu dapur umum Induk Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Penyerahan bantuan ikan Gubernur Kalsel Muhidin oleh Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki

Bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat dan pelaksanaan momen 5 Rajab dapat berjalan lancar. (SRI/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Siap Dukung Pelaksanaan Momen 5 Rajab Guru Sekumpul

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel siap mendukung pelaksanaan momen 5 Rajab, kegiatan rutin malam Senin Guru Sekumpul yang akan dipusatkan di Musholla Ar-Raudhah Kota Martapura Kab. Banjar pada 5 Januari 2025 mendatang.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan, Pemprov Kalsel melalui pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah tiga Banjar, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru terkait dukungan informasi, komunikasi, dan pengamanan melalui media Videotron, siaran langsung di berbagai media, serta CCTV yang berbagi pakai pada peringatan momen 5 Rajab tersebut.

“Ini kita lakukan untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi-informasi terkini terkait kondisi jalan dan tempat sekitar pelaksanaan haul,” kata Muslim, Banjarbaru, Kamis (2/1).

Pada kesempatan tersebut, Muslim menuturkan bahwa Diskominfo Kalsel juga akan menurunkan seluruh Jurnalis baik dari Media Center dan LPPL Abdi Persada FM untuk melaporkan langsung suasana momen 5 Rajab kepada masyarakat melalui berbagai kanal media yang dimiliki.

“Kita juga turut bekerjasama dengan sejumlah organisasi seperti RAPI untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Muslim, pihaknya juga akan menyediakan posko bersama SKPD lainnya yang menghadirkan layanan makanan gratis dan tempat istirahat, sehingga bisa dimanfaatkan jemaah untuk melepas penat usai mengikuti momen tersebut.

“Ada empat titik posko yang akan disediakan, dan Diskominfo tergabung dalam kelompok empat dengan posisi posko di Disbunak Provinsi Kalsel,” jelasnya.

Melihat perkiraan jumlah jemaah yang datang akan ada jutaan orang, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Diskominfo Kalsel juga telah berkoordinasi dengan sejumlah provider penyedia layanan komunikasi untuk melakukan penguatan jaringan pada puncak pelaksanaan momen 5 Rajab.

“Selain memanfaatkan layanan one bandwidth milik kita, kita juga telah berkoordinasi dengan sejumlah provider untuk melakukan penguatan jaringan di titik sekitar pelaksanaan, termasuk sekitar perbatasan Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, dan jalan perbatasan hulu sungai” kata Muslim.

Muslim berharap, pelaksanaan momen 5 Rajab malam senin Guru Sekumpul tahun ini berjalan lancar, dan para jemaah terlayani dengan optimal.

“Kita berharap semua jemaah bisa terlayani, tidak ada yang sulit mencari makan. Apalagi ini sudah jadi budaya tahunan yang mencerminkan masyarakat Kalsel yang religius,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Muhidin Ajak Organisasi Kewanitaan Pererat Silaturahmi

BANJARMASIN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerjasama dengan Biro Kesra Setdaprov Kalsel melaksanakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1446 Hijriah.

Acara yang mengangkat tema “Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Hikmah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW” dihadiri Gubernur Kalsel sekaligus Ketua Pembina TP PKK Kalsel, Muhidin berlangsung di aula gedung Mahligai Pancasila, Kamis (2/1).

Suasana Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H

Dalam kesempatan itu, Muhidin berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan juga menambah keimanan dan ketaqwaan. Apalagi peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H itu dihadiri seluruh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota, Ketua Organisasi Wanita se Kalsel dan Ketua PAUD Binaan TP PKK Kalsel.

“Jadi yang penting untuk menjalankan program-program PKK yang akan datang, perlu mereka bersatu agar lebih baik ke depannya,” jelasnya.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah itu juga dihadiri Ketua TP PKK Kalsel, Fathul Jannah. Acara tersebut dirangkai dengan ceramah agama oleh Ustadzah Syarifah Saidah Hasan Bahasyim serta pembacaan Syair Maulid oleh Grup Maulid Assatiyah Khodijah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qoriah, Siti Umi. (NRH/RDM/RH)

Kapolda Kalsel Apresiasi Masyarakat Ciptakan Perayaan Pergantian Tahun yang Aman dan Damai

BANJARBARU – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga situasi aman, damai, dan kondusif selama perayaan malam pergantian tahun di wilayah Kalimantan Selatan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan

Hal ini disampaikan Kapolda melalui Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi. Dalam pernyataannya pada Rabu (1/1) menyebut, keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama yang solid antara jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta dukungan penuh dari masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh jajaran kepolisian yang telah bekerja keras mengamankan malam pergantian tahun. Berkat kerjasama yang baik, kita berhasil menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Kabid Humas.

Beliau juga memuji kesadaran masyarakat yang ikut berpartisipasi menjaga ketertiban, termasuk mematuhi aturan dan himbauan selama perayaan.

“Kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban sangat membantu kami. Kami berharap kerjasama seperti ini terus terjaga, sehingga Kalimantan Selatan dapat menjadi contoh wilayah yang aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya.

Perayaan malam pergantian tahun di Kalimantan Selatan berjalan lancar tanpa insiden besar. Sejumlah titik keramaian, seperti lapangan terbuka, tempat ibadah, dan pusat kota, diawasi ketat oleh petugas keamanan. Polri bersama TNI dan elemen masyarakat juga menggelar patroli gabungan untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel berharap semangat kolaborasi ini dapat terus berlanjut di tahun 2025 untuk mendukung stabilitas dan kemajuan Kalimantan Selatan. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Tinjau Pembangunan Jembatan Batulicin- Kotabaru, Gubernur Muhidin Targetkan 3 Tahun Selesai

KOTABARU – Gerak cepat pembangunan untuk kepentingan warga Banua terus dilakukan Gubernur Kalsel, Muhidin. Salah satunya adalah pembangunan jembatan penghubung Batulicin – Kotabaru.

Gubernur, Muhidin didampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH) Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq melakukan peninjauan kawasan pembangunan proyek Jembatan Pulau Laut di Tanjung Serdang Desa Salino, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kotabaru pada Rabu (1/1) pagi.

Momen peninjuan Gubernur Muhidin ke lokasi pembangunan jembatan Pulau Laut

Peninjauan infrastruktur strategis jalan dan jembatan di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu diusulkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Jembatan sepanjang 3,75 kilometer dan paling dalam kurang lebih 20 centimeter.

Dalam peninjauan ini, Muhidin turut didampingi Sekdaprov, Roy Rizali Anwar beserta jajaran pejabat Eselon II seperti Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Isharwanto, Kadishub Kalsel, Muhammad Fitri Hernadi, Kepala Bapenda, Subhan Nor Yaumil, Kadisbunnak Kalsel, Suparmi dan Plt. Kadis PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib, Kadis Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana dan Kadishut, Fathimatuzzahra.

“Hari ini kita mengontrol atau meninjau Jembatan Pulau Laut antara Batulicin-Kotabaru. Dan hari ini masih dikerjakan, tetapi sebenarnya sudah habis waktu maka denda hingga harus selesai sampai 50 hari. Semoga, tahun depan bisa segera tuntas dilaksanakan cepat,” sampai Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi Menteri LH RI, Hanif Faisol Nurofiq di lokasi.

Tahap awal ini dilakukan pembangunan pondasi, Muhidin menjelaskan akan dikerjakan sekitar 350 meter dan telah dikerjakan sebelumnya 400 meter. Sehingga total 750 meter yang sudah dibangun dalam pengejaran proyek jembatan Pulau Laut.

Gubernur, Muhidin berharap pengerjaan jembatan ini tidak ada hambatan dalam pembangunan infrastrukturnya.

“Saya berharap ini bisa cepat selesai. Target 3 tahun jembatan Pulau Laut sudah bisa dinikmati masyarakat Kalsel,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri LH RI, Hanif Faisal Nurofiq menegaskan, bahwa jembatan Pulau Laut ini sangat penting digarap untuk masyarakat Kalimantan Selatan, bahkan regional di pulau Kalimantan. Menurutnya, ini menjadi pintu masuk dan keluarnya lintas perdagangan ke depannya.

“Kalau sungai di Banjarmasin itu telah terlaporkan bahwa sedementasi hampir 400 meter per kubik dan per harinya. Dan dikerjakan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui PT. Ambapers itu hanya mampu 100 ton per hari, jadi masih tersisa 300 ton per kubiknya itu,” beber Hanif.

Pendangkalan Sungai Barito itu menjadi masalah dalam perairan di pelabuhan Banjarmasin. Hanif menyebut pemulihan itu relatif lama, sehingga diperlukan jembatan Pulau Laut ini disegerakan.

Hanif mengatakan, Jembatan Pulau Laut sebagai alternatif dalam meningkatkan sektor perekonomian warga Kalsel. Sebab, kedalaman air di pulau ini sangat mampu menampung sejumlah kapal-kapal industri.

“Kita bisa membayangkan, kalau ini jadi Jembatan Pulau Laut maka pintu masuk dan keluarnya terjadi di sini. Dan Pemprov Kalsel telah mendesain sedemikian rupa, tinggal eksekusi saja lagi,” ungkap Hanif.

Sedangkan Plt. Kadis PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib menjelaskan bahwa pembiayaan pengerjaan proyek Jembatan Pulau Laut ini akan diambil alih oleh Pemerintah Pusat, sebab telah diusulkan menjadi PSN. Tahun 2024 ini telah dianggarkan 200 milyar dari sisi Batulicin, kemudian sisi Kotabaru sekitar 300 milyar.

“Tahun 2025, telah kita anggarkan 300 milyar sisi Batulicin dan 450 milyar sisi Kotabaru, jadi total 1,2 triliun. Sementara diperlukan 5.9 triliun, sehingga kita perlu lagi sekitar 4,7 Triliun,” ungkap Yasin Toyib.

Dalam hal itu, Yasin Toyib menerangkan bahwa sebenarnya dengan target penyelesaian infrastruktur pembangunan Jembatan Pulau Laut ini dapat dikerjakan 2 tahun saja. Lantaran, menurutnya karena pembiayaan yang cukup besar tadi maka menjadi pertimbangan hingga 3 tahun.

“Insya Allah, 2029 akan selesai Jembatan Pulau dan dapat dinikmati masyarakat. Tentunya kawasan ini akan menjadi pelabuhan besar nanti,” tandasnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version