HPN di Kalsel, Beragam Acara dan Kehadiran Presiden Prabowo Bakal Meriahkan Banua

BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan mulai melakukan persiapan teknis panitia daerah menyongsong peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang akan dilaksanakan pada Februari mendatang.

Event nasional ini dipastikan bakal menyuguhkan kemeriahan berbagai acara di Kalimantan Selatan yang diselenggarakan dari tanggal 7 – 9 Februari 2025.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Zainal Helmie mengatakan, rangkaian acara perayaan HPN 2025 diantaranya seminar-seminar nasional, konvensi media massa, lomba foto serta pameran foto jurnalistik, dan wartawan menanam dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo.

Dikatakannya, hasil koordinasi dengan Gubernur Kalsel H. Muhidin, bahwa puncak HPN 2025 pada 9 Februari akan digelar di Halaman Kantor Gubernur di Banjarbaru. Diperkirakan sebanyak 2.500 tamu undangan bakal berhadir.

“Kita sudah audiensi dengan Pak Gubernur Muhidin, beliau menghendaki kegiatan puncak Hari Pers Nasional yang akan dihadiri oleh Presiden Prabowo, itu di depan kantor Pemprov Kalsel di Banjarbaru,” tuturnya, Selasa (7/1).

Helmie menambahkan, penunjukkan Kalsel sebagai tuan rumah HPN 2025 ini mengulang sejarah pada 2020 lalu. Dia menyakini penyelenggaraan HPN 2025 nanti membawa dampak baik untuk pembangunan Kalsel.

“HPN 2020 lalu mengangkat tema “Kalsel Gerbang Ibukota Negara”. Untuk HPN 2025, kita usulkan tema “Kalsel Gerbang Logistik Kalimantan” karena ada IKN,” tandasnya.

Oleh karena itu program HPN 2025 disinergikan dengan pemerintah pusat. Sebab seperti tahun 2020, HPN di Kalsel dihadiri Presiden RI dan jajaran menteri. (PWI.KALSEL/RDM/RH)

Banmus DPRD Kalsel Dukung Pencapaian Visi Misi Gubernur Kalsel Terpilih Periode 2024-2029

PULANG PISAU – Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan akan mendukung upaya pencapaian Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Terpilih Periode Tahun 2024 – 2029, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman.

Penyataan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Alpiya Rakhman, saat memimpin rombongan Anggota Banmus DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (7/1).

Menurut Alpiya, usai dilantik, setiap Kepala Daerah terpilih tentu akan berupaya untuk merealisasikan Visi dan Misi ke dalam program kegiatan pemerintahan. Sehingga memerlukan penyesuaian terhadap anggaran yang telah disusun sebelumnya oleh Tim TAPD Pemerintah Daerah bersama DPRD.

“Tentu kami akan menyesuaikan nanti Tim TAPD seperti apa, karena pada prinsipnya setiap kepala daerah yang terpilih, yang akan dilantik menjadi kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota maupun provinsi tentu akan menyesuaikan visi misinya, anggarannya ke depan,” jelasnya.

Alpiya menegaskan bahwa Kementerian Keuangan Republik Indonesia (RI) dan Kementerian Dalam Negeri RI juga telah membuka ruang untuk melakukan penyesuaian anggaran guna mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur baru.

“Ini juga dibuka ruang oleh Kementerian Keuangan maupun Kementerian Dalam Negeri, agar setiap pokok pekerjaan yang akan mereka kerjakan sesuai “rule” dengan visi misi mereka, DPRD tentu akan menyesuaikan memfasilitasi sesuai fungsinya,” tuturnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Pulpis, Nasrun Rambe, saat menerima Pimpinan dan Anggota Banmus DPRD Kalsel mengatakan, kunjungan kerja ke daerah ini merupakan bagian dari tugas DPRD untuk saling berbagi informasi dan pengalaman dari masing-masing daerah.

“Tentunya apa yang kami miliki, yang biasa kami laksanakan akan kami sampaikan kepada yang memerlukan. Begitu juga apa-apa yang dibawa oleh tamu, apa yang telah mereka lakukan, bisa berbagi kepada kami, kami juga menimba ilmu dari pengalaman yang mereka peroleh,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Puluhan Siswa SMK Wikrama 1 Kunjungi Perpus Palnam

BANJARMASIN – Sebanyak 26 peserta didik dan 5 orang guru pendamping Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wikrama 1 Banjarmasin melakukan kunjungan wisata literasi ke Perpustakaan Palnam milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, pada Selasa (7/1).

Suasana Kunjungan SMK Wikrama 1 Banjarmasin ke Perpustakaan Palnam

Kepala Program Jurusan MPLB SMK Wikrama 1, Agus Supriadi mengaku sangat senang dan terkesan dengan fasilitas yang dimiliki oleh perpustakaan palnam serta keramahan para petugas dalam pelayanan.

“Kami sangat senang berkunjung ke Dispersip Kalsel karena memang disini luar biasa dari sarana dan prasarananya,” jelasnya.

Agus menambahkan tidak hanya para guru, bahkan juga peserta didik juga sangat antusias membaca buku-buku dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan palnam.

“Siswa-siswi kami sangat senang ini, apalagi ini baru pertama kali kami datang kesini, mereka sangat antusias dengan kunjungan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani berharap kunjungan ini dapat meningkatkan minat baca dan literasi para siswa di Kalsel. (DispersipKalsel-NRH/RDM/RH)

2025, RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Akan Terus Tingkatkan Pelayanan

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, tahun 2025 ini akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bagi masyarakat di seluruh Kabupaten dan Kota.

Kepada wartawan Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (7/1) menyampaikan, sebagai Rumah Sakit Daerah yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, dengan menggunaan teknologi modern, beberapa inovasi akan terus dikembangkan seperti “Sikepo” berguna untuk mengetahui kepuasan pasien, “Rileks” pengingat kontrol gigi pasien dan “M banking pro” yaitu mobil dental keliling penyuluhan kesehatan.

“Kegiatan Bakti Sosial terus kita galakkan, begitupun edukasi ke peserta didik dan penyuluhan bagi lansia tahun 2025 ini,” ucapnya

Teguh menjelaskan, untuk tahun 2024 ada sekitar 45 ribu kunjungan, baik pasien umum, BPJS kesehatan dan Koas. Dimana, satu bulannya berdasarkan data berkisar 3.000 orang lebih, tidak hanya usia produktif, anak-anak dan juga lanjut usia (lansia) yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota.

“Kami apresiasi masyarakat sudah tinggi kesadarannya untuk memeriksa kesehatan gigi dan mulut,” ungkapnya

Lebih lanjut Teguh menambahkan, bentuk pelayanan paling banyak penanganan kasus, seperti Necrosis Pulpa gigi berlubang dengan saraf mati mengakibatkan pembengkakan, Pulpitis Reversible berlubang biasa sederhana, dan Pulpitis Irreversible berlubang terkena saraf gigi, akan tetapi sarafnya masih aktif. Selain juga, kasus lain diantaranya Periodontitis Apikalis Klonis peradangan pada jaringan, Impaksi gigi gagal untuk tumbuh sepenuhnya (menembus) dari gusi, serta Mal Oklusi gigi atas dan bawah yang tidak sejajar.

“Dari semua kasus ini, pasien yang layani tidak hanya usia produktif juga anak-anak,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Momen 5 Rajab, Dinkes Kalsel Layani Ratusan Jemaah Guru Sekumpul

BANJAR – Puluhan posko kesehatan, didirikan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan selama Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi. Posko – posko ini sudah melayani jemaah Guru Sekumpul sejak Sabtu (4/1) hingga Senin (6/1).

Tim Posko Kesehatan 58

Dari puluhan posko kesehatan itu, dua diantaranya dikelola jajaran UPTD Krisis dan Epidemi Kesehatan serta Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalsel, yakni Posko Kesehatan 72 di dekat Jembatan Kembar, dan Posko Kesehatan 58 di depan Perpustakaan Kabupaten Banjar.

Kepada Abdi Persada FM, pada Selasa (7/1), Kepala BKOM Provinsi Kalsel, Susi Hermina mengatakan, posko kesehatan yang dikelola pihaknya, melayani jemaah Guru Sekumpul selama dua hari berturut-turut dari Sabtu hingga Minggu. Tercatat 300 jemaah datang untuk memeriksakan kesehatan di posko BKOM ini.

“Rata – rata jemaah yang datang didiagnosa mengalami batuk, pilek, maag, jantung, asma dan sesak nafas, serta demam untuk anak – anak. Selain itu hipertensi juga mendominasi penyakit yang dikeluhkan pasien,” ujar Susi.

Dari ratusan jemaah yang datang ke posko kesehatan BKOM Provinsi, menurut Susi, dua diantaranya terpaksa dievakuasi ke rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kondisi yang sama juga terjadi di Posko Kesehatan 72 yang dikelola UPTD Krisis dan Epidemi Kesehatan. Ratusan jemaah mendatangi posko, hingga Senin (6/1).

“Setidaknya hampir 200 jemaah Guru Sekumpul yang datang ke posko kami, dengan puncaknya pada Minggu, 5 Januari 2025 sebanyak 140 jemaah,” ujar Sulastri, mewakili Posko Kesehatan 72.

Kepada Abdi Persada FM, Sulastri mengatakan, dari ratusan pasien yang datang, 10 diantaranya harus dievakuasi ke RSU Ratu Zaleha Martapura, untuk mendapatkan perawatan medis.

“Sebagian besar pasien diketahui memiliki penyakit hipertensi, dan banyak juga yang mengeluhkan nyeri pada bagian perut serta kelelahan yang berlebihan,” tutup Lastri.

Seluruh jemaah yang harus dirujuk ke rumah sakit terdekat, dipastikan mendapat pelayanan maksimal, sesuai arahan Gubernur, Muhidin. (RIW/RDM/RH)

Layanan Angkutan Umum Banjarbakula Gratis Berakhir 7 Januari

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan menggratiskan, angkutan umum Banjarbakula hingga 7 Januari 2025.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi mengatakan, hal ini berdasarkan arahan dari Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, untuk kelancaran Momen 5 Rajab 1446 Hijriah.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

“Layanan gratis tersebut sudah diberikan sejak 1 hingga 7 Januari 2025 ini,” ungkap Fitri.

Menurutnya, untuk saat ini belum ada rencana untuk dilakukan perpanjangan layanan gratis tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Fitri juga mengatakan, terjadi peningkatan penumpang angkutan umum Banjarbakula di Tahun 2024.

“Dari pengguna angkutan pribadi seperti kendaraan roda dua serta empat, semua ke angkutan umum tersebut,” ujarnya.

Dan, tidak hanya pada layanan angkutan umum Banjarbakula, tetapi juga pada BRT.

“Kami berharap pada tahun 2025 ini Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan berharap, semakin meningkat lagi masyarakat yang menggunakan angkutan umum Banjarbakula serta BRT,” ucap Fitri. (SRI/RDM/RH)

Berangkat Umroh, Gubernur Kalsel Muhidin Berpesan Agar Pejabat Pemprov Persiapkan Asesmen

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin didampingi isteri Fathul Jannah, berpamitan untuk berangkat menjalankan ibadah umroh kepada Pimpinan SKPD Kalsel di VIP Room Lanud Sjamsuddin Noor pada Senin (6/1) sore.

Suasana pengantaran umrah Gubernur Kalsel Muhidin di VIP room Syamsuddin Noor

Kedatangan Gubernur Kalsel, Muhidin bersama isteri, Fathul Jannah beserta rombongan disambut hangat Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar; Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Sri Raharjo dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, Muhammad Tambrin, serta pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Sebanyak 104 orang tim khusus Gubernur yang berangkat umrah. Sebelumnya, 90 orang telah diumrahkan berangkat terlebih dahulu yang kemudian disusul 14 orang pada 8 Januari, akan berangkat dari Jakarta menuju Makkah, Arab Saudi.

“Mudah-mudahan pertemuan ataupun keberangkatan kita membawa keberkahan serta keselamatan kita semua. Kita berangkat umrah pada 8 Januari dari Jakarta,” sampai Gubernur Kalsel, Muhidin.

Gubernur, Muhidin mengucapkan terima kasih atas kehadiran para jajaran unsur Pimpinan SKPD Kalsel menunggu keberangkatannya, Selepas berangkat umrah nanti, Muhidin menyerahkan segala urusan mengenai pembangunan daerah maupun kinerja jajarannya kepada Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.

“Kalau tidak ada saya, Sekdaprov Kalsel yang menggantikan saya kan. Nanti, Pak Roy yang menilai sendiri gimana baiknya dan perkembangan itu, tentu saja sebagaimana visi kita: bekerja bersama, merangkul semua,” ungkap Muhidin.

Muhidin juga mengingatkan para pejabat Eselon II Pemprov Kalsel yang akan menjalani asesmen pada 13-14 Januari nanti di Dinas Psikologi TNI AU di Jakarta. Setelah melewati itu, pihaknya akan tahu yang terbaik untuk pembangunan daerah.

“Kita tidak ingin juga mengorbankan kepala dinas, jika terbaik akan kita pilih. Tujuannya adalah demi melayani masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar pun menyampaikan bahwa momentum ini sangat berharga bagi keluarga Muhidin beserta rombongan tim khususnya yang akan berangkat umrah. Di kesempatan itu, turut mendoakan agar keselamatan selama perjalanan ibadah umrah dilancarkan dan dimudahkan nantinya.

“Bapak Gubernur, Muhidin, mohon doakan juga buat kami di sini, dan kami harapkan pian kembali dengan selamat,” tutupnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas 2025

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas untuk Tahun Anggaran 2025, kegiatan berlangsung di halaman kantor Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Senin (6/1) pagi.

Suasana Penandatanganan Kinerja dan Pakta Integritas lingkup Diskominfo Kalsel 2025

Penandatanganan ini dipimpin dan disaksikan langsung oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim dan diikuti seluruh pejabat serta staf di lingkup Diskominfo Kalsel.

Muslim mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja seluruh lini dari pejabat hingga ke staf Diskominfo Kalsel.

“Penandatanganan ini merupakan komitmen bersama, agar capaian yang ingin diraih pada Tahun 2025 dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu kunci utama peningkatan kinerja adalah disiplin, termasuk dalam hal sederhana seperti menghadiri apel pagi. Oleh karena itu, kegiatan penandatanganan yang semula dijadwalkan pukul 09.00 WITA dimajukan saat apel pagi.

“Ini saya lakukan untuk melihat komitmen dan kedisiplinan para pegawai di awal Tahun 2025,” jelasnya.

Muslim berharap, semangat dan capaian kinerja yang telah diraih sepanjang Tahun 2024 dapat menjadi motivasi untuk lebih baik lagi di tahun 2025.

“Saya berharap kita bersama-sama dapat meningkatkan kinerja dan capaian yang sudah kita raih di 2024. Semoga di 2025, semuanya lebih meningkat lagi,” tutupnya. (DISKOMINFOKALSEL-BDR/RDM/RH)

Hadiri Momen 5 Rajab Guru Sekumpul, Ini Harapan Gubernur Kalsel Muhidin

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin menghadiri Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, pada Minggu (5/1). Gubernur hadir dan berbaur bersama jemaah Guru Sekumpul, di kawasan Posko Singgah 3 Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarbaru. Gubernur, Muhidin tiba di posko didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Fathul Jannah bersama rombongan.

Kehadiran orang nomor satu di Kalimantan Selatan tersebut, disambut hangat jemaah Guru Sekumpul yang sudah memadati halaman depan kantor Dinas Kehutanan hingga ke jalan raya.

“Selamat datang jemaah haul Abah Guru Sekumpul yang hadir ke sini, baik jemaah dari Kalsel maupun luar daerah. Mudah-mudahan, peringatan haul ke-20 ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar Muhidin dalam sambutannya.

Gubernur Muhidin saat menghadiri Momen 5 Rajab Guru Sekumpul dari kantor Dishut Kalsel. (Sumber foto: Biro Adpim Pemprov Kalsel)

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf, apabila pemerintah daerah kurang memberikan pelayanan selama kegiatan rutin Guru Sekumpul berlangsung.

Dimana diketahui, Pemprov Kalsel telah menyiapkan berbagai keperluan jemaah yang datang. Baik berupa makanan dan minuman, penginapan serta posko kesehatan, untuk membantu jemaah menjalani ibadah dengan nyaman.

“Ada beberapa tempat yang kami monitor, posko – posko yang menyiapkan kebutuhan jemaah seperti di posko 3 ini. Walaupun jauh dari Sekumpul, yang penting kita bisa khusyu beribadah dan mengikuti kegiatan ini,” sampai Muhidin sambil tersenyum.

Untuk membantu jemaah yang tidak dapat mendekat ke lokasi utama Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, Pemerintah Provinsi Kalsel, menurut Muhidin, telah menyiapkan proyektor besar untuk ditonton para jemaah selama kegiatan berlangsung.

“Mudah-mudahan, pian yang datang jauh dari kampung disehatkan badan. Terutama yang dari Balikpapan, Palangkaraya dan bahkan dari Riau serta provinsi lainnya,” harap Muhidin menutup sambutannya.

Pada kesempatan ini, Gubernur secara tulus mengucapkan terimakasih atas kedatangan para jemaah dari berbagai daerah dan para relawan yang turut membantu suksesnya Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, hingga Minggu (5/1) lalu. Sebagai tuan rumah, Gubernur Kalsel turut mendoakan agar semua niat ibadah para jemaah yang hadir langsung maupun tidak, dapat diterima dengan baik, dan dipenuhi keberkahan dalam hidupnya.

“Sekali lagi, saya terimakasih kasih atas kedatangan bubuhan pian sabarataan dan mengharapkan ibadah kita diterima Allah SWT, berkat mehaul Abah Guru Sekumpul di Martapura,” pungkasnya.

Sekitar pukul 19.00 WITA, Gubernur, Muhidin beserta isteri, Fathul Jannah berbaur dengan jemaah di posko singgah dan melangsungkan sholat Magrib berjamaah, kemudian menyaksikan tiap rangkaian kegiatan Momen 5 Rajab melalui layar lebar. (RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Pastikan Evaluasi Pemberlakuan Opsen 66 Persen Selama 6 Bulan Kedepan

KAPUAS – Mendekati pemberlakuan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 66 persen pada 5 Januari 2025 mendatang, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) mencoba menggali informasi ke provinsi tetangga, Kalimantan Tengah, tepatnya ke Kabupaten Kapuas, untuk mengetahui bagaimana tanggapan Pemerintah Daerah dan masyarakat Kapuas terhadap rencana pemerintah pusat tersebut.

Ketua Komisi II yang membidangi Ekonomi dan Keuangan, Muhammad Yani Helmi, saat memimpin langsung rombongan ke DPRD Kabupaten Kapuas mengatakan, kunjungan ini selain untuk menyamakan persepsi dengan provinsi tetangga terkait keputusan pemerintah pusat tentang pajak opsen 66 persen yang akan berlaku di awal tahun 2025, juga sekaligus ingin mengetahui bagaimana tanggapan pemerintah daerah dan masyarakatnya.

“Ternyata di sini (Kalteng) belum ada sosialisasi yang merata barangkali. Sementara di Kalsel sendiri ini sudah jadi pemberitaan yang luar biasa,” kata Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini

Ia menambahkan, Pemprov Kalsel berencana akan tetap memberlakukan kenaikan opsen pajak 66 persen ini yang dibarengi dengan kebijakan dari Gubernur Kalsel, Muhidin dengan memberikan diskon 50 persen untuk pembayaran PKB kepada masyarakat Kalsel selama 6 bulan ke depan.

Meski demikian, Paman Yani menyatakan, setelah 6 bulan ke depan, DPRD Kalsel khususnya Komisi II akan melakukan evaluasi bagaimana pendapatan Pemprop Kalsel dan bagaimana kondisi masyarakat Kalsel apakah terpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraannya.

“DPRD Provinsi Kalimantan Selatan pasti akan mengevaluasi apa yang terjadi, perkembangan dari pajak opsen ini,” jelasnya.

Selanjutnya, Paman Yani menghimbau kepada masyarakat Kalsel agar tetap tenang dan bersabar menghadapi pemberlakukan pajak opsen 66 persen.

Dirinya meyakinkan bahwa DPRD Kalsel akan tetap bersama masyarakat Kalsel untuk terus memperjuangkan agar kenaikan pajak yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan juga pemerintah provinsi tidak membebani masyarakat Kalsel yang kondisi perekonomiannya dirasakan masih sulit.

“DPRD Provinsi Kalsel akan bersama dengan masyarakat untuk mengawal pajak 66 persen ini supaya jangan terlalu tinggi,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version