Pelayanan Samsat di PPP Kecamatan Gambut Telah Dibuka

BANJAR – Plaza Pelayanan Publik (PPP) Kecamatan Gambut diresmikan oleh Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur sejak September tahun 2022 yang lalu. Sejak diresmikan, PPP Kecamatan Gambut dapat melayani pelayanan perizinan dan kependudukan, seperti pembuatan perizinan berusaha (OSS) dan perekaman serta cetak KTP. Tahun 2023 ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Unit Pendapatan Pelayanan Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Pintu (Samsat) Martapura, turut berpartisipasi memberikan pelayanan di PPP Kecamatan Gambut dengan membuka Pelayanan Kesamsatan.

Pelayanan Samsat di PPP Kecamatan Gambut

Kepada Abdi Persada FM, Kepala UPPD Samsat Martapura Zulkifli menyampaikan, bahwa pelayanan kesamsat’an di PPP Gambut bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada Masyarakat, khususnya Masyarakat di Kecamatan Gambut, Manarap, dan sekitarnya. Serta ketaatan masyarakat, dalam membayar pajak kendaraan bermotor akan meningkat. Pelayanan Kesamsat’an di PPP Gambut tersebut dapat memberikan 2 pelayanan kepada masyarakat, yakni pembayaran pajak tahunan, serta pembayaran pajak kendaraan lintas kabupaten-kota.

Kepala UPPD Samsat Martapura Zulkifli

“Pelayanan Samsat yang berlokasi di PPP Gambut sudah beroperasi sejak senin (15/5) lalu. Pelayanan kami dapat melayani pelanggan wajib pajak, yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor tahunan, dan lintas kabupaten-Kota, ” ungkap Zulkifli kepada Abdi Persada FM pada Jum’at (19/5).

Dilanjutkan Zulkifli, agar tidak terjadi bentrokan pelayanan antara pelayanan Samsat di PPP Gambut dengan Samsat Keliling (Samkel) yang juga melayani warga di Kecamatan Gambut. Maka pihaknya akan merubah jadwal pelayanan Samkel yang dulunya beroperasi di Kecamatan Gambut ke Kecamatan Lain. Seperti menempatkan unit Samkel di Kecamatan Aluh-Aluh, yang dinilai berjauhan dengan Kecamatan Gambut. Sehingga pelayanan Samkel serta Samsat di PPP Gambut akan lebih maksimal.

“Jadi unit Samkel akan dapat diakses masyarakat yang rumahnya jauh dari Kecamatan Gambut, seperti di Kecamatan Aluh-Aluh,” lanjut Zulkifli.

Ia menambahkan, pihaknya mengharapkan dengan dibukanya pelayanan Samsat di PPP Gambut, dapat meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor bagi Provinsi Kalsel. Apalagi dengan baru dibukanya pelayanan Samsat di PPP Kecamatan Gambut, maka pihaknya sudah memiliki 4 Unit Pelayanan Samsat untuk melayani Masyarakat Kabupaten Banjar.

“Kami mempunyai unit Samkel, pelayanan Samsat di Mall Pelayanan Publik (MPP) Barokah Martapura, pelayanan Samsat di Plaza Pelayanan Publik (PPP) Kecamatan Simpang Empat-Mataraman, dan Pelayanan Samsat di PPP Kecamatan Gambut,” tutup Zulkifli. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Sampaikan Inovasi dan Pembangunan Transportasi Banua Dalam Acara FMA 2023 Bangkok

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menyampaikan inovasi dan rencana pembangunan transportasi Kalsel, dalam acara Future Mobility Asia (FMA), di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Thailand, Kamis (18/5).

Dihadapan tamu yang datang, Gubernur Kalsel dalam hal ini diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nurul Fajar Desira, menyampaikan beberapa inovasi transportasi khususnya di kawasan metropolitan Banjarbakula.

“Kita ceritakan angkutan transportasi di Banjarbakula yang dulunya berupa Angkot, sekarang sudah berkembang menjadi Bus Rapid Transit (BRT),” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (19/5).

Fajar Desira juga menyampaikan rencana rencana sistem transportasi sungai dan darat terpadu. Juga pembangunan kereta bandara.

“Saat ini kita sedang mengkaji kereta bandara itu, mana yang paling cocok sekarang ini, apakah kereta Lintas Raya Terpadu (LRT),  Moda Raya Terpadu (MRT), kereta konvensional atau yang terbaru yakni Kereta Gantung,” bebernya.

Fajar Desira menyebut, perkembangan transportasi di Banjarbakula itu menarik minat investor yang hadir. Salah satunya organisasi asal Jerman yang berdiri di Singapura, yakni Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ) Sustainable Design of Urban Mobility in Middle-Sized Metropolitan Regions (SMMR).

“Mereka tertarik dengan perkembangan transportasi kita di Banjarbakula, dan kita sudah diskusi program apa yang bisa nanti mereka bisa terlibat atau membantu untuk pengembangan. Rencananya mereka akan mengunjungi Kalsel, khususnya Banjarbakula, perkiraan bulan September nanti,” ungkapnya.

Acara Future Mobility Asia 2023 berlangsung mulai 17 hingga 19 Mei 2023 dengan mengangkat tema “Memulai Rantai Nilai Kendaraan Listrik di Asia”.

Kegiatan itu diperkirakan dihadiri lebih dari 18.000 pengunjung dengan sejumlah besar profesional perdagangan, pemimpin pemikiran pejabat pemerintah ASEAN, termasuk pemilik dan operator grup angkutan. (SYA/RDM/RH)

Tahun 2023 Targetkan Klasifikasi Maju, BUMDes di Kalsel Capai Ribuan

BANJARBARU – Jumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari 1.864 desa yang tercatat tahun 2022 sudah mencapai 1.573 unit. Dari total 146 kecamatan di Kalsel, klasifikasi maju baru 20 unit atau sekitar 1,27 persen.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kalsel, Masrai Zulzai, mengungkapkan, kendati maju baru tercapai sekitar puluhan. Namun, angka realisasinya dianggap lumayan baik.

Kabid Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan DPMD Kalsel Masrai Zulzai soal penambahan BUMDes Tahun 2022

“Kita lihat dari tahun 2021 untuk BUMDes yang berhasil menyandang Maju meski tak secara signifikan sudah sekitar 45 unit. Wajar, 2019 lalu memang tercatat belum ada klasifikasi Maju. Tapi, ini capaian cukup menggembirakan,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Lebih lanjut, ia mengatakan, dari capaianya tersebut tercatat ada empat klasifikasi penilaian yakni kategori perintis, pemula, berkembang hingga maju.

“Jadi, tahun ini kita masih terus menjejali pendataan. Termasuk desa mana saja yang mulai mengalami perubahan klasifikasi,” ungkapnya.

Sedangkan, menurutnya, jumlah yang mendominasi 2022 adalah klasifikasi perintis. Di mana, tingkat unit yang ada di seluruh pedesaan Kalimantan Selatan kini telah mencapai 1.085 atau 68,98 persen. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat perintis hanya tumbuh 915 unit atau 35,22 persen.

“Minat dalam pembentukan BUMDes mulai mengalami peningkatan. Kita harapkan hasil bentukannya itu dapat terus berkembang,” harapnya.

Sementara, dijelaskannya, data yang berhasil dihimpun tahun 2022 untuk klasifikasi BUMDes pemula di Kalsel sekitar 361 unit. Apabila direkapitulasikan sebesar 22,95 persen.

“Untuk perubahan klasifikasi tergantung dari tahap penilaian termasuk pemula itu dari 55-69. Dari pemula menuju berkembang itu 70-85 seterusnya di atas itu sudah berstatus Maju,” beber dia.

Kategori berkembang, dituturkannya, kembali mengalami penambahan sebanyak 107 unit jika dipresentasekan sekitar 6,80 persen. Berdasarkan data resmi pada 2021 lalu, klasifikasinya ini mencapai 522 unit atau 35,22 persen.

“Ini akan terus kita kejar. Sebagai tindaklanjut mengetahui perkembangan lainnya akan dilanjutkan lagi ke BUMDes Expo 2023 dan diikut serta kan dalam kompetisi secara nasional,” tuturnya.

Secara keseluruhan, ribuan desa yang berhasil menjajaki klasifikasi maju lebih banyak di Kabupaten Tanah Bumbu. Disusul Tanah Laut, Banjar, Barito Kuala, Kotabaru, Tabalong dan Tapin.

“Yang masih belum mengalami penambahan BUMDes di 2022 untuk klasifikasi Maju itu ada Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Utara (HSU) dan Balangan,” jelasnya.

Sekedar diketahui, Dinas PMD Kalsel mengucurkan anggaran sebesar Rp90 juta bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang memenangkan pelombaan digelaran Expo 2021 lalu. Itu merupakan upaya memicu akselerasi status klasifikasi. Pemprov juga bakal menargetkan ratusan BUMDes agar mampu berada di level tertinggi yakni Maju. (RHS/RDM/RH)

13 Perempuan Kalsel Terima Penghargaan Ibu Negara Iriana Jokowi

BANJARBARU – Perempuan se Kalsel mendapat penghargaan dari Ketua Organisasi Aksi Solidaritas (OASE) Iriana Joko Widodo. Pengharagaan ini diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui Sekdaprov Roy Rizali Anwar dalam momen perayaan Hari Kartini.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar saat menyerahkan penghargaan kepada perempuan terpilih di Gedung KH Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (19/5)

Menurut Roy, dengan adanya apresiasi ini tentu perempuan di Kalsel dapat terus menginspirasi seiring sudah berlakunya kesetaraan gender.

“Perempuan di Kalsel bisa terus maju dan mampu menghadapi setiap tantangan yang jelas kita harapkan dapat menginspirasi,” ujarnya kepada awak media, usai membuka secara resmi sosialisasi peringatan hari Kartini sekaligus pemberian penghargaan bagi perempuan berjasa, di Gedung KH Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Jumat (19/5).

Pemberian uang pembinaan dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor oleh Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar

Dirinya berharap, perempuan Kalsel juga dapat menunjukkan eksistensinya dalam keikutsertaan pembangunan daerah yang lebih baik.

“Tentu membawa masyarakat kita terkhusus perempuan semakin sejahtera,” harapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA dan KB) Kalsel Adi Santoso menyampaikan bahwa penghargaan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk mendukung kesetaraan gender (emansipasi) terhadap perempuan khususnya di Kalsel.

Senada yang disampaikan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, momen peringatan Hari Kartini tentu diharapkan menjadi ajang positif dalam rangkaian mendorong pembangunan di daerah.

“Ini setiap tahun digelar. Bahkan ini merupakan penghargaan dari Ibu Negara RI Iriana Jokowi yang turut berjasa dan berprestasi. Yang jelas, mereka ini bukan pejabat dilingkup pemerintah, TNI atau Polri, tetapi murni masyakat,” ungkapnya.

Dari penghargaan yang diterima perempuan yang turut berjasa dan berkontrubusi terhadap daerah di antaranya kesehatan, sosial budaya, pertanian, lingkungan hidup dan pendidikan.

“Ini mudah-mudahan menjadi spirit bagi seluruh perempuan di provinsi ini. Selain penghargaan yang diberikan Ibu Negera Iriana Jokowi, Gubernur Kalsel Paman Birin juga memberikan apresiasi berupa uang pembinaan kepada mereka,” tuturnya. (RHS/RDM/RH)

Dukungan Penuh Paman Birin, Kebun Raya Banua Raih Penghargaan Terbaik Badan Riset dan Inovasi Nasional

JAWA BARAT – Kabar gembira datang dari Kebun Raya Banua milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan penghargaan terbaik kedua se-Indonesia bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-206 Kebun Raya Bogor, pada Rabu (17/5).

Diserahkan langsung oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Sukarnoputri, penghargaan ini diterima oleh Kepala UPTD Kebun Raya Banua Adilla Redha Yanti.

Kepala UPTD Kebun Raya Banua (kerudung kuning) saat menerima penghargaan dari BRIN

Tampak hadir juga dalam penyerahan penghargaan ini Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Pemprov Kalsel Muhammad Amin.

Penghargaan yang diserahkan Megawati Sukarnoputri yang juga Dewan Pembina BRIN ini, adalah bentuk apresiasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) selaku pembina pembangunan kebun raya di Indonesia kepada para pengelola Kebun Raya Daerah yang dinilai telah menunjukkan komitmen dan konsistensi yang kuat dalam menjalan fungsi-fungsi kebun raya. Penghargaan ini berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi yang panjang dari berbagai juri.

Kebun raya telah memberikan manfaat bagi masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain manfaat ekologi dan menyelamatkan keanekaragaman hayati tumbuhan, kebun raya juga memberikan dampak ekonomi, sosial hingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah.

“Alhamdulilah. Puji dan syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan ini. Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atas dukungan kepada Kebun Raya Banua selama ini,” kata Adilla.

Adilla mengungkapkan, dukungan penuh dari Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini salah satu indikator terbesar dalam penilaian.

Paman Birin, sangat memperhatikan serta memberi dukungan untuk Kebun Raya Banua, baik itu kebijakan maupun anggaran sehingga menjadi semangat UPTD Kebun Raya Banua untuk terus mengembangkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Banua.

Paman Birin pun mengapresiasi percapaian UPTD Kebun Raya Banua sehingga meraih penghargaan tingkat nasional.

Pun begitu, Paman Birin tetap berpesan agar Kebun Raya Banua terus bergerak maju, menjadi lebih baik lagi serta banyak memiliki manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Baik sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, budidaya berbagai tanaman hingga pusat rekreasi.

“Selamat untuk Kebun Raya Banua. Terus tingkatkan dan bergerak lebih maju lagi,” kata Paman Birin.

Plt. Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), R. Hendrian mengatakan, keberlangsungan kebun raya di daerah sangat ditentukan oleh dukungan dan komitmen dari pemerintah daerah.

“Pengelolaan kebun raya berkaitan dengan banyak hal. Di antaranya adalah status lahan yang harus sudah memiliki dasar hukum tetap, dan tidak dialihfungsikan, tersedianya dukungan regulasi dan kebijakan, serta ketersediaan business plan yang matang, termasuk di dalamnya yang berkenaan dengan SDM dan anggaran.

“Dibutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit, mengingat bahwa yang harus dipelihara adalah tumbuhan hidup yang tentunya memerlukan pemeliharaan intensif; serta mengingat bahwa kebun raya adalah kawasan yang terbuka untuk publik, sehingga soal kebersihan, kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung harus selalu dijaga dengan baik,” ujarnya.

Kebun raya daerah yang dinyatakan sebagai kebun raya terbaik yaitu Kebun Raya Indrokilo Boyolali (Jawa Tengah), Kebun Raya Banua Pemprov Kalsel, Kebun Raya Balikpapan serta Kebun Raya ITERA.

Sampai saat ini terdapat 51 kebun raya di Indonesia. Kebun raya tersebut terdiri dari 5 kebun raya dikelola BRIN, 41 Kebun raya dikelola pemerintah daerah, 3 kebun raya dikelola Perguruan Tinggi, 1 kebun raya dikelola BUMN serta 1 kebun raya dikelola swasta. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Menteri Bappenas Pun Tertarik Program Unggulan Paman Birin, SISKA KUINTIP

JAKARTA – Dalam rangka penutupan Musrenbangnas RKP 2024 dan Peluncuran Proyeksi Penduduk 2020-2050 oleh Wakil Presiden RI, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut berpartisipasi pada Expo Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2023 yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Badan Perencanaan pembangunan Nasional RI di Main Lobby Assembly Hall Jakarta Convention Center pada Selasa (16/5).

Suasana stand pemprov Kalsel yang dikunjungi Menteri Bappenas

Keikutsertaan Provinsi Kalimantan Selatan pada expo kali ini, karena Provinsi Kalimantan Selatan melalui Inovasi Daerah “Sistem Integrasi Kelapa Sawit Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Ternak Inti Plasma (SISKA KUINTIP)” telah terpilih sebagai Provinsi Terbaik dalam PPD 2023 bersama 11 Provinsi lainnya di Indonesia dan telah mengikuti Penilaian Tahap III.

Sehingga Provinsi Kalimantan Selatan diberikan kesempatan menampilkan Good Practices menginspirasi provinsi, kabupaten dan kota yang bersemangat untuk menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi, serta mendorong stakeholder kolaborasi untuk pembangunan yang lebih berkualitas, melalui scale up dan replikasi.

Kesuksesan stand Expo Provinsi Kalimantan Selatan, terlihat dari ramainya peserta Musrenbangnas dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota yang berkunjung dan ingin mengetahui lebih dalam tentang Program SISKA KUINTIP yang telah berhasil menghasilkan daging berbiaya rendah dan menjadi solusi dalam pengendalian inflasi.

Bahkan Menteri PPN/ Kepala Bappenas RI, Suharso yang berkesempatan berkunjung ke Stand Provinsi Kalimantan Selatan, juga memuji program unggulan Paman Birin ini.

Pada kunjungan menteri itu disambut langsung Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, bersama kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Ariadi Noor, didampingi Team Leader SSP Wahyu Darsono dan Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalsel Hero Setiawan.

Menteri Suharso pun sangat tertarik dan banyak menggali informasi tentang SISKA KUINTIP yang menurutnya merupakan inovasi yang bagus.

“Saya ingin sekali melihat langsung implementasi program ini di Kalsel”, ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas mengakhiri kunjungan di stand provinsi Kalsel.

SISKA KUINTIP merupakan program unggulan Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin yang dilaksanakan sebagai upaya pengembangan sistem usaha dan agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan dan terintegrasi guna mendukung percepatan swasembada sapi, ketahanan pangan dan pembangunan kelapa sawit berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Selatan, dengan tujuan untuk meningkatkan populasi ternak sapi potong.

Selain itu, untuk meningkatkan pendapatan pekebun dan peternak, perolehan nilai tambah, pertumbuhan ekonomi pedesaan, wilayah dan nasional, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan ketahanan ekonomi nasional dan pelestarian lingkungan.

Stand Provinsi Kalimantan Selatan pada Expo PPD 2023 ini menampilkan Informasi lengkap tentang Program SISKA KUINTIP melalui media cetak (backdrop, flyer, leaflet dll) dan serba serbi program SISKA KUINTIP yang menampilkan Kick Off program oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

Implementasi SISKA KUINTIP di 18 klaster didukung electric fence (pagar elektrik) sebanyak 9 klaster. SISKA KUINTIP saat ini telah menjadi role model nasional dan telah direplikasi di beberapa provinsi di Indonesia (Riau, Bengkulu, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur). (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Komisi II DPRD Kalsel Berharap Sektor PAP Mampu Dongkrak PAD

BANJARMASIN – Sebagai wakil rakyat yang membidangi ekonomi dan keuangan, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong pemerintah mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor Pajak Air Permukaan (PAP).

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi pada saat memimpin rapat kerja bersama Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalsel, Kepala UPPD Samsat se-Provinsi Kalsel, dan Tim PAP Provinsi Kalsel di gedung DPRD Kalsel pada Rabu, (17/5).

Suasana Rapat Komisi II DPRD Kalsel Dengan Bapenda Kalsel

Pada kesempatan tersebut, politisi Partai Golkar yang akrab disapa Paman Yani itu mengemukakan keinginan dan harapan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, yakni berkenaan dengan pemaksimalan potensi PAP untuk mendongkrak PAD.

“Kita harapkan potensi PAP ini betul-betul dimaksimalkan dan betul-betul direalisasikan. Hari ini juga kita kumpulkan Kepala UPPD Samsat se-Provinsi Kalsel, harapannya adalah bagaimana kita bisa sama-sama bekerja maksimal untuk banua,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil menjelaskan target PAP di tahun 2023 ini sebesar Rp50 miliar. Namun, menurut data per 30 April 2023, jumlah realisasi penerimaan baru mencapai 11,43 persen.

“Kondisi ini dipengaruhi oleh sejumlah hambatan yang ada. Di antaranya masih ada perusahaan yang belum memiliki SIPA, ditambah lagi beberapa perusahaan belum memiliki alat untuk perhitungan volume air/water meter”, terangnya.

Kendati demikian, menurut Subhan, pihaknya akan tetap berusaha untuk mengejar angka yang ditargetkan. Namun, besaran target tersebut, lanjut Subhan, akan disesuaikan lagi dengan kondisi kekinian.

“Diperkirakan angka target realistis di 2023 ini sekitar Rp17 miliar hingga Rp20 miliar”, pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Tim Sepakbola Dispora Kalsel Kalahkan Sepakbola Dikpora Bali

DENPASAR – Tim Sepakbola Dispora Kalsel berhasil mengalahkan Tim Sepakbola Dikpora Bali dengan Scot 7-1 untuk kemenangan Dispora Kalsel, pada pertandingan persahabatan bersama Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahaga (Dikpora) Propinsi Bali, di Stadion Ngurah Rai Denpasar Bali, belum lama tadi.

Pertandingan Sepakbola Persahabatan Tim Sepakbola Dispora Kalsel dengan Tim Dikpora Bali

Kadispora Kalsel Hermansyah melalui Kabid Pembudayaan Olaharaga Dispora Kalsel Budiono mengatakan, pertandingan persahabatan yang bertujuan pembinaan pengembangan sepakbola masyarakat, tim Dispora Kalsel tanding dengan tim Bapor Korpri serta tim dari Forum Olahraga Generasi Muda Indonesia (Forsgi) propinsi Bali dengan agenda kali pertandingan.

“Laga ini merupakan pertandingan persahabatan, dalam agenda sharing dengan jajaran Dispora Bali terkait pengembangan olahraga prestasi, maupun olahraga tradisional yang kini dikembangkan Kalsel,” ungkap Budiono.

Pertandingan menghasilkan skor 7:1 antara Dikpora Bali. Dispora Kalsel mampu memasukkan gol yang dicetak oleh Kadispora Hermansyah, Amin, Fahrurahman, Daryoko, Wahyu, Foen, Yarli.

“Selain sebagai laga persahabatan dan silaturahmi, kami juga belajar mengenai pengembangan sepak bola di sana,” ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya agenda sharing dan pertandingan persahabatan tersebut kedua belah pihak mendapatkan masukan yang bermanfaat untuk lebih memajukan perkembangan olahraga prestasi maupun tradisional.

“Tujuan utamanya menjadikan olahraga sebagai sebuah budaya untuk menciptakan tubuh yang sehat dan bugar,” ucap Budiono. (DISPORA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menyampaikan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2022.

Penjelasan tersebut dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar dalam rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripudin, Rabu (17/5).

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyampaikan bahwa Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2022 ini lebih diarahkan pada penjelasan mengenai pertanggungjawaban keuangan sebagaimana yang tertuang dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kalsel Tahun 2022.

“Sedangkan penjelasan-penjelasan yang berkaitan dengan pelaksanaan apbd berupa output program maupun kegiatan, telah dijelaskan pada laporan keterangan pertanggungjawaban akhir tahun anggaran 2022 dan telah mendapatkan rekomendasi dari DPRD,” katanya.

Dalam LKPD Kalsel, lanjut Gubernur, terdapat 7 (tujuh) macam laporan keuangan yaitu laporan realisasi anggaran (lRA), laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan arus kas, laporan operasional, neraca, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan.

“Laporan Realisasi Anggaran Kalsel Tahun 2022 sebagai berikut, untuk pendapatan, realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2022 sebesar Rp8.155.596.924.194,30 atau 103,83 persen dari yang dianggarkan sebesar Rp7.854.987.591.281,00,” jelasnya.

Sementara realisasi belanja daerah Pemprov Kalsel Tahun 2022 sebesar Rp5.260.417.828.044,90 atau 87,08 persen dari yang dianggarkan sebesar Rp.6.040.969.101.614,00.

“Sedangkan untuk belanja transfer yaitu belanja transfer bagi hasil pajak daerah ke kabupaten/kota, yang direalisasikan sebesar Rp2.081.361.660.413,00 atau 99,91 persen dari yang dianggarkan sebesar Rp2.083.269.766.717,00,” lanjutnya.

Untuk surplus/defisit yang merupakan selisih antara pendapatan dan belanja. Pada akhir tahun 2022 terealisasi surplus sebesar Rp813.817.435.736,40 dari anggaran yang direncanakan defisit sebesar Rp269.251.277.050,00.

“Kemudian pembiayaan daerah, merupakan seluruh transaksi keuangan pemerintah daerah, baik penerimaan maupun pengeluaran, yang perlu dibayar atau akan diterima kembali, yang dimaksudkan untuk menutup defisit anggaran atau memanfaatkan surplus anggaran,” tambahnya.

Sedangkan untuk sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun 2022 adalah terealisasi sebesar Rp1.083.070.712.786,85 per 31 Desember 2022.

Setelah penyampaian penjelasan Raperda tersebut, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin menerangkan sebagai proses selanjutnya akan dilakukan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kalsel maupun tanggapan/jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi dalam rapat paripurna selanjutnya.

“Rencananya dijadwalkan pada 24 Mei 2023,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Ilham dan Lyanta Berhak Mewakili Kalsel Pada PPAP Tahun 2023

BANJARMASIN – Pemilihan Pertukaran Pemuda Antar Provinsi Tingkat Kalsel, resmi ditutup oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalsel Hermansyah. Dan berhasil keluar sebagai terbaik 1 Kategori Putra Ilham Bahari perwakilan Kabupaten Tanah Bumbu, serta Kategori Putri Lyanta Laras Putri perwakilan Kabupaten Tabalong, Rabu (17/5).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi, mengatakan, saat ini telah berhasil terpilih 8 pemuda, yang terdiri dari 4 pemuda serta 4 pemudi terbaik, dari perwakilan 13 Kabupaten dan kota di Kalsel, pada ajang seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi Tingkat Kalimantan Selatan.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Alhamdulillah saat ini kita telah menyelesaikan seleksi PPAP Tingkat Kalsel,” ungkapnya, kepada Abdi Persada FM, Rabu (17/5).

Terbaik satu, lanjut Hermansyah, menjadi wakil Provinsi Kalsel pada Pertukaran Pemuda Antar Provinsi Tahun 2023 mendatang.

“Pada Pertukaran Pemuda Antar Provinsi Tahun ini, dilaksanakan pada dua tempat, yaitu di Riau dan Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan,” jelasnya lagi.

Pihaknya berharap, pemuda perwakilan Kalsel dapat membawa nama Banua, pada ajang PPAP Tahun 2023 ini.

Sementara itu, Terbaik 1 pada seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi Tahun 2023 Lyanta Laras Putri mengatakan, jika ia tidak menyangka dapat menjadi terbaik 1, dan menjadi wakil Provinsi Kalsel pada Pertukaran Pemuda Antar Provinsi Tahun 2023.

Terbaik 1 Putri PPAP Kalsel Tahun 2023 Lyanta Laras Putri

Pada ajang tersebut, Pemudi asal Kabupaten Tabalong ini, siap memperkenalkan Seni Budaya Bapandung.

“Pada pelaksanaan PPAP tentu kami akan menampilkan seni budaya asli Banua,” ungkapnya.

Pada saat seleksi, ia menampilkan Seni Bapandung, yang merupakan salah satu kesenian bertutur asal Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kesenian Bapandung ini yang perlu dilestarikan, dan diperkenalkan kembali kepada masyarakat, khususnya pemuda,” ucap Lyanta.

Delapan Pemuda Terbaik pada Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi Tingkat Kalsel Tahun 2023.

Kategori Putra, terbaik 1 Ilham Bahari wakil Kabupaten Tanah Bumbu, terbaik 2 Muhammadnor wakil Kabupaten Balangan, terbaik 3 Mahmud Ahmad wakil Kabupaten Tabalong, serta terbaik 4 Windri wakil Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kategori Putri, terbaik 1 Lyanta Laras Putri wakil Kabupaten Tabalong, terbaik 2 Andi Azizah Budiarman wakil Kota Banjarmasin, terbaik 3 Nurli IFA wakil Kabupaten Tanah Laut, serta terbaik 4 Rezqa Maulida wakil Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version