PEPABRI dan FKPPI Kalsel Ziarah Bersama Dimakam Pahlawan Bumi Kencana

BANJARBARU – Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI), dan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) Provinsi Kalsel, menggelar Ziarah bersama di Taman Makam Pahlawan Bumi Kencana Kota Banjarbaru pada Selasa (12/9). Ziarah bersama tersebut, dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke 64 PEPABRI, dan HUT ke 45 FKPPI.

Gubernur Kalsel (kanan) bersama Ketua PEPABRI Kalsel (Kiri)

Selain dihadiri puluhan anggota FKPPI dan PEPABRI Provinsi Kalsel, ziarah bersama sekaligus tabur bunga tersebut juga dihadiri langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang juga menjabat sebagai Ketua PD KB FKPPI Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepada sejumlah awak media, Sahbirin Noor menyampaikan kegiatan ziarah ini sebagai penghargaan dan penghormatan bagi para pahlawan yang gugur demi membela negara ini dari kaum penjajah.

“Jerih payah mereka yang rela mengorbankan tenaga, pikiran dan jiwa, harus dihargai oleh generasi sekarang, yang bisa mengecap alam kemerdekaan,” ungkap Sahbirin Noor.

Ditambahkannya, berbagai perjuangan telah dilakukan para pahlawan, dalam memperjuangkan kemerdekaan republik indonesia di masa lalu. Oleh karena itu, generasi muda di Kalsel diharapkan, agar terus dapat mengingat, perjuangan-perjuangan para pahlawan, serta dapat mengamalkan sifat patriotisme, dikehidupan sehari-hari.

“Khusus generasi muda diharapkan mereka tidak dengan dengan mudah melupakan sejarah perjuangan pejuang bangsa ini,” tutup Sahbirin Noor.

Sementara itu, Ketua PEPABRI Kalsel Nasib Alamsyah menyampaikan, tujuan dari diadakannya ziarah bersama tersebut, yakni sebagai purnawiran, tentu harus terus mengenang jasa-jasa pahlawan, yang telah gugur memperjuangkan persatuan kesatuan republik indonesia tercinta.

“Apalagi kami ini purnawirawan, sehingga harus mengenang jasa-jasa para pahlawan,” tutup Nasib.

Untuk diketahui, usai melaksanakan ziarah bersama sekaligus tabur bunga dimakam pahlawan, anggota PEPABRI dan FKPPI Kalsel menggelar syukuran di Mahligai Pancasila Banjarmasin. (MRF/RDM/RH)

Perda APBD-P Tahun 2023 Telah Ditetapkan

BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin bersama Pemerintah kota, menetapkan Rancangan Anggaran Pengeluaran dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2023 menjadi Perda.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, ditemui di ruang kerjanya pada Senin (11/9) mengatakan, setelah dilaksanakan Rapat beberapa kali bersama TAPD Banjarmasin, akhirnya disepakati penetapan Perda APBD Perubahan Tahun 2023, pendapatan daerah sebesar Rp2,6 Triliun lebih, sedangkan Belanja Daerah sebesar Rp2,7 triliun lebih. Ia berharap, Pemerintah Kota Banjarmasin dapat merealisasikan seluruh program yang sudah disepakati pada APBD Perubahan Tahun 2023 tersebut.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, saat diwancara awak media

“Untuk pembiayaan daerah sebesar Rp150 miliar atau turun dibanding APBD murni yang ditetapkan Rp188 miliar,” katanya

Disampaikan Harry, penetapan jumlah anggaran pendapatan dan belanja perubahan ini telah dibahas secara intens, oleh Badan Anggaran Legislatif bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dimana menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Yakni antara nilai pendapatan dan belanja daerah tidak sebanding, bahkan terjadi depisit anggaran yang cukup besar sekitar Rp150 miliar lebih.

“Kami berharap, kekurangan anggaran itu dapat tertutupi oleh bantuan dana bagi hasil, baik yang bersumber dari Pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” jelasnya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi selama ini jalinan kerjasama antara Badan Anggaran Dewan dan TPAD dalam penyusunan APBD Perubahan tahun 2023, imi sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawab antara Legislatif dengan Eksekutif terhadap pengelolaan anggaran yang berkualitas serta transparan. Ia berupaya, semua program yang telah disepakati dapat berjalan dan selesai tepat waktu.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, saat memberikan komentarnya

“APBD Perubahan 2023 ditargetkan untuk mempercepat capaian pembangunan yang telah direncanakan,” tutup Arifin

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Persetujuan bersama Penetapan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan Tahun 2023, pada Senin (11/9). Rapat dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, didampingi Wakil Ketua Muhammad Yamin, Matnor Ali. Dihadiri Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, Sekretaris Daerah kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, kalangan Legislatif dan Eksekutif. bertempat di Ruang Rapat Paripurna Dewan Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ajak Seluruh ASN Aktif Tangani Karhutla dan Kekeringan

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk berperan aktif dalam Upaya mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), dan Kekeringan. Hal ini disampaikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, saat memimpin apel mitigasi bencana karhutla) dan kekeringan, di halaman Kantor Setdaprov Kalsel pada Sabtu (9/9).

Sahbirin Noor menyampaikan, seluruh ASN harus bersatu dalam semangat gotong royong, dan peduli terhadap sesama. Dirinya juga mengajak seluruh ASN di lingkungan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk berperan aktif dalam Upaya mitigasi, dan tentunya memiliki peran penting dalam melindungi dan membantu masyarakat. Musim kemarau panjang telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat, salah satunya Karhutla dan kekeringan, Oleh karena itu sebagai bagian dari upaya menanggulangi musibah tersebut, ASN harus hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Dalam situasi seperti ini, kita tidak boleh hanya berbicara, tetapi kita harus bertindak,” ungkap Sahbirin Noor.

Selain menghimbau untuk hadir ditengah-tengah masyarakat, gubernur juga meminta mereka, untuk siap mendatangi lokasi-lokasi yang terdampak kekeringan, dan harus memastikan pasokan air bersih bagi rakyat yang terkena dampak kekeringan.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk bergotong royong membersihkan semak belukar yang ada di sekitar area masing-masing, dalam upaya pencegahan kebakaran,” lanjut Sahbirin Noor.

Dalam mengantisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan kekeringan di Provinsi Kalsel, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap menurunkan alat-alat berat. Persiapan alat-alat berat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, merupakan langkah tindakan pencegahan, yang harus dilakukan secara proaktif. dengan adanya alat-alat berat yang siap sedia, akan dapat lebih cepat dan efektif dalam mengatasi situasi darurat.

“Saya juga menghimbau kepada Kabupaten-Kota di banua ini,untuk ikut bergerak aktif menangani karhutla,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Evaluasi JPT Yang Menjabat Kepala Dinas Selama 5 Tahun

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengevaluasi kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) atau Eselon II (dua) yang menjabat Kepala Dinas selama lima tahun, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kalsel, Banjarbaru, Senin (11/9).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel Dinansyah mengatakan, ada 4 dari 5 Kepala Dinas (Kadis) yang dievaluasi. Yakni Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral, Kadis Perindustrian, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kadis Peternakan dan Perkebunaan Kalsel.

Kepala BKD Kalsel Dinansyah

“Satu lagi Kepala Dinas Perdagangan, akan tetapi yang bersangkutan sudah purna tugas. Makanya yang kami panggil cuman empat orang,” beber Dinansyah.

Ia menyebut, evaluasi ini bukan untuk merubah kedudukan. Tetapi untuk melihat hasil capaian mereka saat menjabat sebagai Kepala Dinas. Khususnya di sepanjang tahun ini.

“Jadi yang kita lakukan hari ini hanya menguji sejauh mana hasil target mereka. Seperti Indikator Kinerja Utama (IKU) mereka dan lain sebagainya,” tuturnya.

Hasil evaluasi ini, lanjut Dinansyah, akan diserahkan oleh Pimpinan yakni Gubernur Kalsel selaku pemegang wewenang.

“Bagaimana arahan Pak Gubernur nantinya akan langsung kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Untuk diketahui, Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini, merupakan amanat perundang-undangan No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara pasal 117 yakni (1) Jabatan Pimpinan Tinggi hanya dapat diduduki paling lama 5 (lima) tahun. (2) Jabatan Pimpinan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diperpanjang berdasarkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi, dan berdasarkan kebutuhan instansi setelah mendapat persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian dan berkoordinasi dengan KASN. Kemudian dijabarkan melalui PP 11 tahun 2017 jo PP 17 Tahun 2020.

Merujuk pada peraturan tersebut. JPT diduduki maksimal 5 (lima) tahun, namun dapat dapat diperpanjang dengan pertimbangan kesesuaian antara kualifikasi, kompetensi dan kinerja pejabat tersebut, kemudian disandingkan dengan Jabatan Pimpinan Tinggi yang ada. (SYA/RDM/RH)

Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi, Paman Birin Siap Pantau Perkembangan Harga Beras

JAKARTA – Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi pekan pertama September 2023, digelar Kementrian Dalam Negeri pada Senin (11/9). Rakor ini rutin diikuti pemerintah daerah dan Tim Pengendali Inflasi nya secara daring, dari daerah masing – masing. Tidak terkecuali pemerintah provinsi Kalimantan Selatan.

Plt Asisten II pemprov Kalsel turut mengikuti rakor pengendalian inflasi secara daring

Namun berbeda dengan rakor sebelumnya, kali ini pemerintah provinsi Kalsel hadir langsung di Kementrian Dalam Negeri, untuk mengikuti rapat yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Tidak tanggung – tanggung, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang datang langsung menghadiri rakor penting ini. Tidak sendirian, Paman Birin ditemani Pj Bupati Batola, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi, serta sejumlah kepada SKPD lingkup pemerintah provinsi.

Paman Birin menyimak penjelasan Mendagri, Tit Karnavian terkait perkembangan inflasi di Indonesia. Terutama soal sejumlah komoditas penyumbang inflasi yang wajib diwaspadai.

“Pemerintah daerah harus mewaspadai kenaikan harga beras, cabai rawit dan cabai merah,” paparnya.

Menurut Tito, ada sejumlah langkah antisipasi yang dapat dilakukan pemerintah daerah. Salah satunya dengan memperkuat serapan dan produksi dalam negeri.

Dalam hal ini, Badan Pangan Nasional (BPN) menurutnya, juga telah bekerja keras memperkuat cadangan stok beras pemerintah dengan berbagai mekanisme.

Mendagri juga berpesan, agar pemerintah daerah selalu mengecek cadangan beras dan kenaikan harga beras.

“Cek kenaikan harga beras setiap hari di daerah masing-masing, untuk dicarikan solusi,” ujarnya.

Solusi dan inovasi dari pemda, baik kepala daerah maupun satgas pangan sangat diharapkan, agar kenaikan beras tidak membebani masyarakat.

“Atensi kita yang paling utama adalah beras yang terus naik. Dan untuk komoditas lain meskipun terkendali, jangan sampai lengah,” sampainya.

Diingatkan juga kembali oleh Tito, terkait atensi Presiden Republik Indonesia pada Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2023 di Jakarta, akhir Agustus 2023 lalu, yang diantaranya adalah pemantauan terkait ketersediaan dan harga beras, integrasi stok data, pengecekan ketersediaan stok dan distribusi pangan, peningkatan cadangan pangan daerah, dan lainnya.

Usai mengikuti rakor, Paman Birin mengungkapkan Pemprov Kalsel selalu bergerak dalam upaya pengendalian inflasi. Terutama dalam mengendalikan harga pangan di pasaran.

“Kita terus melakukan pengendalian inflasi dengan berbagai upaya. Mulai pasar murah serta berbagai kegiatan pemberian bantuan kepada masyarakat,” kata Paman Birin.

Paman Birin pun bersyukur, saat ini Kalsel menjadi salah satu penyangga pangan nasional menghadapi ancaman El Nino atau fenomena pemanasan suhu muka laut.

“Tahun 2022 lalu kita surplus beras yang mencapai 42,46 ribu ton. Insya Allah, tahun ini pun diyakini akan surplus lagi,” ungkap Paman Birin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

50 Pemuda di Kalsel Dilatih Kepemimpinan Untuk Songsong Pintu Gerbang IKN

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Tahun 2023.

Pelatihan dilaksanakan di Kota Banjarmasin. Dibuka Sekretaris Dispora Kalsel Fathul Bahri mewakili
Kepala Dispora Kalsel Hermansyah, baru baru tadi.

Dalam sambutannya disampaikan, pepatihan yang dilaksanakan ini, dalam rangka pengembangan kepemimpinan bagi pemuda yang ada di Provinsi kalimantan selatan.

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan peranan pemuda di Banua,” ungkapnya.

Mengingat, pemuda adalah generasi penerus yang memiliki kemampuan potensial, yang dapat diolah menjadi kemampuan aktual, kecerdasan intelektual, emosi, sosial, serta lainnya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pembinaan, kepada para pemuda tersebut, agar terus dapat mengembangkan potensinya. Untuk mencapai kesuksesan di masa depannya,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kabid Pengembangan Pemuda Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Anugrah menjelaskan, 50 pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan dilatih Kepemimpinan ini, untuk menghadapi Kalimantan Selatan sebagai, pintu gerbang Ibu Negara (IKN).

Plt Kabid Pengembangan Pemuda Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Anugrah

“Pelatihan kepemimpinan untuk pemuda ini, sebagai upaya peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Banua ini,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, lanjutnya, para pemuda yang dilatih berdasarkan arahan dari Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, agar para pemimpin kedepan, untuk siap menghadapi Provinsi Kalimantan Selatan sebagai pintu gerbang IKN.

“Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai saat ini mempersiapkan, para pemuda. Agar siap menghadap IKN tersebut,” ucap Anugrah. (ADV-SRI/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Akan Putar Banyak Film di Gedung Teater Perpustakaan Palnam

BANJARMASIN – Setelah sukses menggelar nonton bareng film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan bakal kembali menayangkan beberapa film tambahan.

Suasana Nobar Film “Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari” di gedung teater Perpustakaan Palnam

Hal itu, menurut Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani, dilakukan usai melihat antusias masyarakat yang selalu memenuhi gedung teater, hingga pihaknya kembali menguatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.

“Tambahan film-film tersebut nantinya merupakan produksi dari TVRI, yang sengaja kita mintakan copynya untuk diputar di studio teater Dispersip Kalsel,” katanya kepada wartawan, Senin (11/9).

Adapun diantara film yang akan diputar seperti Aluh Idut, Hasan Basri, Paket Pesona Indonesia, Cerita Anak Nusantara, dan lain-lain.

“Dalam waktu dekat, kita juga akan lakukan penandatanganan kerja Dispersip Kalsel Akan Putar Banyak Film di Gedung Teater Perpustakaan Palnam

Banjarmasin – Setelah sukses menggelar nonton bareng film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan bakal kembali menayangkan beberapa film tambahan.

Hal itu, menurut Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani, dilakukan usai melihat antusias masyarakat yang selalu memenuhi gedung teater, hingga pihaknya kembali menguatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.

“Tambahan film-film tersebut nantinya merupakan produksi dari TVRI, yang sengaja kita mintakan copynya untuk diputar di studio teater Dispersip Kalsel,” katanya kepada wartawan, Senin (11/9).

Adapun di antara film yang akan diputar seperti Aluh Idut, Hasan Basri, Paket Pesona Indonesia, Cerita Anak Nusantara, dan lain-lain.

“Dalam waktu dekat, kita juga akan lakukan penandatanganan kerja sama dengan TVRI,” tambah Kadispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini.

Bunda Nunung menjelakan pihaknya sengaja menggelar nobar gratis untuk menarik minat masyarakat ke Dispersip Kalsel. Menurutnya, total pendaftar nobar di ruang teater Dispersip Kalsel hingga November 2023 sudah mencapai ribuan.

“Total pendaftar dari Agustus sampai November ada 4.832,” tambahnya.

Bagi warga, kelompok masyarakat, organisasi massa, lembaga pendidikan, dan sejenisnya yang ingin menonton, dipersilakan menghubungi pihak Dispersip Kalsel, di Jalan A. Yani Kilometer 6 Banjarmasin. (NRH/sama dengan TVRI,” tambah Kadispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini.

Bunda Nunung menjelakan pihaknya sengaja menggelar nobar gratis untuk menarik minat masyarakat ke Dispersip Kalsel. Menurutnya, total pendaftar nobar di ruang teater Dispersip Kalsel hingga November 2023 sudah mencapai ribuan.

“Total pendaftar dari Agustus sampai November ada 4.832,” tambahnya.

Bagi warga, kelompok masyarakat, organisasi massa, lembaga pendidikan, dan sejenisnya yang ingin menonton, dipersilakan menghubungi pihak Dispersip Kalsel, di Jalan A. Yani Kilometer 6 Banjarmasin. (NRH/RDM/RH)

700 Pesepeda Ramaikan Gowes Explorer Riam Kanan

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional Tahun 2023 ini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, Gowes Sepeda Explorer (Jelajah) Riam Kanan, akhir pekan lalu.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah melalui Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono menjelaskan, digelarnya kegiatan tersebut dalam rangka Memperingati Hari Olahraga ke 40 tahun 2023.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Kami tidak menyangka masyarakat antusias mengikuti gowes Riam Kanan tersebut,” ungkap Budiono.

Pada kegiatan ini, diikuti sebanyak 700 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Panitia terpaksa membatasi peserta, agar tidak melebihi dari 700, mengingat untuk menyeberang rute menggunakan perahu,” jelasnya lagi.

Rute yang ditempuh oleh para peserta, dari Bukit Batu ke Pulau Pinus, serta start dan finish di Lapangan Tambela.

Dalam kesempatan tersebut, Budiono juga mengatakan, olahraga bersepeda saat ini menjadi salah satu olahraga yang digemari oleh masyarakat di Banua.

“Untuk olahraga bersepeda ini memiliki banyak pilihan, dari sepeda biasa, sepeda gunung, hingga sepeda lipat,” ucapnya.

Sehingga, lanjut Budiono, olahraga ini disenangi oleh warga di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Melalui olahraga bersepeda ini, maka meningkatkan masyarakat untuk berolahraga,” ujar Budiono.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya, memberikan dukungan terhadap peningkatan olahraga bersepeda tersebut. (SRI/RDM/RH)

Cegah Kekeringan dan Bencana, Pemprov Kalsel Perkuat PAMSIMAS di Pedesaan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel kembali memperkuat pembinaan serta pengawasan dalam menjamin keberlanjutan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) untuk sebelas kabupaten di daerah ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui Kabid Pengembangan Kawasan Pedesaan (PKP), Siti Norbayah, mengatakan, program ini sebagai wujud untuk lebih memberikan pelayanan dasar agar terciptanya keberlanjutan kesehatan di masyarakat termasuk penyediaan sanitasi.

Kabid PKP Dinas PMD Kalsel, Siti Norbayah, saat menjelaskan keikutsertaan Dinas PMD dalam keberlanjutan PAMSIMAS untuk desa di 11 kabupaten

“Dinas PMD Kalsel menangani bidang kelembagaannya. Nah, ada kemungkinan nantinya tak hanya dikelola oleh Kelompok Pengelola (KP) SPAM. Akan tetapi, juga bisa dikelola kelembagaan lainnya seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Ia menerangkan, program ini memperkuat tugas dan fungsi antara Pemerintah Provinsi Kalsel atau pun induknya ditingkat kabupaten selaku yang memberikan pembinaan dan pengawasan.

“Rencananya 18, 19 dan 20 September 2023 akan mensosialisasikan keberadaan PAMSIMAS dan mengundang ahli dibidang ini bersama dengan apartur desanya,” beber Norbayah.

Program PAMSIMAS, menurut dia, selain menjadi skala prioritas nasional tentu program ini dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat di pedesaan. Termasuk meningkatkan kewaspadaan dalam mitigasi penanggulangan bencana.

“Nah, juga merupakan peran kami di Dinas PMD Kalsel dalam meningkatkan indeks ketahanan lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Norbayah, keberadaan PAMSIMAS sudah sangat tepat dilakukan. Hal ini dalam rangka mengantisipasi terjadinya kekeringan air bersih selama musim kemarau masih berlangsung di Kalsel.

“Sarana prasarana juga jadi program prioritas kami dalam rangka peningkatan fasilitas pedesaan. Makanya PAMSIMAS kita dorong agar keberlanjutannya terus berjalan,” tukasnya. (RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel : PKN 2023 Dapat Majukan Kebudayaan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel berharap, dengan digelarnya Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2023, dapat memajukan Kebudayaan.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, pada akhir pekan tadi mengatakan, pihaknya sangatlah mengapresiasi digelarnya Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2023 ini, sebagai wadah memperkenalkan warisan budaya yang dimiliki oleh Kalimantan Selatan, dan salah satunya pasar terapung. Ia berharap, kegiatan ini suatu bentuk dalam pemajuan kebudayaan.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, saat diwancara awak media

“Kami apresiasi PKN 2023, agar regenerasi turut serta mengetahui melestarikan budaya di Banua sendiri,” ucapnya.

Disampaikan Raudati, saat ini Pasar terapung merupakan salah satu yang tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, dengan demikian baik Pemerintah Provinsi dan kota Banjarmasin, akan terus berupaya untuk mempromosikan berbagai kegiatan di pasar terapung tersebut.

“Pekan Kebudayaan Nasional 2023 ini, telah mempertemukan komunitas lokal dengan seniman dari lintas daerah, dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman,” jelasnya

Sementara itu, Dewan Kurator dari perwakilan Kemendikbudristek RI, Josh Marcy menjelaskan, pihaknya memilih Pasar Terapung Muara Kuin, Pekan Kebudayaan Nasional 2023, dikenal sebagai pasar terapung tradisional tertua dari jejak rekam sejarah di Indonesia, yaitu sejak abad ke-14 lalu. Ia berharap, melalui kegiatan itu dapat menggerakkan kembali potensi berupa warisan budaya berbasis kepariwisataan.

Dewan Kurator dari perwakilan Kemendikbudristek RI, Josh Marcy, saat memberikan komentarnya

“PKN 2023 bukan hanya di Kota Banjarmasin, juga ke 9 lokasi lain untuk kegiatan Laku dalam Ruang Pekan Kebudayaan Nasional 2023 di Indonesia, yaitu Padang Panjang, Solo, Lampung, Bekasi, Samarinda, Jayapura, Timika, dan Makassar,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pekan Kebudayaan Nasional 2023, puncak kegiatan Laku Dalam Ruang, bertajuk ‘Batiti Ka Muara’, bertempat di dermaga muara kuin pasar terapung, Kelurahan Alalak Selatan, dihadiri Dewan Kurator, Kasi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarso, Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin Zul Faisal, Plh Camat Banjarmasin Utara Edy Nawahyuni, para Seniman, Budayawan, serta warga sekitar. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version