Lagi, Kalsel Akan Gelar Uncle Hard Enduro

BANJARBARU – Kalimantan Selatan (Kalsel) akan kembali melaksanakan Uncle Hard Enduro 2023 di Kiram Park, Kabupaten Banjar, pada 17 – 19 November mendatang. Uncle Hard Enduro ditahun 2023 ini, merupakan pentas aksi balap motor traill tahun ke 3 yang diadakan di Kalimantan Selatan.

Kegiatan berskala internasional ini akan diikuti 10 crosser (sebutan pembalap traill) dari mancanegara. Yaitu rider asal Inggris Graham Jarvis yang pernah meraih juara dunia, rider Afrika Selatan Matthew Ross Green dan Wade Young, Sonny Goggia dari Italia, Dieter Rudolf dan Michael Walkner dari Austria, Alfredo Gomez Cantero dan Sandra Gomez Cantero dari Spanyol, Niko Mateo Piazza dari Amerika serta Teodor Smilenov dari Bulgaria.

Ketua Panitia Pelaksana Uncle Hard Enduro 2023 Ashadi Aboe menyampaikan, Uncle Hard Enduro adalah sebuah event kejuaraan motor trail tahunan yang digagas oleh “Gerombolan Traill” asal Kalimantan Selatan, yang bekerja sama dan di-support penuh oleh pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, serta IOF 2×1 Pengda Kalimantan Selatan.

Tim Panitia Uncle Hard Enduro 2023

“Perhelatan event Uncle Hard Enduro sejauh ini telah diselenggarakan sebanyak 2x, yaitu pada tahun 2019 dan 2022. Tentu saja animo dan antusias masyarakat selalu meningkat di setiap tahun pelaksanaannya. Hal tersebut pada akhirnya membuat pihak pengelenggara berinisiatif untuk menyelenggarakan event ini untuk yang ketiga kalinya,” ungkap Ashadi Aboe.

Ia menambahkan, Uncle Hard Enduro tahun ini akan menyediakan 4 kelas, yaitu kelas International, National, Local Open, dan 40 Up.

“Selain 4 kelas tersebut, diselenggarakan pula kegiatan Fun Adventure untuk dapat menikmati alam Kiram Park sendiri” lanjut Ashadi.

Pada tahun 2023 ini Panitia Uncle Hard Enduro 2023 sudah menyiapkan track / jalur lintasan yang berbeda dari penyelenggaraan Uncld Hard Enduro ditahun – tahun sebelumnya, yang tentunya akan memberikan tantangan yang berbeda kepada para peserta, dan akan menjadikan tontonan yang menarik bagi masyarakat luas, terutama pecinta olahraga Motor Traill.

“Dengan adanya kegiatan Uncle Hard Enduro ini, diharapkan dapat semakin mempertegas keberadaan banua Kalimantan Selatan sebagai destinasi wisata adventure, dengan khusunya Kiram Park dapat dikenal sebagai City of Enduro,” lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Kalsel Heru Susmianto meyampaikan, Pemerintah Provinsi kalsel sangat mendukung kegiatan Uncle Hard Enduro karena dapat meningkatkan olahraga otomotif di Banua. Apalagi banyaknya rider Kalsel yang cukup berpontensi dan mampu bersaing di kelas nasional, membuat kegiatan ini sangat dinanti para pecinta motor traill.

“Jadi kami sangat mendukung kegiatan ini untuk kemajuan olahraga otomotif di banua. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat lebih baik dan Kalsel dapat terkenal di Indonesia serta mancanegara,” ungkap Heru.

Ia menambahkan, pihaknya mengharapkan dengan adanya Uncle Hard Enduro ini, dapat semakin mempertegas keberadaan Kalsel sebagai destinasi wisata adventure bagi pecinta motor traill. Apalagi Uncle Hard Enduro sudah 2 kali diadakan di Kalsel, dan membuat Kalsel terkenal bukan hanya dari Nasional saja, namun sudah ditingkat internasional.

“Ajang Uncle Hard Enduro juga dapat sebagai tempat promosi destinasi wisata yang ada di Banua kita,” tutup Heru. (MRF/RDM/RH)

Kembangkan Kualitas SDM Perguruan Tinggi di Kalimantan Diharapkan Bangun Kerjasama

BANJARMASIN – Para petinggi Perguruan Tinggi di Pulau Kalimantan diharapkan dapat membangun kerjasama untuk pengembangan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Demikian sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah pada acara Konversyen Konsortium Universiti Universitas Borneo (KUUB) yang bertempat di salah satu hotel berbintang, Rabu (8/11).

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan Kalsel sebagai salah satu daerah yang dekat dengan Ibukota Nusantara (IKN) telah mengambil peran penting dalam hal pemindahan IKN ini. Menurutnya, Banua Kalsel telah mendeklarasikan diri sebagai gerbang IKN dimana Kalsel siap untuk menjadi daerah pendukung dan penyangga pangan bagi IKN ke depan.

“Dengan menjadi gerbang IKN, maka Kalsel sekarang disebut sebagai Kalsel Babussalam, artinya Kalsel merupakan pintu keselamatan, pintu keberkahan bagi sekalian alam,” jelasnya.

Paman Birin menerangkan untuk mewujudkan cita-cita besar ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi sebagai salah satu laboratorium pembentukan SDM yang cerdas, berkualitas dan berdaya saing.

“Saya tentunya menaruh harapan kepada para petinggi perguruan tinggi di Pulau Kalimantan ini, dengan semangat atau spirit yang dimiliki, serta komitmen yang dimiliki, dapat membangun kerjasama untuk pengembangan dan peningkatan kualitas SDM,” harapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Ahmad Alim Bachri, mengajak perguruan tinggi swasta (PTS) di tiga negara yang ada di Pulau Kalimantan untuk bergabung dalam Konsorsium Universiti Universitas Borneo (KUUB) sehingga betul-betul secara simultan akan mendorong kemajuan untuk “Borneo Bermatabat” (slogan KUUB).

“Dengan demikian ada beberapa program yang akan diupayakan untuk dilaksanakan, antara lain ada pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, kerjasama riset dan pengabdian sehingga akan sangat membantu meningkatkan posisi tawar dari Perguruan Tinggi yang ada di kawasan Borneo,” terangnya.

Sedangkan, Pengurus KUUB yang juga perwakilan Universiti Putra Malaysia Kampus Bintulu Serawak, Shahrul Razid Sarbini mengucapkan terimakasih kepada Universitas Lambung Mangkurat yang telah menjadi tuan rumah pertemuan KUUB.

“Ada 16 Perguruan Tinggi yang berkolaborasi dan berkoalisi sebagai salah satu upaya untuk memperkuat taraf pendidikan di pulau Kalimantan,” tuturnya

Suasana Konvensyen KUUB di Banjarmasin

Dalam pertemuan tersebut, juga dilakukan pertukaran dokumen kesepahaman yang diharapkan dapat menghidupkan lebih banyak program dan aktivitas yang dikoordinasikan dan dilaksanakan oleh semua anggota KUUB. (NRH/RDM/RH)

Terima Aset Jalan dari Bupati Balangan, Paman Birin Siap Bangun Jalan Menuju IKN Nusantara

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, bersama Bupati Balangan, Abdul Hadi melakukan penandatanganan naskah hibah, sekaligus serah terima barang milik daerah disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin pada Rabu (8/11). Barang milik daerah atau aset yang dihibahkan pemkab Balangan itu, berupa jalan di 3 desa, tanah untuk pembangunan kantor UPPD Samsat, bangunan SLB serta sejumlah kendaraan roda dua.

Momen penandatanganan naskah hibah antara Gubernur Kalsel (baju putih) dan Bupati Balangan (sasirangan)

Penandatanganan ini, disaksikan Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah kabupaten Balangan, serta sejumlah kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi. Diantaranya plt Asisten II Pemprov, Kadis PUPR, Kadis Kehutanan dan Kadis PMPTSP.

Dalam sambutannya, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan, Undang – Undang nomor 23 tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah, yang diperbarui dengan Undang – Undang nomor 9 tahun 2015, telah mengamanatkan daerah untuk dapat menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangannya, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pemenuhan pelayanan publik.

“Melalui kebijakan otonomi daerah ini, pemerintah memberikan keleluasaan bagi daerah untuk menemukan alternatif pemecahan masalah secara inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujar Gubernur.

Oleh karena itu menurut Paman Birin, pemerintah daerah dituntut untuk lebih memperhatikan kualitas pelayanan masyarakat, sekaligus meningkatkan kemandirian daerah dalam melaksanakan pembangunan.

Termasuk dalam hal percepatan pembangunan di Kalimantan, khususnya di Kalsel, serta untuk membangun daya saing ekonomi melalui percepatan konektivitas dan kedaulatan energi daerah, sangat diperlukan berbagai inovasi dan terobosan.

“Ini supaya Kalsel tidak hanya berperan sebagai daerah penyangga IKN, namun juga sebagai etalase Indonesia baru yang mengedepankan kearifan lokal,” tambahnya.

Kabupaten Balangan yang berbatasan dengan kabupaten Tabalong, Kotabaru dan Paser (Kaltim), memang memiliki letak sangat strategis. Oleh karena itu, peran Pemprov sangat penting dalam rangka mendukung percepatan Kalsel sebagai gerbang dan penyangga IKN.

“Dengan hibah jalan ini, tentu akan memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat Kalsel,” jelas Paman Birin kepada wartawan.

Selain itu menurut Paman Birin, hibah ini sangat membantu meningkatkan infrastruktur guna memperlancar mobilitas angkutan barang dan orang, hingga menyambung ke jalan nasional kabupaten Paser.

“Ini akan semakin memperkuat posisi Kalsel sebagai pintu gerbang, Kalsel Babussalam, sebagai pintu keselamatan dan kawasan penyangga IKN,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Balangan, Abdul Hadi berharap, Pemprov Kalsel segera meningkatkan kondisi jalan setelah penyerahan aset ini.

“Jika jalan ini rampung dibangun, maka waktu tempuh dari kecamatan Halong ke Grogot Kalimantan Timur, bisa ditempuh hanya dalam waktu satu setengah jam, bahkan di bawah satu jam,” ujarnya.

Penyerahan aset jalan kepada pemprov ini, atas pertimbangan, bahwa jalan eks tambang ini dalam kondisi kurang terawat, namun letaknya sangat strategis sebagai jalur alternatif menuju kawasan IKN.

Setelah jalan ini terkoneksi, Hadi yakin akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat sekitarnya. Terutama kecamatan Halong. (RIW/RDM/RH)

“Ngupi Bekisahan” Polda Kalsel, Jadi Sarana Informasi Ciptakan Pemilu Damai dan Politik Sejuk

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar pertemuan penting bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalsel, pada Rabu (8/11) di salah satu Cafe Jalan Ahmad Yani Banjarmasin.

Suasana pertemuan Ngupi Bakisahan, di salah satu Cafe Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi menyampaikan, pertemuan ini sebagai sarana menyampaikan informasi serta upaya dan langkah-langkah bersama untuk menciptakan Pemilu yang damai, menciptakan iklim berpolitik yang sejuk. Sehingga terselenggara Pemilu adil, jujur dan demokratis. Dan yang terlebih penting, kondusifitas Kamtibmas di Banua bersama dapat terjaga.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk membuka komunikasi dengan para penyelenggara, peserta dan pengawas Pemilu 2024, agar kondisi situasi Kamtibmas tetap terjaga dengan kondusif diwilayah Kalimantan Selatan,” terang Kapolda.

Foto bersama

Disampaikan Andi, kegiatan yang diinisiasi Polda Kalsel ini sebagai sarana untuk berbagi, bertukar informasi serta menyampaikan hal-hal positif dalam rangka menciptakan dan menjaga kondusifitas Banua tercinta menjelang Pemilu tahun 2024. Ia berharap, dengan adanya pertemuan ini tidak ada lagi sumbatan-sumbatan komunikasi, sekecil apapun persoalan berkaitan dengan Pemilu dapat dikomunikasikan dengan baik.

“Setiap persoalan dapat dicari solusi, agar tidak berlanjut ke Pengadilan,” harapnya

Lebih lanjut Andi menginginkan, kegiatan Ngupi Bekisahan ini tidak hanya dilaksanakan ditingkat Polda saja. Namun juga dilaksanakan ditingkat Polres/Ta jajaran, agar terjalin komunikasi yang intens antar Forkopimda Kabupaten/Kota dengan penyelenggara, peserta dan pengawas Pemilu 2024.

“Berdasarkan dari pemetaan Polri Kalimantan Selatan, termasuk daerah yang aman tidak rawan politis/konflik. Namun hanya kerawanan secara geografis seperti daerah Kabupaten Kotabaru yang perlu dijangkau menggunakan transportasi laut, kemudian juga beberapa daerah di pegunungan Meratus yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki,” tutupnya

Untuk diketahui, pertemuan dengan Tajuk “Ngupi Bekisahan” ini dihadiri oleh Kapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres/Ta Jajaran, dan sejumlah tokoh Kalimantan Selatan, termasuk Ketua DPRD Kalsel, Ketua Div Perencanaan Data Dan Informasi KPU Provinsi Kalsel, Kordiv Hukum Bawaslu Provinsi Kalsel, Ketua Partai Politik se Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Inginkan Kiram Arts Festival Menjadi Ajang Pentas Seni

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menginginkan Kiram Arts Festival, menjadi ajang pentas seni, baik Nasional hingga Mancanegara.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Seksi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarso pada Selasa (7/11) malam, usai Gala Dinner mengatakan, Festival ini pertama kalinya dilaksanakan, dengan persiapan cukup singkat, pihaknya berusaha kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses. Ia mengapresiasi, para Budayawan dan Seniman turut berpartisipasi untuk memeriahkan Kiram Arts Festival yang difokuskan di Kiram Kabupaten Banjar.

Kepala Seksi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarso

“Kiram Arts Festival ini menjadi pentas kesenian dunia, karena diramaikan seniman Nasional dan Mancanegara,” ucapnya

Penyerahan cinderamata Topeng Seni Rupa, oleh Seniman Nasional, Sutanto Mendut (batik), kepada Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kalsel, Sulkan (sasirangan)

Disampaikan Sunjaya, Kiram Arts Festival ini diikuti sekitar 20 Negara, diantaranya India, Hongkong, Jerman dan Belanda. Sedangkan Seniman Nasional seperti Yogyakarta, Jakarta, Jawa Tengah dan Bali. Perhelatan digelar mulai tanggal 8 – 12 November, yang akan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, pada Rabu (8/11) di Kiram Kabupaten Banjar.

“Untuk Kalsel sendiri diikuti diantaranya dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Tabalong dan Banjarmasin,” jelasnya

Sementara itu, Direktur Festival, Yadi Muryadi menambahkan, Kiram Arts Festival ini merupakan suatu kebanggaan baik sebagai warga dan seniman di Kalsel, karena sebagai event kesenian terbesar di Indonesia. Ia berharap, pentas kolaborasi antara seniman lokal, berbagai Provinsi dan Mancanegara, dapat semakin memberikan perkembangan kemajuan kesenian di Kalsel.

“Kami minta egiatan ini didukung masyarakat Kalsel, silahkan menonton, secara gratis, guna meriahkan Kiram Arts Festival,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi Kalsel, menggelar Gala Dinner yang merupakan rangkaian awal penyelenggarakan Kiram Arts Festival, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Gala Dinner dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kalsel, Sulkan, didampingi Direktur Festival, Yadi Muryadi, Kepala Seksi Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Sunjaya Adhiarso, dan jajaran Disdikbud Kalsel, serta dihadiri Seniman Nasional dan Internasional. (NHF/RDM/RH)

Paman Yani Siap Perjuangkan Kebutuhan PJU di Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi salah satu permasalahan yang dialami masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Hal itu diketahui saat hari keenam pelaksaan reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, ke Desa Kupang Berkah Jaya, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (7/11).

Suasana pelaksanaan reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Kupang Berkah Jaya

Wakil rakyat akrab disapa Paman Yani ini mengatakan, akan memperjuangkan PJU yang menjadi permasalahan warga setempat sejak beberapa tahun terakhir.

“Saya akan sampaikan permasalahan ini ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Jika bukan ranah mereka, maka akan saya minta DPRD Tanah Bumbu dari fraksi partai saya untuk menyuarakan ke Pemkab,” ujar Paman Yani.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (peci) berfoto bersama warga Desa Kupang Berkah Jaya

Menurut legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu, PJU sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan warga dalam berkendara, terutama malam hari.

“Yang jelas kita tidak ingin ada tindak kriminal di jalan karena minimnya PJU. Tetapi apapun alasannya, PJU harus dibangun khususnya di Tanah Bumbu yang memang sangat minim,” tegas Paman Yani.

Menanggapi respon positif itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Kupang Berkah Jaya, Suyoto, mengaku sangat berterimakasih atas upaya Paman Yani dalam membantu menyuarakan aspirasi mereka.

“Kami sudah tidak heran dengan Paman Yani. Beliau memang sangat melekat kepada masyarakat,” bebernya.

Untuk diketahui, Paman Yani sendiri telah memulai pelaksanaan reses sejak 2 November 2023.

Dalam setiap kesempatan, Paman Yani terus mengimbau masyarakat untuk memberikan hak suara pada Pemilu dan Pilkada tahun 2024 nanti.

Tidak lupa, Paman Yani juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpecah belah akibat berbeda pilihan dan pengaruh radikalisme dari oknum yang tidak bertanggung jawab. (SYA/RDM/RH)

Serukan Netralitas ASN, Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi netralitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Provinsi Kalimantan Selatan, serta sosialisasi pemilu dan pilkada serentak 2024. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, pada Selasa (7/11).

Sosialisasi netralitas ASN jelang Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang diwakili Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, dalam sejarah pemilu dan pilkada di era reformasi, untuk wilayah Kalsel bisa menyelenggarakannya dengan sukses, tertib, aman dan lancar. Pada pemilu dan pilkada 2024 mendatang, diharapkan pula begitu.

“Harapannya agar Pemilu dan Pilkada tahun 2024 bisa berjalan sukses,” ungkap Roy.

Dalam Pemilu dan Pilkada 2024, ASN mempunyai peran yang cukup penting dan strategis. Disamping mendukung kelancaran, ASN juga memiliki hak suara untuk memilih. Namun, ada aturan yang harus diperhatikan, khususnya berkaitan dengan netralitas agar jangan sampai ada ASN di lingkup Pemprov Kalsel yang melanggar aturan Pemilu dan Pilkada.

“ASN tidak boleh memihak kepada pasangan calon pemilu
dan pilkada,” lanjut Roy.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, juga telah menginstruksikan Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan untuk membuat surat edaran ke seluruh SKPD terkait materi sosialisasi tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan bagi para ASN, termasuk sanksi-sanksi yang akan diberikan apabila melanggar. Dari saksi moral, administrasi, disipilin ringan, sedang sampai dengan berat. Dengan teguran tertulis, lisan dan sampai pemberhentian untuk disiplin berat.

SKPD lingkup Provinsi Kalsel juga diimbau, agar aktif mensosialisasikan terkait netralitas ASN secara berjenjang, dari level atas hingga level bawah. Sosialisasi ini dapat meminimalisir angka pelanggaran netralitas ASN lingkup Pemprov Kalsel. (MRF/RDM/RH)

DPRD dan DP3AKB Kalsel Komitmen Tekan Kasus Kekerasan Perempuan

TABALONG – Angka kasus kekerasan terhadap perempuan di Kalimantan Selatan dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Sesuai data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), pada tahun 2021 terjadi 333 kasus yang mengalami kenaikan sebesar 100 persen pada tahun 2022 yang mencapai 668 kasus.

Karena itu, menurut Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Firman Yusi, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat usaha-usaha menekan angka kasus kekerasan terhadap perempuan ini. Salah satunya dengan mendorong lebih intensifnya Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan di semua kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

“Kami berharap dengan kegiatan sosialisasi ini, terbangun komitmen bersama untuk sama-sama berusaha menekan kasus kekerasan terhadap perempuan berbasis masyarakat,” katanya, saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Senin (6/11).

Suasana Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan di Kabupaten Tabalong

Firman menyakini peningkatan kasus terjadi karena dua hal yaitu pertama, karena kasusnya memang banyak dan yang kedua karena kesadaran masyarakat untuk melaporkan adanya kasus kekerasan terhadap perempuan yang semakin tinggi. Untuk itu, menurut Firman, fokus kerja semua stakeholder haruslah pada usaha menekan terjadinya kasus kekerasan.

“Kami juga terus mendorong peningkatan anggaran di DP3AKB Provinsi Kalsel untuk membiayai usaha-usaha menekan kasus tersebut,” tambahnya.

Kepala DP3AKB Kalsel, Adi Santoso berharap, setelah kegiatan sosialisasi ini akan lahir inisiatif untuk mencegah munculnya kasus kekerasan terhadap perempuan di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

“Saya ingin menantang kader perempuan dan masyarakat Kelurahan Pembataan untuk berani mendeklarasikan nol kasus kekerasan terhadap perempuan dan itu bisa terjadi kalau stakeholder di Pembataan memiliki komitmen yang sama dengan membangun ketahanan berbasis masyarakat,” pungkasnya.

Selain Kepala DP3AKB Kalsel, Adi Santoso, sosialisasi tersebut juga menghadirkan Ketua Pusat Studi Gender Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, Nurhikmah. (DPRD.KALSEL-NRH/RDM/RH)

Paman Yani Siap Perjuangkan Pembangunan Masjid di Kelurahan Batulicin

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi kembali melanjutkan pelaksanaan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah konstituennya.

Suasana pelaksanaan reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Hidayah Makmur

Lokasi yang menjadi sasaran kegiatan kali ini yakni Kelurahan Batulicin dan Desa Hidayah Makmur, Kabupaten Tanah Bumbu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (tengah) saat berfoto bersama dengan warga Kelurahan Batulicin

Kedatangan wakil rakyat akrab disapa Paman Yani, disambut antusias oleh warga setempat. Tidak sedikit dari mereka yang mengantri untuk berfoto bersama anggota dewan dari fraksi Golkar itu.

“Alhamdulillah reses sudah memasuki hari kelima. Saya sangat senang atas sambutan hangat dari warga,” ujar Paman Yani.

Beberapa persoalan dibahas pada reses hari kelima itu. Diantaranya yakni percepatan pembangunan masjid di Kelurahan Batulicin.

“Memang tadi ada permintaan terkait pembangunan masjid, dan Insyaallah akan saya perjuangkan di Rumah Banjar (Kantor DPRD Kalsel). Karena menyangkut ibadah warga di sini,” tutur Paman Yani.

Dalam kegiatan itu, Paman Yani juga menyampaikan beberapa proyek infrastruktur yang sedang ia perjuangkan untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, antara lain jembatan penghubung Pulau Laut – Pulau Kalimantan dan jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin

“Kita juga telah meminta agar di Batulicin dibangun Sekolah Menengah Atas (SMA), karena di Batulicin belum ada. Kasian pelajar yang ingin melanjutkan sekolah ke tingkat atas harus menempuh jarak yang lumayan jauh,” terang Paman Yani.

Seperti di titik lokasi lainnya, Paman Yani memberikan sejumlah doorpize kepada warga yang berhasil menjawab beberapa pertanyaan seputar pembangunan Kalsel. (SYA/RDM/RH)

Untuk Keempat Kalinya, Kalsel Meraih Bhumandala Award

BALI – Tahun ini, provinsi Kalimantan Selatan kembali meraih penghargaan Bhumandala 2023 dari Badan Informasi Geospasial (BIG).

Kalsel dianugerahi Bhumandala Award pada Kategori Informasi Geospasal Batas Desa Kelurahan dan Bhumandala Rajata atas prestasinya dalam mengembangkan simpul jaringan dan meningkatkan pemanfaatan informasi geospasial.

Piagam penghargaan diserahkan kepada Gubernur, Sahbirin Noor melalui Wakil Gubernur H Muhidin, pada Pembukaan Asia Pacific Geospati Forum 2023 di Kuta Bali, Senin (6/11) malam.

Dengan bertambahnya penghargaan ini, Paman Birin sukses membawa Pemprov Kalsel mengumpulkan apresiasi yang sama empat kali berturut-turut sejak 2020, 2021,2022 dan sekarang tahun 2023.

Bhumandala Award merupakan apresiasi dan penghargaan kepada kementrian, lembaga dan pemerintah daerah yang telah berhasil mengembangkan serta menerapkan pemanfaatan informasi Geospasial.

Diketahui, keberhasilan Pemprov Kalsel ini tak lepas dukungan Gubernur Paman Birin dalam upaya terus mengembangkan serta menerapkan pemanfaatan informasi Geospasial.

Paman Birin pun dalam berbagai kesempatan, menekankan pentingnya data dan informasi geospasial.

“Kita tahu yang namanya informasi sangatlah penting sekali, begitu informasi salah maka salah lah semua. Akan tetapi, begitu informasi dengan data benar maka, dia akan memberikan manfaat pada seluruh bidang kegiatan yang kita lakukan,” kata Paman Birin.

Bhumandala Award 2023, dibagi dalam tiga kategori. Yakni Bhumandala Penamaan Bumi yakni diberikan kepada pemerintah pusat dan daerah yang memberikan penamaan rupa bumi dengan sangat baik, sehingga terasa manfaatnya untuk tertib administrasi pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Pertama diumumkan, untuk kategori Pemkab/Pemkot ditetapkan sebagai juara pertama adalah Kabupaten Magelang, disusul Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur.

Kemudian kategori provinsi diraih Pemprov Jabar, Jateng, dan Jatim. Pada kementerian diraih Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal), PUPR, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kedua adalah Bhumandala Informasi Geospasal Batas Desa/ Kelurahan. Diberikan kepada Pemda yang terbaik dari aspek penilaian kualitas data kualifikasi teknis hingga strategi penyelesaian batas desa.

Untuk kategori ini, diberikan kepada Pemerintah Kabupaten yakni Kabupaten Madiun, Kabupaten Pulau Taliabu, dan Kabupaten Kudus. Pada kategori Pemkot, diberikan kepada Pemko Magelang, Batu, Tangerang.

Pada tingkat Provinsi diberikan kepada Pemprov Jatim, selanjutnya Jawa Barat, dan Provinsi Kalsel.

Selanjutnya diumumkan Bhumandala Inovasi Pemanfaatan Informasi Geaspasial (Medali Perunggu) yang diberikan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam tata kelola pemerintah sehingga berdampak kepada kinerja. Diberikan kepada Provinsi Yogyakarta, Jabar, Riau, dan Kabupaten Sleman.

Bhumandalam Rajata (Medali Perak) 2023 diberikan kepada Kementerian ESDM,PUPR, Provinsi Kalsel, DIY, Kabupaten HSS, Kabupaten Sragen, Kabupaten Tabalong, Kota Banjarmasin, Kota Semarang,dan Kota Tangerang.

Terakhir, penghargaan Bhumandala Kanaka atau Medali Emas (Inovasi Pemanfaatan Inovasi Geospasial) diberikan kepada Kementerian LHK, ATR BPN, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Provisni Jabar, Kabupaten Sampang, Kabupaten Tulungagung, Kota Bandung, dan Kota Padang Panjang.

Sebelumnya, Paman Birin dianugerahi Bhumandala Award Tahun 2022 dari BIG di kategori paling bergengsi yakni Bhumandala Kanaka atau emas pada Kelompok Pemerintah Provinsi.

Penghargaan Bhumandala Kanaka atau simpul jaringan untuk kategori provinsi ini diberikan bersamaan dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Saat itu, Piagam Bhumandala Award 2022 diserahkan Kepala Badan Informasi Geospasial, Muh Aris Marfa’i melalui Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin pada Penganugerahan Bhumandala Award tahun 2022.

Penganugerahan penghargaan simpul jaringan merupakan bentuk apresiasi BIG kepada simpul-simpul jaringan dengan tujuan untuk memotivasi, menginspirasi, memperkuat, dan meningkatkan semangat kementerian, lembaga dan pemerintah dalam membangun elemen-elemen simpul jaringannya agar terus terbina secara berkelanjutan menuju Simpul Jaringan yang aktif dan operasional.

Bagi Paman Birin, apresiasi ini kali keempat berturut-turut sejak 2020 yang saat itu meraih penghargaan Bhumandala dengan medali perunggu dan 2021 meraih penghargaan Inovasi terbaik “Sistem Informasi Pertanian Beririgasi (SITARI)” yang dikembangkan Bappeda Provinsi Kalsel. Pada 2021, Pemprov Kalsel mendapat Piala Kategori Emas. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version