POMNAS ke XVIII 2023 Resmi Ditutup, Kalsel Raih Peringkat ke 6

BANJARMASIN – Sekda Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar menutup secara resmi Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) ke XVIII Tahun 2023, di Auditorium ULM Banjarbaru, Rabu (22/11).

Dalam sambutannya Roy menyampaikan, apresiasinya karena pelaksanaan POMNAS di Kalsel berjalan lanjar dan sukses.

Sekdaprov kalsel Roy Rizali Anwar

“Pemerintah Kalsel tentu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan POMNAS yang berjalan lancar, aman, serta sukses,” ungkap Sekda.

Begitu juga untuk para atlet yang telah meraih prestasi terbaiknya pada ajang POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Kalsel. Menurutnya agar dapat meningkatkan prestasinya hingga tingkat internasional kedepannya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga mengucapkan selamat kembali ke provinsi masing masing dengan selamat sampai tujuan,” ucap Sekda.

Sementara itu, Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih peringkat ke 6, pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) ke XVIII Tahun 2023.

Ketua Bapomi Kalsel Rusmin Nuryadin mengatakan, keberhasilan tersebut tentunya diluar dari target pemerintah, masuk 10 besar pada POMNAS ke 18 Tahun 2023.

“Dengan capaian 6 besar tersebut, merupakan prestasi luar biasa bagi Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan, pada ajang POMNAS ke 18 Tahun 2023,” ungkap Rusmin.

Karena, lanjutnya, selama ini Provinsi Kalimantan Selatan tidak pernah masuk 10 besar pada ajang POMNAS tersebut.

“Oleh karena itu, prestasi yang berhasil diraih ini merupakan pencapaian yang luar biasa,” ucap Rusmin.

Provinsi Kalimantan Selatan berhasil memperoleh medali emas sebanyak 8, medali perak sebanyak 7, serta medali perunggu sebanyak 27.

Peringkat 10 besar POMNAS ke XVIII Tahun 2023 di Kalsel

  1. DKI Jakarta dengan perolehan medali emas 68, perak 34, perunggu 38
  2. Jawa Tengah dengan perolehan medali emas 34, perak 42, perunggu 39
  3. Jawa Timur dengan perolehan medali emas 30, perak 29. perunggu 46
  4. Sumatera Utara dengan perolehan medali emas 10, perak 8, perunggu 7
  5. Jawa Barat dengan perolehan medali emas 8, perak 24, perunggu 31
  6. Kalsel dengan perolehan medali emas 8, perak 7, perunggu 27
  7. Kaltim dengan perolehan medali emas 7, perak 9, perunggu 11
  8. NTT dengan perolehan medali emas 7, perak 6, perunggu 9
  9. Jogjakarta dengan perolehan medali emas 7, perak 5, perunggu 8
  10. Bali dengan perolehan medali emas 5, perak 9, perunggu 14. (SRI/RDM/RH)

Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja, KADIN Kalsel Bentuk TUK Berafiliasi BNSP

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas SDM bidang jasa konstruksi di era persaingan global saat inu, maka KADIN Provinsi Kalsel membentuk Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang berafiliasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Suasana Uji Kompetensi di TUK KADIN Kalsel

Bahkan, TUK KADIN Kalsel ini, sudah terhubung dan tersedia pada aplikasi Online Single Submission (OSS) Kementerian PUPR.

Pengurus dan tim TUK KADIN Kalsel serta Asesi berfoto bersama

Secara resmi, TUK KADIN Kalsel ini mulai beroperasi pada Rabu (22/11), dengan melaksanakan Uji Kompetensi Tenaga Ahli Konstruksi Bidang Ahli Manajemen Konstruksi Level 9 atau Ahli Utama.

“Kami sangat bergembira dengan telah terealisasinya salah satu program kerja KADIN Kalsel, khususnya berkaitan dengan penguatan kompetensi tenaga kerja,” ujar Shinta Laksmi Dewi, Ketua Umum KADIN Provinsi Kalsel, kepada Abdi Persada FM pada Rabu (22/11).

Shinta memaparkan, kehadiran TUK ini, sejalan dengan program kerja KADIN Kalsel, yang merupakan sinergitas WKU Bidang PUPR, WKU Ketenagakerjaan dan WKU bidang Vokasi.

Pembentukan TUK ini, juga sejalan dengan PP Nomot 68 tahun 2022, tentang revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi.

“Salah satu misi KADIN, adalah meningkatkan kualitas tenaga kerja, dan memberikan solusi bagi kebutuhan pasar kerja, dengan menyediakan SDM berkompeten dan berkualitas, serta menambah daya saing tenaga kerja Kalsel di pasar lokal, regional maupun nasional,” tambahnya.

Lebih lanjut Shinta mengatakan, sertifikat kompetensi keahlian dan keterampilan yang dikeluarkan sistem BNSP melalui kerjasama TUK KADIN Kalsel ini, dapat memvalidasi dan mengukur kemampuan tenaga kerja. Sehingga akan meningkatkan daya saing dan memperluas potensi memasuki pasar kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

“Oleh karena itu, kami mengundang asosiasi yg bergerak di bidang konstruksi, untuk memanfaatkan fasilitas TUK ini, dalam pembuatan Sertifikat Kompetensi Kerja,” tutupnya.

Kehadiran TUK KADIN Kalsel, diharapkan dapat memudahkan sektor kontruksi, untuk standardisasi keahlian dan ketrampilan tenaga kerjanya, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing sektor usaha kontruksi di Kalimantan Selatan.

Adapun alamat sekretariat dan narahubung TUK KADIN Kalsel, adalah di jalan Hasan Basri Banjarmasin (Kayutangi), dengan narahubung Yuanita, 085251262240. (RIW/RDM/RH)

100 Lebih ASN Se Kalsel Ikuti MTQ ke – 7 KORPRI tingkat Provinsi

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel kembali mengelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke – 7 KORPRI tingkat Provinsi. Pembukaan MTQ ini digelar di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Selasa (21/11).

Pada perhelatan MTQ KORPRI, Pemerintah Provinsi Kalsel bermaksud untuk mencari calon Kafilah dari Kalsel, untuk bertanding pada MTQ KORPRI tingkat Nasional, yang akan dilaksanakan di Kalimantan Tengah.

Staff Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Setdaprov Kalsel, Sulkan

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Setdaprov Kalsel, Sulkan, menyampaikan bahwa dengan digelarnya MTQ ke – 7 KORPRI tingkat Provinsi Kalsel, dapat terpilih keterwakilan ASN dari Provinsi Kalssl, yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama banua Kalsel di MTQ KORPRI tingkat Nasional di Kalimantan Tengah.

“Kepada seluruh peserta MTQ KORPRI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, kami ucapkan selamat bermusabaqah. Semoga dari arena MTQ KORPRI ini, kiranya terpilih keterwakilan ASN dari Provinsi Kalsel,” ungkap Sulkan, mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, usai membuka acara.

Sulkan menambahkan, MTQ KORPRI adalah event berjenjang bagi ASN dari tingkat daerah hingga tingkat nasional. sebagai event besar, tentu harus mempersiapkan kafilah dari kalimantan selatan yang unggul, kompetitif dan siap bersaing dengan daerah lain.

“Kalsel adalah Provinsi yang terkenal religius dan mayoritas berpenduduk umat muslim, sehingga kemampuan lomba dibidang keagamaan, Provinsi kalsel sudah selayaknya unggul dan berprestasi,” lanjut Sulkan.

Tak lupa ia menambahkan, MTQ KORPRI bukan hanya soal meraih kemenangan dan prestasi, tetapi juga menumbuh kembangkan ASN yang agamis dan pengembangan mental spritual. Karena dalam setiap mosabaqoh di MTQ KORPRI, selalu mengandung ekspresi dan aktualisasi keagamaan.

“Di MTQ KORPRI sebelumnya, Kalsel meraih prestasi yang membanggakan. kiranya prestasi ini bisa kita pertahankan,” tutup Sulkan.

PLT Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel Ahmad Solhan

Sementara itu, Plt Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel Ahmad Solhan menyampaikan, MTQ ke – 7 KORPRI tingkap Provinsi Kalsel akan dilaksanakan selama 3 hari, mulai 21 – 23 November, bertempat di Perkantoran Setdaprov Kalsel, yakni di Gedung Idham Chalid, Ruang Rapat H Maksid, serta Ruang Rapat Aberani Sulaiman.

“Mudah – mudahan MTQ ke – 7 KORPRI tingkap Kalimantan Selatan dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya. (MRF/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Gelar Lomba Panahan Piala Paman Birin

KANDANGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora)nya menggelar lomba Panahan Piala Paman Birin Tahun 2023 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Kabupaten HSS Hermansyah, Senin (20/11).

Pj Bupati Kab HSS Hermansyah

Herman mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalsel tentunya, mengapresiasi setinggi tingginya terhadap, Pemkab HSS yang bersedia menyelenggarakan lomba panahan tingkat Provinsi Kalsel tersebut.

“Lomba ini digelar, dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten HSS ke 73,” ungkapnya.

Dipilihnya, lanjut Herman, cabang olahraga panahan ini, karena pahanan termasuk cabang olahraga yang masuk dalam prioritas Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan Desain Besar Olahraga Daerah.

“Panahan ini masuk dalam DBON dan DBOD, sehingga olahraga ini sering dipertandingkan,” ucapnya.

Herman berharap, melalui kegiatan ini nantinya mampu mencetak bibit pemanah yang memiliki talenta muda Banua agar membawa nama harum Kalsel khususnya Kabupaten Hulu Sungai Selatan kedepannya.

“Kami berharap lomba ini dapat menghasilkan atlet atlet yang handal,” ucap Herman.

Peserta yang mengikuti Lomba ini, sebanyak 229 peserta terdiri atas 132 Putra dan 97 Putri. Kategori yang dipertandingkan mencakup berbagai tingkatan keahlian, sehingga menciptakan persaingan yang sehat dan meriah. (DISPORA.KALSEL/SRI/RDM/APR)

Pemko Banjarmasin Resmikan Kampung Bermain Ke 30

BANJARMASIN – Untuk melestarikan olahraga tradisional di Kota Banjarmasin, maka Pemerintah Kota Banjarmasin terus meningkatkan keberadaan Kampung Bermain (Kamber) di Kota tersebut.

Terbukti sampai saat ini Pemerintah Kota Banjarmasin sampai saat ini, telah meresmikan 30 Kamber.

“Kamber ke 30 Pangeran merupakan yang ke 30 diresmikan di Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Berdirinya kamber-kamber tersebut, merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Banjarmasin dengan KORMI setempat.

“Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan masing masing kelurahan memiliki satu kamber,” ucap Ibnu.

Dengan adanya kampung bermain di Kota Banjarmasin ini, dapat melestarikan olahraga tradisional yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dengan keberadaan kamber tersebut dapat menjadi tempat masyarakat untuk berolahraga, serta tempat anak anak untuk bermain,” ujarnya.

Diharapkan, lanjut Ibnu, keberadaan kamber di Kota Banjarmasin ini, dapat mengurangi ketergantungan anak anak terhadap bermain hp,” tutur Ibnu lebih lanjut.

Ibnu mengajak masyarakat untuk menggunakan kamber yang telah diresmikan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin sebaik mungkin.

“Dan kedepannya dari kamber tersebut dapat menghasilkan atlet olahraga tradisional di Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/APR)

24 Klub Ikuti Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II 2023, Total Hadiah 50 Juta

KOTABARU – Sebanyak 24 klub sepakbola memeriahkan Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II Tahun 2023, di Desa Teluk Uru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru. Jumlah ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya diikuti oleh 18 klub.

Turnamen yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Ismail, mulai 19 November – 13 Desember 2023 ini, dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur mengatakan melalui festival turnamen sepak bola ini diharapkan lahir para pesepakbola profesional yang menjadi kebanggaan Kalsel khususnya Kabupaten Kotabaru.

“Kita bersyukur, festival turnamen sepak bola ini, dapat terus kita selenggarakan untuk mencari bibit atlet sejak dini,” ucap Gubernur.

Demi menjunjung komitmen dalam memajukan olahraga termasuk sepakbola, Pemprov Kalsel diakuinya, tidak hanya menggelar turnamen di daerah perkotaan, tetapi hingga ke desa, salah satunya Desa Teluk Aru.

Sebab itu, melalui sebuah turnamen atau kejuaraan, selain berkompetisi untuk menjadi yang terbaik, Gubernur akrab disapa Paman Birin menilai, sebuah turnamen juga dapat dijadikan sebagai wanaha untuk mengasah mental, membentuk jiwa sportif, meningkatkan daya saing, serta menjaring bibit-bibit pesepakbola yang potensial.

Paman Birin turut mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk melangkah bersama dan membulatkan tekad, untuk memajukan sepak bola di Kalsel.

“Terlebih olahraga sepak bola merupakan olahraga yang paling populer dan dicintai berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari orang tua, dewasa, hingga anak-anak, laki-laki dan perempuan, kalangan masyarakat perkotaan hingga pelosok pedesaan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II Tahun 2023, Ismail, menyampaikan apresiasi kepada Paman Birin.

Menurutnya, selain memunculkan bibit-bibit pesepakbola handal asal Banua, turnamen ini juga mampu meningkatkan perekonomian penduduk setempat.

Sejumlah pemain bersiap memulai pertandingan Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II Tahun 2023 dengan total hadiah 50 Juta Rupiah

“Saya sangat berterimakasih kepada Paman Birin. Beliau satu-satunya Gubernur yang mau menyelenggarakan kejuaraan berskala besar di Desa,” katanya.

Di sisi lain, lanjut Ismail, turnamen ini juga jadi hiburan masyarakat khususnya di Desa Teluk Aru. Buktinya, lapangan bak stadion itu dipenuhi oleh ribuan masyarakat yang antusias menonton jalannya pertandingan.

“Saya harap turnamen ini bisa terus berlanjut tahun-tahun berikutnya,” harap Ismail.

Untuk diketahui, Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II Tahun 2023, turut dimeriahkan oleh berbagai klub sepakbola luar Kalsel seperti dari Pulau Jawa dan Sulawesi.

Selain itu, adapula klub sepakbola dari perusahaan swasta yang turut beradu untuk merebutkan trofi juara dan uang tunai total Rp50.000.000. (SYA/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN IMBAU ORTU PERHATIKAN PERGAULAN ANAK REMAJA

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengimbau, para orang tua hendaklah terus memperhatikan pergaulan anak-anak mereka yang mulai memasuki usia remaja. Hal itu disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, kepada wartawan, baru-baru tadi.

Matnor menjelaskan, maraknya geng motor belum lama tadi, yang sudah ditangkap dan diproses hukum oleh pihak Kepolisian Banjarmasin, menjadi pembelajaran penting dari para orang tua. Dimana, usianya rata-rata masih kebanyakan belasan tahun, dengan demikian perlu diperhatikan lebih intens dari orang tua.

“Komunikasi itu wajib diterapkan, untuk mengantisipasi pergaulan yang menyimpang,” ucapnya

Disampaikan Matnor, para guru di sekolah juga hendaklan terus memberikan bimbingan, kepada peserta didik, bukan hanya mengejar metode pembelajaran, tetapi memiliki akhlak yang baik merupakan prioritas dalam dunia pendidikan. Ia berharap, baik sekolah di tengah kota dan dipinggiran tidak ada perbedaan dalam mendidik.

“Anak-anak remaja usianya masih labil, yaitu keingintahuan lebih besar, maka perlu diarahkan kegiatan positif,” pinta Matnor

Lebih lanjut Matnor menambahkan, peranan lingkungan sekitar juga sangat besar, dengan cara tokoh masyarakat terus membimbing para pemuda dan pemudi, melibatkan Ketua RT sebagai perpanjangan tangan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami berharap tidak lagi ada geng motor di kota seribu sungai,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Paman Yani Sosialisasikan Jenis dan Manfaat Pajak Ke Warga Desa Kupang Berkang Jaya

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Yani Helmi, kembali mensosialisasikan tentang Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak dan Retribusi Daerah Kalsel di daerah konstituennya, tepatnya di Desa Kupang Berkah Jaya, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (20/11) sore.

Dihadapan ratusan warga yang hadir, Yani Helmi menjelaskan tentang berbagai jenis pajak hingga manfaat membayar pajak untuk pembangunan daerah terutama bidang infrastruktur.

“Tadi sudah kita sosialisasikan tentang perda pajak yang terbaru, dan Insyaallah akan mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam hal pembangunan daerah,” kata wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani.

Menurutnya, pengetahuan tentang pajak dan retribusi sangat perlu disosialisasikan, agar tidak ada kesalahpahaman terkait hasil dari uang pajak yang mereka bayarkan.

“Nah ini kita sampaikan, sehingga masyarakat mengetahui bahwa pajak itu ternyata bukan hanya masuk ke kas daerah terus selesai. Tetapi terus berlanjut sebagai modal untuk pembangunan di daerah Kalsel khususnya Tanah Bumbu,” jelas Paman Yani.

Suasana Sosper Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Kupang Berkah Jaya, Senin (20/11)

Diketahui dalam Pajak dan Retribusi Daerah Kalsel yang terbaru, keberpihakan ke Kabupaten/Kota lebih besar, yakni 70 persen dari hasil penerimaan pajak. Sementara Pemprov Kalsel hanya mendapat 30 persen.

Sebabnya, Paman Yani meminta Pemkab/Pemko menitikberatkan infrastruktur yang dibutuhkan dalam rencana pembangunan ke depan.

“Ketika bicara hari ini, musim kemarau berdampak kekeringan khususnya di Tanah Bumbu. Sungai mengering, air PDAM macet, nah ini jangka panjang harus dipikirkan oleh pemerintah,” tegas Paman Yani.

Paman Yani menilai, kekeringan tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan sumur bor saja karena sifatnya yang jangka pendek dan berskala kecil.

Sementara untuk jangka panjang, menurut Paman Yani, pemerintah harus menyiapkan embung yang bisa dimanfaatkan oleh orang banyak termasuk PDAM untuk mengambil air.

“Kami berharap juga pemerintah kabupaten lebih ekstra keras untuk bekerja, bagaimana memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tutup Paman Yani. (SYA/RDM/APR)

Indeks Potensi Radikalisme Kalsel Membaik

BANJARMASIN – Indeks Potensi Radikalisme (IPR) dan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Kalimantan Selatan membaik, dari yang sebelumnya 10,4 turun menjadi 10,2.
Hal itu diungkapkan Kepala BNPT RI, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel melalui Direktur Perlindungan dan Plt. Kabsubdit PM, Teuku Fauzansyah didampingi Sub koordinator Partisipasi Masyarakat, Maira Himadhani saat menerima kunjungan kerja Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalsel dan Kesbangpol setempat di BNPT RI di Bogor, Senin (20/11).

Menurutnya, potensi IPR dan IRT Kalsel mengalami penurunan kendati masih di atas rata-rata indeks nasional sebesar 10.0, namun sudah cukup bagus terjadi penurunan dibandingkan dengan provinsi lain. “Kita harapkan target IPR dan IRT Kalsel tahun depan bisa turun dari indeks nasional,” ungkapnya.

Penurunan ini tambah Kabid Penelitian FKPT Kalsel, Fauzi Makki, karena masyarakat mulai kritis dan sadar mengenai paham radikalisme di media sosial dan tidak ditemukan peristiwa radikalisme di Kalsel. BNPT juga mengapresiasi kehadiran FKPT Kalsel dan Kesbangpol, yang dinilai aktif berkegiatan.

“Hingga Nopember 2023 ini baru dua daerah yang melakukan kunker ke BNPT, pertama FKPT Jepara dan FKPT Kalsel,” ucap Fauzansyah.

Diungkapkannya pembentukan FKPT di kabupaten kota dasarnya adalah Peraturan BNPT RI No.1 Tahun 2022 tentang FKPT mengenai kedudukan, tugas, fungsi dan pelaporan pada Pasal 3 yakni, (1) Kepala BNPT membentuk FKPT yang berkedudukan di ibukota provinsi. (2) Dalam hal diperlukan, Kepala BNPT dapat membentuk FKPT yang berkedudukan di kabupaten/kota. (3) Pembentukan FKPT yang berkedudukan di provinsi dan FKPT yang berkedudukan di kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dengan Keputusan Keputusan BNPT.

Sementara Ketua FKPT Kalsel, Aliansyah Mahadi  didampingi Sekretaris Masrani, Kabid Wasnas Kesbangpol Kalsel, Agus Wibowo, Kabid Wasnas dan Penanganan Konflik Kabupaten Banjar, Makmur serta pengurus FKPT,  bahwa kunjungan kerja ini untuk menggali informasi terkait pembentukan FKPT di kabupaten/kota dan pencegahan radikalisme dan terorisme di daerah.

Ditambahkan Kabid Wasnas Kesbangpol Kalsel, Agus Wibowo, pembentukan dan pengukuhan FKPT di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar sudah siap, namun diingatkan harus ada pernyataan tertulis dari Pemerintah Kabupaten dan Kota bahwa akan menganggarkan kegiatan FKPT.

Ia berharap dengan kunjungan ini, bukan hanya soal pembentukan FKPT di daerah, tetapi ada langkah-langkah kerja untuk peningkatan program penanganan dan sosialisasi radikalisme. Kemudian Kabid Wasnas dan Penanganan Konflik Kabupaten Banjar, Makmur menyebutkan bahwa nuansa Islam di Kabupaten Banjar sebagai kota santri sangat melekat, sehingga sangat pas pembentukan FKPT Kabupaten Banjar.
Mengapa, karena peran-peran
untuk membantu persoalan pencegahan radikalisme, khususnya di perbatasan yang rentan konflik dengan kabupaten lain. Termasuk juga keberagaman masyarakat sehingga potensinya juga banyak dan riskan ke arah radikalisme. Pihaknya berupaya jangan sampai Kabupaten Banjar jadi tempat transit atau persembunyian pelaku tarorisme.

“Tinggal di Kabupaten Banjar tapi aktifitasnya di daerah lain,” ujarnya. (RILIS-RDM/APR)

PWI Pusat Gelar Asesmen Psikotes Penguji UKW PWI

Jakarta – Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen Sayid Iskandarsyah dan Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Firdaus Komar, membuka kegiatan asesmen psikotes bagi para penguji UKW PWI. Kegiatan ini adalah bagian dari kerja pengurus PWI Pusat periode 2023-2028 menjadikan PWI sebagai organisasi profesi wartawan yang profesional.

Direktur UKW Pusat, Firdaus Komar mengatakan, kegiatan asesmen psikotes kali ini, dibagi dalam dua bacth. Setelah bacth pertama dilaksanakan pada 18 November 2023 lalu, PWI akan melanjutkan untuk bacth kedua 25 November 2023 mendatang, bertempat di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta.

“Dalam batch pertama, asesmen psikotes diikuti 55 peserta. Asesmen ini dilaksanakan oleh Matahati Consulting, lembaga yang bergerak dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM),” ucapnya.

Pengurus PWI Pusat di bawah Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun fokus pada bidang pendidikan, meningkatkan kompetensi wartawan, diantaranya menggencarkan kegiatan UKW di berbagai daerah. Kegiatan asesmen psikotes adalah langkah awal menuju PWI yang profesional.

Guna mendukung program itu, menurutnya Lembaga Uji PWI kini fokus membenahi internal, contohnya menyeragamkan standar para penguji UKW PWI.

“Setelah asesmen psikotes, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan program lanjutan seperti penyegaran beberapa aspek pengetahuan dan ketrampilan termasuk pakta integritas dan pemahaman kode etik para penguji UKW,” jelasnya lagi.

Hendry juga mengharapkan melalui kegiatan asesmen, PWI bisa menjaring dan menempatkan penguji sesuai bidang dan kompetensinya.

Tidak sekadar itu, berdasarkan data-data objektif hasil asesmen psikotes, PWI juga bisa melakukan pemetaan kemampuan dan potensi para penguji baik di tingkat pusat maupun daerah.

Sebelumnya, PWI pernah melakukan kegiatan asesmen psikotes pada tahun 2017 dan 2018 lalu, bagi para penguji UKW, tambahnya.

Sementara itu, Founder Matahati Consulting, Tutut Handayani, mengungkapkan Matahati Consulting merupakan lembaga yang bergerak di bidang pengembangan SDM yang independen dan kompeten dalam melakukan asesmen psikotes. Ditambahkan, setelah asesmen, pihaknya akan melakukan validasi untuk menjaga objektivitas datanya.

“Dalam kegiatan asesmen kali ini, Matahati Consulting menyiapkan tim yang terdiri dari 12 orang,” tutupnya. (PWI.KALSEL-RDM/APR)

Exit mobile version